Anda di halaman 1dari 2

MODUL 1

Arti dan Peran Penting Penelitian

Arti metodologi penilitian dapat dapat dijabarkan menjadi beberapa kata. Yang pertama,
method yang memiliki arti sebagai cara atau prosedur. Kedua, logos yang berarti ilmu. Ketiga,
Re-search yang berarti mencari kembali. Sehingga dapat disimpulkan secara sederhana arti
dari metodologi penelitian adalah ilmu yang membahas tentang prosedur pencarian kembali
terhadap sesuatu hal.

Pencarian kembali dilakukan sebagai bentuk konsekuensi dari sifat dasar manusia yaitu human
inquairy yaitu rasa ingin tahu yang besar. Pencarian kembali dilakukan terhadap kejadian yang
telah berlalu untuk melihat dampaknya terhadap masa yang akan datang. Sifat human inquairy
ini menghasilkan beberapa pertanyaan yang terdiri dari 5W + 1H.

Sesuatu hal dapat dijadikan sebagai alasan dilakukannya penelitian salah satunya adalah ketika
terdapat konflik yang terjadi. Ketika A ≠ B maka terdapat konflik atau permasalahan yang
terjadi sehingga dapat dijadikan sebagai alasan dilakukannya penelitian. Namun, tidak
selamanya penelitian dilakukan setelah menemukan adanya permasalahan. Misal, penelitian
dapat dilakukan untuk membandingkan antara satu entitas dengan entitas lainnya.

Di dunia ini terdapat dua jenis sifat pengetahuan, yaitu pengetahuan yang dapat diperdepatkan
dan tidak dapat diperdebatkan. Pengetahuan yang tidak dapat diperdebatkan adalah agama,
dogma atau doktrin, dan norma. Sedangkan pengetahuan yang dapat diperdebatkan adalah
sains, sehingga dalam penelitian hal-hal yang berkaitan dengan sains dapat dijadikan sebagai
bahan penelitian.

Berikut adalah tahapan melakukan metode ilmiah:

Konflik

Scientific Execution

Scientific method

Research
Penelitian ilmiah memiliki ciri – ciri : (1) sistematis, (2) logis, (3) empiris. Sebuah penelitian
harus terstruktur untuk mencapai tujuan dilakukannya penelitian tersebut. Suatu metode yang
bersistem yaitu mempunya tata cara dan tata urutan dan bentuk kegiatan yang jelas dan runtut.
Bersifat logis yang artinya penelitian dilakukan dengan alasan yang masuk akal dan
menggunakan prinsip-prinsip yang dapat diterimma akala atau dapat dinalar. Sifat empiris
artinya penelitian dilakukan berdasarkan bukti yang tersedia secara fakta atau didukung realitas
di alam nyata. Dengan demikian, penelitian merupakan suatu proses yang sistematis, logis dan
empiris untuk mencari kebenaran ilmiah atau pengetahuan ilmiah.