Anda di halaman 1dari 29

LAPORAN

STUDY WISATA KE JAKARTA - BOGOR


(05 Mei s/d 07 Mei 2018)

Laporan Study Wisata ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk
mengikuti Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN) di SMP Negeri 1
Kedungreja, Tahun Pelajaran 2018 / 2019

Disusun oleh :
1. Lyra Aulia (8 C)
2. Ratna Wulandari (8 C)
3. Fajrin Trinanti (8 C)
4. Putri Ariri (8 C)
5. Laely Wiwin R (8 C)
6. Adi Tri N.. (8 C)
7. Alfi Mustakim (8 C)
8. Kevin Putra P. (8 C)
9. Warisman (8 C)
10. Andika Gilang (8 C)

SMP NEGERI 1 KEDUNGREJA


Jln. Panisihan No.05, Tambakreja-Kedungreja-Cilacap 53263
2018
PENGESAHAN

Karya Tulis ini telah disetujui dan disahkan sebagai laporan study wisata ke
kota Jakarta-Bogor, sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Sekolah (US)
dan Ujian Nasional (UN) di SMP Negeri 1 Kedungreja, tahun pelajaran
2018/2019, disahkan pada :

Hari :
Tanggal :

Mengetahui :

Kepala Sekolah Pembimbing

Sudarna, S.Pd Ester Diah Utami, S.Pd___


NIP : 196109081986011003 NIP : 19790310 201001 2012

ii
MOTTO

 Pendidikan merupakan perlengkapan paling baik untuk hari tua.


 Kesuksesan selalu disertai dengan kegagalan.
 Untuk mendapatkan kesuksesan, keberanianmu harus lebih besar daripada
ketakutanmu.
 Sukses tidak diukur menggunakan kekayaan, sukses adalah pencapaian yang
kita inginkan.
 jangan pernah takut melangkah, karena jarak 1000 mil dimulai dari satu
langkah.

iii
PERSEMBAHAN

Karya tulis ini kami persembahkan kepada :


1. Bapak Sudarna, S.Pd, selaku Kepala SMP Negeri 1 Kedungreja.
2. Ibu Ester Diah Utami, S.Pd, selaku pembimbing
3. Bapak/Ibu guru dan staf TU atau karyawan SMP Negeri 1 Kedungreja
4. Dan adik-adik kelas 7 SMP Negeri 1 Kedungreja yang kami sayangi
5. Semua pembaca karya tulis ini yang budiman.

iv
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat
dan hidayah-Nya, kami dapat menyusun dan menyelesaikan karya tulis ini. Kami
menyusun karya tulis ini dengan tujuan agar semua siswa dapat mengetahui ‘’
Ilmu Pengetahuan “ dengan metode itulah siswa dapat meningkatkan belajar.
Dengan kesempatan ini kami mengucapkan banyak terimakasih atas
bimbingan semua pihak sehinggga dapat menyelesaikan karya tulis ini. Maka dari
itu kami mengucapkan terimakasih kepada:

1. Kepala SMP Negeri 1 Kedungreja, Bapak Sudarna, S.Pd


2. Pembimbing kami, Ibu Ester Diah Utami, S.Pd

Sebelum dan sesudahnya kami mengucapkan permohonan maaf apabila


dalam penulisan karya tulis ini ada kekeliruan dan atas perhatiannya kami
ucapkan -terimakasih.

Kedungreja, 10 Mei 2018

Penulis

v
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ………………………….……………........................ i


PENGESAHAN ………………………….…………… ............................... ii
MOTTO ……………………………………………………. ...................... iii
PERSEMBAHAN ..……………………… ................................................... iv
KATA PENGANTAR … .............................................................................. v
DAFTAR ISI ……………………………………… ..................................... vi
BAB I PENDAHULUAN ………………………………………. ............... 1
A. Latar Belakang …………..…………..…….. ............................. 1
B. Tujuan Penyusunan ……………..…………….. ....................... 1
C. Metode Laporan……………..…………….. ............................. 1
BAB II ISI LAPORAN……………………………………………………… 2
A. Masjid Istiqlal ………………………………….………… ........ 2
B. Monas ………………………………….………… .................... 3
C. Kebun Raya Bogor ………………………………….………… 5
D. Lubang Buaya………………………………….………… ........ 6
E. Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ………………….………… 9
F. Ocean Dream Samudera (ODS )………………………………… 12
G. Dunia Fantasi (Dufan)……..….……………… ….. ................... 14
BAB III PENUTUP………………….…………….. .................................... 17
A. Kesimpulan………………………….…………….………….... 17
B. Saran….………………….………….. ........................................ 17
DAFTAR PUSTAKA…….………………………… ................................... ` 18
LAMPIRAN-LAMPIRAN

vi
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Hal-hal yang melatar belakangi Study Wisata ke Jakarta-Bogor adalah :
1. Menambah wawasan kebudayaan bagi siswa.
2. Ingin mengetahui kebudayaan-kebudayaan Indonesia serta ikut
melestarikannya.
3. Ingin mengetahui lebih dalam tentang Masjid Istiqlal, Monas, Kebun Raya
Bogor, Lubang Buaya, TMII, ODS, Dufan.

