Anda di halaman 1dari 8

PRAKTIKUM 1

PELUANG (PROBABILITY)

I. TUJUAN PERCOBAAN
Untuk mengetahui peluang munculnya jenis kelamin laki-laki dan perempuan dari
20 keluarga dengan menggunakan koin.

II. DASAR TEORI

Untuk mengetahui sesuatu yang belum jelas akan kebenarannya sering di gunakan
kata kemungkinan atau peluang. Contohnya siswa yang menghadapi UN tentu ia
menghadapi kemungkinan antara lulus dan tidak. Sebuah tim yang bermain sepak bola
juga akan menghadapi kemungkinan antara menang atau kalah. Dan juga jika seseorang
melempar uang logam ke atas, disitu juga terdapat kemungkinan munculnya salah satu sisi
apakah terlentang atau terlungkup. Dan begitu juga seorang ibu yang melahirkan juga
menghadapi kem ungkinan seorang anak yang muncul apakah anaknya laki-laki atau
perempuan dan masih banyak lagi contoh yang lainnya. ( Suryo,1990 :154)

Dalam Genetika, peluang tersebut mempunyai peranan yang penting. Contohnya :


tentang pemindahan gen dari orang tua ke gamet-gamet, jenis dari spermatozoa yang
dibuahi sel telur dan berkumpulnya kembali gen-gen dalam zigot sehingga muncul
berbagai kombinasi. (Suryo, 1990: 154)
a. Peluang atas terjadinya sesuatu yang dinginkan ialah sama dengan perbandingan antara
sesuatu yang diinginkan itu terhadap keseluruhan yang ada.
b. Peluang terjadinya dua peristiwa atau lebih, yang masing-masing berdiri sendiri ialah
sama dengan hasil perkalian dengan besarnya peluang untuk masing-masing peristiwa
itu.
c. Peluang terjadinya dua peristiwa atau lebih yang saling mempengaruhi ialah sama
dengan jumlah dari besarnya peluang untuk masing-masing peristiwa itu.

Kemungkinan dari suatu peristiwa yang diharapkan, ialah perbandingan antara


peristiwa yang diharapkan itu dengan segala peristiwa yang mungkin terjadi terhadap suatu
objek (dalam bahasa inggris kemungkinan ialah Probability). (Wildan Yatim: 2003).

1
Selain itu, Peluang juga dapat di artikan sebagai suatu kemungkinan yang akan terjadi atau
timbul yang dinyatakan dengan nilai.

Hukum segresi dan pemilihan independen mendel adalah aplikasi spesifik dari
aturan umum probabilitas serupa yang diaplikasikan untuk pelemparan koin atau dadu.
Memiliki pemahaman dasar akan aturan peluang ini adalah hal penting dalam analisis
genetika. Kisaran probability adalah dari 0 sampai 1. Suatu kejadian yang pasti akan terjadi
mempunyai probabilitas 1, sedangkan suatu kejadian yang pasti tidak akan terjadi
mempunyai probability 0. Dengan koin yang kedua sisinya adalah gambar, probabilitas
untuk mendapatkan sisi gambar adalah satu dan probabilitas untuk mendapatkan sisi angka
adalah 0. Dengan koin normal (sisi angka dan sisi gambar), peluang mendapatkan sisi
gambar adalah ½ dan peluang lemparan sisi angka adalah 1/2. (Campbell. 2004)

Hasil pelemparan koin tidak dipengaruhi oleh apa yang terjadi pada percobaan
pelemparan sebelumnya. Kita menyebut fenomena seperti pelemparan koin secara
berurutan, sebagai suatu kejadian independen. Dua hukum probabilitas yang dapat
membantu dalam permainan peluang dan dalam memecahkan masalah genetika adalah
aturan perkalian dan penjumlahan.

Ditengah masyarakat juga begitu halnya, kesempatan untuk lahir bagi anak laki-laki
atau perempuan adalah 1/2 . Tapi tidak akan selalu begitu. Tak selalu bahwa dalam sebuah
keluarga yang mempunyai anak 2, ada kemungkinan kedua anaknya perempuan atau laki-
laki semua. (Prassojo, 2011).

