Anda di halaman 1dari 9

TUGAS MAKALAH : KONTRAK FORWARD

MATA KULIAH : INSTRUMEN DERIVATIF KEUANGAN


Sebagai pra-syarat kelulusan dalam mata kuliah Instrumen Derivatif Keuangan

DISUSUN OLEH : KIKI ANDRIAN SYAFEI (43115110128)


Kontrak serah atau yang dalam bahasa asing disebut forward contract adalah suatu
persetujuan antara dua belah pihak untuk menjual atau membeli suatu aset (atau bentuk
apapun juga) di suatu waktu yang telah ditetapkan sebelumnya. Oleh karena itu, tanggal
penjualan dan tanggal penyerahan barang dilakukan berbeda. (Wikipedia)

KONTRAK FORWARD, FUTURES, DAN SWAP


1. Kontrak Forward
Kontrak forward adalah suatu kontrak di mana kedua belah pihak yaitu pembeli dan penjual
bernegosiasi dan menandatangani kontrak tertulis yang berisi kesanggupan kedua belah pihak
untuk memperjualbelikan suatu komoditi atau aset tertentu (dalam jumlah dan kualitas
tertentu), pada tingkat harga tertentu di kemudian hari. Mekanisme ini ditujukan untuk
mengurangi risiko ketidakpastian harga komoditi atau aset tertentu di masa datang. Instrumen
forward merupakan instrumen keuangan derivatif yang paling tua. Kontrak forward berbeda
dengan kontrak spot dalam hal penyerahan barangnya. Kontrak spot memiliki arti harga
berlaku saat ini dan penyerahan barang dilakukan pada saat ini juga sedangkan dalam kontrak
forward harga ditetapkan saat ini tetapi penyerahan barang dilakukan pada masa mendatang.

Jenis-jenis Kontrak Forward adalah sebagai berikut ini.


a) Currency Forward Contract
Dalam currency forward contract, maka suatu pihak wajib untuk membeli atau menjual mata
uang tertentu dengan nilai tukar tertentu, dalam jumlah tertentu, di tanggal yang sudah
ditentukan di masa depan.
Misalnya, perusahaan A (AS) punya piutang dari perusahaan B di Jepang sebesar 5 juta yen
dalam waktu 2 bulan mendatang. Tentunya ia tidak ingin nilai tukar yen merosot terhadap
dollar, karena jika demikian maka piutang yang diperolehnya jadi lebih rendah. Misalnya rate
yang digunakan dalam kontrak adalah sebesar 90 yen per dollar, maka perusahaan A
memperoleh kepastian untuk memperoleh cash flow sebesar 5 juta/90 yen = $55,555 di masa
depan. Jika di masa depan ternyata yen merosot jadi 100 yen per dollar, maka perusahaan A
tetap dapat menukar 5 juta yen yang diperolehnya dengan rate 90 yen per dollar.
b) Equity Forward Contract
Dalam equity forward contract, maka suatu pihak wajib membeli atau menjual instrumen
ekuitas ataupun indeks saham pada waktu tertentu di masa depan. Jenis kontraknya bisa
saham tertentu, portfolio maupun indeks.
Contoh dari equity forward contract ini adalah program share buyback yang sering terjadi di
pasar modal. Pada program ini, satu pihak berjanji untuk membeli kembali saham tertentu
dengan jumlah tertentu, pada harga tertentu di masa depan. Positifnya, ini mengantisipasi
kenaikan harga di masa depan, dan memberikan kepastian mengenai arus kas. Namun, jika
harga merosot maka karena terikat kontrak pihak tersebut mungkin akan terpaksa membeli di
atas harga pasar.

c) Commodity Forward Contract


Commodity forward contract adalah kontrak dengan underlying asset berupa komoditas
seperti minyak, emas, jagung, dan lainnya. Kontrak ini memungkinkan suatu pihak untuk
membeli atau menjual komoditas dengan harga tertentu di masa depan. Jadi, kontrak ini
mengantisipasi terjadinya perubahan harga di masa depan. Untuk produsen, kontrak ini
bermanfaat dalam mengurangi risiko jika harga komoditas menguat di masa depan.

d) Bond Forward Contract


Bond forward contract hampir serupa dengan equity forward contract, hanya saja obligasi
punya jatuh tempo, sehingga kontrak forward pasti kadaluarsanya sebelum tanggal jatuh
tempo. Obligasi yang umum dijadikan bond forward adalah T-bills yang dikeluarkan Depkeu
AS. Pada kontrak ini, satu pihak sepakat untuk membeli T-bills pada harga yang telah dipatok
saat ini, pada masa depan, sebelum tanggal jatuh tempo T-bills tersebut.

