Anda di halaman 1dari 14

TUGAS BISNIS PLAN

MIE PERI
(MIE PELANGI CITA RASA INDONESIA)
MATA KULIAH MANAJEMEN BISNIS

Disusun oleh:
Himni Maryam 165100307111012
Aulia Triangga Dewi 165100307111014
Muna Galbia Maulida 165100307111016
Maznah Zuhria 165100307111034
Suci Wahyu Ramadhanti 165100307111044

Kelas: N

TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN


FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2017

i
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, atas berkah dan rahmatNya kami dapat
menyelesaikan makalah bisnis plan dalam memenuhi tugas mata kuliah Manajemen
Bisnis. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Andan Linggar Rucitra, STP.
MP. selaku dosen Manajemen Bisnis jurusan Teknologi Industri Pertanian.
Dalam makalah bisnis plan ini, kami selaku penulis berusaha untuk menguraikan
segala aspek utama dan aspek pendukung dalam pembuatan bisnis plan produk kuliner
yang kami beri nama MIE PERI (Mie Pelangi Cita Rasa Indonesia). Segala hal mengenai
produk Mie Peri mulai dari aspek perencanaan, teknik produksi, teknik pemasaran,
finansial, dan beberapa hal lainnya akan terlampir dalam makalah bisnis plan ini, semoga
akan berguna bagi pembacanya.
Tentunya kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk membuat makalah
bisnis plan ini. Namun, karena masih adanya keterbatasan pada kami, apabila ada
kesalahan baik dalam penulisan maupun ulasanya, kami selaku penulis memohon maaf.
Terimakasih atas perhatiannya, semoga dapat bermanfaat dan dapat dijadikan inspirasi
bagi pembaca.

Malang, 8 Juni 2017

Penulis

ii
DAFTAR ISI

Cover ............................................................................................................................... i
Kata Pengantar ............................................................................................................... ii
Daftar Isi ....................................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN .............................................................................................. 1
a. Latar belakang................................................................................................... 1
b. Maksud dan Tujuan........................................................................................... 1
c. Manfaat ............................................................................................................. 1
BAB II PENCANA USAHA ......................................................................................... 2
a. Nama, Jenis, Bentuk, dan Tempat Usaha...........................................................2
b. Visi dan Misi Usaha...........................................................................................2
BAB III PEMBAHASAN .............................................................................................. 3
a. Deskripsi Usaha ................................................................................................ 3
b. Penilaian Terhdapat Pasar ................................................................................. 4
c. Rencana Pemasaran .......................................................................................... 5
d. Finansial ............................................................................................................ 7
e. Tempat .............................................................................................................. 8
f. Promosi Dan Iklan ............................................................................................ 8
g. Organisasi Pelaksana ........................................................................................ 9
BAB IV PENUTUP ..................................................................................................... 11

iii
BAB I
PENDAHULUAN

a. Latar belakang
Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali aktivitas yang harus dijalani sehingga
sudah sewajarnya kita memerlukan asupan nutrisi yang sehat dan bermanfaat. Memang
banyak sekali pedagang yang menawarkan hidangan-hidangan makanan tetapi tidak
semuanya menarik dan variatif.
Mie menjadi salah satu makanan yang digemari oleh masyarakat. Berbagai kuliner
mie hadir di tengah masyarakat dengan jumlah penggemar yang tinggi apalagi dengan
maraknya hidangan mie pedas berlevel. Olahan kuliner yang dibuat menggunakan bahan
baku mie mampu menyajikan rasa lezat yang membuat setiap penikmatnya ketagihan.
Belakangan semakin marak rumah makan di Kota Malang yang menyediakan mie
sebagai sajian utama. Namun, mie yang ditawarkan hanya menyajikan rasa dan warna
yang begitu-begitu saja, dengan tampilan yang standar, rasa relatif sama, dan kurang
memperhatikan kandungan nutrisi. Dengan ini kami memulai usaha MIE PERI (Mie
Pelangi Cita Rasa Indonesia), yaitu mie dengan warna dan rasa yang bervariatif dan
tentunya mengandung nutrisi yang dibutuhkan.

b. Maksud Dan Tujuan


Tujuan kami mendirikan usaha Mie Peri ini yaitu:
1. Menambah variasi kuliner Mie di Kota Malang
2. Menarik minat konsumen untuk merasakan makanan kami
3. Mencapai target penjualan

c. Manfaat
Manfaat dari mendirikan usaha Mie Peri ini yaitu:
1. Membuka lapangan kerja
2. Mencari keuntungan
3. Mengembangkan hobi

