Anda di halaman 1dari 28

BIODATA

Pasfoto
Ukuran
4x6 cm
(berwarna)

NAMA DOKTER MUDA : ………………......................................................


NIM : ….............………………………...……………..
TEMPAT/TANGGAL LAHIR : ……………………………………......................
ALAMAT : ……………………………………………..........
.……………………………………………………………..............................................

MULAI KEPANITERAAN KLINIK SENIOR ( KKS )


DI BAGIAN RADIOLOGI

TANGGAL : ..................……........s/d ……...........…………...


JUDUL REFERAT : ……………………………………......................
.................................……………………………………………………………………..
PEMBIMBING REFERAT : ……………………………….………………….

dimasandersge@yahoo.com 1
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb

Profesi kedokteran merupakan profesi yang penuh dengan tanggung jawab dan
merupakan profesi yang menuntut hubungan antar manusia yang baik sehingga
pendidikan profesi kedokteran harus bersifat paripurna yang meliputi aspek kognisi,
psikomotor dan afektif. Selain ketiga faktor ini, faktor komunikasi dan empati terhadap
penderita menjadi hal yang penting dewasa ini karena tuntutan masyarakat yang
semakin tinggi akan pelayanan kesehatan yang baik.
Sikap profesionalisme dokter selain dinilai dari tingkat keahliannya dalam
menganalisis suatu kasus juga akan dinilai dari kesadaran dia akan keterbatasannya
sehingga dia akan terus menerus menempa dirinya untuk menambah ilmu dan keahlian.
Bagian Radiologi Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati terus mencoba
mengembangkan pendidikan profesi sesuai dengan tuntutan kemajuan ilmu dan
kebutuhan kompetensi dasar yang dibutuhkan dokter dalam bidang ilmu Radiologi.
Buku panduan ini diterbitkan untuk memudahkan para peserta didik untuk
memperkirakan dan mengarahkan mereka apa saja yang harus dipelajari di Bagian
Radiologi sebagai bagian dari Program Pendidikan Profesi Dokter (P3D) secara
menyeluruh dan terintegrasi sehingga tercapai apa yang menjadi tujuan dari pendidikan
tersebut.

Bandar Lampung, 26 Februari 2012


Kepala Bagian/SMF Radiologi
Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

dimasandersge@yahoo.com 2
LAFAL SUMPAH DOKTER
Berdasarkan
SK.MENKES No. 434/Menkes/SK/X/1983

DEMI ALLAH SAYA BERSUMPAH BAHWA


Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan perikemanusiaan.
Saya akan memelihara dengan sekuat tenaga martabat dan tradisi luhur jabatan
kedokteran
Saya akan menjalankan tugas saya dengan cara yang terhormat dan bersusila, sesuai
dengan martabat pekerjaan saya sebagai dokter
Saya akan menjalankan tugas saya dengan mengutamakan kepentingan masyarakat
Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan
karena keilmuan saya sebagai dokter.
Saya tidak akan mempergunakan pengetahuan kedokteran saya untuk sesuatu yang
bertentangan dengan perikemanusiaan sekalipun diancam.
Saya akan menghormati setiap hidup insani mulai dari saat pembuahan.
Saya akan senantiasa mengutamakan kesehatan penderita
Saya akan berikhtiar dengan sungguh-sungguh supaya saya tidak terpengaruh oleh
pertimbangan keagamaan, kebangsaan, kesukuan, perbedaan kelamin, politik
kepartaian atau kedudukan sosial dalam menunaikan kewajiban terhadap penderita.
Saya akan memberikan kepada guru-guru saya penghormatan dan pernyataan terima
kasih selayaknya.
Saya akan perlakukan teman sejawat saya sebagaiman saya sendiri ingin diperlakukan.
Saya akan mentaati dan mengamalkan Kode Etik Kedokteran Indonesia.
Saya ikrarkan sumpah ini dengan sungguh-sungguh dan dengan mempertaruhkan
kehormatan diri saya.