B. Tujuan Penyusunan
Syarat untuk laporan study wisata ke Jakarta-Bogor SMP Negri 1
Kedungreja, tahun ajaran 2017/2018 yang bertujuan sebagai berikut :
1. Memberi pelajaran, dan gambaran penjelasan tentang Masjid Istiqlal,
Monas, Kebun Raya Bogor, Lubang Buaya, TMII, ODS, Dufan
2. Dokumen objek wisata yang kami kunjungi.
3. Menambah pengetahuan dimasa yang akan dating dan bagi pembaca Karya
Tulis ini.
4. Sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Sekolah (US) dan Ujian
Nasional (UN) di SMP Negeri 1 Kedungreja, tahun pelajaran 2018/2019

C. Metode Laporan
1. Metode Survey.
Metode survey yaitu metode yang dilaksanakan dengan cara melihat
langsung obyek wisata yang di tuju.
2. Metode Wawancara
Metode Wawancara yaitu metode yang kami lakukan dengan cara
mewawancarai langsung kepada pemandu yang ada dilokasi tersebut.
3. Metode Kepustakaan
Metode Kepustakaan yaitu metode informasi dengan cara mencari dan
membaca buku yang berhubungan dengan hal ini.

1
BAB II
ISI LAPORAN

Kegiatan Study Wisata SMP Negeri 1 Kedungreja dilaksanakan ke Jakarta-


Bogor pada tanggal 05 Mei sampai dengan 07 Mei 2018. Kegiatan tersebut
berdasarkan jadwal sebagai berikut :

A. Masjid Istiqlal
Masjid ini adalah masjid negara Republik Indonesia yang terletak di pusat
ibukota Jakarta. Masjid Istiqlal merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara.
Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia saat itu,
Ir. Soekarno di mana pemancangan batu pertama, sebagai tanda dimulainya
pembangunan Masjid Istiqlal dilakukan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 24
Agustus 1951. Arsitek Masjid Istiqlal adalah Frederich Silaban, seorang Kristen
Protestan. Di sini kami melaksanakan sholat subuh berjamaah dan melihat-lihat
pemandangan dan keindahan serta kemegahan Masjid ini.
Lokasi kompleks masjid ini berada di bekas Taman Wilhelmina, di timur
laut lapangan Medan Merdeka yang ditengahnya berdiri Monumen
Nasional (Monas). Di seberang timur masjid ini berdiri Gereja Katedral Jakarta.
Bangunan utama masjid ini terdiri dari lima lantai dan satu lantai dasar. Masjid
ini memiliki gaya arsitektur modern dengan dinding dan lantai berlapis marmer,
dihiasi ornamen geometrik dari baja antikarat.
Bangunan utama masjid dimahkotai satu kubah besar berdiameter 45 meter yang
ditopang 12 tiang besar. Menara tunggal setinggi total 96,66 meter menjulang di
sudut selatan selasar masjid. Masjid ini mampu menampung lebih dari dua ratus
ribu jamaah.
Selain digunakan sebagai aktivitas ibadah umat Islam, masjid ini juga
digunakan sebagai kantor berbagai organisasi Islam di Indonesia, aktivitas
sosial, dan kegiatan umum. Masjid ini juga menjadi salah satu daya
tarik wisata yang terkenal di Jakarta. Kebanyakan wisatawan yang berkunjung
umumnya wisatawan domestik, dan sebagian wisatawan asing yang beragama
Islam. Masyarakat non-Muslim juga dapat berkunjung ke masjid ini setelah

2
sebelumnya mendapat pembekalan informasi mengenai Islam dan Masjid
Istiqlal, meskipun demikian bagian yang boleh dikunjungi kaum non-Muslim
terbatas dan harus didampingi pemandu.
Pada tiap hari besar Islam seperti Ramadhan, Idul Fitri, Idul Adha, Tahun
Baru Hijriyah, Maulid Nabi Muhammad dan Isra dan Mi'raj, Presiden Republik
Indonesia selalu mengadakan kegiatan keagamaan di masjid ini yang disiarkan
secara langsung melalui televisi nasional (TVRI) dan sebagian televisi swasta.
Seusai kami melaksanakan sholat subuh berjamaah dan melihat-lihat
pemandangan dan keindahan serta kemegahan Masjid ini pada pukul 07.00
WIB, rombongan pergi meninggalkan Masjid Istiqlal untuk menuju ke Obyek
Wisata berikutnya yaitu Monas, namun sebelum Bus berangkat, rombongan
diadakan acara makan pagi dahulu di halaman masjid.

