Anda di halaman 1dari 23

Informasi sebagai Public Goods

dan Informasi sebagai Komoditas

Materi Perkuliahan Ke- 2


Mata Kuliah : Ekonomi Informasi
Dirangkum dari Berbagai Sumber Oleh :
Nama : Nuning Kurniasih, S.Sos., M.Hum.
NIP. 197606252000122001
Fikom Unpad
2013
Apakah Information Goods?
- Sebuah “information goods” adalah sesuatu yang memiliki nilai untuk
sebuah informasi, lebih dari nilai materi (fisik) semata, tetapi nilai dari
informasi yang ditampilkan.

- Dikatakan “goods” apabila setelah dikonsumsi oleh seseorang, potensi


konsumsi pada produk tersebut tidak akan berkurang, masih memiliki nilai
yang sama. Misalnya sebuah ide atau gagasan.

- Public goods merupakan peran pemerintah dalam mendukung efisiensi


dalam mekanisme penentuan harga dari “goods”. (Pearson Education
Canada. 2002. Externalities, Public Goods, Imperfect Information, and Social
Choice)

“Trade isn't about goods. Trade is about information.


Goods sit in the warehouse until information moves them.”
―C. J. Cherryh http://izquotes.com/quote/35860
Derajat Perbedaan Harga dengan Information Goods

Sumber :
http://www.emeraldinsight.com/content_images/fig/0960180507005.png
Informasi sebagai “Economic Good”
1. Pengalaman pada Produk (Goods)
Pengalaman pada produk dapat diperoleh melalui ulasan
pendahuluan, browsing, review dan penilaian terhadap reputasi
goods tersebut.
2. Neraca Pengembalian
Informasi biasanya memerlukan biaya produksi yang relatif tinggi,
tetapi memiliki margin rendah untuk reproduksi, sehingga pasar
biasanya memproduksi sendiri untuk mengatasi biaya dengan
persiapan pemasaran dan penetapan harga yang lebih kreatif.
Perbedaan harga pada informasi biasanya didasarkan pada
perbedaan kelompok konsumen dan kualitas perbedaan itu
sendiri. Shapiro and Varian (1998) mendeskripsikan sejumlah
dimensi untuk itu yang mencakup keterlambatan, antarmuka
pengguna, manfaat, resolusi gambar, format, kapabilitas, fitur,
komprehensif, gangguan dan dukungan.
3. Public Goods
Informasi biasanya tidak bersaing dan kadang-kadang tidak ada
kecuali.
Varian, Hal R. 1998. Markets for Information Goods. University of California, Berkeley.
http://people.ischool.berkeley.edu/~hal/Papers/japan/japan.pdf
Informasi sebagai Public Goods

Apabila produk (good) atau jasa


memberikan keuntungan
bersama kepada konsumen, maka
pemodelannya adalah public
goods.
Bruce R. Kingma. 1996. The economics of information : a guide to economics and cost-benefit analysis for
information professionals. Colorado : Libraries Unl.Inc.
Karakteristik Informasi
sebagai Public Goods

1. Non-rival
2. Non-
excludable
3. Transparansi
Non-Rival dalam Information
Goods
1. Non-rival artinya konsumsi seseorang
tidak mengurangi ketersediaan produk
(goods) tersebut bagi orang lain.

- Ketika ada salinannya, biaya untuk


menduplikasi cukup rendah,
bahkan hampir tidak ada. Ini
mempermudah untuk menjualnya
lagi dan lagi.
Non-excludable dalam Information Goods

2. Non-excludable artinya tidak ada


pengecualian bagi seorangpun dalam
mengkonsumsi goods.
- Memungkinkan untuk membangun
ekslusivitas semu.
- Sifat dari informasi, apabila sudah
diketahui, sulit menyembunyikannya dari
orang lain.
- Karena informasi diantara “non-rivalrous”
dan “non-excludable” biasanya dianggap
produk publik
3. Transparansi

- Pasar informasi biasanya kurang


transparan.
- Untuk mengevaluasi informasi,
informasi harus diketahui sehingga kita
perlu investasi dalam mempelajarinya.
- Contoh :Untuk mengevaluasi musik,
kita perlu mendengarnya, untuk
mengevaluasi buku kita perlu
membacanya, untuk mengevaluasi
software kita juga perlu mempelajari
penggunaannya, untuk mengevaluasi
film, kita perlu menontonnya.
Masalah Intrinsik pada Public Goods

1. Free-rider problem:
Karena masyarakat dapat menikmati keuntungan dari
public goods dengan membayar ataupun tidak membayar,
maka biasanya masyarakat tidak memiliki keinginan untuk
membayaranya.

2. Drop-in-the-bucket problem:
Produk atau jasa biasanya mahal, dalam hal ini secara
umum tidak bergantung pada apakah seseorang
membayarnya atau tidak.