dimasandersge@yahoo.com 3
DAFTAR ISI

BIODATA MAHASISWA/DOKTER MUDA ............................................. 1


KATA PENGANTAR .................................................................................... 2
LAFAL SUMPAH DOKTER ........................................................................ 3
DAFTAR ISI .................................................................................................... 4
I. KEGIATAN UMUM
A. UMUM ........................................................................................................ 5
B. KONSULTASI DIRUANG TINDAKAN RADIOLOGI ......................... 5
C. RUANGAN YANG HARUS DILALUI .................................................... 5
D. BUKTI KEHADIRAN/KEGIATAN............................................................ 6
II. KEGIATAN KHUSUS
A. RUANG PEMERIKSAAN X-RAY THORAX ................................. 7
B. RUANG KAMAR GELAP ( PROSESING FILM ) ......................... 7
C. RUANG PEMERIKSAAN X-RAY KEPALA DLL................................ 7
D. RUANG TINDAKAN ............................................................................ 7
E. RUANG PEMERIKSAA CT SCAN........................................................... 8
F. RUANG USG .............................................................................................. 8
G. RUANG MRI ............................................................................................... 8
H. JADWAL KEGIATAN ILMIAH ................................................................ 9
I. PERSYARATAN UJIAN FINAL ................................................................ 9
III. EVALUASI ................................................................................................ 11
IV. TABEL PEMERIKSAAN
1.1 KEGIATAN ILMIAH : KULIAH PENGANTAR..................................... 12
1.2 KEGIATAN DI KAMAR GELAP .................................................... 13
1.3 KEGIATAN DI RUANG PEMERIKSAAN X-RAY KONVENTIONAL
THORAX ....................................................................................... 14
1.4 KEAHLIAN KHUSUS YANG DIKERJAKAN ..................................... 15
1.5 KEGIATAN DI RUANG EXTREMITAS, SCHEDELL DLL................ 16
1.6 KEGIATAN DI RUANG TINDAKAN ……………………………...... 17
1.7 KEGIATAN DI RUANG CT SCAN …………..………………......... 18
1.8 KEGIATAN DI RUANG USG ...…………………................... 19
1.9 KEGIATAN DI RUANG MRI…………………………………………… 20
1.10 KEGIATAN BED SIDE TEACHING…………………………..…....... 21
1.11 KEGIATAN CLINICAL SCIENCE SEASON………………………… 22
1.12 KEGIATAN : DI RS JEJARING ............................................................. 23
V. MATERI POKOK BAHASAN ILMU RADIOLOGI ......................... 27

dimasandersge@yahoo.com 4
I. KEGIATAN UMUM

A. UMUM
1. Setiap Dokter Muda wajib memakai jas klinik dan badge nama
2. Membawa peralatan: stetoskop, alat tulis, penggaris, buku kegiatan KKS
3. Mengisi buku absen harian
4. Bagi Dokter Muda yang berhalangan hadir pada kegiatan KKS, harus melapor
kepada Koordinator Pendidikan S-1 Bagian Ilmu Radiologi (Kodik S-1 IPD)
dengan membawa surat keterangan dan alasan yang dapat diterima secara tertulis
dan mengganti sesuai dengan jumlah hari ketidakhadirannya tersebut.

B. KONSULTASI PENDERITA DI RUANG TINDAKAN


RADIOLOGI
1. Setiap mendapat giliran diruang tindakan Dokter Muda harus melapor kepada
dokter jaga yang bertugas dengan menunjukkan permintaan foto, melaporkan vital
sign, hasil laboratorium yang ada, menunjukkan foto polos yang telah dibuat oleh
radiografer .
2. Pasien/penderita dengan kondisi gawat harus dilaporkan segera kepada dokter
jaga .

C. RUANGAN YANG HARUS DILALUI


1. Ruang Pemeriksaan X-Ray konventional ( Thorax )
2. Kamar Gelap
3. Ruang Pemeriksaan X-Ray konventional (Kepala, Extremitas, abdomen,
Vertebrae, dll)
4. Ruang Pemeriksaan Tindakan
5. Ruang Pemeriksaan CT Scan
6. Ruang Pemeriksaan USG
7. Ruang Pemeriksaan MRI

dimasandersge@yahoo.com 5
D. BUKTI KEHADIRAN / KEGIATAN
1. Masa Kepaniteraan Klinik Senior Ilmu Radiologi 4 minggu
2. Setiap hari Dokter Muda mengisi daftar kehadiran yang akan diperiksa oleh
dokter jaga Radiologi
3. Hari Kerja :
- Senin s/d Kamis , pukul : 08.00 s/d 16.45 WIB
- Jumat, pukul : 08.00 s/d 16.30 WIB
4. Mengisi jenis kegiatan KKS dan minta di paraf oleh pembimbing/dokter
ruangan/dokter jaga Radiologi setiap hari saat bertugas ( pada saat jam kerja ).

dimasandersge@yahoo.com 6
II. KEGIATAN KHUSUS

A. RUANG PEMERIKSAAN X-RAY KONVENTIONAL ( THORAX )


1. Melakukan anamnesis dan memperhatikan lembar permintaan dari dokter
poliklinik atau ruangan.
2. Melihat dan memperhatikan positioning pasien pada saat dilakukan
pemeriksaan
3. Membaca hasil gambar radiologi, membuat diskripsi, diagnosis radiologi
atas bimbingan dokter konsulen radiologi yang bertangung jawab pada
pembacaan foto thorax.

