Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN ANALISA

GUNUNG TAMPOMAS

Disusun Oleh:
Muhammad Hendrika Pratama
NIM : 111.150.102
KELAS B

MATA KULIAH VULKANOLOGI


JURUSAN TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”
YOGYAKARTA
2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan YME atas rahmat dan karunia-Nya, akhirnya
saya dapat menyelesaikan Laporan Analisa Gunung Tampomas dalam tugas Mata
Kuliah Vulkanologi..

Namun penyusun menyadari bahwa tentunya masih terdapat beberapa


kekurangan dalam penyusunan Laporan ini, baik dalam secara penyajian maupun
yang lainnya, yang kurang memuaskan di hati para pembaca. Oleh karena itu,
penyusun m

Penyusun berharap semoga Laporan Analisa Gunung Tampomas ini dapat


bermanfaat bagi para pembaca yang budiman. Terima kasih.

Yogyakarta, 9 Mei 2018

M Hendrika Pratama

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................. i


DAFTAR ISI ........................................................................................................... ii
DAFTAR GAMBAR ............................................. Error! Bookmark not defined.
DAFTAR TABEL .................................................. Error! Bookmark not defined.
BAB I ...................................................................................................................... 1
PENDAHULUAN .................................................................................................. 1
1.1 Latar Belakang ......................................................................................... 1
1.2 Maksud dan Tujuan .................................................................................. 1
BAB II ..................................................................................................................... 3
HASIL DAN PEMBAHASAN ............................................................................... 3
2.1 Geokimia ....................................................................................................... 3
2.1.1 Jenis Batuan ........................................................................................... 4
2.1.2 Afinitas Magma...................................................................................... 4
2.1.4 Diagram Harker ...................................................................................... 6
2.2 Sifat Letusan.................................................................................................. 7
2.3 Daerah Rawan Bencana ............................... Error! Bookmark not defined.
2.4 Morfologi ..................................................... Error! Bookmark not defined.
2.5 Stratigrafi....................................................................................................... 9
2.7 Kemanfaatan ................................................ Error! Bookmark not defined.
BAB III ................................................................................................................... 9
KESIMPULAN ....................................................................................................... 9
3.1 Kesimpulan ................................................................................................. 10
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 11

ii
Vulkanologi Kelas B

BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang

Gunung api adalah lubang kepundan atau rekahan dalam kerak bumi tempat
keluarnya cairan magma atau gas atau cairan lainnya ke permukaan bumi. Material
yang dierupsikan ke permukaan bumi umumnya membentuk kerucut terpancung.
Menurut Alzwar (1988), gunung api merupakan timbulan di permukaan bumi, yang
tersusun atas timbunan rempah gunung api, tempat dengan jenis dan kegiatan
magma yang sedang berlangsung, tempat keluarnya batuan leleran dan rempah
lepas gunungapi dari dalam bumi. Menurut Mac Donald (1972), gunung api adalah
tempat atau bukaan berasalnya batuan pijar (gas) dan umumnya keduanya, keluar
ke permukaan bumi, sehingga bahan batuan tersebut berakumulasi membentuk
bukit atau gunung. Sedangkan menurut Bronto (2006), Setiap proses alam yang
berhubungan dengan kegiatan gunung api, meliputi asal-usul pembentukan magma
di dalam bumi hingga kemunculannya di permukaan bumi dalam berbagai bentuk
dan kegiatannya. Setiap magma yang muncul ke permukaan bumi adalah gunung
api.

Tampomas adalah sebuah gunung berapi yang terletak di Jawa Barat, tepatnya
sebelah utara kota Sumedang (6,77°LS 107,95°BT). Stratovolcano dengan
ketinggian 1684 meter ini juga memiliki sumber air panas yang keluar di daerah
sekitar kaki gunung.
Penelitian petrologi dan geokimia ini dilakukan dengan maksud memperoleh
data batuan gunung api busur magma sekeliling Cekungan Bandung. Masalah yang
yang diteliti adalah petrologi, petrogenesis, dan geokimia yang dalam tahap
selanjutnya akan digabungkan dengan data penelitian stratigrafi batuan gunung api,
sedimen dan malihan, geo-kronologi/umur, struktur dan mineralisasi untuk
menyusun stratigrafi lengkap di Cekungan Bandung, sehingga dapat diketahui
perkembangan Cekungan
Gunung Api Tampomas terbentuk pada Busur Sunda yang berhubungan dengan
penunjaman. Masih sedikit penelitian petrologi dan geokimia secara terperinci yang
telah dilakukan terhadap batuan gunung api di daerah penelitian.
Nama : Muhammad Hendrika Pratama
NIM : 111.150.102
Kelas : B 1
Vulkanologi Kelas B