1
BAB II
RENCANA USAHA

a. Nama, Jenis, Bentuk, dan Tempat Usaha


Nama dari usaha kami adalah Mie Peri yang memiliki kepanjangan Mie Pelangi
Cita Rasa Indonesia. Alasan kami memilih nama Mie Peri karena pada produk mie yang
kami hidangkan terdapat sentuhan cita rasa Indonesia dari kuahnya dan sayuran yang
kami gunakan untuk memberi warna mie, kami dapatkan langsung dari petani salah satu
perkebunan sayur di Malang sehingga menambah nilai dari cita rasa Indonesianya. Jenis
dari usaha ini adalah usaha kuliner dengan menu utama yang kami sediakan yaitu mie
pelangi dengan cita rasa Indonesia. Bentuk dari usaha kami yaitu perusahaan milik
keluarga, dimana modal berasal dari anggota keluarga yang juga menjalankan usaha Mie
Peri ini. Kedai Mie Peri berlokasi di Jalan Soekarno Hatta Kota Malang, dimana lokasi
ini merupakan salah satu pusat kuliner di Kota Malang sehingga peluag kami untuk dapat
mengembangkan usaha berjalan lebih mudah dikarenakan lokasi yang strategis.

b. Visi dan Misi Usaha


Visi :
Menciptakan menu yang mengutamakan rasa, kualitas, serta mutu terbaik dan
memberikan sentuhan cita rasa Indonesia dengan bahan-bahan pilihan dari Indonesia.
Misi :
 Menghidangkan menu yang akan digemari banyak orang tidak hanya di kalangan
remaja saja, melainkan semua kalangan.
 Menciptakan rasa dan tampilan menu yang unik dengan sentuhan cita rasa Indonesia.
 Memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada pelanggan.

2
BAB III
PEMBAHASAN

a. Deskripsi Usaha
Perdagangan adalah kegiatan usaha yang menyalurkan barang produksi dari
produsen ke konsumen. Perdagangan dilakukan untuk mendapat keuntungan semaksimal
mungkin. Perdagangan dapat dilakukan dengan menyalurkan barang produksi produsen
lain atau diproduksi sendiri. Usaha yang kami rencanakan adalah usaha kuliner yakni Mie
Peri. Mie merupakan hasil olahan berupa makanan yang pada dasarnya digemari oleh
para pecinta kuliner. Mie Peri merupakan produk makanan berupa mie yang dihidangkan
dengan cara unik dan cita rasa yang berbeda dari mie lainnya. Secara umum, Mie Peri
merupakan usaha dalam bidang kelompok perdagangan makanan atau sering disebut
dengan kuliner. Jenis perdagangan pada bisnis kuliner produk Mie Peri ini merupakan
jenis perdagangan tetap. Hal tersebut dikarenakan usaha ini memilki tempat yang tetap
untuk menjalankan pernjualan produknya yakni berupa kios atau ruko di Jalan Soekarno
Hatta Kota Malang.
Produksi adalah semua kegiatan dalam menciptakan atau menambah kegunaan
barang atau jasa, dimana untuk kegiatan tersebut diperlukan faktor-faktor produksi.
Produk kuliner Mie Peri ini diproduksi dalam skala rumah makan atau kedai. Proses
produksi dilakukan secara langsung di kedai makanan itu sendiri. Untuk proses produksi
pengembangan ide pembuatan produk dengan membaca peluang kuliner aneka Mie yang
berada di kota Malang. Melalui Bagian produksi, bahan baku dari produk Mie Peri
dipasok dari petani sayur di sekitar daerah Malang, sehingga harganya yang lebih murah.
Selain itu juga melakukan survei pasar guna mendapatkan harga yang lebih kompetitif
dalam penjualan produk Mie Peri. Proses produksi dilakukan dengan sistem order karena
produk Mie Peri merupakan produk kuliner sehingga kualitas harus tetap terjaga. Proses
produksi dilakukan dengan menggunakan alat-alat sederhana seperti mesin penggiling
adonan untuk membentuk mie , kemudian ditambahankan beberapa ekstrak sayuran
berbeda yang telah di haluskan untuk memberi rasa dan warna serta nutrisi pada produk
Mie Peri. Bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan produk Mie Peri yaitu tepung terigu,
tepung tapioka, garam, telur, minyak bawang, dan kaldu ayam. Proses produksi nya
diawali dengan mencampuri tepung terigu, minyak bawang, dan telur. Kemudian diuleni
hingga kalis. Setelah kalis, dicampurkan garam, air, ekstrak rasa dan nutrisi (Sawi, tomat,
wortel, dan ubi ungu) serta kaldu ke dalam adonan. Adonan didiamkan selama 20 menit

