Anda di halaman 1dari 2

PEMERIKSAAN ANTI HIV DENGAN

REAGEN VIKIA
No. Dokumen : SPO/PKF /PT/011
No. Revisi : 0
SOP Tanggal Terbit : 03 Januari 2017
Halaman : 1/2
UPTD
dr. Rosy Damayanti
PUSKESMAS NIP. 19720103 200604 2 012
TERISI

1. Pengertian Pemeriksaan Anti HIV adalah pemeriksaan untuk mengetahui


adanya antibodi terhadap virus HIV

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah prosedur pemeriksaan


HIV
3. Kebijakan Keputusan Kepala UPTD PUSKESMAS TERISI No. 138/SK/KA-
PKM.TRS/I/2017tgl. 03-01-2017 tentang jenis pemeriksaan lab.
4. Referensi 1. UU RI No. 36 th 2009 tentang Kesehatan
2. Kepmenkes RI No. 364/Menkes/SK/III/ 2003 tentang
Laboratorium Kesehatan
3. Kepmenkes RI No. 298/Menkes/SK/III/2008 tentang Pedoman
Akreditasi Laboratorium Kesehatan
4. Kit Insert Biomeriux vikia Anti HIV
5. Prosedur A. Persiapan alat dan bahan
1. Serum/plasma / darah lengkap
2. Reagen Anti HIV vikia
3. Timer
B Langkah – langkah prosedur
1. Cara kerja
a. Petugas membiarkan reagen pada suhu kamar
b. Petugas membuka kemasan lalu memberi identitas
c. Petugas menggunakan disposable droper yang tersedia
pada kit
d. Petugas meneteskan 3 tetes serum/plasma ke lubang
sampel (S)
e. Petugas menjalankan timer, tunggu dan biarkan menyerap
f. Petugas membaca hasil dalam waktu 15-20 menit
B. Interpretasi Hasil
a. Positif : terbentuk dua atau tiga garis pada zona garis
test dan
kontrol
b. Negatif : hanya terdapat satu garis pada zona kontrol
c. Invalid : jika tidak terdapat garis yang muncul

Pemeriksaan Anti HIV No. Dokumen : No. Revisi : 0 Halaman :


UPTD
dengan Reagen VIKIA SPO/PKF/PT/011 2/2
PUSKESMAS
TERISI

6. Diagram alir

Reagen diberi ID Teteskan 3 tetes


sampel

Baca hasil dalam


Catat hasil 15-20 menit

1. Koordinator Pelayanan Klinis


7. Unit Terkait
2. Klinik Lotus
8. Dokumen Buku register HIV (R-HIV 005)
Terkait

9. Rekaman
No Yang di ubah Isi Perubahan Tanggal
Historis
mulai
Perubahan
diberlakukan