Anda di halaman 1dari 703

Manual No.

: KM-178E
Vol. No. : W178E-01

Petunjuk Perbaikan
ZAXIS
200
225USR
225US
230
270
Vol No.: W178E-01
Petunjuk Service (Manual No. KM-178E) terdiri dari tiga bagian yang terpisah sebagai berikut:
Petunjuk Technik (Prinsip Kerja) : Vol. No. TO178E
Petunjuk Technik (Pemecahan Masalah) : Vol. No. TT178E
Petunjuk Perbaikan : Vol. No. W178E

HITACHI
PENDAHULUAN

KEPADA PEMBACA
Buku petunjuk ini ditulis untuk teknisi yang berpe- . Bila anda mempunyai pertanyaan atau komentar, dan
ngalaman, yang menyiapkan berbagai informasi yang bila anda menemukan adanya kesalahan, yang
dibutuhkan untuk perawatan dan perbaikan mesin. berkaitan dengan isi buku petunjuk ini, silahkan
hubungi kami, dengan menggunakan “ Service Ma-
. Pastikan untuk membaca buku petunjuk ini dengan nual Revision Request Form” yang ada tersedia,
seksama untuk mendapatkan informasi tentang pada halaman akhir buku petunjuk ini.
produk dan prosedur service yang benar. (Catatan: Jangan sobek lembar halaman form,
Gunakan copynya saja).
Publication Marketing & Product Suport.
Hitachi Construction Machinery Co. Ltd.
TEL : 81-298-32-7173
FAX : 81-298-31-1162

REFRENSI TAMBAHAN LAINNYA


. Buku Petunjuk Pengoperasian Engine
Silahkan lihat pada daftar material dibawah ini, seba-
. Parts Catalog Engine
gai tambahan untuk buku petunjuk ini.
. Hitachi Training Material
. Buku Petunjuk Pengoperasian
. Parts Catalog

KOMPOSISI BUKU PETUNJUK


. Informasi yang masuk kedalam Buku Petunjuk Tek-
Buku petunjuk ini terdiri dari tiga bagian : Buku Pe-
nik (Pemecahan Masalah) :
tunjuk Teknik (Prinsip Kerja), Buku Petunjuk Teknik
Informasi teknik yang dibutuhkan, untuk melakukan
(Pemecahan Masalah) dan Buku Petunjuk
test kinerja pengoperasian, dan prosedur memerik-
Perbaikan.
sa dan memperbaiki.
. Informasi yang masuk kedalam Buku Petunjuk
. Informasi yang masuk kedalam Buku Petunjuk Per-
Teknik (Prinsip Kerja) :
baikan (Workshop Manual) :
Informasi teknik yang dibutuhkan, untuk melakukan
Informasi teknik yang dibutuhkan, untuk melakukan
predelivery dan delivery, cara-kerjanya dan aktifasi
perawatan dan perbaikan mesin, tools dan
dari semua peralatan dan system.
peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan
perwatan dan perbaikan, standar perawatan dan
prosedur melepas / memasang dan membongkar/
merakit.

NOMOR HALAMAN
Setiap lembar halaman, mempunyai nomor, yang
berada dibagian tengan bawah halaman, dan tiap
nomor mengandung informasi sebagai berikut :

Contoh : T 1 – 3 – 5

Merupakan Nomor Halaman untuk Tiap-tiap Grup

Nomor Grup

Nomor Bagian

T : Buku Petunjuk Teknik W : Buku Petunjuk Perbaikan

IN-01
PENDAHULUAN

SIMBOL PERINGATAN UNTUK KESELA-


MATAN KERJA DAN CATATAN-CATATAN
POKOK LAINNYA
Dalam buku petunjuk ini, simbol peringatan dan tanda PERHATIAN :
tulisan digunakan untuk memperingatkan pada Mengindikasikan terdapatnya suatu potensi bahaya
pembaca, tentang adanya potensi bahaya yang dapat yang mungkin jika tidak dihindari dapat menyebabkan
menyebabkan cedera pada seseorang atau adanya cidera atau kematian.
kerusakan mesin.
PENTING :
Ini adalah symbol peringatan untuk keselamatan
Mengindikasikan suatu situasi atau kedaan yang, bila
kerja. Bila ada symbol ini, waspadalah terhadap potensi
tidak sesuai dengan instruksi, dapat menyebabkan
adanya bahaya, yang menyebabkan kecelakaan pada
kerusakan pada mesin.
seseorang.
Jangan lalai untuk mengikuti intruksi-intruksi kesela-
matan kerja, yang dijelaskan bersama dengan simbol
keselamatan kerja.
Simbol keselamatan kerja juga digunakan untuk CATATAN :
memberi peringatan pada bagian komponen atau part Mengindikasikan, informasi teknik tambahan atau
yang berat. pengetahuan tambahan.
Untuk menghindari kecelakan atau kerusakan, maka
pastikan untuk memakai teknik angkat dan peralatan
yang tepat, saat mengangkat bagian yang berat.

SATUAN YANG DIGUNAKAN


Satuan SI (satuan Sistem International) digunakan Contoh : 24,5 Mpa (250 kgf/cm2, 3550 psi)
pada buku petunjuk ini.
Satuan sistem MKSA dan satuan English, ada Tabel untuk konversi dari satuan SI ke sistem yang
diindikasikan dalam tanda kurung, yang ada lain, seperti ditujukan dibawah ini, hanya sebagai
dibelakang satuan SI. refrensi saja.

Di Konversi Di Konversi
Kwantitas Kedalam Dikalikan Kwantitas Kedalam Dikalikan
Dari Dari
2
mm in 0,03937 Mpa kgf/cm 10,197
Panjang Tekanan
mm ft 0,003281 Mpa psi 145,0
L US gal. 0,2642 kW PS 1,360
Tenaga
Isi L US qt. 1.057 kW HP 1,341
3 0 0 0
m yd3 1,308 Temperatur C F Cx1,8+32
Berat kg lb 2,205 km/h mph 0,6214
Kecepatan -1
N kgf 0,10197 min rpm 1,0
Daya
N lbf 0,2248 Aliran L/ menit. US gpm 0,2642
N.m kgf.m 1,0197 mL/ put. cc/ put. 1,0
Torque
N.m lbf.ft 0,7375

IN-02
KESELAMATAN KERJA
KETAHUILAH INFORMASI KESELAMATAN
Ini adalah SIMBOL PERINGATAN KESELAMATAN

Bila anda melihat simbol ini, pada mesin anda atau


pada buku petunjuk ini, adalah tanda peringatan
tentang adanya potensi bahaya pada seseorang.
Ikutilah instruksi dan praktek keselamatan kerja se-
perti yang dianjurkan.

001-E01A-0001

PAHAMILAH ARTI KATA-KATA PERI-


NGATAN
Pada mesin tanda keselamatan, tanda dengan kata-
kata, direncanakan dalam derajat/ tinggat atau level
dari bahaya – DANGER (BERBAHAYA), WARNING
(HATI-HATI) atau CAUTION (PERHATIAN) – yang
digunakan sebagai simbol peringatan keselamatan.

DANGER (BERBAHAYA), mengindikasikan ada-


nya situasi bahaya, yang bila tidak dihindari, dapat
menimbulkan kematian atau kecelakaan yang
serius.
WARNING (HATI-HATI), mengindikasikan adanya
potensi bahaya, yang bila tidak dihindari, dapat
menimbulkan kematian atau kecelakaan yang
serius.
CAUTION (PERHATIAN), mengindikasikan ada-
nya potensi bahaya, yang bila tidak dihindari,
mungkin dapat mengakibatkan kecelakaan.
DANGER (BERBAHAYA) atau WARNING (HA
TI -HATI), adalah isyarat keselamatan kerja yang
ditempatkan dengan resiko spesifik (khusus).
Tindakan pencegahan secara umum, dimasukan
dalam daftar isyarat keselamatan CAUTION atau
(PERHATIAN).

• CAUTION (PERHATIAN), juga dipakai sebagai pe-


ringatan, dalam penyampaian pesan keselamatan
pada buku petunjuk ini.
• Untuk menghindari kebingungan antara pesan ke-
selamatan kerja untuk orang dan keselamatan
pada mesin, maka isyarat/ tanda IMPORTANT
(PENTING), menunjukan situasi bila tidak dihindari
akan menyebabkan kerusakan pada mesin.

• NOTE (CATATAN), adalah menunjukan adanya


tambahan informasi untuk setiap bagian/ element
dari informasi tersebut.
002-E01A-1223

SA-1
KESELAMATAN KERJA
IKUTILAH INSTRUKSI KESELAMATAN.
• Bacalah dengan seksama, ikuti seluruh perintah/ ins-
truksi keselamatan dan pahami seluruh simbol/ dan
isyarat keselamatan pada buku petunjuk ini.
• Petunjuk/ instruksi keselamatan, harus selalu ada dan
terpasang, terpelihara baik dan ganti bila diperlukan.
. Bila petunjuk keselamatan atau buku petunjuk peng
operasian rusak atau hilang, cepat gantikan
dengan yang baru.
• Pelajarilah bagaimana cara pengoperasian mesin dan
sistim kontrol-nya secara baik, benar dan aman.
• Hanya operator yang telah terlatih, yang berkualifika -
si dan yang ditunjuk saja, yang dapat mengoperasi-
kan mesin.
• Jagalah mesin (unit) anda dalam kondisi pengopera-
sian / keja yang benar.
. Modifikasi/ merobah mesin, tanpa sei-izin pabrik,
dapat merusak fungsi mesin dan/ atau keselamat -
an dan juga akan berakibat pada usia/ umur pakai
mesin.
• Petunjuk keselamatan kerja pada bagian KESELA-
MATAN KERJA ini, adalah dimaksudkan sebagai
ilustrasi dasar prosedur keselamatan kerja dari
mesin. Jadi tidak mungkin men-cover (mencakup)
seluruh petunjuk keselamatan yang ada, bila anda
mempunyai pertanyaan, pertama sekali harus
berkonsultasi pada atasan anda atau pada dealer
yang ditunjuk, sebelum melaksanakan pekerjaan
(perawatan) dan lain-lainnya pada mesin.

S003-E01B-0003

PERSIAPAN UNTUK DALAM KEADAAN


DARURAT
• Persiapkanlah dari bahaya kebakaran atau bila ada
kecelakaan yang terjadi.

. Siapkanlah kotak P3K dan pemadam kebakaran (ra-


cun api).
. Bacalah dengan seksama dan pahamilah tanda la-
bel yang tertera / terpasang pada tabung racun api,
agar dapat menggunakannya dengan baik.
. Ikutilah peraturan yang ditentukan, dalam keadaan
darurat untuk menghadapi kebakaran atau
kecelakaan.
. Siapkanlah dan buatlah daftar dari nomor-nomor te-
lepon: ambulance, dokter, rumah sakit atau
pemadam kebakaran dan siapkanlah telepon
jangan jauh dari anda.
004-E01A-0437

SA-2
KESELAMATAN KERJA
PAKAILAH PAKAIAN PELINDUNG
• Pakailah pakaian dan peralatan keselamatan kerja
yang benar tepat untuk setiap pekerjaan.

Mungkin anda membutuhkan:


Topi helm/ topi yang keras.
Sepatu boot/ safety shoes.
Kacamata pengaman, kacamata las atau topeng.
Sarung tangan yang kuat.
Pelindung pendengaran.
Pakaian/ rompi reflextor.
Pakaian anti basah/ pakaian pelindung hujan.
Masker bersaringan atau alat pernapasan.
Pastikan dengan benar, telah memakai peralatan
dan pakaian yang cocok, untuk setiap jenis peker-
jaan. Jangan untung-untungan (ambil resiko) pada
setiap pekerjaan yang akan dilaksanakan.
. Hati-hatilah bila memakai pakaian yang longgar,
cincin, atau hal-hal lain yang dapat menyebabkan
tersangkut pada lever pengontrol atau barang
lainnya pada mesin.
• Operasikan alat/ mesin se-aman mungkin dan penuh
perhatian. Jangan mendengarkan musik atau radio
dengan memakai headphone, saat mengoperasikan
mesin dan peralatannya.

005-E01A-0438

MELINDUNGI DIRI DARI SUARA BISING.


• Mendengarkan suara bising terus-menerus dapat me-
nyebabkan kerusakan pada pendengaran atau tuli.

. Pakailah selalu peralatan pelindung pendengaran


seperti earmuffs atau earplugs (tutup telinga),
untuk melindungi dari suara bising atau suara yang
keras yang tidak menyenangkan.

006-E01A-0434

MEMERIKSA KONDISI MESIN


• Periksa mesin/ unit anda, dengan seksama setiap
hari atau setiap shift-nya, dengan berjalan menge-
lilingi mesin, sebelum anda mulai kerja, untuk
menghindari adanya kecelakaan pada orang lain.

. Saat memeriksa sambil berjalan keliling, pastikan


anda juga melaksanakan point-point dari hal “ PRE-
SART INSPECTION atau PEMERIKSAAN SEBE-
LUM ENGINE DIHIDUPKAN “ seperti yang ada di
buku petunjuk perawatan dan pengopersian.

S007-E01A-0435

SA-3
KESELAMATAN KERJA
KESELAMATAN DALAM KABIN
. Sebelum masuk kedalam kabin bersihkan lumpur
atau gemuk/ grease dari sepatu anda sebelum
menaiki mesin. Kerusakan mungkin saja dapat
terjadi karena sepatu anda slip/ licin saat menginjak
pedal, yang menyebabkan kecelakaan yang serius.

. Jangan letakan/ tinggalkan parts dan/ atau tools


(kunci-kunci) di dekat tempat duduk operator.
Simpan semuanya, pada tempat yang disediakan.

. Jangan cantolkan apapun, seperti membuat gan-


tungan dekat-dekat pada jendela. Jangan
tempatkan botol plastik di tempat operator. Yang
menjadi penyebab kebakaran dan menghalangi
penglihatan.

. Jangan dengarkan musik atau radio dengan head-


phone, jangan gunakan telepon cellular di tempat
operator, bila sedang mengendarai/ menjalankan
atau mengoperasikan mesin.

. Hindarkan bahan-bahan yang mudah terbakar dan


/atau yang mudah meledak dari tempat operator.

. Pastikan asbak/ tempat abu rokok tertutup, untuk


menghindari bau seperti tembakau.

. Jangan tinggalkan geretan/ pematik api, dimana-


pun ditempat operator. Geretan mungkin akan
dapat menyala, bila temperatur ditempat operator
naik.

SA-4
KESELAMATAN KERJA
GUNAKAN TANGGA DAN PEGANGANNYA

• Jatuh adalah salah satu dari banyak kejadian yang


menyebabkan kecelakaan pada seseorang.

. Pada saat anda naik atau turun dari mesin, ingatlah


selalu arah mesin dan tiga hal yang berkaitan
dengan hal tersebut, yakni tangga dan pegangan
dan arahnya.

. Jangan gunakan peralatan kontrol yang lain, seba-


gai pegangan tangan.

. Jangan melompat untuk naik atau turun dari mesin,


jangan menggantung atau bergelayut, pada saat
mesin sedang bergerak.

. Hati-hati terhadap bagian-bagian yang licin, seperti


plateforms, tangga dan pegangannya pada saat
turun atau meninggalkan mesin.

008-E01A-0439

PENGATURAN TEMPAT DUDUK


OPERATOR

• Penyetelan/ pengaturan tempat duduk yang tidak se-


suai adalah salah satu yang menyebabkan tangan
operator cepat lelah, dan menjadikan penyebab
utama kesalahan kerja.

. Tempat duduk harap di-stel lagi, bila ada pengganti


-an operator dari mesin ini.
. Operator harus dapat, menekan pedal pengontrol
dengan langkah penuh dan dapat mengoperasi-
kan lever pengontrol dengan benar, dengan cara
bersandar atau punggung tersandar ke belakang.
. Bila tidak, gerak-gerakan tempat duduk maju kede-
pan atau mundur kebelakang, dan periksa kembali.

009-E01A-0378

SA-5
KESELAMATAN KERJA
KENAKAN DAN KENCANGKAN SEAT-
BELT

• Bila mesin terbalik, operator dapat terluka/ cidera dan


atau karena terlempar dari dalam kabin, yang selain
itu operator dapat tertindih oleh mesin yang terbalik,
yang mungkin dapat menyebabkan cedera serius
atau memungkinkan kematian.

. Sebelum mengoperasikan mesin, periksa secara


menyeluruh gesper, jalinan/ anyaman dan pengkait
dari seat-belt, apakah ada kerusakan atau
keausan, untuk itu gantilah seat-belt atau kom-
ponennya sebelum meng-operasikan mesin.
. Selalu duduk dengan seat-belt tetap kencang dari
waktu ke waktu, pada saat mengoperasikan mesin,
Ini adalah untuk mengurangi sekecil mungkin
cidera pada saat ada kecelakaan.
. Dianjurkan mengganti seat-belt, sekali setiap 3
(tiga) tahun, tanpa memperhatikan kondisi
penampilannya.

010—E01A-0237

GERAKAN DAN OPERASIKAN MESIN, DE-


NGAN AMAN

• Orang lain / penonton mungkin dapat terlindas.

. Berhati-hatilah, jangan sampai melindas orang lain.


Pastikan orang yang tidak berkepentingan/
penonton sudah pergi (menjauh) dari lokasi,
sebelum mesin bergerak, berputar atau
mengoperasikan gerak lain-nya.
. Pakailah selalu sirene atau klakson pada saat be--
kerja (bila dilengkapi), juga pakailah sirene/klakson
bila mesin mulai start dan bergerak.
. Menggunakan aba-aba dan/ atau tanda dari tangan
orang, untuk bergerak, berputar/ swing atau kerja
lainnya. Untuk itu lakukanlah koordinasi tentang
aba-aba dari tangan tersebut, sebelum mulai kerja
dengan mesin.

011-E01A-0426

SA-6
KESELAMATAN KERJA
MENGOPERASIKAN HANYA DARI
TEMPAT DUDUK OPERATOR SAJA
• Prosedur men-start engine yang tidak benar, dapat
menyebabkan mesin bergerak/ berjalan, yang
mungkin dapat mengakibatkan kecelakaan yang
serius atau kematian.
. Start engine, hanya dari tempat duduk operator.
. JANGAN men-start engine, sambil berdiri/ berada di
atas track atau berada ditanah dekat dengan track.
. Jangan start engine, dengan cara menghubungkan
langsung ke terminal starter di motor starter.
. Sebelum engine di starting, pastikan semua kontrol
lever dalam keadaan netral.
012-E01A-0444

MELAKUKAN JAMPER STARTING


• Gas yang keluar dari battere dapat meledak, meng-
akibatkan cidera yang serius.
. Jika pada engine, harus dilakukan jamper starting,
pastikan kita melakukannya, seperti diinstruksikan
di “ PENGOPERASIAN ENGINE “ yang ada di buku
petunjuk perawatan dan pengopersian.
. Operator harus tetap berada ditempat duduknya,
sehingga mesin tetap berada dibawah penga-
wasannya pada saat engine di-start. Jamper
starting dilaksanakan oleh dua orang.
. Jangan pakai battere/ accu yang membeku.
. Kesalahan dalam pelaksanaan jamper starting
dapat mengakibatkan battere/ accu meledak atau
mesin langsung bergerak berjalan.

S013-E01A-0032

PENUMPANG DILARANG NAIK KE MESIN

• Penumpang lain, pada mesin dapat menjadi sasaran


saat terjadi kecelakaan, seperti terkena sodokan oleh
benda-benda atau terlempar dari mesin.

. Hanya operator yang diizinkan berada diatas me-


sin, penumpang lain dilarang naik.

. Penumpang juga menghalangi pandangan opera-


tor, yang mengakibatkan peng-operasian mesin
tidak aman.

014-E01A-0379

SA-7
KESELAMATAN KERJA
SIAPKAN TANDA/ ISYARAT ABA-ABA,
UNTUK JENIS PEKERJAAN YANG ME-
LIBATKAN SEJUMLAH MESIN

• Untuk pekerjaan yang melibatkan penggunaan se-


jumlah mesin, maka siapkanlah tanda/ isyarat aba-
aba yang dapat dimengerti oleh semua personil
yang terlibat. Juga tunjuklah seseorang yang
menjadi koordinator dalam hal tanda dan isyarat
dilapangan/ tempat kerja. Dan pastikan bahwa
semua personil mematuhi tanda dan petunjuk dari
orang yang memberi tanda tersebut.

018-E01A-0481

PASTIKAN ARAH DARI MESIN YANG


AKAN DIJALANKAN.

• Pengoperasian pedal/ lever travel yang tidak tepat


dapat mengakibatkan seseorang cidera serius atau
kematian.

. Sebelum menjalankan mesin, pastikan posisi under


-carriage yang berhubungan dengan posisi
operator. Jika travel motor terletak didepan kabin,
maka mesin akan bergerak mundur, bila pedal/
lever travel di-operasikan dengan cara didorong ke
depan.

017-E01A-0491

SA-8
KESELAMATAN KERJA
JALANKAN MESIN SECARA AMAN
• Sebelum menggerakan mesin, pastikan dengan cara
yang mana, untuk menggerakan pedal atau lever
travel yang sesuai dengan arah yang akan dituju.
. Menekan ke bawah depan pedal travel atau men-
dorong kedepan lever travel, akann menjadikan
mesin bergerak kearah depan / arah front idler.
(lihat bab Menyetir Mesin, memakai Pedal/ Lever,
di buku penuntun operator, untuk pengopersian
yang tepat).
• Bergerak / berjalan dalam suatu tanjakan, mungkin
dapat menyebabkan mesin tergelincir atau terbalik,
yang mengakibatkan cidera serius atau kematian.
. Ketika bergerak/ berjalan menuruni atau mendaki
suatu tanjakan, maka jagalah bucket sesuai dengan
arah jalan dengan ketinggian 0,5 sampai 1meter
(kira-kira 2 sampai 3 ft) dari permukaan tanah (A).
. Jika mesin mulai terjungkit atau mulai terasa tidak
stabil, turunkanlah segera bucket ke tanah.

. Bergerak / berjalan melintasi suatu permukaan le-


reng dapat menyebabkan mesin tergelincir atau
terbalik. Bila harus merubah arah, maka untuk
pengoperasian yang aman gerakan/ arahkan mesin
ketempat yang rata, kemudian putar arah mesin.

SALAH

S019-E02A-0492

SA-9
KESELAMATAN KERJA
HIDARILAH DARI BAHAYA KECELAKA-
AN AKIBAT MENGGELINDING.

• Kematian atau luka parah mungkin dapat terjadi, jika


anda mencoba menahan atau menghentikan mesin
yang sedang bergerak, mendaki bukit dan atau yang
sedang mengglinding.

Untuk mengindari mesin menggelinding:

. Pilihlah tempat yang permukaannya rata (bila mung


kin) untuk memparkirkan mesin.
. Jangan memakirkan mesin pada tanah yang miring.
. Turunkan dan letakan bucket atau alat kerja lainnya
keatas tanah.
. Posisikan Auto-idle switch ke posisi mati/off.
. Biarkan engine hidup pada putran rendah/slow-idle
tanpa beban selama 5 menit untuk pendinginan.
. Matikan engine dan cabut kunci dari kunci kontak.
. Tarik pilot kontrol shut-off lever, ke posisi mengunci
atau lock position.
. Ganjal kedua track dan turunkan bucket ke tanah.
Tancapkan teeth/ gigi bucket kedalam tanah jika
anda harus parkir pada tanah yang miring.
. Posisikan mesin dengan baik, untuk mencegah me-
sin menggelinding.
. Parkir dengan jarak yang cukup aman dengan me-
sin mesin yang lainnya.

020-E02A-0493

SA-10
KESELAMATAN KERJA
HINDARILAH BAHAYA KECELAKAAN SA-
AT BEKERJA MUNDUR DAN SWING/ BER-
PUTAR.

• Jika ada orang yang berada dekat dengan mesin


yang sedang bekerja mundur atau berputar
upperstructure-nya, mesin dapat menabrak atau
memukul orang, yang mengakibatkan cidera serius
atau kematian.

Hindarilah kecelakaan pada saat mudur dan swing :

. Selalu melihat sekitarnya SEBELUM ANDA MUN-


DUR DAN BERPUTAR, PASTIKAN BAHWA TIDAK
ADA SEORANGPUN DISEKITARNYA.

. Hidupkan / bunyikan alarm mundur atau pada wak-


tu bekerja (jika dilengkapi).
BERI PERINGATAAN PADA ORANG DISEKITAR
BILA BERGERAK DI DAERAH KERJA.
GUNAKAN KLAKSON ATAU TANDA LAINNYA
UNTUK MEMBERI PERINGATAN PADA ORANG
SEKITARNYA, SEBELUM MENGGERAKAN
MESIN.

. GUNAKAN TANDA/ ABA-ABA SESEORANG KETI-


KA MUNDUR DAN BILA PANDANGAN ANDA
TERHALANG.
TANDA/ ABA-ABA SESEORANG HARUS
TERLIHAT JELAS DAN TERANG.
Gunakan aba-aba tangan yang berlaku di peraturan
setempat, JIKA KONDISI KERJA MEMERLUKAN
TANDA DARI SESEORANG.

. Mesin tidak dipekenankan bergerak, sehingga aba-


aba menjadi jelas dan dimengerti oleh keduanya, si
pemberi aba-aba dan operator.

. Pelajari arti bendera, aba-aba, tanda dan rambu


yang digunakan dalam pekerjaan dan tegaskan
siapa yang harus bertanggung jawab atas pembuat
tanda.

. Jagalah jendela, kaca-kaca dan lampu dalam keda-


an bersih dan kondisi baik.

. Debu, hujan, kabut dan lain-lain bisa mengurangi


jarak pandang. Seperti halnya berkurang jarak peng
lihatan, kurangi kecepatan dan gunakan lampu-
lampu dengan benar.

. Baca dan pahamilah cara pengoperasian yang baik


dan benar didalam buku penuntun operator.

S021-E01A-0494

SA-11
KESELAMATAN KERJA
MENGHINDARI BAHAYA TERBALIK

• Adalah sangat berbahaya dan akan selalu bisa ter-


balik, saat mesin bekerja disuatu daerah kemiringan,
dan akan mengkibatkan kecelakaan yang serius atau
kematian.

Untuk mengindari terbalik:


• Haruslah dengan sangat hati-hati, sebelum bekerja di
daerah yang mempunyai kemiringan.

. Persiapkanlah tempat yang rata, untuk operasi/ be-


kerjanya mesin.
. Posisikan bucket rendah ke tanah/ ground dan de-
kat dengan mesin.
. Kurangi kecepatan-kecepatan operasi, unuk meng-
hindari kecelakaan roboh atau terbalik.
. Janganlah mengubah arah ketika travelling/ berja-
lan di daerah kemiringan.
. JANGANLAH berusaha berjalan melintasi kemiring-
an yang curamnya lebih dari 15°, jika melintasi
kemiringan tidak dapat dihindari.
. Kurangi kecepatan swing/ berputar (jika diperlukan
swing) ketika memutar/swing beban muatan.

• Hati-hatilah bila bekerja diatas tanah yang bersalju.

. Meningkatnya suhu/ temperatur akan menyebabkan


tanah menjadi lunak/ gembur dan membuat jalan
tidak stabil.

025-E01A-0495

SA-12
KESELAMATAN KERJA

HINDARILAH POWER LINE (KABEL


LISTRIK UDARA)

• Cidera yang serius atau kematian dapat timbul kare-


na kecelakaan jika jarak front attachment, tidak da-
lam jarak yang aman dari electric line (kabel listrik
udara).

. Ketika bekerja/beroperasi didekat suatu electric line


(jaringan kabel), JANGANLAH menggerakan suatu
bagian mesin atau muatan lebih dekat dari 3 m (10
ft) ditambah 2 kali panjang line insulator-nya.
. Periksa dan patuhilah peraturan-peraturan pemerin
–tah setempat yang diberlakukan.
. Tanah yang basah akan memperluas area yang da-
pat menyebabkan seseorang diatasnya dapat terke-
na sengatan listrik. Jauhkan orang-orang disekitar-
nya atau para pekerja dari tempat tersebut.

029-E01A-0381
PENANGANAN SUATU MUATAN

• Jika suatu muatan/ load yang diangkat terjatuh, maka


orang-orang disekitar/ yang dekat akan terkena oleh
muatan yang jatuh atau dapat menghancurkan yang
ada dibawahnya, mengakibatkan cidera yang serius
atau kematian.

. Ketika menggunakan mesin untuk operasi kerja cra-


ne/ pengangkatan, maka patuhilah peraturan-
peraturan pemerintahan setempat.
. Jangan memakai rantai/ chain yang rusak atau ka-
bel atau tali kulit (sable) atau juga tali-temali (rope)
yang terurai dan rusak.
. Sebelum melakukan pengangkatan, posisikan up-
perstructure dengan travel motor pada bagian bela-
kang.
. Pindahkan beban muatan dengan pelan-pelan dan
hati-hati. Jangan menggerakannya secara men-
dadak.
. Jauhkan orang-orang di sekitarnya/ penonton dari
muatan beban.
. Jangan memindahkan beban muatan melintasi dia-
tas kepala seseorang.
. Jangan mengizinkan seseorang mendekati muatan
beban, sampai beban ini secara aman ditempatkan
diatas balok-balok penyangga atau diatas tanah.
. Janganlah memasang sling atau rantai pada gigi/
teeth bucket. Sling atau rantai dapat mematahkan
gigi bucket dan menyebabkan beban muatan jatuh.

032-E-01A-0014

SA-13
KESELAMATAN KERJA

LINDUNGI DARI SERPIHAN KEPINGAN


YANG BERHAMBURAN

• Serpihan kepingan yang berhamburan dapat menge-


nai mata atau bagian-bagian lain dari badan, yang
dapat mengakibatkan cidera yang serius.

. Lindungilah dari kecelakaan-kecelakaan terhadap


serpihan keping dari metal, runtuhan bangunan dan
lain sebagainya, pakailah kacamata anti debu atau
kaca mata pengaman lainnya.
. Usirlah orang - orang yang tidak berkepentingan
dari tempat kerja, sebelum melakukan pekerjaan.

031-E01A-0432
PARKIRLAH MESIN DENGAN AMAN
Untuk mencegah kecelakaan:
. Tempatkan mesin ditempat datar dan kuat.
. Turunkan bucket hingga ke tanah.
. Tekan auto-idle switch ke arah posisi mati.
. Hidupkan engine dalam putaran rendah/ slow idle,
tanpa beban selama 5 menit.
. Putar kunci kontak ke posisi OFF untuk mematikan
engine.
. Cabutlah anak kunci dari kunci kontak.
. Gerakan pilot kontrol lever shutt-off, ke posisi TER-
KUNCI atau keposisi LOCK.
. Tutup semua jendela-jendela, ventilasi atas dan pin
-tu kabin.
. Kuncilah semua pintu acces dan ruang perlengkap-
annya.

033-E02A-0390

SA-14
KESELAMATAN KERJA

TANGANILAH SEMUA FLUIDA DENGAN


AMAN DAN CEGAH/ HINDARI BAHAYA
KEBAKARAN
• Tanganilah bahan-bakar dengan hati-hati, karena hal
ini mudah terbakar. Jika bahan-bakar menyala,
ledakan dan atau kebakaran mungkin akan terjadi,
dan dapat menyebabkan cidera berat atau kematian.

. Jangan mengisi bahan-bakar pada mesin, sambil


merokok.
. Selalu matikan engine, bila sedang mengisi bahan-
bakar.
. Isilah tangki bahan -bakar diluar ruangan.

• Semua bahan - bakar, pelumas dan cairan aditive /


suplement pendingin sangat mudah terbakar.

. Simpanlah cairan yang mudah terbakar jauh dari


bahaya api.
. Jangan menusuk/ melobangi kaleng atau wadah
cairan yang betekanan tersebut.
. Dilarang menyimpan kain yang berminyak. Hal ini
bisa menyala dan terbakar dengan sendirinya.

034-E01A-0496

SA-15
KESELAMATAN KERJA
PENGANGKUTAN / TRANSPORTASI YANG
AMAN

• Kemungkinan terbalik yang sangat berbahaya, ketika


menaikan/ menurunkan mesin ke / dari truck atau
tralier akan selalu ada.

. Ikutilah peraturan yang berlaku, bila mengadakan


transportasi mesin di jalan umum.
. Siapkan truck/ atau trailer yang cocok, untuk trans-
portasi mesin.

Perhatikan hal-hal berikut, bila sedang menaikan/


menurunkan mesin:
1. Plihlah tempat yang rata dan kokoh.
2. Pastikan dengan menggunakan loading dock
atau ramp.
3. Gunakan isyarat aba-aba dari orang, bila sedang
menaikan/ menurunkan mesin.
4. Switch auto-idle dan mode H/P, pastikan telah di-
matikan (OFF), bila sedang menaikan/ menu-
runkan mesin, untuk menghindari, terjadinya
kenaikan kecepatan, secara tiba-tiba, karena
tersentuhnya lever pengontrol.
5. Pastikan untuk menggunakan mode kecepatan
rendah, pada pemilihan switch mode travel.
Karena di mode kecepatan tinggi, kecepatan
travel secara otomatis menjadi tinggi.
6. Jangan pakai/ hindari pemakaian steering, saat
berjalan naik atau turun dari ramp, karena
sangat-sangat berbahaya. Bila steering tidak
dapat dihindari, pertama bergeraklah mundur ke
tanah atau ke tempat yang rata, atur/ ubahlah
arah travel, dan mulailah bergerak lagi.
7. Jangan operasikan lever-lever yang lain, kecuali
lever travel, ketika sedang bergerak naik atau
turun dari ramp.
8. Pada ujung paling tinggi di ramp, dimana adalah
titik temu dengan bagian yang rata, akan terjadi
hentakan. Hati-hatilah ketika bergerak melintasi-
nya.
9. Hidarilah segala kemungkinan kecelakaan
(mesin terbalik), saat upperstructure di putar.
10. Tekuk arm kebawah dan putar upperstructur
pelan-pelan untuk menjadi keseimbangan.
11. Pasangkan rantai atau sling dengan di-ikat erat,
pada chassis/ frame mesin. Untuk lebih detailnya
lihatlah di bagian “Transpotasi” pada buku
penuntun pengoperasian.

S035-E08A-0385

SA-16
KESELAMATAN KERJA
LAKUKAN PERAWATAN MESIN YANG
AMAN
Untuk mencegah kecelakaan:
. Pahamilah prosedur servive yang benar, sebelum me-
laksanakan pekerjaan.
. Jagalah tempat kerja agar selalu bersih dan kering.
. Jangan menyeprotkan air atau uap kedalam kabin.
. Jangan melumasi atau memperbaiki mesin, selagi me
-sin begerak/ jalan.
. Jagalah tangan, kaki dan pakaian dari bagian-bagian
mesin yang bergerak.
. Sebelum memperbaiki mesin:
1). Parkirlah mesin pada permukaan yang keras dan
datar.
2). Turunkan bucket ke tanah.
3). Matikan Auto-idle switch.
4). Jalankan engine dengan kecepatan rendah, tan-
pa beban selama 5 menit.
5). Putarlah kunci kontak ke posisi OFF, untuk meng
hentikan engine.
6). Buanglah tekanan yang tersisa dalam sistim hid-
rolik, dengan menggerakan lever kontrol be-
berapa kali.
7). Ambilah anak kunci dari kunci kontak.
8). Pasanglah suatu tanda peringatan “JANGAN DI-
OPERASIKAN” pada sisi sebelah kanan lever
pengontrol untuk pilot.
9). Tariklah lever pengontrol pilot shutt-off, keposisi
MENGUNCI (LOCK).
10). Biarkan / tunggulah sampai engine dingin.
. Jika prosedur perawatan mesin harus dilakukan pa-
da waktu engine berjalan/ hidup, maka jangan
biarkan mesin ditinggalkan tak terawasi.
. Jika mesin harus ditinggikan, maka buatlah sudut 90
sampai 110° antara boom dan arm. Topanglah kuat
–kuat setiap bagian mesin yang ditinggikan pada
waktu melakukan service/perbaikan.
. Jangan bekerja dibawah mesin yang ditinggikan oleh
boom saja.
. Periksalah bagian-bagian tertentu secara berkala, pe-
baiki atau ganti bila perlu. Lihat pada bab. “PERA
WATAN” pada buku penuntun pengoperasian.
. Jagalah semua parts dalam kondisi yang baik dan
terpasang dengan benar.
. Bila membersihkan parts, gunakan minyak pembersih
yang tidak terbakar. Jangan menggunakan material
yang mudah terbakar seperti minyak tanah atau
bensin, bila untuk membersihkan mesin dan/ atau
bagian-bagian parts.
. Lepaskan sambungan kabel (-) dari battere, sebelum
melakukan perbaikan pada sistim kelistrikan atau
pengelasan pada mesin.
. Terangi area kerja anda, dengan cukup, tetapi aman.
S500-E02A-0497

SA-17
KESELAMATAN KERJA
. Gunakan lampu kerja portable yang aman, untuk me-
nerangi bagian dalam atau di kolong mesin.
. Hati-hatilah, jangan dekatkan bola lampu pada tem--
pat kabel-kabel.
Bola lampu yang panas dan pecah bola lampu dapat
menyebabkan pengapian pada bahan-bakar atau oli
. Terangilah tempat kerja anda, Gunakan lampu kerja
perawatan, saat bekerja dibagian bawah mesin.
. Gunakan lampu kerja yang dilindungi dengan guard,
Dalam kasus bola lampu pecah, ceceran solar
(bahan-bakar), oli caiaran antifreeze, atau cairan
pembersih kaca, dapat menimbulkan kebakaran. .
S500-E02A-0497

PERINGATKAN ORANG LAIN PADA WAK-


TU SERVICE/ PERBAIKAN.

• Bergeraknya mesin yang tak terduga menyebabkan


kecelakaan yang fatal.

. Sebelum melakukan suatu pekerjaan pada mesin,


pasang tanda peringatan “ JANGAN DIOPERASI-
KAN / DO NOT OPERATE “ pada lever pengontrol.

S501-E01A-0287

TOPANG/ GANJALLAH MESIN SECARA


TEPAT DAN BAIK

• Jangan mencoba bekerja pada mesin, yang tanpa di-


beri pengaman terlebih dahulu.
. Turunkan attachment keatas tanah, sebelum anda
mengerjakan sesuatu pada mesin.
. Jika anda harus bekerja dengan mesin atau attach
-ment yang terangkat. Pastikan telah meno-
pangnya dengan baik, jangan menopang dengan
balok kayu yang membara, ban yang kosong atau
tiang-tiang rapuh yang dapat remuk, karena beban
yang terus menerus.
Janganlah bekerja dibawah mesin yang ditopang
hanya dengan sebuah dongkrak.
519-E01A-0527

WASPADALAH TERHADAP BAGIAN YANG


BERGERAK.
• Ketidak beresan pada bagian-bagian mesin yang ber-
gerak dapat menyebabkan kecelakaan yang serius.
. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, haruslah
hati-hati dalam menjaga tangan, kaki, pakaian,
rambut dan perhiasan jangan sampai terjerat,
apabila bekerja disekitar bagian-bagian yang
bergerak/ berputar.

502-E01A-0026

SA-18
KESELAMATAN KERJA
HINDARILAH DARI BAGIAN MATERIAL
YANG BERHAMBURAN
• Gemuk/ grease dalam penyetel track (track adjuster)
adalah bertekanan tinggi, lalai mengikuti perhatian
dibawah ini dapat berakibat cidera serius atau
kematian.

. JANGAN mencoba untuk MELEPAS FITTING GRE-


ASE atau VALVE ASSEMBLY.
. Mungkin ada bagian serpihan yang terbang, pasti-
kan untuk menjaga badan dan jauhkan muka dari
valve.
• Travel reduction gear juga bertekanan.

. Mungkin ada bagian-bagian serpihan yang berter-


bangan, pastikan untuk menjaga badan dan muka
jauh-jauh dari AIR RELEASE PLUG, untuk
mencegah kecelakaan karena GEAR OIL yang
panas.
. Tunggulah beberapa saat sampai oli gear menjadi
dingin, kemudian secara perlahan kendurkan air
release plug untuk membuang tekanannya.

503-E01A-0344

TEMPATKAN ATTACHMENT DENGAN


BAIK DAN AMAN

• Tempatkan attachment, seperti bucket, blade dan hy-


draulic hammer denagn baik, karena hal tersebut
diatas dapat jatuh/ melorot kebawah, dan
menyebabkan kecelakaan luka yang serius atau
kematian.

. Tempatkan attachment dan implement secara rapih


dan aman, untuk mencegah dari jatuh. Jauhkanlah
tempat penyimpanan dari anak-anak bermain dan
orang lain disekitarnya.

504-E101A-0034

GUNAKAN TOOLS / KUNCI DENGAN


BENAR & TEPAT

• Gunakan tools/ kunci yang cocok untuk setiap pekerja


an yang dilakukan.
. Pakailah tools/ kunci, parts/ material dan tata-cara
yang benar, untuk menghindari resiko.
. Untuk melepas dan memasang perangkat keras, gu
nakan ukuran kunci yang tepat, untuk menghindari
kecelakaan karena slip/ longgarnya kunci.
. Gunakan selalu parts/material pengganti, yang dire-
komendasikan (lihat pada parts catalog).

S522-E01A-0040

SA-19
KESELAMATAN KERJA
HINDARILAH TERJADINYA LUKA BAKAR
Cairan –cairan panas yang menyemprot:

• Setelah dioperasikan, menyebabkan cairan pending-


in engine menjadi panas dan bertekanan. Air yang
panas atau uap yang panas terdapat didalam
engine, radiator dan saluran-saluran lainnya.
Kulit yang terkena oleh air panas atau uap, dapat
menyebabkan luka bakar.

. Cegahlah cidera yang mungkin timbul, disebabkan


oleh air panas yang menyembur. JANGANLAH
MEMBUKA tutup radiator sebelum engine dingin.
Ketika membuka tutup, putarlah cap (tutup) pelan-
pelan, biarkan semua tekanan terbuang, sebelum
membuka cap semuanya.
. Pada tangki hidrolik juga bertekanan, lakukanlah
hal yang sama seperti diatas, buanglah semua
tekanan sebelum membuka cup semuanya.

Cairan dan permukaan bagian mesin yang panas. :

• Oli engine, Oli hidrolik, Oli roda gigi, juga akan me-
njadi panas selama/ setelah beroperasi.
Engine, hose, pipa-pipa dan bagian mesin lainnya
juga akan menjdi panas selama/ setelah beroperasi.

. Tunggulah beberapa saat sehingga oli-oli dan ba-


gian bagian mesin lainnya menjadi dingin,
sebelum memulai pekerjaaan perawatan,
pemeriksaan dan perbaikan.

505-E01A-0498

GANTILAH SELANG-SELANG KARET


SECARA BERKALA/ RUTIN

• Selang-selang karet (rubber hose) yang berisikan


cairan-cairan yang mudah terbakar dan bertekanan,
dapat pecah disebabkan tersimpan lama, aus dan
abrasi. Dan ini sulit untuk mengukur seberapa jauh
kerusakannya karena tersimpan lama, aus/ usang
atau abrasi dari selang-selang karet tersebut, dan ini
membutuhkan pemeriksaan tersendiri.

. Gantilah selang karet/rubber hose secara berkala.

• Tidak mengganti selang karet secara berkala dapat


menyebabkan kebakaran, masuknya cairan kedalam
kulit, atau front attachment jatuh mengenai orang
sekitarnya, yang mana dapat menimbulkan luka
bakar, penyakit ganggrene, atau dengan kata lain
dapat mengakibatkan luka berat atau kematian.

506-E01A-0019

SA-20
KESELAMATAN KERJA
HINDARILAH CAIRAN YANG BERTEKAN-
AN TINGGI.

• Cairan seperti bahan-bakar diesel (solar) atau oli hi-


drolik adalah cairan yang bertekanan tinggi, bila
mengenai kulit dapat mengakibatkan luka yang
serius.

. Hindarilah bahaya yang timbul, dengan membuang


tekanannya, sebelum melepas saluran hidrolik atau
saluran lainnya.
. Buanglah tekanannya, dengan menggerakan lever
pengontrol beberapa kali. Kencangkan semua sam-
bungan sebelum membuang tekanan.
. Temukan kebocoran yang terjadi, dengan memper-
gunakan sepotong kertas karton. Lindungilah tangan
dan badan dari cairan bertekanan tinggi. Gunakan
pelindung muka atau kacamata/ goggles untuk melin
dungi mata.
. Jika terjadi suatu kecelakaan, pergilah ke dokter de-
ngan segera. Adanya cairan yang masuk kedalam
kulit harus segera dikeluarkan dengan pembedahan
dalam waktu beberapa jam, jika tidak dilakukan
maka akan menimbulkan penyakit ganggren.

507-E01A-0499

SA-21
KESELAMATAN KERJA
MENCEGAH BAHAYA KEBAKARAN
Periksalah apakah ada kebocoran dari oli. :
• Kebocoran-kebocoran bahan-bakar, oli hidrolik dan
oli pelumas dapat menimbulkan kebakaran.
. Periksa apakah ada clamp yang kendor atau hilang,
hose yang terbelit/ kusut, line/ saluran atau hose
yang saling bergesekan, oil cooler yang rusak dan
baut flange oil cooler yang kendor sehingga
menimbulkan terjadi kebocoran oli.
. Kencangkan dan perbaiki atau ganti, setiap clamp
pipa, hose, oil cooler dan baut flange yang hilang,
lepas atau rusak.
. Jangan membengkokan atau memukul saluran yang
bertekanan tinggi.
. Jangan memasang line, pipa atau hose yang beng-
kok atau rusak.
Periksa dari short (terjadi hubungan pendek listrik).:
• Hubungan pendek yang terjadi pada sistim kelistrikan
dapat menyebabkan kebakaran.
. Bersihkan dan kencangkan semua sambungan sis-
tem kelistrikan.
. Periksalah sebelum memulai kerja, apakah ada ka-
bel listrik atau wire yang terlepas, kusut, mengeras
(kaku), menggumpal atau berjumbai.
. Periksalah sebelum memulai kerja, apakah ada tu-
tup terminal yang hilang atau rusak.
. JANGAN MENGOPERASIKAN MESIN, jika ada ka-
bel wire, yang lepas, kusut dan sebagainya.
Bersihkan semua yang mudah terbakar. :
• Bahan bakar dan oli yang tumpah, debu abu batu-
bara (coal) yang terkumpul, dan lain-lain yang mudah
terbakar dapat menyebabkan kebakaran.
. Cegahlah kebakaran dengan memeriksa dan mem-
bersihkan mesin setiap hari dan menghilangkan
cairan yang tumpah dan mudah terbakar sesegera
mungkin.
Periksalah Kunci kontak. :
• Jika terjadi kebakaran dan dan engine gagal/ tidak bi-
sa dimatikan, dapat membuat kebakaran menjadi
lebih besar, dan menjadi lebih sukar dipadamkan.
. Periksalah fungsi kunci kontak, setiap hari sebelum
mengoperasikan mesin:
1. Start engine dan jalankan engine tanpan beban.
2. Putarlah kunci kontak ke posisi OFF, untuk
membuktikan dan membuat engine mati.
. Jika diketemukan adanya ketidak normalan, perbaiki
dengan segera sebelum mengoperasikan mesin.

S508-E02A-0019

SA-22
KESELAMATAN KERJA
Pemeriksaan tabir penahan panas/ heat shield. :

• Heat Shield/ sekat penahan panas yang rusak atau


hilang dapat mengakibatkan kebakaran.

. Sekat penahan panas yang rusak atau hilang harus


segera diperbaiki atau diganti, sebelum mengope-
rasikan mesin.

508-E02A-0399

EVAKUASI DISEBABKAN KEBAKARAN

• Jika terjadi kebakaran, evakuasikan mesin menurut


cara sebgai berikut:

. Matikan engine dengan memutar kunci kontak ke


posisi OFF, bila ada waktu.
. Pakailah alat pemadam kebakaran, bila ada waktu.
. Keluarlah dari mesin.

• Dalam keadaan darurat. Bila pintu kabin atau jendela


depan tidak bisa dibuka, pecahkan jendela depan
atau jendela belakang dengan palu yang disediakan,
untuk dapat keluar dari kabin. Untuk keterangan lebih
lanjut lihat pada halaman “KELUAR SECARA
DARURAT” di Buku Petunjuk Operator.

S518-E02A-0393

HATI-HATI DENGAN GAS BUANG/ ASAP

• Cegahlah kepengapan. Gas buangan dari engine


yang terhisap bisa membuat akibat orang sakit atau
kematian.

. Jika anda harus mengoperasikan mesin dalam se-


buah gedung, yakinkan bahwa disana ada cukup
ventilasi. Atau gunakan sebuah pipa sambungan
untuk mengeluarkan sisa asap pembakaran engine
atau buka pintu dan jendela gedung tersebut,
sehingga cukup untuk membawa keluar gas
buangan dan ada masuk udara segar kedalam area
kerja.

509-E01-0016

SA-23
KESELAMATAN KERJA
HATI-HATILAH DALAM PEKERJAAN
PENGELASAN DAN PERBAIKAN DENGAN
MENGGUNAKAN GERINDA

• Mengelas menimbulkan gas dan/ atau dapat menye-


babkan kebakaran.
. Lakukan pengelasan di lokasi tempat peralatan
yang terbuka.
Jagalah/ tempatkan zat yang mudah terbakar
ditempat yang aman.
. Hanya orang ahli saja, yang dapat melakukan pe-
ngelasan. Jangan biarkan orang yang tidak ahli
melakukan pengelasan.
• Menggrinda juga dapat menyebabkan kebakaran.
Jauhkan zat yang mudah terbakar ditempat yang
aman.

• Setelah selesai pekerjaan mengelas dan/ atau meng-


gerinda, pastikan untuk memeriksa tidak ada lagi
terlihat tanda adanya asap atau api, disekitar tempat
kerja.

523-E01A-0818

HINDARILAH PEMANASAN DI DEKAT


SALURAN ZAT CAIR/ FLUIDA YANG BER-
TEKANAN

• Semburan dari zat yang mudah terbakar, dapat ter-


jadi karena adanya pemanasan dekat saluran-
saluran zat cair yang bertekanan, dapat meng-
akibatkan kebakaran, dan mencelakakan bagi diri
sendiri ataupun orang lain.
. Jangan memanaskan dengan cara mengelas, men
solder, atau menggunakan torch (kompor) dekat
dengan saluran zat cair yang bertekanan atau
bahan-bahan lain yang mudah terbakar.
. Saluran yang bertekanan dapat terpotong secara
mendadak oleh panas yang melewati area-nya.
Gunakan pelindung tahan api untuk melindungi
saluran/ pipa atau material lainnya ketika mengelas,
mensolder dan pekerjaan yang berkaitan dengan
panas lainnya.

HINDARI PEMANASAN KE SALURAN


YANG BERISI CAIRAN YANG MUDAH
TERBAKAR
. Jangan mengelas, memotong pipa atau tube yang
mengandung cairan yang mudah terbakar dengan
pembakaran / api.
. Bersihkan dengan solvent/ pembersih yang tak mu-
dah terbakar, sebelum pengelasan atau pemo-
tongan dengan api.

510-E01A-0030

SA-24
KESELAMATAN KERJA
BERSIHKAN CAT SEBELUM MENGELAS
ATAU MEMANASKAN
• Uap yang berbahaya dapat ditimbulkan ketika cat
dipanasi karena las, solder atau penggunaan torch
(obor). Jika uap ini terhisap, dapat menyebabkan
sakit.
. Hindari adanya racun yang ada pada gas dan debu-
nya.
. Lakukan semua pekerjaan ditempat tebuka atau di-
tempat yang ber-ventilasi baik. Buanglah cat dan
pelarutnya dengan baik.
. Bersihkan cat sebelum pengelasan ataupun pema –
nasan:
1). Jika anda meng-amplas atau menggosok cat,
hindarilah menghirup debunya. Pakailah alat per-
nafasan atau respirator yang baik.
2). Jika anda menggunakan zat pelarut stripper cat,
bersihkan stripper dengan sabun dan air
sebelum pengelasan. Buanglah zat pelarut atau
tempat stripper cat dan bahan-bahan lain yang
mudah terbakar dari tempat kerja. Biarkan
uapnya menghilang dulu, paling sedikit 15 menit
sebelum pengelasan atau pemanasan.

511-E01A-0029

HIDARILAH, MELEDAKNYA BATTERE

• Gas yang keluar dari battere dapat meledak.

. Jauhkan percikan api, pematik api yang menyala


dan api lainnya dari bagian atas battere.
. Jangan memeriksa pengisian battere dengan me-
nempatkan benda metal/ besi, pada terminal-
terminalnya. Gunakan voltmeter atau hidrometer.
. Jangan lakukan pengisian pada battere yang air-
nya membeku, ini dapat menyebakan ledakan.
Hangatkan battere sampai 16 °C (60°F)

• Electrolit battere adalah beracun. Bila battere mele-


dak, electrolit battere mungkin menyembur dan kena
mata, yang bisa mengakibatkan kebutaan.

. Hati-hatilah dan pakailah pelindung mata, bila


melakukan pemeriksaan terhadap spesifik
gravity dari electrolit.

512-E01A-0032

SA-25
KESELAMATAN KERJA

SERVICE SISTIM PENDINGIN UDARA


(A.C.) DENGAN AMAN DAN BENAR

• Bila refrigerant yang tumpah dan mengenai kulit da-


pat mengakibatkan rasa dingin dan kontak bakar.

. Siap sediakan wadah/ container freon yang tepat


dengan jenis pemakaiannya, ketika melaksana-
kan pekerjaan perbaikan sistim pendingin udara.
. Pakailah suatu recovery & recycling system (sis-
tim penampung dan daur ulang) untuk menghin-
dari keluarnya freon kedalam atmosphere.
. Jangan biarkan/ cepat bersihkan bila ada freon
mengenai kulit.

513-E01A-0405

TANGANILAH HASIL PRODUK KIMIA


DENGAN, AMAN DAN BENAR.

• Membuang langsung bahan kimia yang berbahaya


dapat menyebabkan kecelakaan yang serius. Bahan
kimia yang berpontensi bahaya, juga digunakan
pada mesin anda, termasuk beberapa item, seperti ;
pelumas, aditive pendingin, cat dan perekat
(adhesive).

. Material Safety Data Sheet (MSDS), menyediakan


data detail khusus dari produk kimia, bahaya pada
kese hatan dan phisik, prosedur keselamatan dan
teknik tindakan darurat.

. Periksalah MSDS, sebelum anda mulai pekerjaan


memakai bahan kimia yang berbahaya. Itulah cara
dimana anda dapat mengetahui dengan pasti
apakah resikonya dan bagaimana bekerja dengan
aman. Kemudian ikutilah prosedur/ tatacara dan
penggunaan peralatan yang dianjurkan.

S515-E01A-0309

SA-26
KESELAMATAN KERJA

BUANGLAH SISA-SISA SAMPAH SECA-


RA, BENAR DAN AMAN (TEPAT)

• Membuang sisia-sisa sampah secara tidak tepat da-


pat merusak lingkungan dan ekologi. Sisa buangan
yang secara potensial berbahaya, yang dipakai oleh
peralatan HITACHI, adalah yang termasuk zat-zat
seperti oli, bahan-bakar (fuel), tambahan pendingin
(aditive coolant), minyak rem (brake fluid), filter-filter
dan accu (battere).

. Pakailah wadah yang tidak/ anti bocor bila membu-


ang fluida (cairan-cairan). Janganlah memakai
wadah makanan dan minuman yang dapat
menyesatkan seseorang untuk meminumnya.
. Jangan menumpahkan sisa buangan ke tanah, ke
saluran pembuangan atau ke suatu sumber air.
. Refrigerant air conditioner yang bocor keluar udara
bebas dapat merusak atmosphere bumi. Peraturan
pemerintah mewajibkan ke suatu Pusat Perbaikan
Air Conditioner yang syah untuk menangani dan
mendaur-ulang pemakaian refrigerant air condition.
. Mintalah keterangan mengenai cara untuk men-
daur-ulang atau membuang sisa-sisa pada pusat
pemeliharaan lingkungan setempat.

516-E01A-0226

SEBELUM MENGEMBALIKAN MESIN KE


PEMILIK / CUSTOMER

• Setelah pekerjaan perbaikan dan perawatan selesai,


pastikan terlebih dahulu:

. Fungsi-fungsi mesin sudah bekerja dan beroperasi


dengan baik dan benar, terutama pada sistim
keselamatannya.
. Kerusakan atau keausan, sudah diperbaiki atau
diganti.

S517-E01A-0435

SA-27
KESELAMATAN KERJA
(Kosong)

SA-28
DAFTAR ISI BAGIAN BAGIAN 1 INFORMASI UMUM
DAN GRUP Grup 1 Waspadalah Dalam Membongkar dan
Merakit
Grup 2 Torque Pengikatan
Grup 3 Pengecatan
BAGIAN 2 UPPERSTRUCTURE
Grup 1 Kabin
Grup 2 Counterweight
PETUNJUK PERBAIKAN Grup 3 Main Frame
Grup 4 Pump Device
Grup 5 Control Valve
Grup 5 Swing Device
Grup 7 Pilot Valve
Grup 8 Pilot Shut-Off Valve
Grup 9 Signal Control Valve
Grup 10 Solenoid Valve
BAGIAN 3 UNDERCARRIAGE
Grup 1 Swing Bearing
Grup 2 Travel Device
Grup 3 Center Joint
Grup 4 Track Adjuster
Grup 5 Front Idler
Grup 6 Roller Atas dan Bawah
Grup 7 Track
BAGIAN 4 FRONT ATTACHMENT
Grup 1 Front Attachment
Grup 2 Cylinder
Grup 3 Bushing dan Point
BAGIAN 5 ENGINE
Semua informasi, gambar-gambar dan
spesifikasi dalam buku petunjuk ini,
berdasarkan pada informasi produk
terakhir yang ada pada saat dipub-
likasikan. Sewaktu-waktu dapat terjadi
perubahan tanpa pemberitahuan.

COPYRIGHT (C) 2001


Hitachi Construction Machinery Co. Ltd.
Tokyo, Japan
All right reserved
PETUNJUK TEKNIK (Prinsip-Prinsip Kerja)
BAGIAN 1 U M U M BAGIAN 3 KERJA KOMPONEN
Grup 1 Spesifikasi Grup 1 Pump Device
Grup 2 Tata-letak Komponen Grup 2 Swing Device
Grup 3 Spesifikasi Komponen Grup 3 Control Valve
BAGIAN 2 S I S T E M Grup 4 Pilot Valve
Grup 1 Sistem Pengontrol Grup 5 Travel Device
Grup 2 Sistem Hidrolik Grup 6 Signal Control Valve
Grup 3 Sistem Kelistrikan Grup 7 Lain-lain (Upperstructure)
Grup 8 Lain-lain (Undercarriage)

PETUNJUK TEKNIK (Pemecahan Masalah)


BAGIAN 4 TEST KINERJA BAGIAN 5 PEMECAHAN MASALAH
PENGOPERASIAN Grup 1 Umum
Grup 1 Pendahuluan Grup 2 Tata-letak Komponen
Grup 2 Test Engine Grup 3 Pemeriksaan & Perbaikan A
Grup 3 Test Excavator Grup 4 Pemeriksaan & Perbaikan B
Grup 4 Test Komponen Grup 5 Pemeriksaan & Perbaikan C
Grup 5 Standar Grup 6 Pemeriksaan Sistem Kelistrikan
Grup 7 ICX
BAGIAN 1
INFORMASI UMUM
DAFTAR ISI

Grup 1 Waspadalah dalam Membongkar dan


Merakit
Wapadalah dalam Membongkar dan
Merakit ……………………………………… W1-1-1
Istilah-istilah Standar Perawatan ………….. W1-1-7

Grup 2 Torque Pengikatan


Spesifikasi Torque Pengikatan ……………. W1-2-1
Tabel/ Chart Torque ………………………... W1-2-3
Penyambungan Pipa-pipa …………………. W1-2-6
Penggantian Suku-cadang secara Berkala W1-2-10

Grup 3 Pengecatan
Pengecatan ………………………………….. W1-3-1

178W-1-1
(Kosong)

178W-1-2
UMUM / Waspadalah Dalam Membongkar dan Merakit

WASPADALAH DALAM MEMBONGKAR


DAN MERAKIT
Waspadalah dalam Membongkar dan Merakit
• Bersihkan Mesin • Berhati-hatilah dalam Pembongkaran
Cucilah bersih-bersih mesin sebelum dibawa . Jagalah jangan sampai ada kotoran yang masuk,
kedalam bengkel. Kotoran yang terbawa kedalam tutup atau plug semua pipa-pipa yang dilepaskan.
bengkel dapat menyebabkan terkontaminasinya . Sebelum dibongkar, bersihkan bagian luar kompo-
komponen-komponen mesin oleh kotoran dalam nen dan tempatkan di bangku kerja.
pelaksanaan pembongkaran/ perakitan, yang dapat . Sebelum dibongkar, buanglah oli roda-gigi dari re-
menyebabkan kerusakan pada komponen mesin, duction gear.
sehingga mengurangi effesiensi kerja, setelah . Siapkan masing-masing wadah/ tempat untuk cair-
perbaikan. an yang dikeluarkan/ di-drain.
. Tandailah dengan sesuatu masing-masing kompo-
• Periksa keadaan Mesin nen untuk memudahkan dalam perakitan balik.
. Gunakan special tool yang tepat/ benar, bila di ins-
Sebelum melaksanakan pebongkaran dan perakitan, truksikan.
pastikan telah mengerti dengan benar prosedurnya,
. Bila ada bagian yang tidak dapat dilepaskan sete-
untuk menghindari terjadinya salah bongkar atas
lah pembongkaran yang di-ikat mur dan baut,
komponen-komponen, sehingga tidak terjadi
jangan coba-coba untuk melepaskan dengan
kecelakaan pada orang.
paksa. Cari penyebabnya dan ukur masing-
Periksa dan catat item-item seperti daftar dibawah
masing bagiannya untuk dapat melepaskannya.
ini, untuk menghindari permasalahan diwaktu
. Bongkar bagian-bagiannya sesuai urutan. Tandai
selanjutnya.
dan berilah tag/ label bila dibutuhkan.
. Model mesin, serie nomor mesin, dan hour meter
(jam kerja mesin). . Simpan bagian-bagian yang umum, seperri baut
. Alasan untuk diadakan pembongkaran (gejala ke- dan mur dengan catatan dimana baut dan mur
rusakan, kerusakan parts dan penyebabnya). dipakai juga untuk menjaga jangan sampai hilang.
. Tersumbatnya filter-filter dan kebocoran oli, air dan . Periksa bagian-bagian yang saling temu atau ba-
/ atau udara. gian permukaan yang bergesek dari kerusakan
. Banyaknya dan kondisi dari pelumas/ lubricant (oli yang abnormal, macet atau dari kerusakan yang
dan gemuk). lain.
. Kerusakan atau hilangnya bagian-bagian parts. . Ukur dan catat berapa banyak/ derajat kerusakan
dan kerenggangannya/ clearance-nya.
• Siapkan dan Bersihkan Tools dan Area untuk pem-
bongkaran
Siapkan kebutuhan tools yang akan digunakan dan
tempat/ area untuk pembongkaran.

W1-1-1
UMUM / Waspadalah Dalam Membongkar dan Merakit

• Berhati-hatilah dalam Perakitan. Membuang Udara/ angin dari Sistem Hidrolik


. Bersihkan semua parts/ bagian dan periksa apa-
Bila oli hidrolik dibuang/ drain, suction filter diganti
kah ada kerusakan. Bila didapati ada kerusakan,
baru, atau dilakukan pembongkaran dan pemasangan
perbaikilah atau ganti baru.
pompa, motor swing, motor travel atau cylinder,
. Debu atau kotoran pada permukaan yang saling
buanglah udara/ angin dari sistem hidrolik dengan
temu atau pada permukaan yang bergesek, dapat
prosedur/ cara sebagai berikut:
menyebabkan usia pakai pada mesin yang
pendek. Jagalah jangan sampai terkontaminasinya
PENTING: Bila engine dijalankan dengan udara
bagian-bagian yang saling temu atau bergesek.
yang masih ada (terjebak) dalam
. Bila melakukan pembongkaran, gantilah O-ring,
runmah-rumah pompa hidrolik, maka
back-up ring dan oli seal dengan yang baru,
dapat menyebabkan kerusakan pada
Oleskan sedikit grease/ gemuk sebelum dipasang.
pompa.
. Pastikan bagian permukaan benar-benar telah ber-
Bila motor hidrolik dioperasikan
sih dan kering dalam penggunaan gasket cair.
dengan ada udara yang terjebak di
. Bila pada part baru ada digunakan bahan anti-ka-
runmah-rumah motor hidrolik, maka
rat, buanglah dan bersihkan dengan benar.
akan menyebabkan kerusakan pada
. Perhatikan dan gunakan lagi tanda-tanda temu
motor.
dalam perakitan.
Bila cylinder di-operasikan denagn
. Gunakan tool yang tepat untuk perakitan/ pema-
ada udara yang terjebak di tabung
sangan bearing, bushing dan oli seal.
cylinder, kerusakan akan terjadi pada
. Catatlah nomor-nomor tool yang digunakan dalam
cylinder.
pembongkaran/ perakitan. Setelah perakitan
Pastikan untuk melakukan pembu-
selesai, catat/ hitunglah kembali banyaknya tool
dengan benar sehingga tidak ada tool yang hilang. angan udara/ angin-nya, sebelum
engine dijalankan.

• Membuang Udara/ angin dari Pompa Hidrolik

. Buka plug pembuang udara yang ada di bagian atas


pompa dan isilah rumah-rumah pompa hidrolik
dengan oli hidrolik.
. Setelah rumah-rumah pompa diisi dengan oli hidro-
lik, pasang plug tanpa di-ikat kuat. Kemudian start
engine dan jalankan pada kecepatan rendah saja.
. Pelahan-lahan buka plug, untuk membuang udara /
angin dari rumah-rumah pompa, sampai oli hidrolik
terlihat keluar.
. Setelah udara / angin keluar semua, ikat dan ken-
cangkan plug dengan baik dan benar.

• Membuang Udara / angin dari Motor Travel / Swing

. Dengan drain plug/ hose di motor travel/ swing di-


lepaskan, isilah case (rumah-rumah) motor travel/
swing dengan oli hidrolik.

W1-1-2
UMUM / Waspadalah Dalam Membongkar dan Merakit

• Membuang Udara/ angin dari Sirkuit Hidrolik

. Setelah pengisian dan/ atau penggantian oli hidrolik,


start engine. Sambil mengoperasikan/ mengge-
rakan tiap-tiap cylinder, motor swing dan motor
travel, operasikan mesin dengan beban yang
enteng/ ringan, selama 10 sampai 15 menit.
Pengoperasian dimulai/ diawali pelan saja (jangan
sampai langkah cylinder mencapai langkah kerja
penuh dalam pengoperasian pertama). Sehingga
sistem pembuangan udara di sirkuit oli pilot,
membuang udara yang terjebak di sirkuit oli pilot,
sambil melakukan kerja diatas dalam waktu kira-kira
5 menit.
. Tempatkan balik front attachment, pada posisi untuk
memeriksa banyaknya/ level oli hidrolik.
. Matikan engine. Periksa balik level/ banyaknya oli di
tangki oli hidrolik. Tambahkan oli bila diperlukan.

W1-1-3
UMUM / Waspadalah Dalam Membongkar dan Merakit

Hati-hatilah dengan Floating Seal.

1. Secara umum, floating seal harus diganti dengan


yang baru. Bila floating seal yang lama akan
dipakai kembali, ikuti prosedur sebagai berikut:

(1). Jagalah floating seal tetap bersatu dengan pa-


angannya. Sisipkan selembar karton (kertas
tebal) untuk melindungi permukaan-nya.

(2). Periksa permukaan seal-ring (C) dari kerusak-


an yang ada; misalnya, pecah, comel, bintik-
bintik, karat, permukaan tidak rata/ bengkok
(melengkung) atau kerusakan lainnya.

(3). Periksa O-ring (B) dari kerusakan; pecah, so-


bek, berubah bentuk atau kekerasan.

2. Bila perakitan tidak benar, kebocoran oli atau


kerusakan lain akan terjadi. Ikuti prosedur berikut
ini, untuk menghindari kerusakan.

(1). Bersihkan floating seal (A) dan lobang dudukan


seal dengan cairan pembersih (solvent).
Gunakan sikat kawat untuk melepaskan/ mem- Benar
buang lumpur, karat dan kotoran lainnya.
Setelah dibersihkan, tiuplah kotoran-kotoran
dengan angin kompressor. Salah

(2). Bersihkan floating seal dan lobang dudukan


seal, dari abu/ kotoran yang mungkin masuk,
saat floating seal dipasang.

(3). Periksa jangan sampai O-ring melintir (twist),


dan pasanglah dengan benar pada seal ring.
Benar Salah
(4). Setelah pemasangan floating-seal, periksa per-
mukaan seal (C) apakah sejajar/ paralel
dengan permukaan lobang dudukan ring seal
(D), dengan mengukur jarak (C) dan (D) pada
titik (a) dan (b), seperti ditunjukan gambar. Bila
jarak tidak berbeda, dudukan O-ring telah
benar.

W1-1-4
UMUM / Waspadalah Dalam Membongkar dan Merakit
Hati-hatilah dalam penggunaan tali nylon.

1. Ikutilah instruksi berikut dalam penggunaan tali


nilon untuk keamanan:
. Pasangkan protector (pelindung) pada bagian Metode Pengangkatan
sudut daripada beban, sehingga tali nylon tidak Eyehole yang benar.
bersentuhan langsung dengan bagian sudut/
pinggir. Ini untuk menjaga tali nylon dari
kerusakan dan untuk menghindari slip saat
pengangkatan beban.
. Temperatur yang rendah saat pengangkatan be-
ban, dibawah 100°C (212°F). Bila tidak dapat
dihindari untuk pengangkatan dengan tempe-
ratur diatas 100°C (212°F), kurangi beban
pengangkatan.
. Jangan mengangkat zat kimia acid atau alkali.
. Hati-hatilah jangan sampai menjadikan tali ba-
sah. Kemungkinan beban menjadi slip. Metode Pengangkatan
. Bila dibutuhkan, untuk penggunaan lebih dari sa- Eyehole yang tidak benar.
tu tali, gunakan tali dengan ukuran besar dan
panjang yang sama, untuk menjaga pengang-
katan tetap seimbang.
. Bila pengangkatan beban dengan menggunakan
sebuah eyehole, pastikan untuk mengurangi
adanya ruang antara tali dan beban. (Lihat pada
gambar sebelah kanan). Kurangi berat beban
sehingga kurang dari 80% dari daya angkut
sling.
. Hindarilah penggunaan tali/ sling yang melintir,
tertekuk, tersambung atau terjepit.
. Jangan tempatkan obyect apapun pada tali yang
melintir atu bengkok. (Lihat pada gambar sebe-
lah kanan).
. Saat melepas tali/ sling dari beban hati-hatilah,
jangan sampai merusak tali nylon. Hindari
tersangkutnya nylon dari bagian menonjol.
. Hindari hentakan tali sling pada tanah, menarik
slng atau mendorong sling dengan benda metal.
. Bila digunakannya dengan tipe sling yang lain
(wire-rope) atau accessory-nya (shackle),
lindungi sambungannya, sehingga tali nylon tidak Tali/ sling Bengkok tertekuk
rusak.
. Simpan tali nylon dalam ruangan, sehinga ter-
hindar dari kerusakan akibat panas, sinar
matahari atau karena zat kimia.