3
dan ditunggu hingga mengembang. Selanjutnya digiling dengan menggunakan alat
penggiling sehingga membentuk mie, dilanjutkan dengan proses perebusan.
Pendistribusian produk Mie Peri diawali dengan cara delivery ke beberapa daerah
di sekitar Malang. Pendistribusian dilakukan dengan menggunakan kendaraan bermotor
yang diantarkan oleh seorang driver. Dalam proses pendistribusian Mie Peri, produk
dikemas serapi dan serapat mungkin agar produk tidak rusak saat pendistribusian produk
dilakukan.

b. Penilaian Terhadap Pasar


Analisis pasar usaha mie pelangi kami yaitu:
1. Target Penjualan
Usaha ini berlokasi di ruko Jl. Soekarno-Hatta, Malang. Daerah ini terletak sangat
strategis karena berada di pinggir jalan utama dan dekat dengan kampus. Lingkungan
kampus adalah lingkungan dimana banyak anak-anak kos yang tidak punya waktu untuk
memasak makanan, untuk itu kami mengambil peluang ini untuk dijadikan sebuah
kesempatan untuk memperoleh keuntungan dan pelanggan. Apalagi ketika siang hari
ketika jam-jam istirahat dan makan siang. Hal ini menjadikan kami semakin kuat untuk
membuat produk makanan berat. Yang menjadi target pasar kami yaitu mahasiswa,
masyarakat sekitar dan masyarakat pengguna jalan tempat usaha kami berdiri.

2. Analisis Pesaing
Usaha Mie Peri kami ini, mempunyai pesaing yang dapat dibilang cukup banyak.
Pengaruh pesaing terhadap penjualan Mie Peri kami sedikit berpengaruh karena pesaing
sudah terlebih dahulu berjualan mie sehingga mereka sudah dikenal banyak masyarakat.
Tempat berjualannya pun cukup strategis. Selain itu, mereka menawarkan rasa pedas
berlevel. Hal ini tentu saja menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta pedas,
utamanya mahasiswa. Namun, dalam proses produksinya, mereka kurang
memperhatikan aspek kebersihan. Penyajiannya pun terbilang cukup lama. Selain itu,
bahan produksi yang digunakan juga tidak baik untuk kesehatan. Berbeda dengan usaha
kami. Mie Peri merupakan makanan sehat karena terbuat dari bahan alami. Oleh karena
itu, usaha ini sangat baik untuk didirikan.

4
c. Rencana Pemasaran
1. Produk
Pada bisnis plan kali ini produk yang akan kita usung yaitu berupa Mie. Mie
yang kami produksi bernama Mie Peri yang merupakan singakatan dari Mie Pelangi
Cita Rasa Indonesia. Mie Peri ini terbuat dari bahan-bahan alami yang memberikan
cita rasa khas Nusantara.

2. Harga
- Nama dari produk : Mie Peri
- Harga Pokok Produksi
Harga pokok produksi adalah Biaya-biaya yang dikorbankan untuk
memproses bahan-bahan (termasuk bahan bakunya) atau barang setengah jadi,
sampai menjadi akhir untuk siap dijual.
 Modal Awal = Biaya tetap + Biaya tidak tetap
= Rp 18.100.00 + Rp 743.500
= Rp 18.843.500
 Harga NETT/HPP = (Nilai penyusutan per bulan + Biaya tidak tetap) / Kapasitas
Produksi
= (Rp. 987.500 + 743.500) /200
= Rp 8.655
- Harga Jual
Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh besarnya HPP sebesar Rp 7.467.
Oleh karena itu kami menetapkan harga jual dipasaran untuk Mie Peri adalah
sebesar Rp. 9.000 per porsinya. Harga tersebut kami pilih untuk memperoleh
margin yang dianggap cukup dan menunjang proses produksi selanjutnya.

