Anda di halaman 1dari 56

Konsep Protokol

1
Open Systems
Interconnection

2
Open Systems Interconnection
Reference Model (OSI)
 Objective:
 Mengetahui sejarah dari OSI Reference Model
 Mengerti fungsi dari OSI Reference Model
 Mengetahui perbedaan dari lapisan-lapisan dan
masing-masing fungsinya
 Mengerti model-model yang lainnya

3
OSI Reference Model
 Definisi:
 Suatu model yang digunakan oleh network
professionals untuk membangun dan mengelola
sistem jaringan.

 Purpose:
 Memungkinkan sekumpulan aplikasi, data dan
hardware yang heterogen berfungsi sebagai
suatu jaringan.

4
OSI Reference Model
 Describes:
 Suatu arsitektur umum untuk desain jaringan data
dan interkoneksi.

 Intention:
 Untuk menyediakan “functional guideline” yang
memungkinkan standarisasi protokol jaringan.

5
OSI Reference Model
 History:
 Awalnya tidak diterima
 Pabrikan sudah mempunyai standar networking
sendiri-sendiri
 Menspesifikasikan standar jaringan untuk
kompatibilitas
 Menjadi standar internasional untuk jaringan

6
OSI Reference Model
 History:
 Berdasarkan proposal yang dikembangkan oleh
International Standards Organization (ISO)
 Adalah sesuatu yang berkaitan dengan konkesi
opensistem – sistem yang dapat digunakan untuk
berkomunikasi antar sistem lainnya secara
terbuka.
 Diadopsi pada tahun 1983
 Open Systems telah lahir

7
OSI Reference Model
 Memungkinkan transmisi secara fisik dari bit-bit
yang berupa tegangan dan arus, frame data,
pemberian alamat, menangani masalah
pengendalian error antara node dalam jaringan,
membangun lintasan antara sumber dan tujuan,
menjamin pengiriman frame secara andal antara
komputer dan melakukan komunikasi “process-to-
process”. Selain itu, mengendalikan layanan-
layanan bagi end user, kompresi dan enkripsi
data.

8
Layering -(1/3)
 Model OSI didefinisikan dengan lapisan-
lapisan. Secara prinsip mereka diaplikasi
pada tujuh lapisan dengan tujuan sebagai
berikut:

 1. Setiap lapisan dibuat dimana suatu tingkat


abstraksi yang berbeda dibutuhkan.

 2. Setiap lapisan melakukan suatu fungsi-fungsi


yang terdefinisi dengan baik. 9
Layering – (2/3)
 3. Fungsi dari setiap lapisan dipilih berdasarkan suatu
tujuan untuk mendefinisikan protokol yang distandarisasi
secara internasional.

 4. Batasan-batasan lapisan sebaiknya dipilih untuk


meminimisasi aliran informasi melalui interface-interface.

 5. Jumlah dari lapisan sebaiknya cukup besar agar fungsi-


fungsi berbeda yang diperlukan tidak dilakukan dalam satu
lapisan, dan cukup kecil agar arsitektur tidak menjadi berat
dan rumit.

10
Layering – (3/3)
 Ide Dasar
 Protokol yang bekerja antara entitas pada lapisan
ke N mengimplementasikan fungsi-fungsi yang
mana harus disediakan bagi lapisan ke N+1
sebagai services.
 Komunikasi pada lapisan N akan berhasil dengan
menggunakan layanan-layanan yang disediakan
oleh lapisan N-1
 Dengan membangun berdasarkan layanan-
layanan yang diberikan oleh lapisan di bawahnya,
lapisan-lapisan diatas dapat meningkatkan
fungsinya. 11
OSI Reference Model
 Banyak digunakan sebagai model untuk
mendefinisikan lapisan-lapisan pada jaringan
 Pada awalnya dibangun untuk jaringan
mainframe
 Didefinisikan dalam 7 lapisan.
 Physical * Data Link * Network * Transport
 Session * Presentation * Application Layers

12
OSI Reference Model

13
Contoh Analogi

14
OSI Layers

Application Data Application


Presentation Data Presentation
Session Data Session
Transport Segments Transport
Network Packets Network
Data-Link Frames Data-Link
Physical Bits Physical

15
OSI Layers

16
 Tujuh lapisan yang telah dijelaskan dapat dibagi
menjadi 3 sub-kelompok (subgroups).
 Lapisan 1, 2 dan 3 adalah network support layer
(lapisan-lapisan pendukung jaringan).
 Lapisan 4 adalah transport layer, yang maksudnya
adalah lapisan yang menghubungkan 2 subgroup
sehingga lapisan user support layer dapat
“mengerti” pesan yang dikirim network support
layer.
 Lapisan 5, 6 dan 7 merupakan user support layer
(lapisan-lapisan pendukung pengguna).
17
Host Layers vs. Media Layers

Application User /Host


Presentation Layers
Session Menjamin
Transport pengiriman data
Network secara akurat antar
perangkat
Data-Link
Physical

18
Host Layers vs. Media Layers

Application
Presentation
Session Transport Layer
Transport Menjembatan Host
Network dan Media Layer
Data-Link
Physical