B. Monas
a. Lokasi
Monumen Nasional atau yang dikenal dengan Monas atau Tugu Monas
terletak di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, dibangun pada tahun 1960.
Monumen Nasional adalah salah satu dari monumen peringatan yang
didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia
melawan penjajah Belanda. Bentuk Tugu peringatan yang satu ini sangat
unik, merupakan batu obeliks yang terbuat dari marmer yang berbentuk
lingga yoni simbol kesuburan berdasarkan kebudayaan hindu. Tugu ini
menjulang setinggi 132 meter (versi lain mengatakan 137 meter
dihitung dengan tinggi ruang yang ada di bawah tanah 5 meter).

b. Dasar Dan Tujuan Pembangunan Monumen Nasional


Negara kesatuan Republik Indonesia yang memiliki wilayah dari
Sabang sampai dengan Marauke, diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus
1945 sebagai hasil perjuangan kemerdekaan rakyat Indonesia dari
penjajahan selama lebih kurang 350 tahun. Untuk mengenang dan
melestarikan kebesaran perjuangan bangsa Indonesia yang dikenal dengan
Revolusi Kemerdekaan Rakyat Indonesia 17 Agustus 1945 dan untuk

3
membangkitkan inspirasi dan semangat patriotisme bagi generasi sekarang
dan generasi mendatang, maka dibangunlah suatu tugu peringatan yang
kemudian dikenal sebagai Tugu Munumen Nasional (Monas).
Pembangunan Tugu Monumen Nasional atau Monas berdasarkan
keputusan Presiden RI Nomor 214 Tahun 1959 tanggal 30 Agustus 1959
tentang Pembentukan Panitia Monumen Nasional yang diketahui oleh
Kolonel Umar Wirahadikusumah, Komandan KMKB Jakarta Raya.
Pembangunan Tugu Monumen Nasional atau Monas baru terwujud
ketika Republik Indonesia genap berusia dua windu atas dasar gagasan
Presiden RI Pertama Ir. Soekarno, dan pemancangan tiang pertama sebagai
awal pembangunan Tugu Monas dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus
1961.Tugu Peringatan Nasional dibangun di areal seluas 80 hektar.
Tugu ini diarsiteki oleh Friedrich Silaban dan R. M. Soedarsono dan
penasehat konstruksi adalah Prof.Dr.Ir Roosseno.
Pembangunan monas dibiayai sebagian besar dari sumbangan
masyarakat bangsa Indonesia secara gotong royong dari mulai dibuka untuk
umum pada tanggal 18 Maret 1972 berdasarkan keputusan Gubernur KDKI
Kajarta Nomor Cb.11/1/57/72.Tugu Monas mulai dibangun17
Agustus 1961, dan diresmikan 12 Juli 1975 oleh Presiden Republik
Indonesia Soeharto dan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin.

c. Bagian – Bagian Monas


Monumen Nasional terdiri dari 4 bagian utama yaitu :
- Ruang museum sejarah, terdapat 51 jendela peraga (diorama) peristiwa
sejarah bangsa Indonesia sampai dengan orde baru.
- Ruang kemerdekaan, terdapat atribut kemerdekaan Republik Indonesia,
Peta kepulauan Republik Indonesia, Bendera Sang Saka Merah Putih,
Lambang Negara Bhineka Tunggal Ika, dan pintu Gapura yang berisi
Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
- Pelataran puncak, di pelataran ini, pengunjung dapat menikmati
pemandangan seluruh penjuru kota Jakarta di ketinggian 115 M dari
permukaan.

4
- Lidah api kemerdekaan, terdapat di pelataran puncak yang terbuat dari
perunggu seberat 14,5 ton dan berdiameter 6 m, terdiri dari 77 bagian
yang disatukan.

C. Kebun Raya Bogor


Pada tanggal 30 Mei 1868 Kebun Raya Bogor secara resmi terpisah
pengurusannya dengan halaman istana Bogor.Pada mulanya kebun ini hanya
akan digunakan sebagai kebun percobaan bagi tanaman perkebunan yang akan
diperkenalkan keHindia-Belanda(kiniIndonesia). Namun pada perkembangannya
juga digunakan sebagai wadah penelitian ilmuwan pada zaman itu (1880-
1905).Kebun Raya Bogor selalu mengalami perkembangan yang berarti di
bawah kepemimpinan Dr.Carl Ludwig Blume(1822), JE. Teijsmann dan
Dr.Hasskarl(zaman Gubernur Jenderal Vanden Bosch), J. E. Teijsmann
danSimon Binnendijk, Dr. R.H.C.C. Scheffer (1867), Prof. Dr.Melchior
Treub(1881), Dr.Jacob Christiaan Koningsberger(1904),Van den Hornett(1904),
dan Prof. Ir.Koestono Setijowirjo(1949), yang merupakan orang Indonesia
pertama yang menjabat suatu pimpin lembaga penelitian yang bertaraf
internasional.Pada saat kepemimpinan tokoh-tokoh itu telah dilakukan kegiatan
pembuatan katalog mengenai Kebun RayaBogor, pencatatan lengkap tentang
koleksitumbuh-tumbuhan Cryptogamae, 25 spesies Gymnospermae, 51 spesies
Monocotyle dan spesiesi cotyledonae Dicotyledonae, usaha pengenalan tanaman
ekonomi penting di Indonesia, pengumpulan tanam-tanaman yang berguna bagi
Indonesia (43 jenis, di antaranya vanili,kelapa sawit,kina,getah perca,tebu,ubi
kayu,jagung dari Amerika,kayu besi dari Palembang dan Kalimantan), dan
mengembangkan kelembagaan internal di Kebun Raya yaitu:
 Herbariu
 Museum
 Laboratorium Botani
 Kebun Percobaan
 Laboratorium Kimia
 Laboratorium Farmasi