W1-1-5
UMUM / Waspadalah Dalam Membongkar dan Merakit

PERHATIAN: Bila suatu beban diangkat Tampilan dari Kerusakan : Kerusakan jahitan thread:
dengan tali/ sling nylon yang rusak, mungkin
akan terjadi kecelakaan yang serius pada
seseorang. Pastikan untuk memeriksa tali/
sling nylon secara visual, apakah ada keru-
sakan sebelum digunakan.
Terkupas

1. Sebelum menggunakan sebuah tali nylon, periksa


secara visual tali nylon, apakah ada kerusakan
sesuai dengan contoh yang ditunjukan gambar
sebelah kanan. Apabila ada kerusakan yang
diketemukan, potong dan buanglah tali. Walaupun Berbulu
tidak diketemukan kerusakan, jangan gunakan tali,
Kerusakan
bila usianya sudah tua atau lebih dari 7 tahun. Jahitan Thread

Kerusakan
Jahitan Thread

Kerusakan
Jahitan Thread

Retak-retak Belt saling ter-


pisah

Berbulu Lecet-lecet
Ikatan Pecah

W1-1-6
UMUM / Waspadalah Dalam Membongkar dan Merakit

ISTILAH STANDAR PERAWATAN


“Standar”
1. Ukuran bagian parts pada mesin baru.

2. Ukuran dari komponen baru atau penyetelan


perakitan yang mengacu pada spesifikasi.

“Batasan Yang Diizinkan”


1. Kinerja mesin normal, tidak dapat dicapai, bila
sudah melebihi batas ini.

2. Perbaikan atau penyetelan tidak mungkin lagi


dilakukan setelah melebihi batas ini.

3. Dimana, sebagai bahan pertimbangan dalam


effesiensi kerja dan biaya perawatan, perawatan
yang benar tidak dapat dilaksanakan bila sudah
mencapai ” Batasan yang diizinkan”.

W1-1-7
UMUM / Waspadalah Dalam Membongkar dan Merakit
(Kosong)

W1-1-8
UMUM / Pengikatan

SPESIFIKASI TORQUE/ MOMEN PENGIKATAN


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)

Dia. Baut Ukuran Torque


Deskripsi Qt’y kunci
(mm) N.m (kgf.m) (lbf.ft)
(mm)
Baut dudukan rubber engine cushion (Pompa atas) 18 2 27 360 (37) (265)
Baut dudukan rubber engine cushion (Pompa bawah) 16 4 24 210 (21,5) (155)
Baut dudukan rubber engine cushion (Bagian kipas) 14 4 22 140 (14,5) (103)
Baut dudukan bracket engine 10 8 17 50 (5,1) (37)
Baut dudukan tangki oli hidrolik 16 4 24 210 (21,5) (155)
Baut dudukan tangki bahan-bakar 16 4 24 210 (21,5) (155)
1-3/16-12UNF 36 175 (18) (130)
ORS fitting untuk pipa dan hose hidrolik
1-7/16-12UNF 41 210 (215) (155)
Baut dudukan peralatan pompa 10 8 17 50 (5,1) (37)
Baut dudukan control valve 16 4 24 210 (21,5) (155)
Baut dudukan bracket control valve 16 4 24 210 (21,5) (155)
Baut dudukan peralatan swing 20 12 30 500 (51) (370)
Baut dudukan motor swing 12 8 10 90 (9,2) (66)
Mur dudukan battere 10 2 17 50 (5,1) (37)
Mur dudukan kabin 16 4 24 205 (21,5) (155)
Baut dudukan swing bearing (Upperstructur) 20 32 30 510 (52) (380)
(Undercarriage) 20 36 30 490 (50) (360)
Baut dudukan peralatan travel.
Model : ZAXIS200/200E/225US 20 28 30 630 (64) (460)
ZAXIS225USR 20 32 30 630 (64) (460)
Baut dudukan Sprocket 20 32 30 470 (48) (347)
Baut dudukan roller atas 16 16 24 270 (27,5) (200)
Baut dudukan roller bawah.
Model : ZAXIS200/200E/225US 18 56 27 460 (47) (340)
ZAXIS225USR 18 64 27 460 (47) (340)
Baut shoe
Model : ZAXIS200/200E/225US/225USR 18 368 27 560 (57) (410)
ZAXIS200LC/200ELC 18 392 27 560 (57) (410)
ZAXIS225US/225USR 20 368 27 840 (86) (622)
ZAXIS225USRLC 20 392 27 840 (86) (622)
Baut dudukan track guard. 18 8 27 500 (51) (370)
13 10,3 ~ (1,05 ~ (7,59 ~
12,4 1,26) 9,11)
Flexible master coupling, T bolt clamp untuk pipa
8
tekanan rendah.
4 7 5,90 (0,60) (4,3)
4 11 5,90 (0,60) (4,3)
Mur pin-retaining depan 20 - 30 540 (41) (398)

W1-2-1
UMUM / Pengikatan

SPESIFIKASI TORQUE/ MOMEN PENGIKATAN


(ZAXIS230, 270)

Dia. Baut Ukuran Torque


Deskripsi Qt’y kunci
(mm) N.m (kgf.m) (lbf.ft)
(mm)
Baut dudukan rubber engine cushion (Pompa atas) 18 2 27 360 (37) (265)
Baut dudukan rubber engine cushion (Pompa bawah) 16 4 24 210 (21,5) (155)
Baut dudukan rubber engine cushion (Bagian kipas) 14 4 22 140 (14,5) (103)
Baut dudukan bracket engine 10 8 17 50 (5,1) (37)
Baut dudukan filter oli engine 10 4 17 50 (5,1) (37)
Baut dudukan Radiator (bawah) 12 4 19 90 (9,2) (66)
Baut dudukan tangki oli hidrolik 16 4 24 210 (21,5) (155)
Baut dudukan tangki bahan-bakar 16 6 24 210 (21,5) (155)
1-3/16-12UNF 36 175 (18) (130)
ORS fitting untuk pipa dan hose hidrolik
1-7/16-12UNF 41 210 (215) (155)
Baut dudukan peralatan pompa 10 8 17 50 (5,1) (37)
Baut dudukan control valve 16 4 24 210 (21,5) (155)
Baut dudukan bracket control valve 16 4 24 210 (21,5) (155)
Baut dudukan peralatan swing 22 12 32 640 (65) (470)
Baut dudukan motor swing 12 8 10 90 (9,2) (66)
Mur dudukan battere 10 2 17 50 (5,1) (37)
Mur dudukan kabin 16 4 24 205 (21,5) (155)
Baut dudukan swing bearing (Upperstructur) 22 34 32 640 (65) (470)
(Undercarriage) 22 36 32 640 (65) (470)
Baut dudukan peralatan travel.
Model : ZAXIS230 20 32 30 630 (64) (460)
ZAXIS270 20 40 30 630 (64) (460)
Baut dudukan Sprocket
Model : ZAXIS230 20 32 30 470 (48) (347)
ZAXIS270 20 40 30 490 (50) (361)
Baut dudukan roller atas 16 16 24 270 (27,5) (200)
Baut dudukan roller bawah.
Model : ZAXIS230 18 64 27 460 (47) (340)
ZAXIS230LC 18 72 27 460 (47) (340)
ZAXIS270 20 64 30 670 (68) (832)
ZAXIS270LC 20 72 30 670 (68) (832)
Baut shoe
Model : ZAXIS230 20 376 27 840 (86) (622)
ZAXIS230LC 20 408 27 840 (86) (622)
ZAXIS270 22 360 30 1130 (115) (832)
ZAXIS270LC 22 384 30 1130 (115) (832)
Baut dudukan track guard
Model : ZAXIS230 18 8 27 500 (51) (370)
ZAXIS270 20 8 30 620 (63) (456)
13 10,3 ~ (1,05 ~ (7,59 ~
12,4 1,26) 9,11)
Flexible master coupling, T bolt clamp untuk pipa
8
tekanan rendah.
4 7 5,90 (0,60) (4,3)
4 11 5,90 (0,60) (4,3)
Mur pin-retaining depan 20 - 30 540 (41) (398)

W1-2-2
UMUM / Pengikatan

CATATAN: 1. Pakai atau oleskan pelumas


(seperti white Zinc B dissolved
kedalam spindle oil) ke baut
dan mur untuk koefisien
kestabilan gesekan antara baut
dan mur.
2. Pastikan bahawa ulir baut dan
mur, telah benar-benar bersih
sebelum dipasang
3. Pakai/oleskan LOCTITE, ke
ulirnya sebelum dipasang dan
pengikatan untuk baut dudukan
swing bearing dan baut
dudukan roller bawah

W1-2-3
UMUM / Pengikatan

TABEL/ CHART TORQUE

PERHATIAN: Gunakan tool yang tepat untuk


setiap jenis pekerjaan yang dilakukan.
Prosedur dan penggunaan tool yang tidak
sesuai/ salah dapat menimbulkan bahaya.
Untuk mengendurkan dan pengikatan mur dan
baut, gunakan tool yang tepat. Hindari
kecelakaan karena kunci yang longgar.

Tipe Baut

Ikat/ kencangkan mur dan baut sesuai dengan


spesifikasi torque-nya. Ada empat macam jenis dan
grade dari baut.
Pastikan pada setiap orang, untuk menggunakan baut
dan pengikatan yang benar, bila melakukan perakitan
mesin atau komponen.

Baut T Hexagon Baut H Hexagon Baut M Hexagon Baut Socket

Tabel/ Chart Spesifikasi Torque Pengikatan :

Ukuran Baut T, Baut Socket Baut H Baut M


Ø Ukuran
Kunci
Baut Kunci N.m (kgf.m) (lbf.ft ) N.m (kgf.m) (lbf.ft ) N.m (kgf.m) (lbf.ft )
Hexagon
M 8 13 6 29,5 (3) (22) 19,5 (2) (14,5) 9,8 (1) (7,2)
M 10 17 8 64 (6,5) (47) 49 (5) (36) 19,5 (2) (14,5)
M 12 19 10 108 (11) (80) 88 (9) (65) 34 (3,5) (25,5)
M 14 22 12 175 (18) (130) 137 (14) (101) 54 (5,5) (40)
M 16 24 14 265 (27) (195) 205 (21) (152) 78 (8) (58)
M 18 27 14 390 (40) (290) 295 (30) (220) 118 (12) (87)
M 20 30 17 540 (55) (400) 390 (40) (290) 167 (17) (123)
M 22 32 17 740 (75) (540) 540 (55) (400) 215 (22) (159)
M 24 36 19 930 (95) (690) 690 (70) (505) 275 (28) (205)
M 27 41 19 1.370 (140) (1.010) 1.030 (105) (760) 390 (40) (290)
M 30 46 22 1.910 (195) (1.410) 1.420 (145) (1.050) 540 (55) (400)
M 33 50 24 2.550 (260) (1.880) 1.910 (195) (1.410) 740 (75) (540)
M 36 55 27 3.140 (320) (2.310) 2.400 (245) (1.770) 930 (95) (690)

W1-2-4
UMUM / Pengikatan
PENTING: Dibawah ini adalah jenis-jenis tindakan
yang perlu diperlakukan pada kedua
jenis ulir, yakni ulir halus dan ulir kasar.
1. Pakai/ oleskan pelumas (seperti white
Zinc B dissolved kedalam Spindle oil)
pada baut dan mur untuk mengrangi
koefisien gesekan antara baut dan
mur.
Baut yang mempergunakan plate,
tidak perlu pelumasan.
2. Toleransi torque adalah ± 10 %
3. Gunakan baut yang panjangnya tepat.
Baut yang terlalu panjang tidak akan
mengikat kuat, bibir-ujung baut harus
menyentuh dengan bagian bawah
lobang baut. Baut yang terlalu pen-
dek tidak cukup sampai dengan daya
torque-nya.
4. Torque yang ada di tabel adalah untuk
pemakaian yang umum saja. Jangan
gunakan table torque ini bila ada
perbedaan torque yang ada dengan
spesikasi pemakaian.
5. Pastikan ulir di baut dan mur dalam
keadaan bersih, sebelum dipasang.
Buanglah karat dan kotoran yang ada
di baut dan mur.

Urutan Pengikatan Baut

Bila melakukan pengikatan dengan menggunakan dua


baut atau lebih, pengikatan dilakukan secara ber-
selang-seling bergantian, seperti yang ditunjukan
dalam gambar, untuk mendapatkan pengikatan yang
baik dan benar.

Pengikatan atas dan bawah bergantian Pengikatan secara diagonal Pengikatan dari tengah dan diagonal
dan seimbang/ merata

Kesatu, keempat

Kedua, ketiga

W1-2-5
UMUM / Pengikatan
Rekomendasi Perlakuan pada Split Flange

PENTING: 1. Bersihkan dengan baik dan periksa


permukaan sealing. Dari baret-baret/
kasar yang dapat menyebabkan ke-
bocoran dan kerusakan pada seal.
2. Pastikan menggunakan O-ring yang
sesuai/ tepat. Periksa apakah ada
ke-rusakan pada O-ring. Hati-hatilah SALAH
dalam mengahaluskan permukaan-
nya. Ketika pemasangan O-ring
pada lobangnya, pakaikan gemuk
untuk menahan O-ring di tempatnya.
3. Sambil mengencangkan split flange
yang secara perlahan, periksa dan
pastikan split berada ditengah dan
tegak lurus pada portnya. Baut di
kencangkan dengan tangan untuk
menahan bagian ini di tempatnya.
Hati-hatilah jangan sampai O-ring
terjepit.
4. Kencangkan baut secara berselang-
seling dan arah diagonal, seperti
yang ditunjukan gambar, untuk
mendapatkan pengikatan yang baik. BENAR SALAH
5. Jangan gunakan pengikatan dengan
kunci yang memakai kompressor.
Penggunaan kunci yang memakai
kompressor dapat menyebabkan
baut yang satu lebih kencang dari Bengkokan dengan bibir yang rata
Jangan bengkokan membulat
yang lainnya, yang akibatnya
kerusakan pada O-ring atau pada
kekecangan baut yang tidak baik. BENAR BENAR SALAH

Penguncian Mur dan Baut

• Lock Plate :
PENTING: Jangan gunakan lock-plate bekas.
Jangan coba untuk membengkokan pa- Bengkokan dengan bibir yang rata
da tempat yang sama dua kali. BENAR SALAH
BENAR
• Cotter Pin :
PENTING: Jangan gunakan cotter pin bekas. Tan-
dai lobang di baut dan mur, pada arah
mengencangkan, jangan lakukan pada
arah mengendurkan. SALAH
Mengendurkan
BENAR
• Lock Wire :
PENTING: Gunakan kawat pada baut pada arah pe- Pengiktan
ngencangan baut-nya, jangan pada arah
pengendoran baut.

W1-2-6
UMUM / Pengikatan

PENYAMBUNGAN PIPA
PENTING: Torque yang ada di tabel adalah untuk
pemakaian yang umum saja. Jangan
gunakan table torque ini bila ada
perbedaan torque yang ada, dengan
spesikasi pemakaian

Union Joint

Permukaan metal sealing (4) dan (5) dari adaptor (1)


dan hose (2), di-ikat bersama untuk menahan tekanan
oli. Union joint digunakan untuk menyambung saluran
dengan diameter ukuran kecil.

PENTING: 1. Jangan mengikat nut (3) terlalu ken-


cang. Daya ikat yang berlebihan pada
permukaan metal sealing (4) dan (5), Sambungan Union Laki-laki Sambungan Union Perempuan
dapat menyebabkan adaptor (1) retak.
Pastikan pengikatan union nut (3)
sesuai dengan spesifikasinya.
2. Baret - baret atau kerusakan lainnya
pada permukaan sealing (4) atau (5),
akan menjadikan kebocoran oli pada
sambungan. Hati-hatilah, jangan sam-
pai merusakannya ketika menyam-
bung atau melepasnya.

Ukuran Kunci Ukuran Kunci


Torque Pengikatan
Deskripsi mm mm
Mur Union Hose Fitting N.m (kgf.m , lbf.ft)
Laki-laki 30° 17 17 24,5 (2,5 ; 18)
19 19 29,5 (3,0 ; 21,5)
22 22 39 (4,0 ; 28,5)
27 27 93 (9,5 ; 69)
32 32 137 (14,0 ; 101)
36 36 175 (18,0 ; 129)
41 41 205 (21,0 ; 151)
Perempuan 37° 17 14 24,5 (2,5 ; 18)
19 17 29,5 (3,0 ; 21,5)
22 19 39 (4,0 ; 28,5)
27 22 93 (9,5 ; 69)
32 27 137 (14,0 ; 101)
36 32 175 (18,0 ; 129)
41 36 205 (21,0 ; 151)

CATATAN: Torque pengikatan untuk coupling laki-laki 37° tanpa union,


adalah sama dengan torque pengikatan perempuan 37°

W1-2-7
UMUM / Pengikatan
Seal Sambungan O-ring

Dudukan O-ring (6) ada di muka ujung adaptor (7)


untuk mencegah kebocoran oli yang bertekanan.

PENTING: 1. Pastikan untuk mengganti O-ring (6),


dengan yang baru, bila melakukan
penyambungan kembali.
2. Sebelum mengencangkan union nut
(9), pastikan O-ring (6) telah duduk
dengan benar pada parit (8) O-ring.
Pengencangan union nut (9), dengan
O-ring (6) yang tidak pada tempatnya,
akan mengakibatkan O-ring (6) rusak,
dan menyebabkan kebocoran oli.
3. Hati-hatilah jangan sampai merusak
parit (8) O -ring atau sealing face/ Ukuran Kunci Ukuran Kunci
permukaan seal (10). Kerusakan pada Torque Pengikatan
mm mm
O-ring (6) akan menyebabkan kebo-
coran oli. Union Nut Hose Fitting N.m (kgf.m , lbf.ft)
4. Bila union nut (9) kedapatan kendor, 19 17 29,5 (3,0 ; 21,5)
yang menyebabkan kebocoran oli, ja- 22 19 69 (7,0 ; 51)
ngan kencangkan untuk menyetop 27 22 93 (9,5 ; 69)
kebocorannya. Tapi gantilah O-ring 32 27 137 (14,0 ; 101)
(6), dengan yang baru, kemudian 36 30,32 175 (18,0 ; 129)
kencangkan union nut (9) setelah 41 36 205 (21,0 ; 151)
dipastikan O-ring (6), duduk dengan 46 41 205 (21,0 ; 151)
benar pada tempatnya.

W1-2-8
UMUM / Pengikatan
Penyambungan Screw-In

Tergantung pada tipe dari screw dan sealing-nya,


banyak jenis screw fitting yang digunakan.

PENTING: Pastikan untuk memeriksa dengan be-


nar jenis dan pitch dari ulir yang
digunakan (jenis ulir tirus atau lurus),
sebelum melakukan penyambungan Ulir Tirus Laki-laki Ulir Tirus Perempuan
dengan screw-in.

Ulir Tirus Laki-laki


Ukuran Kunci Torque
mm Pengikatan
Hose Fitting N.m (kgf.m , lbf.ft)
17,19 59 (6,44)
19,22 98 (10,72)
27,22 118 (12,87)
36,32 235 (24,173)
41 295 (30,218)
50 490 (50,301)
60 670 (68,494)
Pemakaian Seal Tape 70 980 (100,723)

Seal tape digunakan untuk men-seal celah/ clearance Ulir Dalam


antara ulir laki-laki dan perempuan, sehingga tidak
terjadi kebocoran antara ulir-nya.
Gunakan seal tape secukupnya, untuk mengisi celah/
clearance antaranya. Jangan terlalu berlebihan dalam Ulir Luar
menggulung. Celah/ clearance

. Prosedur Pemakaian Tinggalkan satu atau dua pitch ulir tetap terbuka

Pastikan permukaan ulir bersih dengan benar, bebas


dari abu dan kotoran atau kerusakan.
Gunakan seal tape sekeliling ulir seperti ditunjukan
dalam gambar. Gulung seal tape dengan arah yang
sama dengan ulirnya.

Torque/ Momen Pengikatan untuk Clamp Hose


Tekanan-Rendah

Torque Pengikatan untuk clamp hose tekanan-rendah,


Tipe Baut T Tipe Worm Gear
berbeda-beda, tergantung pada tipe/ jenis dari clamp-
nya.

Band Clamp tipe Baut- T : :


4,4 N.m (0,45 kgf.m, 3,25 lbf.ft)

Band Clamp tipe Worm-Gear :


5,9 sampai 6,9 N.m (0,6 ~ 0,7 kgf.m, 4,3 ~ 5,1 lbf.ft).

W1-2-9
UMUM / Pengikatan
Penyambungan Hose

PERHATIAN: Bila penggantian hose, pastikan SALAH BENAR


untuk memakai service parts HITACHI saja.
Pemakaian hose yang bukan asli Hitachi, dapat
menyebabkan kebocoran oli, lepasnya fitting
hose atau rapuhnya hose, yang dapat
mengakibatkan kebakaran di mesin.

Jangan pasang hose yang tertekuk-kaku.


Penggunaan untuk oli yang bertekanan tinggi,
getaran atau benturan pada hose yang
tertekuk-kaku dapat mengakibatkan kebocoran
oli, pecahnya hose atau lepasnya fitting hose. BENAR
Manfa’atkan tanda-tanda yang ada di hose, bila SALAH
melakukan pemasangan hose, untuk menjaga Saling bergesek satu
sama lainnya
jangan tertekuk-kaku.

Bila hose bergesek dengan yang lain, akan


terjadi kerusakan pada hose, menyebabkan
kerusakan pada hose. Ukurlah panjang hose
dengan benar untuk menghindari terjadinya
saling gesek satu sama lainnya. SALAH BENAR

Hati-hatilah terhadap hose, terhadap gesekan


dengan benda/ bagian yang bergerak atau
barang yang tajam.
Saling bergesek satu
sama lainnya

SALAH BENAR

Saling bergesek satu


sama lainnya

W1-2-10
UMUM / Pengikatan

PENGGANTIAN SUKU-CADANG SECARA BERKALA


Untuk pengoperasian yang aman, pastikan untuk
melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap
mesin. Yang sebagai tambahan, daftar part dibawah
ini, bila sudah tidak effectif lagi, akan menyebabkan
kecelakaan yang serius atau timbulnya bahaya
kebakaran. Adalah sangat sulit, untuk mengukur
berapa lama, kerusakan atau kelelahan yang diderita
oleh parts seperti daftar dibawah bila diperiksa secara
visual saja. Untuk alasan inilah, gantilah bagian-parts
ini, secara berkala seperti yang ditunjukan tabel
dibawah. Bagaimanapun, bila pada bagian-parts ini
ditemukan sudah tidak effectif, gantilah sebelum
memulai operasi, tanpa menghiraukan penggantian
secara berkala.
Juga, bila penggantian hose, periksalah clamp dari
segala kerusakan, retak atau lainnya, dan gantilah bila
diperlukan.
Pastikan untuk memeriksa secara berkala, semua
hose, seperti ditunjukan dibawah, dan gantilah atau
kencangkan, bila ada didapat sudah tidak effectif, se-
suai dengan kebutuhan.
Kosultasikan dengan dealer/ distributor anda, untuk
mendapatkan penggantian yang tepat.

Jangka waktu
Penggantian Suku-cadang Secara Berkala
Penggantian
Hose Bahan-bakar (Dari tangki ke filter) Setiap 2 tahun
Engine Hose Bahan-bakar (Dari tangki ke F.I.P.) Setiap 2 tahun
Heater Hose (Dari heater ke engine) Setiap 2 tahun
Hose pemasukan ke pompa. Setiap 2 tahun
Mesin
Hose keluaran pompa Setiap 2 tahun
Dasar
Hose Swing Setiap 2 tahun
Sistem
Hose saluran ke Cylinder Boom Setiap 2 tahun
Hidrolik
Front Hose saluran ke Cylinder Arm Setiap 2 tahun
Attachment Hose saluran ke Cylinder Arm Setiap 2 tahun
Hose pilot. Setiap 2 tahun
CATATAN: Pastikan untuk menggadakan penggantian pada
sealing, seperti gasket, atau saat penggantian hose

W1-2-11
UMUM / Pengikatan
(Kosong)

W1-2-12
UMUM / Pengecatan
PENGECATAN
(ZAXIS200, 200-E)

Permukaan Yang di Cat Warna Cat


Permukaan Utama Upperstructure YR-01 (Kuning TAXI)
Warm Grey [Revised] Glossy N4-5
Bed Cover
persamaan
Warm Grey [Revised] Glossy N2-5
Tool Box cover
persamaan
Permukaan dalam Grey (abu-abu)
Front Attachment YR-01 (Kuning TAXI)
Track (undercarriage) N1.0 (Hitam)
Plate Lantai M/F cation color
Bagian belakang kiri Kabin YR-01 (Kuning TAXI)

Warna akhir pengecatan


Permukaan bagian dalam dan luar kabin Warm Grey [Revised] Glossy N4-5 persamaan
[KASAI PAINT LF-113-230B
Beam jendela kanan
(Charcoal series black, semi glossy)]
Suspension lifter (bawah kursi) [N2.0 (Hitam)]
Lever (Travel, lock, foot rest) [N2.0 (Hitam)]
Torsion bar (kanan atas kabin, tool box) [N4.0 (Abu-abu)]
Tutup engine Warm Grey [Revised] Glossy N2-5 persamaan
Ladder rail di sisi kanan upperstructure Warm Grey [Revised] Glossy N2-5 persamaan
Dudukan spion Warm Grey [Revised] Glossy N2-5 persamaan
Antislip cover KASAI PAINT Amilack 1400 Deep Black

Permukaan Bagian Dalam dan Luar Kabin

Engine cover Engine cover


Beam Jendela
Kanan

Ladder Rail
Kanan

Dudukan spion

Bed cover
Permukaan Utama Tool box cover Permukaan Utama
Upperstructure Upperstructure

W1-3-1
UMUM / Pengecatan

YR-01
(Kuning TAXI) Permukaan Luar dari Bagian Engsel
Atas YR-01 (Kuning TAXI)

Cover Catch Pintu YR-01


(Kuning TAXI)

Bagian A Bagian B
Bagian Mask Garnished

Pintu
YR-01 (Kuning TAXI) Panel dibelakang
Pintu

Area Pengecatan pada Pintu


YR-01 (Kuning TAXI)

Antislip Cover
KASAI PAINT
Amilack 1400
Deep Black
Front Attachment
YR-01 (Kuning TAXI)

Sisi-bagian
Atas Frame

PENTING: Saat membersihkan arm, cylinder, dll


N1.0 (Hitam)
yang terpasang HN bushing, berhati-
hatilah jangan sampai cairan pem-
bersih terkena padanya. Tempe-
ratur luar tidak boleh lebih dari 70 °C
saat pengecatan dan pengeringan.

W1-3-2
UMUM / Pengecatan

(ZAXIS225USR)

Permukaan Yang di Cat Warna Cat


Permukaan Utama Upperstructure YR-01 (Kuning TAXI)
Bed Cover High Grade Beige
Permukaan dalam Grey (abu-abu)
Front Attachment YR-01 (Kuning TAXI)
Track (undercarriage) N1.0 (Hitam)
Plate Lantai M/F cation color
Bagian belakang kiri Kabin YR-01 (Kuning TAXI)

Warna akhir pengecatan


Permukaan bagian dalam dan luar kabin High Grade Beige
[KASAI PAINT LF-113-230B
Beam jendela kanan, U bolt
(Charcoal series black, semi glossy)]
Suspension lifter [N2.0 (Hitam)]
Lever (Travel, lock, foot rest) [N2.0 (Hitam)]
Cover Samping Control Valve High Grade Hitam
Ladder rail di sisi kanan upperstructure High Grade Hitam
Dudukan spion High Grade Hitam
Antislip cover KASAI PAINT Amilack 1400 Deep Black

Permukaan Bagian dalam dan Luar Kabin

Beam
Jendela Kanan
Ladder Rail
Kanan

Dudukan
Spion

Permukaan Utama Permukaan Utama


Upperstructure Bed Cover
Upperstructure

W1-3-3
UMUM / Pengecatan

YR-01
(Kuning TAXI) Permukaan Luar dari Bagian Engsel
Atas YR-01 (Kuning TAXI)

Cover Catch Pintu YR-01


(Kuning TAXI)

Bagian A Bagian B
Bagian Mask Garnished

Pintu
YR-01 (Kuning TAXI) Panel dibelakang
Pintu

Area Pengecatan pada Pintu


YR-01 (Kuning TAXI)

Antislip CoverCover
Antislip
KASAI PAINT
KASAI PAINT
Amilack 1400 1400
Amilack
BlackBlack
DeepDeep
Front Attachment
YR-01 (Kuning TAXI)

Sisi-bagian
Sisi-bagian
Atas Frame
Atas Frame

PENTING: Saat membersihkan arm, cylinder, dll


N1.0 (Hitam)
yang terpasang HN bushing, berhati-
hatilah jangan sampai cairan pem-
bersih terkena padanya. Tempe-
ratur luar tidak boleh lebih dari 70 °C
saat pengecatan dan pengeringan.

W1-3-4
UMUM / Pengecatan

(ZAXIS225US)

Permukaan Yang di Cat Warna Cat


Permukaan Utama Upperstructure YR-01 (Kuning TAXI)
Bed Cover High Grade Beige
Sisi bagian cover control valve High Grade Black (Hitam)
Permukaan dalam Grey (abu-abu)
Front Attachment YR-01 (Kuning TAXI)
Track (undercarriage) N1.0 (Hitam)
Plate Lantai M/F cation color
Bagian belakang kiri Kabin YR-01 (Kuning TAXI)
Kabin kecuali bagian belakang kiri High Grade Beige

Warna akhir pengecatan


Permukaan bagian dalam dan luar kabin High Grade Beige
[KASAI PAINT LF-113-230B
Beam jendela kanan, U bolt
(Charcoal series black, semi glossy)]
Suspension lifter [N2.0 (Hitam)]
Lever (Travel, lock, foot rest) [N2.0 (Hitam)]
Tool Box YR-01 (Kuning TAXI)
Ladder rail di belakang kabin High Grade Hitam
Ladder rail di sisi kanan upperstructure High Grade Hitam
Dudukan spion (Kabin, Ladder rail di sisi kanan High Grade Hitam
upperstructure, Bagian atas Counterweight)
Antislip cover KASAI PAINT Amilack 1400 Deep Black

Permukaan Bagian dalam dan Luar Kabin

Beam
Jendela Kanan
Ladder Rail
Kanan

Dudukan
Spion
785 675 720

Permukaan Utama Permukaan Utama


Upperstructure Bed Cover
Upperstructure

W1-3-5
UMUM / Pengecatan

YR-01
(Kuning TAXI) Permukaan Luar dari Bagian Engsel
Atas YR-01 (Kuning TAXI)

Cover Catch Pintu YR-01


(Kuning TAXI)

Bagian A Bagian B
Bagian Mask Garnished

Pintu
YR-01 (Kuning TAXI) Panel dibelakang
Pintu

Area Pengecatan pada Pintu


YR-01 (Kuning TAXI)

Antislip CoverCover
Antislip
KASAI PAINT
KASAI PAINT
Amilack 1400 1400
Amilack
BlackBlack
DeepDeep
Front Attachment
YR-01 (Kuning TAXI)

Sisi-bagian
Sisi-bagian
Atas Frame
Atas Frame

PENTING: Saat membersihkan arm, cylinder, dll


N1.0 (Hitam)
yang terpasang HN bushing, berhati-
hatilah jangan sampai cairan pem-
bersih terkena padanya. Tempe-
ratur luar tidak boleh lebih dari 70 °C
saat pengecatan dan pengeringan.

W1-3-6
UMUM / Pengecatan

(ZAXIS200, 200-E)

Permukaan Yang di Cat Warna Cat


Permukaan Utama Upperstructure YR-01 (Kuning TAXI)
Bed Cover High Grade Beige
Sisi bagian cover control valve High Grade Black (Hitam)
Permukaan dalam Grey (abu-abu)
Front Attachment YR-01 (Kuning TAXI)
Track (undercarriage) N1.0 (Hitam)
Plate Lantai M/F cation color
Bagian belakang kiri Kabin YR-01 (Kuning TAXI)

Warna akhir pengecatan


Permukaan bagian dalam dan luar kabin Warm Grey [Revised] Glossy N4-5 persamaan
[KASAI PAINT LF-113-230B
Beam jendela kanan
(Charcoal series black, semi glossy)]
Suspension lifter (bawah kursi) [N2.0 (Hitam)]
Lever (Travel, lock, foot rest) [N2.0 (Hitam)]
Torsion bar (kanan atas kabin, tool kit) [N4.0 (Abu-abu)]
Tutup engine High Grade Black (Hitam)
Ladder rail di sisi kanan upperstructure High Grade Black (Hitam)
Dudukan spion High Grade Black (Hitam)
Antislip cover KASAI PAINT Amilack 1400 Deep Black

Permukaan Bagian Dalam dan Luar Kabin

Engine cover Engine cover


Beam Jendela
Kanan

Ladder Rail
Kanan

Dudukan spion

Bed cover
Permukaan Utama Tool box cover Permukaan Utama
Upperstructure Upperstructure

W1-3-7
UMUM / Pengecatan

YR-01
(Kuning TAXI) Permukaan Luar dari Bagian Engsel
Atas YR-01 (Kuning TAXI)

Cover Catch Pintu YR-01


(Kuning TAXI)

Bagian A Bagian B
Bagian Mask Garnished

Pintu
YR-01 (Kuning TAXI) Panel dibelakang
Pintu

Area Pengecatan pada Pintu


YR-01 (Kuning TAXI)

Antislip Cover
Antislip Cover
KASAI PAINT
KASAI PAINT
Amilack 1400
Amilack 1400
Deep Black
Deep Black
Front Attachment
YR-01 (Kuning TAXI)

Sisi-bagian
Sisi-bagian
Atas Frame
Atas Frame

PENTING: Saat membersihkan arm, cylinder, dll


N1.0 (Hitam)
yang terpasang HN bushing, berhati-
hatilah jangan sampai cairan pem-
bersih terkena padanya. Tempe-
ratur luar tidak boleh lebih dari 70 °C
saat pengecatan dan pengeringan.

W1-3-8
MEMO

……………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………..………..

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………………………………
MEMO

……………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………..………..

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….
BAGIAN 2
UPPERSTRUCTURE

DAFTAR ISI
Grup 1 Kabin Grup 6 Swing Device
Melepas dan Memasang Kabin .…….….. W2-1-1 Melepas dan Memasang Swing Device .. W2-6-1
Ukuran-ukuran Kaca Kabin ………….….. W2-1-13 Membongkar Swing device …………..… W2-6-4
Merakit Swing Device ……….………….. W2-6-16
Grup 2 Counterweight Merakit Swing Device ……….………….. W2-6-16
Melepas dan Memasang Counterweight W2-2-1 Merakit Motor Swing ……………………. W2-6-38
Membongkar dan Merakit Parking
Grup 3 Main Frame Release Valve …………………………. W2-6-46
Melepas dan Memasang Main Frame …. W2-3-1 Standar Perawatan ……………………… W2-6-47

Grup 4 Pump Device Grup 7 Pilot Valve


Melepas dan Memasang Pump Device .. W2-4-1 Melepas dan Memasang
Membongkar Pump Device ……..………. W2-4-4 Pilot Valve Kanan …………………….. W2-7-1
Merakit Pump Device ……..…………….. W2-4-12 Melepas dan Memasang
Membongkar Regulator ……………..…… W2-4-16 Pilot Valve Kiri ………..……………….. W2-7-5
Merakit Regulator …………………………. W2-4-26 Melepas dan Memasang
Membongkar Solenoid Valve …………… W2-4-28 Pilot Valve Travel .…………………….. W2-7-8
Merakit Solenoid Valve ………………….. W2-4-30 Membongkar Pilot Valve
Memongkar dan Merakit Pilot Pump ……. W2-4-32 Kanan dan Kiri ……………………...…. W2-7-10
Standar Perawatan ……………….……… W2-4-34 Merakit Pilot Valve Kanan dan Kiri ……. W2-7-14
Membongkar Pilot Valve Travel ……….. W2-7-18
Merakit Pilot Valve Travel ………………. W2-7-22
Grup 5 Control Valve
Melepas dan Memasang Control Valve .. W2-5-1 Grup 8 Pilot Shut-Off Valve
Membongkar Control Valve 4-spool …… W2-5-6 Melepas dan Memasang
Membongkar Control Valve 5-spool …… W2-5-12 Pilot Shut-Off Valve .………………….. W2-8-1
Memisah dan Mengkombinasi Control Membongkar Pilot Shut-Off Valve …….. W2-8-4
Valve 4-Spool dan 5-Spool …………… W2-5-18 Merakit Pilot Shut-Off Valve ……………. W2-8-8
Merakit Control Valve 4-Spool ………….. W2-5-20
Merakit Control Valve 5-Spool ………….. W2-5-28

178W-2-1
Grup 9 Signal Control Valve
Melepas dan Memasang,
Signal Control Valve …………………… W2-9-1

Grup 10 Solenoid Valve


Melepas dan Memasang,
Solenoid Valve Unit ……….…………… W2-10-1
Membongkar Propotional
Solenoid Valve …………………………. W2-10-4
Merakit Propotional Solenoid Valve …….. W2-10-6

178W-2-2
UPPERSTRUCTURE / Kabin

MELEPAS DAN MEMASANG KABIN


Melepas (ZAXIS200, 200-E, 225USR, 230, 270)
1. Lepaskan nut (mur) (2) (digunakan 4) dudukan
kursi untuk melepaskan kursi (1).

2. Lepaskan baut (4) dibelakang kabin untuk


melepaskan box belakang (3).

3. Angkat duct (5) untuk melepaskannya.

4. Lepaskan saringan udara (6) untuk melepas


screw (7) dengan screwdriver (obeng), kemudian
lepaskan duct (8) dari kabin.

W2-1-1
UPPERSTRUCTURE / Kabin
5. Lepaskan sambungan kabel konektor (11, 11, 12
dan 13) di sisi kanan dalam kabin dan ground (9)
di sisi belakang dalam kabin.

6. Lepaskan washer vinyl hose (14) di sisi belakang


dalam kabin.

7. Lepaskan cap (15) dari duct cover (17) dengan


screwdriver. Lepaskan screw (16) dengan
screwdriver untuk melepas duct cover (17).

8. Lepaskan screw (18) dan baut (21) untuk


melepas duct (19) dan duct (20).

Permukaan Temu

W2-1-2
UPPERSTRUCTURE / Kabin

PERHATIAN : Berat kabin : 290 kg (640 lb)

9. Pasangkan lifting strap (22) di sisi bagian atas


kabin.

10. Lepaskan baut (23) dan mur (24) dudukan kabin.

11. Hati-hati angkat kabin untuk melepaskannya.

W2-1-3
UPPERSTRUCTURE / Kabin
Melepas (ZAXIS225US)

1. Lepaskan baut (2) (digunakan 4) dudukan kursi


dan baut (3) (digunakan 2) untuk seat belt dan
lepaskan kursi (1).

2. Lepaskan cap (6) dari duct cover (6) dengan


driver (obeng) minus dan lepas screw (4) untuk
melepaskan duct cover (5).

3. Lepaskan screw (9) untuk melepaskan duct (8)


dari duct (7).

W2-1-4
UPPERSTRUCTURE / Kabin
4. Lepas baut (12) (digunakan 4) di sisi bagian
belakang kabin, untuk melepaskan cover (11)
dari cover belakang (10).

5. Lepas clamp (14) dibelakang dari cover belakang


(10) untuk melepas hose air condition (15) dari
hose air condition (13).

6. Lepas washer vinyl hose (17) dari washer tank


(16) di bagian sisi bawah belakang kabin..

7. Lepaskan screw (20) (digunakan 2) untuk


melepas duct (21) dari duct (18) dan duct (19).

W2-1-5
UPPERSTRUCTURE / Kabin
8. Tahan dan goncangkan konektor feeder antenna
radio (22) ke kanan dan ke kiri, untuk melepas-
kan konektornya.
Lepas screw (22) untuk melepaskan ground (24).
Lepaskan konektor (25) (ada digunakan 6).
Lepaskan juntion box (26).
Lepaskan baut (27) (digunakan 2) untuk melepas
ground (28).

PERHATIAN : Berat kabin : 270 kg (600 lb)


9. Pasangkan lifting starp (29) pada bagian atas
kabin (ada 4 tempat).

10. Lepaskan baut-baut (30) (ada digunakan 9) dan


nut (31) (ada 4) dudukan kabin dari frame.

11. Angkat kabin dengan crane dan lepas kabin dari


frame secara hati-hati.

W2-1-6
UPPERSTRUCTURE / Kabin
Pemasangan (ZAXIS200, 200-E, 225USR, 230, 270)

PERHATIAN : Berat kabin : 290 kg (640 lb)

1. Pasangkan kabin dengan lift strap untuk


mengangkatnya dengan crane.

2. Pasangkan baut (23) dan nut (mur) (24) dudukan


kabin.

3. Pasangkan duct (8) pada console belakang dari


kabin dengan screw (7). Pasangkan filter
(saringan) (6) kedalam duct (8).

4. Pasang konektor harness (10, 11, 12 dan 13) di


sisi-bagian kanan kabin dan pasang konektor
ground (9) di sisi bagian belakang dalam kabin.

W2-1-7
UPPERSTRUCTURE / Kabin
5. Sambungkan hose washer vinyl (14) di belakang
kabin bagian dalam.

6. Tepatkan lobang dudukan untuk duct (5), sambil


menekannya untuk memasangkan hose kedalam
lobang.

7. Pasangkan box belakang (3) dengan baut (4).

8. Pasangkan duct (20) dengan baut (21). Pasang


duct (19) kedalam duct (20) dan kuatkan
semuanya dengan baut (18).

W2-1-8
UPPERSTRUCTURE / Kabin
9. Pasangkan duct cover (17) dengan screw (16).
Pasangkan cap (15) pada duct cover (17).

10. Kencangkan seat (1) dengan mur (2).

W2-1-9
UPPERSTRUCTURE / Kabin
Pemasangan (ZAXIS225US)

PERHATIAN : Berat kabin : 270 kg (600 lb)

1. Pasangkan lifting strap pada kabin (ada 4


tempat), angkat dan tempatkan kabin pada frame
dengan crane.

2. Pasangkan baut (30) dan nut (mur) (31) untuk


dudukan kabin.

3. Sambungkan ground (28) dengan baut (27) (ada


digunakan 2).
Masukan junction box (sisi bagian harness) (26)
kedalam junction box.
Sambungkan konektor (25) (ada digunakan 6).
Masukan konektor feeder antenna radio (22) dari
kedua sisinya.

4. Pasangkan duct (21) kedalam duct (18) dan (19)


dengan screw (20) (ada digunakan 2).

W2-1-10
UPPERSTRUCTURE / Kabin
5. Sambungkan hose washer vinyl (17) ke sisi-
bagian bawah washer tank (16) di belakang sisi-
bagian kabin.

6. Tekan dan sambungkan hose air condition (15)


pada hose air condition (13) dengan clamp (14).

7. Pasangkan cover (11) pada cover belakang (10)


dengan baut (12) (ada dipakai 4).

8. Masukan duct (8) kedalam duct (7) dan tepatkan


semuanya dengan screw (9) (ada digunakan 2).

W2-1-11
UPPERSTRUCTURE / Kabin
9. Pasangkan duct cover (5) pada kabin dengan
screw (4) dan pasangkan cap (6).

10. Pasangkan seat (1) dengan baut (2) dudukan


kursi (ada digunakan 4) dan baut (3) seat belt
(digunakan 2).

W2-1-12
UPPERSTRUCTURE / Kabin

UKURAN-UKURAN KACA KABIN


(ZAXIS200, 200-E, 225USR, 230, 270)
Satuan : mm
Bulatkan
disini

Bulatkan sepanjang
lingkaran tanpa
spesifikasi lainnya

Bagian A
Bulatkan Kedua
Sisinya

Sepanjang Sepanjang
Sekelilingnya Sekelilingnya

Bagian B

W2-1-13
UPPERSTRUCTURE / Kabin
Satuan : mm

Bulatkan Disini
Bulatkan Disini
Bulatkan sedikit tanpa
menghaluskan keliling
yang dibulatkan

Bulatkan sedikit tanpa meng-


haluskan keliling yang dibulatkan

Bagian C dan D

Haluskan Bulatan
pada dua sisi

Bulatkan sepanjang
kelilingnya

R5 untuk 3 Tempat

Bulatkan sepanjang
kelilingnya

W2-1-14
UPPERSTRUCTURE / Kabin

(ZAXIS225US)
Satuan : mm
Bulatkan Bulatkan
sekelilingnya sekelilingnya

36 (Spesifik)

Bagian A

39
(Spesifik)

(R Pertama)

Bulatkan Disini
Bulatkan sekeliling lingkaran
tanpa Spesifikasi yang lain

Bulatan Berhenti Disini


Bagian B

W2-1-15
UPPERSTRUCTURE / Kabin
Satuan : mm

Bulatkan sepanjang Sekelilingnya

Bulatkan sepanjang
Bulatkan
sepanjang Sekelilingnya, tanpa
keliling spesifikasi yang lain
luarnya,
tanpa
spesifikasi
yang lain

Bulatkan
Disini
Bulatkan
Disini

Bulatkan sepanjang Sekelilingnya

Bagian C dan D

W2-1-16
UPPERSTRUCTURE / Kabin
Melepas Kaca kabin (ZAXIS200, 200-E, 225USR,
230, 270)
Prosedur untuk melepas kaca sebelah kiri, bagian
bawah pintu, dan bagian atas kaca depan.
Bagian Dudukan Karet

Dudukan Karet Kaca


PERHATIAN : Saat melepaskan kaca yang
retak atau pecah, hati-hatilah terhadap
pecahan kaca yang tajam, yang dapat
menyebabkan kecelakan serius.
Sebelum melepaskan, pasangkan selotip
atau suatu perekat pada kaca yang retak Kabin
atau pecah, untuk perkuatan, untuk Seal Karet
menghindari luka-luka karena kecelakaan.
Hati-hatilah terhadap pecahan kaca.
Pakailah pelindung, sebelum melepaskan.
Penggunaan selotip atau perekat sangat
membantu, saat melepas dengan aman.

1. Sisipkan bilah bambu yang pipih kedalam posisi


A di dudukan karet untuk mencongkel dudukan
karet, pada keliling bagian luar. Ini untuk
memudahkan melepas kaca, bila udara ada
masuk antara kabin dan karet dudukannya.
Dudukan Karet Kaca
2. Ketuk kaca secara perlahan, dari dalam kabin
dengan telapak tangan, untuk mengeluarkannya.
Dibutuhkan dua orang untuk melakukan
pekerjaan ini.

PENTING : Pastikan dalam memasang kaca Kabin


kabin dan karet dudukannya, meng- Seal Karet
gunakan special bonding agent. Kaca
mungkin bisa terlepas, bila bonding
agent tidak dipakaikan. Kaca kabin
tidak bias diganti secara sendiri-
sendiri. Pastikan untuk mengganti
kaca kabin secara keseluruhan.
Kaca bagian depan atas adalah
archedfringed. Bila perlu penggantian
kaca, hubungi kantor HITACHI
terdekat atau gantilah secara kaca
assembly.

W2-1-17
UPPERSTRUCTURE / Kabin
Prosedur untuk melepas kaca sebelah kiri kabin
Bagian Dudukan Karet
1. Sisipkan bilah bambu yang pipih kedalam posisi Dalam Kabin
A di dudukan karet untuk mencongkel dudukan Kaca
karet, pada keliling bagian luar. Ini untuk me- Karet Dudukan
mudahkan melepas kaca, bila udara ada masuk
antara kabin dan karet dudukannya.

Kabin

2. Ketuk kaca secara perlahan, dari dalam kabin


dengan telapak tangan, untuk mengeluarkan-
nya. Dibutuhkan dua orang untuk melakukan
pekerjaan ini.

Bagian Dudukan Karet

Kaca
Karet Dudukan

Cara untuk melepas kaca kabin sebelah belakang


Dalam Kabin Stopper
1. Lepaskan stopper (groove rubber) dengan (Groove Rubber)
screwdriver (obeng) minus.

2. Sisipkan bilah bambu yang pipih kedalam


Kabin
posisi A di dudukan karet, untuk mencongkel
dudukan karet, pada bagian keliling luar
semuanya.

3. Ketuk kaca secara perlahan, dari dalam kabin


dengan telapak tangan, untuk mengeluarkan-
nya. Dibutuihkan dua orang untuk melakukan
pekerjaan ini.

Cara untuk Melepas Kaca Kabin (ZXAIS125US, 135US)

W2-1-18
UPPERSTRUCTURE / Kabin
Cara untuk melepas Kaca kabin (ZAXIS225US)
Prosedur untuk melepas kaca sebelah kanan, kaca
bagian belakang kiri dan kaca pintu bawah.

Kaca sebelah Kanan

PERHATIAN : Saat melepaskan kaca yang


retak atau pecah, hati-hatilah pecahan
terhadap kaca yang tajam, yang dapat
menyebabkan kecelakan serius.
Sebelum melepaskan, pasangkan selotip
atau sesuatu perekat pada kaca yang
retak atau pecah, untuk perkuatan, untuk Garnish
menghindari luka-luka karena kecelakaan.
Hati-hatilah terhadap pecahan kaca.
Pakailah pelindung, sebelum melepaskan. Garnish
Penggunaan selotip atau perekat sangat
membantu, saat melepas dengan aman. Resin Panel
Kaca Kiri
Kaca Pintu Bawah
Belakang

1. Lepaskan resin panel, garnish, spacer atau


sebagainya, pada sekeliling kaca.
Kabin
Kaca
Penusuk

2. Tusukan untuk membuat sebuah lobang di


bonding agent, dengan penusuk (atau pisau
cutter).

Bonding Agent

3. Masukan dawai atau kawat-beton melalui lobang Kawat Dawai


yang dibuat. (atau Kawat-Beton)

W2-1-19
UPPERSTRUCTURE / Kabin
4. Ikatkan kedua ujung kawat pada screwdriver
(obeng). Tarik kawat kebelakang dan untuk
Kabin (Bagian Luar Kabin)
memotong bonding agent, antara kabin dan
kaca, untuk melepaskan kaca dari kabin. Kaca

CATATAN : Pastikan memotong bonding agent


antara kaca dan kabin, pada
bagian tengahnya.
Kawat sangat mudah putus, bila
bagian yang pemotong panas.
Pastikan untuk mengganti bagian Bonding Agent
yang digunakan, sambil memotong (Bagian Dalam Kabin)
bonding agent

W2-1-20
UPPERSTRUCTURE / Kabin
Prosedur Pemasangan Kaca Kabin (ZAXIS 200, Kaca Kabin Sebelah Kiri
200-E, 225USR, 230, 270)
Prosedur untuk pemasangan kaca kabin sebelah kiri,
kaca pintu bawah dan kaca depan atas.
CSE Braid
1. Pasangkan seal karet pada kaca kabin sebelah
kiri dan kaca bawah pintu.

Bagian A
Seal Karet

Tempatkan ujung sambungan


di bagian tengah bibir Kaca,
kemudian beri lem

Kaca Pintu Bawah

Seal Karet

2. Bila pemasangan dudukan karet sudah siap, Bagian Dudukan Karet


tarik dan pasangkan dudukan karet pada
permukaan dudukan di kabin.
Dudukan Karet Kaca
PENTING : Pastikan dalam memasang kaca
kabin dan karet dudukannya, meng-
gunakan special bonding agent.
Kaca mungkin bisa terlepas, bila
tidak dipakaikan bonding agent.
Kaca kabin tidak bisa diganti secara Kaca
sendiri-sendiri. Pastikan untuk Seal Karet
mengganti kaca kabin keseluruhan.
Kaca bagian depan atas adalah
archedfringed. Bila perlu penggan-
tian kaca, gantilah secara kaca
keseluruhan.

W2-1-21
UPPERSTRUCTURE / Kabin
Cara untuk pemasangan Kaca kabin sebelah Kanan
Bagian Dudukan Karet
1. Pasangkan dudukan karet ke sekeliling kaca
kabin. Rapatkan sambungan karet dudukan Kaca
dengan bonding agent (Cemedine 366 standar, Karet Dudukan
atau yang sejenis).

CATATAN : Umur karet akan menyebabkan


kontraksi pada karet, pastikan untuk Kabin
membiarkan sedikit extra, pema-
sangan dengan di-press pakai
tangan.

2. Tempat dan pasangkan dudukan karet pada


permukaan dudukan kabin setelah pemasangan
karet siap.

Prosedur pemasangan Kaca Kabin Belakang

1. Pasangkan dudukan karet ke sekeliling kaca


kabin. Rapatkan sambungan karet dudukan
dengan bonding agent (Cemedine 366 standar,
atau yang sejenis).

CATATAN: Umur karet akan menyebabkan


kontraksi pada karet, pastikan untuk Bagian Dudukan Karet
membiarkan sedikit extra, pema-
Kaca
sangan dengan di-press pakai Karet Dudukan
tangan.

2. Tempat dan pasangkan dudukan karet pada Dalam Kabin Stopper


permukaan dudukan kabin setelah pemasangan (Groove Rubber)
karet siap.

PENTING : Kaca bagian belakang adalah


Kabin
archedfringed. Bila perlu penggan-
tian kaca, hubungi agent HITACHI
terdekat, untuk penggantian kaca,
gantilah kaca secara keseluruhan.

W2-1-22
UPPERSTRUCTURE / Kabin
Cara untuk Pemasangan Kaca Kabin (ZAXIS 225US)
Kaca Sebelah Kanan
Prosedur untuk kaca kabin kiri, kaca belakang kiri dan
kaca pintu bawah

1. Potong sisa bonding agent yang keluar dari sisi


kabin kira-kira dalamnya 1 sampai 2 mm, pada
sekeliling pisua cutter atau sejenisnya.

CATATAN: Hati-hati jangan sampai merusak cat


kabin.

Kaca Bagain Bawah Kaca Sebelah Kkiri


Pintu Belakang

2. Bersihkan ujung potongan bonding agent di sisi


bagian kabin dengan menggunakan spiritus
putih. Pisua Pemotong

Agent yang lama,


dipotong kedalaman 1 ~ 2

PENTING : Primer 24, harus dikocok lebih


dahulu, kira 1 menit, untuk mencam-
Kabin
purnya, sebelum membuka tutupnya.
Segera setelah tutupnya terbuka, Gunakan Primer 24
gunakan secepat mungkin Primer 24,
Potong Bibir Agen t yang
kemudian tutup kembali setelah lama yang ada di Kabin
digunakan. Semua isinya harus digu-
nakan setelah 3 hari dibuka (atau 2
jam dengan tutup terbuka).

3. Cat-kan primer (Sunrise MSI Primer 24).


Gunakan cat primer pada sekeliling sisi bagian
bonding agent lama yang dipotong dan tunggu
15 menit, agar dapat kering sendiri.

CATATAN: Cat primer harus digunakan keselu-


ruhannya. Jangan sampai ber-
ceceran.

W2-1-23
UPPERSTRUCTURE / Kabin
4. Bersihkan bibir temu kaca yang baru sebelum 11. Setelah penggunaan agent, angkat kaca (dengan
pemasangan dengan kain lap dan ethylalcohol. pengangkat kaca 2355282, lihat pada W2-1-25)
keatas untuk ditempelkan ke kabin, sekitar 5
menit.
PENTING : Primer 35, harus dikocok lebih
CATATAN: Dudukan kaca dengan spacer-nya
dahulu, kira 1 menit, untuk mencam-
sampai pas pada kabin, sambil me-
purnya, sebelum membuka tutupnya.
nyocokan pada tandanya. Tekan
Segera setelah tutupnya terbuka,
untuk pemasangan kaca-nya.
gunakan secepat mungkin Primer 35,
Buang semua bonding agent,
kemudian tutup kembali setelah
kecuali pada tempat permukaan
digunakan. Semua isinya harus digu-
dudukan, sebelum menjadi keras/
nakan setelah 3 hari dibuka (atau 2
solid, dengan menggunakan spritus
jam dengan tutup terbuka).
putih.
12. Kaca harus terpasang dengan baik, dengan
5. Gunakan glass primer (sunrise MSI Primer 35) menggunakan tali karet, sampai boding agent
pada sekeliling, dimanan glass bonding agent menjadi kering atau solid, untuk menghindari
digunakan. Tunggu kira-kira 15 menit untuk bergeser posisinya atua terlepas.
pengeringan. (untuk posisi penggunaan primer
CATATAN: Waktu untuk bonding agent (sunrise
35, lihat pada W2-1-25).
MSI SR seal U90 4463876) menjadi
kering: 8 jam (hanya sebagai
refrensi)
6. Lepaskan kertas pembungkus spacer dan
Kaca Sebelah Kanan
pasangkanspacer dengan perekatnya pada kaca.
(Untuk posisi pemasangan spacaer a, b dan c,
lihat pada W2-1-25)

7. Potong nozzle cartridge bonding agent (sunrise


MSI SR seal U904463876) kedalan V-shaped
dengan pisau. (Lihat pada W2-1-25).

8. Lepaskan ujung seal catridge untuk memastikan


pemotongan V-shaped pada nozzlenya.
Kaca Belakang Sebelah Kiri

9. Pasangkan catridge pada manual cocking gun.

10. Saat menggunakan boding agent pada posisi


yang diperlukan, buat alur bentuk segitiga
dengan agent secara merata. (Untuk posisi
pemakaian agent, lihat pada W2-1-23).

Kaca Pintu Bawah

W2-1-24
UPPERSTRUCTURE / Kabin

Pakai Perekat pada Pakai Perekat pada


kedua sisinya Pakai Perekat pada
Cekungan kedua sisinya
kedua sisinya
Cembung

Kaca Pintu Bawah


Kaca Sebelah Kiri Kaca Sebelah Kiri

Spacer c
Spacer c
Spacer b
Spacer c

Spacer a
Spacer a
Spacer b

Bagian A - A Bagian B - B Bagian C - C Bagian D - D


Kaca

Bonding Agent

Pasangkan spacer dengan


bagian yang Cembung, Spacer b Bonding
menghadap Bonding Agent Agent
Spacer c
Spacer a
Spacer c

Kaca Bonding Pasangkan spacer dengan Bonding


bagian yang Cembung,
Agent Agent
menghadap Bonding Agent

Kaca
Disinoi Dibuat Bead 4 ~ 5 mm

Potong
Ujung Nozzle
Spacer a atau b Dg Bentuk V
Dibuat Bead
berbentuk segitiga

Pakai Perekat pada


kedua sisinya

Lepaskan
Seal Kaca

Kabin

Agent Catridge

W2-1-25
UPPERSTRUCTURE / Kabin
13. Banyaknya kebutuhan (hanya sebagai refrensi) dari bonding agent dan primer :

Bonding Agent : Sunrise SR Seaal Primer : Sunrise SR Seaal


U90 Primer 24 (untuk Cat)
Kaca
(4463876) Primer 35 (untuk Kaca)
320 cm3 Catridge 150 cm3 untuk tiap bin
Kaca Sebelah Kanan (digunakan 1) Digunakan 1 Masing-masing digunakan 1/10
Kaca Kiri Belakang (digunakan 1) Digunakan 1/2 Masing-masing digunakan 1/20
Kaca Pintu Bawah (digunakan 1) Digunakan 1/3 Masing-masing digunakan 1/50

PENTING : Kaca kiri belakang adalah arched-


fringed. Bila diperlukan penggantian
kaca, hubungi ke kantor HITACHI
terdekat, untuk penggantian secara
assembly.

W2-1-26
UPPERSTRUCTURE / Kabin
Prosedur untuk Pemasangan Kaca Pintu Atas

1. Sebelum pemasangan kaca, lepaskan lis kaca/


accessory sekeliling bingkai assembly dari
bagian dalam kabin. Press bingkai assembly
kebawah dengan didorong tangan dan tekan
Bingkai Ass’y Kaca C
bingkai keluar untuk melepaskannya.

Lis Kaca

2. Rakit kaca A dan kaca B, kedalam parit bingkai. Kaca A Kaca B


Masukan Kaca C kedalam dudukan karetnya.

Kaca C

Dudukan Karet
3. Pasangkan bingkai assembly, yang dengan Dudukan
kacanya siap untuk dipasangkan, pada pintu dari Karet
bagian luar kabin. Kemudian ikat bingkai
assembly pada bagian dalam kabin dengan
accessory-nya.

Kaca A dan Kaca B

W2-1-27
UPPERSTRUCTURE / Kabin
Prosedur untuk Pemasangan Kaca Belakang

1. Tepatkan kaca belakang (1) pada posisi


dudukannya di sisi bagian kabin.

2. Ikatkan kaca belakang, sementara dengan


hinges (2) (digunakan 2) dengan menguatkan
screw (3) (digunakan 2), washer (4) (digunakan
4) dan nut (5) (digunakan 2).

3. Ikatkan kaca belakang, sementara dengan kaitan


handle (6) dengan mengikatkan screw (7),
washer (8) dan nut (9).

4. Kencangkan screw (3) (digunakan 2) dan screw


(7), saat menyeimbangkan.

5. Imbangkan kiri dan kanan, bagian permukaan


yang menghadap kabin, dengan penyetelan
dengan mengencangkan dan mengendurkan
screw (10) dari hinge (2).

PENTING : Kaca belakang adalah archedfringed.


Bila diperlukan penggantian kaca,
hubungi ke kantor HITACHI terdekat,
untuk penggantian secara assembly.

W2-1-28
UPPERSTRUCTURE / Kabin
Prosedur untuk Pemasangan Kaca Depan Atas

1. Tempelkan dudukan karet pada kaca. Pastikan


dalam memasang kaca dengan dudukan karet Posisi untuk Dudukan Karet
yang benar kontak dengan permukaan dudukan (Seluruh Sekeliling Kaca)
kabin, kemudian ikatkan semuanya (seluruh
sekeliling kaca).

2. Dudukan seal (1) pada bagian bawah di kaca


atas depan dengan POS seal.
Dudukan kedua ujung kiri dan kanan (bagian
Kaca Atas
yang lebih tipis) seal (1) pada kaca dengan
mengikatnya dengan bonding agent POS seal.
Dudukan ujung dari pada tengah bibirnya dalam
seal (1) dengan POS seal.
Pastikan tidak terlihat bergelomabang atau
cembung (harus rata).

CATATAN: POS seal :


POS seal (hitam) adalah TOSHIBA Kaca Bawah
silicon
Glue-state bonding Agent, dalam
tube

Kaca Atas

PENTING : Pastikan dalam pemasangan kaca


kabin dan karet dudukannya, meng-
gunakan special bonding agent. Dudukan POS POA Seal
Kaca kabin dapat jatuh, bila special Seal Disini
bonding agent tidak digunakan. Kaca
kabin assembly tidak dapat diganti
secara satu-satu. Pastikan penggan-
tian kaca kabin dalam satu assembly.
Kaca depan atas adalah arched-
friged. Bila diperlukan peng-gantian Kaca Bawah Kaca Bawah
kaca, hubungi kantor HITACHI ter-
dekat, untuk penggantiannya.

W2-1-29
UPPERSTRUCTURE / Kabin
(Kosong)

W2-1-30
UPPERSTRUCTURE / Counterweight

MELEPAS DAN MEMASANG COUNTER-


WEIGHT

Melepas

PERHATIAN : Berat Counterweight


ZAXIS 200, 200-E : 4250 kg (9370 lb)
ZAXIS 225USR : 6710 kg (14790 lb)
ZAXIS 225US : 7600 kg (15550 lb)

1. Lepaskan cap (1) dari bagian atas counterweight.


Pasangkan sling bolt pada counterweight.

CATATAN: Spesifikasi Sling Bolt :


ZAXIS 200, 200-E (B-36: M36,Pitch
4,0.)
Zaxis 2225US, 225USR, 230, 270 (B-
42: M42, Pitch 4,5)

2. Pasangkan wire-rope (tali baja) pada sling bolt,


dengan menggunakan shackle. Kencangkan
wire-rope secar perlahan dengan menggunakan
crane atau hoist.

3. Lepaskan mounting bolt (baut dudukan) (2) dari


counterweight. Angkat dan lepaskan counter-
weight dengan menggunakan crane atau hoist.
ZAXIS 200, 200-E

ZXIXS 225USR

ZAXIS 225USR

W2-2-1
UPPERSTRUCTURE / Counterweight
Memasang

PERHATIAN : Berat Counterweight


ZAXIS 200, 200-E : 4250 kg (9370 lb)
ZAXIS 225USR : 6710 kg (14790 lb)
ZAXIS 225US : 7600 kg (15550 lb)

1. Angkat counterweight (3) dan pasangkan pada


frame dengan menggunakan crane.
Pasangkan washer (4) dan kencangkan secara
sementara mounting bolt (2) pada counterweight

2. Lepaskan wire rope (tali baja). Kencangkan


mounting bolt counterweight dengan power
wrench dan torq wrench.
ZAXIS 200, 200-E

ZAXIS 225USR

ZAXIS 225US

3. Lepaskan sling-bolt. Pasangkan cap (1) pada


counterweight.

W2-2-2
UPPERSTRUCTURE / Main Frame

MELEPAS DAN MEMASANG MAIN FRAME

PERHATIAN : Cairan yang keluar adalah


bertekanan yang dapat menembus kulit.
Menyebabkan kecelakaan yang serius.
Hindari bahaya ini, dengan membuang te-
kanannya sebelum melepaskan hose hidrolik
atau saluran lainnya.
Oli Hidrolik menjadi panas setelah bekerja,
dan akan menyembur, dapat mengakibatkan
luka bakar. Pastikan untuk menunggu
sampai oli menjadi dingin sebelum mulai
bekerja.
Tutup tangki oli hidrolik, akan terbang bila
melepaskannya tanpa membuang tekanan
didalam dahulu. Tekan air release valve yang
ada dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk
membuang sisa tekanan yang ada.

Persiapan :

1. Tempatkan mesin ditempat yang kokoh, dan rata


permukaannya.

2. Matikan engine. Tekan air release valve yang


ada dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk
membuang tekanan yang tersisa.

3. Lepaskan tutup tangki oli hidrolik. Sambungkan


sebuah vacuum pump, untuk menjaga tekanan
negatip didalam tangki oli hidrolik.
Pastikan vacuum pump tetap hidup, selama/
sambil bekerja

W2-3-1
UPPERSTRUCTURE / Main Frame
Melepas

PERHATIAN : Berat Kabin :


290 kg (640 lb)
(ZAXIS 200, 200-E, 225USR, 230, 270)
250 kg (550 lb) (ZAXIS 225US)

1. Lepaskan kabin (lihat pada bagian “Melepas


Kabin”).

PERHATIAN : Berat Counterweight :


4250 kg (9370 lb) (ZAXIS200, 200-E)
7600 kg (16750 lb) (ZAXIS225US)
6710 kg (14790 lb) (ZAXIS225USR)
5400 kg (11900 lb) (ZAXIS230)
6100 kg (13450 lb) (ZAXIS270)

2. Lepaskan counterweight
(Lihat pada bagian “Melepas Counterweight”).

W2-3-2
UPPERSTRUCTURE / Main Frame

PERHATIAN : Berat Front Attachment :


3670 kg (8100 lb)
(ZAXIS 200, 200-E, 225USR)
4650 kg (10250 lb) (ZAXIS 230)
5000 kg (11020 lb) (ZAXIS270)

3. Lepaskan front attachment assembly.


(Lihat pada bagian “Melepas Front Attachment”)

4. Lepaskan semua hose dari sisi bagian atas


center joint. Kemudian lepaskan stopper.

PERHATIAN : Berat Upperstructure :


4650 kg (10250 lb) (ZAXIS200, 200-E)
4850 kg (10690lb) (ZAXIS225US)
4750 kg (10470 lb) (ZAXIS225USR)
5090 kg (11220 lb) (ZAXIS230)
5270 kg (11620 lb) (ZAXIS270)

5. Pasangkan wire-rope (tali baja) pada bagian


belakang (counterweight bracket) dari frame dan Belakang
boom bracket. Tarik wire-rope sampai tegang.
Bila menggunakan chain block (1), bukan saja
mudah untuk menyetel panjang wire-rope, tapi
juga mudah untuk me-level-kan frame.

PENTING : Pastikan tidak sampai merusakan


engine, dengan dipasangkannya
wire-rope di bagian belakang frame.
Depan

W2-3-3
UPPERSTRUCTURE / Main Frame
6. Buatlah tanda pada outer race upperstructure
dan swing bearing.
Kendurkan dan lepas mounting bolt (baut
dudukan) (2) swing bearing.
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)

(ZAXIS230, 270)

CATATAN: Mounting angle dari swing bearing


adalah sesuai spesifikasi (Lihat pada
W3-1)

7. Chain block (1) dapat digunakan untuk menyetel


dan meratakan frame, kemudian angkat pelahan-
lahan untuk melepaskannya dari undercarriage.

W2-3-4
UPPERSTRUCTURE / Main Frame
Memasang
PERHATIAN : Berat Upperstructure :
4650 kg (10250 lb) (ZAXIS200, 200-E)
4850 kg (10690lb) (ZAXIS225US)
4750 kg (10470 lb) (ZAXIS225USR)
5090 kg (11220 lb) (ZAXIS230)
5270 kg (11620 lb) (ZAXIS270)

1. Pasangkan wire-rope pada main frame. Ratakan


main frame dengan menyetel chain block (1).
Angkat dengan crane, untuk dipasangkan ke
undercarriage.
Untuk metode pengangkatan, lihat pada bagian
“Melepas”.

2. Tepatkan tanda temu pada outer race di upper-


structure dan swing bearing.
Pasangkan mounting bolt (baut dudukan) (2)
pada swing bearing dan kencangkan untuk
sementara. Lepaskan wire-rope dan kencangkan
mounting bolt pada swing bearing sesuai
spesifikasinya.
(ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR)

(ZAXIS 230, 270)

3. Pasangkan semua hose pada center joint.

W2-3-5
UPPERSTRUCTURE / Main Frame
4. Pasangkan stopper (4) dan bolt (3) pada center
joint.

PERHATIAN : Berat Kabin :


290 kg (640 lb)
(ZAXIS 200, 200-E, 225USR, 230, 270)
250 kg (550 lb) (ZAXIS 225US)

5. Pasang Kabin (5).


(Lihat pada bagian “Melepas dan Memasang
Kabin”).

PERHATIAN : Berat Counterweight :


4250 kg (9370 lb) (ZAXIS200, 200-E)
7600 kg (16750 lb) (ZAXIS225US)
6710 kg (14790 lb) (ZAXIS225USR)
5400 kg (11900 lb) (ZAXIS230)
6100 kg (13450 lb) (ZAXIS270)

6. Pasang Counterweight.
(Lihat pada bagian “Counterweight”).

W2-3-6
UPPERSTRUCTURE / Main Frame

PERHATIAN : Berat Front Attachment :


3670 kg (8100 lb)
(ZAXIS 200, 200-E, 225USR)
4650 kg (10250 lb) (ZAXIS 230)
5000 kg (11020 lb) (ZAXIS270)

7. Pasang front attachment assembly (7). Dan isi


oli hidrolik.
(Lihat pada bagian “Melepas dan Memasang
Front Attachment”).

8. Start/ hidupkan engine dan set front attachment


seperti gambar disamping, untuk memeriksa
level oli hidrolik dalam tangki.
Periksa level oli hidrolik dan periksa apakah ada
kebocoran.

W2-3-7
UPPERSTRUCTURE / Main Frame
(Kosong)

W2-3-8
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

MELEPAS DAN MEMASANG PUMP


DEVICE

PERHATIAN : Cairan yang keluar adalah


bertekanan yang dapat menembus kulit.
Menyebabkan kecelakaan yang serius.
Hindari bahaya ini, dengan membuang te-
kanannya sebelum melepaskan hose hidrolik
atau saluran lainnya.
Oli Hidrolik menjadi panas setelah bekerja,
dan akan menyembur, dapat mengakibatkan
luka bakar. Pastikan untuk menunggu
sampai oli menjadi dingin sebelum mulai
bekerja.
Tutup tangki oli hidrolik, akan terbang bila
melepaskannya tanpa membuang tekanan
didalam dahulu. Tekan air release valve yang
ada dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk
membuang sisa tekanan yang ada.

