Anda di halaman 1dari 8

TUGAS MATA KULIAH ANTENA DAN PROPAGASI

Dosen Pengajar :

Koesmarijanto, ST, MT

Disusun oleh :

Nama : Yuliana Putri


NIM : 1631130104
Kelas : TT2A

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI
POLITEKNIK NEGERI MALANG
2018
1. Sebutkan tipe – tipe saluran transmisi yang digunakan radio frekuensi beserta
karakteristiknya !
Jawab :
a.) Saluran transmisi dua kawat sejajar (two-wire transmission line)
Merupakan saluran dua kawat yang terdiri dari sepasang penghantar sejajar yang
dipisahkan oleh bahan dielektrik jenis polythylene. Saluran ini biasanya mempunyai
impedansi karakteristik 300Ω sampai 600Ω dan banyak dipakai untuk
menghubungkan penerima pesawat televisi dengan antena penerima pada daerah
Very High Frequency (VHF). Struktur fisiknya dapat dilihat pada Gambar dibawah.
Garis putus-putus pada gambar tersebut menunjukkan medan magnet yang timbul di
sekeliling induktor, sedangkan garis yang tidak putus-putus menunjukkan medan
listrik.

Gambar Two wire line

Rumus impedansi karakteristik :

𝐿
𝑍𝑜 = √ [Ω/𝑚]
𝐶

dimana :
L = induktansi total kedua kawat penghantar sepanjang saluran l (Henry)
C = kapasitansi antar kedua kawat penghantar dalutan sepanjang l (Farad)

Impedansi karakteristik jenis saluran two-wire adalah


120 2𝐷
𝑍𝑜 = 𝑙𝑛
√𝑘 𝑑
𝜇 2𝐷
𝐿 = 𝑙𝑛
𝜋 𝑑
𝜇𝜀
𝐶=
2𝐷
𝑙𝑛
𝑑
dimana:
D = Jarak antar konduktor (pada twist pair) atau diameter konduktor outer (pada
coaxial dan balanced shielded) (meter)
d = Diameter konduktor inner (meter)
µ = Permeabilitas
k = Konstanta dielektrik bahan isolator
𝜀 = Permitivitas

b.) Coaxial Line


Merupakan saluran tidak seimbang (unbalanced line), dimana salah satu kawat
penghantarnya digunakan sebagai pelindung bagi kawat penghantar yang lain dalam
satu sumbu yang sama. Kedua kawat penghantarnya dipisahkan oleh bahan dielektrik
Polyethelyne atau teflon.
Saluran transmisi ini paling banyak digunakan untuk mengirimkan energi dengan
frekuensi radio (RF), baik dalam sistem pemancar maupun penerima. Impedansi
karakteristiknya beragam, mulai dari 50 Ω sampai 75 Ω. Struktur fisik dan pola
medannya dapat dilihat pada Gambar dibawah dimana garis putus-putus
menunjukkan medan magnet, sedangkan garis yang tidak putus-putus menunjukkan
medan listrik.

Gamba Kabel Coaxial

Impedansi karakteristik jenis saluran coaxial adalah


60 2𝐷
𝑍𝑜 = 𝑙𝑛
√𝑘 𝑑
𝜇 𝐷
𝐿= 𝑙𝑛
2𝜋 𝑑
2𝜇𝜀
𝐶=
𝐷
𝑙𝑛
𝑑
dimana:
D = Jarak antar konduktor (pada twist pair) atau diameter konduktor outer (pada
coaxial dan balanced shielded) (meter)
d = Diameter konduktor inner (meter)
µ = Permeabilitas
k = Konstanta dielektrik bahan isolator
𝜀 = Permitivitas

c.) Balanced Shielded Line


Merupakan perpaduan dari saluran two wire line dan coaxsial, dimana kedua kawat
penghantarnya saling sejajar, namun untuk mengurangi rugi-rugi radiasi digunakan
pelindung (shielded) dari jalinan serat logam seperti pada saluran coaxial. Kabel ini
mempunyai karakteristik yang lebih baik dibandingkan kabel two-wire.

Impedansi karakteristik jenis saluran balanced shielded line adalah

120 1 − 𝜎2
𝑍𝑜 = 𝑙𝑛 [2𝑣 ]
√𝑘 1 + 𝜎2
ℎ 𝜎
𝑣= ℎ=
𝑑 𝐷
dimana:
D = Jarak antar konduktor (pada twist pair) atau diameter konduktor outer (pada
coaxial dan balanced shielded) (meter)
d = Diameter konduktor inner (meter)
h = Jarak antar konduktor (pada balanced shielded) (meter)
k = Konstanta dielektrik bahan isolator

d.) Microstrip dan Stripline


Merupakan saluran transmisi yang bentuk fisiknya berupa kabel yang bersifat kaku.
Saluran transmisi jenis ini biasanya digunakan untuk bekerja pada daerah frekuensi
gelombang mikro (orde GHz) dan digunakan untuk menghubungkan piranti
elektronik yang berjarak dekat. Saluran microstrip biasanya dibuat dalam bentuk
Primed Cabling Board (PCB) dengan bahan khusus yang mempunyai rugi-rugi
rendah pada frekuensi gelombang mikro.

