Anda di halaman 1dari 7

BAB III

KERANGKA KONSEP

3.1. Kerangka Konsep

Adapun kerangka konsep dari penelitian ini yaitu gambaran pengetahuan ibu
hamil dalam menghadapi kehamilan yang akan dilakukan di Klinik Kec. Delitua
tahun 2011.

IBU HAMIL IBU HAMIL

3.2. Defenisi Operasional

3.2.1. Pengetahuan

Kemampuan seseorang dalam menanggapi suatu hal, sehingga orang tersebut

dapat menjawab dan menarik kesimpulan dari pernyataan dari pertanyaan

yang disajikan.

3.2.2. Ibu Hamil

Seorang wanita dimana di dalam kandungannya (rahim) terdapat janin yang

hidup.

3.2.3. Depresi Kehamilan

Gangguan jiwa yang sama sepertihalnya pada depresi yang terjadi pada orang

awam secara umum, pada kejadian depresi akan terjadi perubahan abnormal.
BAB IV

METODE PENELITIAN

4.1. Jenis Penelitian

Penelitian ini bersifat deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana

tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya mengkonsumsi zat besi selama

kehamilan di klinik Tanjung Deli Tua Tahun 2011.

4.2. Lokasi dan Waktu Penelitian

4.2.1. Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian dilakukan di Klinik Tanjung Delitua Tahun 2011.

4.2.2. Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2011.

4.3. Populasi dan Sampel

4.3.1. Populasi

Populasi adalah keseluruhan objek penelitian apabila seseorang ingin

meneliti semua elemen yang ada dalam wilayah penelitiannya merupakan

penelitian populasi.

Populasi dalam penelitian ini adalah ibu – ibu hamil yang datang ke

Klinik Tanjung Delitua Tahun 2011.


4.3.2. Sampel

Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti apabila kita

bermaksud untuk menggeneralisasikan hasil penelitian sampel. Teknik

pengambilan sampel dalam penelitian metode Accidental Sampling yaitu

mengambil sampel yang kebetulan ada (Notoatmodjo, 2005).

Sampel yang diambil adalah 30 orang ibu hamil dan memiliki kriteria

sebagai berikut :

a. Mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik.

b. Dapat membaca dan menulis.

c. Bersedia menjadi responden.

4.4. Pertimbangan Etik

1. Peneliti mendapat rekomendasi dari Direktris Akademi Kebindan Deli Husada

Delitua.

2. Peneliti meminta izin kepada pemilik Klinik Tanjung untuk melakukan

penelitian dengan memberikan rekomendasi dari Direktris Akademi

Kebidanan Program D-III Kebidanan Deli Husada Delitua.

3. Lembar persetujuan penelitian diberikan kepada responden yang akan diteliti,

tujuannya untuk memberikan kebebasan kepada responden peneliti untuk

menemukan sendiri keiikutsertaannya dalam penelitian agar responden

mengetahui maksud dan tujuan peneliti.


4. Kuesioner yang digunakan oleh peneliti diberikan kepada responden yang

akan diteliti setelah responden menandatangani lembar persetujuan menjadi

responden.

5. Rahasia responden juga sangat diperhatikan dengan mencantumkan nomor

urut responden pada lembar kuesioner serta hanya peneliti yang mempunyai

akses terhadap informasi tersebut.

4.5. Instrumen Penelitian.

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa alat pengumpulan data

berupa kuesioner yang dibuat oleh peneliti sendiri. Instrumentasi ini dibagi menjadi 2

bagian, pertama adalah data demografi berisi nomor urut, umur, pendidikan terakhir

dan sumber informasi. Bagian kedua berisi jumlah pernyataan yang dapat digunakan

untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya mengkonsumsi

zat besi selama kehamilan, bagian ini terdiri dari 20 pernyataan dengan tipe pilihan

jawaban “Benar” atau “Salah”.

Untuk menilai pernyataan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya

mengkonsumsi zat besi digunakan kuesioner tertutup yang sudah disediakan

jawabannya. Penelitian menilai jawaban responden pada kuesioner dengan

menggunakan skala Guttman dimana responden memberikan tanda checklist (v).