3. Proses Pembuatan Produk


Proses produksi dilakukan dengan menggunakan alat-alat sederhana seperti
mesin penggiling adonan untuk membentuk mie , kemudian ditambahankan
beberapa ekstrak sayuran berbeda yang telah di haluskan untuk memberi rasa dan
warna serta nutrisi pada produk Mie Peri. Bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan
produk Mie Peri yaitu tepung terigu, tepung tapioka, garam, telur, minyak, bawang,
dan kaldu ayam. Proses produksi nya diawali dengan mencampuri tepung terigu,
minyak, bawang, dan telur. Kemudian diuleni hingga kalis. Setelah kalis,
dicampurkan garam, air, ekstrak rasa dan nutrisi (Sawi, tomat, wortel, dan ubi ungu)

5
serta kaldu ke dalam adonan. Adonan didiamkan selama 20 menit dan ditunggu
hingga mengembang. Selanjutnya digilingan dengan menggunakan alat penggiling
sehingga membentuk mie, dilanjutkan dengan proses perebusan.

- Diagram Alir Pembentukan Mie Peri

Bahan

Disiapkan tepung tapioka, tepung terigu, minyak, bawang dan telur

Dicampurkan dalam wadah

Diuleni hingga kalis

Ditambahkan garam, kaldu ayam, air dan ekstrak warna (Sawi, wortel,
tomat, ubi jalar)

Didiamkan selama 20 menit dan tunggu hingga mengembang

Digiling dengan mesin penggiling pembentuk mie

Direbus dalam alat perebus mie

Mie Peri

6
d. Finansial
- Harga Pokok Produksi
Harga pokok produksi adalah Biaya-biaya yang dikorbankan untuk
memproses bahan-bahan (termasuk bahan bakunya) atau barang setengah jadi,
sampai menjadi akhir untuk siap dijual.
 Modal Awal = Biaya tetap + Biaya tidak tetap
= Rp 18.100.000 + Rp 743.500
= Rp 18.843.500
 Harga NETT/HPP = (Nilai penyusutan per bulan + Biaya tidak tetap) / Kapasitas
Produksi
= (Rp. 987.500 + 743.500) /200
= Rp 8.655

- BEP
 Biaya Tetap
Harga per Nilai Nilai
Jumlah
No Material Banyak Satuan satuan Ekonomis Penyusutan
(Rp)
(Rp) (bulan) /bulan
Mesin
1. 2 Buah 6.250.000 12.500.000 24 520.833
Penggiling
Alat
Perebus
2. 1 Buah 5.600.000 5.600.000 12 466.667
Mie 6
lubang
Total 987.500

7
 Biaya Tidak Tetap
Harga per satuan
No Material Banyak Satuan Jumlah (Rp)
(Rp)
1. Tepung terigu 10 kg 9.000 90.000
2. Tepung Tapioka 8 kg 6.000 48.000
3. Garam 5 pcs 1.000 5.000
4. Telur 7 kg 24.000 168.000
5. Minyak 5 liter 24.800 124.000
6. Bawang 5 kg 23.000 115.000
7. Kaldu Ayam 5 liter 25.000 125.000
8. Sawi 8 ikat 2.000 16.000
9. Wortel 5 kg 1.500 7.500
10. Ubi Ungu 5 kg 6.000 30.000
11. Tomat 5 kg 3.000 15.000
Total 743.500

e. Tempat
Usaha Mie Peri (Mie Pelangi Cita Rasa Indonesia) ini rencananya akan didirikan di
daerah dekat Universitas Brawijaya, yaitu Jl. Soekarno Hatta. Lokasi ini dirasa sangat
strategis karena berada di daerah yang menjadi pusat kuliner di Kota Malang. Kawasan
ini dekat dengan Universitas dan tempat tinggal mahasiswa yang menjadi target
konsumen kami. Selain itu, untuk mendekati target anak muda lokasi ini strategis karena
dekat dengan kost mahasiswa yang pastinya membutuhkan makanan yang variatif dan
mengandung nutrisi. Oleh karena itu, dengan mengambil lokasi di tempat yang strategis
diharap banyak pelanggan yang tertarik sehingga usaha ini dapat berkembang.

f. Promosi Dan Iklan


Pemasaran bisnis mie pelangi bisa dilakukan dengan membuat mie pelangi yang
enak dan berbeda. Cara untuk menawarkan produk yang kami miliki dengan cara
menyebarkan brosur Mie Peri di daerah sekitar kampus, mahasiswa, dosen, karyawan
dosen, dan masyarakat di sekitar kampus. Selain itu kami juga akan menawarkan produk
yang kita miliki di sekolah-sekolah, seperti TK, SMP, SMA. Kami juga akan
memanfaatkan promosi kuliner mie dengan tampilan menarik dari Mie Perie pada media
social, seperti Faceboook, Path, WhatsApp, Line, dan Instagram.