B. KAMAR GELAP ( PROSESING FILM )


1. Melakukan pemberian labelling pada film
2. Melakukan pencucian film yang telah diekspose dengan prosesing automatis di
Kamar Gelap atas bimbingan konsulen Radiologi .
3. Melakukan pengisian kasete dengan film yang baru dibawah bimbingan
konsulen Radiologi

C. RUANG PEMERIKSAAN X-RAY KONVENTIONAL (KEPALA,


EXTREMITAS, ABDOMEN, VERTEBRAE, DLL)
1. Melakukan anamnesis dan memperhatikan lembar pemeriksaan dari dokter
poliklinik atau ruangan.
2. Melihat dan meperhatikan positioning pada saat dikalukan pemeriksaan
3. Membaca hasil gambar radiologi, membuat diskripsi, diagnosis radiologi atas
bibingan dokter konsulen radiologi yang bertanggung jawab pada foto
tersebut.

D. RUANG TINDAKAN
1. Melakukan anamnesis dan memperhatikan lembar permintaan dari dokter
poliklinik atau ruangan.

dimasandersge@yahoo.com 7
2. Melakukan pemeriksaan fisik atas bimbingan dokter konsulen radiologi
3. Memperhatikan cara mempersiapkan pasien tindakan radiologi yang
menggunakan bahan kontras.
4. Melihat dan meperhatikan positioning pada saat dikalukan pemeriksaan atas
bimbingan konsulen Radiologi.
5. Melakukan tindakan medis jika telah diizinkan dan mendapat supervisi dari
konsulen Radiologi (misalnya: pemasangan infus, injeksi bahan kontras , dll)
6. Membaca hasil gambar radiologi, membuat diskripsi, diagnosis radiologi atas
bimbingan dokter konsulen radiologi yang bertanggung jawab pada foto
tersebut.

E. RUANG PEMERIKSAAN CT SCAN


1. Melakukan anamnesis dan memperhatikan lembar permintaan dari dokter
poliklinik atau ruangan dengan bimbingan dokter konsulen radiologi yang
bertugas di CT Scan.
2. Memperhatikan cara pembuatan gambar CT scan
3. Memperhatikan cara mempersiapkan pasien pada pemeriksaan CT scan dengan
menggunakan bahan kontras.
4. Membaca hasil gambar CT scan kepala, abdomen dll dengan bimbingan
konsulen radiologi yang bertanggung jawab pada pemeriksaan CT scan.

F. RUANG USG
1. Melakukan anamnesis dan memperhatikan lembar permintaan dari dokter
poliklinik atau ruangan dengan bimbingan dokter konsulen radiologi yang
bertugas di Ruang USG.
2. Memperhatikan cara mempersiapkan pasien pada pemeriksaan USG dengan
bimbingan dokter konsulen radiologi.
3. Memperhatikan cara pembuatan gambar USG abdomen, gynecologi dan obstetri
dalam upaya menentukan diagnosa atas bimbingan dokter konsulen radiologi.

