Anda di halaman 1dari 12

SUKU BANYAK (POLINOMIAL)

Bentuk umum suku banyak :

anxn + an-1xn-1 + an-2xn-2 + an-1xn-1+ … + a2x2 + a1x + a0

n adalah bilangan cacah :

ao , a1 , …… , an adalah konstanta dan an ≠ 0


Misalnya : 2x4 – 7x3 + 5x – 9

 Koefisien x4 adalah 2

 Koefisien x3 adalah -7

 Koefisien x2 adalah 0

 Koefisien x adalah 5

 Konstantanya adalah -9

Nilai Suku Banyak


Untuk memudahkan cara menyebutkan suku banyak sering dinyatakan dalam

bentuk f(x) untuk menentukan ni9ilai suku banyak ada 2 cara, yaitu :

1. Metode substitusi

2. Metode skema / sintetik / Horner

Contoh :

1. Tentukan nilai suku banyak 4x4 – 3x + 6 untuk x = 2

Jawab :

1) Cara substitusi f(x) = 4x4 – 3x + 6, x = 2


f(x) = 4(2)4 – 3(2) + 6
f(x) = 64

2) Cara sintetik :

4x4 + 0x3 + 0x2 - 3x + 6 , x = 2

4 0 0 -3 6
x=2 8 16 32 58 +

4 8 16 29 64 sisa = f(2)

2. Tentukan nilai suku banayk, untuk x = 2

Jawab :

1) Cara substitusi : f(x) = x5 – x2 + 4x – 10, x = 2

f(2) = (2)5 – (2)2 + 4(2) – 10


f(2) = 32 – 4 + 8 – 10
f(2) = 26
2) Cara sintetik :

x5 + 0x4 + 0x3 - x2 + 4x - 10 , x = 2

1 0 0 -3 4 -10

2 4 8 14 36 +

1 2 4 7 18 26 sisa = f(2)

Pembagian Suku Banyak


Pembagian suku banyak sama dengan pembagian bilangan biasa atau dengan

cara sintetik :

Contoh :

1. Tentukan hasil bagi H(x) dan sisa pembagian S(x) dari pembagian suku

banyak berikut :
(3x3 – 7x2 – 11x + 4) : (x – 4)

Jawab :

1) Cara biasa :

3x2 + 5x + 9

x–4 3x2 – 7x2 – 11x + 4

3x2 – 12x2 –

5x2 - 11x

5x2 - 20x –

9x + 4

9x - 36 –

40

Maka Hasil bagi (H(x)) = 3x2 – 5x + 9

Sisa bagi (S(x)) = 40

2) Cara sintetik :

3x3 – 7x2 – 11x + 4 , x – 4

x=4

3 -7 -11 4
x=4
12 20 36

3 5 9 40

Koefisien hasil bagi :

Maka, H(x) = 3x2 + 5x + 9

S(x) = 40
2. Tentukan hasil bagi H(x) dan sisa pembagian S(x) dari pembagian suku

banyak berikut :

(x3 + x2 + 2x + 10) : (x2 – x + 3)

Jawab :

1) Cara biasa

x+2

x2 – x + 3 x3 + x2 + 2x + 10

x3 - x2 + 3x –

2x2 - x + 10

2x2 – 2x + 6 –

x + 4

Maka Hasil bagi (H(x)) = x+2

Sisa bagi (S(x)) = x+4

Teorema Sisa
Pada pembagian suatu bilangan kita sering mendapatkan hal sepreti

berikut ini : 17 : 5 adalah 3 sisa 2. Maka dengan cara yang sama pada suku

banyak dpat ditentukan hubungan antara suku banyak dengan pembagi suku

banyak, suku banyak dengan hasil bagi dan suku banyak dengan sisa bagi yang

disebut dengan “Teorema Sisa” seperti berikut ini :

f(x) = P(x)  H(x) + S(x)


Ket. :

f(x) = Suku banyak

P(x) = Pembagian suku banyak

H(x) = Hasil bagi suku banyak

S(x) = Sisa bagi suku banyak

Contoh :

1. Tentukan sisa pembagian suku banyak f(x) = (x4 – 6x3 – 6x2 + 8x + 6) : (x-2)!

Jawab :

f(x) = x4 – 6x3 – 6x2 + 8x + 6 , x–2


x=2

1 -6 -6 8 6
x=2
2 -8 -28 -40

1 -4 - 14 - 20 -34 Sisa

2. Diketahui suku banyak f(x) = (x4 3x3 – px2 + (p+2)x +3) : (x + 2) menghasilkan

sisa 15. Hitunglah nilai P!

