Anda di halaman 1dari 3

BAB 2.

TINJAUAN PUSAKA
2.1 Pengertian Bakso.
Bakso merupakan salah satu produk olahan hasil ternak yang bergizi tinggi dan banyak
digemari masyarakat. Produk olahan bakso pada umumnya menggunakan bahan baku daging dan
tepung. Daging yang biasanya dipakai adalah sapi, ayam dan ikan sedangkan tepung yang biasanya
dipakai yaitu tepung tapioka (Kusnadi, dkk 2012).

2.2 Pengertian Daging Ayam


Daging merupakan komponen utama kaerkas. Daging adalah otot hewan setelah berhenti
fungsi fisiologinya (Soeparno, 1998). Komponen utama daging terdiri atas jaringan (muscle
tissue), lemak (adipose tissue), sejumlah jaringan ikat (connective tissue) (c0llagen, elastin dan
retikulin), serta pembuluh darah, epitel dan saraf (Tien dab Sugiyono, 1992). Nilai gizi dalam
daging tidak selalu mutlak, tetapi berfariasi atau beragam. Keragaman tersebut karena perbedaan
bangsa, jenis kelamin, keturunan, umur, pengaturan gizi dan tempat otot tersebut dalam tubuh
ternak (Buckle et al., 1985).
Daging ayam merupakan produk ternak yang sering dimanfaatkan dalam pembuatan
bakso. Hal ini karena daging ayam lebih mudah didapatkan di pasar, produksi daging tinggi,
mudah diolah serta harganya relatif murah bila dibandingkan dengan harga daging sapi yang
lebih mahal. Daging ayam juga sangat berpotensi untuk diolah menjadi bakso karena daging
ayam merupakan salah satu bahan pangan penyumbang protein yang banyak dikonsumsi
masyarakat, jarang menimbulkan alergi, aromanya tidak tajam, dapat diproduksi dalam waktu
yang lebih singkat dan harganya lebih murah bila dibandingkan dengan daging sapi.
Daging ayam memiliki beberapa karakteristik, diantaranya:
1. M e r u p a k a n s u m b e r p r o t e i n h e w a n i ya n g b e r k u a l i t a s t i n g g i , a d a
k a n d u n g a n a s a m amino essensial yang lengkap dan seimbang seperti
pernyataan Blakely, J. dan D.H.Bade., (1985)
2. Proteinnya berbentuk serat dan lebih mudah dicerna dibandingkan dengan
proteinnabati
3. Harganya lebih murah dibandingkan dengan daging sapi
4. Mengandung vitamin A yang kaya, terutama pada daging ayam yang muda
(Ifandro,2011)
5. Mengandung vitamin C dan E (Ifandro, 2011)
6. Menurut Ifandro ( 2011) bahwa daging ayam rendah kadar lemaknya, lemaknya juga
termasuk asam lemak tidak jenuh, ini merupakan makanan protein yang
paling ideal bagi anak kecil, orang setengah baya dan orang lanjut usia, penderita
penyakit pembuluh darah jantung dan orang yang lemah pasca sakit.
7. Teksturnya lebih lembut
8. Dagingnya tidak sekenyal daging sapi
9. Biaya produksinya rendah
10. Rendah kadar kolestrolnya
11. Lebih banyak produk yang dihasilkan dibanding daging yang lain
12. Merupakan bahan paangan yang mudah rusak karena bakso daging ayam
mengandung protein yang tinggi, memiliki kadar tinggi dan pH netral.
13. Memiliki jumlah urat dan jaringan ikatnya lebih sedikit dari daging sapi
14. D a g i n g d a d a a ya m , k a d a r l e m a k n ya r e n d a h , t a p i r a s a n ya k u r a n g ,
d a p a t d i m a s a k dengan segala bumbu.
DAFTAR PUSTAKA

Blakely, J. dan D. H. Bade. 1985. Ilmu Peternakan. Terjemahan: B.Srigandono.Gadjah Mada


University Press, Yogyakarta.

Buckle, K.A. Edward, R.A., Fleet, G.H. and Wooton, W. 1985. Ilmu Pangan. Diterjemahkan
Oleh H. Poernomo dan Adiono. Universitas Indonesia. Jakarta.

Ifandro. 2011. Komposisi / Kandungan Gizi pada DagingAyam.


http://ifandro.com/128/komposisi-kandungan-gizi-pada-daging-ayam. Diakses
padatanggal 10 April 2016

Kusnadi, Bintoro, Al-Baarri, 2012. Daya ikat air, tingkat kekenyalan dan kadar protein pada
bakso kombinasi daging sapi dan daging kelinci. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan.
Vol.1 No. 2.

Purnomo, H. 1995. Aktivitas Air dan Peranannya dalam Pengawetan Pangan. UI Press.
Jakarta.

Tien, R.M. dan Sugiyono. 1992. Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Departemen P dan K
Dirjen Dikti Antar Universitas Pangan dan Gizi. Institut Teknologi Bandung.