Anda di halaman 1dari 2

KLASIFIKASI DIABETES MELITUS

Diabetes gestasional

Diabetes mellitus tipe 4 atau diabetes gestasional adalah diabetes yang


terjadi pada wanita hamil yang sebelumnya tidak mengidap diabetes.
Meskipun diabetes ini sering membaik setelah persalinan, sekitar 50%
wanita pengidap kelainan ini tidak akan kembali ke status non-diabetes
setelah kehamilan berakhir. Bahkan, jika membaik setelah persalinan,
resiko untuk mengalami DM tipe 2 setelah sekitar 5 tahun II pada waktu
mendatang lebih besar daripada normal. (Corwin, 2008)

MANIFESTASI KLINIS DIABETES MELITUS

Kandidiasis vagina (infeksi ragi) akibat peningkatan kadar glukosa di


sekret vagina dan urine, serta gangguan fungsi imun. Kandidiasis dapat
menyebabkan rasa gatal dan rabas di vagina. Infeksi vagina merupakan
kondisi yang sering dijumpai pada wanita yang sebelumnya tidak diduga
menderita diabetes. (Corwin, 2008)

KOMPLIKASI DIABETES MELITUS

Komplikasi akut:

a. Fenomena fajar (Down phenomenon)


Adalah hiperglikemia pada pagi hari (antara 5-9 pagi) yang
tampaknya disebabkan oleh peningkatan sirkadion kadar glukosa di
pagi hari. Fenomena ini dapat dijumpai pada pengidap DM tipe 1
dan DM tipe 2. Hormon yang terlibat adalah kortisol dan hormon
pertumbuhan, dimana hormon tersebut merangsang
glukoneogenesis. Pada pengidap DM tipe 2 juga dapat terjadi
penurunan sensitivitas terhadap insulin juga terjadi di pagi hari.

Komplikasi jangka panjang:

a. Sistem kardiovaskuler
Terjadi keruskan mikrovaskuler di arteriol kecil, kapiler, dan venula
akibat penebalan membran basal pembuluh-pembuluh kecil.
Sehingga, menyebabkan iskemia dan penurunan penyaluran
oksigen dan zat gizi ke jaringan. Kerusakan makrovaskuler terjadi
di arteri besar dan sedang akibat aterosklerosis. Efek vaskuler dari
diabetes kronis antara lain penyakit arteri koroner, stroke, dan
penyakit vaskuler perifer. (Corwin, 2008)

Corwin, Elizabeth J. 2008. Buku Saku Patofisiologi. Ed 3. Jakarta: EGC.