dimasandersge@yahoo.com 8
G. RUANG MRI
1. Melakukan anamnesis dan memperhatikan lembar permintaan dari dokter
poliklinik atau ruangan.
2. Memperhatikan cara mempersiapkan pasien yang akan dilakukan MRI dengan
bimbingan dokter konsulen radiologi.
3. Membaca hasil gambar MRI dibawah bimbingan dokter konsulen radiologi
yang bertugas membaca MRI.
H. JADWAL KEGIATAN ILMIAH
1. MINGGU I :
a. Kuliah Pengantar termasuk Radioterapi
b. Pre test
c. Rotasi di Kamar Gelap dan proteksi Radiasi
d. Diskusi dengan dokter konsulen Radiologi
2. MINGGU II :
a. Rotasi di Ruang Foto Thorax dan Pemeriksaan Foto extremitas, kepala
dll
b. Diskusi dengan dokter konsulen Radiologi.
3. MINGGU III :
a. Rotasi di Ruang Tindakan radiologi
b. Diskusi dengan dokter konsulen Radiologi
c. Referat kelompok.
4. MINGGU IV :
a. Rotasi di Ruang USG, CT Scan, MRI
b. Diskusi dengan dokter konsulen radiologi
c. Ujian akhir / post test.
5. Dokter Muda secara kelompok melaporkan segera kepada Kodik S-1 IPD pada
minggu I KKS untuk mendapat kasus/referat serta pembimbingnya agar dapat
dipresentasikan sesuai jadwal yang telah ditentukan
6. Waktu yang diberikan untuk mempersiapkan karya ilmiah maksimal 2 minggu
dari judul/kasus diberikan oleh pembimbing, referensi minimal 10 buah serta dari
text book edisi terakhir dan jika jurnal masa terbit kurang dari 5 tahun terakhir

dimasandersge@yahoo.com 9
7. Jika tugas diserahkan melewati batas waktu yang telah ditentukan, maka karya
tulis ilmiah akan mempengaruhi nilai selama KKS.

I. PERSYARATAN UJIAN AKHIR (FINAL)


1. Masa kehadiran KKS sekurang-kurangnya 99%
2. Jika berhalangan harap segera memberi laporan tertulis kepada Kodik S1
Radiologi.
3. Sudah menyerahkan :
a. Pas Foto berwarna 4 x 6 cm sebanyak 3 lembar , 3 x 4 cm sebanyak 2
lembar
b. Melengkapi data- data yang pada buku panduan kegiatan kepaniteraan
Klinik Senior (KKS) di Bagian Radiologi.

4. Sudah mengikuti Pre-test dan memenuhi jumlah kasus yang harus didapatkan.
5. Sudah mempresentasikan Diskusi kasus / Referat yang telah ditentukan

Catatan: ( sesuai buku panduan Program Pendidikan Dokter 2004 - 2005)


a. Apabila sampai akhir minggu ke – 4 Dokter Muda belum dapat memenuhi
persyaratan untuk menempuh ujian KKS, maka pada minggu ke – 4 Dokter Muda
harus sudah pindah ke Bagian lain
b. Bagi Dokter Muda yang meninggalkan Kepaniteraan Klinik berlaku ketentuan
sebagai berikut:
- Bila tanpa pemberitahuan dan keterangan jelas, Dokter Muda diharuskan
mengulang kepaniteraan klinik seluruhnya sesudah siklus tersebut.
- Bila dengan izin (Rektor/Dekan/Kepala Bagian/Dokter) berlaku ketentuan:
1. < setengah masa KKS, maka harus mengulang setengah masa (2
minggu)
2. > setengah masa KKS, maka harus mengulang penuh
3. Pengulangan dilakukan pada akhir siklus kepaniteraan klinik
c. Bila Dokter Muda 2 (dua) kali meninggalkan kegiatan kepaniteraan disuatu
Bagian, maka yang bersangkutan akan dikeluarkan dari kepaniteraan yang sedang
dijalaninya.

dimasandersge@yahoo.com 10
III. EVALUASI

1. Pada akhir kepaniteraan klinik akan ditentukan apakah Dokter Muda lulus atau
tidak lulus berdasarkan evaluasi, yaitu:
a. - Pre- Test
- Pos-Test
- Presentasi Ilmiah
b. Evaluasi ruangan ( Harian ) :
- Knowledge
- Attitude
- Skill
2. Dokter Muda yang tidak lulus ujian lebih dari 3 kali, maka ujian berikutnya
dilakukan bersama-sama oleh tim komisi yang terdiri dari staf yang ditunjuk
Bagian, Dosen penasehat akademik dan pimpinan Fakultas Kedokteran Unsyiah.

dimasandersge@yahoo.com 11
dimasandersge@yahoo.com 12
BIDANG PENDIDIKAN DOKTER
BAGIAN RADIOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN UNMAL

1.2 KEGIATAN SELAMA DI RUANG GELAP


JENIS POLIKLINIK/ TGL PARAF
NO NAMA MED REC
PEMERIKSAAN/FOTO RUANG/IGD PERIKSA PEMBIMBING
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

dimasandersge@yahoo.com 13
BIDANG PENDIDIKAN DOKTER
BAGIAN RADIOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN UNMAL

