Anda di halaman 1dari 7

23

BAB V

HASIL DAN PEMBAHASAN

5.1. Hasil Penelitian

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis tentang “Gambaran

Pengetahuan Ibu tentang Klimakterium pada Usia 40 – 50 tahun di Pasar II

Sudirejo Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang Tahun 2011”.

Tabel 5.1.1. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pengetahuan Ibu


Tentang Klimakterium Pada Usia 40 – 50 Tahun di Pasar II
Sudirejo Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang Tahun
2011

No. Pengetahuan Frekuensi Persentase


1. Baik 7 23,33%
2. Cukup 9 30%
3. Kurang 14 46,66%
Total 30 100%

Analisa Data :
Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden yang

berpengetahuan baik sebanyak 7 orang (23,33%), yang berpengetahuan cukup

sebanyak 9 orang (30%), dan yang berpengetahuan kurang sebanyak 14 orang

(46,66%).

23
24

Tabel 5.1.2. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Umur

No. Umur Frekuensi Persentase


1. 40 – 45 17 56,66%
2. 46 – 50 13 43,33%
Total 30 100%

Analisa Data :
Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden yang

berumur 40 – 45 tahun sebanyak 17 orang (56,66%) dan yang berumur 46 – 50

tahun sebanyak 13 orang (43,33%).

Tabel 5.1.2. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir

No. Pengetahuan Frekuensi Persentase


1. SD 5 16,66%
2. SMP 8 26,66%
3 SMA 12 40%
4. D - III 3 10%
5. Sarjana 2 6,66%
Total 30 100%

Analisa Data :
Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden yang

berpendidikan SD sebanyak 5 orang (16,66%), yang berpendidikan SMP

sebanyak 8 orang (26,66%), yang berpendidikan SMA sebanyak 12 orang

(40%), yang berpendidikan D-III sebanyak 3 orang (10%) dan yang

berpendidikan Sarjana sebanyak 2 orang (6,66%).


25

5.2. Pembahasan

Setelah dilakukan penelitian yang berjudul “Gambaran Pengetahuan Ibu

Tentang Klimakterium pada Usia 40 – 50 Tahun di Pasar II Sudirejo Kecamatan

Namorambe Kabupaten Deli Serdang Tahun 2011” dengan jumlah responden 30

orang maka diperoleh :

5.2.1. Tingkat Pengetahuan Responden

Dari hasil penelitian diperoleh responden yang berpengetahuan

baik sebanyak 7 orang (23,33%), berpengetahuan cukup sebanyak 9

orang (30%) dan pengetahuan kurang sebanyak 14 orang (46,66%).

Hal ini sesuai dengan pendapat Notoatmodjo (2007) yang

mnegatakan bahwa pengetahuan adalah hasil tahu setelah seorang

melakukan penginderaan, penciuman, rasa dan raba. Sebagian besar

pengetahuan diperoleh dari umur dan pendidikan.

Oleh karena itu, penulis berasumsi dengan mayoritas pengetahuan

ibu tentang klikmaterium pada usia 40 – 50 tahun dengan kriteria kurang

yang artinya ibu kurang mengerti dalam menghadap masalah-masalah

menjelang usia klimakterium (pre-menopause). Hal ini dikarenakan ibu

yang mayoritas pendidikannya masih rendah dan kurang membaca atau

mencari informasi khususnya tentang kesehatan yang berhubungan

dengan klimakterium.
26

5.2.2. Berdasarkan Umur

Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ibu yang berumur 40 – 45

tahun sebanyak 17 orang (56,66%) dan yang berumur 46 – 50 tahun

sebanyak 13 orang (43,33%).

Menurut Notoatmodjo (2007), bahwa umur merupakan variabel

yang selalu diperhatikan dalam penyelidikan-penyelidikan. Angka-angka

kesakitan maupun kematian di dalam kejadian hampir semua

menunjukkan hubungannya dengan umur.

Menurut asumsi penulis bahwa umur seseorang bisa mempengaruhi

tingkat pengetahuan karena umur yang masih muda biasanya daya ingat

juga akan semakin meningkat, tetapi pada kenyataannya berdasarkan

penelitian ibu-ibu yang berpengetahuan baik tidak berdasarkan umur, hal

ini mungkin kurangnya informasi tentang masalah menghadapi masa

klimakterium (pre-menopause).

5.2.3. Berdasarkan Pendidikan

Dari hasil penelitian yang diperoleh dari 30 responden,

diketahui berdasarkan pendidikan SD sebanyak 5 orang (16,66%),

pendidikan SMP sebanyak 8 orang (26,66%), pendidikan SMA

sebanyak 12 orang (40%), pendidikan D-III 3 orang (10%) dan

pendidikan sarjana 2 orang (6,66%).

Menurut Notoatmodjo (2007) bahwa pendidikan adalah suatu

proses belajar yang berarti di dalam pendidikan itu terjadi proses


27

pertumbuhan, perkembangan atau perubahan ke arah yang lebih dewasa,

lebih baik dan lebih matang pada diri individu atau masyarakat.

Menurut asumsi penulis, pendidikan merupakan sarana

penyampaian ilmu sehingga seseorang yang memiliki pendidikan akan

memiliki pengetahuan yang lebih baik. Akan tetapi, seseorang yang

memiliki pendidikan tinggi belum tentu memiliki pengetahuan yang baik

jika tidak dimanfaatkan dengan baik.


28

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

Dari hasil penelitian yang dilakukan mengenai “Gambaran Pengetahuan Ibu

Tentang Klimakterium pada Usia 40 – 50 Tahun di Pasar II Sudirejo Kecamatan

Namorambe Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang Tahun 2011”

didapatkan kesimpulan sebagai berikut :

6.1. Kesimpulan

6.1.1. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa dari mayoritas responden

yang berpengetahuan kurang 14 orang (46,66%), yang

berpengetahuan cukup 9 orang dan berpengetahuan baik sebanyak 7

orang (23,33%).

6.1.2. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa dari mayoritas responden

yang berumur 40 – 50 tahun sebanyak 17 orang (56,66%), dan yang

berumur 46 – 50 tahun sebanyak 13 orang (43,33%).

6.1.3. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa dari mayoritas responden

yang berpendidikan SMA sebanyak 12 orang (40%), yang

berpendidikan SMP sebanyak 8 orang (26,66%), yang berpendidikan

SD sebanyak 5 orang (16,66%), yang berpendidikan D-III sebanyak 3

orang (10%) dan yang berpendidikan Sarjana sebanyak 2 orang

(6,66%).

28
29

6.2. Saran

6.2.1. Disarankan kepada ibu yang akan ataupun sudah mengalami

klimakterium (pre-menopause) harus berpikir positif dan tidak panik

atas perubahan yang terjadi pada tubuhkarena semua itu normal terjadi

pada setiap wanita.

6.2.2. Disarankan kepada tenaga kesehatan khususnya bisan diharapkan agar

mampu memberikan motivasi kepada ibu hal-halyang berhubungan

dengan pendidikan kesehatan khususnya mengenai klimakterium (pre-

menopause).

6.2.3. Diharapkan kepada ibu-ibu agar dapat menambah pengetahuannya

tentang kesehatan khususnya tentang klikmaterium, misalnya dengan

membaca majalan-majalah kesehatan.