Persiapan :

1. Tempatkan mesin ditempat yang kokoh, dan rata


permukaannya.

2. Matikan engine. Tekan air release valve yang ada


dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk membuang
tekanan yang tersisa.

3. Lepaskan tutup tangki oli hidrolik. Sambungkan


sebuah vacuum pump, untuk menjaga tekanan
negatip didalam tangki oli hidrolik.
Pastikan vacuum pump tetap hidup, selama/ sambil
bekerja

CATATAN: Pastikan vacuum pump tetap hidup,


selama/ sambil bekerja

W2-4-1
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
Melepas :
1. Lepaskan konektor-konektor (4 tempat).

PERHATIAN : Berat Pump Device:


170 kg (375 lb)

2. Lepaskan hose-hose (1 sampai 4 dan 6, 7, 9


sampai 12) dan pipe (8) dari peralatan pompa.

3. Pasangkan eyebolt (M12, Pitch 1,75) (ST 0002)


pada peralatan pompa, kemudian tahan dengan
crane.
PENTING : Jangan memasang eyebolt, pada
regulator yang ada selenoid valve-nya
4. Lepaskan mounting bolt (5) (ada 8) peralatan
pompa untuk melepas peralatan pompa.

Memasang :
1. Pasangkan eyebolt (M12, Pitch 1,75) (ST 0002)
pada peralatan pompa dan angkat dengan crane. Posisi Dudukan
Eyebolt
2. Pasangkan drive shaft peralatan pompa kedalam
pump mission, dan pasangkan dengan meng-
gunakan mounting bolt (5) (ada digunakan 8)
peralatan pompa.

3. Sambungkan hose-hose (1 sampai 4, 6,7, 9


sampai 12) dan pipa (8).
4. Sambungkan konektor-konektor.
Torque Pengikatan
Ukuran Kunci (mm) Keterangan
N.m Kgf.m (bf.ft)
93 9,5 (69) Hose
175 18 (130) Hose
90 9,2 (67) Hose
50 5,1 (37) Hose
50 5,1 (37) Hose
29,5 3 (21,5) Hose

PENTING : Keluarkan udara dari pompa (Lihat


pada W1-1-2)
Pastikan untuk memeriksa level oli
hidrolik dan periksa adakah kebo-
coran, setelah perakitan.

W2-4-2
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
(Kosong)

W2-4-3
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

MEMBONGKAR PUMP DEVICE

W2-4-4
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

1- Socket Bolt (ada 4) 21- O-Ring (ada 2) 41- Retaing Ring 61- Pin (ada 4)
2- Regulator Kanan 22- Plug (ada 2) 42- Ball Bearing (ada 2) 62- Valve Plate Kanan
3- Socket Bolt (ada 4) 23 O-Ring 43- Gear 63- Back-up Ring
4- Socket Bolt (ada 2) 24- Stopper 44- Gear Shaft 64- O-Ring
5- Socket Bolt (ada 2) 25- Plug 45- Retaining Ring 65- Spring Pin (ada 2)
6- Regulator Kiri 26- Retaining Ring (ada 2) 46- Oil Seal 66- Selector Head
7- O-Ring (ada 4) 27- Gear 47- Gear Casing 67- O-Ring (ada 4)
8- O-Ring (ada 6) 28- Gasket 48- Spring Pin (ada 2) 68- Socket Bolt (ada 16)
9- Bearing Nut (ada 2) 29- Gear 49- Oil Seal (ada 2) 69- Stopper S (ada 2)
10- Bearing (ada 2) 30- Plug 50- Retaining Ring (ada 2) 70- O-Ring (ada 2)
11- Ring (ada 2) 31- O-Ring 51- Pump Casing 71- Socket Bolt (ada 12)
12- Bearing (ada 2) 32- Gasket 52- Spring Washer (ada 6) 72- Set Screw (ada 2)
13- Shaft 33- Socket Bolt (ada 2) 53- Bolt (ada 6) 73- Servo Piston (ada 2)
14- Pin (ada 2) 34- Pipa 54- Spring Pin (ada 2) 74- Pin (ada 2)
15- Center Shaft (ada 2) 35- Level gauge 55- O-Ring (ada 2) 75- O-ring (ada 2)
16- Spring (ada 2) 37- Socket Bolt (ada 2) 56- O-Ring (ada 2) 76- Stopper L (ada 2)
17- Plunger (ada 14) 37- Spring Washer (ada 2) 57- Pin (ada 2) 77- Valve Plate Kiri
18- Rotor (ada 2) 38- Washer (ada 2) 58- Retaing Ring (ada 12) 78- Pin (ada 4)
19- Shaft 39- Pompa Pilot 59- Pin (ada 2) 79- Link (ada 2)
20- Slide Ring 40- Retaining Ring 60- Lever (ada 4)

W2-4-5
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

W2-4-6
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
1. Lepaskan plug (25) dari gear casing (47). 8. Lepaskan socket bolt (71) (ada 12) dari selector
head (66).

2. Lepaskan plug (30) dari gear casing (47) untuk


mengeluarkan oli gear (kira-kira 1, 0 L atau CATATAN: Saat mengendurkan socket bolt,
0,2642 US gal). selector head mungkin terangkat
keluar karena daya spring (16).
Pastikan untuk mencatat clearance
(kerenggangan) antara pump casing
3. Lepaskan socket bolt (1) (ada 4) untuk
(51) dan selector head, untuk memas-
melepaskan rehulator kanan (2) dari pump
tikan part bagian dalam pump casing
casing (51).
duduk dengan benar saat perakitan..

CATATAN: Congkel keatas regulator kanan, ke PERHATIAN : Berat Selector Head :


sisi-bagian selector head (66) untuk 28 kg (60 lb)
memudahkan melepas.
9. Pasangkan eyebolt (M12, Pitch 1.75) pada lobang
4. Lepaskan socket bolt (3) (ada 2) dan (5) (ada 2), bolt di bagian atas selector head (66), angkat
lepas regulator kiri (6) dari pump casing (51). dengan crane dan lepaskan selector head dari
Socket bolt (4) digunakan untuk memasang pump casing (51). Pada saat yang sama, O-ring
solenoid valve, jangan dilepaskan. dilepas dengan permukaan selector head
menghadap kebawah. Lepaskan sebelum
CATATAN: Congkel keatas regulator kanan, ke didudukan dibawah.
sisi-bagian selector head (66) untuk
memudahkan melepas. 10. Lepaskan socket bolt (68) (ada 16) dari selector
head (66), lepaskan stopper S (69) dan stopper L
(79) (2 tempat).

PERHATIAN : Berat Pump Device:


160 kg (350 lb) CATATAN: O-ring (70) dan (75) terpasang pada
stopper S (69) dan stopper L (76). Bila
PERHATIAN : Saat mengangkat, jangan le- ini merupakan satu assemble juga,
takan pump casing diatas ground/ lantai. sulit untuk dilepas, ketuklah pelan-
Putar pada sisi bagian gear casing (47) -nya. pelan sekeliling stopper pada posisi
dimana setengah bagian dari lobang
5. Pasangkan eyebolt (M10, Pitch 1.5), pada lobang mounting bolt dapat dilihat. Putar
ulir untuk socket bolt (1) dan (3) pada pump stopper, masukan obeng kedalam
casing (51), angkat keatas dengan crane, posisi lobang mounting bolt, untuk
peralatan pompa dengan gear casing (47) mengcongkel stopper dan memudah-
menghadap kebawah. Segera tempatkan ganjal kan melepas.
kayu, dengan luas 80 mm, dibawah casing.

6. Lepaskan socket bolt (33) (ada 2) dari gear


casing (47), lepaskan level gauge (25), pipe (34)
dan gasket (32).

7. Lepaskan socket bolt (36) dari gear casing (47),


lepas pompa pilot (39).

CATATAN: Digunakan THREEBOND pada permu-


kaan mounting pompa pilot, ketuklah
perlahan-lahan sekeliling flange pompa
pliot dengan palu plastik dan kemudian
lepaskan.

W2-4-7
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

W2-4-8
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
11. Lepaskan set screw (72) keluar dari servo piston 17. Lepaskan baut (53) (ada 6) dari gear casing (47).
(73), kemudian lepaskan pin (74) (ada 2).

CATATAN: Digunakan LOCTITE, pada set screw.


Panaskan set screw dengan drier atau PERHATIAN : Berat Pump casing :
lainnya, untuk memudahkan melepas.. 105 kg (230 lb)

18. Pasangkan eye bolt (M12, Picth 1.75) pada lobang


12. Tarik keluar servo piston (73) dari selector head yang berulir untuk socket bolt (71) di pump casing
(51), angkat casing dengan crane, lepaskan pump
(66) (ada 2).
casing dari gear casing (47). Diwaktu yang sama
13. Lepaskan back-up ring (63) dan O-ring (64) dari juga, shaft (13) dan (19), gear (27), (29) dan
lainnya, dilepaskan dengan pump casing.
pump casing (51).
Tempatkan pump casing dengan permukaan
dudukan regulator menghadap keatas.
PENTING : Kedua valve plate (62, Kanan), (77,
Kiri) adalah sama. Arah posisi pema-
19. Lepaskan gasket (28) dari gear casing (47).
sangan keduanya adalah sangat
menentukan. Catat posisi dan arah
keduanya sebelum dibongkar. PENTING : Posisi dimana gear engaged adalah
sangat menentukan. Temukan
14. Lepaskan retaining ring (58) (ada 8) dari pin (61) ketepatan tanda pada gear, untuk
(ada 4) dan (78 (ada 4), untuk dapat melepas memudahkan perakitan.
lever (60) (ada 4) dan valve plate (62, kanan) dan
20. Tepatkan tanpa kelurusan pada posisi temu di
(77, kiri) dari link (79) (ada 2).
spline shaft (13) (19) dan gear (27) (29). Dan
tepatkan tanda pada posisi temu dari gear (27)
CATATAN: Pin (61) terpasang pada valve plate
dan (29).
(62) dan (77) dengan LOCTITE.
Jangan lepaskan bila tidak perlu.

15. Lepaskan rotor (18), spring (16), center shaft (15)


dan plunger (17) dari pump casing (51) sesuai
urutannya (di kedua kiri dan kanan).

CATATAN: Bila melepas plunger, putar balik


plunger kebagian-dalam dan tarik
keluar.

PENTING : Bila link (79) rusak, maka kinerja 21. Lepaskan retaining ring (26) dari shaft (13) dan
pompa akan berubah. Jangan tekan (19), dan kemudian lepaskan gear (27) dan (29).
dengan beban berlebihan

16. Lepaskan dua link (79) assembli dari pump PERHATIAN : Berat Pump casing :
casing (51). Jangan bongkar link assembli, bila 70 kg (154 lb)
tidak perlu.
22. Pasangkan tali nylon pada pump casing (51),
CATATAN: Bila link susah dilepaskan, ketuklah angkat keatas dan posisi selector head (66)
pada kedua bagian bawah link, secara dengan permukaan dudukan menghadap
perlahan dengan palu palstik. kebawah.

W2-4-9
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

W2-4-10
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
22. Lepaskan stopper (24) dari pump casing (51). 27. Lpaskan bearing (10) dan (12), demikian juga ring
(11) dari shaft (13) dan (19) dengan di-press.
PERHATIAN : Berat Pump casing :
70 kg (154 lb)
PERHATIAN : Berat Pump casing :
23. Pasang tali niylon pada pump casing (51), angkat 42 kg (93 lb)
keatas dan tempatkan pump casing pada balok
kayu, dengan mission menghadap kebawah. 28. Pasang tali nylon pada pum casing (51), angkat
Ganjal kayu dengan ukuran : tinggi dan lebar- keatas dengan crane dan posisikan regulator
nya100 mm atau lebih dengan permukaan dudukan menghadap keatas.

24. Lepaskan shaft (13) dan (19) dari pump casing 29. Lepaskan retaining ring (50) (ada 2), oli seal (49)
(51) dengan special tool (ST 1470) (ST 1471). (ada 2) dari pump casing (51).
Yang bersamaannya, bearing (10) dan (12) dapat
dilepaskan juga dengan shaft. 30. Lepaskan retaining ring (40) dari gear casing (47)
dan lepaskan retaining ring (41) dari gear shaft
(44).

31. Tarik keluar ball bearing (42) atas dan gear shaft
(44) dari gear casing (47) dengan menggunakan
special tool (ST 1393).

25. Lepaskan slide ring (20) dari shaft (19).

26. Lepaskan bearing nut (9) dari shaft (13) dan (19)
dengan menggunakan special tool (ST 3058). 32. Lepaskan gear (43) dan ball bearing (42) dari
gear casing (47).

33. Pasangkan shackle pada lobang bolt di sekeliling


gear casing (47), angkat keatas dengan tali dan
balikan.

34. Lepaskan retaining ring (45), oil seal (46) dari


gear casing (47).

W2-4-11
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

MERAKIT PUMP DEVICE

W2-4-12
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

1- Socket Bolt (ada 4) 21- O-Ring (ada 2) 41- Retaing Ring 61- Pin (ada 4)
2- Regulator Kanan 22- Plug (ada 2) 42- Ball Bearing (ada 2) 62- Valve Plate Kanan
3- Socket Bolt (ada 4) 23 O-Ring 43- Gear 63- Back-up Ring
4- Socket Bolt (ada 2) 24- Stopper 44- Gear Shaft 64- O-Ring
5- Socket Bolt (ada 2) 25- Plug 45- Retaining Ring 65- Spring Pin (ada 2)
6- Regulator Kiri 26- Retaining Ring (ada 2) 46- Oil Seal 66- Selector Head
7- O-Ring (ada 4) 27- Gear 47- Gear Casing 67- O-Ring (ada 4)
8- O-Ring (ada 6) 28- Gasket 48- Spring Pin (ada 2) 68- Socket Bolt (ada 16)
9- Bearing Nut (ada 2) 29- Gear 49- Oil Seal (ada 2) 69- Stopper S (ada 2)
10- Bearing (ada 2) 30- Plug 50- Retaining Ring (ada 2) 70- O-Ring (ada 2)
11- Ring (ada 2) 31- O-Ring 51- Pump Casing 71- Socket Bolt (ada 12)
12- Bearing (ada 2) 32- Gasket 52- Spring Washer (ada 6) 72- Set Screw (ada 2)
13- Shaft 33- Socket Bolt (ada 2) 53- Bolt (ada 6) 73- Servo Piston (ada 2)
14- Pin (ada 2) 34- Pipa 54- Spring Pin (ada 2) 74- Pin (ada 2)
15- Center Shaft (ada 2) 35- Level gauge 55- O-Ring (ada 2) 75- O-ring (ada 2)
16- Spring (ada 2) 37- Socket Bolt (ada 2) 56- O-Ring (ada 2) 76- Stopper L (ada 2)
17- Plunger (ada 14) 37- Spring Washer (ada 2) 57- Pin (ada 2) 77- Valve Plate Kiri
18- Rotor (ada 2) 38- Washer (ada 2) 58- Retaing Ring (ada 12) 78- Pin (ada 4)
19- Shaft 39- Pompa Pilot 59- Pin (ada 2) 79- Link (ada 2)
20- Slide Ring 40- Retaining Ring 60- Lever (ada 4)

W2-4-13
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

W2-4-14
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
1. Dengan sebuah guide bar dan palu, ketuklah 10. Set pre-load pada bearing (10) dan (12)
bagian dalam ball bearing (42), kedalam gear pasangkan pada shaft (13) sesuai dengan
casing (47), dengan tanda cetak menghadap prosedur berikut.
kedalam. . Berikan sedikit oli hidrolik pada ulir bearing nut
(9). Kencangkanbearing nut (9) sampai bertemu/
CATATAN: Ketuklah bearing dan perhatikan ring kontak dengan bearing (10), dengan
untuk memastikan pemasangan menggunakan special tool (ST 3058).
selesai.

2. Tempatkan gear (43) pada ball bearing (43),


masukan gear shaft (44) sambil meluruskan
spline-nya.

3. Dengan sebuah guide bar dan palu, ketuklah


bagian luar ball bearing (42) kedalam gear casing
(44), dengan tanda cetak menghadap kebawah.

CATATAN: Ketuklah bearing dan perhatikan ring . Pasang soecial tool (ST 3070) pada bearing (10)
untuk memastikan pemasangan Putar bearing (10) 2 sampai 3 putaran dan ukur
selesai. starting torque-nya.
4. Pasang retaining ring (40) pada gear casing (47),
dan pasang retaining ring (41) pada gear shaft
(44).

5. Pasangkan O-ring (31) pada plug (30) dan


pasangkan semuanya pada gear casing (47).

6. Panaskan bearing (10), (12) (masing-masing ada


2) pada 50 sampai 80° C (122 sampai 176° F).
. Stel starting torque ber-ulang, sampai sesuai
spesifikasinya.
PERHATIAN : Hati-hatilah, bearing (12) panas
Torque : 2.16 ± 0.49 N.m
(0,22 ± 0,05 kgf.m ; 1,59 ± 0,36 lbf.ft)
7. Berikan sedikit oli hidrolik pada bagian dalam
bearing (12) (ada 2), dan pasangkan semuanya CATATAN: Bila memulai torque akan lebih besar
pada shaft (13) dan (19) dengan di-press. dari batas ynag diizinkan torque,
kendurkan nut, ketuk ujung shaft untuk
8. Pasangkan ring (11) pada shaft (13) dan (19). merelease beban bearing dan ulangi
prosedur-nya.
PERHATIAN : Hati-hatilah, bearing (12) panas
11. Set pre-load pada bearing (10) dan (12)
9. Berikan sedikit oli hidrolik pada bagian dalam pasangkan pada shaft (19) dengan prosedur
bearing (10) (ada 2), dan pasangkan semuanya seperti yang dijelaskan pada langkah kerja 10
pada shaft (13) dan (19) dengan di-press. diatas.

12. Pasangkan slide ring (20) pada shaft (19) di


bagian pemasukan di pump casing (51).

W2-4-15
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

Permukaan Dudukan Regulator

W2-4-16
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

13. Panaskan pump casing (51) pada 50 sampai 80° 19. Pasangkan special tool (ST 2649), (ST 2650)
C (122 sampai 176° F). menutupi bagian spline shaft (13) dan (19).

CATATAN: Bila special tool tidak ada, gulungkan


PERHATIAN : Gunakan special tool untuk vinyl tape atau lainnya, sekeliling
memasukan shaft (19) assembly, karena bagian spline shaft, untuk menjaga oil
pump casing (51) telah dipanaskan. seal (49) dari kerusakan
14. Berikan sedikit oli hidrolik pada bagian luar
bearing (10), (12) yang terpasang pada shaft
(19), pasang shaft (19) pada pump casing (51)
menggunakan special tool.
Bila ini susah untuk memasukannya, ketuklah
shaft (19) dengan guide bar atau lainnya.

PENTING : Oleskan tipis-tipis grease pada bibir


dalam oil seal (49) (ada 2).
Balok Kayu Balok
Kayu 20. Dengan mengetuk oil seal (49) (ada 2) pada shaft
(13) dan (19).

15. Pasang shaft (13) kedalam pump casing (51), 21. Lepaskan special tool (ST 2649), (ST 2650) dari
menggunakan prosedur yang sama dengan shaft (13) dan (19).
langkah kerja 14 diatas.

16. Tunggu sampai pump casing (51) menjadi dingin, 22. Pasangkan retaining ring (50) (ada 2) pada pump
dengan temperatur lebih rendah dari 40° C (104° casing (51).
F).

17. Pasang O-ring (23) (ada 2) pada stopper (24)


(ada 2), dan pasang semuanya pada pump
casing (51).

PERHATIAN : Berat pump casing :


65 kg (143 lb)

18. Pasangkan tali nylon pada pump casing (51),


angkat keatas dan posisikan dengan permukaan
dudukan regulator mengahdap keatas.

W2-4-17
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

W2-4-18
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
23. Pasang gear (270 dan (29) pada shaft (13) dan 26. Pakai THREEBOND # 1215, pada permukaan
(19), tepatkan tanda temu yang dibuat saat dudukan pompa pilot (39). Pasangkan pompa
pembongkaran, dan pasangkan retaining ring (26) pilot pada ger casing (47), dengan socket bolt
(ada 2). (36), spring washer (37), washer (38) (masing-
Bila shaft dan gear diganti, pasangkan gear masing ada 2).
sesuai dengan prosedur berikut :
• Pasangkan special tool (ST 7934) pada per-
mukaan dudukan shaft (13) dan (19) untuk
plunger (17). 27. Pasangkan gasket (32), pipe (34) pada gear
casing (47). Kencang dengan socket bolt (33)
(ada 2).

28. Pasangkan lever (60), pin (78), retaining ring (58)


(masing-masing ada 4) pada link (79) (ada 2).

PENTING : Bila link (79) rusak, kinerja pump


akan berubah. Jangan berikan
• Putar shaft (13) dan (19) ke kanan, dilihat dari beban yang berlebihan.
bagian permukaan gear (27) dan (29), sampai
saling bertemu dengan special tool. (untuk 29. Pasangkan link (29) assembli (ada 2), tepatkan
mengurangi paly dalam arah sekelilingnya). alur-parit untuk pin (57) di pump casing (51). Pada
saat itu, lever (60) ketemu selector head (66).
• Pasangkan gear (27) dan retaining ring (26)
pada spline shaft (13).
CATATAN: Kedua permukaan pin (57) adalah
• Pasang gear (29) pada spline shaft (19), de- parllel, satu sama lainnya. Masukan
ngan engaged pada gear (27). Bila tidak dapat pin tepat-lurus dengan permukaan
engaged, putar shaft (19), dala paly-nya special parallel dengan paritnya.
tool, untuk mendapatkan posisi engaged.
• Pasangkan retaining ring (26) pada spline shaft
(19).
• Lepaskan special tool.

24. Ketuk spring pin (48) (ada 2) kedalam gear casing


(47), dan pasangkan gasket (28)
Permukaan Parralel Permukaan Parralel

PERHATIAN : Berat Pump casing : 30. Gunakan sedikit oli hidrolik pada dudukan
70 kg (154 lb). permukaan plunger (17) di shaft (13) dan (19).

25. Pasangkan eye bolt (M12, Pitch 1.75) (digunakan 31. Masukan plunger (17) masing-masing ada 7)
2) pada lobang yang berulir untuk socket bolt (71) kedalam shaft (13) dan (19).
di pump casing (51), angkat keatas dengan crane.
Pertemukan gear (43) dan gear (29), pasang gear 32. Berikat grease tipis-tipis pada pin (14) (ada 2),
kedalam gear casing (47). Pasang gear casing dan kemudian pasangkan pada center shaft (15)
pada pump casing dengan bolt (53), spring (ada 2).
washer (52) (masing-masing ada 6)
33. Berikan sedikit grease (tipis-tipis) pada sekeliling
permukaan center shaft (15) (ada 2), dan
pasangkan semuanya pada shaft (13) dan (19).

W2-4-19
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

W2-4-20
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
34. Pasang spring (16) (ada 2) pada center shaft (15 41. Pasangkan regulator kanan (2) ke pump casing
(ada 2). (51), sesuai dengan prosedur berikut :

35. Masukan center shaft (15) (ada 2) dan plunger • Stel posisi sleeve, sehingga alu-parit di kedua
(17) (ada 14) kedalam rotor (18) (ada 2). sleeve di regulator kanan satu garis.
• Tempatkan regulator kanan, pada pump casing,
36. Masukan file shank atau lainnya, kedalam lobang pasang pin (59) untuk link (79) kedalam keduan
tengah di center shaft (15), putar center shaft alur-parit di sleeve.
untuk pemasangan pin (14) kedalam alur parit • Geserkan regulator kanan, sehingga spring pin
rotor (18). (Kedua pompa kiri dan pompa kanan). (54) keluar dari pump casing dapat masuk
kedalam regulator kanan.
CATATAN: Bila kedua pin tidak dapat masuk • Pasang regulator kanan pada pump casing
kedalam alur-parit di rotor, selector dengan socket bolt (1) (ada 4).
head (66) tidak dapat dipasangkan ke
pump casing (51).

37. Gunakan sedikit LOCTITE LI829, pada ulir pin


(61) (ada 4), dan kemudian pasangkan pin ke
valve plate (62, kanan) dan (77, kiri).

PENTING : Perhatikan, pada permukaan duduk-


an regulator kanan (62).

38. Masukan pin (61) (ada 2) untuk valve plate kanan


(62) kedalam lobang lever (60) (ada 2) untuk
regulator kanan (2), dan pasangkan retaining ring 42. Pasangkan regulator kiri (6) ke pump casing (51)
(58) (ada 2). dengan cara yang sama, seperti pada langkah
kerja 41, dan ikat regulator kiri dengan baut socket
(3) (ada 2) dan (5) (ada 2).
Atas

43. Pasangkan back-up ring (63), O-ring (64) dan O-


ring (6) (ada 6) kedalam pump casing (51).

44. Masukan servo piston (73) (ada 2) kedalam


PENTING : Perhatikan, pada permukaan duduk- selector head (66).
an regulator kanan (62).

39. Masukan pin (61) (ada 2) untuk valve plate kiri 45. Pasangkan pin (74) kedalam servo piston (73),
(77), kedalam lobang lever (60) (ada 2), untuk ikatkan dengan servo piston memakai set screw
regulator kiri (6), dan pasangkan retaining ring (72). (Kedua servo piston kiri dan kanan).
(58) (ada 2). Sebelumnya, berikan sedikit LOCTITE LI829 pada
ulir set screw.
40. Pasangkan O-ring (56) (ada 2), (55) (ada 10), (7)
(ada 4) dan spring pin (54) (ada 2) kedalam
pump casing (51).

W2-4-21
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

Permukaan Dudukan
Permukaan Pipa

W2-4-22
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
46. Pasangkan spring pin (65) (ada 2) kedalam
PERHATIAN : Berat Peralatan Pump :
selector head (66).
160 kg (350 lb).

PERHATIAN : Berat Selector Head :


29 kg (64 lb). 52. Pasang eye-bolt (M12, pitch 1.75) (ada 4) ke
lobang yang berulir untuk pipa pemasukan di
47. Pasangkan eye-bolt (M12, pitch 1.75) kedalam selector head (66). Angkat selector head keatas
lobang berulir untuk pipa pemasukan di selector dengan crane dan posisikan dengan sisi bagian
head (66), angkat keatas dengan crane. dudukan regulator menghadap keatas.
Pasangkan selector head pada pump casing
(51), sambil menepatkan selector head dengan 53. Pasangkan special tool (ST 2650) pada shaft.
spring pin (65). Oleskan sedikit grease pada oli seal (46) dan
pasang oli seal pad shaft (19).
CATATAN: Ukurlah clearance/ kerenggangan Tarik keluar special tool, ketuk pelahan oil seal
antara selector head dan pump casing. (46) kedalam gear casing.
Bandingkan dengan clearance yang
dicatat saat pembongkaran. Bila lebih CATATAN: Bila special tool (ST 2650) tidak ada,
besar, pin (14) tidak bias dimasukan lilitkan vynil tape atau lainnya pada
kedalam alur-parit di rotor (18), atau bagian spline shaft (19), untuk
pin (14) tidak masuk kedalam lobang melindungi oil seal dari kerusakan dan
di valve plate (62) dan (77). Pastikan kemudian pasangkan oil seal.
kondisi ini.

48. Kencangkan selector head (66) pada pump


casing (51) dengan socket bolt (71) (ada 12).

49. Pasangkan O-ring (67) (ada 4) pada selector


head (66).

50. Pasangkan O-ring (70) pada stopper S (69).


Pasangkan stopper S ke selector head (66)
dengan socket bolt (68) (ada 4). (di 2 tempat).
54. Pasangkan retaining ring (45) pada gear casing
(47).

51. Pasang O-ring (75) pada stopper L (76). Pasang 55. Isikan oli engine sebayak 1 Liter (0,2642 US gal)
stopper L ke selector head (66) dengan socket kedalam gear casing (47) melalui lobang untuk
bolt (68) (ada 4). (di 2 tempat). plug (25).

PENTING : Lobang breather untuk plug (25),


lokasinya berada di sisi sebelah kitri,
bila dilihat dari depan gear casing
(47).

56. Liliti plug (25) dengan seal tape dan pasangkan ke


gear casing (47).

57. Masukan level gauge (35) kedalam pipa (34).

W2-4-23
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

MEMBONGKAR REGULATOR

Regulator Kiri Regulator Kanan

1- Pipe 10- Spool 18- Lock Nut 26- Spool


2- Socket bolt (ada 2) 11- Sleeve 19- Lock Nut 27- Piston
3- Solenoid Valve 12- Piston 20- Socket Bolt (ada 4) 28- Cylinder
4- Lock Nut 13- Cylinder 21- Stopper Assembly 29- O-Ring
5- Lock Nut 14- O-ring 22- O-Ring 30- Back-up Ring
6- Stopper assembly 15- Cover 23- Spring 31- O-Ring
7- O-Ring 16- Set Bolt 24- Spring 32- Socket Bolt (ada 4)
8- Spring 17- Lock Nut 25- Sleeve 33- Cover
9- Casing

W2-4-24
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
Membongkar Regulator

• Regulator digunakan untuk pompa kanan dan 5. Tarik keluar spring (23) dan (24) dari casing
pompa kiri. Struktur bagian dalam regulator adalah (9).
persis sama, dan perbedaannya hanya di
accessory-nya saja. Penjelasan disini untuk 6. Masukan bar bulat kedalam lobang di casing
regulator kiri. (9). Dorong ujung spool (26), dorong keluar
cylinder (28), sleeve (25) dan spool dari casing.
PENTING : Bila adjusting screw (4, 5, 16, 17, 18 Pada saat yang sama, piston (27) dilepaskan
dan 19) dibongkar, akan merubah dengan cylinder.
nilai setting-nya. Sehingga jangan
lakukan pembongkaran adjusting 7. Tarik keluar piston (27) dari cylinder (28).
crew diatas.
Bila adjusting screw ini, harus 8. Lepaskan spring (8) dari casing (9).
dibongkar lakukan penyetelan sesuai
prosedur daripada test kinerja, 9. Masukan bar bulat kedalam lobang di casing
setelah perakitan. (9). Dorong ujung spool (10), dorong keluar
cylinder (13), sleeve (11) dan spool. Pada saat
1. Jepit casing (9) di ragum, kemudian lepaskan yang sama, piston (12) dilepaskan dengan
pipe (1) dari casing. cylinder.

10. Tarik keluar piston (12) dari cylinder (13).


2. Lepaskan socket bolt (2) (ada 2) dan lepas
solenoid valve (3) dari casing (9).

PENTING : Jangan kendurkan set bolt (16), lock


nut (17), (18) dan (19). Karean akan
merubah nilai setting-nya

3. Lepaskan socket bolt (20) (ada 4), kemudian


lepaskan cover (15) dari casing (9). Pada saat
yang sama, set bolt (16) dan stopper assembly
(21) dilepaskan bersama dengan cover.

PENTING : Jangan kedurkan lock nut (4) dan (5).


Karena, akan merubah nilai setting.

4. Lepaskan socket bolt (32) (ada 4), kemudian


lepaskan cover (33) dari casing (9). Pada saat
yang sama, stooper assembly (60 dilepaskan
dengan cover.

W2-4-25
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

MERAKIT REGULATOR

Regulator Pompa Kiri Regulator Pompa Kanan

1- Pipe 10- Spool 18- Lock Nut 26- Spool


2- Socket bolt (ada 2) 11- Sleeve 19- Lock Nut 27- Piston
3- Solenoid Valve 12- Piston 20- Socket Bolt (ada 4) 28- Cylinder
4- Lock Nut 13- Cylinder 21- Stopper Assembly 29- O-Ring
5- Lock Nut 14- O-ring 22- O-Ring 30- Back-up Ring
6- Stopper assembly 15- Cover 23- Spring 31- O-Ring
7- O-Ring 16- Set Bolt 24- Spring 32- Socket Bolt (ada 4)
8- Spring 17- Lock Nut 25- Sleeve 33- Cover
9- Casing

W2-4-26
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
Merakit Regulator

PENTING : Dua lobang untuk sleeve di casing 9. Pasangkan O-ring (22) dan spring (23), (24) pada
(90, adalah sama, dan bagian yang stopper assembly (21) pada cover (15).
miring pada bagiannya adalah persis Pasangkan caver pada casing (9) dengan socket
sama. Perhatikan jangan sampai bolt (20) (ada 4).
salah dalam perakitannya. Lakukan
assembling seperti dalam gambar.

1. Bersihkan semua bagian part dan berilah oli


hidrolik. 10. Dengan socket bolt (2) (ada 2), pasang solenoid
valve (3) pada casing (9).
PENTING : Perhatikan arah untuk sleeve (1),
spool (10) dan piston (12) saat
perakitan.
11. Oleskan sedikit grease pada bagian ulir di pipe (1).
2. Masukan spool (10) kedalam sleeve (11). Pasangkan pipe (1) pada casing (9).
Dengan bar bulat pasangkan ke posisinya dekat
pada bagian tengah casing (9).

3. Pasangkan O-ring pada cylinder (13).

4. Masukan piston (12) kedalam cylinder (13),


kemudian rakitkan pada casing (9).

PENTING : Perhatikan arah untuk sleeve (25)


dan spool (26)) saat perakitan.

5. Masukan spool (26) kedalam sleeve (25), dengan


bar bulat, untuk memasngkan di posisinya dekat
pada bagian tengah casing (9).

6. Pasangkan O-ring (29), (31) dan back-up ring


(30) pada cylinder (28).

7. Masukan piston (27) kedalam cylinder (28),


kemudian pasangkan cylinder kedalam casing
(9).

8. Pasangkan O-ring (7) dan spring (8) pada


stopper assembly (6) pada cover (33). Pasang
cover pada casing (9) dengan socket bolt (32)
(ada 4).

W2-4-27
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

MEMBONGKAR SOLENOID VALVE

1- Socket Bolt 7- Spring 13- Orifice 19- O-Ring


2- Solenoid 8- O-Ring 14- Plate 20- Filter
3- Spring 9- O-Ring 15- Wave Washer 21- O-Ring
4- O-ring 10- O-Ring 16- Filter
5- Diaphragm 11- Sleeve 17- Body
6- Retaining Ring 12- Spool 18- O-Ring

W2-4-28
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
Membongkar Solenoid Valve PENTING : Jangan melepas orifice (13) dari
spool (12).
• Hati-hatilah jangan sampai merusak permukaan
temu untuk regulator.
4. Lepaskan retaining ring (6), kemudian lepaskan
• Saat penggantian part bagian dalam, gantilah spring (7) dan spool (12).
solenoid secara assembly.
• Perhatikan jangan samapi mengetuk bagian CATATAN: Spool 97) dan spool (12), harus ditarik
solenoid. keluar dengan arah berlawanan
• Saat melepas konektor, jangan di congkel, tetapi
tarik keluar secara lurus/ rata. 5. Lepaskan filter (160 dari body (17)..
1. Lepaskan socket bolt (1), kemudian lepaskan
solenoid (2) dan O-ring (4).
CATATAN: Saat membersihkan filter (16), pertma
tiup filter dengan aingin dari kedua
arah permukaan, dan terakhir tiuplah
CATATAN: Saat solenoid (2) dilepaskan, O-ring filter dengan angin dari sisi-bagian luar
(4) dan spring (3) akan terbawa keluar (bagian yang berulir)
bersama

2. Gunakan special tool (ST 2953), tarik keluar


sleeve (11) secara assembly dari body (17).

CATATAN: Saat menarik keluar sleeve (11), built-


in plate (14) dan wave washer (15)
akan terbawa keluar bersama.

3. Lepaskan plate (14) dan wave washer (15) dari


body (17).

W2-4-29
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

MERAKIT SOLENOID VALVE

1- Socket Bolt 7- Spring 13- Orifice 19- O-Ring


2- Solenoid 8- O-Ring 14- Plate 20- Filter
3- Spring 9- O-Ring 15- Wave Washer 21- O-Ring
4- O-ring 10- O-Ring 16- Filter
5- Diaphragm 11- Sleeve 17- Body
6- Retaining Ring 12- Spool 18- O-Ring

W2-4-30
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
Merakit Solenoid Valve PENTING : Saat pemasangan sleeve (11), tahan
ujung sleeve dan ujung body (17)
1. Pasangkan filter (16), (20) pada body (17). pada posisi yang sama.
Untuk itu, saat pemasangan sleeve,
hati-hatilah jangan di congkel dan
dapat menyebabkan kerusakan pada
2. Pasang wave washer (15) dan plate (14) pada O-ring.
body (17).
5. Gunakan special tool (ST 2963), pasang sleeve
CATATAN: Saat body (17) dimasukan horizontal, (11) assembly pada body (17).
berikan sedikit grease pada wave
washer (15) dan plate (14) untuk CATATAN: Bilamana tidak ada special tool (ST
menjaga tidak lepas keluar. 2953), kencangkan solenoid (2), ber-
Setelah perakitan, periksa kelurusan selang-seling dengan socket bolt (1)
letak dari plate (14). (ada 2). Kemudian ujung sleeve (11)
dan ujung body, harus ditempatkan
3. Pasangkan O-ring (8), (9) dan (10) pada sleeve pada posisi yang sama. Pasangkan
(11). solenoid.

4. Masukan spool (12) kedalam sleeve (11),


kemudian pasangkan spring (7), retaining ring (6)
dan diaphragm (5) pada spool (12).

CATATAN: Pemasangan diaphragm (5) dan


tempatkan bagian yang berkerut
menghadap keluar.
Setelah pemasangan, periksa spool
(12) harus bergerak halus.

6. Pasangkan solenoid (2) pada body (17) dengan


socket bolt (1) (ada 2).

W2-4-31
UPPERSTRUCTURE / Pump Device

MEMBONGKAR DAN MERAKIT PILOT PUMP

W2-4-32
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
PENTING : Housing terbuat dari almunium. Hati-hatilah jangan sampai merusakannya. Untuk itu, berhati-
hatilah dan lakukan kontrol dalam torque pengikatan.

Torque Pengikatan
Ukuran
No. Nama Bagian/ Part Qt’y Keterangan
Kunci (mm) N.m Kgf.m (lbf.ft)
1 Housing 1
2 Flange 1
Berikan sedikit grease pada
3 Oil Seal 1
bushing saat pemasangan
5 Retaining Ring 1
Berikan sedikit grease saat
6 Seal 2
pemasangan
7 Cover 1
Berikan sedikit grease saat
9 Back-up Ring 2
pemasangan
10 Key 2
Berikan sedikit grease saat
12 O-ring 2
pemasangan
13 Gear 1
14 Gear 1
15 Washer 4
4 ~ 4,5
16 Bolt 4 39 ~ 44
(28,9 ~ 32,5)
Berikan sedikit oli hidrolik saat
26 Bushing 2
pemasangan
Berikan sedikit oli hidrolik saat
27 Bushing 2
pemasangan

W2-4-33
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
STANDAR PERAWATAN

Pump Device:

Satuan: mm ((in)
Standar Batas Di-izinkan Perbaikan
Gear Backlash 0,68 (0,027) 1,5 (0,059)

Main Pump:

1. Drive Disc: Ketebalan Tooth Spline

Satuan: mm (in)
Standar Batas Di-izinkan
5,4 (0,213) 3,8 (0,150)

2. Drive Disc: Diameter Luar Oil Seal

Satuan: mm (in)
Standar Batas Di-izinkan
1 45 (1,77) 44,8 (1,76)
2 55 (2,17) 54,8 (2,16)
3 55 (2,17) 54,8 (2,16)

3. Spherical Joint: Clearance/ kerenggangan antara


plunger dan drive disc.

Satuan: mm (in)
Standar Batas Di-izinkan
0,058 (0,0023) 0,4 (0,0157)

4. Cylinder Block: Clearance/ kerenggangan antara


diameter luar plunger dan lobang cylinder block.
D-a
Satuan: mm (in)
Standar Batas Di-izinkan
0,043 (0,0017) 0,08 (0,0031)

W2-4-34
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
5. Clearance/ kerenggangan plunger, antara connec-
ting rod dan plunger.

Satuan: mm (in)
Standar Batas Di-izinkan
0,15 (0,0059) 0,4 (0,0157)

6. Clearance/ kerenggangan antara Diameter Dalam


small chamber dan Diameter Luar servo piston.

D-a
Satuan: mm (in)
Standar Batas Di-izinkan
0,083 (0,0033) 0,2 (0,0079)

7. Clearance/ kerenggangan antara Diameter Dalam


large chamber dan Diameter Luar servo piston.

D -a
Satuan: mm (in)
Standar Batas Di-izinkan
0,079 (0,0031) 0,02 (0,0079)

8. Clearance/ kerenggangan antara servo piston.pin


dan valve plate
D-a
Satuan: mm (in)
Standar Batas Di-izinkan
0,051 (0,0020) 0,3 (0,0118)

W2-4-35
UPPERSTRUCTURE / Pump Device
(Kosong)

W2-4-36
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

MELEPAS DAN MEMASANG CONTROL


VALVE

PERHATIAN : Cairan yang keluar adalah


ber-tekanan yang dapat menembus kulit.
Menye-babkan kecelakaan yang serius.
Hindari bahaya ini, dengan membuang
tekanannya sebelum melepas hose hidrolik
atau saluran lainnya.
Oli Hidrolik menjadi panas setelah bekerja,
dan akan menyembur, dapat mengakibatkan
luka bakar. Pastikan untuk menunggu
sampai oli menjadi dingin sebelum mulai
bekerja.
Tutup tangki oli hidrolik, akan terbang bila
melepaskannya tanpa membuang tekanan
didalam dahulu. Tekan air release valve
yang ada dibagian atas tangki oli hidrolik,
untuk membuang sisa tekanan yang ada.

Persiapan :

1. Tempatkan mesin ditempat yang kokoh, dan rata


permukaannya.

2. Matikan engine. Tekan air release valve yang


ada dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk
membuang tekanan yang tersisa.(Lihat pada
bagian “Membuang tekanan dari sirkuit hidrolik”
di halaman W4-2-15).

3. Lepaskan tutup tangki oli hidrolik. Sambungkan


sebuah vacuum pump, untuk menjaga tekanan
negatip didalam tangki oli hidrolik.

CATATAN: Pastikan vacuum pump tetap hidup,


selama/ sambil bekerja pada sistem
hidrolik

W2-5-1
UPPERSTRUCTURE / Control Valve
Melepas (ZXAIS200, 200-E) : Tempat Dudukan Lifting Arm 2 Swing
Arm 1
Tool (M10, Pitch 1.5)
Boom 2
CATATAN: Control valve ZAXIS225US, 225USR Auxilliary
dipasang dalam berbeda arah,
walaupun bila dilihat body-nya sama.
PENTING : Pasangkan label atau tag, untuk Travel Kiri
membantu dalam perakitan/ pes-
masangan kembali Travel Kanan

PENTING : Tutup/ sumbat semua ujung hose


dan pipa yang dilepas. Boom 1

Bucket
1. Lepaskan semua hose, pipa dan konektor-konektor
dari control valve.
Tempat Dudukan Lifting
Tool (M10, Pitch 1.5)

Arm 1 Swing

2. Lepaskan bolt (1) (ada 4) dudukan control valve.

Swing
Arm 1
PERHATIAN : Berat Control Valve : Boom 2
183 Kg (400 lb).
Auxillary

3. Pasang eyebolt (M10, Pitch 1.5) (digunakan 2) Arm 2


pada control valve, angkat dan lepaskan control Travel Kiri
valve dari bracket (2) dengan menggunkan crane. Boom 1
Bucket
Travel Kanan
Memasang :
CATATAN: Lihat pada bagian “Melepas” diatas,
untuk ukuran kunci dan torque
pengikatan..

PERHATIAN : Berat Control Valve:


183 kg (400 lb)

1. Pasangkan control valve dengan bolt (1) (ada 4).

2. Sambungkan semua hose, pipa-pipa dan konektor,


pada control valve.

3. Sambungkan semua hose dan pipa ke control


valve.

PENTING : Setelah pemasangan selesai, periksa


level oli hidrolik. Tambahkan oli bila
perlu. Hidupkan engine dan periksa
komponennya adakah kebocoran.

W2-5-2
UPPERSTRUCTURE / Control Valve
Melepas (ZXAIS225US, 225USR) :

CATATAN: Control valve ZAXIS200, 200-E Main Relief


dipasang dalam arah yang berbeda, Valve
walaupun bila dilihat body-nya sama.
PENTING : Pasangkan label atau tag, untuk
membantu dalam perakitan/ pes- Travel Kiri Tempat Dudukan Lifting
masangan kembali Auxilliary Tool (M10, Pitch 1.5)

PENTING : Tutup/ sumbat semua ujung hose Boom


dan pipa yang dilepas.
Arm 1

1. Lepaskan semua hose, pipa dan konektor-konektor Swing


dari control valve.

Travel Kanan
Tempat Dudukan Lifting
Tool (M10, Pitch 1.5) Bucket

Arm 2 Boom 1

2. Lepaskan bolt (1) (ada 4) dudukan control valve.

PERHATIAN : Berat Control Valve :


183 Kg (400 lb).

3. Pasang eyebolt (M10, Pitch 1.5) (digunakan 2)


pada control valve, angkat dan lepaskan control
valve dari bracket (2) dengan menggunakan crane.

Memasang :
CATATAN: Lihat pada bagian “Melepas” diatas,
untuk ukuran kunci dan torque
pengikatan..

PERHATIAN : Berat Control Valve:


183 kg (400 lb)

1. Pasangkan control valve dengan bolt (1) (ada 4).

2. Sambungkan semua hose, pipa-pipa dan konektor,


pada control valve.

3. Sambungkan semua hose dan pipa ke control


valve.

PENTING: Setelah pemasangan selesai, periksa


level oli hidrolik. Tambahkan oli bila
perlu. Hidupkan engine dan periksa
komponennya adakah kebocoran.

W2-5-3
UPPERSTRUCTURE / Control Valve
Melepas (ZXAIS230, 270) :
CATATAN: Control valve ZAXIS200, 200E,
225UR, 225USR dipasang dalam arah
berbeda, walaupun bila dilihat body- Body Depan
nya sama. Travel Kanan
Bucket
PENTING: Pasangkan label atau tag, untuk Boom 1
membantu dalam perakitan/ pema- Arm 2
Travel Kiri
sangan kembali
Tempat Dudukan Lifting
PENTING: Tutup/ sumbat semua ujung hose Main Relief Tool (M10, Pitch 1.5)
dan pipa yang dilepas. Valve

1. Lepaskan semua hose, pipa dan konektor-konektor


dari control valve. Tempat Dudukan Lifting
Tool (M10, Pitch 1.5)
Auilliary
Boom 2
Arm 1
Swing

Port
Swing Make-up

2. Lepaskan bolt (1) (ada 4) dudukan control valve.

PERHATIAN : Berat Control Valve :


160 kg (350 lb)
3. Pasang eyebolt (M10, Pitch 1.5) (digunakan 2)
pada control valve, angkat dan lepaskan control
valve dari bracket (2) dengan menggunkan crane.

Memasang (ZAXIS 230, 270) :


CATATAN: Lihat pada bagian “Melepas” diatas,
untuk ukuran kunci dan torque
pengikatan..

PERHATIAN : Berat Control Valve:


160 kg (350 lb)

1. Pasang eye bolt (M10, Pitch 1.5) (ada 2) pada


control valve, angkat dan tempatkan control valve
pad bracket (2) dengan menggunakan crane.

2. Sambungkan semua hose, pipa-pipa dan konektor,


pada control valve.

3. Sambungkan semua hose dan pipa ke control


valve.
PENTING : Setelah pemasangan selesai, periksa
level oli hidrolik. Tambahkan oli bila
perlu. Hidupkan engine dan periksa
komponennya adakah kebocoran.

W2-5-4
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

MEMBONGKAR CONTROL VALVE, BAGIAN


4- SPOOL

1- Housing 15- Piston 29- Spring 43- Cap


2- Overload Relief Valve 16- Spring 30- Spacer 44- Socket Bolt
3- O-Ring 17- Body 31- O-Ring 45- Cap
4- Pilot Housing 18- O-Ring 32- Backup Ring 46- Socket Bolt
5- Socket Bolt 19- O-Ring 33- Spool 47- Cap
6- O-Ring 20- Sleeve 34- Overload Relief Valve 48- Socket Bolt
7- Overload Relief Valve 21- Backup Ring 35- Poppet 49- Cap
8- Spool Assembly 22- O-Ring 36- Spring 50- O-Ring
(Travel Kanan)
9- Spool Assembly (Bucket) 23- O-Ring 37- Plug 51- Bolt
10- Spool Assembly (Boom I) 24- Backup Ring 38- O-Ring 52- Spring Seat
11- Spool Assembly (Arm 2) 25- Spool 39- O-Ring 53- Spring
12- Socket Bolt 26- Poppet 40- Socket Bolt 54- Spring Seat
13- Plug 27- Spring Washer 41- Cap 55- Spool
14- O-Ring 28- Spring 42- Socket Bolt

W2-5-5
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

• Pastikan telah membaca dan mengerti “Waspadalah 7. Lepaskan overload relief valve (2, 7) dari housing
Dalam Membongkar dan Merakit” (W1-1-1) sebelum (1).
memulai pekerjaan membongkar.
• Pasangkan tag/ tanda indetifikasi pada spool dan
posisi dudukannya di housing sesuai urutannya untuk
8. Lepaskan socket bolt (40, 42, 44, 46) dari housing
menghindari kesalahan dalam perakitan.
(1) untuk melepas cap (41, 43, 45, 47) dan O-ring
(39).
1. Lepaskan socket bolt (5) dari housing (1), dan
lepas pilot housing (4) dan O-ring (3,6).

9. Lepaskan plug (38), O-ring (37), spring (36) dan


poppet (35) dari housing (1).
PENTING : Lepas spool (8, 9, 10, 11) secara hati-
hati sambil menggerakannya, bila
macet biarkan sebentar, coba lagi
untuk membuang kotoran yang 10. Lepaskan socket bolt (48) dari housing (1) untuk
membuat kesat. melepas cap (49), O-ring (50) dan spool (55)
Buatlah tanda identifikasi pada spool assembli.
(8, 9, 10, 11) dan housing (1), sesuai
urutannya, untuk menghindari ke-
bingungan dalam perakitan. 11. Jepit spool (55) dengan kayu dan tempatkan pada
ragum. Lepaskan bolt (51), spring seat (52), spring
2. Lepaskan spool assembli (8, 9, 10 11), spring (29) (53) dan spring seat (54).
dan spool (33) assembli dari housing (1).

Catatan : Jangan bongkar spool (33) assembli,


bila tidak perlu.. 12. Lepaskan overload relief valve (34) dari housing
(1).
3. Kendurkan plug (13) dari body (17).

4. Lepaskan socket bolt (12) dari housing (1).


Lepaskan body (17) assembli dan O-ring (18 dan
19).

5. Lepaskan plug (13), O-ring (14), piston (15) dan


spring (16) dari body (17).

6. Lepaskan sleeve (20), spool (25), poppet (26),


spring washer (27) dan spring (28) dari housing (1).
Lepaskan backup ring (21, 24), O-ring (22, 23) dari
sleeve (20).

W2-5-6
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

Travel Kanan Bucket Boom 1 Arm 2

8- Spool (Travel kanan) 63- Spring Seat 74- Plug 85- Back-up Ring
9- Spool (Bucket) 64- Plug 75- Bolt 86- Olug
10- Spool (Boom 1) 65- Back-up Ring 76- Spring Seat 87- Bolt
11- Spool (Arm 2) 66- O-Ring 77- Spring 88- Spring Seat
56- Bolt 67- Sleeve 78- Spring Seat 89- Spring Seat
57- Spring Seat 68- Spring 79- Plug 90- Spring
58- Spring 69- Poppet 80- Back-up Ring 91- Spring
59- Spring Seat 70- Poppet 81- O-Ring 92- Spring Seat
60- Bolt 71- Spring 82- Poppet 93- Spring Seat
61- Spring Seat 72- O-Ring 83- Spring
62- Spring 73- Back-up Ring 84- O-Ring

W2-5-7
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

• Membongkar spool (Travel Kanan) • Membongkar spool boom 1


13. Jepit spool (8) dengan kayu lunak pada ragum. 19. Jepit spool (10) dengan kayu lunak pada ragum.
Lepaskan bolt (56), spring seat (57), spring (58) Lepaskan bolt (75), spring seat (76), spring (77)
dan srpring seat (59). dan srpring seat (78).

• Membongkar spool bucket 20. Panaskan bagian plug (79) spool (10) dengan drier
14. Jepit spool (9) dengan kayu lunak pada ragum. untuk melelehan LOCTITE. Lepaskan plug (79)
Lepaskan bolt (60), spring seat (61), spring (62) dengan menggunakan tool (ST 5909).
dan srpring seat (63).

15. Panaskan bagian plug (64) spool (9) dengan drier


untuk melelehan LOCTITE. Lepaskan plug (64)
dengan menggunakan tool (ST 5909).

21. Putar balik spool (10) dan jepitkan ke ragum.


Panaskan bagian plug (86) spool (10) dengan
drier, untuk melelehkan LOCTITE. Lepaskan plug
(86) menggunakan tool (ST 5909).

16. Lepaskan sleeve (67), spring (68) dan poppet (69)


dari spool (9).

17. Putar balik spool (9) dan jepitkan ke ragum.


Panaskan bagian plug (74) spool (9) dengan drier,
untuk melelehkan LOCTITE. Lepaskan plug (74) 22. Lepaskan spring (83) dan poppet (82) dari spool
menggunakan tool (ST 5909). (10).

• Membongkar spool (arm 2).


23. Jepit spool (11) dengan kayu lunak pada ragum.
Lepaskan bolt (87), spring seat (88, 89), spring
(90,91) dan srpring seat (92, 93).

18. Lepaskan spring (71) dan poppet (70) dari spool


(9).

W2-5-8
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

1- Housing 106- Spool 119- O-Ring 132- O-Ring


94- Poppet 107- Body 120- Nut 133- Flange
95- Poppet 108- Socket Bolt 121- Nut 134- Socket Bolt
96- Spring 109- O-Ring 122- Socket Bolt 135- Spool
97- Plug 110- Plug 123- O-Ring 136- Spring
98- Spring 111- Poppet 124- Plug 137- O-ring
99 Sleeve 112- Spring 125- Poppet 138- Flange
100- O-Ring 113- O-Ring 126- Spring 139- Socket Bolt
101- O-Ring 114- O-Ring 127- O-Ring 140- O-ring
102- Plug 115- O-Ring 128- Flange 141- Flange
103- O-Ring 116- Body 129- Socket Bolt 142- Socket Bolt
104- Spring Seat 117- O-Ring 130- Poppet
105- Spring 118- Screw 131- Spring

W2-5-9
UPPERSTRUCTURE / Control Valve
24. Kendurkan plug (102) dari body (107). 32. Lepaskan socket bolt (139) dari housing (1).
Lepaskan flange (138), O-ring (137), spring (136)
dan spool (135) dari housing (1).
25. Lepaskan socket bolt (108), dari housing (1), untuk
melepas body (107) dan O-ring (100, 101).

26. Lepaskan plug (102), O-ring (103), spring seat


(104), aspring (105) dan spool (106) dari body
(107).

27. Lepaskan sleeve (9), spring (98), plug (97), spring


(96) dan poppet (95,94) dari housing (1).

28. Lepaskan socket bolt (122) dari housing (1) untuk


melepas body (116) secara assembli, O-ring (113,
114, 115).

CATATAN: Jangan melepas nut (120, 121) dan


screw (118) dari body (116) bila tidak
perlu.

29. Lepaskan spring (112) dan poppet (111) dari


housing (1).

30. Lepaskan socket bolt (129) dari housing (1).


Lepaskan flange (128), O-ring (127), spring (126)
dan poppet (125) dari housing (1).

31. Lepaskan socket bolt (134) dari housing (1).


Lepaskan flange (133), O-ring (132), spring (131)
dan poppet (130) dari housing (1).

W2-5-10
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

MEMBONGKAR CONTROL VALVE, BAGIAN


5-SPOOL

145- Housing 159- Piston 173- Plug 187- Cap


146- O-Ring 160- Spring 174- Back-up Ring 188- Socket Bolt
147- Main relief Valve 161- Body 175- O-Ring 189- Cap
148 Socket Bolt 162- O-ring 176- Spring 190- Socket Bolt
149- O-ring 163- O-ring 177- Poppet 191- Cap
150- Pilot Housing 164- Sleeve 178- Overload relief Valve 192- Socket Bolt
151- Spool (Travel kiri) 165- Back-up Ring 179- O-Ring 193- Socket Bolt
152- Spool (Auxilliary) 166- O-ring 180- O-Ring 194- Cap
153- Spool (Boom 2) 167- O-ring 181- Overload Relief Valve 195- O-Ring
154- Spool (Arm 1) 168- Back-up Ring 182- O-rRing 196- Spring Washer
155- Spool (Swing) 169- Spool 183- Cap 197- Spring
156- Socket Bolt 170- Poppet 184- Socket Bolt 198- Spool
157- Plug 171- Spring Washer 185- Cap
158- O-Ring 172- Spring 186- Socket Bolt

W2-5-11
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

• Pastikan telah membaca dan mengerti “Was- 7. Lepaskan plug (173), spring (176) dan poppet
padalah Dalam Membongkar dan Merakit” (W1-1- (177) dari housing (145).
1) sebelum memulai pekerjaan membongkar.
• Pasangkan tag/ tanda indetifikasi pada spool dan 8. Lepaskan overload relief valve (178) dan main
posisi dudukannya di housing sesuai urutannya relief valve (147) dari housing (145).
untuk menghindari kesalahan dalam perakitan.

1. Lepaskan socket bolt (148) dari housing (145).


9. Lepaskan socket bolt (184, 186, 188, 190, 192)
Lepas pilot housing (15)) dan O-ring (149).
dari housing (145). Lepaskan cap (183, 185, 187,
189, 191) dan O-tring (182) dari housing (145).

PENTING: Lepas spool (151, 152, 153, 154, 154)


secara hati-hati sambil meng- 10. Lepaskan socket bolt (193) dari housing (145).
gerakannya, bila macet biarkan Lepaskan cap (194), O-ring (195), spring washer
sebentar, coba lagi untuk membuang (196), spring (197) dan spool (198) dari housing
kotoran yang membuat kesat. (145).
Buatlah tanda identifikasi pada spool
(151, 152, 153, 154, 154) dan housing
(1), sesuai urutannya, untuk
menghindari kebingungan dalam 11. Lepaskan overload relief valve (181) dari housing
perakitan. (145)

2. Lepaskan spool (151, 152, 153, 154, 155) assembli


dari housing (145).

3. Kendurkan plug (157) dari body (161).

4. Lepaskan socket bolt (156) dari housing (145).


Lepas body (161) assembli dan O-ring (162).

5. Lepaskan plug (157), O-ring (158), piston (159) dan


spring (160) dari body (161).

6. Lepaskan sleeve (164), spool (169), poppet (170),


spring washer (171) dan spring (172) dari housing
(145).

2-5-12
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

Travel Kiri Auxillary Boom 2 Arm 1 Swing

151- Spool (Travel Kiri) 201- Spring 209- Spring Seat 215- Bolt
152- Spool (Auxillairy) 202- Spring Seat 209- Spring 216- Spring Seat
153- Spol (Boom 2) 203- Bolt 210- Spring Seat 217- Spring
154- Spool (Arm 1) 204- Spring Seat 211- Bolt 218- Spring Seat
155- Spool (Swing) 205- Spring 212- Spring Seat
199- Bolt 206- Spring seat 213- Spring
200- Spring Seat 207- Bolt 214- Spring Seat

W2-5-13
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

• Membongkar spool (travel kiri)


12. Jepit spool (151) dengan potongan kaju lunak di
ragum. Lepaskan bolt (199), spring seat (200),
spring (201) dan spring seat (202).

• Membongkar spool (auxillary)


13. Jepit spool (152) dengan potongan kaju lunak di
ragum. Lepaskan spring (203), spring seat (204),
spring (205) dan spring seat (206).

• Membongkar spool (boom 2)


14. Jepit spool (153) dengan potongan kaju lunak di
ragum. Lepaskan bolt (207), spring seat (208),
spring (209) dan spring seat (210).

• Membongkar spool (arm 1)


15. Jepit spool (154) dengan potongan kaju lunak di
ragum. Lepaskan bolt (211), spring seat (212),
spring (213) dan spring seat (214).

• Membongkar spool (swing)


16. Jepit spool (155) dengan potongan kaju lunak di
ragum. Lepaskan bolt (215), spring seat (216),
spring (217) dan spring seat (218).

W2-5-14
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

145- Housing 235- O-Ring 252- Spring 269- Sleeve


219- Socket Bolt 236- Spring Seat 253- Poppet 270- Spring
220- Cover 237- Spring 254- Socvket Bolt 271- Plug
221- O-Ring 238- Spool 255- Flange 272- Spring
222- Socket Bolt 239- Body 256- O-Ring 273- Poppet
223- Flange 240- Socket Bolt 257- Spring 274- Poppet
224- O-ring 241- O-Ring 258- Poppet 275- Socket Bolt
225- Spring 242- Plug 259- Plug 276- Cover
226- Poppet 243- O-Ring 260- O-Ring 277- O-Ring
227- O-Ring 244- Sleeve 261- Spring Seat 278- Socket Bolt
228- Plug 245- Spring 262- Spring 279- Flange
229- Socket Bolt 246- Plug 263- Spool 280- O-ring
230- Flange 247- Spring 264- Body 281- Spring
231- O-ring 248- Poppet 265- Socket Bolt 282- Poppet
232- Spring 249- Poppet 266- O-Ring
233- Poppet 250- Plug 267- Plug
234- Plug 251- O-Ring 268- O-Ring

W2-5-15
UPPERSTRUCTURE / Control Valve
17. Lepaskan socket bolt (229) dari housing (145) 25. Lepaskan sleeve (244), spring (245), plug (246),
untuk melepas flange (230), O-ring (231), spring spring (247) dan poppet (248, 249) dari housing
(232) dan poppet (233). (145).

26. Kendurkan plug (259) dari body (254).


18. Lepaskan plug (250), O-ring (251), spring (252)
dan poppet (253) dari housing (145).
27. Lepaskan socket bolt (265) dari housing (145)
untuk melepas body (264) secara keseluruhan dan
O-ring (268).
19. Lepaskan socket bolt (229) dari housing (145)
untuk melepas flange (223), O-ring (224), spring
(225) dan poppet (226).
28. Lepaskan plug (259), O-ring (260), spring seat
(261), spring (262), dan spool (263) dari body
(264).
20. Lepaskan socket bolt (254) dari housing (145)
untuk melepas flange (255), O-ring (256), spring 29. Lepaskan sleeve (269), spring (270), plug (271),
(2257) dan poppet (258). spring (272) dan poppet (273, 274) dari housing
(145).

21. Lepaskan socket bolt (278) dari housing (145)


untuk melepas flange (279), O-ring (280), spring
(281) dan poppet (282).

22. Lepaskan plug (234) dari body (239).

23. Lepaskan socket bolt (240) dari housing (145)


untuk melepas body (239) secara assembli dan O-
ring (234).

24. Lepaskan plug (234), O-ring (235), spring seat


(236), spring (237) dan spool (238) dari body (239).

W2-5-16
UPPERSTRUCTURE / Control Valve
MEMBONGKAR DAN MERAKIT BAGIAN
4-SPOOL DAN 5-SPOOL.

1- Housing 294- O-Ring 307- O-Ring 320- O-Ring


145- Housing 295- Spring 308- O-Ring 321- Socket Bolt
283- Socket Bolt 296- Poppet 309- O-Ring 322- Flange
284- Flange 297- O-Ring 310- O-Ring 323- O-Ring
285- O-Ring 298- O-Ring 311- O-Ring 324- Flange
286- Spring 299- O-Ring 312- O-Ring 325- Poppet
287- Poppet 300- O-Ring 313- O-Ring 326- Socket Bplt
288- Plug 301- O-Ring 314- O-Ring 327- Flange
289- O-Ring 302- O-Ring 315- O-Ring 328- O-Ring
290- Spring 303- O-Ring 316- O-Ring 329- Flange
291- Poppet 304- O-Ring 317- O-Ring 330- Poppet
292- Socket Bolt 305- O-Ring 318- O-Ring 331- Socket Bolt
293- Flange 306- O-Ring 319- O-Ring

W2-5-17
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

• Pastikan telah membaca dan mengerti “Was-


padalah Dalam Membongkar dan Merakit” (W1-1-
1) sebelum memulai pekerjaan membongkar.

Membongkar : Merakit :

1. Lepaskan socket bolt (283, 292) dari housing (1) 1. Pasangkan O-ring (297 sampai 320) pada
untuk melepas flange (284, 293), O-ring (285, 294), permukaan dudukan housing.
spring (286, 295) dan poppet (287, 296).
PERHATIAN : Berat Housing (1) :
75 kg (165 lb).
2. Lepaskan plug (288), O-ring (289), spring (290), Berat Housing (145) :
dan poppet (291) dari housing (1). 74 kg (163 lb).

2. Sambungkan housing (1) dan housing (145)


dengan socket bolt (331).
3. Lepaskan socket bolt (321, 326) dari housing (145)
untuk melepas flange (322, 327), O-ring (323, 328),
spring (324, 329) dan poppet (325, 330).

3. Pasangkan poppet (325, 330), spring (324, 329),


PERHATIAN : Berat Housing (1) : O-ring (323, 328), flange (322, 327) dan socket
75 kg (165 lb). bolt (321, 326) pada housing (145).
Berat Housing (145) :
74 kg (163 lb).

4. Lepaskan socket bolt (331), dan pisahkan housing


(1) dan housing (145). 4. Pasangkan poppet (291), spring (290, O-ring (289)
dan plug (288) kedalam housing (1).

5. Lepaskan O-ring (297 sampai 320) dari permukaan


dudukan housing.

5. Pasangkan poppet (287, 296), spring (286, 295),


O-ring (285, 294), flange (284, 293) dan socket
bolt (283, 292) kedalam housing (1).

W2-5-18
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

MERAKIT CONTROL VALVE BAGIAN 4-


SPOOL

Bagian A

Bagian B Bagian C

Bagian D

1- Housing 106- Spool 119- O-Ring 132- O-Ring


94- Poppet 107- Body 120- Nut 133- Flange
95- Poppet 108- Socket Bolt 121- Nut 134- Socket Bolt
96- Spring 109- O-Ring 122- Socket Bolt 135- Spool
97- Plug 110- Plug 123- O-Ring 136- Spring
98- Spring 111- Poppet 124- Plug 137- O-ring
99 Sleeve 112- Spring 125- Poppet 138- Flange
100- O-Ring 113- O-Ring 126- Spring 139- Socket Bolt
101- O-Ring 114- O-Ring 127- O-Ring
102- Plug 115- O-Ring 128- Flange
103- O-Ring 116- Body 129- Socket Bolt
104- Spring Seat 117- O-Ring 130- Poppet
105- Spring 118- Screw 131- Spring

W2-5-19
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

• Pastikan telah membaca dan mengerti “Was- 5. Pasangkan poppet (95), spring (96), plug (97),
padalah Dalam Membongkar dan Merakit” (W1-1- spring (98) dan sleeve (99) kedalam poppet (94).
1) sebelum memulai pekerjaan perakitan.
6. Pasangkan spool (106), spring (105) dan spring
1. Pasangkan spool (135), spring (136), O-ring (137), seat (104), pada body (107). Kencangkan untuk
Flange (138) dan socket bolt (139) kedalam sementara plug (102).
housing (1).

7. Pasangkan poppet (94) assembli kedalam housing


(1). Pasangkan body (107) pada housing dengan
socket bolt (108).
2. Pasangkan poppet (130), spring (131), O-ring
(132), flange (133) dan socket bolt (134) kedalam
housing (1).

8. Selesaikan pengencangan plug (102) yang


terpasang semetara pada langkah kerja 6.

3. Pasangkan poppet (125), spring (126), O-ring


(127), flange (128) dan socket bolt (129) kedalam
housing (1).

PENTING : Bila emergency valve telah dilepas,


kencangkan nut (120), screw (118)
dan nut (121) dengan baik. Dengan
tidak adanya, dapat mengakibatkan,
boom drifting banyak terjadi (naiknya
jumlah kebocoran oli)

4. Pasangkan poppet (111) dan spring (112) kedalam


housing (1). Pasangkan Body (116) assembli pada
housing dengan socket bolt (122).

W2-5-20
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

8- Spool (Travel kanan) 63- Spring Seat 74- Plug 85- Back-up Ring
9- Spool (Bucket) 64- Plug 75- Bolt 86- Olug
10- Spool (Boom 1) 65- Back-up Ring 76- Spring Seat 87- Bolt
11- Spool (Arm 2) 66- O-Ring 77- Spring 88- Spring Seat
56- Bolt 67- Sleeve 78- Spring Seat 89- Spring Seat
57- Spring Seat 68- Spring 79- Plug 90- Spring
58- Spring 69- Poppet 80- Back-up Ring 91- Spring
59- Spring Seat 70- Poppet 81- O-Ring 92- Spring Seat
60- Bolt 71- Spring 82- Poppet 93- Spring Seat
61- Spring Seat 72- O-Ring 83- Spring
62- Spring 73- Back-up Ring 84- O-Ring

W2-5-21
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

• Merakit spool (travel kanan) • Merakit spool (bucket).


9. Jepit spool (8) dengan potongan kayu lunak ke 17. Jepit spool (10) dengan potongan kayu lunak ke
ragum. Pasangkan spring seat (59), spring (58), ragum, dengan sisi-bagian plug (86) menghadap
spring seat (57) dan bolt (56). keatas.
Pasangkan poppet (82), dan spring (83) kedalam
spool (10)

18. Pasangkan O-ring (844) dan back-up ring (85)


• Merakit spool (bucket). pada plug (86). Berilah LOCTITE #271 pada
10. Jepit spool (9) dengan potongan kayu lunak ke bagian yang berulir di plug.
ragum, dengan sisi-bagian plug (74) menghadap
keatas. 19. Pasangkan plug (86) pada spool (10) dengan
special tool (ST 5909).
11. Pasangkan O-ring (72) dan back-up ring (73) pada
plug (74). Berilah LOCTITE #271 pada bagian yang
berulir di plug. 20. Putar balik spool (10), kemudian jepitkan ke ragum.
Pasangkan O-ring (81) dan back-up ring (80)
12. Pasangkan plug (74) pada spool (9) dengan kedalam plug (79). Berilah LOCTITE #271 ke
special tool (ST 5909). bagian yang berulir di plug.

21. Pasangkan plug (79) kedalam spool (10) dengan


13. Putar balik spool (9), kemudian jepitkan ke ragum. tool (ST 5909).
Pasang poppet (69), spring (68) dan sleeve (67).

14. Pasangkan O-ring (66) dan back-up ring (65) pada 22. Pasangkan spring seat (78), spring (77), spring
plug (64). Berilah LOCTITE #271 pada bagian yang seat (76) dan bolt (75) kedalam spool (10).
berulir di plug.

15. Pasangkan plug (64) pada spool (9) dengan


special tool (ST 5909).
• Merakit spool (arm 2).
23. Jepit spool (11) dengan potongan kayu lunak ke
ragum. Pasangkan spring seat (93, 92), spring (91,
16. Pasangkan spring seat (63), spring (62), spring 90), spring seat (89, 88) dan bolt (87).
seat (61) dan bolt (60) pada spool (9).