5
 Cabang Kebun Raya diSibolangit, Deli Serdang dan
diPurwodadi,Kabupaten Pasuruan
 Perpustakaan Fotografi dan Tata Usaha
 Pendirian Kantor Perikanan dan Akademi Biologi (cikal bakalIPB).Kebun
Raya Bogor sepanjang perjalanan sejarahnya mempunyai berbagai nama
dan julukan, seperti :
 ’s Lands Plantentuin
 Syokubutzuer (zaman Pendudukan Jepang)
 Botanical Garden of Buitenzor
 Botanical Garden of Indonesia
 Kebun Gede
 Kebun Jodoh

D. Lubang Buaya
Lubang Buaya adalah sebuah tempat di kawasan Pondok Gede,
Jakarta yang menjadi tempat pembuangan para korban Gerakan 30
September pada 30 September 1965. Secara spesifik, sumur Lubang Buaya
terletak di Kelurahan Lubang Buaya di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Lubang Buaya pada terjadinya G30S saat itu merupakan pusat pelatihan
milik Partai Komunis Indonesia. Saat ini di tempat tersebut berdiri Lapangan
Peringatan Lubang Buaya yang berisi Monumen Pancasila,
sebuah museum diorama, sumur tempat para korban dibuang, serta sebuah
ruangan berisi relik.
Nama Lubang Buaya sendiri berasal dari sebuah legenda yang menyatakan
bahwa ada buaya-buaya putih di sungai yang terletak di dekat kawasan itu. Di
Lubang Buaya terdapat patung elang dan patung pahlawan, patung elang itu
sangat besar. Selain itu juga terdapat rumah yang di dalamnya ketujuh pahlawan
revolusi disiksa dan dibunuh. Terdapat mobil yang digunakan untuk mengangkut
orang-orang.

6
a. Monumen Pahlawan Revolusi
Monumen Pahlawan Revolusi dibangun atas gagasan Presiden ke-
2 Indonesia, Soeharto. Dibangun di atas tanah seluas 14,6 hektar. Monumen
ini dibangun dengan tujuan mengingat perjuangan para Pahlawan Revolusi
yang berjuang mempertahankan ideologi negara Republik
Indonesia, Pancasila dari ancaman ideologi komunis.
Keenam pahlawan revolusi tersebut adalah:
1) Panglima Angkatan Darat Letjen TNI Ahmad Yani,
2) Mayjen TNI R. Suprapto
3) Mayjen TNI M.T. Haryono
4) Mayjen TNI Siswondo Parman
5) Brigjen TNI DI Panjaitan
6) Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo
Jenderal TNI A.H. Nasution juga disebut sebagai salah seorang target
namun dia selamat dari upaya pembunuhan tersebut. Sebaliknya,
putrinya Ade Irma Suryani Nasution dan ajudan AH Nasution, Lettu Pierre
Tendean tewas dalam usaha pembunuhan tersebut.
Monumen yang terletak di daerah Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta
Timur ini, berisikan bermacam-macam. Hal dari masa
pemberontakan G30S - PKI, seperti pakaian asli para Pahlawan Revolusi.

b. Museum pengkhianatan PKI


Museum Pengkhianatan PKI menceritakan sejarah pemberontakan-
pemberontakan PKI yang bertujuan menggantikan dasar negara Pancasila
dengan komunis yang bertentangan dengan Pancasila, sampai pada
pemberontakan kedua yang terkenal dengan nama Gerakan Tiga Puluh
September atau G-30-S/PKI, diawal pintu masuk kita akan disambut dengan
beberapa koleksi foto Pemberontakan PKI, Pengangkatan Jenazah
7 Pahlawan revolusi, dan beberapa diorama yang menceritakan tentang
Pemberontakan PKI diberbagai Daerah di Indonesia.

7
c. Sumur Maut
Sumur maut ini adalah tempat membuang 7 Pahlawan Revolusi: - Jend.
Anumerta Ahmad Yani - Mayjen. Anumerta Donald Ifak Panjaitan - Letjen.
Anumerta M.T. Haryono - Kapten CZI Anumerta Pierre Andreas Tendean -
Letjen. Anumerta Siswandono Parman - Letjen. Anumerta Suprapto -
Mayjen. Anumerta Sutoyo Siswomiharjo
Jenazah ke-7 pahlawan itu ditemukan di sebuah sumur maut yang
sekarang dinamai Lubang Buaya , di daerah Lubang Buaya , dekat lapangan
terbang Halim Perdanakusumah, Jakarta. Sedangkan jenazah Brigjen
Katamso Dharmakusumo dan Kol. Sugiyono Mangunwiyoto ditemukan di
Desa Kentungan, Yogyakarta.
Selain itu, gugur pula AIP II Brimob Karel Sasuit Tubun dan Ade Irma
Suryani Nasution, putri dari Jend. A.H: Nasution.

