Anda di halaman 1dari 2

Cedera Kepala Berat

No.Dokumen:
No.Revisi :
SOP Tanggal Terbit:
Halaman :1/2

UPTD BELASIUS KABUR


PUSKESMAS Nip : 19660228 199003 1 010
NANGALILI
1.Pengertian Cedera Kepala Berat didefinisikan sebagai cedera kepala yang disebabkanoleh
trauma dengan penilaian kesadaran berdasarkan Glasgow Coma Scale (GCS) ≤ 8
poin.
2.Tujuan Sebagaiacuanpenerapanlangkah-langkah dalam memberikan terapi bagi pasien
dengan cedera kepala berat
3.Kebijakan SK Kepala Puskesmas Nomor :
Tentang standar layanan klinis
4.Referensi 1. Permenkes no 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di
FKTP
2. Permenkes no 75 tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat
3. Handbook of Neurosurgery edisi 7, Mark S. Greenberg, Thieme
5.Prosedur 1. Dokter menegakkan diagnosis cedera kepala berat berdasarkan gejala klinis
penurunan kesadaran dan pemeriksaan GCS, gejala dan tanda lain yang dapat
menyertai yakni luka pada kepala, kelemahan anggota gerak, perdarahan dari
hidung, mulut atau telinga, muntah proyektil, bicara kacau, nyeri kepala hebat,
pupil anisokor.
2. Dokter memberikan terapi suportif yaitu posisi kepala dinaikan 30odaribidang
horizontal lalu bersihkan dan buka jalan nafas denganintubasi
3. Dokter memberikan terapi oksigen8-10 L/menit
4. Dokter memasang akses intravena dengan larutan NaCl fisiologis 20 tpm
5. Dokter memberikan terapi antinyeri dengan ketorolac intravena 1 ampul dengan
premedikasi ranitidine intravena 1 ampul
6.Dokter melakukan rujukan dengan pasien terpasang infuse dan oksigen untuk
dilakukan pemeriksaan radiologis dan tatalaksana lebih lanjut
6. Bagan Alir
 Dokter memberikan terapi
suportif dengan posisi kepala
Doktermenegakka naik 30o, bersihkan dan buka
n diagnosa jalan nafas, oksigen serta
pemasangan intravena
 Dokter memberikan terapi
antinyeri dan premedikasinya

Dokter melakukan rujukan

7. Hal – hal yang Cedera leher seringkali bersamaan dengan cedara kepala ringan, harus berhati-
perlu hatI ketika melakukan transfer pasien untuk dirujuk
diperhatikan
8. Unit Terkait Ruang Tindakan, Poli Umum

9. Dokumen Rekam medis


Terkait
10. Rekaman
Historis No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
Perubahan diberlakukan