Maksud dan Tujuan


Maksud dari acara Geokimia Batuan Gunungapi adalah supaya mahasiswa
dapat memahami unsur-unsur yang terdapat dalam batuan gunung api dan tatanan
tektonik dimana gunung api terbentuk.

Tujuan dari acara Geokimia Batuan Gunungapi adalah supaya mahasiswa dapat
membuat diagram-diagram yang menunjukkan jenis batuan, afinitas, tatanan
tektonik suatu gunung api berdasarkan data geokimia sampel batuan gunung api.

Nama : Muhammad Hendrika Pratama


NIM : 111.150.102
Kelas : B 2
Vulkanologi Kelas B

BAB II
HASIL DAN PEMBAHASAN

2.1 Geokimia
Batuan andesit basaltis merupakan pembentuk utama lava G. Tampomas. Hasil
analisis contoh aliran lava tahun 1963 menunjukkan lava tersebut sebagai andesit
agak basaltik dengan kandungan An 38 – An55, hypersten dan augit. Hasil analisis
kimia batuan diperlihatkan pada tabel berikut.

Tabel 2 1 Data Geokimia Batuan Gunung Tampomas

Kemudian dari data-data geokimia di atas, diolah dalam software Igpet99


dan Petrograph untuk mendapatkan hasil tatanan tektonik dan sifat batuan.

Nama : Muhammad Hendrika Pratama


NIM : 111.150.102
Kelas : B 3
Vulkanologi Kelas B

2.1.1 Jenis Batuan


A) Diagram TAS Alkalies Silica (Volcanic) After Cox-Bell-Pank, 1979

Diagram ini menggunakan data yang sama dengan diagram sebelumnya,


hanya saja hasil yang didapat merepresentasikan untuk batuan vulkanik. Hasil yang
didapat untuk gunung Tampomas adalah Basalt sampai Andesite,

Gambar 2 Diagram Jenis batuan dari software petrography


untuk Gunung Tampomas

2.1.2 Afinitas Magma


A) Diagram K20 – SiO2 After Peccerillo and Taylors, 1976

Sama seperti diagram sebelumnya, pada diagram ini juga menggunakan


data K20 dan SiO2 untuk menentukan afinitas magma pada gunung Tampomas.
Berdasarkan data geokimia sampel batuan gunung Tampomas, didapatkan hasil
berupa Calc-Alkaline Series .

Shoshonitic series
5
Nama : Muhammad Hendrika Pratama
NIM : 111.150.102
4
Kelas : B 4
3
K2O

High-K Calc-Alkaline series

2
Vulkanologi Kelas B

Gambar 2 3 Diagram Afinitas magma K20 – SiO2 After


Peccerillo and Taylors, 1976 untuk Gunung Tampomas

B) Diagram SiO2 – FeO/MgO after Miyashiro, 1974

Diagram ini memperlihatkan persebaran FeO/MgO dan SiO2 untuk


menentukan sifat magma apakah Tholeitic atau Calc-Alkaline. Gambar di bawah
ini memperlihatkan bahwa sampel gunung Tampomas memiliki sifat Tholleitic.

3 Tholeiitic

FeO/MgO
2

1 Calc-alkaline

0
48 53 58 63
SiO2

Gambar 2 41 Diagram SiO2 – FeO/MgO after Miyashiro,


1974 untuk Gunung Tampomas

Nama : Muhammad Hendrika Pratama


NIM : 111.150.102
Kelas : B 5
Vulkanologi Kelas B

2.1.4 Diagram Harker

Nama : Muhammad Hendrika Pratama


NIM : 111.150.102
Kelas : B 6
Vulkanologi Kelas B

2.2 Vulkanostratigrafi
2.3 Daerah Rawan Bencana

Nama : Muhammad Hendrika Pratama


NIM : 111.150.102
Kelas : B 7
Vulkanologi Kelas B

Nama
Gambar 2 2 Peta : Muhammad
Kawasan Hendrika
Bencana GunungPratama
Tampomas
NIM : 111.150.102
Kelas : B 8
Vulkanologi Kelas B