1.3 KEGIATAN DI RUANG PEMERIKSAAN X- RAY KONVENSIONAL THORAKS


TGL PARAF
NO JENIS KASUS NAMA MED REC
PERIKSA PEMBIMBING
1 Proses Spesifik pada Paru
2 Pneumonia
3 Bronkopneumonia
4 Atelektasis
5 Pleural effuse
6 Pneumothoraks
7 Tumor Paru
8 Bronkhitis
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

dimasandersge@yahoo.com 14
BIDANG PENDIDIKAN DOKTER
BAGIAN RADIOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN UNMAL

1.4 KEAHLIAN KHUSUS YANG DIKERJAKAN


JENIS TGL PARAF
NO NAMA PASIEN MED REC
TINDAKAN/PERASAT PERIKSA PEMBIMBING
1 Menyunyikkan obat kontras
IV/SC serta skin test
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

dimasandersge@yahoo.com 15
BIDANG PENDIDIKAN DOKTER
BAGIAN RADIOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN UNMAL

1.5 KEGIATAN DI RUANG PEMERIKSAAN X- RAY KONVENSIONAL (Ekstremitas, Kepala dll)


JENIS POLIKLINIK/ TGL PARAF
NO NAMA MED REC
PEMERIKSAAN/FOTO RUANG/IGD PERIKSA PEMBIMBING
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

dimasandersge@yahoo.com 16
BIDANG PENDIDIKAN DOKTER
BAGIAN RADIOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN UNMAL

1.6 KEGIATAN DI RUANG PEMERIKSAAN TINDAKAN


JENIS POLIKLINIK/ TGL PARAF
NO NAMA MED REC
PEMERIKSAAN/FOTO RUANG/IGD PERIKSA PEMBIMBING
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

dimasandersge@yahoo.com 17
BIDANG PENDIDIKAN DOKTER
BAGIAN RADIOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN UNMAL

1.7 JENIS KASUS PADA RUANG PEMERIKSAAN CT SCAN


JENIS POLIKLINIK/ TGL PARAF
NO NAMA MED REC
PEMERIKSAAN/FOTO RUANG/IGD PERIKSA PEMBIMBING
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

dimasandersge@yahoo.com 18
BIDANG PENDIDIKAN DOKTER
BAGIAN RADIOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN UNMAL

1.8 JENIS KASUS PADA RUANG PEMERIKSAAN USG


JENIS POLIKLINIK/ TGL PARAF
NO NAMA MED REC
PEMERIKSAAN/FOTO RUANG/IGD PERIKSA PEMBIMBING
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

dimasandersge@yahoo.com 19
BIDANG PENDIDIKAN DOKTER
BAGIAN RADIOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN UNMAL

1.9 JENIS KASUS PADA RUANG PEMERIKSAAN MRI


JENIS POLIKLINIK/ TGL PARAF
NO NAMA MED REC
PEMERIKSAAN/FOTO RUANG/IGD PERIKSA PEMBIMBING
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

dimasandersge@yahoo.com 20
BIDANG PENDIDIKAN DOKTER
BAGIAN RADIOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN UNMAL

1.10 KEGIATAN : BED SIDE TEACHING


PARAF
NO HARI/TANGGAL JAM TOPIK PENYAJI
PEMBIMBING
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

dimasandersge@yahoo.com 21
BIDANG PENDIDIKAN DOKTER
BAGIAN RADIOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN UNMAL

1.11 KEGIATAN : CLINICAL SCIENCE SESSION


PARAF
NO HARI/TANGGAL JAM TOPIK PENYAJI
PEMBIMBING
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

dimasandersge@yahoo.com 22
dimasandersge@yahoo.com 23
V. MATERI POKOK BAHASAN ILMU RADIOLOGI