Untuk mencari peluang biasanya dapat ditempuh jalan yang lebih mudah, yaitu
dengan menggunakan rumus binomium. Rumus binomium hanya dapat digunakan untuk
menghitung peluang yang masih dalam rencana. Sering kali dalam melakukan percobaan
kita tidak akan memperoleh hasil yang sesuai benar dengan yang kita harapkan. Agar
supaya kita mantap bahwa hasil yang nampaknya “menyimpang” itu masih dapat kita
anggap sesuai atau masih dapat kita pakai. (Suryo, 1990).
Rumus :
X
PX = Keterangan : PX = Peluang untuk mendapatkan X
X+Y
X = Keinginan
X+Y = Jumlah keseluruhan kejadian tersebut

2
Untuk Populasi :
n
P= Keterangan : P = Peluang
N
n = Frekuensi kejadian secara teoritis
N = Frekuensi kejadian secara keseluruhan

PX = CXn . pn−x . qx

Keterangan : PX = Peluang jumlah anak yang diinginkan


C = Combinasi
n = Jumlah anak keseluruhan
X = Jumlah anak yang diharapkan
p = Peluang jumlah anak ♀ yang diinginkan
q = Peluang jumlah anak ♂ yang diinginkan

n!
Cxn =
x! (n − x)!

Rumus uji-chi kuadrat :

(O − E)2
X2 = ∑
E

Misalkan dihitung dari 5 keturunan / anak yang diinginkan :

(O0 − E0 )2 (O1 − E1 )2 (O2 − E2 )2 (O3 − E3 )2 (O4 − E4 )2 (O5 − E5 )2


X2 = ∑ + + + + +
E0 E1 E2 E3 E4 E5

3
III. ALAT, BAHAN DAN CARA KERJA
1. Alat dan Bahan
 Koin Rp 500,00
 Alat tulis

2. Cara Kerja
 Menyiapkan uang logam dengan nilai nominal Rp 500, 00 dan menganggap koin
yang memiliki sisi bergambar sebagai laki-laki (♂) dan sisi yang satunya berupa
angka diibaratkan dengan perempuan (♀).
 Uang logam kemudian di lempar keatas dan memperhatikan jatuhnya koin tersebut
dengan melihat sisi mana yang tampak antara sisi bergambar dan sisi angka.
 Membuat tabel dari hasil peluang munculnya gambar atau angka pada setiap
lemparan.
 Kemudian catat peluang munculnya gambar atau angka pada setiap lemparan.
 Melakukan pelemparan koin sebanyak 5x pada keluaraga ke 1sampai dengan
keluarga ke 20 dimulai dari P0 – P5 berturut-turut dengan total 600 x lemparan.
 Menghitung hasil kemungkinan (peluang) nilai X2 dengan rumus chi-kuadrat dan
membandingkannya dengan nilai X tabel.

4
IV. HASIL PRAKTIKUM

P0 P1 P2 P3 P4 P5
♂ ♀ ♂ ♀ ♂ ♀ ♂ ♀ ♂ ♀ ♂ ♀
1 1 4 2 3 3 2 1 4 4 1 3 2
2 3 2 5 - 2 3 3 2 3 2 3 2
3 3 2 3 2 2 3 4 1 2 3 2 3
4 2 3 3 2 1 4 3 2 2 3 3 2
5 2 3 2 3 4 1 1 4 5 - 5 -
6 4 1 2 3 3 2 5 - 2 3 2 3
7 2 3 3 2 3 2 2 3 2 3 3 2
8 2 3 2 3 4 1 3 2 2 3 1 4
9 3 2 3 2 4 1 1 4 3 2 3 2
10 3 2 3 2 3 2 4 1 3 2 3 2
11 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 - 5
12 1 4 2 3 4 1 5 - 3 2 4 1
13 3 2 2 3 2 3 1 4 3 2 1 4
14 3 2 2 3 4 1 2 3 1 4 4 1
15 2 3 2 3 3 2 3 2 4 1 2 3
16 3 2 4 1 2 3 5 - 5 - 3 2
17 2 3 2 3 1 4 3 2 5 - 4 1
18 3 2 3 2 2 3 3 2 2 3 - 5
19 4 1 2 3 2 3 3 2 3 2 3 2
20 4 1 1 4 2 3 3 2 - 5 4 1

Observed Expected
P0 3 E0 = 1/32 x 120 = 3,75
P1 12 E1 = 5/32 x 120 = 18,75
P2 36 E2 = 10/32 x 120 = 37,5
P3 41 E3 = 10/32 x 120 = 37,5
P4 20 E4 = 5/32 x 120 = 18,75
P5 8 E5 = 1/32 x 120 = 3,75
∑ 120 120

