Anda di halaman 1dari 34

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN

dengan KELAINAN KATUP JANTUNG


Oleh kelompok II
Desinta Puti Rayana
Dodi Fernadi
Doni B
Edwardi
Evi Triani
KELAINAN KATUP JANTUNG
Definisi 
1. Stenosis katup= keadaan dimana katup gagal
membuka secara adekuat

2. Insufisiensi/regurgitasi : Kegagalan katup


menutup sepenuhnya
Anatomi jantung
ETIOLOGI
∆ Demam rematik
∆ Genetik
∆ Tumor
∆ ruptur
Faktor Resiko
• Demam Rematik yg tidak mendapatkan
antibiotik
• Kelelahan
• kehamilan
KLASIFIKASI
1. SINDROM PROLAPS KATUP MITRALIS (MVP)
2. STENOSIS KATUP MITRAL (SM)
3. INSUFISIENSI KATUP MITRALIS (REGURGITASI)
(IM)
4. STENOSIS KATUP AORTA (SA)
5. INSUFISIENSI KATUP AORTA (REGURGITASI) (IA)
6. INSUFISIENSI TRIKUSPID (REGURGITASI
TRISKUPID)
7. STENOSIS KATUP TRIKUSPID
8. KELAINAN KATUP PULMONAL
SINDROM PROLAPS KATUP MITRALIS
(MVP)
Definisi 
Sindrom prolaps katup mitralis
adalah disfungsi bilah-bilah katup
mitralis yang tidak dapat menutup
dengan sempurna dan
mengakibatkan regurgitasi  darah
merembes dari ventrikel kiri ke
atrium kiri
Faktor resiko

1. Wanita kurus dengan kelainan bentuk dada


2. Penderita kelainan septum atrial yang
letaknya tinggi pada dinding jantung (ostium
sekundum)
3. Kehamilan
4. Kelelahan
Gejala
Sebagian besar tidak bergejala, beberapa
penderita :
 Nyeri dada
Palpitasi
Sakit kepala
Kelelahan
Pusing
Penatalaksanaan medis
1. Sebagian besar tidak perlu pengobatan
2. Jika jantung berdenyut cepat, dapat
diberikan beta bloker
3. Jika penderita hendak cabut gigi/
pembedahan, diharuskan mengkonsumsi
antibiotik karena beresiko infeksi pada katup
jantung
STENOSIS KATUP MITRAL
Definisi 
Penyempitan lubang katup antara atrium kiri
dan ventrikel kiri

Etiologi 
Demam Rematik
Genetik
Miksoma (tumor)
Patofisiologis
Demam rematik fibrosis dan fusi komisura 
lubang katup mitral lebih kecil (sekat jaringan
ikat terbentuk tanpa pengapuran)  daya alir
menurun
Manifestasi klinis
Kebanyakan bebas keluhan
Jika stenosis berat  gagal jantung 
edema pulmoner
Jika stenosis pada wanita hamil, gagal
jantung akan berkembang cepat
Sesak napas, dari ringan hingga berat
Pipi semu kemerahan
Pendarahan ringan ataupun berat dalam
paru
Fibrilasi atrium
Penatalaksanaan Medis
 Beta Bloker  mengatasi fibrilasi
 Digoxin  gagal jantung
 Diuretik
 Penggantian katup/ pembedahan
 Valvuloplasti balon
 Antibiotik sebelum pembedahan atau cabut gigi
INSUFISIENSI KATUP MITRALIS
(REGURGITASI) (IM)
Definisi 
Kembalinya darah ke atrium kiri dari ventrikel
kiri melalui katup mitralis, yang terutama
terjadi sewaktu ventrikel berkontraksi
Etiologi 
• katup tidak kompeten
• Demam rematik
• Ruptur katup  pada PJK
Manifestasi klinis
• Tidak menunjukkan gejala (ringan)
• Pembesaran ventrikel kiri  palpitasi
• Pembesaran atrium kiri
• Fibrilasi atrium
• Gagal jantung
Penatalaksanaan medis
• Penggantian katup
• Beta bloker  menurunkan fibrilasi atrium
• Antibiotik sebelum pembedahan atau cabut
gigi
STENOSIS KATUP AORTA (SA)
Definisi
penyempitan lumen katup di antara
ventrikel kiri dan aorta.
Etiologi
• Kelainan kongietal
• Pada orang tua  Jantung rematik dan
perkapuran
Manifestasi klinis
• Penebalan dinding ventrikel kiri
• Nyeri dada (angina)
• Penurunan curah jantung
• Gagal jantung
• Sinkop (pingsan)