W2-5-22
UPPERSTRUCTURE / Control Valve
Bagian E

Bagian G

1- Housing 19- O-Ring 27- Spring Washer 49- Cap


12- Socket Bolt 20- Sleeve 28- Spring 50- O-Ring
13- Plug 21- Back-up Ring 35- Poppet 51- Bolt
14- O-ring 22- O-Ring 36- Spring 52- Spring Seat
15- Piston 23- O-Ring 37- O-Ring 53- Spring
16- Spring 24- Back-up Ring 38- Plug 54- Spring Seat
17- Body 25- Spool 48- Socket Bolt 55- Spool
18- O-Ring 26- Poppet

W2-5-23
UPPERSTRUCTURE / Control Valve
24. Jepit spool (55) dengan potongan kayu lunak pada PENTING : Pastikan untuk menempatkan spool
ragum. Pasangkan spring seat (54), spring (53), (25) dengan sisi-bagian lobang
spring seat (52) dan baut (51). menghadap poppet (26), saat
pemasangan spool.

28. Pasang spool (25), poppet (26), spring washer


25. Pasangkan spool (55) assembli, O-ring (50), cap (27) dan spring (28), kedalam sleeve (20). Pasang
(49) dan socket bolt (48) kedalam housing (1). sleeve (20) assembli kedalam housing (1).

CATATAN: Berikan gemuk/ grease pada spring


washer (27) dan spring (28) untuk
jangan sampai terlepas.
26. Pasangkan poppet (35), spring (36), O-ring (37)
dan plug (38) kedalam housing (1).
29. Pasangkan spring (16) dan piston (15) pada body
(17). Pasang plug (13) dengan O-ring (14) pada
body (untuk sementara).

27. Pasang back-up ring (21, 24) dan O-ring (22, 23)
pada sleeve (20). 30. Pasangkan O-ring (18, 19), body (17) assembli
dan socket bolt (12) kedalam housing (1).

31. Kecangkan secara komplit plug (13) yang telah


sementara kencangkan pada langkah kerja 29 ke
body (17).

W2-5-24
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

Bagian H Bagian F

1- Housing 5- Socket Bolt 9- Spool (Bucket) 29- Spring


2- Overload Relief Valve 6- O-Ring 10- Spool (Boom 1) 33- Spool
3- O-Ring 7- Overload Relief Valve 11- Spool (Arm 2) 34- Overload Relief Valve
4- Pilot Housing 8- Spool (Travel Right)

W2-5-25
UPPERSTRUCTURE / Control Valve
PENTING : Setelah pemasangan spool (8, 9, 10,
11) kedalam housing (1), tekan
semua spool dengan tangan, untuk
memastkan kehalusan gerakannya.

32. Pasang spool (8, 9, 10, 11) assembli, spool (33)


dan spring (29) kedalam housing (1).

33. Pasangkan O-ring (3, 6), pilot housing (4) dan


socket bolt (5) kedalam housing (1).

34. Pasangkan overload relief valve (2, 7, 34) kedalam


housing (1).

W2-5-26
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

MERAKIT CONTROL VALVE BAGIAN 5-


SPOOL
Bagian A Bagian B

145- Housing 238- Spool 248- Poppet 266- O-Ring


222- Socket Bolt 239- Body 249- Poppet 267- Plug
223- Flange 240- Socket Bolt 259- Plug 268- O-Ring
224- O-ring 241- O-Ring 260- O-ring 269- Sleeve
225- Spring 242- Plug 261- Spring Seat 270- Spring
226- Poppet 243- O-ring 262- Spring 271- Plug
234- Plug 244- Sleeve 263- Spool 272- Spring
235- O-ring 245- Spring 264- Body 273- Poppet
236- Spring Seat 246- Plug 265- Socket Bolt 274- Poppet
237- Spring 247- Spring

W2-5-27
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

• Pastikan telah membaca dan mengerti “Was- 7. Pasangkan poppet (249) assembli, kedalam
padalah Dalam Membongkar dan Merakit” (W1-1- housing (145). Pasang body (239) dengan socket
1) sebelum memulai pekerjaan perakitan. bolt (240).

1. Pasangkan poppet (273), spring (272), plug (271),


spring (270) dan sleeve (269) kedalam poppet
(274). 8. Kencangkan plug (24) yang sementara diikat pada
langkah kerja 6.
2. Pasangkan spool (263), spring (262) dan spring
seat (261) pada body (264). Kencangkan plug
(259) sementara.
9. Pasangkan poppet (226), spring (225), O-ring
(224), flange (223) dan socket bolt (222) kedalam
3. Pasangkan poppet (274) assembli kedalam housing (145).
housing (145). Pasangkan body (264) dengan
socket bolt (265).

4. Kencangkan keseluruhan plug (259) yang


dikencangkan pada langkah kerja 2.

5. Pasangkan poppet (248), spring (247) dan spring


(245) dan sleeve (244) kedalam poppet (249).

6. Pasangkan spool (238), spring (237) dan spring


seat (236) kedalam body (239), kemudian ikat plug
(234) sementara.

W2-5-28
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

Bagian C

Bagian F Bagian D

Bagian F

145- Housing 233- Poppet 254- Socket Bolt 278- Socket Bolt
229- Sprocket Bolt 234- Plug 255- Flange 279- Flange
230- Flange 235- O-Ring 256- O-Ring 280- O-Ring
231- O-Ring 252- Spring 257- Spring 281- Spring
232- Spring 253- Poppet 258- Poppet 282- Poppet

W2-5-29
UPPERSTRUCTURE / Control Valve
10. Pasangkan poppet (282), spring (281), O-ring
(280), flange (279) dan socket bolt (278) kedalam
housing (145).

11. Pasangkan ppet (258), spring (257), O-ring (256),


flange (255) dan socket bolt (254) kedalam housing
(145).

12. Pasangkan poppet (253), spring (252), Oring (231),


flange (230) dan socket bolt (229) kedalam housing
(145).

13. Pasangkan poppet (233), spring (232), O-ring


(231), flnge (230) dan socket bolt (229) kedalam
housing (145).

W2-5-30
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

Bagian E

Bagian G

151- Spool (Travel Kiri) 196- Spring Washer 204- Spring Seat 212- Spring Seat
152- Spool (Auxilliary) 197- Spring 205- Spring 213- Spring
153- Spool (Boom 2) 198- Spool 206- Spring Seat 214- Spring Seat
154- Spool (Arm 1) 199- Bolt 207- Spring 215- Bolt
155- Spool (Swing) 200- Spring Seat 208- Spring Seat 216- Spring Seat
193- Socket Bolt 201- Spring 209- Spring 217- Spring
194- Cap 202- Spring Seat 210- Spring Seat 218- Spring Seat
195- O-Ring 203- Bolt 211- Bolt

W2-5-31
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

• Merakit spool (travel kiri). 19. Pasangkan spool (198), spring (197), spring seat
14. Jepitkan spool (151) dengan potongan kayu lunak (196), O-ring (195) dan socket bolt (193) kedalam
di ragum. Pasangkan spring seat (202), spring housing (145).
(201), spring seat (200) dan bolt (199).

• Merakit spool (auxillary).


15. Jepitkan spool (152) dengan potongan kayu lunak
di ragum. Pasangkan spring seat (206), spring
(205), spring seat (204) dan bolt (203).

• Merakit spool (boom 2).


16. Jepitkan spool (153) dengan potongan kayu lunak
di ragum. Pasangkan spring seat (210), spring
(209), spring seat (208) dan bolt (207).

• Merakit spool (arm 1).


17. Jepitkan spool (154) dengan potongan kayu lunak
di ragum. Pasangkan spring seat (214), spring
(213), spring seat (212) dan bolt (211).

• Merakit spool (swing).


18. Jepitkan spool (155) dengan potongan kayu lunak
di ragum. Pasangkan spring seat (218), spring
(217), spring seat (216) dan bolt (215).

W2-5-32
UPPERSTRUCTURE / Control Valve

Bagian G

Bagian H

145- Housing 159- Piston 172- Spring 187- Cap


146- Mai Relief Valve 160- Spring 173- Plug 188- Socket Bolt
147- Socket Bolt 161- Body 174- Back-up Ring 189- Cap
148- O-Ring 162- O-Ring 175- O-ring 190- Socket Bolt
149- Pilot Housing 163- O-Ring 176- Spring 191- Cap
150- Spool (Tavel Kiri) 164- Sleeve 177- Poppet 192- Socket Bolt
151- Spool (Auxilliary) 165- Back-up Ring 178- Overload Relief Valve
152- Spool (Boom 2) 166- O-Ring 181- Overload Relief Valve
153- Spool (Arm 1) 167- O-Ring 182- O-ring
154- Spool (Swing) 168- Back-up Ring 183- Cap
155- Socket Bolt 169- Spool 184- Socket Bolt
156- Plug 170- Poppet 185- Cap
157- O-Ring 171- Spring Washer 186- Socket Bolt

W2-5-33
UPPERSTRUCTURE / Control Valve
20. Pasangkan O-ring (182), cap (183, 185, 187, 189, 26. Pasangkan poppet (177), spring (176) dan plug
191) dan socket bolt (184, 186, 188, 190, 192) (173), pada housing (145).
kedalam housing (145).
PENTING : Setelah pemasangan spool (151, 152,
153, 154, 155) kedalam housing (145),
tekan semua spool dengan tangan,
21. Pasangkan back-up ring (165, 168) dan O-ring untuk memastkan kehalusan gerak-
(166, 167) pada sleeve (164). annya.

PENTING : Pastikan untuk menempatkan spool 27. Pasangkan spool (151, 152, 153, 154, 155)
(169) dengan sisi-bagian lobang assembli kedalam housing (145).
menghadap poppet (170), saat
pemasang spool. 28. Pasangkan O-ring (149), pilot housing (150) dan
socket bolt (148) kedalam housing (145).
22. Pasangkan spool (169), poppet (170), spring
washer (171) dan spring (172) kedalam sleeve
(164). Kemudian pasang sleeve assembli kedalam
housing (145). 29. Pasangkan main relief valve (147) dan overload
relief valve (178, 181) kedalam housing (145).
CATATAN: Berikan gemuk/ grease pada spring
washer (171) dan spring (172) untuk
jangan sampai terlepas.

23. Pasangkan spring (160) dan piston (159) kedalam


body (161). Kencangkan sementara plug (157)
dengan O-ring (158) pada body.

24. Pasangkan O-ring (162, 163), body (161) assembli


dan socket bolt (156) kedalam housing (145).

25. Kencangkan seluruhnya plug (157) yang telah


dikencangkan sementara, seperti pada langkah
kerja 23, pada body (161).

W2-5-34
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

MELEPAS DAN MEMASANG SWING


DEVICE

PERHATIAN : Cairan yang keluar adalah


bertekanan yang dapat menembus kulit.
Menyebabkan kecelakaan yang serius.
Hindari bahaya ini, dengan membuang
tekanannya sebelum melepas hose hidrolik
atau saluran lainnya.
Oli Hidrolik menjadi panas setelah bekerja,
dan akan menyembur, dapat mengakibatkan
luka bakar. Pastikan untuk menunggu
sampai oli menjadi dingin sebelum mulai
bekerja.
Tutup tangki oli hidrolik, akan terbang bila
melepaskannya tanpa membuang tekanan
didalam dahulu. Tekan air release valve
yang ada dibagian atas tangki oli hidrolik,
untuk membuang sisa tekanan yang ada.

Persiapan :

1. Tempatkan mesin ditempat yang kokoh, dan rata


permukaannya.

2. Matikan engine. Tekan air release valve yang ada


dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk membuang
tekanan yang tersisa.(Lihat pada bagian
“Membuang tekanan dari sirkuit hidrolik” di
halaman W4-2-15).

3. Lepaskan tutup tangki oli hidrolik. Sambungkan


sebuah vacuum pump, untuk menjaga tekanan
negatip didalam tangki oli hidrolik.

CATATAN: Pastikan vacuum pump tetap hidup,


selama / sambil bekerja pada sistem
hidrolik

W2-6-1
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
Melepas
1. Lepaskan hose-hose (1 sampai 4, 8) dan cable
(7).

Depan

CATATAN: Pasangkan tutup/ sumbat pada


ujung-ujung hose atau pipa.

2. Pasangkan tali nylon pada swing motor (5) Plug


(untuk Lobang tarik keluar
sehingga dapat diangkat dengan crane.
Diperlukan tali nylon (dengan kedua ujungnya tipe
eye): 2 buah. Tali Nylon

PERHATIAN : Berat Swing Device:


220 kg (485 lb)
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
275 kg (610 lb) (ZAXIS230)
355 kg (780 lb) (ZAXIS270)

3. Lepaskan bolt (6) (ada digunakan 12) untuk


mengangkat dan melepas swing device dengan
crane.

CATATAN: Saat mengangkat swing device,


mesin mungkin akan terangkat ber-
sama. Untuk itu lepaskan plug (6)
(ada dua tempat) untuk menggan-
tung swing device keluar dari main
frame, dengan memasukan dan
mendorong bolt (M30, Pitch 2,5).

CATATAN: Saat mengangkat swing device,


salah satu bagian, mungkin akan
bersentuhan dengan main frame.
Hati-hatilah menekan pada sisi
bagian kabin, sambil mengangkat
pelahan-lahan.

W2-6-2
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
Memasang
CATATAN: Lihat pada bagian “Melepas” diatas,
untuk ukuran kunci dan torque
pengikatan.

1. Pasangkan swing device assembli dengan bolt (6) Depan


(ada digunakan 12).

PENTING : Gunakan gasket cair pada kedua


permukaan dudukan di swing device
dan frame.

2. Pasang dan sambungkan hose-hose (1 sampai 4,


6) dan cable (7).

PENTING : Setelah pemasangan pastikan untuk Plug


(untuk Lobang tari-keluar
mengisi swing motor dengan oli
hidrolik, periksa kecukupan olinya.
Tambahkan bila perlu Hidupkan
engine dan periksa komponennya
adakah kebocoran.

W2-6-3
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

MEMBONGKAR SWING DEVICE


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)

1- Motor 9- Pin (ada 3) 17- Bolt (ada 2) 25- Housing


2- Sun Gear Tingkat Pertama 10- Spring Pin (ada 3) 18- Carrier Tingkat Kedua 26- Roller Bearing
3- Thrust Plate 11- Thrust Plate (ada 6) 19- Thrust Plate 27- Oil Seal
4- Pin (ada 3) 12- Needle Bearing (ada 6) 20- Sun Gear Tingkat Kedua 28- Sleeve
5- Spring Pin (ada 3) 13- Planetary Gear (ada 3) 21- Caririe Tingkat Pertama 29- O-Ring
6- Needle Bearing (ada 3) 14- Roller Bearing 22- Socket Bolt (ada 8) 30- Shaft
7- Planetary Gear (ada 3) 15- Bearing Nut 23- Socket Bolt (ada 12) 31- Drain Plug
8- Thrus Plate (ada 3) 16- Lock Plate 24- Ring Gear 32- Pipe

W2-6-4
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
Membongkar Swing Device
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)

PERHATIAN : Berat Swing Device: PERHATIAN : Berat Motor : 47 kg (100 lb)


215 kg (470lb)
6. Lepaskan motor (1) dari ring gear (24).
PERHATIAN : Ketika mengangkat swing
device, jangan kencangkan secara tiba-tiba.
CATATAN: Digunakan THREEBOND pada per-
mukaan temunya. Sisipkan screw-
1. Pasangkan eyebolt (M10) (digunakn 2) pada swing driver kedalam celah antara swing
device, kemudian angkat dengan crane. motor dan ring gear. Kemudian
Posisi
congkel keatas untuk memudahkan
dudukan melepas.
Eyebolt
7. Lepaskan sun gear tingkat pertama (2) dari carrier
tingkat pertama.

8. Lepaskan carrier tingkat pertama (21) assembli dari


ring gear (24).

9. Lepaskan ring gear (24) dudukan bolt (23).

2. Letakan swing device pada bracket (ST 5097).


Ikatkan dengan 2 buah baut (M20). Masukan
stopper yang ada dibagian bawah bracket kedalam PERHATIAN : Berat Ring Gear : 23 kg (50 lb)
bagian tengan dua teeth dari pinion gear. Ikatkan
bracket pada bangku kerja. 10. Pasangkan eyebolt (M12) (digunakan 2) pada
lobang untuk dudukan baut motor (1), dudukan di
ring gear (24). Angklat dan lepaskan ring gear dari
housing (25) dengan crane.

CATATAN: Digunakan THREEBOND pada per-


mukaan temunya. Sisipkan screw-
driver kedalam celah antara swing
motor dan ring gear. Kemudian
congkel keatas untuk memudahkan
melepas.

11. Lepaskan sun gear tangkat kedua (20) dari carrier


kedua.

3. Lepaskan drain plug (31), kemudian keluarkan oli. 12. Lepaskan carrier tingkat kedua (18) assembli dari
shaft (30).

4. Lepaskan pipa (32) dari housing (25).

5. Buatlah tanda pertemuan pada bagian pertemuan


antara motor (1) dan ring gear (24), antara ring
gear (24) dan housing (25).

W2-6-5
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

W2-6-6
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
PENTING : Lobang untuk spring pin berada di 20. Lepaskan bearing nut (15) dari shaft (30), dengan
carrier tingkat pertama tidak hanya menggunakan special tool untuk melepas nut (ST
satu. Perhatikan saat mengetuk jarak 2926).
masuk, saat mengetuk spring pin
kedalam.

13. Ketuk spring pin (5) di carrier tingkat pertama (21)


assembli kedalam pin (4), dengan menggunakan
special tool (ST 1462).
Stop mengetuk bila spring pin bergerak ke tengah
lobang pin. Jangan coba untuk mengetuk spring
pin (5) sampai ke ujung.

14. Lepaskan pin (4), planetary gear (7), needle


bearing (6), thrust plate (8) dari carrier tingkat
pertama. (21).

15. Lepaskan dua set pin (4) yang tersisa, planetary


gear (7), needle bearing (6), thrus plate (8) dari
carrier tingkat pertama (21), sesuai prosedur
melepas di langkah kerja 13 dan 14. PERHATIAN : Berat Housing (25) assembli :
110 kg (240 lb)
16. Lepaskan thrust plate (3) dari carrier tingkat
pertama. 21. Pasangkan eyebolt (M16) kedalam lobang bolt (23)
di housing (25). Ngkat dengan crane. Lepaskan
PENTING : Permukaan pin, kecuali pada kedua bracket (ST 5097), yang terpasang di sisi-bagian
ujungnya, sekeliling putar permu- pinion gear.
kaan adalah untuk needle bearing.
Perhatikan jangan merusakannya.
22. Setelah melepaskan bracket (ST 5097), pasangkan
17. Jepit pin (4) pada ragum. Dorong spring pin keluar bracket (ST 1464). Pasang housing (25) assembli
dengan menggunakan special tool (ST 1462). (ada pada alat press.
3 tempat).

18. Bongkat carrier tingkat kedua (18) assembli, sesuai


dengan prosedur melepas untuk carrier tingkat
pertama (21) assembli. Dimana ada 6 needle
bearing (12) dan ada 6 thrust plate (11) yang
digunakan pada carrier tingkat kedua (18)
assembli.
Selain itu, penggunaan ST 1643 sebagai extractor
untuk spring pin (10).

19. Lepaskan bolt (17) untuk melepas lock plate (16).

W2-6-7
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

W2-6-8
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
23. Dorong ujung atas shaft (30) dengan alat press 26. Dorong spline di propeller shaft (30), dengan alat
dan lepaskan dari housing (25). Inner race roller press dan lepaskan inner race roller bearing (26) dan
bearing (26) dan sleeve (28) dilepaskan bersama sleeve (28).
dengan shaft.

27. Lepaskan O-ring (29) dari sleeve (28).


24. Letakan pulling tool B (ST 1460) roller bearing (26)
pada bagain yang berundak dari pulling tool A (ST
1461) untuk roller bearing (26). 28. Masukan besi bulat kedalam saluran oli di housing
(25), ketuk bagian outer race roller bearing (26)
keluar.

Masukan bar
bulat disini

PERHATIAN : Berat Shaft : 40 kg (90 lb)


PERHATIAN : Berat Housing: 60 kg (130 lb)
25. Masukan pinion gear pada shaft (30), kedalam
tooth-hole dari pulling tool B (ST 1460) untuk roller
bearing (26). Pasangkan pada alat press. 29. Ikatkan housing (25) body dengan tali nylon. Angkat
dengan crane. Putar bagian atasnya menghadap
kebawah.

30. Masukan screwdriver kedalam celah di housing (25)


dimana tempat dudukan oil seal (27). Lepaskan oil
seal.

CATATAN: Digunakan THREEBOND pada sekeli-


ling luar oil seal. Sehingga tidak bisa
dipakai ulang.

31. Masukan bar pada bagian belakang outer race roller


bearing (14). Lepaskan outer race dari housing (25)
dengan mengetuknya menggunakan bar dan palu.

W2-6-9
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

MEMBONGKAR SWING DEVICE (ZAXIS270)

1- Motor 10- Carrier Tingkat Kedua 19- Pin (ada 3) 27- Shaft
2- Socket Bolt (ada 12) 11- O-Ring 20- Thrust Plate 28- Sleeve
3- Sun Gear Tingkat Pertama 12- Socket Bolt (ada 12) 21- Sun Gear Tingkat Kedua 29- Bolt (ada 10)
4- Thrust plate 13- Ring Gear 22- Carrier Tingkat Pertama 30- Cover
5- Pin (ada 3) 14- O-Ring 23- Pipe 31- Spherical Bearing
6- Spring Pin (ada 3) 15- Thrust Plate (ada 6) 24- Drain Plug 32- Housing
7- Thrust Plate (ada 6) 16- Planetary Gear (ada 3) 25- Oil Seal 33- Spherical Bearing
8- Needle Bearing (ada 3) 17- Bushing (ada 3) 26- O-Ring 34- Retaining Ring
9- Planetary Gear (ada 3) 18- Spring Pin (ada 3)

W2-6-10
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
Membongkar Swing Device (ZAXIS 270)

5. Buat tanda pertemun pada bagian sambungan antara


motor (1) dan ring gear (13), antara ring gear (13) dan
PERHATIAN : Berat Swing Device:
housing (32).
Kira-kira 375 kg (790 lb)

PERHATIAN : Ketika mengangkat swing


PERHATIAN : Berat Motor : 66 kg (150 lb)
device, jangan kencangkan secara tiba-tiba.

1. Pasangkan eyebolt (M33, Pitch 2.0) pada swing 6. Lepaskan socket bolt (2) (ada 12), kemudian angkat
device, kemudian angkat dengan crane. dan lepaskan motor (1) dari ring gear (13).

Posisi Dudukan
Eyebolt
CATATAN : Digunakan THREEBOND pada permu-
kaan temunya. Sisipkan screwdriver
kedalam celah antara swing motor dan
ring gear. Kemudian congkel keatas
untuk memudahkan melepas.

7. Lepaskan sun gear tingkat pertama (3) dari carrier


tingkat pertama (22).

8. Lepaskan carrier tingkat pertama (22) assembli dari


2. Tempatkan swing device pada balok kayu [lebih ring gear (13).
dari 400 mm (15,75 in)]. (400 mm x 400 mm x
400 mm) (15,75 in x 15,75 in x 15,75 in). 9. Lepaskan bolt (12) dudukan (ada 12) dari ring gear
(13).

PERHATIAN : Berat Ring Gear: 36 kg (80 lb)

10. Pasangkan eyebolt (M16, Pitch 2.0) (ada digunakan


2) pada lobang bolt dudukan motor (1) di ring gear
(13). Angkat dan lepaskan ring gear dari housing (32)
dengan crane.

CATATAN: Digunakan THREEBOND pada permu-


kaan temunya. Sisipkan screwdriver
kedalam celah antara swing motor dan
ring gear. Kemudian congkel keatas
untuk memudahkan melepas.
Ganjal balok kayu
11. Lepaskan sun gear tingkat kedua (21) dari carrier
3. Lepaskan drain plug (24) dari pipa (23), kemudian tingkat kedua (10).
drain oli.
12. Lepaskan carrier tingkat kedua (10) assembli dari
shaft (27).
4. Lepaskan pipe (23) dari housing (32).

W2-6-11
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

W2-6-12
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
PENTING : Lobang untuk spring pin berada di
PERHATIAN : Berat Housing assembli :
carrier tingkat pertama tidak hanya
196 kg (430 lb).
satu. Perhatikan saat mengetuk jarak
masuk, saat mengetuk spring pin
kedalam.
20. Putar balik housing (32) secara assembli, lepaskan
bolt (29) (ada 10) dudukan pada cover (30) untuk
melepaskan cover (30).
13. Ketuklah spring pin (6), yang ada di carrier tingkat
pertama (22) assembli kedalam pin (5), dengan
21. Pasangkan eyebolt (M20, Pitch 2,5) kedalam
menggunakan special tool (ST 1462). Berhenti
lobang untuk bolt (12) di housing (32). Angkat
mengetuk, bila spring pin bergerak ke tengah
dengan crane, kemudian tempatkan housing di
lobang pin. Jangan coba untuk mengetuk spring
bagian atas ganjal kayu, yang telah dipasangkan
pin (6) sampai ke ujung-nya.
pada alat press.
14. Lepaskan pin (5), planetary gear (9), needle
bearing (8), thrust plate (7) (ada 2) dari carrier
tingkat pertama (22).

15. Lepaskan sisi dua set pin (5), planetary gear (9),
needle bearing (8), thrust plate (7) dari carrier
tingkat pertama (22), sesuai dengan prosedur cara
melepas di langkah kerja 13 dan 14.

16. Lepaskan thrust plate (4) dari carrier tingkat


pertama.

PENTING : Permukaan pin, kecuali pada kedua


ujungnya, sekeliling putar permuka-
an adalah untuk needle bearing.
Perhatikan jangan merusakannya.

17. Jepitkan pin (5) pada ragum. Dorong spring pin


keluar dengan menggunakan special tool (St 1462) Ganjal Kayu
(ada di 3 tempat).
22. Tekan dan dorong ujung shaft (27), dengan alat
18. Bongkar carrier tingkat kedua (10) secara press untuk melepaskan housing (32). Pada saat
assembli, sesuai dengan prosedur cara melepas yang bersamaan, spherical bearing (31) dan sleeve
pada carrier tingkat pertama (22). Untuk itu, (28) yang terlepas dengan shaft.
digunakan ST 1463, sebagai extractor untuk spring
pin (9). Selain itu jangan melepas bushing (17) bila 23. Putar balik housing (32), untuk melepaskan
tidak perlu. spherical bearing (33).

CATATAN: Bushing (17) adalah terpasang pada 24. Ikatkan cover (30) pada ragum, lepaskan oil seal
planetary gear (16). (25) dengan screwdriver dan palu.

19. Lepaskan retaining ring (34).

W2-6-13
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

W2-6-14
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

PERHATIAN : Berat Shaft + sleeve + bearing PERHATIAN : Saat mem-press shaft (27)
75 kg (170 lb). dengan alat press. Harus dilakukan didalam
guide.

25. Set special tool pada shaft (27) assembli.


26. Set shaft (27) dengan special tool pada alat press,
kemudian tarik bearing (31) keluar.

27. Tarik sleeve (28) keluar dari shaft (27), dan


lepaskan O-ring (26) dari sleeve (28).

28. Lepaskan spherical bearing (33) dari housing (32).

CATATAN : Lepaskan bearing (31) dengan meng-


gunakan pulling tools:
Round bar (atau bolt): panjang 320 mm
(12,60 in) diameter 19 mm (0,75 in),
digunakan 6 (dengan sama panjang
dan tidak ada kerusakan pada kedua
ujungnya).
Material: S35C
Hose clamp: Nominal diameter, 8-1/2,
dengan ikatan: 185 sampai 215 mm
(7,28 sampai 8,46 in) digunakan 2.
Guide: tinggi 160 mm (6,30 in),
diameter luar 260 mm (10,24 in),
diamter dalam 230 mm (9,06 in).

W2-6-15
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

MERAKIT SWING DEVICE


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)

1- Motor 9- Pin (ada 3) 17- Bolt (ada 2) 25- Housing


2- Sun Gear Tingkat Pertama 10- Spring Pin (ada 3) 18- Carrier Tingkat Kedua 26- Roller Bearing
3- Thrust Plate 11- Thrust Plate (ada 6) 19- Thrust Plate 27- Oil Seal
4- Pin (ada 3) 12- Needle Bearing (ada 6) 20- Sun Gear Tingkat Kedua 28- Sleeve
5- Spring Pin (ada 3) 13- Planetary Gear (ada 3) 21- Caririe Tingkat Pertama 29- O-Ring
6- Needle Bearing (ada 3) 14- Roller Bearing 22- Socket Bolt (ada 8) 30- Shaft
7- Planetary Gear (ada 3) 15- Bearing Nut 23- Socket Bolt (ada 12) 31- Drain Plug
8- Thrus Plate (ada 3) 16- Lock Plate 24- Ring Gear 32- Pipe

W2-6-16
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
Merakit Swing Device 5. Berikan THREEBOND #1215, pada permukaan luar
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230) oil seal (27). Tempatkan bagian yang rata dari oil seal
pada housing (25) dan dorongkan pada tempatnya.
1. Pasangkan O-ring (29) pada sleeve (28). Kemudian tempatkan seal mounting tool (ST 2925) di
oil seal dan ketuklah dengan palu.
PERHATIAN : Berat Shaft + sleeve + outer
race : 36 kg (80 lb). CATATAN Bila special tool (ST 2925) digunakan
untuk penggantian seal, tidak perlu
untuk melepaskan sleeve.
2. Pasangkan sleeve (28) dan inner race roller bearing
(26) kedalam shaft (30). Press sleeve dan inner ST 2925
race, dengan menggunakan mounting tool (ST 2
2023).
2
CATATAN :Press-masuk jarak bearing inner race
dapat dipastikan dengan menggunakan
bearing mounting tool.

W178-02-06-007

6. Berikan sedikit grease/ gemuk pada sekeliling


permukaan bagian dalam oil seal (27). Berikan sedikit
grease pada permukaan luar sleeve (28) di shaft (30).

CATATAN : Pemberian grease secara hati-hati saat


pemasangan shaft, untuk menghindari
terjadinya terlipatnya bibir seal dari
shaft.

PERHATIAN : Berat Housing + outer race :


63 kg (140 lb).
PERHATIAN : Berat Housing : 60 kg (130 lb).
7. Ikat body housing (25), dengan tali nylon dan angkat
keatas dengan crane. Tempatkan ring gear (24)
3. Ikat body housing (25) dengan tali nylon, kemudian dengan permukaan dudukan menghadap keatas.
angkat keatas dengan crane. Tempatkan sleeve (28)
dengan mounting menghadap ke atas.
8. Ketuklah outer race roller bearing (14) secara merata
dengan menggunkan bar dan palu, sambil me-
4. Ketuklah outer race roller bearing (26) secara merata masangkan outer race pada housing (25). Ketuk
dengan menggunakan bar dan palu, sambil bearing dan dengarkan bunyinya untuk memastikan
memasangkan outer race pada housing (25). Ketuk apakah pemasangannya selesai.
bearing dan dengarkan bunyinya untuk memastikan
apakah pemasangannya selesai.

W2-6-17
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

W2-6-18
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
14. Letakan mounting tool (ST 2924) pada inner race
PERHATIAN : Berat Housing + outer race :
roller bearing (14). Tekan inner race kebawah,
65 kg (140 lb).
dengan menggunakan alat press.

CATATAN : Press-masuk jarak bearing inner race


9. Pasangkan eyebolt (M 16) kedalam lobang ring gear
dapat dipastikan dengan menggunakan
mounting bolt (23) di housing (25). Kemudian angkat
bearing mounting tool.
dan tempatkan pada shaft (30) dengan crane pelan-
pelan. Periksa dan tepatkan secara hati-hati untuk
menjaga terlipatnya bibir oil seal (27) saat
memasang.

10. Ketuk inner race roller bearing (14), kedalam shaft


(30) dengan bar dan palu. Ketuklah inner race
sampai dua ulir shaft bearing nut (15) terlihat.

CATATAN : Pemasangan antara inner race dan


shaft harus benar-benar kuat.

15. Angkat housing (25) assembli dan tempatkan pada


11. Ulirkan bearing nut (15) kedalam pada shaft (30). bracket (ST 5097) dengan crane. Ikatkan dengan dua
Kencangkan sebisa mungkin dengan tangan. bolt (M20) sambil stopper di bagian bawah bracket,
berada ditengah dua teeth pinion gear. Ikatkan
CATATAN Jagalah shaft (30) jangan sampai bracket pada bangku kerja.
: terjatuh, saat mengangkat housing (25).

PERHATIAN : Berat Housing + Shaft +


bearing : 110 kg (240 lb).

12. Angkat housing (25) dari ring gear (24) dengan crane
dan eyebolt (M16).
Tempatkan pada alat press.

13. Lepaskan bearing nut (15) dari shaft (30).

W2-6-19
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

W2-6-20
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
PENTING : Perhatikan pada arah dari bearing PENTING : Perhatikan pada arah dari spring pin
nut.
20. Ketuklah spring pin (10) kedalam carrier tingkat
16. Berikan sedikit grease pada bagian yang berulir kedua (18), dengan menggunkan tool (ST 1463).
bearing nut (15), kemudian pasangkan ke shaft (30) Pada saat yang bersamaan, bagian yang terbelah
dengan bagian yang berundak menghadap roller di spring pin, harus menghadap ke ujung pin (9).
bearing (14). Kencangkan bearing nut dengan
menggunakan mounting tool (ST 2926).

CATATAN : Grease digunakan, agar torque pe-


ngikatan tetap terjaga. Terbelah

PENTING : Perhatikan pada arah dari thrust


plate

21. Pasangkan thrust plate (19) kedalam carrier tingkat


kedua (18), dengan menghadapkan parit oli di
thrust plate (19) mengarah keatas.

22. Pasangkan planetary gear (13) (ada 2), needle


bearing (12) (ada 4), thrust plate (11) (ada 4), pin
(9) (ada 2) dan spring pin (10) (ada 2) kedalam dua
17. Pasangkan lock plate (16) pada bearing nut (15)
lobang di carrier tingkat kedua (18), sesuai dengan
dengan bolt (17). Bilamana spline dari lock plate dan
prosedur yang sama di langkah kerja 18 sampai
shaft (30) tidak tepat, kencangkan bearing nut sesuai
20, diatas.
rahnya, sampai kedua spline dalam satu garis.

18. Jepit planetary gear (13), needle bearing (12) (ada PENTING : Perhatikan pada lokasi dudukan
digunakan 2) dengan thrust plate (11) (ada 2), thrust plate (8).
kemudian pasangkan bersama kedalam carrier
tingkat kedua (18). 23. Perakitan untuk bagian-parts dari carrier tingkat
pertama (21) assembli, sesuai dengan prosedur
19. Bila planetary gear (13) telah terpasang pada carrier yang sama pada langkah kerja perakitan 18
tingkat kedua (18), pasangkan pin (9) dengan lobang sampai 22 untuk carrier tingkat kedua: planetary
spring pin menghadap kedepan. Pada saat yang gear (7) (ada 3), needle bearing (6) (ada 3), thrust
sama, lobang spring pin di carrier tingkat kedua (18) plate (8) (ada 3), pin (4) (ada 3), spring pin (5) (ada
dan pin (9) harus dalam satu garis. 3) dan thrust plate (3). Thrust plate (8) dipasang
dibawah needle bearing (6). Special tool (ST 1462)
digunakan sebagai extractor untuk spring pin.

W2-6-21
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

W2-6-22
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
PENTING : Perhatikan pada arah dudukan dari PENTING : Perhatikan pada arah dudukan dari
carrier tingkat kedua. sun gear

24. Pasangkan carrier stage kedua (18) assembli pada 29. Pasangkan sun gear tingkat pertama (2) pada
spline shaft (30), dimana bagain yang berlekuk carrier tingkat pertama (21) assembli, dengan
pada boss di bagian bawah carrier menjadi saling bagian yang berundak di sun gear menghadap
menyentuh dengan lock plate (16). kebawah.

Bagian yang berlekuk 30. Pasangkan pipe (32) pada housing (25) dengan
melilitkan seal tape pada bagian yang berulir di
pipe.

31. Lilitkan seal tape pada drain plug (31), kemudian


pasangkan pada pipe (32).

25. Pasangkan sun gear tingkat kedua (20) kedalam 32. Isikan oli gear kedalam ring gear (24), sampai
carrier tingkat kedua (18) assembli dengan bagian bagian pertengahan sun gear tingkat pertama (2)
part yang berdiameter kecil di sun gear tingkat sehingga terendam.
kedua, menghadap keatas. (Kira-kira : 6.5 L atau 1,72 US gal.)

26. Bersihkan THREEBOND bekas dan beri THREE- 33. Bersihkan bekas THREEBOND lama. Kemudian
BOND # 1215, yang baru pada permukaan berikan THREEBON # 1212 yang baru pada motor
dudukan ring gear (24) didalam housing (25). (1), di permukaan dudukan ring gear (24).

27. Pasangkan eyebolt (M12) pada lobang yang berulir


dudukan motor di ring gear (24). Angkat ring gear PERHATIAN : Berat Motor : 47 kg (100 lb)
keatas dengan crane, untuk dipasangkan pada
housing (25) dengan socket bolt (23) (ada 12),
sambil meluruskan tanda temu, yang dibuat saat 34. Pasangkan eyebolt (M10) pada motor (1), dan
pembongkaran. angkat keatas dengan crane. Tepatkan tanda
temu, kemudian ikatkan swing motor dan ring gear
(24) dengan bolt (22) (ada 8).
28. Pasangkan carrier tingkat pertama (21) assembly
pada spline dari sun gear tingkat kedua (20).

Posisi Dudukan
Eye bolt

W2-6-23
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

MERAKIT SWING DEVICE (ZAXIS 270).

1- Motor 10- Carrier Tingkat Kedua 19- Pin (ada 3) 27- Shaft
2- Socket Bolt (ada 12) 11- O-Ring 20- Thrust Plate 28- Sleeve
3- Sun Gear Tingkat Pertama 12- Socket Bolt (ada 12) 21- Sun Gear Tingkat Kedua 29- Bolt (ada 10)
4- Thrust plate 13- Ring Gear 22- Carrier Tingkat Pertama 30- Cover
5- Pin (ada 3) 14- O-Ring 23- Pipe 31- Spherical Bearing
6- Spring Pin (ada 3) 15- Thrust Plate (ada 6) 24- Drain Plug 32- Housing
7- Thrust Plate (ada 6) 16- Planetary Gear (ada 3) 25- Oil Seal 33- Spherical Bearing
8- Needle Bearing (ada 3) 17- Bushing (ada 3) 26- O-Ring 34- Retaining Ring
9- Planetary Gear (ada 3) 18- Spring Pin (ada 3)

W2-6-24
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
Merakit Swing Device (ZAXIS 270)
6. Ketuklah spherical bearing (33), secara merata
1. Pasangkan O-ring (26) pada sleeve (28). dengan bar dan palu, sambil memasangkan
kedalam housing (32). Ketuklah bearing dan
dengarkan bunyinya, untuk memastikan
PERHATIAN : Berat Shaft + sleeve + bearing
pemasangan selesai.
: 75 kg (170 lb).
7. Pasangkan retaining ring (34) pada shaft (16).
2. Pasangkan sleeve (28) dan spherical ring (31)
kedalam shaft (27. Press sleeve dan bearing,
dengan menggunakan mounting tool (ST 7973). PERHATIAN : Berat Housing assembli :
195 kg (430 lb)
CATATAN : Press-masuk jarak bearing inner race
dapat dipastikan dengan menggunakan 8. Ikatkan body housing (32) dengan tali nylon dan
bearing mounting tool. angkat keatas dengan crane. Letakan cover (30)
dengan dudukan menghadap keatas.

9. Berikan THREEBOND #1215, pada permukaan


luar oil seal (27). Tempatkan bagian yang rata oil
seal pada cover (30) dan dorongkan pada
tempatnya. Ketuklah oil seal sekelilingnya dengan
rata menggunakan palu plastik, pasangkan pada
cover (30).

10. Berikan sedikit grease/ gemuk pada sekeliling oil


seal (25). Berikan sedikit grease pada permukaan
luar sleeve (28).

PENTING : Perhatikan pada bibir seal dari oil


seal (25) adakah melipat keatas.
3. Letakan shaft (27) dengan sleeve (28) yang telah di-
press dan spherical bearing (31) pada permukaan 11. Pasangkan cover (30) pada housing (32) dengan
yang rata. bolt (29) (ada 10).

4. Pasangkan eyebolt (M16, Pitch 2.0) pada lobang


dudukan socket bolt (12) di housing (32).

PERHATIAN : Berat Housing assembli +


PERHATIAN: Berat Housing: 107 kg (240 lb).
Cover : 200 kg (440 lb).

5. Angkat housing (32) dengan crane dan tempatkan 12. Ikat body housing (32), dengan tali nylon dan
housing pada spherical ring (31). Ketuklah flange angkat keatas dengan crane. Tempatkan ring
housing (32) secara merata dengan menggunakan gear (13) dengan permukaan dudukan
bar dan palu, sambil memasangkan flange kedalam menghadap keatas.
shaft (27). Ketuklah bearing dan dengarkan
bunyinya, untuk memastikan pemasangannya
selesai.

W2-6-25
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

W2-6-26
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
13. Jepitkan planetary gear (16) assembli dengan PENTING : Perhatikan pada tempat dudukan
thrust plate (15) (ada 2), kemudian pasangkan ke dari thrust plate (7).
carrier tingkat kedua (10).
18. Rakitlah bagian parts berikut, untuk membentuk
14. Bila planetary gear (16) telah terpasang pada carrier tingkat pertama (22) assembli, sesuai
carrier tingkat kedua (10), pasangkan pin (19) dengan prosedur dlalam merakit carrier tingkat
dengan lobang spring pin menghadap kedepan. kedua assembli: planetary gear (9) (ada 3), needle
Disaat yang sama, kedua lobang spring pin di bearing (8) (ada 3), thrust plate (7) (ada 6), pin (5)
carrier tingkat kedua (10) dan pin (19) harus dalam (ada 3), spring pin (6) (ada 3) dan thrust plate (4).
satu garis. Special tool (ST 1462) yang digunakan, juga
sebagai extractor untuk spring pin.
PENTING : Perhatikan pada arah dari spring pin.

15. Ketuklah spring pin (18) kedalam carrier tingkat


kedua (10) dengan menggunkan special tool (ST
1463). Yang pada saat bersamaan, bagian yang
terbelah dari spring pin harus menghadap ke ujung
pin (19).

Terbelah

PENTING : Perhatikan pada arah dari thrust


plate.

16. Pasangkan thrust plate (20) kedalam carrier tingkat


kedua (10) dengan parit oli menghadap keatas.

17. Pasangkan planetary gear (13) (ada 2), thrust plate


(15) (ada 4), pin (19) (ada 2) dan spring pin (18)
(ada 2) kedalam dua lobang yang tersisa di carrier
tingkat kedua (10), sesuai dengan prosedur yang
sama di langkah kerja 13 sampai 15, diatas.

W2-6-27
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

W2-6-28
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
PENTING : Perhatikan pada arah dudukan PENTING : Perhatikan pada arah dudukan sun
carrier tingkat kedua. gear.

24. Pasangkan sun gear tingkat pertama (3) kedalam


carrier tingkat pertama (22) assembli, dengan
PERHATIAN : Berat Carrier tingkat kedua
bagian yang berundak dari sun gear menghadap
assembli : 35 kg (80 lb)
kebawah.

19. Pasangkan carrier tingkat kedua (10) assembli


25. Pasangkan pipe (23) kedalam housing (32),
pada spline di shaft (27).
dengan dilitkan seal tape pada bagian pipa yang
berulir.
20. Pasangkan sun gear tingkat kedua (21) kedalam
carrier tingkat kedua (10) assembli, dengan bagian
yang ber-diameter kecil dari sun gear tingkat kedua
menghadap keatas.
26. Lilitkan seal tape pada drain plug (24), kemusian
21. Pasangkan O-ring (14) kedalam housing (32). pasangkan drain plug pada pipe (23).
Bersihkan Threebond bekas yang lamam, dan
pakaikan THREEBON #1215 yang baru, pada
permukaan dudukan ring gear (13) didalam
housing (32).
27. Isikan oli gear kedalam ring gear (13), sampai
bagian pertengahan, sun gear tingkat pertama (3)
22. Pasangkan eyebolt (M12, Pitch 1,75) pada lobang terendam.
dudukan motor yang berulir di ring gear (13). (Kira-kira : 17, 0 L, 4,49 US gal)
Angkat ring gear keatas dengan crane, untuk
dipasangkan pada housing (32) dengan bolt (12)
(ada 12), sambil meluruskan tanda yang dibuat 28. Bersihkan TRHEEBOND bekas yang lama,
saat membongkar. kemudian pakaikan THREEBOND # 1212 yang
baru, pada permukaan dudukan motor (1) di ring
gear (13).

23. Pasangkan carrier tingkat pertama (22) assembli,


pada spline sun gear tingkat kedua (21).
PERHATIAN : Berat Motor : 66 kg (150 lb).

29. Pasangkan eyebolt (M13, Pitch 2.0) pada motor


(1), dan angkat keatas dengan crane, Ikatkan
swing motor dan ring gear (13) dengan bolt (2)
(ada 12), sambil menepatkan tanda temunya.

Posisi Dudukan
Eyebolt

W2-6-29
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

MEMBONGKAR SWING MOTOR


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)

1- Casing 9- Rotor 17- O-Ring 25- O-Ring (ada 2)


2- Oil Seal 10- Plate (ada 40 18- O-Ring 26- Spring (ada 20
3- Bearing 11- Friction Plate (ada 3) 19- Brake Piston 27- Poppet (ada 2)
4- Shaft 12- O-Ring 20- Spring (ada 24) 28- Valve Casing
5- Shoe plate 13- Piston 21- Vlave Plate 29- Socket Bolt (ada 4)
6- Plunger (ada 9) 14- Spring 22- Bearing 30- O-ring (ada 2)
7- Plate 15- Ball 23- O-ring 31- Plug (ada 2)
8- Retainer 16- Plug (ada 2) 24- Plug (ada 2) 32- Relief valve (ada 4).

W2-6-30
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
Membongkar Swing Motor
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230) PENTING : Pastikan tidak merusakan, permu-
• Pastikan telah membaca dan mengerti “Waspadalah kaan temunya, saat memisahkan
Dalam Membongkar dan Merakit” dihalaman W1-1-1, valve plate (21) dari valve casing
sebelum memulai pekerjaan membongkar. (28) atau rotor (9) dengan screw-
driver. (Hati-hati jangan sampai
salah mencocokan permukaan vlve
PERHATIAN : Berat Swing Motor assembli :
plate saat pemasangan)
55 kg (120 lb)
6. Bila valve plate (21) tetap terekat pada rotor (9) di
langkah kerja 5, lepaskan valve plate dari rotor.
Relief Vlave :
Lepas spring (20) (ada 24).
PENTING : Jangan membongkar relief valve

1. Lepaskan relief valve (32) (ada 2) dari vlve casing


(28). PERHATIAN : Cara lain untuk menaikan
brake piston, adalah dengan meniupkan
angin/ udara dari port B. Sehingga piston
2. Lepaskan plug (24) (ada 2) dari valve casing (28). (13) akan terangkat keluar saat angin
ditiupkan. Jangan gunakan cara ini.

7. Pasang tool (ST 1468) pada cekungan A, di brake


3. Lepaskan spring (26) (ada 2) dan poppet (27) (ada piston (19), kemudian tarik keluar brake piston
2) dari valve casing (28). dari casing (1).

4. Buat tanda pertemuan pada permukaan sambungan,


antara valve casing (28) dan casing (1). Kemudian
kendurkan socket bolt (29) (ada 4). Pada saat ini, Cekungan A
ada celah antara valve casing (28) dan casing (1).
Tekan celah ini kebawah.

5. Lepaskan valve casing (28) dari casing (1).

CATATAN : Pada saat itu, valve casing (28)


mungkin dengan valve plate (21)
terpasang. Perhatikan, jangan valve
plate (21) terjatuh.

8. Lepaskan O-ring (17, 18) dari casing (1).

W2-6-31
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

W2-6-32
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
PENTING : Hati-hatilah jangan sampai meru- PENTING : Filter dan orifice yang terpasang
sakan, permukaan geser dari rotor didalam piston (13). Jangan dibong-
(9) dan plunger (6). kar, bila tidak tersunbat atau rusak.
Membongkar hanya bila benar-benar
9. Tempatkan casing (1) secara horizontal. Lepaskan perlu saja.
rotor (9), retainer (8), plate (7) dan plunger (6) (ada Bila parts bagian dalam perlu peng-
9) dari shaft (4). gantian, gantilah secara assembli.

10. Lepaskan plate (10) (ada 4), friction plate (11) (ada
3) dari housing (1). 16. Lepaskan piston (13)) dari casing (1) dengan plier.

PENTING : Hati-hatilah jangan sampai meru-


sakan, permukaan geser shoe plate 17. Lepaskan spring (14) dan ball (15) dari casing (1).
(5).

11. Lepaskan shoe plate (5) dari casing (1).

12. Ketuklah shaft (4) dengan palu plastik, pelan-pelan


untuk melepaskannya dari casing (1).

13. Dorong keluar oli seal (2) dari casing (1).

14. Lepaskan outer race bearing (3) dari casing (1)


dengan menggunakan guide bar.

15. Lepaskan inner race roller bearing (3) dari shaft (4)
dengan alat press.

W2-6-33
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

MEMBONGKAR SWING MOTOR (ZAXIS 270)

1- O-Ring 14- Relief Valve (ada 2) 26- Retaining Ring 38- Oil Seal
2- Valve casing 15- Pin (ada 2) 27- Spacer 39- O-Ring
3- Socket Bolt (ada 4) 16- Retaining Ring 28- Spring 40- Reatining Ring
4- O-Ring (ada 2) 17- Roller Bearing 29- Spacer 41- Bearing
5- Plate 18- Plunger (ada 9) 30- Rotor 42- Shaft
6- Socket Bolt (ada 4) 19- Friction Plate (ada 3) 31- Push Rod (ada 12) 43- Casing
7- O-Ring (ada 2) 20- O-Ring 32- Spacer 44- Parking Brake Releasing Valve
8- Plug (ada 2) 21- Spring (ada 22) 33- Bushing 45- Socket Bolt (ada 3)
9- O-Ring (ada 2) 22- Valve Plate 34- Reatiner Plate 46- Plug
10- Poppet (ada 2) 23- Brake piston 35- Shoe Plate 47- O-Ring
11- Spring (ada 2) 24- O-Ring 36- Retaining Ring 48- Retaining Ring
12- O-Ring (ada 2) 25- Center Plate (ada 4) 37- Front Cover 49- Spacer
13- Plug (ada 2)

W2-6-34
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
Membongkar Swing Motor (ZAXIS270) PENTING : Pastikan untuk tidak merusakan
• Pastikan telah membaca dan mengerti “Waspadalah permukaan temu, saat memisahkan
Dalam Membongkar dan Merakit” dihalaman W1-1-1, valve palte (22) dan valve casing (2)
sebelum memulai pekerjaan membongkar. atau rotor (30), dengan screwdriver,
(Pastikan tidak salah pemasangan
saat perakitan balik).
PERHATIAN : Berat Swing Motor assembli :
66 kg (150 lb)
7. Bila valve plate (22) masing tetap menempel di
rotor (30) pada langkah kerja 6, lepaskan valve
PENTING : Jangan membongkar atau memutar plate (22) dari rotor. Lepaskan spring (21) (ada 22).
adjusment screw relief valve (14).

1. Lepaskan relief valve (14) (ada 2) dari valve


8. Pasangkan tool (ST 1468) pada cekungan A di
casing.
brake piston (23), kemudian tarik keluar dari casing
(43).

2. Lepaskan plug (13) (ada 2) dari valve casing (2).

3. Lepaskan spring (11) (ada 2) dan poppet (10) (ada


2) dari valve casing (2).

4. Lepaskan plate (5), O-ring (4), (9) (ada 4) dan


socket bolt (6) (ada 4) dari valve casing (2).

9. Lepaskan O-ring (20 dan 24) dari casing (43).


CATATAN: Jangan melepas bearing (17), pin (15)
(ada 2) dari valve casing (2), bila tidak
perlu.

5. Buat tanda temu di permukaan sambungan antara


valve casing (2) dan casing (43). Kemudian
kendurkan socket bolt (3) (ada 4). Yang pada saat
bersamaan, terdapat celah antara valve casing (2)
dan casing (43). Dorong celah ke bawah.

6. Lepaskan valve casing (2) dari casing (43).

CATATAN: Perhatikan pada valve plate (22), saat


melepaskan valve casing (2). Karena
ada kemungkinan terjatuh.

W2-6-35
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

W2-6-36
UPPERSTRUCTURE / Swing Device
PENTING : Berhati-hatilah jangan merusakan,
permukaan geser dari rotor (30) dan
plunger (18).

10. Letakan casing (43) secara horizontal. Lepaskan


rotoe (30) assembli, retainer plate (34) dan plunger
(18) (ada 9) dari shaft (42).

CATATAN: Jangan melepas retaining ring (26),


spacer (27 dan 29) dan spring (28)
dari rotor (30) bila tidak diperlukan.

11. Lepaskan plate (25) (ada 4), friction plate (19) (ada
3) dari casing (43).

PENTING : Berhati-hatilah jangan merusakan,


permukaan geser dari shoe plate (35)

12. Lepaskan shoe plate (35) dari casing (43).

13. Lepaskan retaining ring (36) dari casing (43) untuk


melepaskan cover depan 37, O-ring (43).

14. Ketuklah shaft (42) assembli secara pelahan-lahan


dengan palu plastik dan lepaskan shaft dari casing
(43).

CATATAN: • Disaat yang sama, retaining ring (40,


48), spacer (49), bearing (41) juga
terlepas keluar bersama dengan
shaft (42)
• Jangan melepas bearing (41) dari
shaft (42) bila tidak diperlukan.

15. Pasangkan cover depan (37) pada ragum, untuk


melepaskan oil seal (39) dengan menggunakan
minus driver dan palu.

W2-6-37
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

MERAKIT SWING MOTOR


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)

1- Casing 9- Rotor 17- O-Ring 25- O-Ring (ada 2)


2- Oil Seal 10- Plate (ada 4) 18- O-Ring 26- Spring (ada 20
3- Bearing 11- Friction Plate (ada 3) 19- Brake Piston 27- Poppet (ada 2)
4- Shaft 12- O-Ring 20- Spring (ada 24) 28- Valve Casing
5- Shoe plate 13- Piston 21- Vlave Plate 29- Socket Bolt (ada 4)
6- Plunger (ada 9) 14- Spring 22- Bearing 30- O-ring (ada 2)
7- Plate 15- Ball 23- O-ring 31- Plug (ada 2)
8- Retainer 16- Plug (ada 2) 24- Plug (ada 2) 32- Relief valve (ada 4).

W2-6-38
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

Merakit Swing Motor


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)
PENTING : Pastikan untuk memasangkan inner
race dari bearing (3), dengan bagian
flange yang berundak menghadap pada
shaft (4).

1. Tekan inner race dari beraing (3) (22) kedalam


shaft (4) dengan alat press.

PENTING: Dorong oil seal (2) kedalam, dengan


bibirnya menghadap keatas.

2. Dorong oil seal (2) kedalam casing (1) dengan


guide plate.

3. Pasangkan outer race dari beraing (3), kedalam


casing dengan guide bar .

PENTING: Lilitkan tape pada spline di ujung shaft


(4), untuk melindungi oil seal (2) dari
terjadinya kerusakan.

4. Letakan casing (1), secra horizontal. Pasangkan


shaft (4) kedalam casing (1).

5. Letakan casing (1) secara vertical, dengan


permukaan dudukan valve casing (28) mengahadp
keatas. Kemudian pasangkan shoe plate (5)
dengan bagian dalam yang membulat menghadap
kedalam.

PENTING : Saat pemasangan retainer (8) kedalam


plunger (6), pastikan untuk me-
nempatkan sisi yang cekung dari
retainer menghadap shoe plate (5)

6. Rakitlah plate (7) dan retainer (8) dengan


cekungan yang bertemu. Kemudian pasangkan
plunger (6) (ada 9).

PENTING: Gunakan oil hidrolik kedalam lobang


plunger di rotor (9), kemudian pasang-
kan plunger (6).

7. Masukan plunger (6) kedalam rotor (9).

W2-6-39
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

27 26 25 24

12

13
14

15

16

29

T178-03-02-004 T178-03-02-003

31
30
28 32

22 21
20
23
19
18
10

17
6
11
9 8
7 3
5
1

4
T178-03-02-002

W2-6-40
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

PENTING: Bila parts bagian dalam piston (13) perlu 18. Pasangkan valve casing (28) pada valve casing (1)
penggantian, gantilah piston secara dengan socket bolt (29) (ada 4).
assembli. : 17 mm
Pastikan untuk menepatkan ujung : 430 N.m (44 kgf.m, 320 Ibf⋅ft)
permukaan piston dengan casing (1).
19. Pasangkan poppet (27) (ada 2) dan spring (26)
13. Pasangkan ball (15), spring (14) dan piston (13) (ada 2) kedalam valve casing (28). Kencangkan
kedalam housing (1). plug (24) dengan O-ring (25) yang terpasang.
: 14 mm
PENTING: Ketuklah bearing pada bagian permu- : 330 N.m (34 kgf.m, 245 Ibf⋅ft)
kaanya, dengan palu plastik, saat
pemasangan roller bearing (22). 20. Pasangkan relief valve (32) (ada 2) kedalam valve
casing (3).
14. Ketiuklah outer race dari bearing (22) dengan palu : 41 mm
plastik, saat pemasangannya kedalam valve casing : 175 N.m (18 kgf.m, 130 Ibf⋅ft)
(26).

PENTING : Perhatikan permukaan dari valve plate


(21).
(Pasang valve plate dengan cekungan di
port menghadap rotor (9)).

15. Pasangkan O-ring (23) pada valve casing (18),.


Kemudian pasangkan valve plate (21).

CATATAN: Berikan sedikit grease pada valve plate


(21), untuk menghindari terlepasnya
valve casing (28).

16. Berikan sedikit grease pada bagian needle di


bearing (22).

CATATAN: Akan mudah memasangkan pada shaft


(4) kedalam bearing (22) dengan
mendorongkan needle dengan diberi
grease

17. Luruskan tanda pertemuan di valve casing (28) dan


casing (1), saat menempatkan valve casing pada
casing (1). Pastikan adanya clearance/ celah
antara valve casing (28) dan casing (1) yang
seperti saat dibongkar. Bila celah lebih besar
sebelum dibongkar, pemasangan harus diulangi
dari langkah kerja no. 5.

W2-6-41
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

MERAKIT SWING MOTOR (ZAXIS270)


6 9 4 5 16
22
2 15
17 23
26 20
27
24
1
21 19
28
25
29

45 30

44 33

34
18
31 35
32
4
49 43
41
39
40 42 38 36
37

11

10

14

12

13
W164-02-06-002
1- O-Ring 14 - Relief Valve (ada 2) 26 - Retaining Ring 38 - Oil Seal
2- Valve Casing 15 - Pin (ada 2) 27 - Spacer 39 - O-Ring
3- Socket Bolt (ada 4) 16 - Retaining Ring 28 - Spring 40 - Retaining Ring
4- O-Ring (ada 2) 17 - Roller Bearing 29 - Spacer 41 - Bearing
5- Plate 18 - Plunger (ada 9) 30 - Rotor 42 - Shaft
6- Socket Bolt (ada 4) 19 - Friction Plate (ada 3) 31 - Push Rod (ada 12) 43 - Casing
7- O-Ring (ada 2) 20 - O-Ring 32 - Spacer 44 - Parking Brake Releasing Valve
8- Plug (ada 2) 21 - Spring (ada 22) 33 - Bushing 45 - Socket Bolt (ada 3)
9- O-Ring (ada 2) 22 - Valve Plate 34 - Retainer plate 46 - Plug
10 - Poppet (ada 2) 23 - Brake Piston 35 - Shoe Plate 47 - O-Ring
11 - Spring (ada 2) 24 - O-Ring 36 - Retaining Ring 48 - Retaining Ring
12 - O-Ring (ada 2) 25 - Center Plate (Ada 4) 37 - Front Cover 49 - Spacer (ada 2)
13 - Plug (ada 2)

W2-6-42
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

Merakit Swing Motor (ZAXIS270)


9. Pasangkan spacer (32) kedalam rotor (30).
PENTING: Lilitkan tape pada spline di ujung shaft
(42), untuk melindungi oil seal (38) dari
terjadinya kerusakan. 10. Pasangkan plunger (18) (ada 9) kedalam retainer
palte (34).
PERHATIAN: Berat Casing : 21 kg (50 lb)
PENTING: Berikan oli hidrolik kedalam lobang plu-
1. Tempatkan casing (43), dengan valve casing (2)
nger di rotor (30).
menghadap kebawah.
Saat pemasangan retainer plate (34),
pastikan untuk menempatkan dengan
2. Berikan sedikit grease pada bagian bearing (41)
permukaan yang tirus menghadap
sambil memasukan kedalam casing (43).
bushing (33).
3. Ketuklah shaft (42) assembli, dengan palu plastik,
11. Masukan plunger (18) (ada 9) kedalam rotor (30).
kemudian pasangkan kedalam casing (43).

4. Ketuklah oil seal (38) dengan palu plastik dan 12. Letakan casing (43) secara horizontal. Putar shaft
pasangkan oil seal kedalam front cover (37). (42) untuk pemasangan rotor (30) assembli
kedalam casing (43).
5. Pasangkan O-ring (39) kedalam casing (43).
Ketuklah front caover (37) dengan palu plastik, 13. Tempatkan casing (43) secara vertical, Pasangkan
secara pelahan untuk pemasangannya kedalam plate (25) (ada 4) secra berseling dengan friction
casing (43). Pasangkan retaining ring (36) kedalam plate (19) (ada 3) kedalam casing (43).
casing (43).
14. Pasangkan O-ring (20, 24) pada casing (43).
PERHATIAN: Berat Casing 21 kg (50 lb).
15. Pasangkan brake piston (23) kedalam casing (43)
PENTING: Berikan sedikit grease pada bagian yang sambil menepatkan tanda pertemuannya.
membulat di shoe plate (35), kemudian
pasangkan shoe plate kedalam casing
(43) dengan bagian yang membulat
menghadap kedalam . CATATAN: Bila kesulitan dalam pemasangan O- ring
(20, 24) kedalam brake piston (23)
6. Letakan casing (43), dengan permukaan duidukan karena adanya tahanan dari O-ring,
valve casing (2), menghadap keatas. ketuklah secara merata dengan meng-
gunakan palu palstik untuk mendo-
7. Pasangkan shoe plate (35) pada casing (43). Pada rongnya.
saat yang bersamaan permukaan yang membulat
di inner race shoe plate (35) harus mengahadap 16. Pasangkan spring (21) (ada 22) pada brake piston
kedalam. (23).

8. Pasangkan push-rod (31) (ada 12) kedalam rotor


(30).

CATATAN: Pemasangan push rod (31), dengan


menggunakan grease. Untuk menjaga
jangan sampai terjatuh atau hilang.

W2-6-43
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

6 9 4 5
22
2
17

45 30

44

43

42

11

10

14

12

13
W164-02-06-002

W2-6-44
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

PENTING: Ketuklah bearing pada bagian permu- 21. Pasangkan valve casing (2) pada casing (43)
kaanya, dengan palu plastik, saat dengan socket bolt (3) (ada 4).
pemasangan roller bearing (17). : 17 mm
: 400 N·m (41 kgf·m, 300 Ibf⋅ft)
17. Pasangkan bearing (17) kedalam valve casing (2)
dengan menetuk outer race bearing (17), secara 22. Pasangkan poppet (10) (ada 2), spring (11) (ada 2)
merata dengan palu plastik.. kedalam valve casing (2). Kencangkan plug (13)
dengan O-ring (12) yang terpasang.
: 17 mm
PENTING : Perhatikan permukaan dari valve plate : 400 N·m (41 kgf·m, 300 Ibf⋅ft)
(22). (Pasang valve plate dengan
cekungan di port menghadap rotor (30)). 23. Pasangkan reilef valve (14) (ada 2) kedalam valve
casing (2).
18. Pasangkan O-ring (1) pada valve casing (2), : 36 mm
kemudian pasangkan valve plate (22). : 175 N·m (18 kgf·m, 130 Ibf⋅ft)

CATATAN: Berikan sedikit grease pada valve plate 24. Pasangkan O-ring (4) (ada 2), (9) (ada 2) pada
(22), untuk menghindari terlepasnya palte (5), dengan socket bolt (6).
valve casing (22). : 6 mm
: 20 N·m (2.0kgf·m, 14.5 Ibf⋅ft)
19. Berikan sedikit grease pada bagian needle di
bearing (17). 25. Psangkan packing brake releasing valve (2) pada
casing (43) dengan socket bolt (1) (ada 3).
: 5 mm
CATATAN: Dorong needle dengan grease, Sihingga
mudah dalam pemasangan shaft (42) 26. Lepaskan penutup fitting dari valve casing (2),
kedalam bearing (17). isikan oli oli hidrolik kedalam casing (43).
20. Luruskan tanda pertemuan di valve casing (2) dan
casing (1), saat menempatkan valve casing pada
casing (43). Pastikan adanya clearance/ celah
antara valve casing (2) dan casing (43) yang
seperti saat dibongkar. Bila celah lebih besar
sebelum dibongkar, pemasangan harus diulangi
dari langkah kerja no. 5.

W2-6-45
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

MEMBONGKAR DAN MERAKIT PARKING


BEAKE RELEASING VALVE
(ZAXIS270)

1 2 3 4
12
5

11

10

9
6

8 7

W178-02-06-025

1 - O-Ring 4 - O-Ring 7 - Bolt (3 Used) 10 - Filter


2 - Plunger 5 - Spring 8 - Casing 11 - Spacer
3 - Spring 6 - Spool 9 - Bushing 12 - Orifice

W2-6-46
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

STANDAR PERAWATAN
Swing Motor

1. Clearance/ celah antara dimeter luar plunger dan d


lobang dalam cylinder.

D-d Satuan: mm (in)


Standar Batas yang Di-izinkan
0.027 (0.0011) 0.052 (0.0020)
W107-02-06-138

D D

2. Clearance/ celah antara plunger dan saat posisi


ditegangkan.
Satuan: mm (in) W107-02-06-139

Standar Batas yang Di-izinkan


0 (0) 0.3 mm (0.0118 in)

W107-02-06-140

W2-6-47
UPPERSTRUCTURE / Swing Device

3. Ketebalan shoe
Satuan: mm (in)
Standar Batas yang di-izinkan
5.5 (0.22) 5.3 (0.21)

4. Ketebalan dari friction plate W107-02-06-142

Satuan: mm (in)
Standar Batas yang Di-izinkan
2.0 (0.08) 1.8 (0.07)

W107-02-06-143

W2-6-48
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

MELEPAS DAN MEMASANG PILOT VALVE


KANAN

PERHATIAN: Cairan yang keluar adalah ber-


tekanan yang dapat menembus kulit. Menye-
babkan kecelakaan yang serius. Hindari
bahaya ini, dengan membuang tekanannya
sebelum melepas hose hidrolik atau saluran
lainnya.
Oli Hidrolik menjadi panas setelah bekerja, dan
akan menyembur, dapat mengakibat- kan luka
bakar. Pastikan untuk menunggu sampai oli
menjadi dingin sebelum mulai bekerja.
Tutup tangki oli hidrolik, akan terbang bila
melepaskannya tanpa membuang tekanan
didalam dahulu. Tekan air release valve yang
ada dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk
membuang sisa tekanan yang ada

Persiapan
1. Tempatkan mesin ditempat yang kokoh, dan rata M104-07-021

permukaannya.

2. Matikan engine. Tekan air release valve yang ada


dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk membuang
tekanan yang tersisa.

Melepas
1. Lepaskan mounting bolt (2) (ada 4) kursi untuk
melepas kursi (1) (dengan stand-nya).
: 17 mm

W178-02-07-006

W2-7-1
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

2. Lepaskan screw (24) (ada 4), cover (23) untuk


melepas boot (29) keatas.
: 17 mm 30

3
3. Lepaskan cap (17) (ada 2) dari cover (18). 29
4
28
4. Lepaskan screw (21) (ada 4) dan (16 (ada 2) untuk 5
27
menggeserkan cover (18) keatas. Lepaskan
konektor masing-masing harness untuk kunci 26 6
kontak (20), air controoler (19) dan grip (3), 7
8
kemudian lepaskan cover (18). Lepaskan screw
9
(22), (15) dan (13) untuk melepas cover (14). 24 10
11
23 12
5. Lepaskan konektor dan bolt (11) untuk switch box
21
(12), untuk melepas switch box (12).
20
: 13 mm
19
1
18
PENTING : Pasang tanda indetifikasi pada semua
hose yang dilepas, untuk memudahkan
saat pemasangan kembali. 17

6. Lepaskan hose (31 sampai 36). 16


: 19 mm

CATATAN: Pasangkan penutup pada semua ujung 15


sambungan hose. 14

7. Kendurkan nut (4) untuk melepaskan grip (5) dan 13


(26). Lepaskan konektor (6) untuk melepas grip (3)
(dengan harness-nya). W178-02-07-001

Kendurkan nut (28) untuk melepaskan lever (30),


washer (25) (26) dan boot (29).
: 22 mm
: 19 mm 31
36
35 32
8. Lepaskan bolt (9) (ada 3) dan (8) (dengan pin (7))
dari pilot valve (10), untuk melepaskan pilot valve 33
(10). 34
: 13 mm

W178-02-07-002
31 - Hose T3: (Ke pilot shut-off valve)
32 - Hose B: (Ke signal control valve port B untuk boom lower)
33 - Hose G: (Ke signal control valve port G untuk bucket roll-in)
34 - Hose A3: (Dari the pilot shut-off valve)
35 - Hose A: (Ke signal control valve port A untuk boom raise)
36 - Hose H: (Ke signal control valve port H untuk bucket roll-out)

CATATAN: Lokasi pipa-pipa yang ditujukan, me-


ngacu ke pola JIS.

W2-7-2
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

Memasang
1. Ikat pilot valve (10) dengan bolt (9) dan (8) (dengan
pin (7)).
: 13 mm
: 10 N⋅m (1.0 kgf⋅m, 7.2 Ibf⋅ft)
31
36
2. Sambungkan hose (31 sampai 36). 35 32
: 19 mm
: 29.5 N⋅m (3 kgf⋅m, 21.5 Ibf⋅ft) 33

34
PENTING: Bila harness dipasangkan dibagian
dalam spring pin (7), mungkin akan
dapat bersentuhan dengan bagian yang
bergerak dari pilot valve, dan dapat
menimbulkan kerusakan pada harness.
Pastikan harness terpasang dibagian W178-02-07-002

luar spring pin (7).


30
3. Kencangkan sementara nut (28) pada lever (30),
3
kemudian pasangkan washers (25), (26). Pasang 29
lever (30) pada valve (10) dengan nut (28). 4
28
pasangkan boot (29). 5
27
Sementara kencangkan (4) pada lever (30),
kemudian pasang grip (3) dengan nut (4). 26 6
Lewatkan harness pada grip (3) melewati lobang 25 7
8
bagian atas boot (29), kemudian sambungkan ke
9
lever (30) melalui clip (5) dan (27). Pasangkan 24 10
harness pada bagian luar spring pin (7) lewat 11
23 12
kepala bolt (8).
Pasangkan konektor (6). 21
20
: 22 mm
19
: 26 N⋅m (2.0 kgf⋅m, 14.5 Ibf⋅ft) 1
18
: 19 mm
: 26 N⋅m (2.0 kgf⋅m, 14.5 Ibf⋅ft)
17
4. Pasangkan switch box (12) dengan bolt (11),
kemudian sambungkan konektor. 16
: 13 mm
: 10 N⋅m (1.0 kgf⋅m, 7.2 Ibf⋅ft)
15
5. Sambungkan masing-masing harness kunci kontak
(20) dan air controller (19). 14

6. Pasangkan cover (14) dengan screw (22), (15) dan 13


(13), Pasangkan cover (18) dengan screw (21) W178-02-07-001

(ada 4) dan (16) (ada 2).