5
Rumus Chi-kuadrat :

(O − E)2
X2 = ∑
E

2
(O0 − E0 )2 (O1 − E1 )2 (O2 − E2 )2 (O3 − E3 )2 (O4 − E4 )2 (O5 − E5 )2
X =∑ + + + + +
E0 E1 E2 E3 E4 E5

2
(3 − 3,75)2 (12 − 18,75)2 (36 − 37,5)2 (41 − 37,5)2 (20 − 18,75)2
X = + + + +
3,75 18,75 37,5 37,5 18,75
(8 − 3,75)2
+
3,75

X 2 = 0,15 + 2,43 + 0,06 + 0,33 + 0,08 + 4,82

X 2 = 7,87

ab = K – 1

=6–1

=5

α = 0,05

X tabel dengan jumlah 5 dan α 0,05 yaitu 11,07

Maka = X2 < X Tabel

= 7,87 < 11,07

6
V. PEMBAHASAN

Peluang merupakan peristiwa yang diharapkan, yaitu pebandingan antara peristiwa


yang diharapkan itu dengan semua peristiwa yang mungkin terjadi pada suatu objek.
(Wildan, 2003 : 117).

Pada hasil praktikum dilakukan percobaan dengan menggunakan koin untuk


mengetahui peluang munculnya keturunan laki-laki atau perempuan pada suatu keluarga.
Percobaan ini dilakukan dengan melempar koin ke atas kemudian setelah jatuh akan
muncul angka atau gambar, sebelumnya ditentukan permisalan terlebih dahulu misalnya
sisi yang angka untuk perempuan dan sisi yang gambar untuk laki-laki. Maka setelah
dilempar kemudian muncul angka berarti dicatat sebagai munculnya individu perempuan
begitu seterusnya sebanyak 5x pada keluaraga ke 1sampai dengan keluarga ke 20 dimulai
dari P0 – P5 berturut-turut dengan total 600 x lemparan.

Maka dari percobaan yang dilakukan didapatkan nilai observed : P0 = 3, P1 = 12, P2


= 36, P3 = 41, P4 = 20, P5 = 8, dengan jumlah total = 120 dan nilai expected : E0 = 3,75, E1
= 18,75, E2 = 37,5, E3 = 37,5, E4 = 18,75, E5 = 3,75, dengan jumlah total = 120. Kemudian
setelah di analisis dengan menggunakan rumus chi-kuadrat didapatkan hasil analisis yaitu
7,87. Diketahui juga bahwa nilai X tabel dengan jumlah 5 dan α = 0,05 yaitu 11,07.

Sehingga berdasarkan hasil percobaan menunjukkan peluang untuk mendapatkan


anak laki-laki dan perempuan dari 20 keluarga sesuai dengan yang diharapkan, yang
dihitung dengan uji chi-kuadrat didapatkan nilai X2 hitung = 7,87 < 11,07 (nilai X tabel).
Maka dari hasil percobaan tersebut menunjukkan peluang yang muncul semuanya sesuai
dengan harapan.

7
VI. KESIMPULAN DAN SARAN
a. Kesimpulan
Peluang merupakan peristiwa yang diharapkan. Yaitu pebandingan antara
peristiwa yang diharapkan itu dengan semua peristiwa yang mungkin terjadi pada suatu
objek.

Berdasarkan hasil percobaan menunjukkan peluang untuk mendapatkan anak


laki-laki dan perempuan dari 20 keluarga sesuai dengan yang diharapkan, yang dihitung
dengan uji chi-square didapatkan nilai X2 hitung = 7,87 < 11,07 (nilai X tabel).

VII. DAFTAR PUSTAKA

Campbell, dkk. 2002. Biologi Edisi ke 5 Jilid 1. Jakarta : Erlangga


Kiauw Nio, Tjan. 1991. Genetika Dasa. Bandung : Insitut Teknologi Bandung
Prassojo, Busrali. 2011. Teori Kemungkinan. Jakarta
Suryo. 1990. Genetika Manusia. Yogyakarta : Gajah Mada University Press
Sisunandar. 2015. Penuntun Praktikum Genetika. Purwokerto : Universitas Muhammadiyah
Purwokerto
Yatim Wildan. 2003. Genetika. Bandung : Tarsito