8
g. Organisasi Pelaksana
Struktur organisasi dalam pelaksanaan usaha Mie Peri adalah sebagai berikut:

General Manajer
Muna Galbia
Maulida

Keuangan
Personalia Produksi Pemasaran
Suci Wahyu
Maznah Zuhria Aulia Triangga Dewi Himni Maryam
Ramadhanti

Masing-masing bagian memiliki tugasnya masing-masing, yaitu:


1. General Manajer
Tugas dari seorang manajer umum adalah memiliki wewenang penuh terhadap
setiap pengambilan keputusan, merencanakan segala macam kebutuhan dalam usaha
ini dan mengorganisir serta mengontrol kinerja seluruh pegawai agar sesuai dengan
tujuan usaha. Selain itu juga manajer umum bertugas mengelola operasional harian
usaha, serta mengelola perusahaan sesuai dengan visi dan misi perusahaan.

2. Personalia
Tugas dari bagian personalia adalah menyeleksi dan merekrut karyawan dengan
kriteria – kriteria tertentu berdasarkan kriteria yang dibututhkan dan mengevaluasi
setiap kinerja karyawan. Selain itu, bagian personalia juga memiliki tugas untuk
menyimpan arsip atau berkas – berkas usaha dan membuat arsip yang dibutuhkan
dalam usaha. Bagian personalia pun melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebagai
sarana informasi mekanisme penerimaan tenaga kerja, serta menyiapkan ataupun
membuat absensi karyawan.

3. Keuangan
Tugas dari bagian keuangan adalah membuat laporan keuangan setiap bulan dan
melaporkannya langsung kepada manager, melaksanakan perintah manager dalam hal
penggajian, serta mencatat semua transaksi yang terjadi di perusahaan dengan jelas
dan menghitungnya secara akurat.

9
4. Produksi
Tugas dari bagian produksi adalah mengelola, membuat serta memproduksi
bahan baku menjadi barang jadi yaitu masakan, mengontrol setiap produksi yang di
jual kepada konsumen, serta berinovasi setiap saat dari segi cita rasa dan penyajian
dengan mengikuti perkembangan yang ada. Bahan baku harus direncanakan
sedemikian rupa sehingga menopang tercapainya tujuan bagian produksi yaitu tepat
jumlah, tepat mutu, tepat waktu dan tepat ongkos atau harganya.

5. Pemasaran
Tugas dari bagian pemasaran adalah merancang, men-design, dan menentukan
strategi promosi dan media promosi apa yang tepat untuk digunakan dalam
menawarkan menu dan fasilitas terbaik restoran kepada konsumen. Media promosi
yang dimaksud bisa berupa iklan di media sosial, brosur, dan lain sebagainya. Selain
itu, bagian pemasaran juga bertugas menangani reservasi dari mulai hingga selesai.

10
BAB IV
PENUTUP

Bisnis usahas Mie Peri merupakan usaha yang menjanjikan jika dilihat dari
beberapa faktor, khususnya faktor tren saat ini, dimana banyak didirikan usaha-usaha mie
dengan berbagai spesialisasi. Namun, semua itu harus disesuaikan dengan selera
konsumen. Perusahaan Mie Peri tidak akan membuat masyarakat jenuh atau bosan karena
tampilan dan rasa dari Mie Peri yang menarik serta mie merupakan pengganti makanan
pokok sehingga bisa bersaing dengan makanan pokok lain yang secara kasat mata sangat
berbeda cita rasa dan bentuknya. Sesuai dengan namanya, Mie Peri memiliki cita rasa
khas Indonesia, hal tersebut menjadi nilai plus bagi Mie Peri dibandingkan dengan usaha
mie lainnya. Mie Peri diproduksi secara sederhana dan tentunya menggunakan bahan-
bahan alami. Pilihan warna Mie Peri terdiri dari 4 macam, yaitu warna merah yang
berasal dari ekstrak tomat, warna orange dari ekstrak wortel, warna hijau dari ekstrak
sawi, dan warna ungu dari ekstrak ubi ungu. Lokasi kedai Mie Peri berasa di jalan
Soekarno Hatta yang merupakan salah satu pusat kuliner di Kota Malang. Mie Peri juga
menyediakan jasa delivery ke beberapa lokasi sekitar. Harga yang kami tawarkan untuk
satu porsi Mie Peri sangatlah terjangkau, yaitu Rp 9.000 per porsinya. Diharapkan dengan
harga yang terjangkau tersebut dapat semakin mengundang minat para konsumen untuk
mencicipi cita rasa khas Indonesia dalam sajian Mie Peri, khususnya bagi para mahasiswa
yang berada di Kota Malang.

11