POKOK SUB POKOK TUJUAN PEMBELAJARAN


No
BAHASAN BAHASAN KHUSUS
1 2 3 4
1 Anamnesis dan 1. Anamnesis Setelah mengikuti stase di Bagian
pemeriksaan 2. Pemeriksaan Radiologi, mahasiswa akan dapat
fisik Fisik melakukan anamnesis, pemeriksaan
fisik dengan benar
2 X-Ray 1. Foto Schedell Setelah mengikuti stase di Bagian
Konventional ( Skull ) radiologi X-Ray konventional
Kepala - Fracture mahasiswa mampu :
- Foto dengan TIK • Menyebutkan jenis foto shedell,
meningkat ( SOL ) mendiskripsikan anatomi foto
schedell dan kelainan-
kelainannya, menegakkan
diagnosis fracture dan SOL
melalui foto schedell dengan
2. Foto SPN ( Water’s, benar
Caldwell, Skull • Mendiskripsikan jenis foto SPN
Lateral ) dengan posisi-posisinya,
- Sinusitis menegakkan dianosis fracture
- Fracture os os zygomaticus, Le Fort,
Zygimaticus fracture os nasalis, mampu
- Le Fort menegakkan diagnosis sinusistis
- Fracture os Nasalis dengan benar
3. Foto Mastoid
( Schuller,
Stenverse ) • Mengetahui jenis foto Mastoid
- Mastoiditis dan posisinya, mendiskripsikan
kelainan serta mendiagnosa
4. Foto Mandibula Mastoiditis dengan benar
• Mengenal jenis foto mandibula
5. Foto Orbita dengan benar
6. Foto TM Joint • Mengenal foto orbita dengan
benar
7. Basis Cranii
• Mengenal foto TM Joint dengan
benar
• Mengenal foto basis cranii
dengan benar

3. X-Ray 1. Foto Thorax Setelah mengikuti stase di X-Ray


Konventional AP/PA / Lateral: konventional Thorax ,mahasiswa
Thorax - Proses Spesifik akan dapat :
- Pneumonia • Mengenal, mendiskripsikan,
- menjelaskan jenis foto thorax
Bronchopneumonia AP/PA/Lat

dimasandersge@yahoo.com 24
- Atelektasis • Mengenal dan mediskripsikan
- Pleural Effusi gambaran radiologi serta
- Pneumothorax menegakkan diagnosis ,
- Tumor paru dan menjelaskan pathologi dan
mediastinum pathofisiologi proses spesifik
- Bronchitis dengan baik dan benar
• Mengenal dan mendiskripsikan
gambaran radiologi pneumonia,
bronchopneumonia, atelektais,
effusi pleura, pneumothorax,
tumor paru, bronchitis dan
mediastinum dengan baik dan
benar.
2. Top Lordotik • Mengenal jenis foto top lordotik
dengan baik dan benar
4 X-Ray 1. BNO ( Foto polos Setelah mengikuti stase di X-Ray
Konventional Abdomen ) Konventional abdomen mahasiswa
Abdomen - Urolithiasis akan dapat :
- Ileus • Mengenal, mendiskripsikan foto
- Cholelithiasis polos abdomen atau BNO,
- Benda Asing menegakkan diagnosis
Urolithiasis, Ileus,
Cholelithiasis dan bendasiang
secara radiologis dengan baik
dan benar
2. Foto Abdomen 3
Posisi • Mengenal, mendiskripsikan
- Ileus kelainan pada foto abdomen 3
- posisi, mendiagnosa ileus
Pneumoperitoneum obstruktis dan paralitik,
- Peritonitis pneumpperitoneum serta
peritonitis secara radiologis
dengan baik dan benar.
3. Knee Chest
position • Mengetahui tehnik pemeriksaan
- Atresia Ani dan pembacaan foto Knee chest
position.

5 X-Ray 1. Foto cervical. Setelah mengikuti stase di X-Ray


konventional - Fracture konventional foto Vertebrae ,
Vertebrae - Penyakit mahasiswa akan dapat :
degeneratif • Menentukan jenis foto vertebrae
2. Thoracolumbalis • Mendiskripsikan kelainan pada
- Fracture foto vertebrae
- Skoliosis • Menentukan diagnosa secara
- Osteoporosis radiologis kelainan yang ada di
- Spondylitis vertebrae