Pasangkan cap (17) (ada 2) pada cover (18).

7. Pasangkan cover (23) dengan screw (24).

W2-7-3
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

8. Pasangkan seat (kursi) (1) (dengan seat stand-


nya) dengan bolt (2) (ada 4).
: 17 mm
: 50 N⋅m (5 kgf⋅m, 36 Ibf⋅ft)

PENTING: Setelah pemasangan, periksa level oli,


start hidupkan engine dan periksa
adakah kebocoran. 2

W178-02-07-006

W2-7-4
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

MELEPAS DAN MEMASANG PILOT VALVE


KIRI

PERHATIAN: Cairan yang keluar adalah ber-


tekanan yang dapat menembus kulit. Menye-
babkan kecelakaan yang serius. Hindari
bahaya ini, dengan membuang tekanannya
sebelum melepas hose hidrolik atau saluran
lainnya.
Oli Hidrolik menjadi panas setelah bekerja, dan
akan menyembur, dapat mengakibat- kan luka
bakar. Pastikan untuk menunggu sampai oli
menjadi dingin sebelum mulai bekerja.
Tutup tangki oli hidrolik, akan terbang bila
melepaskannya tanpa membuang tekanan
didalam dahulu. Tekan air release valve yang
ada dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk
membuang sisa tekanan yang ada

Persiapan
1 Tempatkan mesin ditempat yang kokoh, dan rata
permukaannya, turunkan bucket keatas tanah.
M104-07-021
2 Matikan engine. Tekan air release valve yang ada
dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk membuang
tekanan yang tersisa.

Melepas
1 Lepaskan mounting bolt (2) (ada 4) kursi untuk
melepas kursi (1) (dengan stand-nya).
: 17 mm 1

2. Lepaskan screw (7), (8) untuk melepas cover (9).

3. Lepaskan cap (10) dari cover (6). 10


2
9 Radio
3
4. Lepaskan screw (4) (ada 3), (5) untuk melepas 8
cover (6) keatas untuk melepaskan konektor radio, 4
kemudian lepaskan cover (6).

7
6
5
W178-02-07-003

W2-7-5
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

PENTING: Pasangkan tanda indetifikasi pada


semua hose yang dilepas, untuk
memudahkan dalam perakitan kembali.

5. Lepaskan hose (11 sampai 16).


: 19 mm
11
CATATAN: Psangkan sumbat pada setiap ujung hse 16
15 12
yang dilepaskan.
13
6. Lepaskan nut (18), untuk melepas clip (29), (21). 14
Lepaskan konektor (280 untuk melepas grip (17)
(dengan harness))
Lepaskan nut (20), untuk melepaskan lever (19),
washer (25), (26) dan boot (1).
: 22 mm
: 19 mm

7. Lepaskan bolt (24) dan (23) (dengan pin (22)) W178-02-07-004


11 - Hose T3 : (Ke pilot shut-off valve)
untuk melepas pilot valve (27). 12 - Hose F : (Ke signal control valve port F untuk swing right)
: 13 mm 13 - Hose C : (Ke signal control valve port C untuk arm roll-out)
14 - Hose A2 : (Dari pilot shut-off valve)
15 - Hose E : (Ke signal control valve port untuk E swing left)
Pemasangan 16 - Hose D : (Ke signal control valve port D untukr arm roll-in)
1. Pasangkan pilot valve (27) dengan bolt (24) dan
CATATAN:: Lokasi pipa, yang ditunjukan adalah
(23) (dengan pin (22)).
mengacu ke pola JIS..
: 13 mm
17
: 10 N⋅m (1.0 kgf⋅m, 7.2 Ibf⋅ft)

2. Sambungkan hose-hose (11 sampai 16).


: 19 mm 29
: 29.5 N⋅m (3 kgf⋅m, 21.5 Ibf⋅ft) 18
19
28
1
20
21
22
23
24
25
26
27

W178-02-07-003

W2-7-6
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

PENTING: Bila harness dipasangkan dibagian


dalam spring pin (21), mungkin akan
dapat bersentuhan dengan bagian yang 17
bergerak dari pilot valve, dan dapat
menimbulkan kerusakan pada harness.
Pastikan harness terpasang dibagian 1
luar spring pin (21).
18
3. Ikat untuk sementara nut (20) pada lever (190, 19
1
kemudian pasangkan washer (25) dan (26).
1
Pasangkan lever (19) pada pilot valve (27) dengan 20
nut (20). Pasangkan boot (1). 21
Lewatkan harness pada grip (17) melalui lobang 22
dibagian atas boot (1), kemudian sambungkan ke 23
lever (19) melalui grip (29). Pasangkan harness ke 24
bagian luar spring pin (22) melalu kepala bolt (23). 8 9 10 25
Sambungkan konektor (28).). 26
: 13 mm 27
: 10 N⋅m (1.0 kgf⋅m, 7.2 Ibf⋅ft)
: 22 mm 2
: 26 N⋅m (2.0 kgf⋅m, 14 Ibf⋅ft) 3
: 19 mm
4
: 26 N⋅m (2.0 kgf⋅m, 14 Ibf⋅ft)
5
4. Sambungkan konektor dari radio dan pasangkan
cover (6) dengan screw (4) (ada 4) dan (5),
pasangkan cap (10).
Pasangkan cover (9) dengan screw (7), (8). 7 6 W178-02-07-003

5. Pasangkan boot (1) dan cover (3) dengan screw (2)


(ada 4).

PENTING: Setelah pemasangan, periksa level oli.


Start dan hidupkan engine, untuk
memeriksa adakah kebocoran.

W2-7-7
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

MELEPAS DAN MEMASANG PILOT VALVE


TRAVEL

PERHATIAN: Cairan yang keluar adalah ber-


tekanan yang dapat menembus kulit. Menye-
babkan kecelakaan yang serius. Hindari
bahaya ini, dengan membuang tekanannya
sebelum melepas hose hidrolik atau saluran
lainnya.
Oli Hidrolik menjadi panas setelah bekerja, dan
akan menyembur, dapat mengakibat- kan luka
bakar. Pastikan untuk menunggu sampai oli
menjadi dingin sebelum mulai bekerja.
Tutup tangki oli hidrolik, akan terbang bila
melepaskannya tanpa membuang tekanan
didalam dahulu. Tekan air release valve yang
ada dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk
membuang sisa tekanan yang ada

Persiapan
1. Tempatkan mesin ditempat yang kokoh, dan rata
permukaannya, turunkan bucket keatas tanah.

2. Matikan engine. Tekan air release valve yang ada


dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk membuang
tekanan yang tersisa. M104-07-021

W2-7-8
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

Melepas
1. Lepaskan floor mat (1).

2. Lepaskan bolt (3) (ada 6) dari swing frame untuk


melepaskan cover (2) bawah. 1
: 17 mm

3. Leapskan bolt (4) (ada 2) untuk melepas pedal 5)


(ada 2), lever (16) dan (17).
2
: 17 mm
3
PENTING: Pasangkan tanda indetifikasi pada se- W178-02-07-007

mua hose yang dilepas, untuk


memudahkan dalam perakitan.

4. Lepaskan pipe (6, 7) dan hose (8 sampai 11).


: 19 mm

CATATAN: Pasangkan penutup pada semua ujung


hose yang dilepaskan.
4
17
5. Lepaskan socket bolt (14), spring washer (13) dan 16
plain washer (12) untuk melepas pilot valve (15). 5
: 8 mm

Pemasangan
4
1. Pasangkan pilot valve (15) dengan socket bolt (14),
spring washer (13) dan plain washer (12).
: 8 mm 5
: 49 N⋅m (5.0 kgf⋅m, 36 Ibf⋅ft) 1
14
14
13
2. Sambungkan pipa-pipa (6, 7), hose (8 sampai 11). 13
: 19 mm 12
: 29.5 N⋅m (3.0 kgf⋅m, 21.5 Ibf⋅ft) 12 6
7
3. Pasangkan pedal (5), lever (16) and (17) dengan
bolt (4).
: 17 mm
: 49 N⋅m (5.0 kgf⋅m, 36 Ibf⋅ft) 11
10
9
4. Pasangkan cover (2) bawah dengan with bolt (3) 8
(ada 6).
: 17 mm
: 49 N⋅m (5.0 kgf⋅m, 36 Ibf⋅ft)
W178-02-07-005

5. Pasangkan floor mat (1). 6 - Pipe T2: (Ke pilot shut-off valve)
7 - Pipe A3: (Dari the pilot shut-off valve)
PENTING: Setelah pemasangan, periksa level oli. 8 - Hose K: (Ke signal control valve port K untuk travel kanan
Start dan hidupkan engine untuk dan maju)
memeriksa adakah kebocoran. 9 - Hose L: (Ke signal control valve port L untuk travel kanan
dan mundur)
10 - Hose J: (Ke signal control valve port J untuk travel kiri
dan mundur)
11 - Hose I: (Ke signal control valve port l untu travel kanan
dan maju)

W2-7-9
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

MEMBONGKAR PILOT VALVE KANAN DAN


KIRI
13

12

14

11
15

11
10

8
7
9

21
6 20
16 21
5
20

4 5
19
3 6

3 18
2
4
1

17

W176-02-07-001

1- Spacer (4 Used) 7- Retaining Ring (4 Used) 12 - Cam 17 - Spool (ada 4)


2- Shim (Several) 8- Push Rod A (ada 2) 13 - Screw Joint 18 - Housing
3- Balance Spring A (ada 2) 9- Push Rod B (ada 2) 14 - Universal Joint 19 - O-Ring
4- Balance Spring B (ada 2) 10 - Block 15 - Oil Seal (ada 4) 20 - Dowel Pin (ada 2)
5- Return Spring A (ada 2) 11 - Socket Bolt (ada ) 16 - Spring Guide (ada 4) 21 - O-Ring (ada 2)
6- Return Spring B (ada 2)

W2-7-10
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

Membongkar Pilot Valve Kanan dan Kiri

PENTING: Block (10) dan housing (18) terbuat dari


alumunium. Terlalu kuat menekan, dapat PENTING: Dua macam push rod yang digunakan.
merusakannya. Untuk itu hati-hatilah Semuanya harus ditangani sesuai
dalam penanganannya urutan nomor-nomor port setelah
dilepaskan.
PENTING: Spool (17) adalah bagian yang sangat
terpilih untuk pas dengan lobang di 4. Tarik push rod (8), (9) keluar dari block (10).
housing (18), semuanya harus diganti
secara set. Sebagai tambahan, ukuran 5. Dengan potongan bambu, lepaskan oil seal (15)
dari balance spring A (3), B (4) dan (ada 4) dari block (10).
return spring A (5), B (6) demikian juga
push rod A (8), B (9) adalah berbeda. CATATAN: Bila menggunakan batang besi, akan
Dengan alas an inilah, pastikan untuk merusak permukaan temu oil seal.
indikasikan nomor-nomor port yang
dilepas. Nomor-nomor port ada tercetak PENTING: Retaining ring, mungkin akan dapat me-
di housing (18). lenting, saat dibongkar. Hati-hatilah
jangan sampai hilang.
PENTING: Jangan menjepit housing (18) di ragum,
untuk melepaskan screw joint, karena 6. Press spring dengan special tool (ST 7257) dari
jepitan yang kuat akan bekerja langsung bagian atas spring guide (16). Retaining ring (7)
pada screw joint. akan terlihat. Lepaskan dengan screw driver atau
tool yang sama lainnya. (4 tempat)
1. Pasangkan screw joint (13) di ragum. Kemudian 7
putar cam (12) dengan kunci pas, untuk melepas
screw joint.
: 32 mm

2. Jepit housing (18) dibagian yang rata pada ragum,


Lepaskan cam (12) dari universal joint (14).
: 32 mm
1
ST 7257
CATATAN: Universal Joint diikatkan kuat pada block
(10) dengan LOCTITE. Jangan dilepas
bila tidak perlu.

3. Lepaskan socket bolt (11) untuk melepas block


(10). Dimana saat itu push rod (8) dan (9) tetap W176-02-07-005

berada di bagian block.


: 6 mm PENTING: Banyaknya shim telah ditentukan untuk
setiap port, dalam test kinerja di pabrik.
Hati-hatilah jangan sampai hilang. Jaga-
lah shim secara baik-baik, untuk di-
pasangkan pada masing-masing port
aslinya saat perakitan.

7. Lepaskan spring guide (16), balance spring (3), (4),


return spring (5), (6), shim (2), spacer (1) dari spool
(17).

W2-7-11
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

21

21 20

20

19

18

W176-02-07-001

W2-7-12
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

PENTING: Spool adalah bagian yang sangat terpilih


yang sesuai dengan lobang di housing,
simpanlah baik-baik untuk dipasangkan
pada port aslinya saat perakitan.

8. Lepaskan spool (17) dari housing (18). Tarik keluar


sambil memutarkannya.

CATATAN: Spool dan housing harus diganti secara


assembli.

9. Lepaskan O-ring (19), (21) dari housing (18).


Jangan melepaskan dowel pin (20) bila tidak perlu.

W2-7-13
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

MERAKIT PILOT VALVE KANAN DAN KIRI

13 14
10
12
15
11

8, 9

7
16

3, 4

5, 6

19

17

W176-02-07-006

21 20 18

7- Spacer (4 Used) 12 - Retaining Ring (4 Used) 17 - Cam 22 - Spool (ada 4)


8- Shim (Several) 13 - Push Rod A (ada 2) 18 - Screw Joint 23 - Housing
9- Balance Spring A (ada 2) 14 - Push Rod B (ada 2) 19 - Universal Joint 24 - O-Ring
10 - Balance Spring B (ada 2) 15 - Block 20 - Oil Seal (ada 4) 25 - Dowel Pin (ada 2)
11 - Return Spring A (ada 2) 16 - Socket Bolt (ada ) 21 - Spring Guide (ada 4) 26 - O-Ring (ada 2)
12 - Return Spring B (ada 2)

W2-7-14
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve
Merakit Pilot Valve Kanan dan Kiri

PENTING: Pilot valve sangat mudah terkontamina - PENTING: Pasangkan spring guide dengan bagian
si (kemasukan kotoran). protrusion, menghadap keatas.
Jagalah bagian parts tetap bersih selama
perakitan. 3. Pasangkan spring guide (16) pada return spring (3)
atau (4).
CATATAN: Tabel yang ditunjukan dibawah, adalah
hubungannya antara masing-masing 4. Pasangkan retaining ring (7) onto ring holder (ST
port dan komponennya. Hati-hatilah 7255).
jangan sampai tertukar saat perakitan. ST 7255
7
No. Spool Shim Push Rod
Port (17) (2) (8), (9)
Dengan parit
1 Sama Sama
W176-02-07-008
dibagian luar
dengan dengan Dengan parit 5. Dorongkan bagian kepala spool (17) kedalam
2 aslinya aslinya dibagian luar lobang untuk spesial tool spring (ST 7257) untuk
Dengan parit mem-press spring dari bagian atas spring guide
3 (16). Pasangkan retaining ring (7) dengan ring
dibagian luar
Dengan parit holder (ST 7255) pada bagian kepala spool.
4
dibagian luar
ST 7257 ST 7255

No. Return Spring Balance Spring


Port (5), (6) (3), (4) 17
1 Pendek Pendek
2 Panjang Panjang
3 Pendek Pendek Packing Material
4 Panjang Panjang
W176-02-07-009
PENTING: Pastikan nomor lobang port dan masuk-
CATATAN: Pasangkan packing material, dengan
an spool pada port aslinya.
ukuran kira-kira diameter 8 mm, panjang
1. Masukan ujung spool (17) yang lebih kecil, ke 10 mm, kedalam lobang port, bukan saja
housing (18), sambil memutarkannya. untuk membuat mudah pekerjan, tetapi
juga melindungi spool dari meluncur
kebawah, saat spring di tekan.
CATATAN : Spool adalah bagian yang sangat terpilih
untuk pas dengan lobang di housing, 6. Rakitlah sisa spool (17) (ada 3) kedalam housing,
Spool dan housing harus diganti secara dengan cara yang sama pada langkah 2 sampai 5.
assembli.
7. Pasangkan O-ring (19) dan (21) (ada 2) pada
PENTING: Lihat pada tabel diatas untuk mendapat- housing (18).
kan perakitan yang benar.

2. Pasangkan spacer (1), shim (2), balance spring (3)


atau (4), return spring (5) atau (6) pada spool (17)
pasangkan kedalam housing (18).

W2-7-15
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

13 14
10
12
15
11

8, 9

W176-02-07-006

20 18

W2-7-16
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

8. Gunakan sedikit grease pada permukaan dalam PENTING : Jangan lupa mengencangkan cam.
oil seal (15) (ada 4), kemudian pasangkan oil seal
(4) kedalam block (10) dengan menggunakan 13. Jepitkan housing (18) ke ragum secara hati-hati
potongan bamboo. dan kemudian pasangkan cam (12) pada universal
joint (14).
CATATAN: Oil seal akan masuk kedalam ujung se- Kencangkan universal joint sehingga jarak celah
lama operasi. Pertama kali masukan antara cam dan push rod (8) (9) menjadi antara 0
push rod (8 dan 9) seperti dalam sampai 0,2 mm.
gambar, untuk oil seal terjatuh kedalam : 32 mm
ujung lobang dalam pengerjaannya.
Oil Seal
Mounting Hole PENTING: Jangan jepit housing (18) dalam ragum,
karena jepitan yang terlalu kuat, akan
8,9
bekerja pada screw joint.
10
14. Jepit screw joint (13) di ragum untuk mengen-
cangkan universal joint (14). Kencangkan cam (12)
dengan spanner.
: 32 mm
: 88.2 N⋅m (9 kgf⋅m, 65 Ibf⋅ft)
W176-02-07-007

PENTING: Pastikan posisi untuk pemasangan push


rod.

9. Pasangkan push rod (8), (9) pada block (10). Saat


pemasangan, pasangkan push rod dengan masing-
masing parit sekelilingnya menghadap port #1 dan
#3, parit sekeliling yang lainnya menghadap port #2
dan #4.

10. Oleskan sedikit grease pada ball di ujung push rod


(8), (9).

11. Oleskan sedikit grease pada bagian sambungan


universal joint (14).

12. Tepatkan posisi dowel pin (20), pasangkan block


(10) assembli ke housing (18) dengan socket bolt
(11) (ada 2).
: 6 mm
: 19.6 N⋅m (2 kgf⋅m, 14.5 Ibf⋅ft)

W2-7-17
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

MEMBONGKAR PILOT VALVE TRAVEL

35 2

34
33
32
31
30

3
4
5
6
29
28 7
27
8
9
10
26
11

12
25 13
24 23

22

21

20

19

18
14

17
15

16

W176-02-07-002

1- Bolt (ada 2) 10 - Holder 19 - Spacer (ada 4) 28 - Socket Bolt (ada 4)


2- Cover 11 - Oil Seal (ada 4) 20 - Shim (Seperlunyal) 29 - Spring Washer (ada 4)
3- Pin (ada 2) 12 - O-Ring (ada 4) 21 - Balance Spring (ada 4) 30 - Adjusting Bolt (ada 4)
4- O-Ring (ada 2) 13 - Bushing (ada 4) 22 - Spring Guide (ada 4) 31 - Bushing (ada 4)
5- O-Ring (ada 2) 14 - Casing 23 - Pusher (ada 4) 32 - Cam (ada 2)
6- Damper (ada 2) 15 - O-Ring 24 - Spring Pin (ada 2) 33 - Lock Nut (ada 4)
7- Rubber Seat (ada 2) 16 - Plug 25 - Spring Pin (ada 2) 34 - Spring Pin (ada 2)
8- Socket Bolt (ada 2) 17 - Spool (ada 4) 26 - Bracket (ada 2) 35 - Spring Pin (ada 2)
9- Spring Washer (ada 2) 18 - Spring (ada 4) 27 - Spring Pin (ada 2)

W2-7-18
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

Membongkar Pilot Valve Travel

1. Jepitkan casing (14) pada ragum. Lepaskan bolt (1) 7. Lepaskan spring (18) dari casing (14). (4 tempat)
untuk melepaskan cover (2) dari holder (10)..
: 10 mm PENTING: Letakan stand dibawah bracket (26) un-
tuk membentuk suatu daya kerja. Karena
2. Lepaskan socket bolt (8) (ada 2) untuk melepas holder (10) menahan daya rekasi, maka
holder (10) dari casing (14). suatu daya yang kuat akan bekerja pada
: 8 mm pin (3) dan ujung pin akan pecah.

3. Tarik pusher (23) dari casing (14). (4 tempat) PENTING: Bagian dalam lobang spring pin (24), (25)
Bushing (13) dan oil seal (11) dapat dilepaskan di bracket, adalah bagian yang ber-
bersama pusher. undak-rata (tirus). Sehingga spring pin
hanya dapat ditarik keluar dari satu arah
4. Tarik keluar pusher (23) dari bushing (13), dan saja.
dengan menggunakan potongan bambu lepaskan
oil seal (11) (ada 4 tempat). 8. Tempatkan stand dibawah bracket (26).
Dorong keluar kedua spring pin (24), (25) dari
PENTING: Tandai spool (ada 4) sehingga memudah- bracket (26) secara bersamaan dengan special tool
kan untuk membantu pemasangan ke (ST 1237).
posisi aslinya. Lepaskan bracket dari pin (3) (ada 2 tempat).
Jangan melepas spring pin (27) di braket, bila tidak
5. Tarik keluar spool (17) assembli dari casing (14), perlu.
dengan memutar spool (ada 4).
Spring guide (22), balance spring (21), shim (20) CATATAN: Bagian ujung-luar spring pin sudah
dan spacer (19) dapat dilepas bersama spool. dihaluskan.

CATATAN: Spool adalah bagian yang sangat terpilih 24,25


untuk pas dengan lobang di housing,
Spool dan housing harus diganti secara 2
assembli. 3 2
Dihaluskan
PENTING: Jumlah shim telah ditentukan, selama
test kinerja di pabrik. Semua harus
Stand
disimpan bersama dengan spoolnya.

6. Tekan/ kompress balance spring (21). Lepaskan


spring guide (22), balance spring (21), shim (20)
dan spacer (19) dari spool (17). (ada 4 tempat) W176-02-07-019

9. Lepaskan socket bolt (28) (ada 2) untuk melepas


damper (6) dan rubber seat (7) dari pin (3). O-ring
(4) juga dilepaskan bersama (2 tempat).
: 5 mm

W2-7-19
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

35
34
33
32
31
30

10

14

W176-02-07-002

W2-7-20
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

10. Lepaskan O-ring (5) dari pin (3). (2 tempat)

11. Tempatkan holder (10) dengan casing (14) pada


permukaan temu menghadap keatas.

PENTING: Lobang spring pin (34), (35) di cam (32)


adalah berundak-rata (tirus). Sehingga
pin hanya dapat dilepaskan dari bagian
bawah cam.

12. Tarik keluar spring kedua pin (34), (35) dari cam
(32) secara bersamaan, dengan special puller (ST
1237) (2 tempat).

CATATAN: Spring pin adalah pin double..

CATATAN: Spring pin adalah dihaluskan dalam


lobangnya, sehingga diperlukan perasa-
an saat melepaskan.

13. Lepaskan pin (3) dengan batangan besi dan


hammer. Yang juga secara bersamaan cam (32)
dapat dilepaskan (2 tempat).

CATATAN: Jangan melepas bushing (31) (ada 4)


dari holder (10) bila tidak perlu, harus
menggunakan special tool (ST 7256)
bushing untuk mengeluarkannya.

14. Lepaskan lock nut (33) (ada 2) dari cam (32) untuk
melepas adjusting bolt (30) (ada 2). (dua tempat).
: 13 mm
: 4 mm

W2-7-21
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

MERAKIT PILOT VALVE TRAVEL

26 6 7 1 2 3 31 25 27 24 10 32 30 33 34, 35 8 9

13
4
22
28
5
11 21
29
12 18
23
20

19

17
14

W176-02-07-010

15, 16

10 - Bolt (ada 2) 19 - Holder 28 - Spacer (ada 4) 36 - Socket Bolt (ada 4)


11 - Cover 20 - Oil Seal (ada 4) 29 - Shim (Seperlunyal) 37 - Spring Washer (ada 4)
12 - Pin (ada 2) 21 - O-Ring (ada 4) 30 - Balance Spring (ada 4) 38 - Adjusting Bolt (ada 4)
13 - O-Ring (ada 2) 22 - Bushing (ada 4) 31 - Spring Guide (ada 4) 39 - Bushing (ada 4)
14 - O-Ring (ada 2) 23 - Casing 32 - Pusher (ada 4) 40 - Cam (ada 2)
15 - Damper (ada 2) 24 - O-Ring 33 - Spring Pin (ada 2) 41 - Lock Nut (ada 4)
16 - Rubber Seat (ada 2) 25 - Plug 34 - Spring Pin (ada 2) 42 - Spring Pin (ada 2)
17 - Socket Bolt (ada 2) 26 - Spool (ada 4) 35 - Bracket (ada 2) 43 - Spring Pin (ada 2)
18 - Spring Washer (ada 2) 27 - Spring (ada 4) 36 - Spring Pin (ada 2)

W2-7-22
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

Merakit Pilot Valve Travel

PENTING: Perhatikan dengan baik, arah dudukan 6. Bila bushing (31) telah dilepaskan dari holder (10),
spring guide (2). bushing harus dipasangkan kembali dengan
menggunkan special tool (ST 7256), sesuai
PENTING: Pasangkan banyaknya shim sesuai asli- prosedur berikut.
nya.
CATATAN: Bushing (ada 4) adalah sama semuanya.
1. Merakit spool (17) kedalam assembli. (ada 4)
Masukan spacer, shim (20), balance spring (21)
Masukan bushing kedalam special tool (ST 7256),
kedalam spool sesuai urutannya.
kemudian ketuklah dengan palu pada special tool
Press balance spring dengan tangan. Pasangkan
(ST 7256) untuk memasang busing kedalam
spring guide (22) pada spool dengan bagian
lobang holder.
ujung yang tirus, menghadap kebawah.
Berhentikan mengetuk bila ujung bushing sampai/
rata dengan bagian dalam dinding. ST 7256
10
2. Masukan spring (18) ke casing (14). (ada 4).

PENTING: Masukan spool (17) assembli kedalam


port asalnya. 1
W176-02-07-016

3. Putar dan pasangkan spool (17) assembli kedalam


casing (14) (ada 4 tempat). Pasangkan bushing di bagian sebelahnya,
dengan cara yang sama.
4. Rakit plunger-plunger (23) (ada 4). 31
10
Pasangkan oil seal (11) pada bushing (13).
Gunakan grease pada permukaan dalam oil seal. ST 7256
Pasangkan O-ring (12) pada bushing.
Masukan pusher (23) ke bushing.
Oleskan grease pada bagian kepala pusher.
W176-02-07-015

5. Masukan pusher (23) assembli ke holder (10). (ada Pasangkan bushing di bagian yang berdekatan
4 tempat). seperti ditunjukan dibawah. Berhentilah menge-
tuk, bila ujung bushing, mencapai diding luar
holder.
31
ST 7256
10

Outside of
Holder
W176-02-07-014

Pasangkan bushing di bagian sebelahnya,


dengan cara yang sama
.ST 7256 31
10

W176-02-07-013

W2-7-23
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

3 10 32 30 33 34, 35 8 9

23

14

W176-02-07-010

W2-7-24
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

7. Pasang adjusting bolt (30) pada cam (32). PENTING: Jangan menyetel adjusting bolt (30), sam
Kencangkan dengan tangan, dan kemudian ikat -bil mem-press pusher (23) dengan
sementara dengan lock nut (32) (ada 2 tempat). adjusting bolt. Standar clearnce antara
adjusting bolt dan pusher harus 0
CATATAN: Ukuran penyetelan nanti kemudian. sampai 0,2 mm (0 sampai 0,008 in).

8. Oleskan grease pada kepala (permukaan temu 13. Stel adjusting bolt (30) dengan prosedur sebagai
untuk pusher (23)) adjusting bolt (30) (ada 2). berikut (2 tempat).
: 13 mm
9. Pasangkan O-ring (5) pada pin (3), kemudian arakit : 4 mm
pin pada holder (10) dengan cam (32) (ada 2). Kendurkan lock nut (33).
Gerakan cam (32) untuk memeriksa serberapa
PENTING: Perhatikan dan hati-hati arah memasuk- play, bila tidak ada, putar adjusting bolt, untuk
an spring pin. menyetelnya.
Putar kedua adjusting bolt masing-masing di kiri
PENTING: Ketuklah spring pin kedalam, sampai kanan untuk menjaga cam tetap horizontal.
bertemu dengan bagian yang berundak Ukur A dan B dari bagian kaki kedua cam holder
di lobang. kiri dan kanan (10). Stel pelan-pelan adjusting
bolt, untuk mendapatkan jarak yang sama kiri dan
10. Pasangkan spring pin (34), (35) pada cam (32), kanan.
menggunakan special tool (ST 1237), kemudian Kencangkan adjusting bolt, dengan kunci
ikatkan dengan cam dan pin (3). Spring pin harus hexagon. Kencangkan lock nut sesuai torque-
ditempatkan dengan bagian yang tebelah di 90°. (2 nyq, untuk mengikat adjusting bolt.
tempat) Bila penyetelan selesai, gerak-gerakan cam,
untuk memeriksa apakah ada sedikit paly. Bila
34 35 Terbelah Terbelah tidak ada play, pusher mungkin dalam keadaan
tertekan dan stel kembali, sesuai prosedur lagi.
: 9.8 N.m(1 kgf.m, 7.2 Ibf⋅ft)

30 33 32 10

A B
W176-02-07-017

11. Kembangkan bibir lobang di cam (32), dimana


spring pin (34), (35) ada didalamnya, dengan
punch (2 tempat).

12. Pasangkan holder (10) pada casing (14) assembli,


dan pasangkan dengan socket bolt (8) (ada 2),
spring washer (9) (ada 2). W176-02-07-003
: 8 mm
: 49 N.m (5 kgf.m, 36 Ibf⋅ft)

W2-7-25
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

26 6 7 1 2 3 25 27 24 10

4
28
5
29

W176-02-07-010

W2-7-26
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve

14. Pasangkan rubber seat (7) pada pin (3). (2 tempat PENTING: Letakan stand dibawah bracket. Karena
holder (10) menahan daya rekasi, maka
suatu daya yang kuat akan bekerja pada
15. Oleskan grease pada O-ring (5). (2 tempat) pin (3) dan ujung pin akan pecah.

PENTING: Bagian dalam lobang spring pin di brac-


PENTING: Perhatikan arah pemasangan damper (6). ket, adalah bagian yang berundak-rata
(tirus). Sehingga spring pin hanya dapat
PENTING: Lobang bagian dalam damper (6) adalah dimasukan dari satu arah saja.
berujung tirus. Bila damper tercongkel .
keatas, O-ring (5) akan menjadi rusak.
PENTING: Perhatikan arah permukaan dari spring
16. Dengan lever menghadap keatas, pasangkan pin.
damper (6) pada pin (5) lurus tanpa spring (2
tempat). 20. Letakan stand dibawah bracket (26).
Ketuklah spring pin (24) (25) kedalam bracket,
sampai spring pin mencapai unjung tirusnya,
17. Ikat damper pada holder (6) dengan socket bolt dengan menggunakan special tool (ST 1237).
(28) (ada 2) dan spring washer (29) (ada 2) (2 Spring pin harus ditempatkan dengan bagian yang
tempat). terbelah dalam posisi 90°.
: 8 mm
: 7 N⋅m (0.7kgf⋅m, 5.1 Ibf⋅ft)
Kembangkan
Kembangkan disini disini
18. Gunakan grease pada O-ring (4), kemudian press
ke bagian ujung pin (3) (2 tempat). 2 3
PENTING: Untuk arah pemasangan bracket, lihat
pada gambar pada bagian pembong-
karan. Hati-hatilah jangan sampai terjadi 24, 25
Stand
kesalahan dalam perakitan.

19. Pasangkan pin (3) kedalam bracket (26),


kemudian tepatkan lobang untuk memasukan W176-02-07-011

spring pin (24), (25) untuk memasangkan pin pada


bracket. 21. Kembangkan ujung lobang di bracket (26), dimana
spring pin (24) dimasukan, dengan punch (2
tempat).
(Lihat pada gambar diatas)

22. Pasangkan pin (3) pada bracket yang lain (26)


sesuai langkah keerja 19 sampai 21.

23. Pasangkan cover (2) pada holder (10) dengan bolt (1)
(2 tempat).
: 10 mm
: 5 N•m (0.5 kgf⋅m, 3.6 Ibf⋅ft)

24. Oleskan grease pada spring pin (27) pada bagaian


yang bertemu dengan damper (6). (2 tempat).

W2-7-27
UPPERSTRUCTURE / Pilot Valve
(Kosong)

W2-7-28
UPPERSTRUCTURE / Pilot Shut-Off Valve

MELEPAS DAN MEMASANG PILOT SHUT-


OFF VALVE

PERHATIAN : Cairan yang keluar adalah ber-


tekanan yang dapat menembus kulit. Menye-
babkan kecelakaan yang serius. Hindari
bahaya ini, dengan membuang tekanannya
sebelum melepas hose hidrolik atau saluran
lainnya.
Oli Hidrolik menjadi panas setelah bekerja,
dan akan menyembur, dapat mengakibatkan
luka bakar. Pastikan untuk menunggu
sampai oli menjadi dingin sebelum mulai
bekerja.
Tutup tangki oli hidrolik, akan terbang bila
melepaskannya tanpa membuang tekanan
didalam dahulu. Tekan air release valve yang
ada dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk
membuang sisa tekanan yang ada.

Persiapan :

1. Tempatkan mesin ditempat yang kokoh, dan rata


permukaannya.

2. Matikan engine. Tekan air release valve yang ada


dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk membuang
tekanan yang tersisa.

3 Lepaskan tutup tangki oli hidrolik. Sambungkan


sebuah vacuum pump, untuk menjaga tekanan
negatip didalam tangki oli hidrolik.

CATATAN: Pastikan vacuum pump tetap hidup,


selama / sambil bekerja pada sistem
hidrolik

W2-8-1
UPPERSTRUCTURE / Pilot Shut-Off Valve

Melepas (ZAXIS200, 200-E, 225USR, 230, 270)


1. Lepaskan spring (3).

PENTING: Pasangkan tanda pada hose-hose untuk


memudahakan saat perakitan.

2. Lepaskan hose-hose (6 sampai 13) dan pipa-pipa 1


(14, 15).
: 19 mm
2
3. Lepaskan spring pin (5) untuk melepas lever (1).
3
5
4. Lepaskan bolt (2) untuk melepas pilot shut-off valve
(4). 4
: 17 mm

Memasang (ZAXIS200, 200-E, 225USR, 230, 270)


1. Pasangkan pilot shut-off valve (4) dengan bolt (2). W178-02-08-001

2. Pasangkan lever (1) dengan spring pin (5).


13 14 2
12 15
11
3. Sambungkan hose-hose (6 sampai 13) and pipa-
pipa (14 sampai 15).

4. Pasangkan spring (3).


6
Tightening Torque
Ukuran Kunci (mm) Keterangan
N•m kgf•m (Ibf⋅ft) 10
: 17 49 5 (36) Bolt
: 19 29 3 (21.5) Hose, Pilot

9 W178-02-08-002

6- Hose DP : (Ke tanki oli)


7- Hose PH : (Ke signal control valve)
8- Hose PI : (Ke signal control valve)
9- Hose PD: (Dari solenoid valve unit)
10 - Hose T6: (Dari pilot valve kanan)
11 - Hose P2: (Ke pilot valve kiri)
12 - Hose T5: (Daro pilot valve kiri)
13 - Hose P3: (Ke pilot valve kanan)
14 - Hose P: (Ke travel pilot valve)
15 - Hose T: (Dari travel pilot valve)

W2-8-2
UPPERSTRUCTURE / Pilot Shut-Off Valve

Melepas (ZAXIS225US)
1. Lepaskan ball joint (10). 3
2
PENTING: Pasangkan tanda pada hose-hose untuk 1
memudahkan saat perakitan.

2. Lepaskan hose-hose (1 sampai 9).

3. Lepaskan bolt (11) untuk melepas pilot shut-off 11


valve.
: 13, 22 mm
: 8 mm

Memasang (ZAXIS225US)
4
1. Pasangkan pilot shut-off valve dengan bolt (11).

2. Pasangkan hose-hose (1 sampai 9).


10 9 8 1 6 5
3. Pasangkan ball joint 10).
W157-02-08-001

Tightening Torque
Ukuran Kunci (mm) Keterangan
N•m kgf•m (Ibf⋅ft)
1- Hose P2: (Dari travel pilot valve)
: 13 10 1 (7.2) Nut
2- Hose P1: (Ke swing, arm pilot valve)
: 22 39 4 (29) Hose 3- Hose P3: (Ke boom, bucket pilot valve)
: 8 20 2 (14.5) Bolt 4- Hose T6: (Dari bucket, boom pilot valve)
: 17 49 5 (36) Bolt 5- Hose PD: (Ke port tanki )
6- Hose DP: (Ke pilot valve)
: 19 29 3 (21.5) Hose
7- Hose T5: (Dari swing, arm pilot valve)
8- Hose T4: (Dari pilot valve travel kiri dan kanan)
9- Hose A4: (Ke shuttle valve)
10 - Ball Joint
11 - Bolt

W2-8-3
UPPERSTRUCTURE / Pilot Shut-Off Valve

MEMBONGKAR PILOT SHUT-OFF VALVE


(ZAXIS200, 200-E, 225USR, 230, 270)

3
6
2 7
1
8
9

13 10

11

12

W178-02-08-005

1- Washer 5- Socket Bolt 9- O-Ring 13 - Socket Bolt


2- Backup Ring 6- Retaining Ring 10 - Spool
3- O-Ring 7- Washer 11 - Bracket
4- Body 8- Backup Ring 12 - Pin

W2-8-4
UPPERSTRUCTURE / Pilot Shut-Off Valve

Membongkar Pilot Shut-Off Valve (ZAXIS200, 200-


E, 225USR, 230, 270)
• Pastikan telah membaca dan mengerti “ Waspadalah
dalam Pekerjaan Membongkar dan Merakit ”
dihalaman W1-1-1 sebelum memulai pekerjaan
membongkar.

1. Buatlah tanda pada body (4) dan bracket (11).


Lepaskan retaining ring (6), washer (7), back-up
ring (8) dan O-ring (9), dari body (4) untuk
melepaskan spool (10) secara assembli.

2. Lepaskan washer (1), back-up ring (2) dan O-ring


(3) dari body (4).

3. Jepitkan spool (10) dengan ganjalan kayu ke


ragum. Lepaskan socket bolt (13) dan bracket (11).
: 4 mm

CATATAN: Jangan melepas pin (12) bila tidak perlu.

4. Lepaskan socket bolt (5) dari body (4).


: 8 mm

W2-8-5
UPPERSTRUCTURE / Pilot Shut-Off Valve

MEMBONGKAR PILOT SHUT-OFF VALVE


(ZAXIS225US)

1
2
3
4

5
6
7
8
14

13 12

11

10
W155-02-08-001

1 - Retaining Ring 5 - O-Ring 9 - Spring Pin 12 - Socket Bolt


2 - Washer 6 - Backup Ring 10 - Lever 13 - Steel Ball
3 - Backup Ring 7 - Washer 11 - Spool 14 - Body
4 - O-Ring 8 - Retaining Ring

W2-8-6
UPPERSTRUCTURE / Pilot Shut-Off Valve

Membongkar Pilot Shut-off Valve (ZAXIS225US)


• Pastikan telah membaca dan mengerti “ Waspadalah
dalam Pekerjaan Membongkar dan Merakit ”
dihalaman W1-1-1 sebelum memulai pekerjaan
membongkar.

1. Lepaskan retaining ring (1), washer (2) untuk


melepas spool (11).

PENTING: Buatlah tanda pertemuan pada posisi


dudukan spool (11) dan lever (10).

2. Lepaskan spring pin (9) dari spool (11) untuk


melepas lever (10).

3. Lepaskan washer (7), retaining ring (8) dari spool


(11).

4. Lepaskan backup ring (3), (6) dan O-ring (4, 5) dari


body (14).

5. Kendurkan dan lepaskan socket bolt (12) dari body


(14).
: 6 mm

W2-8-7
UPPERSTRUCTURE / Pilot Shut-Off Valve

MERAKIT PILOT SHUT-OFF VALVE


(ZAXIS200, 200-E, 225USR, 230, 270)

12 13 11 4 5 Z

Z
Potongan Z - Z
W178-02-08-006

10 6 7 8 9 4 3 2 1 11

13

T178-03-07-002

1- Washer 5- Socket Bolt 9- O-Ring 13 - Socket Bolt


2- Backup Ring 6- Retaining Ring 10 - Spool
3- O-Ring 7- Washer 11 - Bracket
4- Body 8- Backup Ring 12 - Pin

W2-8-8
UPPERSTRUCTURE / Pilot Shut-Off Valve

Merakit Pilot Shut-Off Valve (ZAXIS200, 200-E,


225USR, 230, 270)

1. Gunakan LOCTITE # 262 pada socket bolt (5) dan


pasangkan pada body (4).
: 8 mm
: 29.4 N⋅m (3.0 kgf⋅m, 21.5 lbf⋅ft)

2. Jepitkan spool (10) dengan potongan kayu pada


ragum. Gunakan LOCTITE #262 pada socket bolt
(13), kemudian pasangkan bracket (11) pada spool
(10).
: 4 mm
: 3.9 N⋅m (0.4 kgf⋅m, 2.9 lbf⋅ft)

3. Pasangkan O-ring (3), backup ring (2) dan washer


(1) pada body (4).

4. Oleskan oli hidrolik spool (10) dan pasangkan pada


body (4).

5. Pasangkan O-ring (9), backup ring (8) dan washer


(7) pada body (4), dan pasangkan retaining ring (6)
pada spool (10).

W2-8-9
UPPERSTRUCTURE / Pilot Shut-Off Valve

MERAKIT PILOT SHUT-OFF VALVE


(ZAXIS225US)

1 2 3 4 14 5 6 7 8 11 9

12 10 3

W157-02-08-002

1 - Retaining Ring 5 - O-Ring 9 - Spring Pin 12 - Socket Bolt


2 - Washer 6 - Backup Ring 10 - Lever 13 - Steel Ball
3 - Backup Ring 7 - Washer 11 - Spool 14 - Body
4 - O-Ring 8 - Retaining Ring

W2-8-10
UPPERSTRUCTURE / Pilot Shut-Off Valve

Merakit Pilot Shut-off Valve (ZAXIS225US)

PENTING: Oleskan grease pada O-ring (5) dan


back-up ring (6).

1. Pasangkan O-ring (5), backup ring (6), washer (7)


dan retaining ring (8) pada body (14).

2. Tepatkan tanda pertemuan yang dibuat saat


pembongkaran spool (11) dan lever (10), masukan
spring pin (9) untuk merakit bersama.

PENTING: Gunakan oil hidrolik pada spool (11).

3. Rakitlah spool (11) pada body (14).

PENTING: Gunakan sedikit grease pada O-ring (4)


dan back-up ring (3).

4. Pasangkan O-ring (4), backup ring (3), washer (2)


pada body (14) dan pasangkan retaining ring (1)
pada spool (11).

5. Pasang dan kencangkan socket bolt (12).


: 6 mm
: 44 N.m (4.5 kgf.m, 32.5 Ibf⋅ft)

W2-8-11
UPPERSTRUCTURE / Pilot Shut-Off Valve

(Kosong)

W2-8-12
UPPERSTRUCTURE / Signal Control Valve

MELEPAS DAN MEMASANG SIGNAL


CONTROL VALVE

PERHATIAN : Cairan yang keluar adalah ber-


tekanan yang dapat menembus kulit. Menye-
babkan kecelakaan yang serius. Hindari
bahaya ini, dengan membuang tekanannya
sebelum melepas hose hidrolik atau saluran
lainnya.
Oli Hidrolik menjadi panas setelah bekerja,
dan akan menyembur, dapat mengakibatkan
luka bakar. Pastikan untuk menunggu
sampai oli menjadi dingin sebelum mulai
bekerja.
Tutup tangki oli hidrolik, akan terbang bila
melepaskannya tanpa membuang tekanan
didalam dahulu. Tekan air release valve yang
ada dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk
membuang sisa tekanan yang ada.

Persiapan :

1. Tempatkan mesin ditempat yang kokoh, dan rata


permukaannya.

2. Matikan engine. Tekan air release valve yang ada


dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk membuang
tekanan yang tersisa.

3. Lepaskan tutup tangki oli hidrolik. Sambungkan


sebuah vacuum pump, untuk menjaga tekanan
negatip didalam tangki oli hidrolik.

CATATAN: Pastikan vacuum pump tetap hidup,


selama / sambil bekerja pada sistem
hidrolik

W2-9-1
UPPERSTRUCTURE / Signal Control Valve

Melepas Signal Control Valve


PENTING: Pasangkan tag/ tanda pada hose dan
pipa untuk mempermudah perakitan.

Control Valve
CATATAN: Bila melepaskan pipa dari signal control
valve, Gunakanlah snap-on tool
(GAN850812B: ukuran tool: 19.05 mm),
untuk memudahkan melepas pipa. .

1. Lepaskan semua hose dan pipa dari port masing-


masing.

2. Lepaskan pressure sensor (swing, travel).

3. Lepaskan bolt (20) untuk melepaskan signal control


valve.
: 8 mm
T176-04-04-001
Sisi-Bagian Pilot Valve PH
Memasang
1. Gunakan LOCTITE pada bolt (20) dan pasangkan A
signal control valve. C M

E B
2. Sambungkan hose dan pipa pada masing-masing
port. D SB
H G
3. Pasangkan pressure sensor (swing, travel). F N
PI
Torque Sisi-bagian
Pengikatan Pilot Valve I
Ukuran Kunci (mm) Keterangan
Kgf.m J
N.m
(Ibf⋅ft) DF
SH
: 17 25 2.5 (18) Hose, Pipe
: 19 29.5 3 (21.5) Hose
SA L 20
: 24 16 1.6 (11.5) Pressure Switch, Sensor T178-03-06-016

: 8 50 5.1 (37) Bolt SM Sisi-bagian Control Valve


3
1 5
13
2 4
SK SE
7
8
14 6
Pressure Sensor
(Swing)
9
Sisi-bagian
SN
Control Valve
10
K 11
SL

Pressure Sensor
(Travel) 20 12 SP T178-03-06-015

W2-9-2
UPPERSTRUCTURE / Signal Control Valve

Sisi-bagian Pilot Valve


Nama Port Terhubung ke Keterangan
Port A Pilot Valve Kanan Boom raise pilot pressure
Port B Pilot Valve Kanan Boom lower pilot pressure
Port C Pilot Valve Kiri Arm roll-out pilot pressure
Port D Pilot Valve Kiri Arm roll-in pilot pressure
Port E Pilot Valve Kiri Pilot pressure, swing kiri
Port F Pilot Valve Kiri Pilot pressure, swing kanan
Port G Pilot Valve Kanan Bucket roll-in pilot pressure
Port H Pilot Valve Kanan Bucket roll-out pilot pressure
Port I Pilot Valve Travel Pilot pressure, Travel kiri maju
Port J Pilot Valve Travel Pilot pressure, Travel kiri mundur
Port K Pilot Valve Travel Pilot pressure, Travel kanan maju
Port L Pilot Valve Travel Pilot pressure, Travel kanan mundur
Port M Pilot Valve Tambahan Plug on (terhubungnya) pilot pressure
Port N Pilot Valve Tambahan Plug off (tetutupnya) pilot pressure
Port SA Pump 1 regulator Pump 1 control pressure
Port SB Pump 2 regulator Pump 2 control pressure
Port PI Pilot shut-off valve Primary pilot pressure
Port PH Pilot shut-off valve Primary pilot pressure (Circuit Pemanasan)
Port SH Swing parking brake Brake release pressure
Port DF Tangki oli hidrolik Kembali ke tangki oil hidrolik

Sisi-bagian Control Valve


Nama Port Terhubung ke Keterangan
Port 1 Control valve Boom raise pilot pressure
Port 2 Control valve Boom lower pilot pressure
Port 3 Control valve Arm roll-out pilot pressure
Port 4 Control valve Arm roll-in pilot pressure
Port 5 Control valve Pilot pressure, Swing kiri
Port 6 Control valve Pilot pressure, Swing kanan
Port 7 Control valve Bucket roll-in pilot pressure
Port 8 Control valve Bucket roll-out pilot pressure
Port 9 Control valve Pilot pressure, Travel kiri maju
Port 10 Control valve Pilot pressure, Travel kiri mundur
Port 11 Control valve Pilot pressure, Travel kanan maju
Port 12 Control valve Pilot pressure, Travel kanan mundur
Port 13 Control valve (Auxilary) Plug
Port 14 Control valve (Auxilary) Plug
Port SE – Plug
Port SM Hydraulic oil tank Kembali ke tangki oli hidrolik
Port SN – Plug
Port SP Hydraulic oil tank Kembali ke tangki oli hidrolik
Port SL Control valve Flow combiner valve switching pressure
Bucket flow rate control valve switching
Port SK Control valve
pressure

W2-9-3
UPPERSTRUCTURE / Signal Control Valve
(Kosong)

W2-9-4
UPPERSTRUCTURE / Solenoid Valve

MELEPAS DAN MEMASANG SOLENOID


VALVE UNIT

PERHATIAN : Cairan yang keluar adalah ber-


tekanan yang dapat menembus kulit. Menye-
babkan kecelakaan yang serius. Hindari
bahaya ini, dengan membuang tekanannya
sebelum melepas hose hidrolik atau saluran
lainnya.
Oli Hidrolik menjadi panas setelah bekerja,
dan akan menyembur, dapat mengakibatkan
luka bakar. Pastikan untuk menunggu
sampai oli menjadi dingin sebelum mulai
bekerja.
Tutup tangki oli hidrolik, akan terbang bila
melepaskannya tanpa membuang tekanan
didalam dahulu. Tekan air release valve yang
ada dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk
membuang sisa tekanan yang ada.

Persiapan :

1. Tempatkan mesin ditempat yang kokoh, dan rata


permukaannya.

2. Matikan engine. Tekan air release valve yang ada


dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk membuang
tekanan yang tersisa.

3. Lepaskan tutup tangki oli hidrolik. Sambungkan


sebuah vacuum pump, untuk menjaga tekanan
negatip didalam tangki oli hidrolik.

CATATAN: Pastikan vacuum pump tetap hidup,


selama / sambil bekerja pada sistem
hidrolik

W2-10-1
UPPERSTRUCTURE / Solenoid Valve

Melepas Solenoid Valve Unit


1. Lepaskan masing-masing harness solenoid valve 2
16 1
(9 sampai 12).
14
2. Lepaskan pipa-pipa pilot (1 sampai 5, 7, 8, 13 sam-
pai 16).

3. Lepaskan bolt (6) (ada 2) untuk melepas solenoid


valve unit. 3
: 19, 22 mm
: 8 mm 15

12 11 10 9
T178-01-02-003
1
2

Memasang
1. Pasangkan solenoid valve unit dengan bolt (6) (ada 16
2).
14
2. Sambungkan pipa-pipa pilot (1 to 5, 7, 8,13 sampai 15
16). 1. Solenoid Valve

3. Sambungkan masing-masing harness solenoid


valves (9 sampai 12). 13
12
3
Torque Pengikatan 11
Ukuran kunci (mm) Keterangan
N.m Kgf.m (Ibf⋅ft) 10
: 17 25 2.5 (18) Pipe, Hose 9
8
: 19 30 3 (21.5) Hose
: 8 50 5.1 (37) Bolt 7
6 4
5

W178-02-10-001

1- Hose DD: Ke signal control valve port SP


2- Hose: Ke control valve (Bagian 5-spool)
3- Hose: Ke Tangki Oil Hidrolik
4- Pipe: Ke main relief valve
5- Hose SI: Ke center joint
6- Socket bolt
7- Pipe: Ke control valve (Bagian 4-spool)
8- Pipe: Ke control valve (Bagian 5-spool)
9- Proportional solenoid valve (SG)
10 - Proportional solenoid valve (SI)
11 - Proportional solenoid valve (SC)
12 - Proportional solenoid valve (SE)
13 - Pipe: Ke control valve (Bagian 4-spool )
14 - Hose PF: Dari pilot shut-off valve
15 - Hose PD: Dari pilot filter
16 - Pipe: Ke control valve (Bagian 5-spool )

W2-10-2
UPPERSTRUCTURE / Solenoid Valve
(Kosong)

W2-10-3
UPPERSTRUCTURE / Solenoid Valve

MEMBONGKAR PROPORTIONAL
SOLENOID VALVE

1
3
2

4
5

7
8
9
10
13
11
12 14
15

16
17

18

W157-02-11-016

1- Socket Bolt (ada 2) 6- Solenoid 11 - Washer 15 - O-Ring


2- Lock Nut 7- Spring 12 - Spring 16 - Sleeve
3- O-Ring 8- O-Ring 13 - O-Ring 17 - Plate
4- Adjusting Screw 9- Diaphragm 14 - O-Ring 18 - Washer
5- Spring 10 - Spool

W2-10-4
UPPERSTRUCTURE / Solenoid Valve

Membongkar Proportional Solenoid Valve


1. Kendurkan socket bolt (1) untuk melepaskan
solenoid (6).

PENTING: Hati-hatilah spring propotional (7) yang ada


di parit solenoid (6) jangan sampai hilang
saat melepas solenoid (6).
Jangan melepas lock nut (2) dan adjust-
ing screw (4).

: 3 mm

2. Tarik keluar spool (10) dan lepaskan diaphragm (9),


washer (11) dan spring (12).

3. Tarik sleeve (16) keluar dan lepaskan O-ring (13),


(14) (15), washer (18) dan plate (17).

W2-10-5
UPPERSTRUCTURE / Solenoid Valve

MERAKIT PROPOTIONAL SOLENOID


VALVE

4 2 6 1 8 16 13 14 10 15 18

3.5
9 7 11 12 17

W157-02-11-001

1- Socket Bolt (ada 2) 6- Solenoid 11 - Washer 15 - O-Ring


2- Lock Nut 7- Spring 12 - Spring 16 - Sleeve
3- O-Ring 8- O-Ring 13 - O-Ring 17 - Plate
4- Adjusting Screw 9- Diaphragm 14 - O-Ring 18 - Washer
5- Spring 10 - Spool

W2-10-6
UPPERSTRUCTURE / Solenoid Valve

Merakit Proportional Solenoid Valve

PENTING: Oleskan grease pada O-ring (13), (14), 2. Pasangkan diaphgram (9), washer (11), spring (12)
(15), dan pakaikan sedikit oli hidrolik spol (10) dan pasangkan kedalam sleeve (16).
pada sleeve. 10
Saat memasukan sleeve, pastikan untuk
menepatkan port di sleeve, dengan port
di housing. 9
Pasangkan sleeve sampai bagian ujung
sleeve dan body samling menyetuh pada
titik yang sama.
16
1. Pasangkan washer (18), plate (17) kedalam 12
housing. Pasangkan O-ring (13), (14) dan (15) 11 Housing
pada sleeve (16), kemudian masukan kedalam
housing. W157-02-11-009

16
15
14
13

10

1. Hou

W157-02-11-010
W157-02-11-005 PENTING: Lock nut (2), adjusting screw (4), spring
(5) dan O-ring (3), tidak dapat, sehingga
PENTING: Hati-hatilah jangan sampai merusakaan tidak perlu dipisahkan untuk merakitnya.
bagian bibir di lobang sleeve (16), saat Saat merakit solenoid (6), hati-hatilah
memasukan spool (100) assembli. jangan sampai hilangnya spring (7).
Setelah memasungkan spool kedalam,
periksa apakah spool dapat bergeser
kedalam dan keluar dengan halus, tanpa 3. Pasangkan solenoid (6) dengan socket bolt (1)
hambatan, kira-kira 3 sampai 5 mm (0,12 (ada 2).
sampai 0,30 in). : 3 mm
Oleskan oli hidrolik pada spool. : 2.9 N⋅m (0.3 kgf⋅m, 2.2 lbf⋅ft)

1
W157-02-11-011

W2-10-7
UPPERSTRUCTURE / Solenoid Valve
(Kosong)

W2-10-8
MEMO

……………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………..………..

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………………………………
MEMO

……………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………..………..

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….
BAGIAN 3
UNDERCARRIAGE

DAFTAR ISI
Grup 1 Swing Bearing Grup 5 Front Idler
Melepas dan Memasang Swing Bearing W3-1-1 Melepas dan Memasang Front Idler ….. W3-5-1
Membongkar Swing Bearing ……………. W3-1-4 Membongkar Front Idler ………………... W3-5-2
Merakit Swing Bearing .……………….….. W3-1-6 Merakit Front Idler ………………………. W3-5-6
Standar Perawatan ……………………… W3-5-8
Grup 2 Travel Device
Melepas dan Memasang Travel Device .. W3-2-1 Grup 6 Roller Atas dan Bawah
Membongkar Travel Device …………….. W3-2-4 Melepas dan Memasang Roller Atas …. W3-6-1
Merakit Travel Device …………………… W3-2-10 Melepas dan Memasang Roller Bawah . W3-6-5
Membongkar Travel Motor ……………… W3-2-20 Membongkar Roller Bawah ……………. W3-6-6
Merakit Travel Motor …………………….. W3-2-28 Merakit Roller Bawah …………………… W3-6-10
Membongkar Travel Brake Valve ………. W3-2-42 Standar Perawatan ……………………… W3-6-12
Merakit Travel Brake Valve ……………... W3-2-46
Standar Perawatan ………………………. W3-2-50 Grup 7 Track
Melepas dan Memasang Track ………... W3-7-1
Grup 3 Center Joint Standar Perawatan ……………………… W3-7-7
Melepas dan Memasang Center Joint …. W3-3-1
Membongkar Center Joint ………………. W3-3-4
Merakit Center Joint ……………………… W3-3-6
Standar Perawatan ………………………. W3-3-9

Grup 4 Track Adjuster


Melepas dan Memasang Track Adjuster . W3-4-1
Membongkar Track Adjuster …………… W3-4-2
Merakit Track Adjuster ………………….. W3-4-10

178W-3-1
178W-3-2
UNDERCARRIAGE / Swing Bearing

MELEPAS DAN MEMASANG SWING


BEARING
Sebelum melepas swing bearing, sebelumnya
upperstructure harus dilepas dahulu. Untuk melepas
dan memasang upperstructure, lihat pada bagian
“Melepas dan Memasang Main Frame”. Tanda
Pada bagian ini, prosedur diawali setelah upper-
structure telah selesai dilepaskan.

Melepas
1. Buatlah tanda pada inner race swing bearing (1)
dan track frame (2).

1 2

W105-03-01-001

2. Lepaskan semua bolt (3) (ada 36 buah) dari inner


race swing bearing.
: 30 mm (ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR)
: 32 mm (ZAXIS230, 270)

W158-03-01-001

PERHATIAN : Berat Swing bearing:


220 kg (490 Ib)
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225 USR)
331 kg (730 Ib) (ZAXIS230, 270)

3. Pasangkan lifting tool (ST 0050), angkat swing


bearing (4) untuk melepaskannya ST 0050

W110-03-01-004
4

W3-1-1
UNDERCARRIAGE / Swing Bearing

Memasang
Bersihkan permukaan pertemuan/ sambungan di frame
dan swing bearing.

1. Gunakan THREEBOND # 1102 pada permukaan


pertemuan/ sambungan track frame dan swing
bearing.

PERHATIAN: Berat Swing bearing:


220 kg (490 Ib)
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225 USR) Bagian Depan
W110-03-01-004

Posisi untuk Fitting Grease


330 kg (730 Ib) (ZAXIS230, 270)
“S” (Soft Zone)
PENTING: Kesalahan untuk menepatkan tanda- Posisi Penandaan
tandanya, dapat menyebabkan, ketidak 8°
Position of Plug
lurusan dari inner race soft zone.

2. Angkat swing bearing dengan crane. Tepatkan 10°


tanda kelurusan pada antara track frame dan
swing bearing. 19°

Posisi untuk
Fitting Grease
W178-03-01-001

3. Pasangkan mounting bolt (3) (ada digunakan 36)


pada inner race swing bearing dan kencangkan
sesuai spesifikasinya.
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
: 30 mm
: 490 N.m (50 kgf.m, 360 Ibf⋅ft)
(ZAXIS230, 270)
: 32 mm
: 640 N.m (65 kgf.m, 470 Ibf⋅ft) 3

W158-03-01-001

W3-1-2
UNDERCARRIAGE / Swing Bearing

4. Setelah pemasangan swing bearing, isilah bak/


tempat grease dengan grease (Shell Alvania EP2
Batas
atau yang sejenis) sampai pinion di swing Swing
Grease
Pinion
Bearing
bearing tertutup grease sekurangnya 5 mm.

1. 5

W175-03-01-002
Bak/ Tempat
Grease

W3-1-3
UNDERCARRIAGE / Swing Bearing

MEMBONGKAR SWING BEARING


1 2 3

9 7 6 5 W157-03-01-003

9
7
6

W157-03-01-002

1 - Outer Race 4 - Plug 6 - *Ball 8 - Grease Fitting (ada 2)


2 - Seal 5 - Seal 7 - Inner Race 9 - *Support
3 - Pin
CATATAN: * 6 ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR: Menggunakan 121, ZAXIS230, 270: Menggunakan 90
* 9 ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR: Menggunakan 121, ZAXIS230, 270: Menggunakan 90

W3-1-4
UNDERCARRIAGE / Swing Bearing

Membongkar Swing Bearing


PERHATIAN: Bearat Swing bearing :
• Pastikan telah membaca dan mengerti “ Waspadalah
dalam Pekerjaan Membongkar dan Merakit ” 220 kg (490 Ib)
dihalaman W1-1-1 sebelum memulai pekerjaan
membongkar. 3. Lepaskan dudukan outer race (1) swing bearing
secara horizontal dan pelan-pelan dengan crane
dengan menggunakan tali sling (ST 0050).
1. Ketuklah stopper pin (3) dari plug (4) kearah atas Lepaskan seal (2 dan 5).
dari bagian bawah.
CATATAN: Karena pin (3) dikembangkan setelah di- 4. Letakan inner race (7) swing bearing pada ganjal
pasangkan, potonglah dengan gerinda balok kayu, sambil menahan outer race (1) dengan
bagian yang dikembangkan. crane
3
5. Lepaskan ball (6) (ada digunakan 121 dan 90) dan
support (9) (ada digunakan121 dan 90) keluar dari
lobang plug, sambil memutar outer race (1).
Dapat menggunakan sebuah magnet rod (A) untuk
4 melepaskan ball keluar, dan kawat pengait (B)
digunakan untuk melepas support (9).

1
2

W105-03-01-007
7

2. Tarik keluar plug (4).


CATATAN: Masukan sebuah baut/ bolt (M8, Pitch
1,25 mm) kedalam lobang yang ada di
plug (4) untuk menarik keluar. Kemudian
ketuklah atau tariklah baut dari bagian 6 5 W105-03-01-009

dalam.

W105-03-01-010

9,10
W105-03-01-008
6. Lepaskan seal (2) dari outer race (1) dan lepaskan
seal (5) dari inner race (7) dengan sebuah
scrapper.

W3-1-5
UNDERCARRIAGE / Swing Bearing

MERAKIT SWING BEARING


1 2 3

9 7 6 5 W157-03-01-003

9
7
6

W157-03-01-002

4 - Outer Race 6 - Plug 8 - *Ball 10 - Grease Fitting (ada 2)


5 - Seal 7 - Seal 9 - Inner Race 11 - *Support
6 - Pin
CATATAN: * 6 ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR: Menggunakan 121, ZAXIS230, 270: Menggunakan 90
* 9 ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR: Menggunakan 121, ZAXIS230, 270: Menggunakan 90

W3-1-6
UNDERCARRIAGE / Swing Bearing

Merakit Swing Bearing

PENTING: Pastikan untuk memberikan grease pada 2. Ketuklah plug (4) kedalam outer race (1) dan
ball (6) dan support (9). kemudian, masukan pin (3) kedalam lobang pin.
Kembangkan kepala pin (3) dengan sebuah punch.

PERHATIAN : Berat Swing bearing : 3


220 kg (490 Ib)
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225 USR) 1
331 kg (730 Ib) (ZAXIS230, 270)

1. Angkat outer race dengan menggunakan crane


secara horizontal dan tepatkan dengan inner race
pada sumbu yang sama.
Putar-putar outer race, masukan ball (6), support
(9), kedalam lobang plug, satu demi satu dengan 4
menggunakan bar bulat.
W142-03-01-007

3. Pasangkan lifting tool (ST 0050) pada outer race


2
(4) angkat dengan crane. Bersihkan sisa-sisa
grease /minyak pada tempat (celah) seal (2 dan 5).
Gunakan THREEBOND # 1745 (pada seal (2)) dan
# 1735 (pada seal (5)). Kemudian pasangkan seal
(2 dan 5) kedalam celah tempatnya.

4. Isikan grease 0.5L (0.132 US gal) (Alvania EP2


6 grease atau yang sejenis) lewat grease fitting (8).
Putar-putar outer race sambil mengisikannya.
5 W142-03-01-005 CATATAN: Isikan grease dari dua tempat.
0.30L (ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
0.35L (ZAXIS230, 270)

W142-03-01-006

W3-1-7
UNDERCARRIAGE / Swing Bearing
(Kosong)

W3-1-8
UNDERCARRIAGE / Travel Device

MELEPAS DAN MEMASANG PILOT SHUT-


OFF VALVE

PERHATIAN : Cairan yang keluar adalah


ber-tekanan yang dapat menembus kulit.
Menye-babkan kecelakaan yang serius.
Hindari bahaya ini, dengan membuang
tekanannya sebelum melepas hose hidrolik
atau saluran lainnya.
Oli Hidrolik menjadi panas setelah bekerja,
dan akan menyembur, dapat mengakibatkan
luka bakar. Pastikan untuk menunggu
sampai oli menjadi dingin sebelum mulai
bekerja.
Tutup tangki oli hidrolik, akan terbang bila
melepaskannya tanpa membuang tekanan
didalam dahulu. Tekan air release valve
yang ada dibagian atas tangki oli hidrolik,
untuk membuang sisa tekanan yang ada.

Persiapan :

1. Tempatkan mesin, ditempat yang kokoh dan rata


permukaannya.

2. Matikan engine. Tekan air release valve yang ada


dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk membuang
tekanan yang tersisa.

3. Lepaskan tutup tangki oli hidrolik. Sambungkan


sebuah vacuum pump, untuk menjaga tekanan
negatip didalam tangki oli hidrolik.

CATATAN Hidupkan / jalankan vacuum pump


terus, selama / sambil bekerja pada
sistem hidrolik

W3-2-1
UNDERCARRIAGE / Travel Device
Melepas
Prosedur melepas dibawah, adalah diawali dengan 4 5
keadaan track telah dilepaskan. Dan untuk melepaskan
track, lihat pada halaman 3-7-1.
1. Lepaskan bolt (7) dan cover (6) untuk melepaskan
hose (2 sampai 5).
Bolt (7) 1
: 22 mm
: 180 N⋅m (18.5 kgf⋅m, 134 lbf⋅ft)
Hose (2 sampai 5)
: 17 mm
: 25 N⋅m (2.5 kgf⋅m, 18 lbf⋅ft) 3
: 19 mm 2
: 29 N⋅m (3.0 kgf⋅m, 21.5 lbf⋅ft)
: 27 mm
: 95 N⋅m (9.7 kgf⋅m, 70 lbf⋅ft)
: 36 mm
: 180 N⋅m (18.5 kgf⋅m, 134 lbf⋅ft) 6
CATATAN: Tutup atau sumbat semua sambungan
hose dan pipa-pipa.
7 W157-03-02-006

2. Buatlah persiapan untuk mengangkat travel device


dangan tali.

PERHATIAN : Berat Travel device :


310 kg (680 Ib) (ZAXIS200, 200-E)
322 kg (710 Ib) (ZAXIS225US, 225USR, 230)
480 kg (1060 Ib) (ZAXIS270)

3. Lepaskan bolt (1) untuk mengangkat dan melepas


travel device dengan crane.
: 30 mm
: 630 N⋅m (64 kgf⋅m, 460 Ibf⋅ft)
Memasang
CATATAN: Lihat pada bagian “Melepas” untuk
ukuran kunci dan torque pengikatan. .
1. Ikat travel device dengan bolt (1).
2. Sambungkan kembali hose (2 sampai 5) pada
travel device.
3. Pasangkan cover (6) dengan bolt (7).
PENTING: Setelah selesai pemasangan travel mo-
tor, isilah dengan oli hidrolik sebanyak
1.2 L (0.32 US gal). Setelah selesai
pemasangan travel motor atau travel
device, lakukan break-in operation untuk
menjaga kerusakan motor. Test drive
adalah sebagai berikut :
Kondisi Break-in operation:
1. Engine control dial: Kecepatan Minimum
2. Travel mode switch: Kecepatan Low (rendah)
3. Lama pengoperasian: Dua menit lebih

W3-2-2
UNDERCARRIAGE / Travel Device
(Kosong)

W3-2-3
UNDERCARRIAGE / Travel Device

MEMBONGKAR TRAVEL REDUCER

14

13

7
6 12
3 15 ZAXIS270
5 9
4 16 16
3 11
17
10
9 39
38
37
8
2
18
19
1 20
21
22
20
32 33
31
23

24
ZAXIS270
25
26 40
27 30
26 30
25
29 34

28 30
42
41

35

36
W178-03-02-021

1- Carrier Tingkat Ketiga 12 - Shaft 23 - Spring Pin (ada 3) 33 - Knock Pin


2- Sun Gear 13 - Ring Gear 24 - Pin (ada 3) 34 - Bearing Nut
3- Thrust Plate (ada 6) 14 - Stopper 25 - Thrust Plate (ada 6) 35 - Sprocket
4- Planetary Gear (ada 3) 15 - Bolt (ada 12) 26 - Needle Bearing (ada 6) 36 - Drum
5- Needle Bearing (ada 3) 16 - Cover 27 - Planetary gear (ada 3) 37 - Retaining Ring
6- Pin (ada 3) 17 - Bolt (ada 24) 28 - Motor 38 - Stopper
7- Spring Pin (ada 3) 18 - Spring Pin (ada 3) 29 - Floating Seal 39 - Ball Bearing
8- Carrier Tingkat Kedua 19 - Pin (ada 3) 30 - Roller Bearing (ada 2) 40 - Bearing Nut
9- Spacer (ada 2) 20 - Thrust Plate (ada 6) 31 - Spring Washer (ada 16) 41 - Lock Plate
10 - Sun Gear 21 - Needle Bearing (ada 3) 32 - *Bolt 42 - Bolt (ada 2)
11 - Carrier Tingkat Pertama 22 - Planetary Gear (ada 3 )

CATATAN: * ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR, 230: menggunakan 16.


ZAXIS 270: menggunakan 20

W3-2-4
UNDERCARRIAGE / Travel Device

Membongkar Travel Reducer

PERHATIAN: Mungkin masih tersisa tekanan 5. Lepaskan sun gear (10) dari ring gear (13).
tinggi didalam travel device. Kedurkan pelan-
pelan plug air vent, untuk merelease tekanan 6. Lepaskan carrier tingkat kedua (8) assembli dari
yang tersisa. ring gear (13).