2.4 Stratigrafi
Satuan batuan hasil aktivitas Gunung Api Tampomas berumur Kuarter Awal –
Kuarter Akhir, terletak di atas satuan batuan sedimen berumur Miosen – Kuarter
Awal (Silitonga, 2003). Tataan stratigrafi daerah penelitian dari umur yang tua ke
muda ditunjukkan pada Gambar 2, dan dapat diterangkan sebagai berikut:
Formasi Subang terdiri atas anggota batulempung (Msc) dan anggota batupasir
(Mss) yang saling membaji dan berumur Miosen, tersebar tidak luas di tengah peta
bagian utara. Formasi Kaliwangu (Pk) berumur Miosen – Plistosen, tersebar tidak
terlalu luas di bagian barat laut dan di tengah peta bagian utara. Formasi Citalang
(Pt) berumur Plistosen, tersebar di bagian barat laut peta. Hasil gunung api lebih tua
berupa lava (Qob) berumur Tersier Awal, tersebar di bagian barat peta.
Hasil gunung api tua tak teruraikan (Qvu) ber-umur Kuarter tersebar di bagian barat
daya peta. Hasil gunung api tua berupa breksi (Qvb) berumur Kuarter tersebar di
bagian barat daya peta. Hasil gunung api muda tak teruraikan (Qyu) berumur
Kuarter tersebar di bagian barat daya dan bagian tengah peta dari utara sampai
selatan dan bersambung mengelilingi tubuh Gunung Tampomas. Tuf berbatuapung
(Qyt) dan breksi aglomerat (Qyb) berumur Kuarter, setengah melingkari tubuh
tubuh Gunung Tampomas dari bagian barat laut sampai tenggara. Satuan tidak
diuraikan (Qyl) berumur Kuarter yang menempati tubuh Gunung Tampomas dapat
dilihat di lapangan berupa perselingan antara lava dan lahar. Batuan terobosan (A)
adalah andesit (Silitonga, 2003), tetapi beberapa ahli geologi lain mengatakannya
sebagai kerucut lava.
Di lapangan, kedudukan dan hubungan antar satuan batuan gunung api sulit dilacak.

BAB III

KESIMPULAN

Nama : Muhammad Hendrika Pratama


NIM : 111.150.102
Kelas : B 9
Vulkanologi Kelas B

3.1 Kesimpulan
Dari hasil dan pembahasan mengenai gunung Tampomas di atas, dapat
disimpulkan bahwa:

Berdasarkan pembahasan di atas, dapat ditafsirkan bahwa batuan gunung


api yang diteliti termasuk ke dalam kelompok basal, andesit basal, dan
andesit, seri K-rendah, kalk-alkali, dan kalk-alkali K-tinggi.

Nama : Muhammad Hendrika Pratama


NIM : 111.150.102
Kelas : B 10
DAFTAR PUSTAKA

Deden Wahyudin, 2002, Laporan Pemetaan Bahan Galian Gunungapi Tampomas,


Direktorat Vulkanologi
Eka Kadarsetia, 1993, Penyelidikan Petrokimia , Direktorat Vulkanologi
Kusumadinata, 1979, Dasar Gunungapi Indonesia, Direktorat Vulkanologi
Mawardi dan wahyu Suherman, Penyelidikan Petrokimia G. Tampomas, 1990,
Direktorat Vulkanologi
Nasution, M. Hendrasto dan Dadi Mulyadi, 1989, laporan Pemetaan Geologi G.
Tampomas, Direktorat Vulkanologi
Rizal D. Erfan, Yana Karyana, Tardin, Maemunah, Laporan Pengumpulan Bahan
Informasi Kegunungapian G. Tampomas, Juni 1999, Direktrat Vulkanologi
Sjafra Dwipa, Yusep Hidayat H., Saleh S., Samid, 1993, Pengukuran Potensial Diri
G. Tampomas, Direktorat Vulkanologi
S. Bronto, M. S. Santoso, A. Martono, Ato Djuhara, 1996, Laporan Pemetaan
Kawasan Rawan Bencana Gunungapi Tampomas, Direktorat Vulkanologi