dimasandersge@yahoo.com 25
- Metastase • Menentukan pemeriksaan
3. Lumboscaral radiologi lanjutan untuk
- Fracture membantu menegakkan
- Osteoporosis diagnosa kelainan di vertebrae
- Spondylosis
deforman
- Spondylolisthesis
- Kelainan
congenital
6. X-Ray 1. Extremitas Setelah mengikuti stase di X-Ray
Konventional Superior konventional foto extremitas ,
Ekstremitas 2. Extremitas mahasiswa akan dapat :
Inferior • Menentukan jenis foto pada
- Fracture setiap regio di extremitas
- Dislokasi sendi superior dan inferior.
- Artritis • Mendiskripsikan kelainan pada
- Osteomielitis foto ekstremitas superior dan
- Tumor tulang inferior
primer • Menentukan diagnosa secara
- Metastase di radiologis kelainan yang ada di
tulang ekstremitas superior dan inferior
- Kelainan • Menentukan pemeriksaan
congenital radiologi lanjutan untuk
membantu menegakkan
diagnosa kelainan di ektremitas
superior dan inferior.
7 X-Ray 1. IVP ( Exkretory Setelah mengikuti stase di X-Ray
konventional Urografi ) konventional kontras, mahasiswa
dengan kontras 2. Uretrografi akan dapat :
3. Cystografi • Mengatahui dan mengerti
4. Bipolar Uretra- persiapan pasien yang akan
cystografi diperiksa dengan menggunakan
5. Cavernosografi bahan kontras.
6. APG • Mengetahui dan memahami
7. RPG tehnik pemeriksaan dengan
8. Oesofagografi menggunakan bahan kontras
9. Maag • Mengetahui dan memahami
Duodenografi indikasi dan kontra indikasi
10. OMDF (UGI pemeriksaan dengan
study) menggunakan bahan kontras.
11.Ba. Follow • Membaca hasil pemeriksaan
Through IVP, Colon in loop, cystografi,
12. Colon in loop uretrografi dan bipolar
13. Lopografi cystouretrografi normal serta
14. Appendicografi dapat mengetahui kelainannya .
15. • Mengetahui tehnik
Histerosalphyngo- pemeriksaan dan menentukan
grafi ( HSG )

dimasandersge@yahoo.com 26
16. Myelografi / indikasi serta kontra indikasi,
caudografi pemeriksaan kontras yang
17. Arthografi lainnya.

8 Ultrasonografi 1. USG Abdomen Setelah mengikuti stase Ruang


2. USG USG bagian Radiologi, mahasiswa
Gynecology dapat :
3. USG Obstetri • Mempersiapkan pasien yang
4. USG Kepala akan dilakukan pemeriksaan
bayi USG.
5. USG Orbita • Mengetahui indikasi
6. USG Doppler pemeriksaan USG.
• Mengikuti demostrasi
pemeriksaan USG Abdomen,
Gynecology, Obstetri, Kepala
Bayi, Doppler.

9 Interventional 1. Arteriografi Setelah mengikuti stase di


Radiology - Seldinger Tehnik Interventional Radiology
- DSA mahasiswa dapat:
(Digital Mengatahui persiapan, tehnik
Substraction pemeriksaan, indikasi dan kontra
Angiografi ) indikasi pemeriksaan interventional
2. Plebografi radiology
3. Lymphografi
4. Guiding Biopsi
10 CT Scan 1. CT Scan Kepala Setelah mengikuti stase Ruang CT
2. CT Scan Scan, mahasiswa dapat :
Abdomen • Mempersiapkan pasien yang
3. CT Scan Thorax akan dilakukan pemeriksaan CT
Scan.
• Mengetahui indikasi
pemeriksaan CT Scan.
• Mengetahui tehnik pemeriksaan
CT Scan
• Mengetahui dan memahami
hasil CT Scan kepala normal
serta kelainannya
• Mengatahui hasil CT Csan
abdomen dan thorax

11. MRI 1. MRI Kepala Setelah mengikuti stase Ruang


2. MRI Vertebra MRI bagian Radiologi, mahasiswa
3. MRI sendi dapat :
• Mempersiapkan pasien yang
akan dilakukan pemeriksaan
MRI.

dimasandersge@yahoo.com 27
• Mengetahui indikasi
pemeriksaan MRI.
• Mengatahui hasil MRI kepala,
Vertebra dan sendi.
12. Nuclear Skintigrafi Setelah mengikuti stase bagian
Medicine Radiologi, mahasiswa dapat :
• Mengetahui indikasi
pemeriksaan Skintigrafi
• Mengetahui jenis, kegunaan,
tehnik pemeriksaan skintigrafi.

13. Radioterapi 1. NPC Setelah mengikuti stase bagian


2. Ca Mamma Radiologi, mahasiswa dapat :
3. Ca Cervix • Mengetahui indikasi pemakaian
4. Ca Paru Radioterapi
5. Uterus • Mengetahui jenis, kegunaan,
tehnik Radioterapi

dimasandersge@yahoo.com 28