Anda di halaman 1dari 6

Ada apa dengan kehamilanku?

STEP 1

 Status internus : px meliputi KU, tanda vital, px. Thorax, abdomen


(PF khusus: GIT, URO)

STEP 2

1. Apa hubungan riwayat hipertensi dengan kasus di skenario?


2. Mengapa pasien Mengalami pusing sejak tiga hari yang lalu dan
bengkak pada wajah, kaki, dan tubuh bagian lain?
3. Mengapa pasien mengeluhkan nyeri ulu hati dan pandangan
kabur?
4. Apa interpretasi dari px. Fisik?
5. Mengapa dilakukan pertolongan KGD dengan MgSO4, dan
jelaskan pertolongan lainnya!
6. Apa etiologi dan factor resiko dari kasus scenario?
7. Apa pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan penunjang
yang disarankan oleh dokter?
8. Mengapa pasien di rujuk ke Rumah sakit?
9. Apa diagnosis dan DD dari scenario?
10. Bagaimana penatalaksanaan pada scenario?
11. Apa komplikasi dari scenario?

STEP 3

1. Apa hubungan riwayat hipertensi dengan kasus di skenario?


 pada trimester II kehamilan  tidak ada invasi trofoblas dalam
lapisan otot a. spiralis dan memasuki jaringan sekitar arteri spiralis
sehingga jaringan menjadi gembur  tidak distensi dan
vasodilatasi a. spiralis  peningkatan TD, resistensi vaskuler
meningkat, penurunan aliran darah pada daerah uteroplasenta 
aliran darah ke janin berkurang (remodelling a. spiralis)
 Invasi tidak menyeluruh kemungkinan bisa dari imunitas, genetik
HLA.
2. Mengapa pasien mengalami pusing sejak tiga hari yang lalu dan
bengkak pada wajah, kaki, dan tubuh bagian lain?
 Pusing : iskemik plasenta , terjadi hipertensi  trjdi vasospasme
pembuluh darah (tromboplastin plasenta)  kerusakan endotel
 iskemik ke organ (mata : a. retina  penglihatan kabur, otak :
a. cerebri  PUSING)
 Kegagalan invasi  Tidak terpaksoknya darah ke plasma 
hipoksi plasenta ( factor yang dikeluarkan plasenta {factor
metabolit dna antiangiogenik} dan hiperaktifasi leukosit {TNF dan
IL}  dihasilkan banyak radikal bebas oksigen reaktif  akan
berikatan dengan as. Lemah tak jenuh  membentuk peroksida
lipid  kerusakan endotel, kerusakan sel lain, disfungsi endotel
(jika terjadi di glomerulus akan menyebabkan proteinuria)
fungsi endotel barrier mekanik hilang  kebocoran endotel 
ekstravasasi cairan intravaskuler ke ekstravaskuler  EDEM
 Kerusakan sel endotel  menurunkan prdx prostaglandin (fungsi:
vasodilatasi pembuluh darah)  menyebabkan factor koagulasi
meningkat  menyebabkan sumbatan/ thrombus 
memperparah terjadinya hipertensi
3. Mengapa pasien mengeluhkan nyeri ulu hati dan pandangan
kabur?
 Pandangan kabur : terjadi hipertensi  trjdi vasospasme
pembuluh darah (tromboplastin plasenta)  kerusakan endotel
 iskemik ke organ (mata : a. retina  penglihatan kabur
 Nyeri ulu hati : mungkin terjadi perubahan saat kehamilan,
vasospasme. Mengurangi kontraktilitas dari lambung  asam
lambung meningkat.
 PGE turun(kenapa?) Vasokontriksi pembuluh darah  mukosa
lambung menuruun  korosi lambung
4. Apa interpretasi dari px. Fisik?
 Suhu normal
 TD meningkat (grade 2)
 Nadi normal
 RR normal
 Reflek fisiologis  normal
 Edem  ekstravasasi cairan
 Status internus dalam batas normal
 Status obstetric normal belum masuk PAP
 HIS (-)
 DJJ normal
5. Mengapa dilakukan pertolongan KGD dengan MgSO4, dan
jelaskan pertolongan lainnya!
 MgSO4, efek: tokolitik (-menurunkan pelepasan asetilkolin oleh
motor endplate pada nmj sehingga mencegah masuknya kalsium)
 Bekerja dengan merelaksasikan otot pembuluh darah sehingga
dapat memvasodilatasi pembuluh darah
 Algoritma
cara pemberian MgSO4:
1. Dosis awal 4 gram
2. Tunggu rujukan, dengan mulai dosis rumatan 6mg, 6 jam.
Dosis awal : - 4 gram MgSO4 10%
- IV 20 menit
- Jika IV sulit  IM 5 gr MgSO4 (pantat ka-ki masing2
5 gr)
Dosis rumatan
- 6 gram 40%, larutkan dalam 500ml RL
- IV 28 tetes/ menit, 6 jam ulangi

Pemberian MgSO4 perlu diperiksa reflek fisiologis, RR, pantau urin 


kontraindikasi pada kelainan NMJ,

6. Apa etiologi dan factor resiko dari kasus scenario?


o Hipertensi
o Primagravida : wanita hamil pertama kali
o Hamil di umur yg ekstrim : <20 atau >35
o Riwayat keluarga pre-eklampsia (resiko 3x lebih)
o Obesitas  IMB : > 25kg
o Peningkatan IMT 5-7kg (meningkatkan FR 2x)
7. Apa pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan penunjang
yang disarankan oleh dokter?
o Urinalisa
o Darah rutin + albumin
o Px. Faal ginjal : ureum, kratinin.
o USG  cek perkembangan janin
8. Apa diagnosis dan DD dari scenario?
Diagnosis 
DD:
Hipertensi kehamilan :
o Hkronik (sebelum 20 minggu/ hipertensi menetap 12
minggu pasca persalinan)
o pre-eklampsi (setelah 20mgg kehamilan +
proteinuria)
o eklampsi (pre-eklamsi + kejang, dan terkadang koma)
o Hkronik dgn superimprosed pre-eklamsia (Hkronik
dengan tanda pre-eklampsi + proteinuria)
o Hgestasional (Hipertensi yang timbul pada kehamilan
tanpa disertai proteinuria dan menghilang setelah 3
bulan pasca persalinan)
9. Bagaimana penatalaksanaan pada scenario?

10. Apa komplikasi dari scenario?

STEP 4