1. Dengan motor (28) dihadapkan keatas, ikatkan 7. Lepaskan sun gear (2) dari ring gear (13).
spacer pada track frame mounting flange dari
motor dengan bolt (M20, Pitch 2.5) (ada 2). 8. Lepaskan mounting bolt (17) dari ring gear (13).
: 30 mm : 24 mm

Spacer PERHATIAN : Berat Ring Gear :


40 kg (90 Ib)
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)
55 kg (120 Ib) : (ZAXIS270)

28
9. Pasangkan eyebolt (M12, Pitch 1.75) (digunakan 2)
pada lobang bolt (15) di ring gear (13). Angkat
semuanya dengan menggunakan carne, untuk
W105-03-02-007
melepaskan ring gear dari drum (36).
Spacer ST 5090 (ZAXIS200, 200-E, 225US,
225USR, 230) CATATAN: Digunakan THREEBOND, antara drum
Spacer ST 5102 (ZAXIS270) dan ring gear. Bila susah untuk dilepas,
gunakan obeng (srewdriver) untuk
PERHATIAN: Berat Travel device: mecongkel lepas.
310 kg (680 Ib): (ZAXIS200, 200-E)
322 kg (710 Ib): (ZAXIS225US, 225USR, 230)
PERHATIAN :Berat carrier tingkat tiga assembli
477 kg (1050 Ib) : (ZAXIS270)
: 31 kg (70 Ib)
2. Ikat body motor (28) body dengan tali nylon, (ZAXIS200,200-E, 225US, 225USR, 230)
kemudian angkat dan balikan posisinya. 52 kg (110 Ib) : (ZAXIS270)

CATATAN: Ikatkan spacer kuat-kuat, untuk mena-


10. Kaitkan claws (ST 0916) pada carrier tingkat tiga
han rekasi balik.
(1) dan angkat dengan crane untuk melepaskan
carrier tingkat tiga dari drum (36).
3. Lepaskan cover (16) dari ring gear (13).

CATATAN: Digunakan THREEBOND, untuk mele- 1 - ST


katkan cover dan ring gear. Sisipkan
chisel antara cover dan ring gear, ketuk
pelan-pelan dengan palu, untuk mudah
melepaskannya. 1 - Cl
Jangang melepaskan stopper (14) atau
(33) dari cover, bila tidak ada kerusakan
yang diketemukan. .
: 19 mm
W178-03-02-001

4. Lepaskan shaft (12) carrier tigkat pertama (11)


assembli dari ring gear (13).

W3-2-5
UNDERCARRIAGE / Travel Device

33

ZAXIS270
40
34
28

41 42

36

W178-03-02-020

W3-2-6
UNDERCARRIAGE / Travel Device

11. (ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230) 12. Pasangkan eyebolt (M16, Pitch 2.0) (digunakan 2)
Gunakan special tool (ST 7248) dan (ST 7249), pu- pada drum (36). Angkat dengan crane untuk
tar dan lepaskan bearing nut (34) dari motor (28) melepaskan motor (28) dari drum.
housing.
Jangan melepaskan knock pin (33) bila tidak diper- CATATAN: Bila susah melepaskan motor, putar balik
lukan. sprocket (35).

13. Lepaskan floating seal (29) dari motor (28).

14. Lepaskan inner race roller bearing (30) dari drum


(36).

PERHATIAN : Berat Drum :


49 kg (110 Ib): (ZAXIS200, 200-E)
56 kg (120 Ib): (ZAXIS225US, 225USR, 230)
65kg (140 Ib): (ZAXIS270)

W178-03-02-013 15. Lepaskan sprocket (35) dari drum (36) sebagai


berikut :
(ZAXIS270) • Lepaskan bolt (32) (ada16). (ZAXIS270 ada 20))
Lepaskan bolt (42) untuk melepaskan lock plate • Ikat sprocket dengan sling nylon, dan angkat
(41) dari bearing nut (40). sprocket dengan crane perlahan-lahan.
Gunakan special tools (ST 3050), (ST 3051) dan : 30 mm
(ST 3052), putar dan lepaskan bearing nut (40) dari
motor (28) housing. CATATAN: Digunakan LOCTITE pada bolt.
: 19 mm

PERHATIAN : Berat Drum:


49 kg (110 Ib): (ZAXIS200, 200-E)
56 kg (120 Ib): (ZAXIS225US, 225USR, 230)
65 kg (140 Ib): (ZAXIS270)

16. Pasangkan eyebolt (M20, Pitch 2.5) pada lobang


bolt (32) di drum (36) dan angkat dengan crane
untuk membalikannya.

17. Lepaskan floating seal (29) dari drum (36).

W157-03-02-005

PEHATIAN: Berat Sprocket + drum :


94 kg (210 Ib): (ZAXIS200, 200-E)
100 kg (220 Ib): (ZAXIS225US, 225USR, 230)
133kg (290 Ib): (ZAXIS270)

PENTING: Sisi bagian Motor (28) dari drum (36)


adalah permukaan yang bergeser deng-
an motor.
Tempatkan drum di ganjal kayu setelah
dilepaskan.

W3-2-7
UNDERCARRIAGE / Travel Device

7
6
3 9
11
5
4
3

8
18

19
1 20
21
22
20
32
31
23

24
25
26
27
26
25

30

35

36

W178-03-02-002

W3-2-8
UNDERCARRIAGE / Travel Device

18. Ketuklah bagian belakang masing-masing outer race


roller bearing (30) (ada 2) pada drum (36) dengan
sebuah bar dan palu, untuk melepaskannya. Untuk
itu, jangan melepaskannya bila tidak diperlukan.

CATATAN: Bila tidak perlu untuk penggantian inner


race roller bearing (30) pada bagian
motor, jangan juga dilepaskan.

19. Mengbongkar carrier tingkat satu (11) assembli.


• Ketuklah spring pin (18) keluar dari carrier tingkat
satu (11), dengan menggunakan pin (ST 1391).
(ada 3 tempat).
• Lepaskan pin (19) (ada 3), thrust plate (20) (ada 6),
planetary gear (22) (ada 3), needle bearing (21)
(ada 3), spacer (9) dari carrier tingkat pertama (11).

20. Membongkar carrier tingkat kedua (8) assembli.


• Ketuklah spring pin (7) keluar dari carrier tingkat
kedua (8), dengan menggunakan pin (ST 1391).
(ada 3 tempat).
• Lepaskan pin (6) (ada 3), thrust plate (3) (ada 6),
planetary gear (4) (ada 3), needle bearing (5) (ada
3), spacer (9) dari carrier tingkat kedua (8).

21. Membongkar carrier tingkat ketiga (1) assembli.


• Ketuklah spring pin (23) keluar dari carrier tingkat
ketiga (1), dengan menggunakan pin (ST 1463).
(ada 3 tempat).
• Lepaskan pin (24) (ada 3), thrust plate (25) (ada 6),
planetary gear (27) (ada 3), needle bearing (26)
(ada 6), spacer (9) dari carrier tingkat ketiga (1).

W3-2-9
UNDERCARRIAGE / Travel Device

MERAKIT TRAVEL REDUCER


35 31
32

ZAXIS 270
36 34 33 17 1 2 13 9 8 11 16
37

39
38

10

12

14

21

20
18
19
22
15

ZAXIS270
40
28 29 30 25 26 27 24 23 5 6 3 7 30

41 42

W178-03-02-024

12 - Carrier Tingkat Ketiga 23 - Shaft 33 - Spring Pin (ada 3) 43 - Knock Pin


13 - Sun Gear 24 - Ring Gear 34 - Pin (ada 3) 44 - Bearing Nut
14 - Thrust Plate (ada 6) 25 - Stopper 35 - Thrust Plate (ada 6) 45 - Sprocket
15 - Planetary Gear (ada 3) 26 - Bolt (ada 12) 36 - Needle Bearing (ada 6) 46 - Drum
16 - Needle Bearing (ada 3) 27 - Cover 37 - Planetary gear (ada 3) 47 - Retaining Ring
17 - Pin (ada 3) 28 - Bolt (ada 24) 38 - Motor 48 - Stopper
18 - Spring Pin (ada 3) 29 - Spring Pin (ada 3) 39 - Floating Seal 49 - Ball Bearing
19 - Carrier Tingkat Kedua 30 - Pin (ada 3) 40 - Roller Bearing (ada 2) 50 - Bearing Nut
20 - Spacer (ada 2) 31 - Thrust Plate (ada 6) 41 - Spring Washer (ada 16) 51 - Lock Plate
21 - Sun Gear 32 - Needle Bearing (ada 3) 42 - *Bolt 52 - Bolt (ada 2)
22 - Carrier Tingkat Pertama 33 - Planetary Gear (ada 3 )

CATATAN: * ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR, 230: menggunakan 16.


ZAXIS 270: menggunakan 20

W3-2-10
UNDERCARRIAGE / Travel Device

Merakit Travel Reducer

1. Bila roller bearing (30) di motor (28) akan diganti 6. Oleskan grease secukupnya pada O-ring floating
dengan yang baru, inner race harus dipanaskan seal (29).
pada temperatur 50 sampai 70°C (122 sampai 158 Pasangkan satu bagian floating seal pada drum
°F) dengan heater (pemanas), kemudian rakitlah ke (36).
motor (28). Ketuklah bearing secara penuh dengan
bar, setelah menjadi dingin. 7. Pasangkan eyebolt (M20, Pitch 2.5) pada lobang
bolt (32) di drum (36). Angkat dan letakan drum
CATATAN: Ketuklah bearing dan dengarkan bunyi- dengan bagian dudukan motor (28) menghadap ke
nya untyuk memastikan pemasangannya bawah.
benar selesai.

2. Gunakan grease secukupnya pada O-ring floating PERHATIAN: Berat Sprocket :


seal (29). 46 kg (100 Ib):
Pasangkan satu bagian dalam floating seal pada (ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)
motor (28). 70 kg (150 Ib): (ZAXIS270)

CATATAN: Bila sulit untuk memasukan O-ring lloat-


PENTING: Pertemukan bagian yang membulat pada
ing Seal pada motor, cobalah dengan
sprocket dengan drum.
mendorong O-ring dengan potongan
bambu.
8. Ikat sprocket (35) dengan sling nylon, angkat dan
PENTING: Jangan mengetuk bagian yang lain, tempatkan diatas drum (36).
kecuali outer race. Gunakan LOCTITE #262 pada bolt (32) (ada 16).
Kemudian kencangkan dengan bolt dan spring
3. Ketuklah outer race dari roller bearing (30) pada washer (31) (ada 16).
bearing nut (34) sebelumnya dengan bar dan palu, : 30 mm
sampai outer race benar-benar duduk didalam : 490 N⋅m (50 kgf⋅m, 360 Ibf⋅ft)
drum (36).
PERHATIAN: Berat Sprocket + Drum :
CATATAN: Ketuklah bearing dan dengarkan bunyi- 94 kg (210 Ib): (ZAXIS200, 200-E)
nya untyuk memastikan pemasangannya 100 kg (220 Ib): (ZAXIS225US, 225USR, 230)
benar selesai. 133 kg (290 Ib): (ZAXIS270)

PERHATIAN: Berat Drum : 9. Pasangkan eyebolt (M16, Pitch 2.0) (digunakan 2)


49 kg (110 Ib): (ZAXIS200, 200-E) pada lobang bolt (17) di drum (36). Angkat drum
56 kg (120 Ib): (ZAXIS225US, 225USR, 230) (36) dengan crane dan tempatkan pada motor (28),
65 kg (140 Ib): (ZAXIS270) lurus-lurus. Kemudian pastikan motor bertemu
dengan drum sebelumnya.
4. Pasangkan eyebolt (M20, Pitch 2.5) pada lobang
bolt (32) di drum (36). Tempatkan drum dengan 10. Tekan/ dorong drum (36) lurus kebawah dari atas
sisi-bagian mounting ring gear (13) menghadap ke kedalam motor (28) sambil mengoncangnya.
bawah.

PENTING: Jangan mengetuk bagian yang lain,


kecuali outer race

5. Ketuklah outer race dari roller bearing (30) pada


bearing nut (34) sebelumnya dengan bar dan palu,
sampai outer race benar-benar duduk didalam
drum (36).

CATATAN: Ketuklah bearing dan dengarkan bunyi-


nya untyuk memastikan pemasangannya
benar selesai.

W3-2-11
UNDERCARRIAGE / Travel Device

35

34

ZAXIS270
28 30
40
30

41 42

W178-03-02-023

W3-2-12
UNDERCARRIAGE / Travel Device

11. Pasangkan inner race roller bearing (30) pada 15. Setelah pengencangan bearing nut (34) atau (40),
motor (28), ketuklah dengan bar dan palu. sesuai specifikasinya, kurangi goyangan pada
beraing nut (34), dengan mengetuk sprocket (35)
CATATAN: Adalah sangat kaku untuk dipasangkan. dengan palu. Kemudian putar sprocket pada kedua
Lakukan langkah 10 dan 11 berulang- arah kiri dan kanan, sebanyak 4 sampai 5 kali.
luang sehingga bagian inner race
bearing nut (34) berada di posisi pitch 16. Lakukan langkah kerja 14 dan 15 berulang-lulang.
ketiga dari ulir beraing nut nampak.
17. Lakukan langkah kerja 14, untuk pengencangan
bearing nut (34) tau (40), sesuai specifikasinya.
: 790 N⋅m (80 kgf⋅m, 580 Ibf⋅ft)
12. Oleskan sedikit grease pada ulir bearing nut (34).

CATATAN: Berikan sedikit grease saat mengen-


cangkan, sesuai spesifikasinya.
ST 3053
PENTING: Pasangkan bearing ut dengan bagian
sisi yang bertingkat menghadap ke- ST 3052
dalam. ST 3050

13. Pasangkan bearing nut (34) pada motor (28) dan


kencangkan dengan tangan.
40
14. (ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)
Pasangkan special tool (ST 7248, ST 7249) pada
bearing nut (34) dengan torque wrench.
: 790 N⋅m (80 kgf⋅m, 580 Ibf⋅ft)
W157-03-02-005

ST 7248

ST 7249

W178-03-02-013

(ZAXIS270)
Pasangkan special tool (ST 3053, ST 3050, ST
3052) pada bearing nut (40) dengan torque
wrench.
: 790 N.m(80 kgf•m, 580 Ibf⋅ft)

W3-2-13
UNDERCARRIAGE / Travel Device

34 33 1

16

27 26 24 23
ZAXIS270
40
25 30
28

41 42

W178-03-02-023

W3-2-14
UNDERCARRIAGE / Travel Device

18. (ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230) PENTING: Dimana ada tanda pada satu bagian dari
Tepatkan spline center motor (28) dengan knok pin planetary gear tingkat ketiga (27).
(33). Bila tidak lurus dengan baik, putar bearing Pastikan tanda ini, menghadap lobang
nut (34), pada arah mengencangkan untuk untuk spring pin (23).
menepatkannya.
19. Merakit carrier tingkat ketiga (1) dengan langkah
CATATAN: Tujuannya adalah, untuk tepatnya spline sebagai berikut :
dari carrier tingkat ketiga (1), dengan • Pasangkan needle bearing (26) (ada 2) pada
knock pin (33). Bila kerja dilajutkan planetary gear (27).
tanpa menepatkannya, cover (16) tidak • Jepit planetary gear (27) dengan thrust plate (25)
dapat dipasangkan dengan jarak yang (ada 2). Masukan planetary gear (27) kedalam
ada. carrier tingkat ketiga (1).
• Pasangkan pin (24) pada carrier tingkat ketiga (1)
untuk mengikat planetary gear. Pada saat yang
34 33 bersamaan, tepatkan lobang spring pin di carrier
dengan lobang di pin.
• Ketuklah spring pin (23) pada carrier tingkat ketiga
28 (1). Pastikan bagian yang terbelah di spring pin
menghadap ujung pin (24).
23
W176-03-02-004
24 Terbelah
(ZAXIS270)
Oleskan LOCTITE #262 pada bolt (42) (ada 2).
Pasangkan lock plate (41) pada bearing nut (40) W178-02-06-002
dengan bolt (42). • Pasangkan dua planetary yang lain (27) pada
Bila lobang bolt di lock plate tidak dapat ditepatkan carrier tingkat ketiga dengan cara yang sama.
dengan baik, putar bearing nut (40) pada arah
pengencangan, untuk menepatkannya. PERHATIAN: Berat carrier tingkat ketiga (1)
: 19 mm assembli : 31 kg (70 Ib):
: 88 N⋅m(9 kgf⋅m, 65 Ibf⋅ft) (ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)
52 kg (110 Ib): (ZAXIS270)
42

41
PERHATIAN: Bila knock pin terpasang kuat
40 pada carrier tingkat ketiga, carrier tinggat
ketiga akan jatuh kebawah. Hati-hatilah jangan
sampai menimpa jari anda.

W140-03-02-001

W3-2-15
UNDERCARRIAGE / Travel Device

36 33 17 1 2 13 9 8

28
5 6 3 7

W178-03-02-025

W3-2-16
UNDERCARRIAGE / Travel Device

20. Angkat carrier tingkat ketiga (1) assembli dengan 25. Merakit carrier tingkat kedua (8), dengan cara
menggunakan special tool (ST 0916) dan sebagai berikut :
pasangkan pada motor spline (28). Bila tidak dapat • Pasangkan needle bearing (5) pada planetary gear
melakukan penepatan seperti pada langkah kerja tingkat kedua (4).
18, knok pin (33) tidak dapat dimasukan kedalam • Jepit planetary gear (4) dengan thrust plate (3)
carrier tingkat ketiga. (ada 2). Pasangkan palnetray gear pada carrier
tingkat kedua.
• Pasangkan pin (6) pada carrier tingkat kedua (8),
ST 0916 kemudian tepatkan lobang spring pin (7) di carrier
tingkat kedua dengan lobang didalam pin (6).
• Ketuklah spring pin (7) pada carrier tingkat kedua
(8). Dan pastikan bagian yang terbelah dari spring
pin menghadap ujung pin (6).
Claws

7
6 Terbelah

W178-03-02-001

21. Bersihkan permukaan temu ring gear (13) dari


W178-02-06-002
drum (36). Gunakan THREEBOND #1215 pada
permukaannya.
• Pasangkan spacer (9) pada carrier tingkat kedua
(8).
PERHATIAN: Berat Ring Gear : • Pasangkan dua planetary gear yang lain (4) pada
40 kg (90 Ib): carrier tingkat kedua (8) dengan cara yang sama.
(ZAXIS200, 200-E,225US, 225USR, 230)
55 kg (120 Ib): (ZAXIS270) 26. Pasangkan carrier tingkat kedua (8) assembli pada
ring gear (13).
22. Pasangkan eyebolt (M12, Pitch 1.75) pada lobang
bolt di ring gear (13). Angkat untuk menepatkan
lobang bolt (17) dengan crane dan pasangkan
pada drum (36).

23. Pasangkan ring gear (13) pada drum (36) dengan


bolt (17).
: 24 mm
: 265 N⋅m (27 kgf⋅m, 195 Ibf⋅ft)

24. Masukan sun gear (2) kedalam carrier tingkat


ketiga (1) dengan bagian ujung yang kecil
menghadap keatas.

W3-2-17
UNDERCARRIAGE / Travel Device

ZAXIS270
2 13 9 8 11 16 37

39
38

10

12
14

15

28

W178-03-02-022

W3-2-18
UNDERCARRIAGE / Travel Device

27. Masukan sun gear (10) kedalam carrier tingkat


kedua (8) dengan ujung diameter yang kecil
menghadap keatas.

28. Rakitlah carrier tingkat pertama (11) pada carrier


tingkat kedua (8) dengan prosedur yang sama.

29. Pasangkan carrier tingkat pertama (11) assembli ke


ring gear (13).

30. Masukan shaft (12) kedalam center spline dari sun


gear (10). Pasangkan shaft pada/ dengan spline
dan sun gear (2).

31. Isikan oli gear kedalam ring gear (13).


Gear Oil: 7 L (1.8 US gal)

32. (ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)


Pasangkan stopper (14) pada cover (16).
(ZAXIS270)
Pasangkan bearing (39), retaining ring (37) and
stopper (38) pada cover (16).

33. Bersihkan permukaan temu dari ring gear (13) dan


cover (16). Gunakan THREEBOND #1215 pada
permukaannya.

34. Pasangkan cover (16) pada ring gear (13) dengan


bolt (15) (ada digunakan 15).
: 19 mm
: 110 N⋅m (11.5 kgf⋅m, 83.2 Ibf⋅ft)
ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230
Baolt (15) (ada digunakan 12)
ZAXIS270 Bolt (15) (ada digunakan 12)

W3-2-19
UNDERCARRIAGE / Travel Device
MEMBONGKAR MOTOR TRAVEL
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)
Saluran Oli Brake Releasing

Saluran Oli Piston


Saluran Oli Piston

6
5

4
2 7
3
2

1 6

15

14
16
13
17
12 18
11 19

10

9
27
8

26
25
24
23
22 28
21

20

W178-03-02-003
1- Shaft 8- Knock Pin (ada 2) 15 - Swash Plate 22 - Needle Bearing
2- Retaining Ring (ada 2) 9- Valve Plate 16 - Knock Pin 23 - Disc Spring
3- Roller Bearing 10 - Rotor 17 - Plate 24 - O-Ring
4- Oil Seal 11 - Spring (ada 6) 18 - Ball (ada 2) 25 - Brake Piston
5- O-Ring 12 - Bushing 19 - Piston (ada 2) 26 - O-Ring
6- O-Ring (ada 3) 13 - Brake Valve 20 - Plate (ada 4) 27 - Friction Plate (ada 4)
7- Housing 14 - Plunger (ada 9) 21 - Brake Valve 28 - Plate (ada 4)

W3-2-20
UNDERCARRIAGE / Travel Device

Membongkar Motor Travel


ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230
6. Lepaskan plate (28) dan priction plate (27) dari
PERHATIAN: Berat Motor Travel: 92 kg (200 Ib)
housing (7). (masing-masing menggunakan 4).
PENTING: Saat melepas brake valve (21) dari motor
7. Lepaskan rotor (10), spring (11) (ada 6), bushing
travel, valve palte (9) juga dilepaskan
(12), retainer (13) dan plunger (14) (ada 9) dari
bersama bake valve.
housing (7).
Jangan menjatuhkan valve plate, karena
mudah terlepas.
PERHATIAN: Berat Housing : 55 kg (120 Ib)
1. Tempatkan motor travel secara lurus. Lepaskan
socket bolt (20) untuk melepaskan barake valve 8. Tempatkan housing (7) dengan saluran oli brake
(21) dari housing 7). release menghadap kebawah dan horizontal.
: 14 mm
CATATAN: Bila saluran oli brake releasae diposisi-
PENTING: Valve plate (9), sangat mudah retak dan kan keatas, bagian swash plate (15)
baret-baret, tanganilah dengan hati-hati. yang tebal menghadap keatas. Bila
housing (7) ditempatkan horizontal,
2. Lepaskan valve plate (9) and knock pin (8) (ada 2) swash plate akan jatuh secara tiba-tiba.
dari brake valve (21). Jangan melepaskan needle
bearing (22) bila tidak perlu. 9. Lepaskan swash palte (15) dari housing (7).

CATATAN: Adalah dengan menggunakan special CATATAN : Bila swash valve tidak dapat dilepaskan,
tool untuk melepaskan needle bearing, gunakan tekanan angin kompressor
outer race akan rusak. Jangan gunakan sebesar 100 sampai 300 kPa (1 sampai
lagi needle bearing bekas. 3 kgf/cm2, 14 sampai 43 psi) melalui port
saluran untuk mendorong piston, dan
3. Lilitkan tape pada permukaan putar needle bearing swash plate akan terlepas bersama
(22) pada shaft (1) untuk melindunginya. piston. Dalam hal, untuk menjaga piston
terlepas, tutupi dengan majun. Gunakan
4. Lepaskan disc spring (23) dari housing (7). pompa sepeda untuk memasukan
anginnya.
PERHATIAN: Saat melepaskan brake piston
dari housing, dengan ditup oleh angin 10. Gunakan sebuah magnet, lepaskan ball (18) (ada
kompressor, tutupi housing dengan majun, 2) dan piston (19) (ada 2) dari housing (7).
untyuk bake piston meloncat keluar.
11. Lepaskan plate (17) dari housing (7).
5. Gunakan tekanan angin 100 sampai 300 kPa (1
sampai 3 kgf/cm2, 14 sampai 43 psi) pada saluran 12. Ketuklah bagian bawah di spline bore dari shaft (1),
oli di housing (7), sehingga brake piston (25) naik dengan sebuah bar dan palu plastik, untuk
dan mudah dilepaskan. mendorong keluar shaft dengan roler bearing (3)
dari housing (7).
CATATAN: Permukaan atas brake piston adalah
merupakan seat surface. Tempatkan
seat surface kearah atas.
Seat Surface

25
W178-03-02-009

W3-2-21
UNDERCARRIAGE / Travel Device

4
2 7
3
2

W178-03-02-003

W3-2-22
UNDERCARRIAGE / Travel Device

13. Sisipkan obeng kedalam lobang shaft (1) hole di


housing (7) untuk mendorong keluar oil seal (4).

CATATAN: Oil seal dipasangkan dengan perekat,


sehingga tidak dapat digunakan lagi.

14. Lepaskan retaining ring (2) (ada 2) dari shaft (1).

15. Lepaskan inner ring plate roller bearing (3) dari


shaft (1).

PENTING: Untuk melindungi permukaan temu oil


seal shaft, masukan special tool dari
sisi-bagian permukaan temu oil seal.

16. Lepaskan roller bearing (3) dari shaft (1) dengan


menggunakan special tool (ST 7268).

Permukaan Temu Oil Seal ST 7268

W178-03-02-010

W3-2-23
UNDERCARRIAGE / Travel Device

MEMBONGKAR MOTOR TRAVEL


ZAXIS270 14
13
12
11
10
9

8
7 Brake Releasing
Oil Passage
6
5
3
4 15
16
2
1

25
26
27

20 18

19
21 17

22

23
28
24

32 29

30

31
40 39 38
37
36

33

34
35 W164-03-02-003

1- O-Ring 11 - Bearing 21 - Ring 31 - Knock Pin (ada 2)


2- Disc Spring 12 - Housing 22 - Reamer Bolt 32 - Socket Bolt (ada 4)
3- D-Ring 13 - Oil Seal 23 - Plug (ada 2) 33 - Brake Valve
4- Piston 14 - Retaining Ring 24 - O-Ring (ada 2) 34 - O-Ring
5- D-Ring 15 - O-Ring 25 - Pin 35 - Plug
6- Plate (ada 5) 16 - Bearing Nut 26 - Center Shaft 36 - Servo Piston
7- Spacer 17 - Plunger (ada 7) 27 - Center Spring 37 - Piston Ring (ada 2)
8- Drive Disc 18 - Rotor 28 - Bushing 38 - O-Ring
9- Bearing 19 - Plug (ada 2) 29 - Valve Plate 39 - Cover
10 - Spacer 20 - Friction Plate (ada 4) 30 - Plate 40 - Socket Bolt (ada 4)

W3-2-24
UNDERCARRIAGE / Travel Device

Membongkar Motor Travel


ZAXIS270

4. Lepaskan valve plate (29) dari brake valve (33).


PERHATIAN: Berat Motor Travel : Yang pada saat bersmaan valve plate akan tetap
90 kg (200 Ib) terpasang dengan ring (21).
Berat Brake valve : 43 kg (90 Ib)

PENTING: Valve plate (29) sangat mudah retak dan CATATAN: Valve plate (29) terpasang dengan bush-
baret-baret, sehingga tanganilah dengan ing (28), tetapi jangan lepaskan bushing
hati-hati. bila tidak perlu.

5. Lepaskan plate (30) dari brake valve (33).


1. Tempatkan motor travel melintang. Lepaskan
socket bolt (32) (ada 4), untuk melepas brake
6. Lepaskan servo piston (36) dari brake valve (33).
valve (33) dari housing (12). Yang pada waktu
Pada saat yang sama, servo piston tetap terpasang
bersamaan, pada sisi bagian brake valve tetap ada
dengan piston ring (37) (ada 2).
terpasang valve plate (29).
: 14 mm
7. Lepaskan O-Ring (1), (15) dari housing (12).

2. Lepaskan socket bolt (40) (ada 4) dari brake valve 8. Lepaskan disc spring (2) dari housing (12).
(33) untuk melepaskan cover (39) dan O-ring (38).

3. Putar balik brake valve (33) untuk melepaskan PERHATIAN: Saat melepaskan brake piston
plug (23) dan O-ring (24), kemudian masukan (4), dari housing, dengan angin kompressor,
hexagon wrench kedalam lobang plug (23) untuk tutupilah housing dengan majun, untuk
melepaskan reamer bolt (22). menjaga meloncatnya brake piston.
: 8 mm, 10 mm
9. Gunakan angin dengan tekanan 100 sampai 300
kPa (1 sampai 3 kgf/cm2, 14 sampai 43 psi) ke
33
22
saluran oil brake releasing di housing (12),
sehingga brake piston (4), mengapung keatas
untuk dapat dilepaskan.

23 CATATAN: Dimana air seat pada brake piston (4),


Tempatkan brake piston dengan air seat
mengahdap keatas.
W178-03-02-014
Air Seat
PENTING: Plug (19) terikat kuat dengan LOCTITE.
Bila melepaskan dengan kuat, kemung-
kinan akan merusakan lobang hexagon-
nya. Jangan melepaskan plug (19) bila
tida perlu.
4
W178-03-02-009

CATATAN: Piston (4) terpasang dengan D-ring (3),


(5). Jangan melepaskan D-ring bila tidak
perlu.
19

W107-03-02-098

W3-2-25
UNDERCARRIAGE / Travel Device

14
12 13

11
10
9

8
7

16

25
26
27

20 18

17

W164-03-02-003

W3-2-26
UNDERCARRIAGE / Travel Device

10. Lepaskan plate (6) (ada 5), friction plate (20) (ada
4) dari housing (12).
PERHATIAN: Berat Drive disc (8) assembli :
8.0 kg (20 Ib)
PENTING: Saat melepas center shaft (26), center
shaft akan terpasang dengan pin (25). 15. Pasangkan drive disc (8) assembli ke special tool
Pastikan pin tidak terlepas. (ST 3058, 5904) untuk melepaskan bearing nut
(16).
11. Lepaskan rotor (18), spring (27), center shaft (26),
plunger (17) (ada 9) dari housing (12).

CATATAN: Tilt plunger (17),diarahkan ketengah


1 - ST
motor, makin diarahkan miring, akan
mudah untuk melepasnya.

ST 5904
12. Lepaskan spacer (7) dari housing (12). 8

PERHATIAN : Berat Housing + drive disc +


lainnya : 50 kg (110 Ib)
W107-03-02-119

PERHATIAN: Berat Drive disc (8) assembli : PENTING: Inner race dari bearing (9) akan tetap
8.0 kg (20 Ib) tertinggal di drive disc (8).
Jangan melepaskannya, bila tidak ada
PENTING : Disc drive (8), mempunyai kecenderung- keperluan.
an untuk jatuh, tahanlah dengan ganjal Bilamana inner race dilepaskan, jangan
kayu. dipakai lagi.

13. Tempatkan housing (12) dengan permukaan 16. Tempatkan outer race dari bearing (9) diatas ganjal
dudukan dari brake valve menghadap kebawah. kayu. Press drive disc (8) dengan alat press, untuk
Ketuk pelan-pelan dengan palu plastik dan melepaskan bearing (11), spacer (10) dari drive
lepaskan disc drive (8) dari housing (12). Dimana disc (8)..
disc drive akan akan terlepas bersama dengan
bearing (9) dan bearing (11). Press

8
14. Lepaskan retaining ring (14) dari housing (12) 11
untuk melepaskan oil seal (13).
10

9
Ganjal Balok

W107-03-02-121

W3-2-27
UNDERCARRIAGE / Travel Device

MERAKIT MOTOR TRAVEL


ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230

Saluran Oli Brake Releasing Saluran Oli Piston

21 20 8 6 5 25 10 14 13 15 18 19

17

16

22 23 6 24 26 28 27 11 12 19 2
9

Saluran Oil Piston


W178-03-02-006

1- Shaft 8- Knock Pin (ada 2) 15 - Swash Plate 22 - Needle Bearing


2- Retaining Ring (ada 2) 9- Valve Plate 16 - Knock Pin 23 - Disc Spring
3- Roller Bearing 10 - Rotor 17 - Plate 24 - O-Ring
4- Oil Seal 11 - Spring (ada 6) 18 - Ball (ada 2) 25 - Brake Piston
5- O-Ring 12 - Bushing 19 - Piston (ada 2) 26 - O-Ring
6- O-Ring (ada 3) 13 - Retainer 20 - Socket Bolt (ada 9) 27 - Friction Plate (ada 4)
7- Housing 14 - Plunger (ada 9) 21 - Brake Valve 28 - Plate (ada 4)

W3-2-28
UNDERCARRIAGE / Travel Device

Merakit Mptor Travel


ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230

PERHATIAN: Berat Housing : 50 kg (110 Ib) 6. Pasangkan retaining ring (2) pada shaft (1).

1. Tempatkan housing (7) dengan bagian temu brake 7. Gunakan grease pada bagian permukaan yang
valve (21), menghadap keatas. rata pada plate (17).
Dengan bagian permukaan plate (17), yang diberi
PENTING: Gunakan OCEAN grease #7, ke bagian grease, menghadap kedalam, pasangkan kedalam
permukaan dalam oil seal, dan pakaikan housing (7) dengan menepatkannya dengan knock
THREEBOND #1104 atau #1215, pada pin (16).
bagian permukaan luar oil seal.
8. Berikan grease pada ball (16) (ada 2) secukupnya
2. Bersihkan dengan baik, tempat dudukan oil seal (4) dan pasangkan pada plate (17).
di housing (7).
Ketuklah oil seal kedalam housing, dengan CATATAN: Tanpa ada grease pada ball, adalah tidak
menggunkan special tool (ST 7270), (ST 7271) dan mungkin untuk menahan ball dan swash
palu palstik. plate (15).

ST 7270 9. Pasangkan piston (19) (ada 2) ke housing (7)


dengan bagian yang berundak menghadap bagian
dalam piston.
ST 7271

PENTING: Bagian shaft yang berdiameter kecil


4 akan bertemu dengan inner race needle
7
bearing. Hati-hatilah jangan sampai me-
rusakannya.

W176-03-02-007
10. Dengan menggunakan palu plastik, ketuklah shaft
(1) secara perlahan-lahan, untuk memasangkan-
nya kedalam housing.
3. Dimana ada dua parit retaining ring di shaft (1).
Pasangkan retaining ring (2) pada parit bagian CATATAN: Shaft dapat dipasangkan, tanpa menge-
ujung. tuknya, bila ditepatkan dengan benar.

4. Pasangkan inner ring plate pada roller bearing (3), 11. Berikan sedikit grease pada lobang ball swash
dengan tanda cetak, menghadap spline ddari shaft. valve (15). Pasangkan swash plate pada housing
(7), tepatkan dengan 2 ball (18).

Inner Ring Plate


3
PERHATIAN: Berat Housing : 55 kg (120 Ib)

12. Letakan housing (7) wdengan saluran oli brake


releasing di bagian bawah dan dalam arah
W178-03-02-011
horiszontal.

5. Pasangkan roller bearing (3) pada shaft (1) dari CATATAN: Bila housing ditempatkan terbalik, swash
bagian yang berdiameter kecil. Ketuklah bearing palte (15), akan terlepas.
dengan menggunakan special tool (ST 7268) dan
palu, untuk memasangkannya.

W3-2-29
UNDERCARRIAGE / Travel Device

Saluran Oli Brake Releasing

21 6 25 10 14 13

23 6 24 26 28 27 11 12

W178-03-02-006

W3-2-30
UNDERCARRIAGE / Travel Device

PENTING: Perhatikan arah dari retainer. PENTING: Permukaan bagian atas dari brake piston
(25), duduk dipermukaan. Hati-hatilah
13. Pasangkan spring (11) (ada 6), bushing (12), jangan sampai merusakannya.
retainer (13), plunger (14) (ada 9) kedalam rotor
(10) sesuai urutannya, dengan retainer bagian PENTING: Pasangkan brake piston (25) dengan ce-
yang cembung menghadap bushing. kungan pada permukaan dudukan disc
spring (23) dari brake piston yang meng-
13 hadap sisi lain port saluran oli brake
releasing.

18. Ketuklah brake piston (25) kedalam housing (7),


12
dengan menggunakan special tool (ST 7272), (ST
Bagian cembung 7273) dan palu untuk mendorongnya kedalam
W172-03-02-001 housing.

14. Pasangkn rotor (10) assembli kedalam housing (7). CATATAN: Karena posisi O-ring yang dipasangkan
ke sekeliling brake piston, tidak terpa-
sang keseluruhannya. Maka saat pema-
PERHATIAN: Berat Housing : 50 kg (110 Ib) sangan brake valve (21) adalah untuk
mendorong brake piston dengan cara
15. Tempatkan housing (7) dengan permukaan pengencangan bolt.
dudukan brake valve (21) menghadap keatas.
Saluran Oli Brake
PENTING: Perhatikan pada urutan pemasangan cekungan Releasing
2
friction plate (27) dan plate (28). 7

16. Pasangkan plate (28) (ada 4) dan friction plate (27)


(ada 4) di housing (6), secra berselang-seling.
Pasangkan dulu friction plate.

17. Berikan sedikit grease pada O-ring (24) dan (26).


Pasangkan semuanya kedalam brake piston (25).

W178-03-02-012

PERHATIAN: Perhatian baik-baiak pada arah pema-


sangan disc spring (13).

19. Letakan disc spring (23) pada brake piston (25)


dengan inner diameter dari disc spring menghadap
ke brake piston.

20. Pasangkan O-ring (6) (ada 3) pada housing (7).

21. Isikan oli hidrolik kedalam housing (7), sampai


plate (28) terrendam.

W3-2-31
UNDERCARRIAGE / Travel Device

21 20 8

22 9

W178-03-02-006

W3-2-32
UNDERCARRIAGE / Travel Device

PENTING: Perhatikan arah dari knock pin (8).

22. Pasangkan knock pin (8) (ada 2) kedalam brake


valve (21). Pemasangan knock pin dengan bagian
diameter yang besar (8) (ada 2) pada lobang knock
pin di brake valve (21).

PENTING: Perhatikan arah dari needle bearing (22).

23. Gunakan special tool (ST 7269), ketuklah needle


bearing (22) secara perlahan dengan palu kedalam
brake valve (21). Pastikan tanda yang ada pada
needle bearing menghadap bgian luar. .

ST 7269

21 22

W176-03-02-012

24. Berikan grease pada valve plate (9) di permukaan


yang rata. Pasangkan valve plate pada brake valve
(21), sambil menepatkannya dengan knock pin (8)
(ada 2).

CATATAN: Berikan grease secukupnya, sehingga


valve plate (9), menempel pada brake
valve (21). Ini untuk menjaga valve plate
tidak terjatuh saat brake valve diputar.

PENTING: Hati-hatilah, jangan sampai valve plate


terjatuh. Atau terjadi kerusakan pada
valve plate serta terjadi kebocoran oli.

25. Pasangkan brake valve (21) pada housing (7) dan


ikencangkan dengan socket bolt (20) (ada 9).
: 14 mm
: 300 N⋅m (31 kgf⋅m, 225 Ibf⋅ft)

W3-2-33
UNDERCARRIAGE / Travel Device

MERAKIT MOTOR TRAVEL


ZAXIS270

35, 34 28 1 15 2 3 4 5 6 7 8
9
30
10
29
31 11
33
12

13

14

16
18

25
17
36 20

37
38
39

40 23 27 32 26 19

21

W178-03-02-016

22
1- O-Ring 11 - Bearing 21 - Ring 31 - Knock Pin (ada 2)
2- Disc Spring 12 - Housing 22 - Reamer Bolt 32 - Socket Bolt (ada 4)
3- D-Ring 13 - Oil Seal 23 - Plug (ada 2) 33 - Brake Valve
4- Piston 14 - Retaining Ring 24 - O-Ring (ada 2) 34 - O-Ring
5- D-Ring 15 - O-Ring 25 - Pin 35 - Plug
6- Plate (ada 5) 16 - Bearing Nut 26 - Center Shaft 36 - Servo Piston
7- Spacer 17 - Plunger (ada 7) 27 - Center Spring 37 - Piston Ring (ada 2)
8- Drive Disc 18 - Rotor 28 - Bushing 38 - O-Ring
9- Bearing 19 - Plug (ada 2) 29 - Valve Plate 39 - Cover
10 - Spacer 20 - Friction Plate (ada 4) 30 - Plate 40 - Socket Bolt (ada 4)

W3-2-34
UNDERCARRIAGE / Travel Device

MERAKIT MOTOR TRAVEL


ZAXIS270
PERHATIAN: Berat Drivedisc (8) : 5.0 kg (10 Ib)

1. Panaskan inner race bearing (9) pada 70° sampai 7. Pasangkan drive disc (8) pada special tool (ST
90°C (158 °F sampai 194 °F) dalam rendaman oli 3058, ST 5904), kencangkan bearing nut (16)
atau pemanas. Press inner race bearing (9) sampai spesifik torque-nya.
kedalam drive disc (8) dengan special tool (ST : 3±0.5 N⋅m
2155) dan press. (0.3±0.05 kgf⋅m, 2.2 ± 0.36 Ibf⋅ft)

2. Tempatkan outer race pada inner race bearing (9).


ST 3058

3. Ketuk secara pelahan dengan palu plastik dan


masukan outer race bearing (11) kedalam spacer 16
(10).
ST 5904

4. Tempatkan spacer (10) pada outer race bearing 8


(9).

5. Panaskan inner race bearing (11) pada 70° sampai


90°C (158 °F sampai 194 °F) dalam rendaman oli
atau pemanas. Press inner race bearing kedalam W107-03-02-119
drive disc (8) dengan menggunkan special tool (ST
2308) dan press. Ketuklah inner race pelahan-
lahan dan dengarkan suaranya, untuk memastikan PERHATIAN: Berat Housing (12) :
semuanya terpasang dengan kuat. 46 kg (100 Ib)

8. Tempatkan housing (12) dengan dudukan brake


PENTING: Berikan grease pada bearing nut (16). valve menghadap kebawah.

6. Berikat grease pada bagian screw dan bagian


PENTING: Berikan grease OCEAN #7 pada per-
permukaan bearing nut (16). Pasangkan bearing
mukaan dalam oil seal (13), dan berikan
but (16) pada drive disc (8), kemudian
THREEBOND #104 atau 1215, pada
kencangkan dengan tangan. Bila tidak diberi
permukaan bagian luar oil seal.
grease, maka tidak akan tercapai spesifik torque-
nya.
9. Ketuklah oil seal (13) secara merata dan pelahan-
lahan dengan palu plastik, untuk memasukan oil
CATATAN: Berikan grease setelah pengikatannya, seal (13) kedalam housing (12).
sampai spesifik torque-nya. Oil seal bekas dapat digunkan sebagai tatakannya.

10. Pasangkan retaining ring (14).

PERHATIAN: Berat Housing : 46 kg (100 Ib)

11. Putar balik housing (12). Ketuklah drive disc (8)


assembli secara perlahan-lahan dengan palu
plastik dan batang kuningan untuk pemasangannya
kedalam housing (12).

W3-2-35
UNDERCARRIAGE / Travel Device

27 12 4 18 6 7 8

13

25

Lobang Oli (4 tempat)

17 3 5 Tebelah (4 tempat) 20 26

W178-03-02-019

W3-2-36
UNDERCARRIAGE / Travel Device

12. Putar balik housing (12) dan letakan dengan 16. Pasangkan plunger (17) (ada 7) kedalam lobang
bagian oli seal (13) menghadap kebawah. spherical handle di drive disc (8) satu demi satu.
Pastikan plunger (17) (ada 7) bergerak dengan
PENTING: Pastikan untuk menepatkan lobang oli halus.
spacer (7) (bagian yang terbelah) dalam 17 8
housing (12).

13. Pasangkan spacer (7) kedalam housing (12)


dengan lobang oli (bagian yang terbelah)
menghadap bagian travel reducer, sambil menepat- Lobang
kan lobang oli di spacer (7) dengan lobang oli Spherical
Handle
dibagian dalam housing (12).

PENTING: Tepatkan 5 teeth dari plate (6) dengan


W107-03-02-146
parit dibagian dalam housiong (12).
Juga 4 teeth di friction plate (20) harus 17. Pasangkan center shaft (26) kedalam drive disc
ditempatkan di posisi yang sama, saat (8). Kemudian pasangkan center spring (27) pada
pemasangan dilakukan. center shaft (26).

14. Pasangkan plate (6) (ada 5) dan friction plate (20) 18. Berikan grease pada pin (25) untuk menjaga pin
(ada 4) kedalam housing (12) secara berselang- terjatuh. Kemudian pasangkan pin kedalam center
seling. Pastikan untuk menepatkan bagian teeth shaft (26).
(bagian yang tidak ada teeth) dari plate (6) (4
19. Pasangkan center shaft (26) pada rotor (18) secara
tempat) dengan lobang dalam didalam housing
perlahan. Putar center shaft (26), sehingga
(12) dan pasangkan secara bersama-sama..
menjadikan pin (25) terpasang pada tempatnya
Dan selanjutnya, bagian yang tidak ber-teeth dari
didalam alur/ parit diadalam rotor (18). .
friction plate (20) harus ditempatkan pada posisi
yang sama dalam satu garis, saat dilakukan
18
pemasangan.
Parit/ alur
CATATAN: Bilamana bagian yang tidak ber-teeth
atau posisi lobang yang tidak tepat untuk 26 25
meluruskannya dengan yang lain, akan
menimbulkan panas dan terjadinya
kerusakan pada motor.
Alur (4 tempat) 12

W178-03-02-015

20. Masukan plunger (17) (ada 7) kedalam rotor (18).

PENTING: Pastikan untuk menempatkan pin (25)


tepat pada parit/ alurnya dalam rotor.

21. Press rotor (18) pelan-pelan dan pasang pin (25)


W178-03-02-018
kedalam alur/ parit rotor (18).
15. Pasangkan D-rings (3, 5) kedalam piston (4),
kemudian pasangkan kedalam housing (12). CATATAN: Bila pin tidak terpasang kedalam parit,
masukan pada ujung sesuatu yang bulat
kedalam lobang bagian atas center shaft
(26) di rotor, putar center shaft. Bila
melakukan pekerjaan ini, bersihkan
terlebih dahulu kotoran dan serpihan
yang ada.

W3-2-37
UNDERCARRIAGE / Travel Device

28 29 15 12 2

30
31

33

36

37

19
23 1

21

W178-03-02-016

22

W3-2-38
UNDERCARRIAGE / Travel Device

22. Pasangkan O-ring (1) (15) kedalam housing (12). PENTING: Perhatikan pada arah pemasangan ring
(21) assembli.
PENTING: Pasangkan disc spring (2) kedalam
housing (12) dengan bagian permukaan 31. Pasangkan link (21) assembli kedalam brake valve
luar dari disc spring menghadap keatas. (33) sambil menepatkan alur/ parit di valve plate
(29) dengan parit di plate (30). Yang bersamaan,
23. Pasangkan disc spring (2) kedalam housing (12). bagian yang menjepit pada link (21) harus
dihadapkan ke bagian brake valve.
24. Isikan oli hidrolik kedalam housing (12). 29
Sisi-bagian Rotor (18)
Oli hidrolik : 1.3 L (0.34 US gal)

25. Lepaskan plug (23) dari brake valve (33).


Sisi-bagian Plate (30)
: 10 mm
: 118 N⋅m(12 kgf⋅m, 87 Ibf⋅ft)
W178-03-02-017

26. Pasangkan plate (30) pada brake valve (33).


32. Pasang special tool (ST 7131) kedalam lobang
27. Pasangkan piston ring (37) (ada 2) pada servo dudukan plug (23), kemudian luruskan lobang di
piston (36). ring (21) dengan servo piston (36).
ST 7131
36 21
28. Pasang servo piston (36) kedalam brake valve
(33).

PENTING: Rakitlah bushing (28), dengan bagian


yang membulat menghadap kedalam.

29. Pasangkan bushing (28) pada valve plate (29)


dengan menggunakan palu plastik. .

30. Berikan LOCTITE #262 pada plug (19) (ada 2),


kemudian pasangkan ring (21) pada valve plate
(29) dengan plug (19) (ada 2). 22 W107-03-02-174

: 6 mm
: 49 N⋅m(5 kgf⋅m, 36 Ibf⋅ft)

W3-2-39
UNDERCARRIAGE / Travel Device

33 12

36

38

39

40 23. 24 32

21

W178-03-02-016

22

W3-2-40
UNDERCARRIAGE / Travel Device

33. Gunakan additive grease, Johnson wax JP103,


PERHATIAN: Bearat Brake Valve : 43 kg (90 Ib)
pada ujung reamer bolt (22) untuk melindungi dari
kemacetan.
Pasangkan reamer bolt (22) pada link (21) dan 38. Angkat dan pasangkan brake valve (33) pada
servo piston (36), melewati bagian lobang plug (23) housing (12) dengan crane, sambil menepatkan
sebaliknya. . lobang yang melepaskan plug (A) dengan special
: 8 mm tool (ST 7085).
: 49 N⋅m(5 kgf⋅m, 36 Ibf⋅ft)
39. Lepaskan special tool (ST 7085) dari brake valve
34. Pasangkan O-ring (24) pada plug (23), kemudian (33).
pasangkan pada brake valve (33). (2 tempat)
: 10 mm 40. Pasangkan spool (B), spring (C) dan plug (A)
: 118 N⋅m(12 kgf⋅m, 87 Ibf⋅ft) kedalam brake valve (33).
: 8 mm
35. Pasangkan O-ring (38) pada cover (39) dan : 34 N⋅m(3.5 kgf⋅m, 25.5 Ibf⋅ft)
pasangkan pada brake valve (33) dengan socket
bolt (4)) (ada 4). 41. Pasangkan brake valve (33) pada housing (12)
: 10 mm dengan socket bolt (32) (ada 4).
: 88 N⋅m(9 kgf⋅m, 65 Ibf⋅ft) : 14 mm
: 390 N⋅m(40 kgf⋅m, 290 Ibf⋅ft)
36. Pasangkan special tool (ST 7085) pada ujung
center shaft (26).

ST 7085
26

12

W107-03-02-183

37. Lepaskan plug (A) dari brake valve (33) untuk


melepaskan spool (B) dan spring (C).
: 8 mm

W3-2-41
UNDERCARRIAGE / Travel Device

MEMBONGKAR BRAKE VALVE


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)

1
2
3
4

4
15
14 3
13 2
12 1

8
7

9
10
W178-03-02-004
11

1- Plug (ada 2 ) 5- Valve Housing 9- Poppet (ada 2) 13 - O-Ring


2- O-Ring (ada 2 ) 6- Spool 10 - Spring (ada 2) 14 - Spring
3- Spring (ada 2) 7- Plug 11 - Relief Valve (ada 2) 15 - Spool
4- Stopper (ada 2 ) 8- O-ring 12 - Plug

W3-2-42
UNDERCARRIAGE / Travel Device

Membongkar Brake Valve 6. Lepaskan spring (10), poppet (9) dari valve housing
(5) dengan sebuah magnet. (2 tempat)
1. Lepaskan plug (1) dari housing (6) (2 tempat).
: 36 mm
7. Lepaskan plug (12) dari valve housing (5). (2
2. Lepaskan spring (3) dan stopper (4) dari valve tempat)
housing (5) menggunakan magnet. (2 tempat) : 6 mm

3. Lepaskan spool (6) dari valve housing (5) dengan 8. Lepaskan spring (14), spool (15) dari valve housing
sebuah magnet. (5) dengan sebuah magnet.

4. Lepaskan plug (7) dari valve housing (5).


Plug yang dimasukan kedalam lobang telah diberi
LOCTITE. Jangan melepaskannya bila tidak perlu.
: 6 mm

PENTING: Jangan membongkar relief valve (11).


Bila ini dibongkar, maka setting tekanan
akan berubah.

PENTING: Jangan menggeserkan piston di relief


valve, mungkin akan terjadi kerusakan
pada O-ring diadalam lobang cartridge.

5. Lepaskan relief valves (11) dari valve housing (5).


(2 tempat)
: 30 mm

11

W176-03-02-011
Piston

W3-2-43
UNDERCARRIAGE / Travel Device

MEMBONGKAR BRAKE VALVE


ZAXIS270
Counter Balance Valve

9 Shuttle Valve untuk Parking Brake


Check Valve
10
4
12 17 5
16 6 Overload Relief Valve
13 15
7 1, 2
14

12

10
7
21 14
15 9 6
20 1, 2
16 5
8
17
19 4
18

Shuttle Valve untuk servo Piston


Reducing Valve W140-03-02-003

1- O-Ring (ada 2) 6- Spring (ada 2) 12 - Stopper (ada 2) 17 - Plug (ada 2)


2- Overload Relief Valve (ada 2) 7- Poppet (ada 2 ) 13 - Spool 18 - Plug
3- Casing 8- Plug (ada 2) 14 - Ball (ada 2) 19 - O-Ring
4- Plug (ada 2) 9- O-Ring (ada 2) 15 - Seat (ada 2) 20 - Spool
5- O-Ring (ada 2) 10 - Spring (ada 2) 16 - O-Ring (ada 2) 21 - Spring

W3-2-44
UNDERCARRIAGE / Travel Device

Membongkar Brake Valve


ZAXIS270
Pastikan telah membaca dan mengerti “ Waspadalah • Shuttle valve untuk servo piston dan untuk parking
dalam Pekerjaan Membongkar dan Merakit” di halaman brake
W1-1-1, sebelum memulai pekerjaan pembongkaran.
PENTING: Digunakan LOCTITE pada seat (15).
Jangan bongkar seat, bila tidak
PERHATIAN: Berat Brake valve : 43 kg (90 Ib) diperlukan.
• Counter Balance Valve 6. Lepaskan plug (17) (ada 2) dari casing (3) untuk
1. Lepaskan plug (8) (ada 2) dari casing (3). melepaskan ball (14) (ada 2) dan seat (15) (ada
: 41 mm 2).
: 5 mm, 6 mm
2. Lepaskan spring (10) (ada 2), stopper (12) (ada 2 )
dari casing (3). • Reducing Valve

3. Lepaskan spool (13) dari casing (3). 7. Lepaskan plug (18) dari casing (3) untuk
melepaskan spool (20) dan spring (21).
• Overload Relief Valve : 8 mm

PENTING: Jangn memutar lock nut, untuk screw


penyetelan di overload relief valve, atau
setting tekanan akan berubah.

4. Lepaskan overload relief valve (2) (ada 2) dari


casing (3).
: 27 mm Lock Nut
Adjusting Screw

W140-03-02-005

• Check Valve

5. Lepaskan plug (4) dari casing (3) untuk mele-


paskan spring (6) (ada 2) dan poppet (7) (ada 2).
: 12 mm

W3-2-45
UNDERCARRIAGE / Travel Device

MERAKIT BRAKE VALVE


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)

6 5
4 4
3 3
2
2
1
1

15

14
7
9 13
12
10 W178-03-02-005

11 8

1- Plug (ada 2) 5- Valve Housing 9- Poppet (ada 2) 13 - O-Ring


2- O-Ring (ada 2 ) 6- Spool 10 - Spring (ada 2) 14 - Spring
3- Spring (ada 2) 7- Plug 11 - Relief Valve (ada 2) 15 - Spool
4- Stopper (ada 2) 8- O-Ring 12 - Plug

W3-2-46
UNDERCARRIAGE / Travel Device

Merakit Brake Valve


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)

1. Masukan spool (6) sampai pada batas pertengahan PENTING: Pastikan dalam perkitan ini, arah dari-
saja kedalam vale housing (5). pada spool telah benar.

2. Pasangkan O-ring (2), spring (3), stopper (4) pada 8. Pasangkan spool (15) kedalam valve housing (5)
plug (1) di satu sisi-bagian. Pasangkan plug dengan ujung lobang menghadap kedepan.
kedalam valve housing (5) dengan ulir sedikit
keluar. 9. Pasangkan spring (14) kedalam valve housing (5).

CATATAN: Bila plug terpasang semuanya, adalah 10. Pasangkan O-ring (13) pada plug (12) pada valve
akan sangat sulit untuk merakit plug housing (5).
pada spool (6) dibagian lainnya, yang : 6 mm
mungkin terdorong keluar. : 34 N⋅m (3.5 kgf⋅m, 25 Ibf⋅ft)

3. Pasangkan O-ring (2), spring (3) dan stopper (4)


kedalam plug (1) lainnya. Pasangkan plug (1)
kedalam valve housing (5). Kencangkan plug
dengan tangan.

4. Kencangkan kedua sisi-bagian plug (1) dengan


kunci (spanner).
: 36 mm
: 440 N⋅m (45 kgf⋅m, 325 Ibf⋅ft)

5. Pasangkan O-ring (8) kedalam plug (7), kemudian


pasangkan plug (7) kedalam valve housing (5).
: 6 mm
: 34 N⋅m (3.5 kgf⋅m, 25 Ibf⋅ft)

6. Pasangkan spring (10) kedalam poppet (9).


Pasangkan poppet (9), sama-rat dengan lobang
masuk di valve housing (5) (ada 2 tempat).

CATATAN: Bila poppet dipasangkan kedalam sam-


pai keujungnya, spring akan keluar dari
poppet.

7. Press poppet (9) pemasangan di langkah kerja 6,


dengan relef valve (11) kedalam valve housing (5),
sambil secara perlahan memasangkan relief valve
(ada 2 tempat).
: 30 mm
: 310 N⋅m (32 kgf⋅m, 230 Ibf⋅ft)

W3-2-47
UNDERCARRIAGE / Travel Device

MEMBONGKAR BRAKE VALVE


ZAXIS270
14
15

16

14
15
17
16
Bagian B 17 Bagian C

A
2 1 7 6
20 21

19

18
3

4
4

9 B

Bagian A-A W164-03-02-005

A
13 12 10

1 - O-Ring (ada 2) 6 - Spring (ada 2) 12 - Stopper (ada 2) 17 - Plug (ada 2)


2 - Overload Relief Valve (ada 7 - Poppet (ada 2) 13 - Spool 18 - Plug
2)
3 - Casing 8 - Plug (ada 2) 14 - Ball (ada 2) 19 - O-Ring
4 - Plug (ada 2) 9 - O-Ring (ada 2) 15 - Seat (ada 2) 20 - Spool
5 - O-Ring (ada 2) 10 - Spring (ada 2) 16 - O-Ring (ada 2) 21 - Spring

W3-2-48
UNDERCARRIAGE / Travel Device

MERAKIT TRAVEL BRAKE VALVE


ZAXIS270

• Releasing Valve • Counter Balance Valve


1. Masukan spring (21) dan spool (20) kedalm casing PENTING: Gunakan oli hidrolik pada spool (13),
(3). Pasangkan O-ring (19) pada plug (18) di sebelum perakitan. Bila terasa adanya
casing (3). hambatan, gerak-gerakan dan bongkar
: 8 mm kembali. Jangan merakit spool dengan
: 69 N⋅m(7 kgf⋅m, 51 Ibf⋅ft) paksa.

• Shuttle Valve untuk Servo Piston dan untuk parking 5. Masukan spool (13) kedalam casing (3). Pastikan
Brake. spool (13) dapat bergerak dengan bebas/ halus
(Bagian B-B, Bagian C-C) dalam casing (3).

2. Pasangkan ball (14) (ada 2) dengan casing (3) 6. Pasangkan spring (10) pada stopper (12) (ada 2),
dimiringkan. Pakaikan LOCTITE #262 pada seat kemudian masukan stopper kedalam casing (3).
(15) (ada 2) dan pasangkan seat kedalam casing
(3). Pasangkan O-ring (16) (ada 2) pada plug (17) 7. Pasangkan O-ring (5) (ada 2) pada plug (8) (ada
(ada 2) dan pasangkan plug kedalam casing (3). 2), kemudian pasangkan plug kedalam casing (3).
: 5 mm : 41 mm
: 14.5 N⋅m(1.5 kgf⋅m, 11.0 Ibf⋅ft) : 340 N⋅m(35 kgf⋅m, 250 Ibf⋅ft)
: 6 mm
: 34 N⋅m(3.5 kgf⋅m, 25 Ibf⋅ft)

• Check Valve
3. Pasangkan spring (6) (ada 2) kedlam poppet (7)
(ada 2) dan masukan poppet kedalam casing (3).
Pasangkan O-ring (5) (ada 2) pada plug (4) (ada
2) dan pasangkan plug kedalam casing (3).
: 12 mm
: 235 N⋅m(24 kgf⋅m, 174 Ibf⋅ft)

CATATAN: Saat pemasangan poppet (7) kedalam


casing (3), periksa gerakannya dengan
tangan.

• Overload Relief Valve

4. Pasangkan overload relief valve (2) (ada 2)


kedalam casing (3).
: 27 mm
: 540 N⋅m(55 kgf⋅m, 400 Ibf⋅ft)

W3-2-49
UNDERCARRIAGE / Travel Device

STANDAR PERAWATAN
Sprocket

C
B

D
A
W1SE-03-02-001
W105-03-07-040

ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230 Satuan: mm (in) ZAXIS270 Satuan: mm (in)
Batas Yang Di- Batas Yang Di-
Standar Standar
izinkan izinkan

A 70 (2.8) [62 (2.4)] A 87 (3.4) 77 (3.0)


Bulid up dan Bulid up dan
B 110.8 (4.4) 105 (4.1) B 89.5 (3.5) 79 (3.1)
haluskan haluskan
C 150.2 (5.9) 145 (5.7) C 133.6 (5.3) -

C′ 644.6 (25.4) - C′ 732.5 (28.8) 723 (28.5)

D D 216.0 (8.5) -

CATATAN: Nilai /harga dalam tanda [ ] adalah


hanya sebagai refresi saja..

W3-2-50
UNDERCARRIAGE / Travel Device

Travel Motor
Shoe
1. Clearance/ jarak antara plunger dan shoe
Satuan: mm (in)
Standar Batas Yang di-izinkan
0 0.2 (0.0079)
ε≤0.2 mm (0.0079 in) •
Plunger

2. Clearance/ jarak antara diameter luar plunger dan


W105-02-06-130
lobang rotor.
Satuan: mm (in)
Standar Batas Yang di-izinkan
D
0 0.04 (0.0016)
D•d≤0.04 mm (0.0016 in)

W105-02-06-134

Plugner Assembly

3. Ketebalan thickness Rotor


Satuan: mm (in)
Standar Batas Yang di-izinkan
6.0 (0.24 ) 5.7 (0.22 )

W105-02-06-135

Shoe

Plunger

W105-02-06-130

W3-2-51
UNDERCARRIAGE / Travel Device
Parking Brake

B D

C W176-03-02-014

ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230 Satuan : mm (in)


Batas yang Di-
Nama Parts Standar Perbaikan
izinkan
A Friction plate Ketebalan 2.75 (0.11) 2.70 (0.11)
B Disc spring (Tinggi seluruh) 7.0 (0.28) 6.9 (0.27)
C Piston Ketebalan 44.1 (1.74) −
D Plate Ketebalan 1.80 (0.07) 1.75 (0.07)
Tidak ada keausan pada piston sehingga tidak dapat bergeser/
Keterangan
slide.

ZAXIS270 Satuan : mm (in)


Batas yang Di-
Nama Parts Standar Perbaikan
izinkan
A Friction plate Ketebalan 3.3 (0.13) 32.5 (1.28)
B Disc spring (Tinggi seluruh) 7.6 (0.30) 72.0 (2.83)
C Piston Ketebalan 49.6 (1.95) −
D Plate Ketebalan 1.80 (0.07) 1.75 (0.07)

W3-2-52
UNDERCARRIAGE / Center Joint

MELEPAS DAN MEMASANG CENTER


JOINT

PERHATIAN : Cairan yang keluar adalah ber-


tekanan yang dapat menembus kulit. Menye-
babkan kecelakaan yang serius. Hindari
bahaya ini, dengan membuang tekanannya
sebelum melepas hose hidrolik atau saluran
lainnya.
Oli Hidrolik menjadi panas setelah bekerja,
dan akan menyembur, dapat mengakibatkan
luka bakar. Pastikan untuk menunggu
sampai oli menjadi dingin sebelum mulai
bekerja.
Tutup tangki oli hidrolik, akan terbang bila
melepaskannya tanpa membuang tekanan
didalam dahulu. Tekan air release valve yang
ada dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk
membuang sisa tekanan yang ada.

Persiapan :

1. Tempatkan mesin ditempat yang kokoh, dan rata


permukaannya.

2. Matikan engine. Tekan air release valve yang ada


dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk membuang
tekanan yang tersisa.

3. Lepaskan tutup tangki oli hidrolik. Sambungkan


sebuah vacuum pump, untuk menjaga tekanan
negatip didalam tangki oli hidrolik.

W3-3-1
UNDERCARRIAGE / Center Joint

Melepas

1. Pasangkan tag/ tanda pada hose dan adapter di


center joint, untuk mempermudah perakitan.
Lepaskan semua hose dan adapter dari center
joint. Sumbat semua ujung bagian yang dilepas-
kan.
: 17 mm
: 25 N⋅m (2.5 kgf⋅m, 18 lbf⋅ft)
: 19 mm
: 30 N⋅m (3.1 kgf⋅m, 22 lbf⋅ft)
: 27 mm
1 2
: 93 N⋅m (9.5 kgf⋅m, 69 lbf⋅ft)
: 36 mm
: 175 N⋅m (18 kgf⋅m, 130 lbf⋅ft)

2. Lepaskan mounting bolt (1) dari center joint untuk


melepaskan stopper plate (2).
: 22 mm
: 140 N⋅m (14.5 kgf⋅m, 105 lbf⋅ft)

PERHATIAN: Berat Center joint : 6.5 kg (60 lb)


W157-03-03-003
3. Lepaskan mounting bolt (3) dari center joint. Angkat
dan lepaskan center joint dengan menggunakan
crane. 3
: 22 mm
: 140 N⋅m (14.5 kgf⋅m, 105 lbf⋅ft)

Memasang
CATATAN: Lihat pada bagian “Merlepas” diatas,
untuk ukuran kunci dan torque pengikat-
annya.

1. Pasangkan center joint dengan menggunakan


mounting bolt (3). W105-03-03-003

2. Pasangkan stopper plate (2) pada center joint


dengan menggunakan mounting mounting bolt (1).

3. Sambungkan semua hose ke center joint.

PENTING: Setelah pemasangan, start engine dan


periksa komponennya, adakah terjadi
kebocoran oli.

W3-3-2
UNDERCARRIAGE / Center Joint
(Kosong)

W3-3-3
UNDERCARRIAGE / Center Joint

MEMBONGKAR CENTER JOINT

3
4

10
9

11

12

W157-03-03-002

1 - Plug (Dengan Ball) 4 - O-Ring 7 - Body 10 - Retaining Ring


2 - Spindle 5 - Bushing 8 - Ring 11 - Cover
3 - Dust Seal 6 - Oil Seal (ada 6) 9 - O-Ring 12 - Bolt (ada 4)

W3-3-4
UNDERCARRIAGE / Center Joint

Membongkar Center Joint PENTING: Untuk mempermudah pembongkaran,


• Pastikan telah membaca dan mengerti “ Waspadalah dua pin dapat digunakan, untuk men-
dalam Pekerjaan Membongkar dan Merakit “ di congkel keluar seal (6). Hati-hatilah
halaman W1-1-1, sebelum memulai pekerjaan jangan sampai merusakan parit seal
pembongkaran. oleh pin.

6. Lepaskan oil seal (6) (ada 6) dan O-ring (4) dari


PERHATIAN: Berat Center Joint : 26.5 kg (60
body (7).
lb)

1. Lepaskan mounting bolt (12) dari cover (11)


secra lurus. Gunakan eyebolt M10 (pitch 1.5,
panjang 18 mm), angkat center joint, kemudian
tempatkan di bangku kerja.

PENTING: Buatlah tanda pertemuan pada body (7)


dan spindle (2).

2. Lepaskan bolt (12) untuk melepaskan cover (1)


dari body (7).
: 17 mm

3. Lepaskan O-ring (9), retaining ring (10) dan ring (8)


dari body (7). W105-03-03-015

4. Pasangkan special tool (ST 1033, ST 1020) pada PENTING: Saat pengelasan, pastikan untuk me-
body (7) dengan mounting bolt (12) (ada 2) di nutupi bagian permukaan seal, untuk
cover (11). menghindari adanya percikan.
: 17 mm
7. Saat penggantian bushing (5), lakukan pengelasan
ST 1020
pada 4 tempat di bagian dalam, dengan electroda,
untuk membelah bushing (5) dan mudah
ST 1033
menariknya keluar.

W506-03-03-002

PENTING: Hati-hatilah jangan sampai merusakan


permukaan geser spindle (2) seal.

5. Lepaskan spindle (2) dari body (7).

W3-3-5
UNDERCARRIAGE / Center Joint

MERAKIT CENTER JOINT

3
4

6
7

8
10
9

11

12
W178-03-03-001

4 - Plug (Dengan Ball) 7 - O-Ring 10 - Body 13 - Retaining Ring


5 - Spindle 8 - Bushing 11 - Ring 14 - Cover
6 - Dust Seal 9 - Oil Seal (ada 6) 12 - O-Ring 15 - Bolt (ada 4)

W3-3-6
UNDERCARRIAGE / Center Joint

Merakit Center Joint

PENTING: Bila bushing dilepaskan, pastikan untuk PENTING: Clearance/ gap antara body (7) dan
pertama kali memasang balik bushing spindle (2) adalah kira-kira 0,1 mm
(5) (Lihat pada halaman W3-3-8). (0,004 in), sehingga spindle harus
dimasukan lurus-lurus dan tepat serta
PENTING: Pasangkan dust seal (3) dengan bagian perlahan-lahan.
bibir menghadap body (6).
4. Ketuklah body (7) dengan palu plastik, sampai
1. Pasangkan spindle (2) dan dust seal (3). permukaan (surface) A, rata dengan spindle (2).

Surface A 2
0.1 mm

Dust Seal (3) 7

Lip (bibir)

Body (7) W105-03-03-024

W178-03-03-002

PENTING: Pastikanlah dalam memasang ring (8),


2. Pasangkan oil seal (6) (ada 6) dan O-ring (4) bagian yang membulat menghadap
kedalam body (7). spindle.
3. Pasang dan ikatkan spindle (2) ke bangku kerja. 5. Pasangkan ring (8) dan O-ring (9) pada body (7).
Pasangkan body (7) pada spindle (2), dengan
menepatkan tanda pertemuannya. 6. Pasangkan retaining ring (10) pada spindle (2).

7. Pasangkan cover (11) dengan bolt (12) (ada 4).


: 17 mm
: 49 N⋅m (5 kgf⋅m, 36 lbf⋅ft)

W3-3-7
UNDERCARRIAGE / Center Joint

Bila ada penggantian body atau spindle dengan yang


baru, ikutilah prosedur sebagai berikut :

PENTING: Saat men-press bushing (5) kedalam


body (7), berilah grease atau molyb-
denum disulphide, untuk mempaskan
permukaannya
Penggantian Spindle (2)
Penggantian Body (7)
1. Bersihkan spindle (2).
Press bushing (5) kedalam body (7).
2. Ketuk plug (1) kedalam spindle (2) dengan meng-
1. Bersihkan body (7) dan bushing (5). gunakan special tools (ST 2559).