d. Rumah Penyiksaan
Rumah Penyiksaan adalah tempat para Pahlawan Revolusi
disiksa untuk menandatangani surat pernyataan untuk mendukung
komunisme di Indonesia, mereka disiksa seblum akhirnya dibunuh,
ditempat ini ditampilkan diorama penyiksaan 7 pahlawan Revolusi beserta
kisah dimulainya Pemberontakan PKI, dahulu tempat ini merupakan sebuah
sekolah rakyat atau sekarang lebih dikenal SD dan dialih fungsikan
oleh PKI sebagai tempat penyiksaan kejam para Pahlawan Revolusi.

e. Dapur Umum
Tempat ini sebenarnya sebuah rumah yang dialihfungsikan
oleh PKI sebagai dapur Umum, rumah yang statusnya milik Ibu Amroh ini
dipakai sebagai tempat sarana konsumsianggota G30S/PKI, oleh karaena itu
Ibu Amroh yang sehari-harinya berjualan Pakaian keliling meninggalkan
rumah dalam keadaan tidak terkunci dan diperintahkan oleh para
anggota PKI untuk meninggalkan rumahnya dalam keadaan terkunci, tetapi
saat kembali ternyata rumahnya sudah dalam keadaan berantakan, hanpir
semua benda di rumah tersebut menghilang.

8
f. Museum Paseban
Museum Paseban yang terletak di Kompleks Monumen Pahlawan
Revolusi ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 1 Oktober
1981 bertepatan dengan Dwi Wndu Hari Kesaktian Pancasila, didalam
ruangan ini terdapat beberapa diorama sebagai berikut:
 Rapat-Rapat Persiapan Pemberontakan (September 1965)
 Latihan sukarelawan di Lubang Buaya (5 Juli-30 September 1965)
 Penculikan Letnan Jenderal TNI Ahmad Yani (1 Oktober 1965)
 Penganiayaan di Lubang Buaya (1 Oktober 1965)
 Pengamanan Lanuma Halim Perdanakusuma (2 Oktober 1965)
 Pengangkatan Jenazah Pahlawan Revolusi (4 Oktober 1965)
 Proses lahirnya Supersemar (11 Maret 1966)
 Pelantikan Jenderal Soeharto sebagai Presiden (12 Maret 1967)
 Tindak Lanjut Pelarangan PKI (26 Juni 1982)

Selain itu tempat ini juga terdapat Foto ke 7 Pahlawan Revolusi, yang
ukuran foto tersebut sudah diperbesar dari aslinya. Dan
adanya Ruang Relik yang merupakan tempat dipamerkannya barang-barang,
terutama pakaian yang mereka kenakan ketika mereka d culik, di siksa,
sampai akhirnya dibunuh, berikut dengan hasil visum dari dokter. Selain itu
terdapat pula Aqualungsebuah alat bantu pernapasan yang digunakan untuk
mengangkat jenazah 7 Pahlawan Revolusi dari dalam sumur tua.
Demikian informasi singkat menurut sumber yang kami dapat mengenai
tentang Lubang Buaya Setelah di rasa cukup kami jalan-jalan di sekitar
lokasi Obyek Wisata tersebut, pada pukul 11.00 WIB kami serombongan
melanjutkan kegiatan Widya Wisata berikutnya yaitu ke Obyek Wisata
Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

E. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)


Taman ini merupakan rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia, yang
mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat 26 provinsi
Indonesia (pada tahun 1975) yang ditampilkan dalam anjungan daerah

9
berarsitektur tradisional, serta menampilkan aneka busana, tarian, dan tradisi
daerah.
Di samping itu, di tengah-tengah TMII terdapat sebuah danau yang
menggambarkan miniatur kepulauan Indonesia di tengahnya, kereta gantung,
berbagai museum, dan Teater IMAX Keong Mas dan Teater Tanah Airku),
berbagai sarana rekreasi ini menjadikan TMIII sebagai salah satu kawasan
wisata terkemuka di ibu kota.

a. Sejarah TMII
Menurut sumber, gagasan pembangunan suatu miniatur yang memuat
kelengkapan Indonesia dengan segala isinya ini dicetuskan oleh Ibu Negara,
Siti Hartinah, yang lebih dikenal dengan sebutan Ibu Tien Soeharto.
Gagasan ini tercetus pada suatu pertemuan di Jalan Cendana no. 8 Jakarta
pada tanggal 13 Maret 1970. Melalui miniatur ini diharapkan dapat
membangkitkan rasa bangga dan rasa cinta tanah air pada seluruh bangsa
Indonesia. Maka dimulailah suatu proyek yang disebut Proyek Miniatur
Indonesia "Indonesia Indah", yang dilaksanakan oleh Yayasan Harapan
Kita.
TMII mulai dibangun tahun 1972 dan diresmikan pada tanggal 20 April
1975. Berbagai aspek kekayaan alam dan budaya Indonesia sampai
pemanfaatan teknologi modern diperagakan di areal seluas 150 hektare.
Aslinya topografi TMII agak berbukit, tetapi ini sesuai dengan keinginan
perancangnya. Tim perancang memanfaatkan ketinggian tanah yang tidak
rata ini untuk menciptakan bentang alam dan lansekap yang kaya,
menggambarkan berbagai jenis lingkungan hidup di Indonesia.

