Anda di halaman 1dari 2

Analisis Kebijakan

No Dokumen Kebijakan Kondisi Eksisting Analisis


1 RPJMD - Kawasan yang dietapkan sebagai - Potensi dan pemanfaatan - Masyarakat Kabupupaten
Kabupaten Kawasan minapolitan yaitu pada sumberdaya perikanan untuk Kulon Progo yang bekerja
Kulon Progo Kecamatan Wates dan Nanggulan. meningkatkan kesejahteraan sebagai nelayan masih
2014 - Urusan Kelautan dan Perikanan, masyarakat masih didominasi sedikit disdibanding sebagai
melalui melalui perikanan budidaya pembudidaya ikan dan
 Program Pengembangan Budidaya - Kegiatan budidaya dilakukan udang. Sehingga produksi
Perikanan diseluruh kecamatan dengan hasil tangkapan laut juga
 Program Pengembangan Perikanan komoditas antara lain lele, lebih sedikit tiap tahunnya
Tangkap gurami, udang vaname, nila jika dibanding dengan hasil
 Program Peningkatan Mutu dan - Dinas Kelautan dan Perikanan produksi perikanan
Pemasaran Produk Perikanan Kabupaten Kulon progo berperan budidaya.
- Potensi panjang pantai 24,8 km dengan dalam membantu penyeidaan - Nelayan dan pembudidaya
luas laut 158,72 km2 dan luas perairan modal dan pelatihan dalam ikan sangat dimudahkan
umum 30 km2, subsektor kelautan dan kegiatan budidaya maupun dengan adanya bantuan dan
perikanan memiliki potensi yang besar penangkapan ikan serta bimbingan dari DKP Kulon
untuk dikembangkan. pengolahan dan pemasaran hasil Progo. Sehingga
- produksi. memaksimalkan hasil
produksi dan pemasaran.
2 RZWP3K - Arahan pengembangan zona perikanan - Kegiatan budidaya air tawar - Kecamatan yang ditetapkan
Provinsi budidaya dilakukan dengan dilakukan diseluruh kecamatan di sebagai Kawasan
D.I.Y 2011- mengembangkan perikanan budidaya Kabupaten Kulon Progo, dengan minapolitan adalah
2030 air payau di Kecamatan Temon dan kecamatan yang memiliki hasil kecamatan Wates dan
Galur Kabupaten Kulon Progo, , produksi terbanyak yaitu pada Nanggulan. Sehingga
mengembangkan perikanan budidaya Kecamatan Wates dan Nanggulan program pemerintah banyak
air tawar di wilayah pesisir Kabupaten - Terdapat lahan budidaya air payau tersalurkan di dua kecamatan
Kulon Progo, Bantul dan Gunungkidul. yaitu untuk komoditas udang ini.
- Arahan pengembangan zona pelabuhan vanamei pada kecamatan Wates - Penyebab pelabuhan
dilakukan di Samudera Hindia, Selatan dan Temon Tanjung Adikarta tidak bisa
Provinsi meliputi Pelabuhan Perikanan - Terdapat Pelabuhan milik provinsi beroperasi adalah alat
(PP) Karangwuni-Glagah di Kabupaten yang sudah dibangun sejak tahun pemecah ombak yang
Kulon Progo dilakukan dengan cara 2012 namun sampai sekarang dibangun masih sangat
mengembangkan fasilitas pokok, belum bisa beroperasi pendek sehingga tidak dapat
fungsional, dan penunjang. - TPI di Kabupaten Kulon Progo bekerja sesuai yang
- pengembangan Tempat Pendaratan yang dikelola oleh pemerintah diharapkan. Hal ini
Ikan (TPI), meliputi Pantai Trisik, terdapat di Congot berdampak pada susahnya
Bugel, Sindutan, dan Congot di - Di pantai Karangwuni, Glagah kapal-kapal nelayan ketika
Kabupaten Kulon Progo. terdapat wisata dan menuntut ingin berlabuh.
- Arahan pengembangan zona adanya kuliner sebagai penunjang - TPI di Congot hanya bisa
pertambangan dilakukan di Kecamatan kegiatan wisata yang ada. didatangin12-15 kapal
Wates, Panjatan, dan Galur di Masyarakat setempat menyajikan ukuran kecil karena ukuran
Kabupaten Kulon Progo olahan hasil perikanan berupa dan letak TPI yang tidak
- Arahan kegiatan industri meliputi krispi wader, krispi udang, undur- memungkinkan untuk
mengembangkan industri pengolahan undur, dan sebagainya. didatangi oleh kapal besar.
hasil perikanan di Pantai Sadeng - Olahan hasil produksi ikan Sehingga kapal-kapal besar
Kabupaten Gunungkidul dan Pantai tangkap maupun budidaya juga (>30GT) seluruhnya
Karangwuni , Glagah, Kabupaten terdapat dikecamatan Nanggulan, berlabuh di TPI Sadeng
Kulon Progo; Pengasih, Wates, dan Temon Kabupaten Gunung Kidul.
- Arahan pengembangan zona hutan di berupa lele asap, dan olahan krispi - Kegiatan Pengolahan dan
wilayah pesisir Kabupaten Kulon lainnya. pemasaran didukung oleh
Progo dengan cara memberikan DKP Kulon Progo dalam
fasilitasi dalam pengelolaan hutan; bentuk memberi alat
mengembangkan hutan mangrove di pengolahan ikan pada
pesisir pantai Kabupaten Bantul dan kelompok-kelompk
Kabupaten Kulon progo. pengolah dan pemasar
- Arahan pengelolaan zona konservasi (POKLAHSAR).
pesisir dilakukan di Pantai Trisik,
Kecamatan Galur di Kabupaten Kulon
Progo sebagai wilayah suaka pesisir
untuk konservasi penyu;