Pada salah satu jawaban yang dianggap paling tepat. Adapun klasifikasi pernyataan

terdiri dari penyataan tentang pengertian zat besi sebanyak 3 butir terdiri dari nomor

(1,2,3) dampak kekurangan zat besi sebanyak 5 butir dari nomor (4,5,6,7,8) pengaruh

zat besi sebanyak 4 butir terdiri dari nomor (9,10,11,12) kebutuhan zat besi sebanyak
4 butir terdiri dari nomor (13,14,15,16), sumber zat besi sebanyak 4 butir terdiri dari

nomor (17,18,19,20). Pernyataan positif terdiri dari 11 butir peryataan yaitu

(1,2,4,6,8,10,12,14,16,18,20) dan pernyataan negatif sebanyak 9 butir pernyataan

terdiri dari nomor (3,5,7,9,11,13,15,17,19). Kuesioner terdiri dari 20 pernyataan

untuk pernyataan positif bila jawaban “benar” skornya I, dan bila jawabannya “salah”

skor 0, dan untuk pernyatan negatif bila jawaban “benar” skornya 0 dan bila jawaban

“salah’ skornya 1. total skor terendah yang diperoleh 0 dan total skor tertinggi 20.

Semakin tinggi skor semakin baik pengetahuan responden.

Untuk menentukan total skor dari setiap pengetahuan responden dan

persentase digunakan rumus :

Jumlah Jawaban Yang Benar


__________________________ x 100 %
Jumlah Soal

4.6. Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan permohonan

izin pelaksanaan penelitian kepada ibu hamil yang datang di Klinik Tanjung Delitua.

Setelah mendapat izin kemudian peneliti menjelaskan tujuan penelitian kepada

responden dan bila responden setuju untuk menjadi sampel penelitian, maka peneliti

mengajukan surat persetujuan responden untuk ditanda tangani. Setelah itu peneliti

menjelaskan cara pengisian kuesioner kepada responden dan mengingatkan

responden untuk mengisi kuesioner secara teliti dan cermat serta tidak ada

terlewatkan. Peneliti juga mengingatkan untuk mengisi kuesioner sesuai dengan apa

yang dialami/dilakukan oleh responden. Setelah diisi, kuesioner dikumpulkan


kembali oleh peneliti dan diperiksa kelengkapannya. Apabila ada kuesioner yang

tidak lengkap maka diselesaikan saat itu juga.

4.7. Aspek Pengukuran

Aspek pengukuran dilakukan berdasarkan jawaban yang diberikan responden

terhadap semua pernyataan pengetahuan yang diberikan, pengukuran diukur dengan

menggunakan skala Guttman dengan memberi skor terhadap jawaban responden pada

pernyataan positif dan pernyataan negatif.

Aspek kategori pengetahuan tentang pengukuran kriteria sebagai berikut :

a. Baik : Bila skor 76 % - 100 % (jika responden

menjawabn penyataan dengan benar 16-20).

b. Cukup : Bila skor 56 % - 75 % (jika responden menjawab

pernyataan dengan benar 11 – 15).

c. Kurang : Bila skor < 56 % (jika responden menjawab benar

1-10 pernyataan).

4.8. Pengolahan dan Analisis Data

4.8.1. Pengolahan Data

Dalam proses pengolahan data terdapat langkah – langkah yang harus

ditempuh diantaranya. :

1. Editing

Editing adalah sebelum data diolah, data tersebut perlu diedit atau data yang telah

dikumpul perlu dibaca sekali lagi dan diperbaiki.


2. Coding

Coding adalah data yang dikumpulkan dapat berupa angka, kalimat pendek atau

panjang ataupun hanya “ya” atau “tidak”

3. Tabulating membuat tabulasi termasuk dalam kerja memproses data, membuat

tabulasi adalah tidak lain menggunakan data ke dalam tabel – tabel yang

mengatur angka – angka sehingga dapat dihitung jumlah kasus dalam berbagai

kategori (Nazir, 2005).

4.8.2. Analisa Data

Dalam penelitian ini menggunakan analisa deskriptif yang disajikan dalam bentuk

tabel distribusi frekuensi dari variabel yang diteliti yang digunakan untuk melihat

tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya mengkonsumsi zat besi selama

kehamilan di Klinik Tanjung Delitua Tahun 2011.