Impedansi karakteristik jenis saluran Microstrip dan Stripline adalah


377 𝑇
𝑍𝑜 = ( )
𝑒𝑡 𝑊
dimana:
et = Konstanta dielektrik relative

e.) Pemandu gelombang (waveguides)


Pemandu gelombang (waveguides) merupakan saluran tunggal yang berfungsi untuk
menghantarkan gelombang elektromagnetik (microwave) dengan frekuensi 300
MHz – 300 GHz. Dalam kenyataannya, waveguide merupakan media transmisi yang
berfungsi memandu gelombang pada arah tertentu. Pada frekuensi yang sangat
tinggi, diatas 1 GHz, saluran transmisi tidak efektif lagi sebagai media transmisi
gelombang elektromagnetik, karena pada frekuensi tersebut efek radiasi dari
redaman saluran sudah terlalu besar.
Impedansi karakteristik dan mode perambatan gelombang pada saluran jenis ini
berbeda dengan jenis sebelumnya. Salah satu aplikasi dari pemandu gelombang ini
adalah serat optik. Walaupun kondisinya berbentuk kabel, namun serat optik
merupakan saluran transmisi jenis "pemandu gelombang", dalam hal ini, pemandu
berpenampang lingkaran (circular waveguide). Aplikasi yang lainnya yaitu sebagai
pengumpan (feeder) pada antena parabola. Adapun gambar pemandu gelombang
seperti pada Gambar berikut.

Gambar Waveguide : (a) Rectangular Waveguide, (b) Circular Waveguide


Impedansi karakteristik jenis saluran Pemandu gelombang (waveguides) adalah
𝜂
𝑍𝑜𝑔 =
𝑓 2
2𝜋√1 − ( 𝑐 )
𝑓

dimana :
η = Impedansi gelombang udara (Ω)
fc = Frekuensi cut-off (GHz)

Kecepatan Rambat Gelombang


Gelombang yang merambat disepanjang saluran transmisi bisa memiliki kecepatan
yang berbeda-beda tergantung pada jenis dan karakteristik propagasi saluran
tersebut. Kecepatan merambat medan elektromagnetik disepanjang saluran transmisi
juga ditentukan oleh besarnya konstanta dielektrik dari isolator kawat
penghantarnya. Semakin besar harga k, maka kecepatan merambat akan semakin
pelan. Hubungan antara konstanta dielektrik dengan kecepatan rambat gelombang
dapat dituliskan sebagai berikut.
3𝑥108
𝑣=
√𝑘
dimana :
k = konstanta dielektrik bahan isolator
Harga konstanta dielektrik bahan isolator yang harganya adalah relatif terhadap
konstanta dielektrik udara (ruang hampa), sehingga tidak memiliki satuan. Konstanta
dielektrik beberapa bahan isolator ditampilkan pada Tabel 1.

Kecepatan
Konstanta
Material Rambat (v)
Dielektrik (k)
[m/detik]
Ruang Hampa 1.000 300 x 106
Udara 1.006 299.2 x 106
Teflon 2.100 207 x 106
PVC 3.300 165 x 106
Nylon 4.900 136 x 106
Polystryrene 2,500 190 x 106
Tabel 1. Konstanta Dielektrik dan Kecepatan Rambat Gelombang Elektromagnetik
pada Bahan Isolator
Untuk saluran transmisi tanpa rugi-rugi (losses line), kecepatan rambat gelombang
dalam saluran dapat dituliskan sebagai berikut.

𝑣=
√𝐿𝐶
dimana:
ℓ = Panjang potongan saluran (meter)
L = Induktansi total kedua kawat penghantar saluran sepanjang ℓ (Henry)
C = Kapasitansi antar kedua kawat penghantar sepanjang saluran ℓ (Farad)
Daftar Pustaka

- http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/22084/Chapter%20II.pdf;jsessi
onid=D5968AFDC4E27396A3A967C3DC2E0A20?sequence=3 , diakses pada
20/05/2018 10.57 WIB
- http://id.fmuser.net/content/?852.html , diakses pada 20/05/2018 11.09 WIB
- http://ubud28.blogspot.co.id/2013/04/media-transmisi-cocoaxial-dan-konektor.html ,
diakses pada 21/05/2018 11.14 WIB
- https://firmanriyadi.wordpress.com/2013/11/19/antenna/ , diakses pada
21/05/2018 00.05 WIB
- http://aoktox.blogspot.co.id/2013/01/jenis-jenis-antena-wi-fi-dan-frekuensi.html ,
diakses pada 21/05/2018 00.42 WIB
- http://www.kom-gaming.tech/2017/10/jenis-jenis-antena-jaringan-beserta.html , diakses
pada 20/05/2018 00.50 WIB
- http://sraportofolio.blogspot.co.id/2013/05/perbedaan-antena-directional-dan.html ,
diakses pada 20/05/2018 23.26 WIB