e) Interest Rate Forward Contract


Interest Rate Forward contract disebut juga dengan Forward Rate Agreement (FRA) dimana
underlying assets berupa pembayaran bunga dalam mata uang tertentu. Jadi, dalam FRA ini
merupakan kesepakatan untuk meminjamkan atau meminjam dana tertentu secara fixed rate.
Karakteristik Futures
· Ada beberapa kelemahan dari forward, yang pertama kontrak forward. Merupakan hasil
negosiasi langsung antara pihak pembeli dengan penjual forward. Mereka bertemu langsung
dan melakukan negosiasi. Jika terjadi kesepakatan, maka kontrak forward akan disepakati.
Pasar yang semacam itu sering disebut sebagai pasar over- the-counter.
· Kedua, pada kontrak forward, risiko default cenderung tinggi. Tingginya risiko default
tersebut disebabkan oleh dua faktor, yang pertama, risiko dalam kontrak forward
diakumulasikan sampai jatuh tempo. Faktor kedua, counterparty merupakan perusahaan
biasa, perusahan bisa secara umum mempunyai risiko default yang lebih tinggi dibanding
dengan lembaga pemerintah atau semi pemerintah.
· Kelemahan dari kontrak forward:
- Kurang likuid karena kontrak relatif kurang terstandardisir
- Risiko default cenderung tinggi
· Futures didesain untuk mengurangi kelemahan forward, desain futures tersebut:
- Standarisasi kontrak
- Mekanisme marketing to market (penyesuaian terhadap harga pasar) setiap hari dan
perdagangan yang dilakukan melalui bursa.

Hedging dengan futures


· Futures mempunyai struktur pay-off yang sama dengan forward. Misal kita membeli S
forward, maka posisi tersebut sama dengan membeli futures. Pay-off semacam itu
mempunyai karakteristik garis miring 45 derajat dengan slope +1.
· Hedging dengan futures dengan demikian pada dasarnya sama dengan hedging dengan
forward. Perbedaannya adalah timing aliran kas. Jika pada forward semua kas diselesaikan
pada0akhir periode, maka pada futures aliran kas tersebut bisa muncul setiap hari. Hal
semacam itu disebabkan karena adanya mekanisme daily mark to market. Jika tingkat bunga
meningkat, nilai obligasi akan turun, tapi futures obligasi akan memperoleh keuntungan.
kerugian dari posisi spot obligasi bisa dikompensasi oleh keuntungan dari posisi futures
obligasi.

Risiko Basis
Hedging juga memiliki risiko dimana tidak bisa dilakukan sempurna (tidak bisa
dikompensasi 100% keuntungan) pada kontrak Futures. Mengapa?

 Aset yang di hedge tidak sama dengan aset yang menjadi underlying asset dari
futures.
Contoh: Kita ingin menghedge risiko harga bahan bakar pesawat (avtur), tetapi futures avtur
tidak tersedia. Lalu kita mencari komoditas yang pergerakannya mirip dengan avtur yaitu
minyak tanah. Kita bisa menghedge risiko perubahan harga avtur dengan futures minyak.

 Ada kemungkinan bahwa jatuh tempo aset spot dengan futures tidak sama.
Misal : kita akan membayar $ bulan Mei, kemudian futures jatuh tempo pada bulan April.
 Pasar futures dengan pasar spot merupakan pasar yang berbeda dengan mekanisme
yang berbeda juga.

Konsekuensi risiko basis adalah jumlah futures yang dibeli tidak akan sama dengan jumlah
(nilai) eksposur yang dihedge.
Maka, perlu dihitung minimum Variance Hedge Ratio :
h* = r (SS / SF)
r = korelasi antara perubahan harga aset spot dengan perubahan harga futures.
SS = standar deviasi perubahan harga aset spot.
SF = standar deviasi perubahan harga futures.

Terdapat ciri-ciri dari Kontrak Futures yaitu :

1. Daily resettlement (penentuan harga setiap hari) dan penempatan margin (sejumlah
kecil deposito sebagai jaminan) diperlukan.
2. Penjual dan pembeli harus bertemu (bandingkan dengan kontrak forward yang
dinegosiasikan lewat telpon) sehingga diperlukan suatu lantai bursa (disebut pit).
3. Ukuran kontrak dan tanggal penyerahan telah distandardisasi.
4. Spekulasi publik yang berkualitas didorong.
5. Mayoritas kontrak futures ditutup lewat revarshing trades sehingga penyerahan tidak
pernah dilakukan.

Kelebihan dan Kekurangan Kontrak Futures

1. Kelebihan
2. Lebih kecilnya kontrak futures dan adanya kebebasan melikuidasi kontrak setiap
waktu sebelum jatuh tempo.
3. Kontrak Futures yang diperdagangkan di pasar yang terorganisir dan jelas.
4. Kekurangan
5. Keterbatasan jumlah mata uang yang diperdagangkan.
6. Terbatasnya tanggal penyerahan.
7. Kakunya jumlah kontrak mata uang yang diserahkan.
Karakteristik kontrak Futures berbeda dengan kontrak Forward, karena :

1. Kontrak Futures diperdagangkan langsung antara dua pihak yang saling bertemu,
sedangkan kontrak Forward diperdagangkan melalui telepon.
2. Transaksi Futures dieksekusi oleh para pialang dan kontrak Futures harus
terstandardisasi, sedangkan kontrak forward dirancang sesuai keinginan pemesannya.