2. Press bushing (5) kedalam body (7), dengan 3. Ketuk ball di plug (1), sehingga bagian atas ball 0,4
menggunakan alat press (pressing tool) : mm (0,016 in) atau lebih rendah, daripada bagian
Pressing force: 0.5 to 1.5 t (1100 to 3300 lb) bibir atas sleeve, seperti pada gambar detail D.
Pressing tool: ST 2558

0,4 mm
atau lebih

W3-3-8
UNDERCARRIAGE / Center Joint

STANDAR PERAWATAN

Item Batas yang di-izinkan (Berdasarkan Ketentuan) Perbaikan


1. Keausan lebih dari 0.2 mm (0.008 in) Ganti baru
2. Baret-baret, keausan tidak normal Ganti baru
3. Keausan tidak merata (lebih dari 180°) Ganti baru
Keausan terjadi pada
satu bagian saja
Bushing

T157-01-01-040

Permukaan geser Baret-baret atau kerusakan yang serius Ganti baru


dan sealed part
1) Baret-baret atau keausan abnormal Ganti baru
Permukaan geser
lebih dari 0.1 mm (0.004 in)
di body dan
2) Baret, dengan dalam kurang dari 0.1 mm Perbaiki dan
spindle, kecuali
(0.004 in) haluskan dengan
sealed part
Body ⋅ spindle oil stone
1) Keausan dengan kedalam lebih dari 0.5 Ganti baru
mm (0.02 in) Dan keeausan abnormal.
Permukaan geser 2) Wear less than 0.5 mm (0.02 in) deep Perbaiki dan
dan ring haluskan
3) Scored or abnormal worn less than 0.5 mm Perbaiki dan
(0.02 in) deep and able to be repaired. haluskan
1) Keausan lebih daripada 0.5 mm (0.02 in) Ganti baru
2) Keausan kurang daripada 0.5 mm (0.02 in) Perbaiki dan
Permukaan geser
Cover haluskan
dan ring
3) Baret atau keusan abnormal kurang dari Perbaiki dan
0.5 mm (0.02 in) dan mungkin diperbaiki. haluskan

W3-3-9
UNDERCARRIAGE / Center Joint
(Kosong)

W3-3-10
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

MELEPAS DAN MEMASANG TRACK


ADJUSTER
Sebelum melepaskan dan menyetel, track adjuster,
track dan front idler harus dalam keadaan terlepas lebih
dahulu. Untuk melepas track dan front idler, lihat pada
bagian untuk Melepas dan/ Pemasangan komponen
tersebut.
Dibagian ini, prosedur diawali dengan keadaan track
dan front idler sudah selesai dilepaskan.

Removal
PERHATIAN: Berat Track Adjuster :
129 kg (280 Ib)
(ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR, 230)
180 kg (400 Ib) (ZAXIS 270)
PERHATIAN: Front idler dapat melejit keluar,
karena adanya daya spring yang kuat, saat
memisahkan track adjuster (1). Jangan berdiri
di arah yang sama, saat track adjuster (1)
dilepaskan, jangan berada disekitarnya karena
dapat dapat timbul kecelakaan oleh idler yang 2
melejit.
Karena, daya spring yang kuat, yang selalu 1
bekerja pada bagian ulir rod. Maka bila rod
dan/ atau ulirnya rusak, geram-metal yang
karena daya spring, mungkin akan berham-
buran. Karenanya berhati-hatilah.

3 4 W157-03-04-003

1. Setelah melepaskan front idler dengan yoke,


lepaskan track adjuster (1) dari track frame (2),
dengan mencongkelnya keluar dengan linggis.

Memasang
1. Seperti dalam gambar, pasangkan track adjuster
(1) pada spring guide (3) di track frame (2).
Periksa dimana permukaan ujung dari track
adjuster (1) saling bertemu dengan permukaan dari
plate (4).
W157-03-04-002
2 3

Bagian A
W157-03-04-001

W3-4-1
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

MEMBONGKAR TRACK ADJUSTER

1
2
4
5
6

7
8
3 9

10

11

12
13

14
15

18

17
W178-03-04-001
16

1- Holder 6- Piston Rod 11 - Cylinder 15 - Valve


2- Dust Seal 7- Wear Ring 12 - O-Ring 16 - Nut
3- Socket Bolt (ada 3) 8- U-Ring 13 - Spacer 17 - Washer
4- Flange 9- Retaining Ring 14 - Plug 18 - Spring
5- Wear Ring 10 - Rod

W3-4-2
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

Membongkar Track Adjuster


• Pastikan telah membaca dan mengerti “ Waspadalah
dalam Pekerjaan Membongkar dan Merakit “ di
PERHATIAN : Berat Special Tool :
halaman W1-1-1, sebelum memulai pekerjaan
129 kg (280 lb)
pembongkaran.
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)
180 kg (400 Ib) (ZAXIS 270)
Pastikan untuk menggunakan special tool (ST 4920)
untuk merakit/ membongkar track adjuster.
3. Ikatkan wire-rope pada track adjuster, seperti pada
Daya spring adalah sangat luar biasa, sehingga
gambar. Angkat dan tempatkan track adjuster pada
pekerjaan pembongkaran dan perakitan, harus
holder dari special tool dengan crane.
dilakukan secara hati-hati. Bila perlu, lakukan
pemeriksaan pada special tool, apakah ada kerusakan,
untuk menjamin keselamatan kerja.

PERHATIAN: Berat Special Tool :


225 kg (500 lb)

1. Tempatkan oil jack (30 t) antara base dan holder.

W105-03-04-009

Holder

Base
W105-03-04-006

2. Kendurkan nut dari special tool untuk melepasakan


plate (ST 4036).
: 46 mm

Plate (ST 4036)

W105-03-04-007

W3-4-3
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

10

14
15

17
W178-03-04-001

16

W3-4-4
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

4. Pasangkan plate (ST 4036) pada track adjuster 7. Operasikan oil jack (dongkrak) untuk mem-press
dan ikat secara bersama-sama. track adjuster, sampai jarak kira-kira 10 mm (0,4 in)
antara washer (17) dan nut (16).
: 46 mm

Plate (ST 4036) 8. Lepaskan plug (14) dari nut (16). Lepaskan nut (16)
dan valve (15) dari rod (10).
: 5 mm
: 75 mm (ZAXIS 200, 200-E, 225US,
225USR, 230)
: 24 mm
: 85 mm(ZAXIS 270)

16 10 14

W105-03-04-011

5. Operasikan oil jack (dongkark) untuk mendongkrak


keatas dengan nut (16) menghadap permukaan
atas dari plate (spanner dapat digunakan).

W105-03-04-014

W105-03-04-013

6. Kencangkan nut dari special tool, untuk peng-


amanan track adjuster.

W105-03-04-012

W3-4-5
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

10

11

13

18

17
W178-03-04-001

W3-4-6
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

9. Turunkan / kendurkan oil jack (dongkrak) pelan-


PERHATIAN : Berat Spring :
pelan.
71 kg (160 Ib)
Nut
(ZAXIS 200, 200-E,225US, 225USR, 230)
180 kg (400 Ib) (ZAXIS 270)

12. Setelah melepaskan eyebolt, lepaskan spring (18)


dari rod (10).

13. Lepaskan spacer (13) dari rod (10).

14. Lepaskan socket bolt (3) (ada 3) dan kemudian


geserkan flange (4) kearah holder.
: 6 mm
W105-03-04-015

10. Lepaskan nut dari special tool, untuk melepaskan 15. Tarik keluar piston rod (6) assembli dari cylinder
plate (ST 4036) dan washer (17). (11).

16. Tarik keluar holder (1) dari piston rod (6) assembli
Plate (ST 4036) menggunakan alat press.
: 30 mm

17

W105-03-04-016

PERHATIAN : Berat Track adjuster :


129 kg (280 Ib)
(ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR, 230)
180 kg (400 Ib) (ZAXIS 270)

11. Pasangkan eyebolt (M16, pitch 1.5) pada rod (10)


dan angkat track adjuster keatas dengan crane,
untuk melepaskannya dari special tool.

Eyebolt

W105-03-04-017

W3-4-7
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

2
4
5
6

7
8
9

10

11

12

W178-03-04-001

W3-4-8
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

17. Lepaskan flange (4) dari piston rod (6). Lepaskan


dust seal (2) dan wear ring (5) dari flange (4).

18. Lepaskan rod (10) dan O-ring (12) dari cylinder


(11).

19. Lepaskan retaining ring (9), U-ring (8) dan wear


ring (7) dari piston rod (6).

8
9

W105-03-04-025

W3-4-9
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

MERAKIT TRACK ADJUSTER

15 14 17 10 13 12 11 9 7 6 3 4 1

W178-03-04-002

16 18 8 5 2

ZAXIS: 200, 200-E, 225US, ZAXIS: 270


225USR, 230
C 521 mm(Panjang bebas 626 mm) 557 mm(Panjang bebas 679 mm)
D 712 mm 778 mm

1- Holder 6- Piston Rod 11 - Cylinder 15 - Valve


2- Dust Seal 7- Wear Ring 12 - O-Ring 16 - Nut
3- Socket Bolt (ada 3) 8- U-Ring 13 - Spacer 17 - Washer
4- Flange 9- Retaining Ring 14 - Plug 18 - Spring
5- Wear Ring 10 - Rod

W3-4-10
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

Merakit Track Adjuster


6. Berikan grease U-ring (8) dan wear ring (7).
1. Bersihkan semua bagian-part. Kemudian pasang-
Pasangkan rod (6) assembli kedalam cylinder (11).
kan dust seal (2) dan wear ring (5) pada flange (4)
setelah memberi grease pada bagian-bagain part
tersebut. 11

8
PENTING: Isilah bagian (A). dari flange (4) dengan
7
grase penuh-penuh.
6
2. Pasangkan flange (4) pada piston rod (6).

3. Berikan grease kedalam holder (1) dan press-kan


kedalam piston rod (6) dengan menggunakan alat
press dan special tool (ST 7229).

4. Pasangkan wear ring (7), U-ring (8), retaining ring W105-03-04-021

(9) pada piston rod (6).


7. Ikat flange (4) dengan socket bolt (3) (ada 3).
6
: 8 mm
: 50 N⋅m (5.1 kgf⋅m, 37 lbf⋅ft)

8. Pasangkan spacer (13) pada rod (10).


8
9

PERHATIAN : Berat Spring :


7 71 kg (160 Ib)
(ZAXIS 200, 200-E,225US, 225USR, 230)
95 kg (210 Ib) (ZAXIS 270)
W105-03-04-025

9. Pasangkan spring (18) pada rod (10).


5. Berikan grease pada O-ring (12) dan pasangkan
pada cylinder (11). Pasangkan rod (10) kedalam
cylinder (11). PERHATIAN: Berat Spring Assembli :
129 kg (280 Ib)
(ZAXIS 200, 200-E,225US, 225USR, 230)
PENTING: Isilah bagian (B) di cylinder (11), dengan 180 kg (400 Ib) (ZAXIS 270)
grease. Dorongkan piston rod (6)
assembli, kedalam cylinder untuk 10. Pasangkan eyebolt (M16, pitch 1.5) pada rod (10).
membuang angin yang ada pada bagian Angkat spring assembli keatas dengan crane dan
(B) dan rod (10). tempatkan pada spcial tool.

Eyebolt 10

W105-03-04-017

W3-4-11
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

14 17 10

W178-03-04-002

16 18

ZAXIS: 200, 200-E, 225US, ZAXIS: 270


225USR, 230
C 521 mm(Panjang Bebas 626 mm) 557 mm(Panjang Bebas 679 mm)
D 712 mm 778 mm

W3-4-12
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

11. Setelah melepaskan eyebolt yang terpasang pada 14. Pasangkan nut (16) pada rod (10), dan kemudian
rod (10). Letakan washer (17) pada spring (18) dan pasangkan plug (14).
pasangkan plate (ST 4036). : 75 mm (ZAXIS 200, 200-E,
225US, 225USR, 230)
: 85 mm (ZAXIS 270)
Plate (ST 4036) : 5 mm
: 14.5 N⋅m (1.5 kgf⋅m, 11.0 Ibf⋅ft)

16 10 14
17

18

W105-03-04-016

12. Kencangkan nut-nut pada special tool untuk


mengikat spring assembli.
: 46 mm
l
W105-03-04-014

Nut

W105-03-04-012

13. Operasikan oil jack (dongkrak) untuk memam-


patkan spring (18) sesuai panjangnya.
Spesifikasi panjang : 521 mm (20.5 in) (ZAXIS 200,
200-E, 225US, 225USR, 230)
Spesifikasi panjang: 557 mm (21.9 in) (ZAXIS 270)

18

W105-03-04-026

W3-4-13
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

15 10

W178-03-04-002

ZAXIS 200, 200-E, 225US,


ZAXIS: 270
225USR, 230
C 521 mm(Panjang Bebas 626 mm) 557 mm(Panjang Bebas 679 mm)
D 712 mm 778 mm

W3-4-14
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster

15. Pasangkan valve (15) pada rod (10).


PERHATIAN: Berat Spring assembli :
: 24 mm
: 88 N⋅m (9 kgf⋅m, 65 lbf⋅ft) 129 kg (280 Ib)
(ZAXIS 200, 200-E,225US, 225USR, 230)
16. Turunkan oil jack (dongkkrak). 180 kg (400 Ib) (ZAXIS 270)

18. Pasangkan track adjuster pada hoist (crane)


dengan menggunakan wire-rope, seperti dalam
gambar. Angkat dengan crane dan lepaskan dari
special tool.

W105-03-04-013

17. Lepaskan nut special tool dan plate (ST 4036)


: 46 mm

Plate (ST 4036)

W105-03-04-009

PENTING: Bila spring assembli, harus melalukan


perjalanan (dikirimkan), gunakan special
tool, seperti dalam gambar, untuk untuk
membawa spring assembli dengan
aman.

W105-03-04-011

W105-03-04-028

W3-4-15
UNDERCARRIAGE / Track Adjuster
(Kosong)

W3-4-16
UNDERCARRIAGE / Front Idler

MELEPAS DAN MEMASANG FRONT IDLER

Melepas
Sebelum melepaskan front idler, track harus harus
dilepaskan terlebih dahulu. Untuk melepas track, lihat
pada bagian “ Melepas dan Memasang Track”.
Pada bagian ini, prosedur diawali pada keadaan track
sudah siap dilepaskan.

PERHATIAN: Berat Front Idler :


100 kg (240 Ib)
(ZAXIS 200, 200-E,225US, 225URS, 230)
160 kg (350 Ib) (ZAXIS 270) W110-03-05-001

PERHATIAN: Front idler (1) dapat melejit


keluar dari posisinya, karena adanya tenaga
yang kuat dari spring saat track dipisahkan.
Karena adanya daya-tenaga spring yang kuat
dan selalu bekerja pada bagian ulir rod. Bila 3
rod dan/ atau bagian ulirnya rusak, geram-
metal mungkin akan berhamburan, saat track
dilepaskan.
Berhati-hatilah dan waspadalah, untuk men-
1
jauhkan semua orang, dari terjadinya
kecelakaan. 2

1. Congkel front idler (1) dengan menggunakan W178-03-05-001

linggis, untuk menggeserkan keluar dari track


frame (3) dengan yoke (2).

2. Pasang bagian bearing dan yoke (2) front idler (1)


dengan sling seperti pada gambar dan lepaskan
front idler assembli dari track frame (3).

3. Bila diperlukan, letakan front idler dengan hati-hati


pada ganjal kayu, seperti yang ditunjukan pada
gambar.

Memasang W178-03-05-002

1. Pemasangan front idler sesuai dengan prosedur


melepas dengan langkah terbalik dan perhatikan
serta ikuti hal-hal berikut, saat pemasangan (b)
dilakukan.
• Bersihkan bagian permukaan yang bergeser (a) 3
dari yoke (2) dan permukaan geser (b) di track
frame (3), kemudian gunakan grease padanya.

(a)
2
W178-03-05-004

W3-5-1
UNDERCARRIAGE / Front Idler

MEMBONGKAR FRONT IDLER

2
1
3
4

6
7

8
6

4
3
2
1

10

W178-03-05-003

1 - Bearing (ada 2) 4 - Floating Seal (ada 2) 7 - Idler 9 - Yoke


2 - Pin (ada 2) 5 - Axle 8 - Plug (ada 2) 10 - Bolt (ada 4 )
3 - O-Ring (ada 2) 6 - Bushing (ada 2)

W3-5-2
UNDERCARRIAGE / Front Idler

Membongkar Front Idler


• Pastikan telah membaca dan mengerti “ Waspadalah 4. Lepaskan floating seal (4) dari bearing (1) dan idler
dalam Pekerjaan Membongkar dan Merakit “ di (7).
halaman W1-1-1, sebelum memulai pekerjaan
pembongkaran. 1
4
1. Kendurkan bolt (10) untuk melepaskan yoke (9).
7
Lepaskan plug (8) dari bearing (1) untuk
mengeluarkan oil kedalam wadah.
4
: 24 mm
: 6 mm 3
5
2. Lepaskan pin (2).
: 16 mm 1

W105-03-05-009

PERHATIAN: Berat Idle dan lainnya :


83 kg (180 Ib)
(ZAXIS 200, 200-E225US, 225USR, 230)
136 kg (300 Ib) (ZAXIS 270)

3. Dorong keluar axle (5) dari bearing (1) dengan cara


di-press. Beraing (1) di bagian sebaliknya, juga
harus dikeluarkan dari idler (7) dengan axle (5).
Lepaskan O-ring (3) dari axle (5).

1 5

W105-03-05-008

PENTING: Untuk menangani floating seal (4), lihat


pada bagian “Hati-hatilah dalam
Menangani Floating Seal” di halaman
W1-1-4.

W3-5-3
UNDERCARRIAGE / Front Idler

W178-03-05-003

W3-5-4
UNDERCARRIAGE / Front Idler

5. Dorong axle (5) keluar dari bearing (1) dengan cara


di-press. Lepasakan O-ring (3) dari axle (5).

W105-03-05-010

6. Saat penggantian bushing (6), special tool (ST


1425) harus digunakan untuk mendorong bushing
keluar dengan cara di-pres.

ST 1425

W105-03-05-011

W3-5-5
UNDERCARRIAGE / Front Idler

MERAKIT FRONT IDLER

1 2 4 5 6

10

8 9
3

7
W157-03-05-003

1 - Bearing (ada 2) 4 - Floating Seal (ada 2) 7 - Idler 9 - Yoke


2 - Pin (ada 2) 5 - Axle 8 - Plug (ada 2) 10 - Bolt (ada 4)
3 - O-Ring (ada 2) 6 - Bushing (ada 2)

W3-5-6
UNDERCARRIAGE / Front Idler

Merakit Front Idler


1. Pasangkan bushing (6) (ada 2) kedalam idler (7) 5. Pasangkan floating seal (4) yang lain kedalam idler
dari dua arah ujungnya. (7) dan kedalam bearing (1).

2. Pasangkan O-ring 3) (ada 1) pada axle (5).


Tepatkan lobang pin, pasangkan axle (5) kedalam 7
bearaing (1) pada satu bagian sisi dan ikat dengan 1 4 3
1
pin (2). dalam melakukan hal ini, berhati-hatilah
jangan sampai merusakan O-ring (3).

2
5
1
5

W157-03-05-005

6. Pasangkan bearing (1) pada axle (5), tepatkan


lobang pin di axle (5). Ikatkan dengan meng-
3 W105-03-05-014 gunakan pin (2).

3. Pasangkan floating seal (4) dan set kedalam idler 7. Tambahkan oli engine kedalam melalui lobang plug
(7) dan bearing (1). (8) di bearing (1). Gunakan sealant (LOCTITE #
503 atau yang sejenis) pada plug (8). Kencangkan
PENTING: Untuk menangani floating seal (4), lihat plug (8).
pada bagian “Hati-hatilah dalam : 6 mm
Menangani Floating Seal” di halaman : 20 N⋅m (2 kgf⋅m, 14.5 lb f⋅ft)
W1-1-4. Oil Engine : API CD Class SAE 30
Quantity: 265 mL (0.07 US gal)
4. Masukan axle (5) kedalam idler (7) dari bagian (ZAXIS 220, 200-E, 225US,
yang dipasangi dengan floating seal. Pasangkan 225USR, 230)
O-ring (3) pada axle (5). 300 mL (0.08 US gal)(ZAXIS 270)

8. Pasangkan yoke (9) dan kencangkan bolt (10).


: 24 mm
7
: 210 N⋅m (21.5 kgf⋅m, 156 lbf⋅ft)
4 1

W157-03-05-006

W3-5-7
UNDERCARRIAGE / Front Idler

STANDAR PERAWATAN

C D

A
B

W157-03-05-001

Satuan: mm (in)

Standar Batas yang di-izinkan

ZAXIS200, ZAXIS200, Perbaikan


200-E, 225US, ZAXIS 270 200-E, 225US, ZAXIS 270
225URS, 230 225URS, 230

A 84 (3.31) 102 (4.0) [66 (2.60)] 80.4 (3.15)

B 159 (6.26) 204 (1.64) − −


Dibangun
dengan
C 500 (19.69) 572 (22.5) 488 (19.21) 552.2 (21.74)
las dan
haluskan
D 538 (21.18) 617 (24.3) − −

E 19 (0.75) 23 (0.90) 25 (0.98) 32.4 (1.28)

Axle dan Bushing Satuan: mm (in)

Standar Batas yang di-izinkan

ZAXIS200, ZAXIS200, Perbaikan


200-E, 225US, ZAXIS 270 200-E, 225US, ZAXIS 270
225URS, 230 225URS, 230

Axle Diameter Luar. 75.0 (2.95) 85.0 (3.35) [74.2 (2.93)] [84.2(3.31)]

Diameter Dalam. 75.0 (2.95) 85.2 (3.35) [76 (2.997)] [86.0 (3.39)] Ganti
Bushing
Tebal Flange 2 (0.08) 2.0 (0.08) [1.2(0.05)] [1.2 (0.05)]

CATATAN: Nilai (angka) dalam tanda [ ] hanya se-


bagai refresi saja.

W3-5-8
UNDERCARRIAGE / Upper dan Lower Roller

MELEPAS DAN MEMASANG UPPER


ROLLER
Melepas
PERHATIAN: Jangan mengendurkan valve (1)
terlalu cepat atau melepaskannya terlalu
banyak, grease yang bertekanan tinggi
didalan cylinder adjuster akan menyembur
keluar.
Kendurkan dengan hati-hati, jauhkan bagian
badan dan muka dari valve (1). Jangan
kendurkan grease fitting (2).

W105-03-06-001

PENTING: Bersihkan dari lumpur dan tanah yang


menempel antara sprocket dan track
sebelum mengendurkan valve (1).

1. Kendurkan valve (1) pada track adjuster untuk 2


mengeluarkan grease. Grease Outlet
: 24 mm
W178-03-06-001

PERHATIAN: Gunkan kain anti-slip antara


dongkarak dan track frame (5) untuk
menghindari slip.

2. Dongkrak keatas track (3) hingga cukup untuk


melepas upper roller (4). 5 4

W105-03-06-002

3. Masukan ganjal balok antara track (3) dan track


frame (5).
5

W105-03-06-003

W2-6-1
UNDERCARRIAGE / Upper dan Lower Roller

4. Kendurkan mounting bolt (6) dari upper roller (4).

: 24 mm

PERHATIN: Berat Upper roller : W157-03-06-001


18 kg (40 lb)
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)
20 kg (40 lb) (ZAXIS 270)
5. Lepaskan upper roller (4) dari track frame (5).

Memasang
1. Pasangkan upper roller (4) pada track frame (5)
dengan menggunakan bolt (6).
: 24 mm
: 270 N.m (28 kgf.m, 200 lbf.ft) 5
W105-03-06-005

4
2. Lepaskan ganjal kayu dan oil jack (dongkrak).

6
5

W157-03-06-001

W105-03-06-002

W2-6-2
UNDERCARRIAGE / Upper dan Lower Roller

3. Pasangkan valve (1) untuk track adjuster.


: 24 mm
: 88 N⋅m (9 kgf⋅m,65 lbf.ft)
1

PERHATIAN: Ganjalah dengan balok secar


benar, pada track yang terangkat.
4. Angkat keatas track pada sisi-bagian yang akan
distel dan putar pelahan-lahan, untuk mengen-
cangkan. 2
Grease Outlet
5. Isikan dengan grease dari grease fitting (2) untuk W178-03-06-001
membuat track tension.
Spesifikasi Track sag (A):
300 sampai 335 mm (11.8 sampai 13.19 in) (ZAXIS
200, 200-E, 225US, 225USR, 230)
340 sampai 380 mm (13.39 sampai 14.96 in)
(ZAXIS 270)

CATATAN: Penggantian upper roller secara assmbli.

6. Isikan oli lubrikasi dari lobang plug (8) di cover (7),


kemudian kencangkan plug (8).
Pakaikan LOCTITE # 503 atua yang sejenis pada
plug. W157-03-06-002
: 6 mm
: 20 N⋅m (2 kgf⋅m 14.5 lbf•ft) 7

Oli lubrikasi : Engine oil API CD Class SAE30


Quantity: 70 mL(0.018 US gal) (ZAXIS 200, 200-E,
225US, 225USR, 230)
75 mL(0.020 US gal) (ZAXIS 270) 8

W158-03-06-001

W2-6-3
UNDERCARRIAGE / Upper dan Lower Roller
(Kosong)

W2-6-4
UNDERCARRIAGE / Upper dan Lower Roller

MELEPAS DAN MEMASANG LOWER


ROLLER
Melepas
5
1. Lepaskan mounting bolt (1) untuk lower roller (5)
setelah melepaskan track guard.
: 27 mm (ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 1
230)
: 30 mm(ZAXIS 270)

2. Operasikan boom dan arm , sehingga sudut antara W105-03-06-008


boom dan arm 90° sampai 110°, Turunkan boom
dengan bucket rolled-in, untuk mengangkat mesin
keatas. Kemudian pasangkan ganjal dibawah track
frame (2), untuk men-support mesin.
90° ~ 110°

PERHATIAN: Jangan mengendurkan valve (3)


terlalu cepat atau melepaskannya terlalu 2 M104-07-067
banyak, grease yang bertekanan tinggi
didalan cylinder adjuster akan menyembur
keluar. Kendurkan dengan hati-hati, jauhkan
bagian badan dan muka dari valve (3). Jangan
kendurkan grease fitting (4).

3. Kendurkan valve (3) track adjuster untuk men-


dapatkan ketegangan track yang cukup, sehingga
dapat melepaskan lower roller (5).
: 24 mm
W105-03-06-001

4
Grease Outlet

W178-03-06-001

W2-6-5
UNDERCARRIAGE / Upper dan Lower Roller

PERHATIAN : Berat Lower Roller :


35 kg (77 lb)
(ZAXIS 200,200-E, 225US,225USR,230)
54 kg (120 lb) (ZAXIS 270)

4. Lepaskan lower roller (5) dengan menggunakan


forklift, atau lainnya.

W105-03-06-010

Memasang
1. Tempatkan lower roller (5) dibawah track (2) seperti
dalam gambar dengan menggunakan forklift, atau
lainnya.

5
W105-03-06-011

2. Turunkan track frame (2) secukupnya, sehingga


ada sedikit celah antara colar (6) dan track frame 2
(2).

3. Tepatkan lobang bolt dan kencangkan bolt (1).


: 27 mm
: 460 N.m (47 kgf.m, 340 lbf.ft)
(ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR, 230)
: 30 mm 6 W105-03-06-012

: 670 N.m (68 kgf.m, 490 lbf.ft)


(ZAXIS 270)

W105-03-06-008

W2-6-6
UNDERCARRIAGE / Upper dan Lower Roller

4. Pasangkan valve (3) di track adjuster.


: 24 mm 3
: 88 N⋅m (9 kgf⋅m, 65 lbf.ft)

PERHATIAN: Ganjal dengan baik, bagian track


yang terangkat dengan balok kayu.

5. Angkat sisi-bagian track yang akan di-stel dan 4


putar perlahan pada arah mudur. Grease Outlet

W178-03-06-001
6. Isikan grease dari grease fitting (4) untuk membuat
tension track.
Spesifikasi track sag (A):
300 sampai 335 mm (11.8 sampai 13.2 in) (ZAXIS
200, 200-E, 225US, 225USR, 230)
340 sampai 380 mm (13.4 sampai 14.96 in) (ZAXIS
270)

W157-03-06-002

W2-6-7
UNDERCARRIAGE / Upper dan Lower Roller

MEMBONGKAR LOWER ROLLER


3
2
4 1
5

6
5
4
3
2
1

W157-03-06-004

1 - Plug (ada 2) 3 - Pin (ada 2) 5 - Floating Seal (ada 2) 7 - Roller


2 - Collar (ada 2) 4 - O-Ring (ada 2) 6 - Bushing (ada 2) 8 - Axle

W2-6-8
UNDERCARRIAGE / Upper dan Lower Roller

Membongkar Lower Roller


• Pastikan telah membaca dan mengerti “ Waspadalah 5. Lepaskan O-ring (4) (ada 2) dari axle (8).
dalam Pekerjaan Membongkar dan Merakit “ di
halaman W1-1-1, sebelum memulai pekerjaan 6. Untuk penggantian bushing (6), dorong keluar
pembongkaran. bushing (6) dengan alt press dan special tool.

1. Lepaskan plug (1) dari collar (2) dan keluarkan oil.


:6 mm
ST 1475
2. Lepaskan pin (3) dari collar (2) di satu bagian saja. ST 1955
Lepaskan axle (8) dari roller (7) dibagian pada pin
(3) yang sudah dilepaskan. Di saat yang sama, pin
dan collar di bagian yang lain juga dlipepaskan
6
secara bersamaan.
: 14 mm

2 5 7 5

W105-03-06-028

5 Pulling Tool:
2
ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR, 230
ST-1955
ZAXIS 270
ST-1475

8
W105-03-06-026

3. Lepaskan floating seal (5) dari kedua sisi-bagian


roller (7) dan collar (2) (ada 2).

4. Lepaskan pin (3) dari axle (8) assembli untuk


mengeluarkan axle dari collar (2).

4 2

W105-03-06-027

W2-6-9
UNDERCARRIAGE / Upper dan Lower Roller

MERAKIT LOWER ROLLER

2 7 6 5 4 3 1

W105-03-06-023

1 - Plug (ada 2) 3 - Pin (ada 2) 5 - Floating Seal (ada 2) 7 - Roller


2 - Collar (ada 2) 4 - O-Ring (ada 2) 6 - Bushing (ada 2) 8 - Axle

W2-6-10
UNDERCARRIAGE / Upper dan Lower Roller

Merakit Lower Roller


1. Paangkan bushing (6) (ada 2) pada roller (7), 4. Masukan axle (8) kedalam roller (7). Pasangkan O-
dengan menggunakan alat press. Hati-hatilah ring (4). Collar yang lain (2) harus dirakit dengan
jangan sampai merusakan permukaan flannge cara yang sama. Dan ikatkan semuanya dengan
bushing (6). pin (3).
Oleskan sedikit grease pada O-ring (4) dan
pasangkan ke axle (8). 5. Tambahkan oli engine melalui lobang plug (1) di
collar (2). Kecangkan plug (1).
Gunakan LOCTITE # 503 atau yang sejenis pada
2. Pasangkan colar (2) pada stau bagian di axle (8), plug.
tepatkan lobang pin (3). Hati-hatilah jangan sampai : 6 mm
merusakan O-ring (4). : 20 N.m (2 kgf.m, 14.5 lbf.ft)
3 Engine oil: API CD class, SAE30
Quantity: 260 mL (0.069 US gal) (ZAXIS 200, 200-
8 E, 225US, 225USR, 230)
Quantity: 420 mL (0.11 US gal) (ZAXIS 270)

2 4
W105-03-06-031

PENTING: Lumasi O-ring floating seal dengan grea-


se, kemudian pasangkan.
Ketika pemasangan O-ring, hati-hatilah
jangan sampai melintir dan pasangkan
dengan kedudukan yang pas.
Floating seal adalah dalam pasangannya.
Sehingga jangan acak / campur dengan
seal yang lainnya.

3. Pasangkan floating seal (5) pada roller (7) dan


collar (2).

7 5

5 2

W157-03-06-008

W2-6-11
UNDERCARRIAGE / Upper dan Lower Roller

STANDAR PERAWATAN

Upper Roller

W105-03-06-032

ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR, 230 Satuan: mm (in)


Batas yang
Standar Perbaikan
Di-izinkan
A 84(3.31) -

B 150(5.91) - Ganti
C 120(4.72) [110(4.33)]
CATATAN: Nila dalam [ ] hanya sebagai refrensi saja.

ZAXIS 270 Satuan : mm (in)


Batas yang
Standar Perbaikan
Di-izinkan
A 98(3.86) -

B 165(6.50) - Ganti
C 120(4.72) [110(4.33)]
CATATAN: Nila dalam [ ] hanya sebagai refrensi saja.

W2-6-12
UNDERCARRIAGE / Upper dan Lower Roller
Lower Roller

W157-03-06-003

Roller
Satuan : mm (in)
Satndar Batas yang Di-izinkan

ZAXIS 200, 200-E, ZAXIS 200, Perbaikan


ZAXIS 270 200-E, 225US, ZAXIS 270
225US, 225USR, 230 225USR, 230
A 169.0(6.65) 203.0(7.99) [193.5(7.62)] [229.5(9.04)]
Tambah
B 218.0(8.58) 256.0(10.08) - -
dengan las
C 24.5(0.96) 26.5(0.04) [12.3(0.48)] [13.25(0.52)] dan haluskan
D 150.0(5.90) 175.0(6.89) 132(5.19) 157.0(6.18)

Axle dan Bushing


Satuan : mm (in)
Satndar Batas yang Di-izinkan
ZAXIS 200, ZAXIS 200, 200- Perbaikan
200-E, 225US, ZAXIS 270 E, 225US, ZAXIS 270
225USR, 230 225USR, 230
Axle Outside Dia. 65(2.56) 75(2.95) [64.2(2.53)] [74.2(2.92)]
Inside Dia. 65(2.56) 75(2.95) [66.0(2.60)] [76.0(2.99)]
Ganti
Bushing Flange
2(0.079) 2(0.08) [1.2(0.047)] [1.2(0.05)]
Thickness

CATATAN: Nilai dalam [ } hanya sebagai refrensi saja..

W2-6-13
UNDERCARRIAGE / Upper dan Lower Roller
(Kosong)

W2-6-14
UNDERCARRIAGE / Track

MELEPAS DAN MEMASANG TRACK


Melepas
PERHATIAN: Jangan mengendurkan valve (1)
terlalu cepat atau melepaskannya terlalu
banyak, grease yang bertekanan tinggi
didalan cylinder adjuster akan menyembur
keluar.
Kendurkan dengan hati-hati, jauhkan bagian
badan dan muka dari valve (1). Jangan
kendurkan grease fitting (2).

1. Putar track sehingga posisi master pin (3) berada W105-03-07-001

didepan front idler (4). Tempatkan ganjal kayu


dibawah track shoe (5), untuk mengangkat track
shoe keatas. 5
4

2. Kendurkan track tension.


3
: 24 mm

CATATAN: Untuk mengendurkan track tension, putar


valve (1) pelan-pelan satu putaran, W105-03-07-006

grease akan keluar dari lobang keluaran


(outlet) grease. 1

W105-03-07-002

Grease Outlet W178-03-06-001

W3-7-1
UNDERCARRIAGE / Track

3. Lepaskan retaining ring (6), yang digunakan untuk


menjaga master pin jangan terlepas keluar.
7

CATATAN: Bila retaining ring (6) terjepit dengan 3


dengan master link (7), dorong master
pin (3) kedalam untuk membuat celah
antara retaining ring (6) dan master pin
(3), sebelum mencoba untuk melepas- 6
kan retaining ring (6).
PERHATIAN: Front idler (1) dapat melejit
keluar dari posisinya, karena adanya tenaga
yang kuat dari spring saat track dipisahkan. W105-03-07-009
Karena adanya daya-tenaga spring yang kuat
dan selalu bekerja pada bagian ulir rod. Bila
rod dan/ atau bagian ulirnya rusak, geram-
metal mungkin akan berhamburan, saat track
dilepaskan.
Berhati-hatilah dan waspadalah, untuk men-
jauhkan semua orang, dari terjadinya
kecelakaan..

PENTING: Master pin (3) mempunyai satu arah.


Pastikan untuk memukul pin masuk dan
keluar dalam arah yang benar.
W105-03-07-005

4. Lepaskan master pin (3), mengunakan special tool Corner


(ST 1970). Arah Untuk Arah untuk
melepaskan memasang
master pin. master pin.

Retaining Ring
Track Link
3
Master Link

W105-03-07-010
ST 1970

W105-03-07-008

W3-7-2
UNDERCARRIAGE / Track

5. Operasikan boom dan arm, sehingga sudut antara


boom dan arm 90° sampai 110° . Turunkan boom
dengan bucket rolled-in, untuk mengangkat mesin,
untuk menarik keluar track. Kemudian letakan
ganjal dibawah track frmae untuk men-support
mesin. 90° ~ 110°

6. Pelan-pelan jalankan mesin kearah mundur,


M104-07-067
sampai track memanjang, untuk siap dikeluarkan
dari tanah.

W105-03-07-011

W3-7-3
UNDERCARRIAGE / Track

Memasang
1. Angkat mesin keatas dan letakan track dibawah
lower roller, sehingga sprocket teeth menempel
dengan bagian ujung track. Pastikan posisi track
dalam arah yang benar, seperti dalam gambar.
Sisi
Sisi Idler Sprocket

2. angkat track dan tempatkan di sprocket (8) dengan


menggunakan alat angkat (crane).
W105-03-07-013

PERHATIAN : Berat Track Assembli :


1295 kg (2850 lb) (ZAXIS 200, 200-E)
1276 kg (2810 lb) (ZAXIS 225US, 225USR)
1414 kg (3120 lb) (ZAXIS 230)
1815 kg (4000 lb) (ZAXIS 270)

3. Dengan mesin dalam keadaan terangkat, 8


operasikan travel lever untuk bagian track yang
akan dipasangkan dengan arah maju. Gulung track
sambil terputarnya travel device (9).
W105-03-07-014

4. Saat menggulung dengan menyambungkan bagian


track pada front idler (4), turunkan mesin dan
tempatkan ganjal kayu dibawah shoe (5) untuk
mengganjal shoe (5).

W105-03-07-015

W105-03-07-016

W3-7-4
UNDERCARRIAGE / Track
PENTING: Master pin (3) mempunyai satu arah.
Pastikan untuk memasang pin masuk Arah untuk Corner
dalam arah yang benar. melepas Arah untuk
master pin memasang
master pin
5. Pasangkan master pin (3) dengan menggunakan
special tool (ST 1970).

Track Llink Retainin Ring


3
Master Link

W105-03-07-010
10. ST

PENTING: Retaining yang lama (6) tidak dapat


digunakan lagi bila sudah rusak.
Gantilah dengan yang baru.

6. Pasangkan retaining ring (6). Sesuai arahnya.


Pasangkan retaining ring (6) kedalam parit master W105-03-07-017
link (7), dengan bagian yang rata untuk menarik
dimasukan kedalam lobang menghadap keluar. 7

PENTING : Bila ada link yang telah dilepaskan dari


track, pastikan untuk mengisi grease
(Daphne Epone SR atau yang sejenis) 6
kedalam celah antara pin dan bushing
saat menyambungkannya kembali.
Berdirikan bushing pada plate yang
rata. Isi lobang bushing dengan grease. W105-03-07-009
Masukan pin kedalam bushing sambil Seal
Bushing
menekan bushing kedalam plate
(sehingga bushing ujung bushing du- Pin
duk pada plate). Bersihkan sisa grease.
Pasangkan seal sesaui arahnya, seperti
dalam gambar.

Grease
Jangan Jangan
beri beri
grease grease
disini

W197-03-07-001

Seal

W3-7-5
UNDERCARRIAGE / Track

7. Kencangkan adjuster valve (1). Masukan grease ke


grease fitting (2) untuk menyetel track link tension. 2
: 24 mm
: 88 N.m (9 kgf.m, 65 Ibf⋅ft)
Spesifikasi track sag (A):
300 sampai 335 mm (11.8 sampai 13.19 in)
(ZAXIS 200,200-E, 225US, 225USR, 230)
340 sampai 380 mm (13.39 to 14.96 in)
1
(ZAXIS 270)

Grease Outlet W178-03-06-001

W105-03-07-018

W157-03-06-002

W3-7-6
UNDERCARRIAGE / Track

STANDAR PERAWATAN
Link
Mengukur panjang pada empat link.
• Master pin tidak termasuk dalam bagian
pengukuran.
• Pengukuran harus dilakukan dengan track yang
tegang.

10

W155-03-07-001
ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR, 230 Satuan : mm (in)
Batas yang
Standar Perbaikan
Di-izinkan
A 761.8(29.99) 785.8(30.94) Tambah dengan las dan
B 105(4.13) 97(3.82) haluskan atau ganti baru.
ZAXIS 270
Batas yang
Standar Perbaikan
Di-izinkan
A 865.92(34.09) 893.0(35.16) Tambah dengan las dan
B 116(4.57) 109(4.29) haluskan atau ganti baru.

Grouser shoe

W105-03-07-024

ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR, 230 Unit: mm (in) ZAXIS 270 satuan: mm (in)

Shoe Size 600 mm Grouser Ukuran Shoe 600 mm Grouser

Allowable Batas yang


Standard Remedy Standar Perbaikan
Limit di-izinkan

A 219 (8.61) - Tambah las A 217.5 (8.56) - Tambah las


dan haluskan dan haluskan
B 8.5 (0.33) - B 9.0 (0.35) -
atau ganti atau ganti
C 26 (1.02) 18.2 (0.72) baru C 26.0 (1.02) 18.2 (0.72) baru

W3-7-7
UNDERCARRIAGE / Track

Master Bushing

W105-03-07--023

ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR, 230 Satuan: mm (in) ZAXIS 270 Satuan: mm (in)

Batas yang Batas yang Di-


Standar Perbaikan Standar Perbaikan
Di-izinkan izinkan

A 129.2 (5.09) - A 158.9 (6.26) -

B 38.7 (1.52) [41.7 (1.63)] Ganti B 45.45 (1.79) 48.5 (1.91) Ganti

C 59 (2.32) [54 (2.13)] C 66.91 (2.63) 61.9 (2.44)

Master Pin

W105-03-07--21

ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR, 230 Satua: mm (in) ZAXIS 270 Satuan: mm (in)

Batas yang Batas yang Di-


Standar Perbaikan Standar Perbaikan
Di-izinkan izinkan

A 203 (7.99) - A 228.5 (9.0) -


Ganti Ganti
B 38.4 (1.51) [35.4 (1.39)] B 45.0 (1.77) [42.0 (1.65)]

CATATAN: Nilai dalam [ ] hanya sebagai refrensi


saja.

W3-7-8
UNDERCARRIAGE / Track

Pin

10 W142-03-07-004

ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR, 230 satuan: mm (in) ZAXIS 270 Satuan : mm (in)

Batas yang Batas yang Di-


Standar Perbaikan Standar Perbaikan
Di-izinkan izinkan

A 212(8.35) A 242(9.53)
Ganti Replace
B 38(1.496) [35(1.38)] B 44.69(1.76) 41.7(1.64)

CATATAN: Nilai dalam [ ] hanya sebagai refrensi


saja.

Bushing

W105-03-07-023

ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR, 230 Satuant: mm (in) ZAXIS 270 Satuan: mm (in)

Batas yang Batas yang Di-


Standar Perbaikan Standar Perbaikan
Di-izinkan izinkan

A 137.5(5.41) - A 158.9(6.26) -

B 38.7(1.52) [39.7(1.56)] Ganti B 45.45(1.79) 46.5(1.83) Ganti

C 59(2.32) [54(2.13)] C 66.91(2.63) 61.9(2.44)

CATATAN: Nilai dalam [ ] hanya sebagai refrensi


saja.

W3-7-9
UNDERCARRIAGE / Track
(Kosong)

W3-7-10
MEMO

……………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………..………..

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………………………………
MEMO

……………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………..………..

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….
BAGIAN 4
FRONT ATTACHMENT

DAFTAR ISI
Grop 1 Front Attachment
Melepas dan Memasang Front Attachment W4-1-1
Standar Perawatan …………….……….….. W4-1-8
Standar Ukuran untuk Penyambungan
Arm dan Bucket …………………………..
Standar Ukuran untuk Penyambungan . W4-1-18
Boom dan Arm ……………………………. W4-1-19

Group 2 Cylinder
Melepas dan Memasang Cylinder ………... W4-2-1
Prosedur Merelease Tekanan Hidrolik .….. W4-2-15
Membongkar Cylinder ……………………… W4-2-16
Merakit Cylinder …………………………….. W4-2-32
Standar Perawatan …………………………. W4-2-48

178W-4-1
(Kosong)

178W-4-2
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

MELEPAS DAN MEMASANG CONTROL


VALVE

PERHATIAN : Cairan yang keluar adalah


ber-tekanan yang dapat menembus kulit.
Menye-babkan kecelakaan yang serius.
Hindari bahaya ini, dengan membuang
tekanannya sebelum melepas hose hidrolik
atau saluran lainnya.
Oli Hidrolik menjadi panas setelah bekerja,
dan akan menyembur, dapat mengakibat-
kan luka bakar. Pastikan untuk menunggu
sampai oli menjadi dingin sebelum mulai
bekerja.
Tutup tangki oli hidrolik, akan terbang bila
melepaskannya tanpa membuang tekanan
didalam dahulu. Tekan air release valve
yang ada dibagian atas tangki oli hidrolik,
untuk membuang sisa tekanan yang ada.

Persiapan :

1. Tempatkan mesin ditempat yang kokoh, dan rata


permukaannya.

2. Matikan engine. Tekan air release valve yang ada


dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk membuang
tekanan yang tersisa.

3. Lepaskan tutup tangki oli hidrolik. Sambungkan


sebuah vacuum pump, untuk menjaga tekanan
negatip didalam tangki oli hidrolik. W105-04-02-001

Pastikan untuk tetap menjalankan vacuum pump


terus menerus, saat bekerja di sistem hidrolik.

W4-1-1
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

Melepas
1. Lepaskan grease hose (1) dari adapter di boos pa-
da sisi bagian rod boom cylinder (ada 2 tempat kiri 1
dan kanan).
: 17 mm Adapter

2. Lepaskan nut (4) dan bolt (6) dari pin (3) cylinder Boom Cylinder
rod boom. Kemudian lepaskan stopper (5) (ada 2
tempat kiri dan kanan
: 30 mm
W105-04-01-002

CAUTION: Berat Boom cylinder :


3 2
171 kg (380 Ib)
(ZAXIS 200, 200-E,225US, 225USR)
217 kg (480 Ib) (ZAXIS 230)
247 kg( 540 Ib) (ZAXIS 270)
6 Boom Cylinder
Hindari kecelakaan pada seseorang. Pecahan
metal mungkin berhamburan saat memukul /
melepaskan pin dengan palu. Pakailah pakai-
an pelindung bila diperlukan, seperti helm,
kaca-mata dan lain sebagainya.

5
3. Gunakan crane untuk mengangkat boom cylinder, 4
Dan dengan bar serta palu, untuk sebagai pin (3)
kedalam posisinya, sehingga thrust plate (2) dapat W178-04-01-004

dilepaskan. Lepaskan thrust plate.

CATATAN: Bila pin (3) sulit untuk dikelurakan. Start


engine, pelan-pelan operasikan boom
lever untuk menepatkan lobang pin
cylinder rod.

W4-1-2
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

4. Tempatkan boom cylinder di bangku kerja yang


tingginya 1 meter.
Start engine, operasikan boom lever untuk menarik
boom cylinder rod, gunakan kawat baja untuk
mengikat boom cylinder rod seperti dalam gambar.
Matikan engine. Boom Cylinder

5. Lepaskan boom cylinder.


Kawat Baja
Lihat pada bagian “Melepas Boom Cylinder” (W4-2-
10).

6. Lepaskan boom cylinder yang lain dengan cara


yang sama seperti pada langkah kerja 3,4,dan 5.
W554-02-03-007

PERHATIAN: Pin kadang-kadang terlepas de-


Air Bleeding Valve
ngan tiba-tiba. Pastikan untuk tidak berdiri
didekatnya.

7. Gunakan palu dan bar, untuk mendorong pin (3)


keluar. Lepaskan thrust plate (2).

8. Setelah mematikan engine, tekan air release valve


di bagian atas tangki oli hidrolik, untuk membuang/
merelease tekanan yang tersisa. Kemudian
lepaskan penutupnya.
Membuang semu tekanan yang tersisa dari sirkuit
hidrolik dapat dilakukan dengan “Prosedur Me- M157-07-173

relerease Tekanan Sirkuit Hidrolik”. ZAXIS200, 200-E


Lihat di halaman W4-2-15. ZAXIS230, 270

9. Lepaskan hose (7), (8) untuk bucket cylinder dan


arm cylinder, tutup semua bagian hose dan pipa 7 8
yang terbuka dengan sumbat.
: 36, 41 mm

W157-04-01-001
ZAXIS225US, 225USR

W178-04-01-006

W4-1-3
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

10. Lepaskan cover.


ZAXIS200, 200-E
Untuk ZAXIS200, 200-E, 230, 270
ZAXIS230, 270
Lepaskan mounting bolt (ada 8) untuk melepas tool
box dan cover.
Untuk ZAXIS225US, 225USR
Lepaskan mounting bolt (ada 13) dan nut (ada 4)
untuk melepas side cover assembli dan cover
assembli.
: 17 mm Cover

Tool Box W178-04-01-002

ZAXIS225US, 225USR
Side Cover Cover Assembli
Assembli

Cover Assembli

W178-04-01-008

W4-1-4
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

11. Lepaskan bolt (12), spring washer (13), plate (11)


dan block (10) dari plate untuk boom foot pin (9). 9
: 27 mm

CAUTION: Berat Front attachment : 10


3670 kg (8090 lb)
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR) 11
4797 kg (10580 Ib) (ZAXIS 230) 12
5222 kg (11510 Ib) (ZAXIS 270)
13
12. Pasangkan front attachment pada alat angkat W178-04-01-001

(crane).
Angkat perlahan-lahan untuk menghindari kejutan
karena adanya bagian yang kendur.

13. Masukan bar antara palate untuk boom foot pin (9)
dan bracket, pelan-pelan tarik plate keluar.

W105-04-01-008

14. Putar plate kearah atas dengan tangan untuk


memutar boom foot pin (9) ke kiri dan kanan,
sehingga dapat ditarik keluar.
(Stel posisi lobang boom foot pin dengan
mengangkat dan menurunkan front attachment). Plate
Insert Bar

Bracket

15. Setelah mengangkat front attachment, gerakan W178-04-01-001

mesin (unit) mundur (kebelakang).

16. Tempatkan front attachment pada ganjal kayu.

W178-04-01-005

W4-1-5
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

Memasang
PERHATIAN: Berat Front attachment :
3670 kg (8090 Ib)
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
4797 kg (10580 Ib) (ZAXIS 230)
5222 kg (11510 Ib) (ZAXIS 270)

1. Angkat front attachment dengan crane.


Gerakan mesi/ unit kedepan, tepatkan lobang
boom foot pin
Masukan thrust plate kedalam bagian sisi kiri dan W178-04-01-005

kanan dan stel jarak antara plate dan frame kira- 9


kira 1 mm.
(Stel lobang boom foot pin, dengan mengangkat
dan menurunkan front attachment).

PERHATIAN: Hindari kecelakaan pada 10


seseorang. Pecahan metal mungkin berham- 11
buran saat memukul / melepaskan pin dengan
12
palu. Pakailah pakaian pelindung bila
diperlukan, seperti helm, kaca-mata dan lain 13
sebagainya. W178-04-01-001

2. Masukan boom foot pin (9). Pasang stopper bolt


(12), washer (13), plate (11) dan block (10).
: 27 mm
: 400 N⋅m (41 kgf⋅m, 295 lbf⋅ft) ZAXIS200, 200-E
: 27 mm ZAXIS230, 270
: 400 N⋅m (41 kgf⋅m, 295 Ibf⋅ft)

3. Pasangkan cover.
Untuk ZAXIS200, 200-E, 230, 270
Pasangkan tool box dan cover dengan bolt (ada 8).
Untuk ZAXIS225US, 225USR
Cover
Pasangkan side cover dan cover assembli dengan
bolt (ada 13) dan nut (ada 4). Tool Box W178-04-01-002

: 17 mm ZAXIS225US, 225USR
: 50 N⋅m (5.1 kgf⋅m, 37 Ibf⋅ft) Side Cover Cover Assembli
Assembli

Cover Assembli

W178-04-01-008

W4-1-6
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

4. Lepaskan sumbat dari hose dan pipa. Pasangkan


cylinder hose (7) dan arm cylinder hose (8). ZAXIS200, 200-E
: 41 mm ZAXIS230, 270
: 205 N⋅m (21 kgf⋅m, 152 Ibf⋅ft)
: 36 mm
: 175 N⋅m (18 kgf⋅m, 130 Ibf⋅ft)
7 8

W157-04-01-001
ZAXIS225US, 225USR

8
PERHATIAN: Berat Boom cylinder :
171 kg (380 Ib)
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
271 kg (600 Ib) (ZAXIS230)
247 kg (540 Ib) (ZAXIS270)

5. Pasangkan boom cylinder. W178-04-01-006


Lihat pada “Memasang Boom Cylinder” di halaman
W4-2-12.

Boom Cylinder W105-04-02-040

W4-1-7
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

6. Gunakan crane untuk mengangkat boom cylinder. 2


3
Masukan thrust plate (2) (ada 2), kemudian dorong
pin (3) untuk memasang boom cylinder pada dua
sisinya.

6 Boom Cylinder

7. Pasangkan stopper (5) dan ikat dengan bolt (6) dan


nut (4) (ada 2). (ada 2 tempat kiri dan kanan).
: 30 mm
: 550 N⋅m (56 kgf⋅m, 405 lbf⋅ft)
5
4
8. Sambungkanpipa grease (1) pada boss di sisi- W178-04-01-004

bagian rod boom cylinder. (ada 2 tempat di kiri dan


kanan) 1
: 17 mm
: 29.5 N⋅m (3 kgf⋅m, 21.5 lbf⋅ft)

9. Isikan grease pada sisi-bagian rod boom cylinder, di


sisi bottom dan sisi boom foot.
ZAXIS200, 200-E W105-04-01-002

ZAXIS230, 270

Sisi Rod
Boom Cylinder

Sisi Boom
Foot

M157-07-155

ZAXIS225US, 225USR

Sisi Rod Kanan


Boom Cylinder
Sisi Bottom Arm
Cylinder
Sisi Rod Kiri
Boom Cylinder
Sisi Kiri Boom Bottom

Sisi Knan Boom Bottom


W178-04-01-007

W4-1-8
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

PENTING: Bila arm dilepaskan dari boom, lakukan


langkah berikut saat pemasangan arm.

10. Pasangkan thrust plate (14) kedalam sisi bagian kri


dan kanan arm. Stel total jarak kiri dan kanan
anatara 1,5 mm atau kurang.

11. Setelah pemasangan arm, tambahakan grease


pada fitting (15) di boss sambungan boom dari
arm. 14 14

PENTING: Dalam menangani HN bushing untuk


front attachment, perhatikan hal-hal
sebagai berikut.

Berhati-hati dalam mem-press bushing kedalam:


Bila digunakan palu/ hammer untuk mendorong 15 15
bushing kedalam, bushing mungkin akan rusak,
gunakanlah alat press.

Hati-hatilah saat mem-reinforce arm:


Panas pengelasan untuk me-reinforce arm, dapat
menyebabkan keluarnya oli dari bushing dan
mengurangi performance pelumasan. M157-07-157

Bila terjadi kebocoran oli disebabkan pemanasan


bushing setelah pengelasan, gantilah bushing.

Harus digunakan special tool untuk menarik bushing


keluar atau press kedalam.
Tool: ST 1454 (ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
ST 1477 (ZAXIS230, 270)

W4-1-9
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

STANDAR PERAWATAN

Pin dan Bushing


ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR

F E
G
C
H
D J
A
I K
B

W105-04-01-018

Satuan : mm (in)
Batas yang Di-
Nama Bagian/ Parts Standar Perbaikan
izinkan
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
A
Bushing 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Pin 80 (3.15) 79.0 (3.11)
B Boss (Main Frame) 80 (3.15) 81.5 (3.21)
Bushing (Boom Cylinder) 80 (3.15) 81.5 (3.21)
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
C Bushing (Boom Cylinder) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Boss (Boom) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Ganti
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
D
Bushing 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Pin 80 (3.15) 79.0 (3.11)
E Boss (Arm) 80 (3.15) 81.5 (3.21)
Bushing (Arm Cylinder) 80 (3.15) 81.5 (3.21)
Pin 80 (3.15) 79.0 (3.11)
F Boss (Boom) 80 (3.15) 81.5 (3.21)
Bushing (Arm Cylinder) 80 (3.15) 81.5 (3.21)

W4-1-10
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

Satuan: mm (in)
Batas yang Di-
Nama Bagian/ Parts Standar Perbaikan
izinkan
Pin 80 (3.15) 79.0 (3.11)
G Boss (Arm) 80 (3.15) 81.5 (3.21)
Bushing (Bucket Cylinder) 80 (3.15) 81.5 (3.21)
Pin 90 (3.54) 89 (3.50)
H Bushing 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Bushing (Bucket Cylinder) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Ganti
Pin 80 (3.15) 79.0 (3.11)
I
Bushing 80 (3.15) 81.5 (3.21)
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
J
Bushing 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
K
Bushing 90 (3.54) 91.5 (3.60)

PENTING: Bila penggantian bushing HN, press kuat


dengan alat press.

W4-1-11
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment
Pin dan Bushing
ZAXIS230

F E
G
C
H
D J
A
I K
B

W105-04-01-018

Satuan: mm (in)
Batas yang Di-
Nama Bagian/ Parts Standar Perbaikan
izinkan
Pin 100 (3.94) 99.0 (3.90)
A
Bushing 100 (3.94) 101.5 (4.0)
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
B Boss (Main Frame) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Bushing (Boom Cylinder) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
C Bushing (Boom Cylinder) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Boss (Boom) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Ganti
Pin 100 (3.94) 99.0 (3.90)
D
Bushing 100 (3.94) 101.5 (4.0)
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
E Boss (Arm) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Bushing (Arm Cylinder) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
F Boss (Boom) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Bushing (Arm Cylinder) 90 (3.54) 91.5 (3.60)

W4-1-12
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

Satuan : mm (in)
Batas yang Di-
Nama Bagian/ Parts Standar Perbaikan
izinkan
Pin 80 (3.15) 79.0 (3.11)
G Boss (Arm) 80 (3.15) 81.5 (3.21)
Bushing (Bucket Cylinder) 80 (3.15) 81.5 (3.21)
Pin 90 (3.54) 89 (3.50)
H Bushing 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Bushing (Bucket Cylinder) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Ganti
Pin 80 (3.15) 79.0 (3.11)
I
Bushing 80 (3.15) 81.5 (3.21)
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
J
Bushing 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
K
Bushing 90 (3.54) 91.5 (3.60)

PENTING: Bila penggantian bushing HN, press kuat


dengan alat press.

W4-1-13
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment
Pin dan Bushing
ZAXIS270

F E
G
C
H
D J
A
I K
B

W105-04-01-018

Satuan: mm (in)
Batas yang Di-
Nama Bagian/ Parts Standar Perbaikan
izinkan
Pin 100 (3.94) 99.0 (3.90)
A
Bushing 100 (3.94) 101.5 (4.0)
Pin 100 (3.94) 99.0 (3.90)
B Boss (Main Frame) 100 (3.94) 101.5 (4.0)
Bushing (Boom Cylinder) 100 (3.94) 101.5 (4.0)
Pin 100 (3.94) 99.0 (3.90)
C Bushing (Boom Cylinder) 100 (3.94) 101.5 (4.0)
Boss (Boom) 100 (3.94) 101.5 (4.0)
Ganti
Pin 100 (3.94) 99.0 (3.90)
D
Bushing 100 (3.94) 101.5 (4.0)
Pin 90 (3.54) 99.0 (3.90)
E Boss (Arm) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Bushing (Arm Cylinder) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
F Boss (Boom) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Bushing (Arm Cylinder) 90 (3.54) 91.5 (3.60)

W4-1-14
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

Satuan: mm (in)
Batas yang Di-
Nama Bagian/ Parts Standar Perbaikan
izinkan
Pin 80 (3.15) 79.0 (3.11)
G Boss (Arm) 80 (3.15) 81.5 (3.21)
Bushing (Bucket Cylinder) 80 (3.15) 81.5 (3.21)
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
H Bushing 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Bushing (Bucket Cylinder) 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Ganti
Pin 80 (3.15) 79.0 (3.11)
I
Bushing 80 (3.15) 81.5 (3.21)
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
J
Bushing 90 (3.54) 91.5 (3.60)
Pin 90 (3.54) 89.0 (3.50)
K
Bushing 90 (3.54) 91.5 (3.60)

PENTING: Bila penggantian bushing HN, press kuat


dengan alat press.

W4-1-15
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment
Side Cutter
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
B

C
D

W155-04-01-002
Satuan : mm (in)
Batas yang Di-
Standar Perbaikan
izinkan
A 278 (10.9) 181 (7.1)
B 295 (11.6) -
Ganti
C 433 (17.0) -
D 135 (5.3) -

Side Cutter
(ZAXIS230, 270)
B

C
D

W155-04-01-002
Satuan: mm (in)

Batas yang Di-


Standar Perbaikan
izinkan
A 290 (11.42) 180 (7.09)
B 300 (11.81) -
Ganti
C 400 (15.75) -
D 300 (11.81) -

W4-1-16
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

Point
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)

B C

Satuan: mm (in) W105-04-01-020

Batas yang Di-


Standar Perbaikan
izinkan
A 215 (8.5) 107.5 (4.2)
B 95 (3.7) -
Ganti
C 108 (4.3) -
D 95 (3.7) -

Point
(ZAXIS230, 270)

B C

Satuan: mm (in) W105-04-01-020

Batas yang Di-


Standar Perbaikan
izinkan
A 240 (9.45) 120 (4.72)
B 96 (3.78) -
Ganti
C 130 (5.12) -
D 105 (4.13) -

W4-1-17
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

UKURAN STANDAR UNTUK PENYAM-


BUNGAN ARM DAN BUCKET
PENTING: Bila front attachment untuk mesin model
lama, gunakanlah interval waktu
pelumasan (grease) untuk mesin model
lama juga.

Bagian A Bagian B
W187-04-01-003

Satuan: mm (in)
ZAXIS EX200-5 EX200-3
ZAXIS200 EX200-2 ZAXIS230 ZAXIS270
225US EX225USR
a 450 (17.7) ← ← ← ← 460 (18.11) 475 (18.70)
b 0 (0) ← ← ← ← 5 (0.20) 0
c 604 (23.8) ← ← ← ← 620 (24.41) 622 (24.49)
d 580 (22.8) ← ← ← ← 580 (22.83) 600 (23.62)
e 470 (18.50) 470 (18.50)
f 1471 (57.9) ← 1460 (57.5) ← ← 1547 (60.91) 1558 (61.34)
g 433 (17.0) ← ← ← ← 549 (21.61) 555 (21.85)
h 305.5 (12.0) ← ← ← ← 430 (16.93) 430 (16.93)
i 80 (3.1) ← ← ← ← 90 (3.54) 90 (3.54)
j 475 (18.7) ← ← ← ← 470 (18.50) 470 (18.50)
k 31 (1.2) ← ← ← ← 69 (2.72) 69 (2.72)
l 433 (17.0) ← ← ← ← 549 (21.61) 555 (21.85)
m 307 (12.1) ← ← ← ← 410 (16.14) 410 (16.14)
n 80 (3.1) ← ← ← ← 90 (3.54) 90 (3.54)
°
o 3.7° ← ← ← ← 8.4 8.4°
p 3.7° ← ← ← ← 8.4° 8.4°
q 449 (17.7) ← ← ← ← 565 (22.24) 571 (22.48)

W4-1-18
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment

UKURAN STANDAR UNTUK PENYAM-


BUNGAN ARM DAN BOOM

Bagian C

W187-04-01-002

Satuan: mm (in)
ZAXIS225US
ZAXIS200 EX200-5 EX200-3 EX200-2 ZAXIS230 ZAXIS270
ZAXIS225USR
s 90 (3.5) ← 80 (3.1) ← ← 100 (3.94) 100 (3.94)
t 352 (13.9) ← 345 (13.6) ← ← 369 (14.53) 409 (16.10)
u 490 (19.3) ← 482 (19.0) ← ← 532 (20.94) 578 (22.76)

PENTING: Bila front attachment untuk mesin model


lama, gunakanlah interval waktu
pelumasan (grease) untuk mesin model
lama juga

W4-1-19
FRONT ATTACHMENT / Front Attachment
(Kosong)

W4-1-20
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

MELEPAS DAN MEMASANG FRONT


ATTACHMENT

PERHATIAN : Cairan yang keluar adalah


bertekanan yang dapat menembus kulit.
Menyebabkan kecelakaan yang serius.
Hindari bahaya ini, dengan membuang
tekanannya sebelum melepas hose hidrolik
atau saluran lainnya.
Oli Hidrolik menjadi panas setelah bekerja,
dan akan menyembur, dapat mengakibat-
kan luka bakar. Pastikan untuk menunggu
sampai oli menjadi dingin sebelum mulai
bekerja.
Tutup tangki oli hidrolik, akan terbang bila
melepaskannya tanpa membuang tekanan
didalam dahulu. Tekan air release valve
yang ada dibagian atas tangki oli hidrolik,
untuk membuang sisa tekanan yang ada.

Persiapan :

1. Tempatkan mesin ditempat yang kokoh, dan rata


permukaannya. Tarik penuh-pebuh cylinder bucket
dan aram dan turunkan bucket keatas tanah.

2. Matikan engine. Tekan air release valve yang ada


dibagian atas tangki oli hidrolik, untuk membuang
tekanan yang tersisa.

3. Buang tekanan dari sirkuitboil hidrolik sesuai dengan


yanga da di pendahuluan di halaman W4-2-15.

W105-04-02-001

W4-2-1
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Melepas Bucket Cylinder


1. Sisipkan ganjal kayu (3) antara bucket cylinder (2)
dan arm (2).
1
2. Setelah mematikan engine, tekan air release valve
untuk membuang tekanan yang tersisa dari tangki
oli hidrolik, kemudian lepaskan penutup (cap)-nya.
Untuk merelease tekanan di sirkuit bucket. Lihat 3
pada “Prosedur Membuang (me-relese) Tekanan
2
sirkuit Hidrolik” di halaman W4-2-15.
3

W554-04-02-006

PERHATIAN: Ikat link dengan kawat baja,


untuk menjaga, terjatuhnya link, sebelum
mendorong pin (7), keluar.

PERHATIAN: Untuk menghindari kecelakaan. 4 5


Dari pecahan metal yang berhamburan, saat
menggunakan palu. Pastikan untuk memakai
alat pelindung yang diperlukan, seperti kaca
mata, helm dan lain sebagainya.

6
3. Lepaskan nut (6) dan bolt (4). Dorong keluar pin
(7). Lepaskan thrust plate (5).

: 30 mm
7
1 W158-04-02-006
8

4. Untuk menjaga rod (8) bucket cylinder (1) agar


tidak memanjang keluar, lilitkan kawat tali (9)
melalui lobang cylinder rod dan ikatkan ke tube
cylinder bucket (1).

9
W102-04-02-005

W4-2-2
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

5. Lepaskan hose-hose (12) bucket cylinder (ada 2) di


bottom bucket cylinder (1). Tutup semua bagian
yang terbuka dengan penyumbat.
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR 230)
: 36 mm
(ZAXIS270) 10
: 41 mm

PERHATIAN : Berat Bucket cylinder :


145 kg (320 Ib):
(ZAXIS 200, 200-E, 225US, 225USR) 15
182 kg (400 Ib): (ZAXIS230)
216 kg (480 Ib): (ZAXIS270)
11
13
PERHATIAN: Untuk menghindari kecelakaan.
Dari pecahan metal yang berhamburan, saat
menggunakan palu. Pastikan untuk memakai
alat pelindung yang diperlukan, seperti kaca 1
mata, helm dan lain sebagainya.

6. Angkat bucket cylinder (1) dengan crane, lepaskan


nut (13) dan bolt (15). Dorong pin (11) keluar. 12 W187-04-02-004

Lepaskan thrust plate (10).


: 24 mm

7. Lepaskan bucket cylinder (1).

W4-2-3
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Memasang Bucket Cylinder


PENTING: Saat memasang bushing kedalam, kalau
menggunakan palu, bushing kemung-
kinan akan rusak. Gunakanlah alat 10
press.

PERHATIAN: Berat Bucket cylinder : 15


145 kg (320 Ib):
(ZAXIS200, 200-E,225US, 225USR)
14 11
182 kg (400 Ib): (ZAXIS230)
13
216 kg (480 Ib): (ZAXIS270)

PERHATIAN : Untuk menghindari kecelakaan.


Metal yang berhamburan saat menggunakan 1
palu untuk memasang pin (11). Pastikan untuk
memakai pakaian pelindung, seperti kaca
mata, helm dan lain sebagainya.

1. Angkat bucket cylinder (1) dengan crane. Tepatkan


12 W187-04-02-004
lobang pin di sisi cylinder tube dengan lobang
dudukan bucket cylinder di arm. Sisipkan thrust
plate (10) dan pasangkan pin (11).

2. Masuk bolt (15) kedalam arm stopper (14) dan pin


(11). Pasangkan nut (13).
1
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR) 8
: 24 mm
: 270 N•m (27.5 kgf•m, 200 Ibf•ft)

(ZAXIS230, 270)
: 32 mm
: 235 N•m (24 kgf•m, 175 Ibf•ft)

PENTING: Setelah pemasang hose, isilah oli hidro-


lik sampai levelnya, start engine, periksa 1 W102-04-02-005

seluruh sambungan dari adanya


kebocoran oli.

3. Pasangkan bucket cylinder hose (12) (ada 2).

(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)


: 36 mm
: 175 N.m (18 kgf.m, 130 Ibf.ft)

(ZAXIS230, 270)
: 41 mm
: 205 N.m (21 kgf.m, 152 Ibf.ft)

4. Lepaskan kawat pengikat (9) dari rod (8) bucket


cylinder (1).

W4-2-4
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

PERHATIAN : Untuk menghindari kecelakaan.


Metal yang berhamburan saat menggunakan
palu. Pastikan untuk memakai pakaian
pelindung, seperti kaca mata, helm dan lain 16 4 17 5
sebagainya.

5. Hidupkan engine dan operasikan bucket lever


untuk menepatkan lobang disisi bagian rod cylinder
dengan lobang di link (16), (18). Sisipkan thrust
plate (5) dan pin (7).

7 18 6

W158-04-02-006

19 19

6. Masyukan bolt (4) kedalam stopper (4) dan pin (7),


pasangkan nut (6).
: 30 mm
: 550 N⋅m (56.0 kgf⋅m, 405 lbf⋅ft)

PENTING: Bilamana link (18) dilepaskan dari arm, W157-04-01-015


jangan lupa untuk memasangkan 18 18
kembali thrust plate (19).

PENTING: Setelah semua pekerjaan selesai, jalan-


kan bucket cylinder beberapa kali
sampai stroke-end, untuk membuang
angin yang terjebak dalam sirkuit.

W4-2-5
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Melepas Arm Cylinder


1. Sisipkan ganjal kayu (3) antara arm cylinder (1) 1
dan boom (2).

2. Setelah mematikan engine, tekan air release valve,


untuk membuang tekanan yang tersisa dari dalam 2
tangki oli hidrolik, kemudian lepaskan penutupnya.
Release (buang) tekanan sirkuit arm. Lihat pada
halaman W4-2-15, untuk “Prosedur Relese
(membuang) Tekanan Sirkuit Hidrolik”. 3

3. Lepaskan nut (8) dan bolt (10) dari pin (5) di sisi W187-04-02-005

bagian rod arm cylinder (1). 4


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR 230) 10 5
: 30 mm
(ZAXIS230, 270) 1
: 32 mm

PERHATIAN : Untuk menghindari kecelakaan.