Jawab :

f(x) = x4 + 3x3 – px2 + (p + 2)x + 3

f(-2) = (-2)4 + 3(-2)3 – p(-2)2 + (-2 + 2) + 3

= 16 + (-24) – 4p – 2p – 4 + 3

= 16 – 24 – 4 + 3 – 4p – 2p

= -9 – 6p karena diketahui sisa = 15 maka diperoleh :


 24
-9 – 6p = 15 p =
6

- 6p = 15 + 9 p = -4
3. Diketahui suku banyak f(x) = 3x5 + 5x2 – ax – 6 dan suku banyak g(x) = x4 +

2x3 + ax2 – 4x – 3. Jika f(x) dan g(x) dibagi dengan x-1 menghsilkan sisa yang

sama. Maka hitunglah nilai a!

Jawab :

 Suku banyak f(x) = 3x5 + 5x2 – ax – 6

f(1) = 3(1)5 + 5(1)2 – a(1) – 6

Sf = f(1) = 3 + 5 – a – 5

Sf = 2 - a

 Suku banyak g(x) = x4 + 2x3 + ax2 – 4x – 3 dibagi dengan x-1, sisa Sg =

g(1), maka :

Sg = g(1) = 14 + 2(1)3 + a(1)2 – 4(1) – 3

=1+2+a–4–3

Sg =a–4

Oleh karena sisanya sama (Sf = Sg) maka didapat :

Sf = Sg

2–a = a–4

2a = 6

a = 3

Menentukan Sisa Pembagian Suatu Suku Banyak


oleh Pembagi Berbentuk Kuadrat

Kita sudah mengetaui cara menentukan hasil bagi dan sisa pada pembaigan suatu

suku banyak. Sekarang akan dipelajari menentukan sisa pembagian suatus uku
banyak oleh pembagi berbentuk kuadrat, dimana bentuk kuadaratnya dapat

dinyatakan dalam faktor-faktor linear.

Contoh :

1. Suatu suku banyak f(x) jika dibagi dengan x-1 sisanya 3 dan jika dibagi x + 2

sisanya 6. Tentukan sisanya jika f(x) dibagi dengan x2 + x – 2!

Jawb :

f(x) dibagi dengan x – 1 sisa 3 berarti f(1) = 3

f(x) dibagi dengan x+2 sisa 6 berarti f(-2) = 6

Pembagi x2 + x – 2 difaktorkan menjadi :

(x – 1) (x + 2) = 0

Misalnya sisa baginya dalah :

S(x) = mx + n

Substitusi x = 1 dan x = - 2 ke S(x)

 Untuk x = 1  f(1) = S(1) = m(1) + n

3 = m + n ……………… (1)

 Untuk x = -2  f(2) = S(-2) = m(-2) + n

6 = -2m + n

-2m + n = 6 = 6 ………………… (2)

Eliminasi pers. (1) dan pers. (2) :

m + n = 3

-2m + n = 6 -

3m = -3

m = -1

Substitusi m = -1 ke pers. (1) Maka sisa pembagiannya adalah :

m +n =3 S(x) = mx + n
-1 + n = 3 S(x) = -1(x) + 4

n=4 S(x) = -x + 4

Teorema Faktor
Misalkan nilai suku banyak f(k) = 0 maka suku banyak f(x) bersia nol

apabila dibagi dengan x – k. Dengan demikian x – k dikatakan faktor dari f(x).

Maka teorema faktor tersebut adalah suku banyak f(x) mempunyai

faktor x – k jika dan hanya jika f(k) = 0.