Penatalaksanaan medis
• Pembedahan
• Penggantian katup
• valvuloplasti
INSUFISIENSI KATUP AORTA
(REGURGITASI) (IA)
Definisi
kembalinya darah ke ventrikel kiri dari aorta
selama diastol

Etiologi
Demam Rematik
Sifilis
Manifestasi klinis
• Murmur
• Pembesaran ventrikel
• Gagal jantung
• Sesak napas ketika aktivitas/ saat berbaring
• Palpitasi
• Nyeri dada
Penatalaksanaan medis
Pembedahan
Pemberian ACE inhibittor
Penggantian katup
INSUFISIENSI TRIKUSPID (REGURGITASI
TRISKUPID)
Definisi
keadaan kembalinya sebagian darah ke atrium
kanan pada saat sistolik.
primer  kelainan katup
sekunder  hipertensi pulmonal

Etiologi
jantung rematik
Manifestasi klinis
• Kelemahan dan kelelahan karena
penurunan curah jantung
• Rasa tidak nyaman diperut kanan atas
pembesaran hati
• Fibrilasi atrium
• Gagal jantung
STENOSIS KATUP TRIKUSPID
Definisi
penyempitan lubang katup antara atrium
kanan dan ventrikel kanan

Etiologi
• Jantung rematik
• Atresia trikuspid
• Tumor
STENOSIS KATUP PULMONAL
Definisi penyempitan lubang katup pulmoner,
yang menyebabkan meningkatnya tahanan
terhadap aliran darah dari ventrikel kanan ke
arteri pulmonalis
Etiologi
Genetik
TBC
Demam rematik
MANIFESTASI KLINIS (umum)
• Gagal jantung
• Fibrilasi atrium
• Sesak napas
• Mudah lelah
• Palpitasi
• Pembesaran ventrikel
• Nyeri dada
KOMPLIKASI
• Deteriorasi mekanikal
• Trombus
• Endokarditis
• Kelainan katup lain
• Gagal jantung
• Angina
• dll
Pemeriksaan penunjang
• Elektrokardiografi
• Ekokardiografi
• Pemeriksaan foto thoraks
• Kateter jantung
KONSEP DASAR KEPERAWATAN
• PENGKAJIAN
ANAMESA 
Riwayat Penyakit Sekarang, Keluarga, Dan
Dahulu.
Pola Hidup Dan Psikososial, Kebiasaan
Pola-pola Fungsi Kesehatan
PEMERIKSAAN FISIK
• DADA dan THORAKS
Murmur
serak
batuk
nyeri dada (angina)
Diagnosa keperawatan
• Curah jantung, menurun b/d aliran keluar
ventrikel kiri terhambat
• Volume cairan, kelebihan, resiko tinggi
terhadap b/d peningkatan retensi cairan dan
natrium
• Nyeri akut b/d iskemia jaringan miokard
• Intoleransi aktivitas b/d ketidakseimbangan
antara suplai oksigen dan kebutuhan
intervensi
Dx Curah jantung, menurun b/d aliran keluar
ventrikel kiri terhambat
Intervensi :
• Pantau TD, nadi apical, nadi perifer
• Pantau irama jantung sesuai indikasi
• Tingkatkan/ dorong tirah dengan kepala
tempat tidur ditinggikan 45 derajat
(semifowler)
• Kolaborasi:
Berikan oksigen suplemen sesuai indikasi.
Pantau DGA/ nadi oksimetri
Dx :Volume cairan, kelebihan, resiko tinggi
terhadap b/d peningkatan retensi cairan dan
natrium
Intervensi :
• Pantau pemasukan dan pengeluaran, cata
keseimbangan cairan, timbang berat badan
tiap hari
• Auskultasi bunyi napas dan jantung
• Kaji adanya distensi vena jugularis/
peninggian CVP
• Kolaborasi :
Berikan batasan diet natrium sesuai indikasi
Dx : Nyeri akut b/d iskemia jaringan
miokard
Intervensi :
• Berikan lingkungan istirahat dan batasi
aktivitas sesuai kebutuhan
• Anjurkan pasien berespons tepat
terhadap angina
• Evaluasi respons terhadap obat
• Kolaborasi : berikan vasodilator, contoh :
nitroglisering, nifedipin sesuai indikasi