b. Logo dan mascot


TMII memiliki logo yang pada intinya terdiri atas huruf TMII,
Singkatan dari "Taman Mini Indonesia Indah". Sedangkan maskotnya
berupa tokoh wayang Hanoman yang dinamakan NITRA (Anjani Putra).
Maskot Taman Mini "Indonesia Indah" ini diresmikan penggunaannya oleh

10
Ibu Tien Soeharto, bertepatan dengan dwi windu usia TMII, pada tahun
1991.

c. Pengunjung
Pengunjung Taman Mini Indonesia Indah (TMII) selalu meningkat
setiap tahunnya. Namun untuk tahun 2014 kemarin pengunjung mencapai
lima juta lebih. Tapi itu dihitung yang bayar tiket. Sedangkan, bila
dijumlahkan dengan pengunjung yang tidak membayar tiket bisa tembus
enam juta lebih. Hal itu dikarenakan terutama pada saat momen hari besar
agama misalnya, pengunjung memang dipersilakan masuk gratis. Misalnya
untuk menjalankan aktivitas keagamaan-atau-beberapa-momen-lainnya-
yang-digratiskan-TMII.
Menjelang pergantian tahun baru juga, pengunjung TMII telah melebihi
target yaitu sekitar 80 ribu pengunjung. Dan untuk menyambut itu, TMII
juga tidak tinggal diam. Pihak Manajemen TMII mempersiapkan berbagai
inovasi mulai dari teknologi maupun peningkatan kualitas fasilitas wahana
dan pagelaran program. Ia menambahkan, untuk strategi promosi memang
selain TMII telah gencar tetapi juga disebabkan menurutnya dengan usia
dan jam terbang TMII, sudah tidak diragukan publik.
Terlebih wisatawan mancanegara (Wisman) yang mengunjungi
Indonesia pada umumnya merasa belum lengkap jika tidak mengunjungi
TMII. Apalagi wisman yang memang ingin mengetahui setidaknya miniatur
Indonesia, akan memastikan dirinya wajib mengunjungi.TMII. Untuk
pengunjung lokal dari semua provinsi terutama didominasi pulau Jawa.
Untuk wisman terbanyak dari Asia, sementara untuk Eropa kurang mungkin
karena sedang krisis juga.
Demikian informasi singkat menurut sumber yang kami dapat mengenai
tentang TMII. Mengingat waktu sudah cukup siang menjelang sore, kami
pun melanjutkan perjalanan ke tempat wisata berikutnya yaitu Dunia fantasi
(Dufan) pada pukul 14.30 WIB.

11
F. Ocean Dream Samudera (ODS)
Ocean Dream Samudera (ODS) adalah tempat rekreasi yang mendidik
karena terdapat berbagai satwa air yang lucu dan unik. Selain itu juga terdapat
akuarium air tawar yang menampilkan berbagai ikan air tawar dari sungai di
Indonesia maupun luar negeri.
Berbicara mengenai tempat rekreasi paling lengkap di Jakarta, Taman
Impian Jaya Ancol adalah salah satunya. Beragam destinasi menarik ditawarkan
di kawasan yang terletak di utara Jakarta ini.
Ocean Dream Samudra merupakan salah satu destinasi yang bisa jadi
pilihan saat berwisata ke Ancol. Tempat yang dulunya bernama Gelanggang
Samudra ini merupakan sarana rekreasi yang mengenalkan masyarakat tentang
laut beserta potensinya.
Diresmikan oleh Gubernur Ali Sadikin pada tahun 1974, Ocean Dream
Samudra merupakan Edutaintment Theme Park bernuansa konservasi alam yang
memberikan pengalaman untuk mengenal lebih dekat dan menyayangi aneka
satwa.
Mengutip situs resminya, Ocean Dream Samudra merupakan unit
ocenanarium terbesar yang terdiri dari pentas lumba-lumba, pentas singa laut,
pentas aneka satwa, peragaan satwa, akuarium ikan laut dan tawar serta taman
yang merupakan habitat beraneka macam burung.
Ocean Dream Samudra kini juga menjadi pusat studi konservasi ex-situ
lumba-lumba (dolphinarium) karena memiliki konsep dan manajemen lumba-
lumba yang paling lengkap.
Meliputi berbagai unsur yang salin mendukung seperti kolam penampungan
lumba-lumba, water treatment, trainer/keeper, pengadaan ikan yang berkualitas,
laboratorium dan dokter hewan.
Pertunjukan paling awal, Anda dapat menyaksikan pentas aneka satwa.
Pertunjukan akan dimulai dengan aksi dari 2 ekor berang-berang. Mereka akan
beraksi dengan berjalan di atas lingkaran yang menyerupai roda, naik sepeda,
berjualan bakso dan bermain basket. Selanjutnya, akan tampil beruang madu
yang beraksi dengan berputar, menangkap hula hup, mengendarai mobil dan