Contoh :

1. Tunjukkan bahwa x – 3 merupakan faktor dari suku banyak :

f(x) = x3 – x2 – x – 15

Jawab :

f(x) = x3 – x2 – x – 15 , x - 3 x=3

1 -1 -1 -15

x=3 3 6 15 +

1 2 5 0 sisa

Oleh karena f(3) = 0 maka x-3 merupakan faktor dari suku banyak

f(x) = x3 – x2 – x – 15 atau :

Perkalian faktornya

x3 – x2 – x – 15 = (x – 3) (x2 + 2x + 5)

2. Tunjukkan bahwa x + 2 adalah faktor dari suku banyak :

f(x) = x4 + 3x3 + 4x2 + 8x + 8

Jawab :

f(x) = x4 + 3x3 + 4x2 + 8x + 8 , x - 3 x=3

1 3 4 8 8
x=3 -2 -2 -4 -8 +

1 1 2 4 0 sisa

Oleh karena f(-2) maka x + 2 merupakan faktor dari suku banyak :

f(x) = x4 + 3x3 + 4x2 + 8x + 8 atau :

Perkalian faktornya :

x4 + 3x3 + 4x2 + 8x + 8 = (x + 2) (x3 + x2 + 2x + 4)

3. Tentukan nilai a jika x + 2 adalah faktor dari f(x) = x3 – 2x2 + ax + 20

x3 – 2x2 + ax + 20

Jawab :

f(x) = x3 – 2x2 + ax + 20 x+2 x = -2

= (-2)3 – 2(-2)2 + a(-2) + 20

= -8 – 8 + (-2a) + 20

= 4 – 2a oleh karena sia = 0 maka diperoleh

4 – 2a = 0

-2a = -4
-4
a = =2
-2

Menentukan faktor-faktor dai suatu


suku banyak

Contoh :
1. Carilah faktor-faktor dari suku banyak f(x) = x3 – 13x + 12 kemudian tulis

dalam perkalian faktornya.

Jawab :

f(x) = x3 – 13x + 12

Faktor-faktor dari 12 = + 1 , + 2 , + 3 , + 4 , + 6 , + 12  k

 Untuk k = - 1  f(-1) = (-1)3 – 13(-1) + 12

= -1 + 13 + 12

= 24 ≠ 0

Maka k = -1 berarti x + 1 bukan faktor dari f(x)

 Untuk k = 1  f(1) = (1)3 – 13(1) + 12

= 1 - 13 + 12

= 0≠0

Maka k = 1 berarti x - 1 merupakan faktor dari f(x)

Sintetikkanlah f(x)

f(x) = x3 – 13x + 12 , untuk x = 1

f(x) = x3 + 0x - 13x + 12 , untuk x = 1

1 0 -13 12

x=1 1 1 -12 +

1 1 -12 0 sisa

Hasil bagi (H(x)) = x2 + x – 12

Maka perkalian faktor dari f(x) adalah :

x3 – 13x + 12 = (x – 1) (x2 + x – 12)

= (x – 1) (x – 3) (x + 4)
2. Tentukan faktor linear dari suku banyak f(x) = x 3 – 5x2 + 11x – 10 kemudian

nyatakan dalam perkaian faktornya!

Jawab :

f(x) = x3 – 5x2 + 11x – 10

Faktor-faktor dari 10 = + 1 , + 2 , + 5 , + 10  k

 Untuk k = -1  f(-1) = (-1)3 – 5(-1)2 + 11(-1) – 10

= – 1 – 5 – 11 – 10 = - 27 ≠ 0

Maka k = -1 berarti x + 1 bukan faktor dari f(x)

 Untuk k = 1  f(1) = (1)3 – 5(1)2 + 11(1) – 10

= – 1 – 5 + 11 – 10 =-3≠0

Maka k = 1 berarti x - 1 bukan faktor dari f(x)

 Untuk k = -2  f(-2) = (-2)3 – 5(-2)2 + 11(-2) – 10

= – 8 – 20 – 22 - 10 = - 60 ≠ 0

Maka k = -2 berarti x + 2 bukan faktor dari f(x)

 Untuk k = 2  f(2) = (2)3 – 5(2)2 + 11(2) – 10

= 8 - 20 + 22 - 10 = 0≠0

Maka k = 2 berarti x - 2 merupakan faktor dari f(x)

Sintetikanlah f(x)

f(x) = x3 – 5x2 + 11x - 10 , untuk x = 1

f(x) = x3 - 5x + 11x - 10, untuk x = 1

1 -5 -11 -10

x=1 2 -6 10 +

1 -3 5 0 sisa

Hasil bagi (H(x)) = x2 – 3x + 5


Maka perkalian faktor dari f(x) adalah :

x3 – 5x2 + 11x – 10 = (x – 2) (x2 – 3x + 5)