19
Host Layers vs. Media Layers

Application
Presentation
Session
Transport
Network Suport/
Network
Media Layers
Data-Link
Mengontrol pengiriman
Physical
pesan secara fisik
melalui jaringan
20
Aplikasi
 Sebagai interface user ke
Application lingkungan OSI.
Presentation  User biasa berinteraksi
Session melalui suatu program
Transport aplikasi (software)
Network
 Contoh pelayanan atau
Data-Link protokolnya:
Physical
 e-mail (pop3, smtp)

 file transfer (ftp)


21

 browsing (http)
Presentasi
 Untuk mengemas data
Application dari sisi aplikasi
Presentation sehingga mudah untuk
Session lapisan sesi
Transport mengirimkannya atau
Network sebaliknya,
Data-Link  Berfungsi untuk
Physical mengatasi perbedaan
format data, kompresi,
dan enkripsi data
22

 Contoh pelayanan atau


Sesi
 Berfungsi untuk
mengontrol komunikasi
Application antar aplikasi,
Presentation membangun, memelihara
Session dan mengakhiri sesi antar
aplikasi.
Transport
 Contoh pelayanan atau
Network protokolnya:
Data-Link  XWINDOWS, SQL, RPC,
NETBEUI, Apple Talk Session
Physical Protocol (ASP), dan Digital
Network Architecture Session
Control Program (DNASCP)
 Penggunaan lapis sesi 23

akan menyebabkan
Transport
 Berfungsi untuk transfer
Application data yang handal,
Presentation bertanggung jawab atas
Session keutuhan data dalam
transmisi data dalam
Transport
melakukan hubungan
Network pertukaran data antara
Data-Link kedua belah fihak
Physical  Paketisasi :
 panjang paket
 banyaknya paket, 24

 penyusunannya
 Connection oriented
Paket TCP  Reliable
1 2 3 4 5 6 7 8

9
Byte stream service
10 11 12 13 14 15 16

Source port
Destination port

Sequence number

Acknowledge number

UR AC
Header length Reserved
G K
PSH RST SEQ FIN

Windows
Checksum
Urgent pointer
Options 25

Padding
Jaringan
 Untuk meneruskan
Application paket-paket dari satu
Presentation node ke node yang lain
Session dalam jaringan
Transport komputer
Network  Fungsi utama :
Data-Link
 Pengalamatan
Physical
 Memilih jalan
(routing) 26

 Contoh Protokol
Internet Protocol
 Protokol paling populer dijagatraya

 Kelebihan:
 Mempunyai alamat sedunia/global (tidak ada
alamat yang sama, unik)
 Mendukung banyak aplikasi (protokol lapis 7:
FTP, HTTP, SMNP, dll)
 De facto standar protokol lapis 3
 Ada 2 jenis IP : IP standar atau IP versi 4
(sejak 1970) dan IPv6 (mulai 199x) 27

 IPv4 : 32 bit ≈ 4G alamat


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

Priority (0-7) low high high  “1”

Version Header length Precedence D T R unused


Total length
Identification
D M Fragment offset
Time to live (seconds) Protocol
Header checksum
Source IP address (4 Byte)

Destination IP address (4 Byte)


Option (0 word atau lebih)
Data
28
≤ 64 kB
Karakteristik Kelas A Kelas B Kelas C

Bit pertama 0 10 110

Panjang NetID 8 bit 16 bit 24 bit

Panjang HostID 24 bit 16 bit 8 bit

Byte pertama 0 – 127 128 – 191 192 – 223

Jumlah 126 kelas A (0 dan 127 16.384 kelas B 2.097.152 kelas C


dicadangkan)

Jumlah IP 16.777.214 IP address 65.532 IP address pada 254 IP address pada tiap
pada tiap kelas A tiap kelas B kelas C

29
Karakteristik Kelas D Kelas E

4 Bit pertama 1110 1111

Bit multicast 28 bit -

Byte Inisial 224 – 247 248 – 255

Bit cadangan - 28 bit

Jumlah 268.435.455 kelas D 268.435.455 kelas E

Deskripsi Digunakan untuk multicast dicadangkan utk keperluan


eksperimental

30
 Contoh :

31
Datalink
 Menyajikan format data
Application untuk lapis fisik /
Presentation pembentukan frame,
Session  pengendalian kesalahan
Transport (Error Control)
Network
 Pengendalian arus data
Data-Link (Flow Control)
Physical

32
Lapis fisik
 Pertukaran data secara
Application fisik terjadi pada lapis
fisik,
Presentation
 Deretan bit pembentuk
Session data di ubah menjadi
Transport sinyal-sinyal listrik yang
Network akan melewati media
transmisi,
Data-Link
 Diperlukan sinyal yang
Physical cocok untuk lewat di
media transmisi tertentu.
 Dikenal tiga macam 33

media transmisi yaitu :


kabel logam,
Role of Application Layers
EXAMPLES

User Interface
Telnet
Application
HTTP

34
Role of Application Layers
EXAMPLES

User Interface
Telnet
Application
HTTP

• How data is presented ASCII


Presentation • Special processing EBCDIC
such as encryption JPEG

35
Role of Application Layers
EXAMPLES

User Interface
Telnet
Application
HTTP

• How data is presented ASCII


Presentation • Special processing EBCDIC
such as encryption JPEG
Keeping different Operating System/
Session applications’
Application Access
data separate
Scheduling