Metal yang berhamburan saat menggunakan
palu. Pastikan untuk memakai pakaian
pelindung, seperti kaca mata, helm dan lain 8
sebagainya.
W187-04-02-006

4. Dorong pin (5) keluar, kemudian lepaskan thrust


plate (4).

5. Untuk menghindari rod (1) arm cylinder (1) dari


menjulur keluar, lilitkan kawat (7), melalui lobang 7
rod cylinder dan ikatkan pada tube (1) arm cylinder.
W187-04-02-010

W4-2-6
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

6. Lepaskan hose (11) (ada 2) dari bottom arm (ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
cylinder (1) dan tutup semua bagian yang terbuka 1
1
dengan sumbat.
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
: 36 mm

(ZAXIS230, 270)
: 36 mm, 41 mm 1
: 10 mm

7. Lepaskan hose grease (12) dari arm cylinder (1).


: 17 mm W102-04-02-014

(ZAXIS230, 270)
1 11

12

PERHATIAN : Berat Arm cylinder :


259 kg (570 Ib):
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
285 kg (630 Ib): (ZAXIS230)
307 kg (680 Ib): (ZAXIS270)

8. Pasangkan sling di titik berat arm cylinder (1).


Angkat dengan crane.
W178-04-02-023

PERHATIAN : Untuk menghindari kecelakaan.


Metal yang berhamburan saat menggunakan 1
palu. Pastikan untuk memakai pakaian
pelindung, seperti kaca mata, helm dan lain
sebagainya.

9. Lepaskan nut (15) dan bolt (17) dari sisi-bagian


tube arm cylinder (1). Dorong keluar pin (14),
leapskan thrust plate (13) dan lepaskan arm
cylinder (1).
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
: 30 mm W102-04-02-016
13
17
(ZAXIS230, 270)
1 14
: 32 mm

15

W187-04-02-007

W4-2-7
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Memasang Arm Cylinder


PENTING: Saat memasang bushing kedalam, bila
menggunakan palu, bushing mungkin
akan rusak. Gunakanlah alat pres.
PERHATIAN : Berat Arm cylinder :
259 kg (570 Ib): 13
17
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR) 14
1
285 kg (630 Ib): (ZAXIS230)
307 kg (680 Ib): (ZAXIS270)

1. Pasangkan sling di arm cylinder (1) sehingga


menjadikan cylinder rata. Angkat dengan crane.
Tepatkan lobang di sisi tube cylinder dengan 1
dudukan arm cylinder di boom. 1

PERHATIAN : Untuk menghindari kecelakaan.


Metal yang berhamburan saat menggunakan
palu. Pastikan untuk memakai pakaian W187-04-02-007

pelindung, seperti kaca mata, helm dan lain (ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
sebagainya. 11

2. Sisipkan thrust plate (13), kemudian pasangkan 1


pin (14). Pasangkan bolt (17) pada pin dan stopper
(16), dan pasangkan nut (15) pada bolt.
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
: 30 mm
: 550 N.m (56 kgf.m, 405 Ibf.ft) 2
(ZAXIS230, 270)
: 32 mm
: 750 N.m (76.5 kgf.m, 550 Ibf.ft)
W102-04-02-014
3. Pasangkan grease hose (12) dan hose(11) arm
(ZAXIS230, 270)
cylinder (11) (ada 2).
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR) 1 11
: 17 mm
: 29.5 N.m (3 kgf.m, 21.5 Ibf.ft)
: 36 mm 1Grease Hose
: 175 N.m (18 kgf.m, 130 Ibf.ft)
: 41 mm
: 205 N.m (21 kgf.m,152 Ibf.ft)
(ZAXIS230, 270)
: 17 mm
: 29.5 N.m (3 kgf.m, 21.5 Ibf.ft)
: 36 mm
: 175 N.m (18 kgf.m, 130 Ibf.ft)
: 41 mm
: 205 N.m (21 kgf.m, 152 Ibf.ft)
: 10 mm W178-04-02-023

: 90 N.m (9.2 kgf.m, 67 Ibf.ft)

PENTING: Setelah pengisian oli hidrolik, sesuai


dengan levelnya, start engine dan
periksa sambungan-sambungan, dari
adanya kebocoran oli.

W4-2-8
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

4. Lepaskan kawat pengikat (7) dari arm cylinder (1) 6 1


rod (6). Hidupkan engine, operasikan arm lever,
untuk menepatkan lobang pin di rod arm cylinder
dengan lobang pada dudukan arm cylinder di arm
(18).
18

PERHATIAN: Untuk menghindari kecelakaan.


Metal yang berhamburan saat menggunakan 7
palu. Pastikan untuk memakai pakaian
pelindung, seperti kaca mata, helm dan lain
sebagainya. W187-04-02-010

10 4
9 5

5. Sisipkan thrust plate (4), kemudian pasangkan pin


(5).
Masukan bolt (10) kedalam pin (5) dan stopper (9),
18
kemudian pasangkan nut (8) pada bolt.
: 30 mm
: 550 N⋅m (56 kgf⋅m, 405 lbf⋅ft)

PENTING: Bila semua pekerjaan telah selesai, ope-


rasikan arm cylinder beberapa kali 8
sampai stroke-end, untuk membuang W187-04-02-006

angin yang terjebak dalam sirkuit.

W4-2-9
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Melepas Boom Cylinder 1


1. Lepaskan hose grease (1) dari boom cylinder.
: 17 mm

PERHATIAN: Berat Boom Cylinder :


171 kg (380 Ib):
(ZAXIS200, 200-E,225US, 225USR)
217 kg (480 Ib): (ZAXIS230)
247 kg (540 Ib): (ZAXIS270)

2. Pasangkan wire-rope pada boom cylinder (2) dan


angkat dengan crane. W105-04-02-032

PERHATIAN: Untuk menghindari kecelakaan.


Metal yang berhamburan saat menggunakan
palu. Pastikan untuk memakai pakaian 7
pelindung, seperti kaca mata, helm dan lain
sebagainya.

3. Lepaskan nut (5), bolt (7) dan stopper (6) dari rod
boom cylinder (2) untuk mendorong pin (4) keluar.
Lepaskan thrust plate (3).
6
4. Tempatkan boom cylinder (2) pada bracket. 5
Lepaskan yang lain dengan cara yang sama. 3 4 3 2
W158-04-02-013

5. Operasikan boom lever untuk menarik rod boom.


Untuk menjaga memanjangnya rod boom cylinder
(2), masukan kawat melalui lobang cylinder rod dan
ikatkan ke cylinder tube.

6. Setelah mematikan engine, tekan air release valve,


untuk membuang tekanan yang tersisa dalam
tangki oli hidrolik. Kemudian lepaskan cap
(penutupnya). 2
Membuang tekanan dari sirkuit.
Lihat pada halaman W4-2-15 “Prosedur Relese W105-04-02-035

(membuang) Tekanan Sirkuit Hidrolik”.

W4-2-10
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

7. Lepaskan hose-hose (12) (ada 4) dari boom


cylinder(2) di boom cylinder bottom. Tutup semua
bagian yang dibuka dengan penyumbat pada hose
dan pipa di boom cylinder.
Penyumbat 13/16-12UN(ZAXIS200, 200-E,
225US,225USR)
Penyumbat 17/16-12UN(ZAXIS230, 270).
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR 230)
: 36 mm
(ZAXIS270)
: 41 mm 2

2 W105-04-02-036

11
8
PERHATIAN: Untuk menghindari kecelakaan.
Metal yang berhamburan saat menggunakan
palu. Pastikan untuk memakai pakaian
pelindung, seperti kaca mata, helm dan lain
sebagainya. 1

8. Lepaskan nut (10) pada sisi-bagian bottom boom 9 10


cylinder di main frame, dan lepaskan bolt (8).
Tarik keluar pin (9). 10
Lepaskan thrus plate (11). 12
W178-04-02-009

: 24 mm
: 30 mm

PERHATIAN : Berat Boom Cylinder :


171 kg (380 Ib):
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
217 kg (480 Ib): (ZAXIS230)
247 kg (540 Ib): (ZAXIS270)

9. Pasangkan wire-rope di boom cylinder (2) dimana


2
boom cylinder akan menjadi level (rata seimbang).
Angkat dengan crane. W105-04-02-040
Lepaskan boom cylinder yang lain, dengan cara
yang sama.

W4-2-11
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Memasang Boom Cylinder


PENTING: Saat memasang bushing kedalam, bila
menggunakan palu, bushing mungkin
akan rusak. Gunakanlah alat pres.

PERHATIAN: Berat Boom cylinder :


171 kg (380 Ib):
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
217 kg (480 Ib): (ZAXIS230)
247 kg (540 Ib): (ZAXIS270)

1. Pasangkan wire-rope di boom cylinder (2) sehingga 2


membuat cylinder menjadi level (rata seimbang),
angkat dengan crane. Tepatkan lobang pin di sisi W105-04-02-040

bagian cylinder bottom dengan lobang dudukan


cylinder boom di main frame.

PERHATIAN : Untuk menghindari kecelakaan.


Metal yang berhamburan saat menggunakan
palu. Pastikan untuk memakai pakaian
pelindung, seperti kaca mata, helm dan lain 2
sebagainya. 11
8
2. Sisipkan thrust plate (11) dan pin (9). Pasangkan
bolt (8), kemudian kencangkan dengan nut (10).
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
: 24 mm
9
: 270 N.m (27.5 kgf.m, 200 Ibf.ft)
(ZAXIS230, 270)
: 30 mm 9 10
: 550 N•m (56 kgf.m, 405 Ibf.ft)
10
1
3. Pasangkan boom cylinder di sisi bagian yang lain W178-04-02-009

dengan cara yang sama.

4. Pasangkan hose-hose (12) (ada 4) pada boom


cylinder (2) (ada 2).
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 230)
: 36 mm
: 175 N.m (18 kgf.m, 130 Ibf.ft)
(ZAXIS270)
: 41 mm
: 205 N.m (21 kgf.m, 152 Ibf.ft)

PENTING: Setelah pengisian oli hidrolik, sesuai


dengan levelnya, start engine dan
periksa sambungan-sambungan, dari
adanya kebocoran oli.

W4-2-12
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

5. Angkat boom cylinder (2) dengan crane.


Operasikan boom lever, tepatkan lobang pin di sisi-
bagian cylinder rod dengan lobang dudukan boom
cylinder.

PERHATIAN : Untuk menghindari kecelakaan.


Metal yang berhamburan saat menggunakan 7
palu. Pastikan untuk memakai pakaian
pelindung, seperti kaca mata, helm dan lain
sebagainya.

6. Pasangkan thrust plate (3), masukan kedalam pin


(4).
6
7. Pasangkan bolt (7) pada pin (4) dan stopper (6), 5
3 4 3 2
kemudian pasangkan nut (5). W158-04-02-013
: 30 mm
: 550 N.m (56 kgf.m, 405 Ibf.ft)

8. Sambungkan hose grease (1). 1


: 17 mm
: 29.5 N•m (3 kgf.m, 21.5 Ibf.ft)

9. Pasangkan boom cylinder di sisi bagian yang lain,


dengan cara yang sama.

PENTING: Bila semua pekerjaan telah selesai, ope-


rasikan boom cylinder beberapa kali
sampai stroke-end, untuk membuang
angin yang terjebak dalam sirkuit.

W105-04-02-032

W4-2-13
FRONT ATTACHMENT / Cylinder
(Kosong)

W4-2-14
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

PROSEDUR MEMBUANG / ME-RELEASE


SIRKUIT TEKANAN

CATATAN: Ikuti metode yang akan digunakan,


Jangan hidupkan engine. Operasikan
pilot pump dengan tenaga dari battere
untuk mendapatkan tekanan pilot ke
spool control valve.

1. Dorong lock lever kedepan. (Ke keadaan OFF)

PENTING: Pastikan untuk menarik handle untuk


mematikan engine.

2. Tarik handle keluar untuk mematikan engine dan Handle untuk mematikan Engine
pastikan dengan menahannya dengan kaki kiri.

PENTING: Battere mungkin akan menjadi lemah.


Operasikan kunci kontak dalam waktu
singkat.

3. Putar kunci kontak pada posisi START dan


operasikan lever untuk me-release tekanan dari
sirkuit hidrolik 4 sampai 5 kali.

PENTING: Dorong handle untuk mematikan engine.

4. Reset handle untuk mematikan engine.

W178-04-02-010

W4-2-15
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

MEMBONGKAR CYLINDER
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 270)
Boom Cylinder

11 1 2 3 4 7 5 6 9 10

8
14 13 19 16 20 21 22 12

20 16 15 17 18 19 4 23

W158-04-02-016

Bucket Cylinder
11 1 2 3 4 7 5 6 9 10

13 20 19 20 1 22 12

16 15 17 18 16 19 4 23
W158-04-02-018

1- Wiper Ring 7- Cylinder Head 13 - Cushion Bearing 19 - Slide Ring (ada 2)


2- Backup Ring 8- Socket Bolt (ada 12) 14 - Cushion Seal 20 - Slide Ring (ada 2)
3- U-Ring 9- Backup Ring 15 - Piston 21 - Shim
4- Buffer Ring 10 - O-Ring 16 - Backup Ring (ada 2) 22 - Set Screw
5- Bushing 11 - Piston Rod 17 - Seal Ring 23 - Steel Ball
6- Snap Ring 12 - Cylinder Tube 18 - O-Ring 24 - Nut

W4-2-16
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Membongkar Boom and Bucket Cylinder


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 270)

• Pastikan telah membaca dan mengerti “Waspadalah


Dalam Membongkar dan Merakit” (W1-1-1) sebelum
memulai pekerjaan membongkar.

Prosedur pembongkaran dibawah diawali dengan


keadaan line/ saluran hidrolik dan pengikatannya,
sudah dalam keadaan terlepas.

PERHATIAN : Berat Cylinder :


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
Boom cylinder: 171 kg (380 Ib) (ZAXIS270)
Bucket cylinder: 247 kg (540 Ib)
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
Boom cylinder: 145 kg (320 Ib) (ZAXIS270)
Bucket cylinder: 216 kg (480 Ib)

1. Angkat dan tempatkan dengan baik cylinder pada


bangku kerja dengan crane. Pastikan cylinder
ditempatkan secara horizontal. Keluarkan oli
hidrolik dari cylinder.

W102-04-02-027
2. Tarik keluar cylinder rod (11). Tahan ujung rod
dengan crane. Lepaskan baut socket (8) dari
cylinder head (7).
: 14 mm

3. Tarik keluar cylinder head (7) dengan piston rod


tetap terpasang dari cylinder tube (12) dengan
mengetuknya menggunakan palu plastik. ST 5908

PENTING: Pastikan untuk menarik keluar cylinder


rod (11), secara lurus untuk menjaga
permukaan gesernya dari kerusakan.
W158-04-02-022

4. Pasangkan cylinder rod (11) pada special tool (ST


5908). Buatlah tanda pertemuan antara cylinder
rod (11) dan nut (24).

W4-2-17
FRONT ATTACHMENT / Cylinder
Boom Cylinder

11 1 2 3 4 7 5 6 9 10

14 13 19 16 20 21 22

20 16 15 17 18 19 24 23

W158-04-02-016

Bucket Cylinder
11 1 2 3 4 7 5 6 9 10

3 20 19 20 21 22

16 15 17 18 16 9 24 3
W158-04-02-018

W4-2-18
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

5. Lepaskan set screw (22) dan steel ball (23).

CATATAN: Set screw (22) sudah dikembangkan de-


ngan punch dan diketuk dengan palu
pada dua tempat setelah screw
dipasangkan, buanglah atau potonglah
bagian yang dikembangkan dengan drill /
alat bor.
: 10 mm

6. Lepaskan nut (24) dengan menggunakan special


tool (ST 5908). Lepaskan piston (15), shim (21) ST 5908
dan cushion bearing (13).
(Untuk boom cylinder, lepaskan cushion seal (14),
sebagai tambahan.)
Tool untuk memutar nut : 90 mm (3.54 in) (ST 3263)

7. Lepaskan seal ring (17), slide ring (19 dan 20) (ada
2 untuk masing-masing), O-ring (18), backup ring
(16) (ada 2) dari piston (15). W158-04-02-022

8. Lepaskan cylinder head (7) dari cylinder rod (11).

9. Lepaskan O-ring (10) dan backup ring (9 dan 2)


dari cylinder head (7). Kemudian lepaskan wiper
ring (1), U-ring (3), backup ring (4), snap ring (6)
dan bushing (5).
Tool untuk melepaskan bushing :
ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR
Boom 85 mm (3.35 in) (ST 8020)
Bucket 80 mm (3.15 in) (ST 8019)
ZAXIS270
Boom 95 mm (3.74 in) (ST 8021)
Bucket 90 mm (3.54 n) (ST 8024)

W4-2-19
FRONT ATTACHMENT / Cylinder
Arm Cylinder
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 270)

11 1 2 3 4 7 5 6 9 10

14 13 15 6 25 26 28 22 12

20 19 16 17 18 19 20 27 21 24 23

W158-04-02-017

1- Wiper Ring 8- Socket Bolt (ada 12) 15 - Piston 22 - Set Screw


2- Backup Ring 9- Backup Ring 16 - Backup Ring (ada 2) 23 - Steel Ball
3- U-Ring 10 - O-Ring 17 - Seal Ring 24 - Nut
4- Buffer Ring 11 - Piston Rod 18 - O-Ring 25 - Snap Ring
5- Bushing 12 - Cylinder Tube 19 - Slide Ring (ada 2) 26 - Cushion Seal
6- Snap Ring 13 - Cushion Bearing 20 - Slide Ring (ada 2) 27 - Cushion Bearing
7- Cylinder Head 14 - Cushion Seal 21 - Shim 28 - Stopper (ada 2)

W4-2-20
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Membongkar Arm Cylinder


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 270)

• Pastikan telah membaca dan mengerti “Waspadalah


Dalam Membongkar dan Merakit” (W1-1-1) sebelum
memulai pekerjaan membongkar.

Prosedur pembongkaran dibawah diawali dengan


keadaan line/ saluran hidrolik dan pengikatannya,
sudah dalam keadaan terlepas.

PERHATIAN : Berat Cylinder :


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR)
Arm cylinder: 259 kg (570 Ib) (ZAXIS270)
Arm cylinder: 307 kg (680 Ib)

1. Angkat dan tempatkan dengan baik cylinder pada


bangku kerja dengan crane. Pastikan cylinder
ditempatkan secara horizontal. Keluarkan oli
hidrolik dari cylinder.

2. Tarik keluar cylinder rod (11). Tahan ujung rod W102-04-02-027

dengan crane. Lepaskan socket bolt (8) dari


cylinder head (7).
: 14 mm

PENTING: Pastikan untuk menarik keluar cylinder


rod (11), secara lurus untuk menjaga
permukaan gesernya dari kerusakan. ST 5908

3. Tarik keluar cylinder head (7) dengan piston rod


tetap terpasang, dari cylinder tube (12) dengan
mengetuknya menggunakan palu plastik.

4. Pasangkan cylinder rod (11) pada special tool (ST


5908). Buatlah tanda pertemuan antara cylinder W158-04-02-022

rod (11) dan nut (24).

W4-2-21
FRONT ATTACHMENT / Cylinder
Arm Cylinder

11 1 2 3 4 7 5 6 9 10

14 13 15 6 25 26 28 22

20 19 16 17 18 19 20 7 21 24 23

W158-04-02-017

W4-2-22
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

5. Lepaskan set screw (22) dan steel ball (23).

CATATAN: Set screw (22) sudah dikembangkan de-


ngan punch dan diketuk dengan palu
pada dua tempat setelah screw
dipasangkan, buanglah atau potonglah
bagian yang dikembangkan dengan drill
/ alat bor.
: 10 mm

6. Lepaskan nut (24) dengan menggunakan special


tool (ST 5908). Lepaskan piston (15), shim (21)
dan cushion bearing (13) dan cushion seal (14). ST 5908
Tool untuk memutar nut: 100 mm (3.94 in)(ST 3263)

7. Lepaskan seal ring (17), slide ring (19 dan 20) (ada
2 untuk masing-masing), O-ring (18), backup ring
(16) (ada 2) dari piston (15).

8. Lepaskan cylinder head (7) dari piston rod (11).


W158-04-02-022
9. Lepaskan O-ring (10), backup ring (9 dan 2) dari
cylinder head (7). Kemudian lepaskan wiper ring
(1), U-ring (3), backup ring (4), snap ring (6) and
bushing (5).
Special tool untuk melepas bushing:
ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR
Arm 95 mm (3.74 in) (ST 8021)
ZAXIS270
Arm 100 mm (3.94 in) (ST 8026)

10. Lepaskan stopper (28) dari cylinder rod (11)


dengan screwdriver. Lepaskan cushion bearing
(27), cushion seal (26) dan snap ring (25).

W4-2-23
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

MEMBONGKAR CYLINDER
(ZAXIS230)
Boom Cylinder
Bucket Cylinder

1 2 3 3 5 6 7

8 9 10 11 12 13 14 15 13 12 16

9 18 17
W178-04-02-026

1- Piston Rod 6- Bushing 11 - O-Ring 16 - Cylinder Tube


2- Retaining Ring 7- Retaining 12 - Piston Ring (ada 2) 17 - Socket bolt (ada 6)
3- Dust Seal 8- Socket bolt (ada 12) 13 - Wear Ring (ada 2) 18 - Washer
4- Seal 9- O-Ring 14 - Piston 19 - Cylinder Head
5- Ring 10 - Cushion Ring 15 - Seal Ring

W4-2-24
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Membongkar Boom dan Bucket Cylinder


(ZAXIS230)
• Pastikan telah membaca dan mengerti “Waspadalah
Dalam Membongkar dan Merakit” (W1-1-1) sebelum
memulai pekerjaan membongkar.

Prosedur pembongkaran dibawah diawali dengan


keadaan line/ saluran hidrolik dan pengikatannya,
sudah dalam keadaan terlepas.

PERHATIAN : Berat Cylinder :


Boom cylinder: 217 kg (480 Ib)
Bucket cylinder: 182 kg (400 Ib)

1. Angkat dan tempatkan dengan baik cylinder pada


bangku kerja dengan crane. Pastikan cylinder W102-04-02-027

ditempatkan secara horizontal. Keluarkan oli


hidrolik dari cylinder.

2. Tarik keluar cylinder rod (1). Tahan ujung rod


dengan crane. Lepaskan socket bolt (8) (ada 12)
dari cylinder head (19).
: 14 mm

3. Tarik keluar cylinder head (19) dari cylinder tube


(16) dengan mengetuknya menggunakan palu
plastik.

PENTING: Pastikan untuk menarik keluar cylinder


rod (11), secara lurus untuk menjaga
permukaan gesernya dari kerusakan.

4. Pasangkan piston rod (1) pada bangku kerja.


Lepaskan socket bolt (17) (ada 6), washer (18)
(ada 6) dari piston (14).
: 14 mm

W178-04-02-034

W4-2-25
FRONT ATTACHMENT / Cylinder
Boom Cylinder
Bucket Cylinder

1 2 3 3 5 6 7

10 11 12 13 14 15 13 12

19
W178-04-02-026

W4-2-26
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

5. Lepaskan piston (14) assembli, cushion ring (10),


cylinder head (19) dari piston rod (1).

6. Lepaskan piston ring (12) (ada 2), wear ring (13 )


(ada 2), seal ring (15) dan O-ring (11) dari piston
(14).

7. Lepaskan retaining ring (2), dust seal (3), seal (4),


ring (5), retaining ring (7), bushing (6) dari cylinder
head (19).
Tool untuk melepaskan bushing :
Boom 90 mm (3.54 in) (ST 8024)
Bucket 90 mm (3.54 in) (ST 8024)

W4-2-27
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Arm Cylinder (ZAXIS230)

1 2 3 4 5 7 9 10
6

11 12 13 14
15

22 18 19 21 20 19 18 17 16

W178-04-02-027

1- Piston Rod 7- Retaining Ring 13 - Ball 18 - Teflon Ring (ada 2)


2- Retaining Ring 8- Socket Bolt (ada 14) 14 - Plunger 19 - Wear Ring (ada 2)
3- Dust Seal 9- Cylinder Head 15 - Cylinder Tube 20 - Seal Ring
4- Seal 10 - O-Ring 16 - Socket Bolt (ada 6) 21 - Piston
5- Ring 11 - Spring 17 - Washer (ada 6) 22 - Cushion Ring
6- Bushing 12 - Stopper

W4-2-28
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Membongkar Arm Cylinder (ZAXIS230)


• Pastikan telah membaca dan mengerti “Waspadalah
Dalam Membongkar dan Merakit” (W1-1-1) sebelum
memulai pekerjaan membongkar.

Prosedur pembongkaran dibawah diawali dengan


keadaan line/ saluran hidrolik dan pengikatannya,
sudah dalam keadaan terlepas.

PERHATIAN : Berat Cylinder :


Arm cylinder 285 kg (630 Ib)

1. Angkat dan tempatkan dengan baik cylinder pada


bangku kerja dengan crane. Pastikan cylinder
ditempatkan secara horizontal. Keluarkan oli
hidrolik dari cylinder.

2. Tarik keluar piston rod (1). Tahan ujung rod dengan


crane. Lepaskan socket bolt (8) dari cylinder head W102-04-02-027
(7).
: 14 mm

PENTING: Pastikan untuk menarik keluar piston rod


(1), secara lurus untuk menjaga
permukaan gesernya dari kerusakan.

3. Tarik keluar cylinder head (9) dengan piston rod


tetap terpasang, dari cylinder tube (15) dengan
mengetuknya menggunakan palu plastik.

4. Pasangkan cylinder rod (1) pada bangku kerja


secara horiozontal dan lepaskan socket bolt (16)
(ada 6) dan washer (17) (ada 6), dari piston (21).
: 17 mm

W178-04-02-033

W4-2-29
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Arm Cylinder

1 2 3 4 5 7 9
6

11 12 13 14

22 18 19 21 20 19 18

W178-04-02-027

W4-2-30
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

5. Lepaskan piston (21) assembli, cushion ring (22),


cylinder head (19) dari piston rod (1).

6. Lepaskan spring (11), stopper (12), ball (13),


plunger (14) dari piston (21).

7. Lepaskan teflon ring (18) (ada 2), wear ring (19)


(ada 2), seal ring (20) dari piston (21).

8. Lepaskan retaining ring (2), dust seal (3), seal (4),


ring (5), retaining ring (7), bushing (6) dari cylinder
head (9).
Tool untuk melepas Bushing:
105 mm (4.13 in) (ST 1993)

W4-2-31
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

MERAKIT CYLINDER
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 270)
Boom Cylinder

Lobang (1tempat)
Dengan yang terbelah menghadap piston
1 2 3 4 5 6 7 8 9, 10
11 12 13 14 15 16 17, 18 19 20
21
22, 23
24

Pastikan Arah Permukaan Parit Oli


sudah benar saat perakitan. W178-04-02-003

Bucket Cylinder

Lobang (1 tempat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9, 10
11 12 13 15 16 17, 18 19 20
21
22, 23
24

Pastikan Arah Permukaan Parit Oli


sudah benar saat perakitan.
W178-04-02-004

1- Wiper Ring 7- Cylinder Head 13 - Cushion Bearing 19 - Slide Ring (ada 2)


2- Backup Ring 8- Socket Bolt (ada 12) 14 - Cushion Seal 20 - Slide Ring (ada 2)
3- U-Ring 9- Backup Ring 15 - Piston 21 - Shim
4- Buffer Ring 10 - O-Ring 16 - Backup Ring (ada 2) 22 - Set Screw
5- Bushing 11 - Cylinder Rod 17 - Seal Ring 23 - Steel Ball
6- Snap Ring 12 - Cylinder Tube 18 - O-Ring 24 - Nut

W4-2-32
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Merakit Boom Bucket Cylinder


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 270)

1. Pasangkan bushing (5) pada cylinder head (7)


dengan alat press.
Tool untuk pemasangan bushing :
Boom 85 mm (3.35 in) (ST 8020)
Bucket 80 mm (3.15 in) (ST 8019)

PENTING: Pastikan dalam pemasangan ring


dengan arah yang benar.

2. Pasangkan U-ring (3), backup ring (2), buffer ring


(4), snap ring (6) pada cylinder head (7).

3. Pasangkan wiper ring (1) pada cylinder head (7)


dengan menggunakan palu plastik.
Tool untuk pemasangan wiper ring:
Boom (ST 8020/ST 1298)
Bucket (ST 8019/ST 1297)

4. Pasangkan O-ring (10), backup ring (9) pada


cylinder head (7).

5. Pasangkan O-ring (18), backup ring (16) (ada 2),


seal ring (17), slide ring (19 dan 20) (ada 2 yang
digunakan untuk masing-masing ) pada piston (15).

6. Pasangkan cylinder head (7) assembli pada


cylinder rod (11).
Tool untuk pemasangan cylinder head:
Boom (ST 8020/ST 2362)
Bucket (ST 8019/ST 2345)

PENTING: Pastikan bagian yang terbelah dari


cushion seal (14) menghadap piston
dan parit oli cushion bearing (13) pada
arah yang benar.

7. Pastikan cushion bearing (13) pada piston rod


(11). Pasangkan piston (15) assembli pada piston
rod (11).
(Untuk boom cylinder: pemasangan cushion seal
(14), sebagai tambahan/ aditional.)

W4-2-33
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Boom Cylinder

7 8
11 12 21 21, 23

24

W178-04-02-003

Bucket Cylinder

7 8
11 12 21 21, 23

24

W178-04-02-004

W4-2-34
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

8. Pasangkan shim (21) pada piston rod (11).


Kencangkan nut (24) dengan menggunakan
special tool (ST 5908) sambil menepatkan tanda
pertemuan di rod dengan yang ada di nut.
Tool untuk pengencangan nut:
Boom 90 mm (3.54 in) (ST 3263) ST 5908
Bucket 90 mm (3.54 in) (ST 3263)
: Boom cylinder.
4780 N.m (487 kgf.m, 352. Ibf⋅ft)
Bucket cylinder
6570 N.m (670 kgf.m, 4850 Ibf⋅ft)

9. Tepatkan lobang di cylinder rod (11), dengan yang


ada di nut (24). Masukan steel ball (23) kedalam W158-04-02-022

lobang dan kencangkan set screw (22).

PENTING: Kembangkan head set screw (22) di dua


tempat dengan menggunakan punch dan
palu.
: 10 mm (Boom, Bucket)
: 56.9±10.7 N.m
(5.8±1.09 kgf.m, 42.0 ± 7.9 Ibf⋅ft)
(Boom, Bucket)

PERHATIAN : Pastikan untuk meluruskan/


menepatkan cylinder rod (11) dibagian tengah
cylinder tube (12) saat memasukannya, ini
untuk menjaga kerusakan daripada ring-ring.

10. Pasangkan dengan baik cylinder tube (12) secara


horizontal pada bangku kerja. Masukan cylinder
rod (11) kedalam cylinder tube (12).

11. Pasangkan cylinder head (7) pada cylinder tube


(12). Kencangkan socket bolt (8) (ada 12).
: 14 mm (Boom, Bucket)
: 267 N.m (27.2 kgf.m, 200 Ibf⋅ft)

W4-2-35
FRONT ATTACHMENT / Cylinder
Arm Cylinder
(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 270)

Dengan yang
With The terbelah
Slit menghadap
Faching Piston piston

Hole (1 Place)

1 2 3 4 5 6 7 8 9, 10
11 12 13 14 15 16 17, 18 19 20 21
22, 23
24
25
26

27

28

Pastikan Arah Permukaan Parit Oli


sudah benar saat perakitan.
W178-04-02-005

1- Wiper Ring 8- Socket Bolt (ada 12) 15 - Piston 22 - Set Screw


2- Backup Ring 9- Backup Ring 16 - Backup Ring (ada 2) 23 - Steel Ball
3- U-Ring 10 - O-Ring 17 - Seal Ring 24 - Nut
4- Buffer Ring 11 - Cylinder Rod 18 - O-Ring 25 - Snap Ring
5- Bushing 12 - Cylinder Tube 19 - Slide Ring (ada 2) 26 - Cushion Seal
6- Snap Ring 13 - Cushion Bearing 20 - Slide Ring (ada 2) 27 - Cushion Bearing
7- Cylinder Head 14 - Cushion Seal 21 - Shim 28 - Stopper (ada 2)

W4-2-36
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Merakit Arm Cylinder


(ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR, 270)

1. Pasangkan bushing (5) pada cylinder head (7)


dengan menggunakan alat press.
Tool untuk mem-press bushing:
95 mm (3.74 in) (ST 8021/ST 1288)

PENTING: Pastikan dalam pemasangan ring


dengan arah yang benar.

2. Pasangkan U-ring (3), backup ring (2), buffer ring


(4), snap ring (6 ) pada cylinder head (7).

3. Pasangkan wiper ring (1) ke cylinder head (7)


dengan menggunakan palu plastik.

Tool untuk menm-press wiper ring: ST 8021 (1299)

4. Pasangkan O-ring (10), backup ring (9) ke cylinder


head (7).

5. Pasangkan seal ring (17), O-ring (18), slide ring (19


dan 20) (ada 2 digunakan untuk masing-masing)
ke piston (15).

6. Pasangkan cylinder head (7) assembli ke cylinder ST 5908


rod (11).
Tool untuk pemasangan cylinder head: (ST
8021/ST 2363)

PENTING: Pastikan bagian yang terbelah dari W158-04-02-022

cushion seal (14) menghadap piston


dan parit oli cushion bearing (13) pada
arah yang benar.

7. Pasangkan cushion seal (14) ke cylinder rod (11).


Pasangkan cushion bearing (13), piston (15)
assembli ke cylinder rod (11).

8. Pasangkan shim (21) ke cylinder rod (11).


Kencangkan nut (24) dengan special tool (ST
5908) sambil menepatkan tanda di rod dan tanda di
nut.
Tool untuk pengiktanan nut: 100 mm (3.94 in) (ST
3264)
: 10200 N⋅m (1040 kgf⋅m, 7520 lbf⋅ft)

W4-2-37
FRONT ATTACHMENT / Cylinder
Arm Cylinder

Dengan yang
With The Slitterbelah
Fachingmenghadap
Piston piston

7 8
11 12 22, 23
24
25
26
27

28

Pastikan Arah Permukaan Parit Oli


sudah benar saat perakitan.
W178-04-02-008

W4-2-38
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

9. Tepatkan kedua lobang di cylinder rod (11) dan di


nut (24). Masukan steel ball (23) kedalam lobang,
dan kencangkan set screw (22).

PENTING: Kembangan head set screw dengan


sebuah puch.
: 10 mm
: 56.9±10.7 N.m
(5.8±1.09 kgf.m, 42.0±7.9 Ibf⋅ft)

PENTING: Pastikan bagian yang terbelah dari


cushion seal (26) menghadap piston
dan parit oli cushion bearing (27) pada
arah yang benar.

10. Pasangkan snap ring (25), cushion seal (26) pada


cylinder rod (11). Pasangkan cushion bearing (27),
stopper (28) ke cylinder rod.

PERHATIAN : Pastikan untuk meluruskan/


menepatkan cylinder rod (11) dibagian tengah
cylinder tube (12) saat memasukannya, ini
untuk menjaga kerusakan daripada ring-ring.

11. Pasangkan dengan baik cylinder tube (12) secara


horizontal pada bangku kerja. Masukan cylinder
rod (11) kedalam cylinder tube (12).

12. Pasangkan cylinder head (7) ke cylinder tube (12).


Kencangkan socket bolt (8) (ada 12).
: 14 mm
: 365 N⋅m (37.4 kgf⋅m, 270 lbf⋅ft)

W4-2-39
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

MERAKIT CYLINDER (ZAXIS230)


Boom, Bucket Cylinder

Pastikan arah menghadapnya seal

2 3 4 5 6

1 8 9 10 11 12 13 15 13 12
14 17

18

19 16
W178-04-02-035

1- Piston Rod 6- Bushing 11 - O-Ring 16 - Cylinder Tube


2- Retaining Ring 7- Retaining 12 - Piston Ring (ada 2) 17 - Socket bolt (ada 6)
3- Dust Seal 8- Socket bolt (ada 12) 13 - Wear Ring (ada 2) 18 - Washer (ada 6)
4- Seal 9- O-Ring 14 - Piston 19 - Cylinder Head
5- Ring 10 - Cushion Ring 15 - Seal Ring

W4-2-40
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Merakit Boom, Bucket Cylinder (ZAXIS230)

1. Press bushing (6) kedalam cylinder head (19).


Tool for installing bushing:
Boom 90 mm (3.54 in) (ST 8024)
Bucket 90 mm (3.54 in) (ST 8024)

2. Pasangkan retaining ring (7), ring (5), seal (4), dust


seal (3) dan retaining ring (2) pada cylinder head
(19).

PENTING: Jangan memasangkan ring, seal, dust


seal dengan arah yang salah.
(Pastikan bagian yang becelah, meng-
hadap ke port tekanan).

3. Pasangkan O-ring (11), seal ring (15), wear ring (13)


(ada 2) dan piston ring (12) (ada 2) pada piston
(14).

4. Pasangkan cylinder head (19) assembli ke piston


rod (1).

5. Pasangkan Cushion ring (10) pada piston rod (1).

PENTING: Jangan memasangkan cushion ring,


dengan arah yang salah.
(Pastikan bagian ujung yang becelah (2
tempat), pada cushion ring menghadap
ke piston).

W4-2-41
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Boom Cylinder, Bucket Cylinder

Perhatikan arah menghadapnya dari Seal

1 8
14 17

18

19 16
W178-04-02-035

W4-2-42
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

6. Pasangkan piston (14) assembli ke piston rod (1)


dan kencangkan untuk sementara, socket bolt (17)
(ada 6) dan washer (18) (ada 6 ).

7. Pasangkan dengan baik piston rod (1) assembli di


bangku kerja dan kencangkan socket bolt (17) (ada
6) dengan washer (18) (ada 6).
: 14 mm (Boom, Bucket)
: 39.5 N.m (40 kgf.m, 290 Ibf⋅ft)

PERHATIAN : Hati-hatilah jangan terjadi


kerusakan pada ring-ring. Pasangkan piston
W178-04-02-034
rod (1) assembli, kedalam cylinder (16)
dengan meluruskan dibagian tengah cylinder
tube (16).

8. Pasangkan dengan baik Cylinder tube (16) di


bangku kerja secara horizontal. Masukan piston
rod (1) assembli kedalam cylinder tube (16).

9. Pasangkan cylinder head (19) kedalam cylinder


tube (16) dengan socket bolt (8) (ada 12).
: 14 mm (Boom, Bucket)
: 395 N.m (40 kgf.m, 290 Ibf⋅ft)

W178-04-02-035

W4-2-43
FRONT ATTACHMENT / Cylinder
Arm Cylinder (ZAXIS230)

1 8 9 10 11 12 13 14 15

22 21 18 19 20 19 18 17 16

Perhatikan arah menghadapnya dari Seal

2 3 4 5 6 7
W178-04-02-031

W4-2-44
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Merakit Arm Cylinder (ZAXIS230)

1. Press bushing (6) kedalam cylinder head (9).


Tool untuk pemasangan bushing: 105 mm (4.13 in)
(ST 1993)

2. Pasangkan retaining ring (7), ring (5), seal (4), dust


seal (3) dan retaining ring (2) pada cylinder head
(9).

PENTING: Jangan memasangkan ring, seal, dust


seal dengan arah yang salah.
(Pastikan bagian yang becelah, meng-
hadap ke port tekanan).

3. Pasangkan seal ring (20), wear ring (19) (ada 2),


teflon rings (18) (ada 2) kedalam piston(21).

4. Pasangkan plunger (14), ball (13), stopper (12) dan


spring (11) kedalam piston (21).

5. Pasangkan the cylinder head (9) assembli kedalam


piston rod (1).

6. Pasangkan cushion ring (22) kedalam piston rod


(1).

PENTING: Jangan memasangkan cushion ring,


dengan arah yang salah.
(Pastikan bagian ujung yang becelah (2
tempat), pada cushion ring menghadap
ke piston).

W4-2-45
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

1 8 9 15

21 17 16

Perhatikan arah menghadapnya dari Seal

W178-04-02-031

W4-2-46
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

7. Pasangkan piston (21) assembli kedalam piston


rod (1), kencangkan untuk sementara socket bolt
(16) (ada 6) dan washer (17) (ada 6).

8. Pasangkan dengan baik piston rod (1) assembli


pada bangku kerja secara horizontal dan
kencangkan socket bolt (16) dengan washer (17)
(ada 6).
: 17 mm
: 539 N.m (55 kgf.m, 400 Ibf⋅ft)

PERHATIAN : Hati-hatilah jangan terjadi


kerusakan pada ring-ring, saat memasukan W178-04-02-033
piston rod (1) assembli kedalam cylinder tube
(15).

9. Pasangkan dengan baik cylinder tube (9) pada


bangku kerja secara horizontal. Masukan piston
rod (1) assembli kedalam cylinder tube (15).

10. Pasangkan cylinder head (9) kedalam cylinder tube


(15) dengan socket bolt (8) (ada 14).
: 14 mm
: 395 N.m (40 kgf.m, 290 Ibf⋅ft)

W178-04-02-032

W4-2-47
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

STANDAR PERAWATAN
Rod Rod Run Out
Dial Gauge
A Cylinder Rod

W166-04-02-022
W105-04-02-094

1m
ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR satuan: mm (in) V Block
satuan:mm (in)
Rekomendasi Ukuran Bend Run out Perbaikan
Nama Cylinder
Setelah Fabrikasi Ulang (A). Batas diizinkan 0.5 (0.020) 1.0 (0.039) Perbaiki
-0.012 -0.0005 Batas diizinkan 1.0 (0.039) 2.0 (0.079) Ganti
Boom 85 (3.35 )
-0.027 -0.001
Arm -0.012 -0.0005
95 -0.027 (3.74 -0.001
)

Bucket -0.01 -0.0004


80 -0.023 (3.15 -0.0009
)

ZAXIS230 satuan: mm (in)

Rekomendasi Ukuran
Nama Cylinder
Setelah Fabrikasi Ulang (A).
Boom -0.036 -0.001
90 -0.090 (3.54 -0.004
)
Arm -0.036 -0.001
105 -0.090 (4.13 -0.004
)

Bucket -0.036 -0.001


90 -0.090 (3.54 -0.004
)

ZAXIS270 satuan: mm (in)

Rekomendasi Ukuran Setelah


Nama Cylinder
Fabrikasi Ulang (A).
Boom -0.036 -0.001
95 (3.74 )
-0.090 -0.004
Arm -0.036 -0.001
100 -0.090 (3.94 -0.004
)

Bucket -0.036 -0.001


90 -0.090 (3.54 -0.004
)

W4-2-48
FRONT ATTACHMENT / Cylinder

Keausan pada Ketebalan Slide Ring


ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR satuan: mm (in)
Standar Batas Ketebalan
Perbaikan
ketebalan yang diizinkan
2.42 to 2.48
2.37 (0.093) Ganti
(0.095 to 0.098)

Keausan pada Ketebalan Wear Ring


ZAXIS230 satuan: mm (in)
Batas B
Standar Perbaikan
diizinkan
2.92 to 3.0 2.89
Boom Ganti
(0.115 to 0.118) (0.114)
3.47 to 3.50 3.39
Arm, Bucket Ganti
(0.137 to 0.138) (0.133)

Keausan pada Inner Diameter dari Rod Bushing


ZAXIS200, 200-E, 225US, 225USR satuan: mm (in)
Nama Standar inner Batas
Perbaikan
Cylinder Diameter (C) diizinkan

-0.06 ( -0.002 +0.3


Boom 85 ) Ganti
-0.19 3.35 -0.007 (0.012) C
-0.06 ( -0.002 +0.3
Arm 95 ) Ganti
-0.19 3.74 -0.007 (0.012)
-0.06 ( -0.002 +0.3
Bucket 80 ) Ganti
-0.19 3.15 -0.007 (0.012)

ZAXIS230 satuan: mm (in)

Nama Standar inner Batas


Perbaikan
Cylinder Diameter (C) diizinkan

-0.06 ( -0.002 +0.3


Boom 90 ) Ganti
-0.19 3.54 -0.007 (0.012)
-0.06 ( -0.002 +0.3
Arm 105 ) Ganti
-0.19 4.13 -0.007 (0.012)
-0.06 ( -0.002 +0.3
Bucket 90 ) Ganti
-0.19 3.54 -0.007 (0.012)

ZAXIS270 satuan: mm (in)

Nama Standar inner Batas


Perbaikan
Cylinder Diameter (C) diizinkan

-0.06 ( -0.002 +0.3


Boom 95 ) Ganti
-0.19 3.74 -0.007 (0.012)
-0.06 ( -0.002 +0.3
Arm 100 ) Ganti
-0.19 3.94 -0.007 (0.012)
-0.06 ( -0.002 +0.3
Bucket 90 ) Ganti
-0.19 3.54 -0.007 (0.012)

W4-2-49
FRONT ATTACHMENT / Cylinder
(Kosong)

W4-2-50
MEMO

……………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………..………..

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………………………………………
MEMO

……………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………..………..

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………….
BAGIAN 5
ENGINE DAN ACCESSORY

DAFTAR ISI
Informasi Umum Engine Assembli 2
Instruksi Perbaikan Umum …………………… 1-2 (Pemeriksaan dan Perbaikan)
Catatan pada bentuk Form Petunjuk ini ……. 1-2 Cylinder Head ………………………………… 4-2
Main Data dan Spesifikasi …………………… 1-6 Valve Guide …………………………………… 4-3
Performance Curve …………………………… 1-7 Valve Spring ………………………………….. 4-6
Gambar Bagian Dalam ……………………….. 1-9 Tappet …………………………………………. 4-7
Spesifikasi Torque Pengencangan …………. 1-11 Push Rod ……………………………………… 4-8
Metode/ cara Angular Nut dan Rocker Arm Shaft dan Rocker Arm ………… 4-8
Pengencangan Bolt ………………………… 1-13 Idler Gear dan Idler Gear Shaft …………….. 4-9
Major Parts Fixing Nuts dan Bolt ……………. 1-15 Camshaft ……………………………………… 4-10
Identifikasi ……………………………………… 1-26 Cylinder Body dan Liner …………………….. 4-11
Piston dan Piston Ring ……………………… 4-17
Perawatan Piston Pin ………………………...…………… 4-19
Sistem Lubrikasi ………………………………. 2-2 Connecting Rod ……………………………… 4-20
Sistem Bahan-bakar ………………………….. 2-3 Crankshaft …………………………………….. 4-22
Sistem Pendinginan …………………………... 2-7 Flywheel ………………………………………. 4-29
Valve Clearance Adjustment ………………… 2-7 Timing Gear Case Cover ……………………. 4-29
Injection Timing ……………………………….. 2-9
Mengukur Tekanan Compressi ……………… 2-14
Pemeriksaan Turbocharger ………………….. 2-15 Engine Assembli 3 (Perakitan)
Engine Repair Kit ……………………………… 2-16 Langkah-langkah Perakitan
Rekomendasi Lubrikan / Pelumas ………….. 2-17 Piston dan Connecting Rod ………………. 5-2
Engine Oil Viscosity Chart …………………… 2-17 Langkah Perakitan Cylinder Head …………. 5-4
Langkah-langkah Perakitan
Engine Assembli 1 (Membongkar) Rocker Arm dan Rocker Arm Shaft ……….. 5-7
Langkah Membongkar External Part ……….. 3-3 Langkah Perakitan 1 Major Komponen ……. 5-8
Major Komponen ……………………………… 3-6 Langkah Perakitan 2 Major Komponen ……. 5-13
Langkah-langkah Membongkar ……………… Langkah Perakitan External Parts
Rocker Arm dan Rocker Arm Shaft ……….. 3-11 (Sisi-bagian Kiri) ……………………………. 5-18
Langkah Membongkar Cylinder Head ……... 3-12 Langkah Perakitan External Parts
Langkah-langkah Membongkar ……………… (Sisi-bagian Kanan) ………………………... 5-21
Piston dan Connecting Rod ……………….. 3-13 Engine Tuning Operation ……………………. 5-25

178W-5-1
Sistem Lubrikasi Pemecahan Masalah
Penjelasan Umum ………………………….. 6-2 Starting Berat …………………………………. 11-2
Oil Pump …………………………………….. 6-3 1) Starter Tidak bekerja …………………… 11-2
Oil Cooler ……………………………………. 6-5 2) Starter Bekerja tetapi
Engine tidak dapat Berputar …………… 11-3
Sistem Pendinginan 3) Engine Berputar tetapi tidak dapat start
Penjelasan Umum ………………………….. 7-2 Bhan bakar di-delivery ke
Thermostat ………………………………….. 7-3 Injection Pump …………………………… 11-4
4) Engine Berputar tetapi tidak dapat start 11-5
Sistem Bahan-bakar Low Idling Tidak Stabil ………………………. 11-6
Penjelasan Umum ………………………….. 8-2 Tenaga Kurang ………………………………. 11-8
Injection Nozzle …………………………………... 8-3 Pemakaian Bahan-bakar Boros ……………. 11-11
Data Kalibrasi Injection Pump …………….. 8-8 Pemakaian oli Boros ………………………… 11-13
Overheating …………………………………… 11-14
Turbocharger Gas Buang Putih ……………………………... 11-16
Penjelasan Umum ………………………….. 9-2 Gas Buang Hitam Pekat …………………….. 11-17
Identifikasi Turbocharger …………………... 9-3 Tekanan Oli tidak mau Naik ………………… 11-18
Pemecahan Masalah ………………………. 9-5 Suara engine Abnormal …………………….. 11-20
Pemeriksan dan Perbaikan ………………... 9-7
Daftar Special Tool
Kelistrikan Engine Daftar Special Tool …………….…………….. 12-2
Identifikasi Starter …………………………... 10-2
Data Utama Starter Main dan Spesifikasi .. 10-3 Standar Perbaikan
Gambar Bagian–Belahan Starter …………. 10-4 Standar perbaikan …………………………… 13-1
Kinerja ……………………………………….. 10-4
Membongkar ………………..………………. 10-5 Tabel Konversi
Pemeriksan dan Perbaikan ………………... 10-8 Panjang ……………………………………….. 15-2
Perakitan …………………………………….. 10-12 Luas …………………………………………… 15-3
Adjustment/ Penyetelan ……………………. 10-13 Volume ………………………………………… 15-3
Test Kinerja …………………………………. 1014- Mass …………………………………………… 15-5
Identifikasi Alternator ………………………. 10-15 Tekanan ………………………………………. 15-6
Data Utama dan Spesifikasi ………………. 10-16 Torque ………………………………………… 15-7
Gambar Bagian-Belahan Alternator ……… 10-17 Temperatur …………………………………… 15-8
Sirkuit Pengisian ……………………………. 10-17
Struktur ………………………………………. 10-18
Membongkar ………………………………… 10-19
Pemeriksaan ………………………………… 10-22
Perakitan …………………………………….. 10-24
Bench Test ………………………………….. 10-25
Current Output Test ………………………… 10-26
Menemukan Kerusakan ……………………. 10-27
Spesifikasi …………………………………… 10-27

178W-5-2
INFORMASI UMUM 1-1

BAGIAN 1

INFORMASI UMUM

DAFTAR ISI

ITEM HALAMAN

Instruksi perbaikan umum …………………………………………………………………. 1– 2


Catatan pada format di buku petunjuk ini ……………………………………..……….. 1– 2
Data utama dana spesifikasi ………………………………………………………………. 1– 6
Kurva kinerja …………………………………………………………………………………. 1– 7
Pandangan bagian luar ……………………………………………………………………... 1– 9
Spesifikasi torque pengikatan …………………………………………………………….. 1 – 11
Metode pengikatan standar mur dan baut ………………………………………………. 1 – 13
Baut dan mur untuk pemasangan major parts …………………………………………. 1 – 15
Identifikasi …………………………………………………………………………………….. 1 – 26
1-2 INFORMASI UMUM

INSTRUKSI PERBAIKAN UMUM


1. Sebelum melakukan kerja perbaikan/ service pada engine yang terpasang, lepaskan kabel ground (negative)
dari battere.
Ini akan menghindari kemungkinan kerusakan kabel dan terbakar karena adanya hubungan-pendek.
2. Selalu menggunakan tool yang tepat atau tool-tool untuk pekerjaan tangan.
Bilamana ada yang special (kekhususan), gunakan tool yang dibuat khusus/ special.
3. Gunakan suku cadang yang asli/ genuine ISUZU, dengan mengacu pada ISUZU PART CATALOG untuk
engine yang tepat.
4. Jangan gunakan barang bekas seperti, cotter pin, gasket, O-ring, lock washer dan self locking nut. Buanglah
barang yang anda lepas. Gantilah dengan yang baru.
5. Kumpulkan bagian-bagian yang dilepas dalam satu grup dengan rapih. Ini untuk memudahkan pekerjaan
pemasangan.
Yang sangat penting dan khusus adalah memisahkan bagian-bagian yang berpasangan. Bagian ini sangat
bervariasi dalam kekerasan dan pembuatannya, tergantung pada posisi pemasangan.
6. Semua bagian-parts harus dibersihkan dengan hati-hati dan benar, sebelum pemeriksaan atau perakitan.
Oil port dan bagian yang terbuka lainnya, harus dibersihkan dengan angin kompressor, untuk memastikan
benar-benar bersih semuanya dari segala kotoran.
7. Bagian permukaan yang berputar dan bergesekan, harus diberi lubrikan atau pelumas dengan oli atau grease
sebelum perakitan.
8. Bila perlu, gunakan sealer atau gasket, untuk menghindari kebocoran.
9. Spesifikasi torque pengikatan mur dan baut, harus diikuti dengan benar.
10. Buanglah tekanan angin dari mesin yang terpasang tangki udara, sebelum melepas engine atau melepas
pipa-pipa atau hose-nya. Karena ini sangat-sangat berbahaya.
11. Periksa dan periksa lagi pekerjaan anda. Tidak ada pekerjaan yang selesai, sampai anda melakukan ini.
12. Informasi yang terdapat di “Data Utama dan Spesifikasi” pada Buku Petunjuk Perbaikan dan Buku Instruksi
mungkin berbeda. Dalam hal ini, informasi yang terdapat di Buku Instruksi harus yang masih berlaku.

CATATAN PADA FORMAT BUKU PETUNJUK INI


Buku petunjuk perbaikan ini, berlaku untuk 6BG1T yang digunakan Industrial diesel engine. Bila tanpa spesifikasi
yang lain, engine mempunyai bagian-bagian umum dan komponen yang sesuai data dan spesifikasi.
Gambar ilustrasi yang digunakan pada Buku Petunjuk Perbaikan ini, berdasarkan pada 6BG1T engine.
6BG1T engine, adalah engine ber-turbocharger.
1. Temukan bagian yang sesuai dengan melihat Dafar Isi, diawal Buku Penjuk.
2. Data technik umum, seperti item-item perawatan umum, spesifikasi service periksaan dan perbaikan, dan
perakitan.
Kecuali dalam bagian ENGINE ASSEMBLI. Bagian ini dibagi dalam tiga bagian untuk memfasilitasi indek
yang cepat.
3. Bila ada operasi service yang sama adan sesauia pada bagian satuan yang berbeda, buku petunjuk ini akan
langsung mengarahkan anda pada halaman masing-masing yang sesuai.
4. Untuk singkatnya, jangan abaikan prosedur dalam pembongkaran dan pemasangan yang telah dijelaskan.
Prosedur yang lebih rumit/ komplek, ada dalam rangkuman yang lebih detail.
INFORMASI UMUM 1-3

6. Setiap bagian opeasi service dalam Buku Petunjuk ini dimulai dengan pandangan bagian dalam yang sesuai
dengan areanya. Penjelasan awal dan catatan yang digunakan sebaga berikut.

Parts dalam tanda dalam kurung (*) adalah


termasuk dalam repair kit.

Parts dalam sebuah rangka kotak, adalah


dilepas dan dipasang dalam single unit.

Semua parts dalam sebuah rangka garis


panjang titik bentuk dari sebuah single
assembli. Dimana termasuk dalam sebuah
“major komponen”
Parts bagian yang tersendiri, dalam rangka
garis panjang titik, adalah termasuk dalam
“ minor komponen”.

Nomor adalah untuk menunjukan pada


anda daripada service operasion squence

Melepas bagian yang tidak bernomor,tidak


diperlukan, bila tidak dibutuhkan pengganti-
an baru.

** Repair Kit*, mengindikasikan ada


tersedia dalam repair kit.

Part dalam daftar “Reassembly Step” atau


“Installation Step” adalah service operation
squence.

Melepas atau pemasangan parts dengan


tanda segitiga (S) adalah menunjukan
kerja yang sangat penting. Informasi detail
diberikan dalam teks.
1-4 INFORMASI UMUM

7. Dibawah adalah contoh teks dalam Buku Petunjuk Perbaikan.

Item ini menunjukan dalam ilustrasi. Yang


ditandai dengan sebuah segitiga (S) di
halaman Major Komponen.

Special tool, ada diidetifikasikan, dengan


nama tool dan/ atau nomor.

Gambar ilustrasi menunjukan, bagaimana


cara menggunakan special tool.

Tulisan dan nomor yang ada dalam lingkar-


an, untuk melihat gambar ilustrasi.

Simbol-simbol yang menindikasikan tipe


dari service operation atau langkah yang
dilakukan. Penjelasan detail dari symbol
ini harus diikuti.

Data service dan spesifikasi ada diberikan


dalam table ini.

Berikut adalah symbol-simbol yang ada dalam Buku Prerbaikan ini. Semua menginformasikan pada anda tipe dari
service operation atau langkah yang untuk dilakukan.

- - - Melepas - - - Penyetelan/ Adjustment

- - - Pemasangan - - - Membersihkan

- - - Dibutuhkan kehati-hatian dalam peng-


- - - Pembongkaran
operasian yang penting

- - - Perakitan - - - Spesikasi Torque (Pengikatan)

- - - Dibutuhkan Penggunaan Special Tool atau


- - - Menepatkan (Tanda)
yang Direkomendasi (Isuzu Tool)

- - - Dibutuhkan Penggunaan Tool Umum atau


- - - Indikasi Penunjukan Arah
yang Direkomendasi.

- - - Pemeriksaan - - - Lubrikasi (Oli)

- - - Pengukuran - - - Lukrikasi (Grease)

- - - Penggunaan Sealant
INFORMASI UMUM 1-5

6. Kriteria ataua batasan pengukuran adalah dengan definisikan dengan batasan “standar” dan “limit”
Sebuah pengukuran akan berada antara yang menunjukan masih dalam batasan “standar” pada bagain dari
suku cadang. Adalah yang disebut serviable (masih memmungkinkan untuk digunakan).
“Limi” adalah nilai gambaran yang tidak bisa ditawar.
Sebuah hasil pengukuran yang diluar dari yang diindikasikan sebagai “limit” pada bagain suku cadang
tersebut harus diperbaiki atau diganti baru.
10. Komponen dan suku-cadang didaftar, dalam suatu bentuk yang sama dapat dilihat di buku petunjuk.
11. Arah yang digunakan pada buku pentunjuk ini adalah sebaga berikut :
Depan (Front)
Sisi-bagian kipas pendingin dari engine dilihat dari flywheel.
Kanan (Right)
Sisi-bagian injection pump dari engine.
Kiri (Left) Sisi-bagian exhaust manifold dari engine.
Belakang (Rear)
Sisi-bagian flywheel dari engine
Nomor cylinder dihitung dari depan engine.
Bagian depan harus cylinder No. 1 dan cylinder belakang harus No. 6.
Arah putaran engine adalah searah putaran jarum jam bila dilihat dari flywheel.
1-6 INFORMASI UMUM

DATA UTAMA DAN SPESIFIKASI


Model Engine
AA-6BG1TRA
Item
Tipe Engine Berpendingin air, 4- tak, vertical sejajar dengan overhead valve
Tipe Ruang Pembakaran Injeksi Langsung
Tipe Cylinder Liner Kering
Jumlah Cylinder – bore x mm (in) 6-105 x 125 (4,13 x 4,92)
stroke
Total piston displacement L (cid) 6.494 (396)
Perbandiangan Kompressi 18 ke 1
Ukuran Engine mm (in) 1206 x 814,6 x 996
Panjang x lebar x tinggi (47,5 x 32,1 x 39,2)
Berat Engine (kosong) kg (lb) 490 (1080)
Fuel Injection Order 1–5–3–6–2–4
Fuel Injection Timing (BTDC) derajat 10
Spesifikasi bahan-bakar Bahan-bakar Diesel/ Solar
Injection Pump In-line plunger, Bosch A type
Governor Mechanical, Tipe RSV
Kecepatan Low-idle rpm 880-920
Innjection nozzle Tipe Hole (dengan empat orifice)
Injection starting pressure Mpa 18,1 (185/ 2.630)
(kgf/cm2/psi)
Tipe Filter Bahan-bakar Cartridge (spin-on)
Water sedimentor Sediment/ Tipe water level indicating
Tekanan Kompressi Mpa 3,0 (440) di 200 rpm pada permukaan laut
(Saat hangat) (Kg/cm2/psi)
Valve Clearance (saat dingin) Intake mm 0,40 (0,016)
(in)
Exhaust mm (in) 0,40 (0,016)
Metode Lubrikasi Disirkulasikan dengan tekanan
Oil Pump Tipe Roda-gigi
Tipe Main oil filter Cartridge (spin-on)
Isi Lubrikasi (Oil Pan) L (US 21,5 (5,68)
gal)
Oil Cooler Tipe water cooler intergral
Metode Pendinginan Sirkulasi dengan daya tekanan
Kapasitas isi pendingin L (US 12,0 (3,2) Engine saja
gal)
Water pump Tipe Belt driven Impeller
Tipe Thermostat Tipe wak pellet
Alternator V-A 24-50
Starter 24-4,5
Pabrik pembuat Turbocharger IHI
Model Turbocharger RHG6
INFORMASI UMUM 1-7

KURVA KINERJA
MODEL AA-6BG1TRA
KONDISI

Kondisi udara luar : JIS Standar Air Cleaner : Tidak terpasang


Break-in : Lebih dari 30 jam Alternator : Tidak ada beban
Kipas Pendingin : Ø 650 mm Exhaust silencer : Tidak terpasang
1-8 INFORMASI UMUM

PANDANGAN BAGIAN LUAR


MODEL AA-6BG1TRA
INFORMASI UMUM 1-11

SPESIFIKASI TORQUE PENGIKATAN


Nilai torque pengikatan yang ada dalam tabel dibawah, adalah sesuai pada baut tanpa informasi spesifikasi yang
lain.

BAUT STANDAR N.m (Kgf.m/lb.ft)


Idetifikasi
Baut

Diameter
Baut x
pitch (mm)

M 6 X 1.0 3.0-7.8(0.4-0.8/2.9-5.8) 4.9-9.8(0.5-1.0/3.6-7.2)

M 8 X 1.25 7.8-17.7 (0.8-1.8/5.8-13.0) 11.8-22.6 (1.2-2.3/8.7-16.6) 16.7-30.4(1.7-3.1/12.3-22.4)

M10 X 1.25 20.6-34.3(2.1-3.5/5.2-25.3) 27.5-46.1(2.8-4.7/20.3-33.4) 37.3-62.8(3.8-6.4/27.5-45.3)

* M10 X 1.25 19.6-33.4(2.0-3.4/14.5-24.6) 27.5-45.1(2.8-4.6/20.3-33.3) 75.5-114.0(7.7-11.6/55.7-83.9)

M12 X 1.25 49.1-73.6(5.0-7.5/36.2-54.2) 60.8-91.2(6.2-9.3/44.8-67.3) 75.5-114.0(7.7-11.6/55.7-83.9)

* M12 X 1.75 45.1-68.7(4.6-7.0/33.3-50.6) 56.9-84.4(5.8-8.6/42.0-62.2) 71.6-107.0 (7.3-10.9/52.8-78.8)

M14 X 1.5 76.5~115.0(7.8~11.7/56.4~84.6) 93.2-139.0 (9.5-14.2/68.7-103.0) 114.0-.0(11.6-17.4)83.9-126.0)

* M14 X 20 71.6-107.0(7.3-10.9/52-78.8) 88.3-131.0(9.0-13.4/65.1-96.9) 107.0-160(10.9-16.3/78.8-118.0)

M16 X 1.5 104.0-157.0(10.6-16.0/76.7-115.7) 135.0-204.0(13.8-20.8/99.8-150.0) 160.0-240.0(16.3-24.5/118.0-117.0)

* M16 X 20 100.0-149.0(10.2-15.2/73.8-110.0) 129.0-194.0(13.2-19.8/95.5-143.0) 153.0-230.0(15.6-23.4/113.0-169.0)

M 18 X 1.5 151.0-226.0(15.4-23.0/111.0-166.0) 195.0-293.0(19.9-29.9/144.0-216.0) 230.0-345.0(23.4-35.2/169.0-255.0)

* M18 X 25 151.0-226.0(15.4-23.0/111.0-166.0) 196.0-294.0(20.0-30.0/145.0-217.0) 231.0-346.0(23.6-35.3/171.0-255.0)

M20 X 1.5 206.0-310.0(21.0-31.6/152.0-229.0) 270.0-405.0(27.5-41.3/199.0-299.0) 317.0-475.0(32.3-48.5/234.0-351.0)

* M20 X 2.5 190.0-286.0(19.4-29.2/140.0-211.0) 249.0-375.0(25.4-38.2/184.0-276.0) 293.0-440.0(29.9-44.9/216.0-325.0)

M22 X 1.5 251.0-414.0(25.6-42.2/185.0-305.0) 363.0-544.0(37.0-55.5/266.0-401.0) 425.0-637.0(43.3-64.9/313.0-469.0)

* M22 X 2.5 218.0-328.0(22.2-33.4/161.0-242.0) 338.0-507.0(34.5-51.7/250.0-374.0) 394.0-292.0(40.2-60.4/291.0-437.0)

M24 X 2.0 359.0-540.0(36.6-55.0/265.0-398.0) 431.0-711.0(43.9-72.5/318.0-524.0) 554.0-831.0(56.5-84.7409.0-613.0)

* M24 X 3.0 338.8—507.0(34.5-51.7/250.0-374.01) 406.0-608.0(41.4-62.0/299.0-448.0) 521.0-782.0(53.1-79.7/384.0-576.0)

Sebuah tanda bintang (*) yang diindikasikan baut ini, digunakan untuk bagian ulir perempuan, adalah
dibuat dari material yang lunak, seperti tuangan (casting).
1-12 INFORMASI UMUM

SPESIFIKASI TORQUE PENGIKATAN


Nilai torque pengikatan yang ada dalam tabel dibawah, adalah sesuai pada baut tanpa informasi spesifikasi yang
lain.

BAUT STANDAR N.m (Kgf.m/lb.ft)


Idetifikasi
Baut

Diameter
Baut x
pitch (mm)

M 6 X 1.0 4.6-8.5 (0.5-0.9/3.6-6.5) 6.6-12.2(0.6-1.2/4.3-8.7)

M 8 X 1.25 10.5-196(1.1-2.0/8.0-14.5) 15.3-28.4(1.6-2.9/11.6-21.0) 18.1-33.6(2.1-3.4/15.2-25.0)

M10 X 1.25 23.1-38.5(2.4-3.9/17.4-28.2) 35.4-58.9(3..6-6.1/26.0-44.1) 42.3-70.5(4.3-7.2/31.1-52.1)

* M10 X 1.25 22.3-37.2(2.3-3.8/16.6-27.5) 34.5-57.5(3.5-5.8/25.3-42.0) 40.1-66.9(4.1-6.8/29.7-49.2)

M12 X 1.25 54.9-82.3(5.6-8.4/40.1-60.8) 77.7-117.0(7.9-11.9/57.1-86.1) 85.0-128.0(8.7-13.0/62.9-94.0)

* M12 X 1.75 51.0-76.5(5.2-7.8/37.6-56.4) 71.4-107.0(7.3-10.9/52.8-78.8) 79.5-119.0(8.1-12.2/58.6-88.2)

M14 X 1.5 83.0-125.0(8.5-12.7/61.5-91.9) 115.0-172.0(11.7-17.7/84.6-127.0) 123.0-185.0(12.6-18.9/91.1-137.0)

* M14 X 20 77.2-116.097.9-11.8/57.1-85.3) 108.0-162.0(11.1-16.6/80.3-120.0) 116.0-173.0(11.8-17.7/85.3-128)

M16 X 1.5 116.0-173.0(11.8-17.7/85.3-128) 171.0-257.0(17.4-26.2/126.0-190) 177.0-265.0(18.0-27.1/130-196.0)

* M16 X 20 109.0-164.4(11.2-16.7/81.0-121.0) 163.0-244.0(16.6-24.9/120.0-180.0) 169.0-253.0(17.2-25.8/124.0-187.0)

Sebuah tanda bintang (*) yang diindikasikan baut ini, digunakan untuk screw perempuan, yang dibuat
dari material yang lunak, seperti tuangan (cast iron).
INFORMASI UMUM 1-13

METODA PENGIKATAN ANGULAR MUR DAN BAUT

1. Bersihkan/ cucilah dengan baik dan benar mur dan


baut, untuk membuang semua oli dan grease.

2. Lumasi dengan molybdenum disulfide grease pada ulir


dan setting face daripada mur dan baut.

3. Kencangkan mur dan baut sampai spesifik torque (snug


torque) dengan sebuah torque wrench.
MUR
ATAU
BAUT

4. Tarik sebuah garis (A-b) melintang pada tiap-tiap baut.


Garis tengah
.
1-14 INFORMASI UMUM

5. Tarik garis lain [C-D] pada permukaan pada tiap-tiap


Garis bagain yang akan dilipat. Ini harus dilakukan sepagai
perpanjangan garis [A-B].

6. Tarik garis lain [F-G] pada permukaan pada masing-


masing yang akan dilipat. Garis ini untuk menentukan
arah specified angle (Q) melintang di tengah [E]
daripada mur atau baut.

7. Gunakan socket wrench untuk mengikat tiap-tiap mur


Pengikatan atau baut pada titik dimana garis [A-B] lurus dengan
garis [F-G].

Contoh : Sudut dan Arah Putaran Pengikatan


A 30° 1/2 putaran
B 60° 1/6 putaran
C 90° 1/4 putaran
D 180° 1/2 putaran
E 360° Satu putaran penuh
INFORMASI UMUM 1-15

MUR DAN BAUT UNTUK PEMASANGAN MAJOR PARTS


Cylinder Head dan Cover N.m (kgf.m/lb.ft)

Gunakan Grease MoS2

Mos2 ……….Molybdenum disulfide paste


1-16 INFORMASI UMUM

Cylinder Body N.m (kgf.m/lb.ft)

Gunakan oli engine


INFORMASI UMUM 1-17

Oil Pan dan Dipstick N.m (kgf.m/lb.ft)


1-18 INFORMASI UMUM

Camshaft dan Rocker Arm N.m (kgf.m/lb.ft)

Lumasi dengan Oli Engine


INFORMASI UMUM 1-19

Crankshaft, Piston dan Flywheel N.m (kgf.m/lb.ft)

Gunakan MoS2 Grease

Gunakan Grease MoS2


Gunakan oli engine
1-20 INFORMASI UMUM

Thermostat dan Thermostat Housing N.m (kgf.m/lb.ft)


INFORMASI UMUM 1-21

Intake dan Exhaust Manifold N.m (kgf.m/lb.ft)


1-22 INFORMASI UMUM

Timing Gear Case dan Flywheel Housing N.m (kgf.m/lb.ft)


INFORMASI UMUM 1-23

Oil Cooler, Oil Filter dan Oil Pump N.m (kgf.m/lb.ft)


1-24 INFORMASI UMUM

Sistem Bah