Anda di halaman 1dari 3

SUPPLY CHAINT MANAGEMENT

Nama : Aditiya Kukuh Prayoga


NIM : 150030366
Prodi : Sistem Informasi

Sekolah Tinggi Manajemen Informasi Dan Teknik Komputer


(STMIK) STIKOM BALI
2018
SCM Perusahaan Ban PT XYZ Tbk
1. Proses produksi Perusahaan Ban PT XYZ Tbk:
Semua bahan baku dicampur (digiling) di mesin banbury (pabrik bahan baku). Kemudian
masuk ke dalam proses produksi, proses produksi terdiri dari :
a) Proses Beatgrumet adalah proses pembuatan kawat ban. Hasil dari proses ini disebut
Beadring.
b) Proses Topping Calender adalah proses melapisi benang ban dengan karet. Hasilnya
disebut Treatment. Pada proses ini terdapat Proses Bias Cutting, yaitu proses
pemotongan karet. Hasilnya disebut Play.
c) Proses Extruduring adalah proses pembuatan telapak ban atau motif ban.

Kemudian ketiga proses itu digabung dan disebut dengan Proses Building. Hasilnya disebut
Green Tire. Green Tire (bahan yang masih mentah) dimatangkan melalui Proses Curing.
Hasilnya adalah Tire (ban). Kemudian masuk ke dalam Proses Cecking atau Final Inspection,
dimana proses ini adalah proses untuk memisahkan ban menurut grade atau mutu kelasnya.
Kemudian jika sudah selesai, ban tersebut dikirim ke gudang barang jadi lalu ke distributor
(agen besar bisa berupa agen yang berada di luar negeri atau agen kecil seperti
sowroom/bengkel). Kemudian dipasarkan ke konsumen akhir.

2. Supplier yang dibutuhkan:


a) Supplier karet, Karet sebagai bahan dasar dari pembuatan ban.
b) Supplier Karbon black, Karbon black sebagai penguat ban.
c) Supplier Oli, Oli digunakan agar ban tersebut lentur.
d) Supplier bahan-bahan kimia, Bahan-bahan kimia digunakan agar ban tersebut bisa tahan
terhadap cuaca.
3.
Penjelasan:

1. Bahan-bahan dari supplier (karet, karbon black, oli, bahan kimia) dimasukan kedalam
gudang bahan baku.
2. Lalu, bahan-bahan tersebut dimasukan kedalam pabrik pengolah. Untuk diolah menjadi
bahan jadi (BAN).
3. Setelah jadi, ban dimasukan kedalam gudang bahan jadi.
4. Lalu ban yang siap di pasarkan diberikan kepada distributor untuk disebarluaskan.
5. Dari distributor, ban itu diterima oleh agen-agen yang menjual ban. Ada 2 tipe agen, agen
besar (yang memiliki usaha besar) dan agen kecil (yang memiliki usaha kecil-kecilan).
6. Dari agen tersebut, dijual lah ke konsumen terakhir.