Kontrak forward diimplementasikan menggunakan kurs forward (forward rate). Kurs


forward mewakili kurs penukaran valuta pada suatu waktu di masa depan. Jika sebuah
perusahaan multinasional memperkirakan akan adanya kebutuhan atau penerimaan suatu
valuta asing tertentu di masa depan, perusahaan tersebut dapat melakukan kontrak forward
untuk mengunci kurs pembelian atau penjualan valuta tersebut. Strategi ini digunakan untuk
berlindung dari kemungkinan valuta yang dimaksud mengalami depresiasi di kemudian hari.

Beberapa keuntungan yang ditimbulkan dalam penggunaan forward contract yakni; (i)
adanya keluwesan yang dimiliki oleh kontrak tersebut ,yaitu dengan mengijinkan pembeli
untuk mendapatkan valuta asing pada setiap hari selama beberapa hari sebelum periode
kontrak, (ii) kontrak forward dengan bank dapat dibuat untuk setiap jumlah yang diinginkan
sedangkan untuk kontrak futures dan opsi valuta, jumlah nilai kontrak dan tanggal jatuh
tempo telah terstandarisasi, tidak fleksibel seperti kontrak forward, (iii) selain itu kontrak
forward memiliki jangka waktu kontrak maksimum yang relatif panjang, (iv) selain itu, di
pasar forward tidak terdapat aturan formal dan universal untuk melakukan penyesuaian
terhadap simpanan karena fluktuasi kurs spot mendatang yang diharapkan dan nilai kontrak
forward.

Perbandingan Produk Derivatif

Ada perbedaan mendasar antara menggunakan kontrak forward dan opsi untuk keperluan
hedging. Kontrak forward didesain untuk menetralisir resiko dengan memastikan harga yang
akan dibayar atau diterima oleh sang hedger terhadap suatu aset pokok. Sedangkan opsi,
menyediakan jaminan atau insurance. Keduanya menawarkan suatu cara bagi investor untuk
memproteksi nilai investasinya dari pergerakan harga yang ekstrim di waktu mendatang.
Spekulator

Kita sekarang mempertimbangkan bagaimana futures dan options dapat digunakan oleh
spekulator. Seorang hedger ingin menghindari kerugian dari pergerakan harga aset yang
tidak diinginkan. Sedangkan seorang spekulator berharap dapat mengambil posisi dalam
suatu situasi tertentu di pasar dengan cara mempertaruhkan harga aset akan naik atau turun

Kontrak forward negotiable definisinya hampir sama dengan kontrak forward biasa,
namun perbedaannya tanpa warkat, bisa dipindahtangankan, dialihkan ke pihak lain tanpa
mendapat izin dari pihak penjual atau penerbitnya.

Kontrak forward negotiable bukan merupakan kontrak berjangka, sebab dibuat di luar bursa
oleh dua pihak yang saling mengenal dan nilai penjualan sudah diterima penuh oleh pihak
penjual dan tidak ada margin dalam hal ini.

Instrumen investasi ini harus pasti diselesaikan dengan serah-terima fisik. Kontrak produk ini
juga bukan resi gudang, sebab saat terjadi jual-beli belum ada barang yang akan diserahkan.

Produk ini tidaklah menyerupai surat utang, karena pembeli tidak menerima kembali uangnya
dari penjual, melainkan berupa barang sebagaimana yang tercantum dalam kontrak forward
itu.

Bukan juga sebagai string contract, sebab bisa dipindahtangankan tanpa persetujuan kedua
belah pihak.

Sebuah perusahaan Amerika membeli tekstil dari Inggris dengan harga £ 1,000,000.- yang
jatuh tempo dalam waktu 90 hari. Importir tersebut mengambil posisi “SHORT” pound.
Harga pound saat ini adalah US$ 1.71, maka si importer dapat menjaga pembayaran yang
harus dia lakukan dengan membeli 90 hari forward contract yang harganya pada saat ini
adalah £ 1 = US$ 1.72.-.

Jika harga spot saat kontrak jatuh tempo adalah US$ 1.75, maka forward contract untung
sebesar US$ 30,000.- yakni £ 1,000,000 x (US$ 1.75 – US$ 1.72) = US$ 30,000.-.

jika harga pada saat jatuh tempo adalah US$ 1.70 maka importer rugi sebesar £ 1,000,000 x
(US$ 1.72 US$ 1.70) = US$ 20,000.-.
Referensi :

 Wikipedia
 https://www.scribd.com/doc/285115679/Bab-2-Kontrak-Forward-Dan-Opsi
 https://www.scribd.com/doc/80454583/Penilaian-Kontrak-Forward