Anda di halaman 1dari 1

akarta - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) memastikan, masyarakat

berpenghasilan rendah (MBR) atau di bawah PTKP tidak akan dikenakan pajak
tambahan jika mendapatkan harta tambahan yang berasal dari warisan atau hibah.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak,
Hestu Yoga Saksama di Kantor Pusat Pajak, Jakarta, Rabu (20/9/2017).

Hestu menyebutkan, kepastian tidak dikenakan pajak ini juga karena telah terbitnya
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2017 tentang pengenaan pajak
penghasilan atas penghasilan tertentu berupa harta bersih yang diperlukan atau
dianggap sebagai penghasilan telah ditetapkan pada 6 September 2017.

"PP ini tidak berlaku bagi masyarakat yang memiliki penghasilan di bawah PTKP atau
memiliki warisan, hibah yang sudah dilaporkan dalam SPT pewaris," kata Hestu.

Baca juga: Pasca Tax Amnesty, Pemerintah Terbitkan Aturan Baru Kejar Pajak

Hal ini juga sesuai dengan Perdirjen Pajak Nomor 11 Tahun 2016, di mana meskipun
penghasilan PTKP namun memiliki harta, namun tetap tidak dikenakan pajak sesuai
dengan ketentuan umum. Seperti MBR, petani, melayan kecil, seorang pensiunan yang
penghasilannya hanya dari uang pensiun.

Lalu tinggal di luar negeri lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan dan tidak
punya penghasilan atau di bawah PTKP. Lalu memiliki warisan yang belum dilaporkan
di SPT tahunan namun penghasilan tidak atau di bawah PTKP. Selanjutnya, orang
pribadi yang memiliki harta berubah hibah yang belum dilaporkan di SPT Tahunan,
namun penghasilan tidak atau di bawah PTKP.

Meski demikian, Hestu mengimbau kepada seluruh wajib pajak di Indonesia untuk
melakukan pembetulan SPT Tahunan PPh 21, terutama jika terdapat harta yang
diperoleh dari penghasilan yang belum dibayarkan pajaknya, dan harta tersebut belum
dilaporkan dalam SPT.

"Ada kesempatan untuk pembetulan SPT, tetapi ada kewajiban penghasilan berapa,
semua dilakukan, kita mengimbau WP kan nanti melalui pemeriksaan, sebelum
diperiksa ya pembetulan saja, tapi begitu pemeriksaan jalan tidak bisa," tukas
dia. (mkj/mkj)