Anda di halaman 1dari 1

AHMAD FAIZ FIKRI

8A

Kurangnya Kebhinekaan di Indonesia


Indonesia adalah Negara yang penuh dengan Keberagaman.
Keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia menjadikan Indonesia Negara
yang kaya akan segala hal. Dimulai dari Kebudayaan, Adat Istiadat,
Agama, Ras, Suku Bangsa dan yang lainnya. Keberagaman yang ada
memicu adanya semboyan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Menurut
buku yang ditulis oleh Vina Dwi Laning (2008), Bhinneka Tunggal Ika
Tesis
adalah satu-satunya semboyan bangsa Indonesia untuk tetap bersatu di
tengah keragaman. Istilah Bhinneka Tunggal Ika telah ada sejak zaman
raja-raja terdahulu. Bhinneka Tunggal Ika berarti “berbeda-beda tetapi
tetap satu jua” hal itu yang mengikat keberagaman Indonesia dan
diharapkan mampu untuk mempersatukan keberagaman yang dimiliki
oleh Indonesia.

Pada kenyataannya Bhinneka Tunggal Ika yang diharapkan dapat


mempersatukan bangsa Indonesia belum dimanfaatkan dengan baik.
Jutaan masyarakat Indonesia dengan fikiran yang berbeda-beda, sering
dilanda konflik karena perbedaan yang dimiliki. Perbedaan yang dimiliki
memang banyak dan sulit untuk disatukan. Menjaga persatuan dan
kesatuan penting adanya. Oleh karena itu, rasa Bhinneka Tunggal Ika
harus ditumbuhkan kepada setiap-setiap warga Indonesia, terlebih
Indonesia yang mempunyai keanekaragaman. Diibaratkan dengan lidi
dalam sapu. Satu lidi tidak akan bisa untuk membersihkan kotoran
dilantai. Namun, menjadi berbeda ketika ratusan lidi bersatu padu Argumentasi
membersihkannya. Menghadapi perbedaan secara sendiri-diri akan terasa
berat, tetapi menjadi ringan jika kita mengatasi masalah tersebut secara
bersama-sama.

Kurangnya kesadaran akan pentingnya rasa Kebhinekaan yang


menyebabkan munculnya berbagai macam konflik di Indonesia. Hal itu
perlu diberi solusi agar kedepannya krisis Bhinneka Tunggal Ika tidak
akan terjadi. Rasa saling menghargai akan mengikis perbedaan yang
menjadi konflik antara keanekaragaman yang dimiliki oleh Indonesia.

Untuk mengatasi permasalahan kurangnya kebhinnekaan di


Indonesia, cara yang dapat dilakukan adalah dengan menghargai satu
sama lain. Menghargai satu sama lain akan membuat perbedaan tidak Penegasan
menjadi penghalang namun menjadi pemersatu antara perbedaan. Ketika Ulang
seseorang sudah bisa menghargai perbedaan, ia akan bijak untuk
menanggapi dan tidak emosi dalam menanggapi suatu masalah
perbedaan.