36
Role of Application Layers
EXAMPLES

User Interface
Telnet
Application
HTTP

• How data is presented ASCII


Presentation • Special processing EBCDIC
such as encryption JPEG
Keeping different Operating System/
Session applications’
Application Access
data separate
Scheduling
Transport Layer

Network Layer

Data Link

Physical
37
Role of Data Flow Layers

EXAMPLES

• Move bits between devices


Physical • Specifies voltage, wire speed and EIA/TIA-232
pin-out cables V.35
38
Role of Data Flow Layers

EXAMPLES

• Combines bits into bytes and


bytes into frames 802.3 / 802.2
Data Link • Access to media using MAC address HDLC
• Error detection not correction
• Move bits between devices
Physical • Specifies voltage, wire speed and EIA/TIA-232
pin-out cables V.35 39
Role of Data Flow Layers

EXAMPLES

Provide logical addressing which IP


Network
routers use for path determination IPX
• Combines bits into bytes and
bytes into frames 802.3 / 802.2
Data Link • Access to media using MAC address HDLC
• Error detection not correction
• Move bits between devices
Physical • Specifies voltage, wire speed and EIA/TIA-232
pin-out cables V.35 40
Role of Data Flow Layers

EXAMPLES

• Reliable or unreliable delivery TCP


Transport • Error correction before retransmit UDP
SPX
Provide logical addressing which IP
Network
routers use for path determination IPX
• Combines bits into bytes and
bytes into frames 802.3 / 802.2
Data Link • Access to media using MAC address HDLC
• Error detection not correction
• Move bits between devices
Physical • Specifies voltage, wire speed and EIA/TIA-232
pin-out cables V.35 41
Fungsi dari Data Flow Layers
Application
Presentation
EXAMPLES
Session
• Reliable or unreliable delivery TCP
Transport • Error correction before retransmit UDP
SPX
Provide logical addressing which IP
Network
routers use for path determination IPX
• Combines bits into bytes and
bytes into frames 802.3 / 802.2
Data Link • Access to media using MAC address HDLC
• Error detection not correction
• Move bits between devices
Physical • Specifies voltage, wire speed and EIA/TIA-232
pin-out cables V.35 42
Encapsulating Data
Application
Presentation
PDU
Upper Layer Data Session
Segment
Transport
TCP Header Upper Layer Data

Network Packet
IP Header Data

LLC Header Data FCS


Data Link Frame

MAC Header Data FCS

Physical Bits
0101110101001000010
43
De-encapsulating Data
Application
Presentation
Session
Upper Layer Data
Transport
Upper Layer Data

Network
TCP+ Upper Layer Data

IP + TCP + Upper Layer Data


Data Link

LLC Hdr + IP + TCP + Upper Layer Data

Physical
0101110101001000010
44
Konsep Protokol
TCP/IP

45
A Bit of History

 The TCP/IP Model was develop by the


Department of Defense in the late 60s’ to
ensure data communications would not be
interrupted even under the worse
circumstances.
 Since then, TCP/IP has become the de facto
method we use for data communications on the
Internet.
46
The Four Layers of TCP/IP
Includes all the functions
Application of the OSI’s Application,
Presentation, & Session
layers including:
• Data representation
• Data encryption and
• Dialog control

47
The Four Layers of TCP/IP

Application Uses the TCP protocol


and is responsible for
quality of service issues
Transport including:
• Reliability
• Flow Control and
• Error Correction

48
The Four Layers of TCP/IP

Application

Transport
Uses the IP protocol and
is responsible for:
Internet • Path determination and
• Packet switching.

49
The Four Layers of TCP/IP

Application Includes all the


functions of the OSI’s
Data Link & Physical
Transport layers including:
• processes required by
IP to ensure a packet
Internet reaches its destination.
• all the various LAN &
WAN Technologies
Network Access such as 100BaseTX &
Frame Relay. 50
Protocols For Each Layer
 FTP-File Transfer
Application Protocol
 HTTP-Hypertext
Transfer Protocol
 SMTP-Simple Mail
Transfer Protocol
 DNS-Domain Name
Service
 TFTP-Trivial File
Transfer Protocol
51
Protocols For Each Layer

Application
 TCP-Transmission
Transport Control Protocol
 UDP-User Datagram
Protocol

52
Protocols For Each Layer

Application

Transport

Internet  IP-Internet Protocol

53
Protocols For Each Layer

Application

Transport

Internet

 LAN & WAN


Network Access Technologies
54
TCP/IP OSI
Application
Application Presentation
Session
Transport Transport
Internet Network
Data Link
Network Access
Physical 55
Why Two Models!!

 TCP/IP is the most popular “protocol


specific” model used on the Internet.
 However, TCP/IP does not cover all the
protocols and standards we will be
exploring.
 The OSI Model is “protocol independent.”
Therefore, all topics covered in the
curriculum can fit into its framework.
56