12
berolahraga. Kehadiran kuda nil besar yang diiringi dengan musik Jawa
merupakan bagian terakhir.
Menurut pelatihnya, berat badan kuda nil ini lebih dari 1 ton. Pelatih akan
memberikan makanan seperti sayur-sayuran dan buah-buahan dalam jumlah
banyak sekaligus. Kuda nil yang membuka mulut besarnya sambil mengunyah
makanan menjadi penutup pertunjukan. Tingkah dari satwa-satwa tersebut akan
membuat Anda dan anak-anak tertawa karena ditambah komentar dari pengisi
suara yang lucu dan cocok dengan tingkah satwa.
Jadwal pertunjukan setelah itu adalah pentas singa laut. Kehadiran 3 ekor
singa laut yang berjalan masuk ke arena akan menarik perhatian penonton.
Mereka akan mengibarkan bendera sebagai tanda pertunjukan dimulai. Singa
laut dapat melakukan gerakan - gerakan yang mengundang tawa seperti sikap
hormat dan berguling. Mereka juga akan mempertunjukan kepandaiannya
dengan menjawab soal matematika, mengambil bola, berjalan di atas drum dan
membawa boneka di atas kolam renang tanpa menjatuhkannya. Sikap dan
celoteh dari pelatih semakin menghidupkan pertunjukan. Selesai pertunjukan,
Anda dapat minta cium dan berfoto dengan singa laut ini.
Lumba-lumba dan paus putih siap beraksi di pentas lumba-lumba. Wahana
ini yang sering menjadi favorit bagi pengunjung Gelanggang Samudra. Tiga
orang pelatih yang energik akan memandu aksi dari mamalia laut ini. Lumba-
lumba yang pandai meloncat di air dibuktikan dengan diperlihatkan seekor
lumba-lumba yang mampu menyentuh bola yang digantung tinggi. Seorang
pelatih akan berdiri di punggung 2 ekor lumba-lumba dan mamalia ini akan
mengajak pelatihnya berkeliling kolam. Aksi lainnya adalah berenang bersama,
dengan memegang siripnya, lumba-lumba menarik pelatih mereka berekeliling
kolam menyapa penonton. Lumba-lumba juga pandai berhitung dengan
menjawab soal dari penonton. Di bagian akhir, lumba-lumba akan mengepakkan
ekor mereka di atas air. Hasilnya, penonton bagian depan akan terkena percikan
airnya.
Wahana lain yang tidak kalah seru adalah Sinema 4D atau pertunjukan 4
dimensi. Bioskop 4 Dimensi merupakan wahana yang menarik perhatian
pengunjung. Film 4 Dimensi menawarkan pengalaman berbeda dalam melihat

13
film. Dimana pada format ini, penonton selain melihat juga ikut merasakan
gambar di film tersebut. Kursi bisa bergerak sesuai dengan gerakan gambar.
Setelah kami melihat pertunjukkan tersebut, kami makan siang di Pondok
Ikan Bakar Ancol, dan selesai makan siang, kami melanjutkan perjalanan
kembali ke Dufan.

G. Dunia Fantasi (Dufan)


Hilang semua rasa penat di badan setelah kami sampai di area Dufan, karena
di Dufan kami dapat mencoba berbagai permainan yang kami inginkan. Dunia
Fantasi atau yang lebih populer dengan sebutan Dufan, pertama kali dibuka
untuk umum pada 29 Agustus 1985 dan merupakan theme park pertama yang
dikembangkan oleh Perseroan dan telah memiliki sertifikat ISO 9001:2015 sejak
Februari 2017.
Selain menjadi pusat hiburan outdoor, Dufan juga merupakan kawasan
edutainment fisikia terbesar di Indonesia yang memanjakan pengunjung dengan
Fantasi Keliling Dunia, melalui wahana permainan berteknologi tinggi, yang
terbagi dalam 9 (Sembilan) kawasan yaitu Indonesia, Jakarta, Asia, Eropa,
Amerika, Yunani, Hikayat, Kalila dan Fantasy Lights.
Pada tahun 2013, Dufan menambah satu kawasan lagi yaitu kawasan dalam
ruang (Indoor Dufan) yang dilengkapi dengan wahana Ice Age dan Kontiki &
pada tahun 2014 dan tahun 2015 dufan menambahkan wahana hello kitty
adventure dan Dufan Glow.
a. Lokasi
Dunia Fantasi terletak tidak jauh dari Ancol Bay, kemudian digabung
diatas tanah seluas 287 Ha. Jumlah pegunungan tiap hari rata-rata mencapai
8.000 – 11.000 orang dan diresmikan pada tanggal 25 agustus 1985.
Dufan mempunyai keajaiban dan kegembiraan yang membuat
pengunjung me rasa puas dan senang, baik pengunjung dalam negri maupun
mancanegara.