(Pearson Education Canada. 2002. Externalities, Public Goods, Imperfect Information, and Social
Choice)
Permintaan Pasar pada Public Goods

 “A” mau membayar $6


per X unit dari public
goods dan “B” mau
membayar $3.
 Permintaan pasar pada
public goods adalah $9
per X unit produk.
 Kurva permintaan secara
vertical ditambahkan
untuk memenuhi
permintaan akan public
goods.
(Pearson Education Canada. 2002. Externalities, Public Goods, Imperfect
Information, and Social Choice)
Penyediaan Public Good yang Optimal

 Produksi optimal
atau penyediaan
pada public goods
berarti memproduksi
sejumlah total
masyarakat yang
mau membayar per
unit (DA+B) lebih besar
dari biaya marginal
dari produksi barang.
(Pearson Education Canada. 2002.
Externalities, Public Goods, Imperfect
Information, and Social Choice)
Tingkatan Optimal Penyediaan Public Goods
(Samuelson)

Pada level ini, masyarakat bersedia


membayar per unit setara dengan
biaya marginal produksi dari produk
(goods) yang mereka inginkan.

(Pearson Education Canada. 2002. Externalities, Public Goods, Imperfect Information, and Social Choice)
Hipotesis Tiebout

Gabungan public goods yang efisien


diproduksi ketika harga tanah/rumah
dan pajak merefleksikan preferensi
konsumen dengan tepat seperti yang
mereka temui di pasar produk (goods)
pribadi.

(Pearson Education Canada. 2002. Externalities,


Public Goods, Imperfect Information, and Social
Choice)
Ekslusivitas Public Goods

1. Contoh : internet, perpustakaan, pendidikan dasar untuk


umum.
Dukungan keuangan : biaya dari pengguna atau
keuangan pemerintah.
Pendapatan lainnya dari tiket masuk, biaya pengguna
atau biaya sekolah. tuition.
2. Contoh : software komputer
Dukungan Keuangan : Pembayaran hak cipta dan paten
oleh konsumen kepada investor.
Bruce R. Kingma. 1996. The economics of information : a guide to
economics and cost-benefit analysis for information professionals.
Colorado : Libraries Unl.Inc.
Ketidakekslusifan Public Goods

 Contoh : Informasi Penyakit


 Dukungan Finansial : biaya penggunaan informasi,
kecuali layanan informasi dasar.

Bruce R. Kingma. 1996. The economics of information : a guide to


economics and cost-benefit analysis for information professionals.
Colorado : Libraries Unl.Inc.
Informasi sebagai Komoditas

Apabila produk atau jasa memberikan keuntungan


tertentu kepada individu konsumen, pemodelannya
adalah usaha swasta atau komoditas.
Bruce R. Kingma. 1996. The economics of information : a guide to economics and
cost-benefit analysis for information professionals. Colorado : Libraries Unl.Inc.

Harga dari produk informasi bergantung pada nilai


yang diberikan oleh konsumen, bukan pada biaya
produksi.

(Amy Dix. Information as a Commodity. Competitive Strategies for Network Economies


January 15, 2002)
Informasi sebagai Komoditas

 Model Shannon-Weaver dan Ekonomi Informasi


 Proposisi Nilai Tradisional
 Analisa untung rugi. Public Goods?
 Renovasi and Mutasi
 Dampak Organisasi
 Ketidakpastian dan peran
 Peran Pemerintahan
(Melanie J. Norton, “Introductory Concepts in Information Science” Information Today
Inc., 2000

Lester & Koehler, “Fundamentals of Information Studies”)


Peran Pemerintah dalam Ekonomi Informasi

1. Haruskah publik mengetahui semua pertukaran


informasi diantara individu?
2. Haruskah semua penyebaran informasi menjadi sebuah
proses politik?
3. Peran apa yang dapat dilakukan dalam agenda politik
untuk bermain dalam penelitian, keterjangkauan dan
penerapan informasi?
4. Apakah pemerintah ikut serta dalam segala
sesuatunya?

(Melanie J. Norton, “Introductory Concepts in Information Science” Information


Today Inc., 2000
Lester & Koehler, “Fundamentals of Information Studies”)
Kegagalan Pemerintahan dalam
Mengalokasikan Sumberdaya
secara Efisien :

 Pengukuran biaya sosial dan keuntungan yang sulit dan


tidak tepat.
 Tidak ada ukuran preferensi warga negara yang handal.
 Pemerintah bukanlah subjek pada disiplin pasar.
 Pejabat terpilih dan diangkat mungkin tidak dapat
bertindak tanpa pamrih untuk kebaikan masyarakat.

(Pearson Education Canada. 2002. Externalities, Public Goods, Imperfect Information, and Social Choice)
Bagaimana memilih Model?
Ini bergantung pada analisa ekonomi.

Keuangan pada public goods :


1. Mekanisme pengumpulan, seperti pajak dan keuntungan donasi.
2. Keuntungan iklan dan biaya tambahan dari pengguna.

Keuangan pada komoditas (layanan produk dan jasa informasi)


1. Biaya dari pengguna
2. Keuntungan iklan
3. Pajak
4. Donasi
Bruce R. Kingma. 1996. The economics of information : a guide to economics and cost-
benefit analysis for information professionals. Colorado : Libraries Unl.Inc
Tugas

 Diskusikan kapan kita


memutuskan informasi
dijadikan sebagai public
goods dan kapan informasi
dijadikan sebagai komoditas.
Berikan alasannya!
Contact Me @nuningkurniasih

23