Anda di halaman 1dari 2

Rumah Sakit Umum Daerah RESUSITASI NEONATUS

UNDATA No. Dokumen No. Revisi Halaman :


445/IV-
01/PLM/221

Jl. DR. Suharso No. 14 Palu


Tanggal Terbit Ditetapkan oleh,
STANDAR PROSEDUR Direktur RSUD UNDATA
OPERASIONAL

dr.Renny A.Lamadijido, Sp.PK,M.kes


NIP. 19621217 199010 2 001

Pengertian Resusitasi Neonatus merupakan suatu peosedur yang


dilakukan untuk Neonatus yang gagal bernafas secara
spontan. Resusitasi neonatus dilakukan oleh tenaga
kesehatan : dokter, bidan, perawat terlatih.
Tujuan Agar Neonatus bisa bernapas spontan
Kebijakan Surat Keputusan Direktur RSUD Undata Provinsi Sulawesi
Tengah Nomor 188.4 / 01.83 UDT tentang Standar
Pelayanan SMF Anak RSUD Undata Propinsi Sulawesi
Tengah
Prosedur A. PERSIAPAN
1. Infant Warmer
2. 3 buah kain
3. Alat penghisap lendir dengan kateter pengisap
4. Balon dan Sungkup resusitasi 5, 8, 10 Fr
5. Sarung Tangan
6. Jam atau Pencatat waktu
7. Cairan Nacl atau Ringer Lactat
8. Natrium bikarbonat 4,2%
9. Laringoskop dengan daun lurus dan pipa endotrahea
(ukuran 2.5, 3 dan 4)
10. Oksigen dengan pengatur aliran
11. Cairan Dextrose 10%
12. Epineprin 1 : 10.000
13. stetoskop
B. PELAKSANAAN
1. Tempatkan bayi di infant warmer
2. Jaga kehangatan bayi dengan membungkus bayi
menggunakan kain
3. Atur posisi bayi, letakan bayi terlentang dengan
posisi setengah mengadah untuk membuka jalan
nafas dengan mengganjal bahu bayi menggunakan
kain setinggi 3 cm
4. Isap lender dari mulut dengan menggunakan pengisap
lender dan mulut terlebih dahulu (5 cm) kemudian
hidung bayi (3 cm)
5. Keringkan bayi dengan seksama sambil rangsang
taktil dengan menggosok punggung / dada bayi
6. Atur kembali posisi kepala bayi
7. Lakukan penilaian pernafasan, denyut jantung dan
warna kulit.
8. Jika bayi mulai bernafas spontan dan teratur, denyut
jantung > 100 x /menit hentikan resusitasi tetapi bila
bayi masih sianosis berikan O2 aliran bebas.
9. Bila bayi masih megap-megap dan denyut jantung <
100 x/menit lakukan VTP (ventilasi tekanan positif )
40-60 x/mnt
10. Lakukan penilaian setelah 30 detik
11. Jika denyut jantung < 60 x/mnt setelah 30 detik
segera lakukan kompresi dada
C. KOMPRESI DADA
1. Dilakukan bersama VTP dan terkoordinasi
2. Kompresi : VTP = 3:1 (90 kompresi dada, 30 VTP
dalam 1 menit )
Dilakukan selama 30 detik kemudian dilakukan
penilaian