14
b. Obyek-obyek permainan Dufan
Obyek-obyek permainan dufan yaitu suatu cara yang mampu membuat
pengunjung mertasa gembira, takut, menantang dan memuaskan.
Adapun permainan-permainan yang ada di Dufan antara lain :
 Biang Lala
Permainan tersebut berbentuk lingkaran yang terbuat dari besi dengan
alat putar tenaga listrik,dan dipermainan ini kita dapat melihat seluruh
bagian kota Jakarta sekaligus pantai yang indah.
 Kereta Halilintar
Permainan tersebut adalah permainan yang sangat menantang,sehingga
pengunjung yang ikut didalamnya merasa takut tetapi ada pula
pengunjung yang merasa senang dan menikmati permainan kereta
halilintar tersebut.
 Rumah miring
Rumah miring ini sebenarnya tegak, akan tetapi hanya didalamnya yang
ter dapat tangga yang berposisi miring, maka jika kita menaiki tangga
tersebut rumah itu akan kelihatan miring.
 Misteri
Permainan ini sangat menyeramkan, karena menggambarkan dunia gaib
dengan seolah-olah kita melihat makhluk gaib yang nyata.
 Rumah kaca
Rumah kaca adalah rumah yang dindingnya terbuat dari kaca, sehingga
ba yangan diri kita dapat terpantulkan.
 Gajah terbang
Gajah terbang adalah permainan yang naik turun seperti ombak laut
yang membuat pengunjung merasa senang.
 Arum jeram
Permainan ini sangat menyenangkan karena terdapat arum jeram,
sungai buatan yang membuat pengunjung yang meniakinya akan basah.
 Perahu ayun ( Kora-kora )

15
Perahu ayun / kora-kora adalah permainan yang diayun menggunakan
lis trik. Permainan ini seperti ayunan yang membuat pengunjung yang
menai kinya merasa ketakutan dan menjerit.
 Kursi terbang
Kursi terbang ini dapat beterbangan di udara, permainan ini
menggunakan tenaga listrik. Kursi ini berputar sangat kencang dan yang
menaikinya merasa takut.
 Video game
Permainan ini sangat mengasikan, karena permainan ini kita dapat
menik mati permainan seperti motor balap.
 Mobil senggol
Permainan ini sangat mengasyikan dan membuat pengunjung merasa se
nang. Cara kerja mobil ini sangat otomatis dengan tenaga listrik yang di
sangkutkan ke kawat-kawat.
 Istana boneka
Istana boneka adalah tempat yang didalamnya terdapat berbagai macam
boneka yang menggambarkan kebudayaan penjuru dunia.
 Tornado
Setelah Istana Boneka, kami mencoba permainan yang menantang
keberanian yaitu Tornado. Kami sebelumnya merasa takut, tetapi rasa
penasaran membuat kami tertantang oleh permainan ini. Saat Tornado
berputar ke atas dan ke bawah kami merasa sangat pusing dan merasa
takut akan ketinggian. Permainan ini berlangsung dengan durasi selama
3 menit. Kami sangat senang karena telah berhasil mencoba permainan
yang spektakuler ini. .

16
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Setelah kami mengikuti stady wisata ke Jakarta-Bogor, kami dapat membuat
kesimpulan tersebut sebagai berikut :
1. Di obyek wisata kami dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan di
kota Jakarta dan Bogor.
4. Dengan berwisata ke obyek yang kami kunjungi dapat mengetahui sejarah
Masjid Istiqlal, Monas, Kebun Raya Bogor, Lubang Buaya, TMII, ODS,
Dufan.
2. Dapat menambah pengalaman tentang wisata ke kota Jakarta-Bogor dan
menambah Pengetahuan, serta memberi kegembiraan bagi kami peserta
wisata ke kota Jakarta dan Bogor.

B. Saran
Setelah kami mengikuti wisata ke kota Jakarta kami berhasil menarik
kesim-pulan dan dapat member saran bagi kalian semua sebagai berikut :
1. Pelaksanaan study tour hendaknya direncanakan secara matang agar
menjadi lebih baik.
2. Aktifitas pembimbing sangat dibutuhkan,agar peserta study tour tidak hilang
ditengah keramaian.
3. Sebaiknya dilokasi yang mengandung sejarah lebih dipahami dibanding
hiburan karena dapat menambah pengetahuan dan wawasan.

17
DAFTAR PUSTAKA

Dari berbagai narasumber


Diambil dari pengalaman pengamatan langsung
Ditinjau langsung dari objek wisata
buku-buku panduan

18
19
GAMBAR OBYEK WISATA

A. Masjid Istiqlal

B. Monas

20
C. Kebun Raya Bogor

D. Lubang Buaya

21
E. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

F. Ocean Dream Samudra (ODS)

22
G. Dunia Fantasi (DUFAN)

23