Anda di halaman 1dari 2

PENATALAKSANAAN ALERGI OBAT

No. Dokumen : SOP/UKP/I/


No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 19 Januari 2018
Halaman : 1/2
UPTD PUSKESMAS Tanda-tangan : drg. Lia Silvianty Nasty
NIP. 19790110 200604 2 005
MEURAXA

1. Pengertian
Alergi obat adalah suatu reaksi imun yang timbul karena obat. Reaksi ini
terdiari dari dua fase, yaitu: fase pertama induksi dari respon imun spesifik
terhadap paparan alergen yang pertama, yang diikuti oleh, fase kedua reaksi
alergi (eksitasi), timbulnya gejala karena terpapar lagi dengan obat tersebut.
2. Tujuan
Sebagai acuan dan langkah–langkah dalam penatalaksanaan alergi obat
3. Kebijakan
Surat Keputusan Kepala Puskesmas Nomor :800/ /Pkm-Mrx/2018 Tentang
Jenis – Jenis Pelayanan
4. Referensi
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik
Klinis Dokter di Pelayanan Primer
5. Prosedur
1. Alat :
a. Alat tulis kantor
b. Nomor urut
c. Tensimeter
d. Stetoskop
2. Bahan : –
6. Langkah - Langkah
1. Petugas memanggil pasien sesuai nomor urut
2. Petugas mencocokkan data pasien dengan personal folder/rekam medik
3. Petugas melakukan anamnese awal dan pemeriksaan tanda vital dan
mencatatnya dalam rekam medis
4. Dokter melakukan anamnesa tambahan
5. Dokter melakukan pemeriksaan fisik
a. Erupsi makulopapular atau morbiliformis
b. Kelainan dapat simetris
6. Dokter menegakkan diagnostik berdasarkan gejala klinis dan kriteria
diagnosis, pemeriksaan fisik
7. Dokter melakukan Penatalaksaan

1/2
a. Prinsip tatalaksana adalah menghentikan obat terduga.
b. Farmakoterapi yang diberikan
1) Kortikosteroid sistemik : prednison
2) Antihistamin sistemik : Loratadin
3) Topikal : bedak salisilat 2%
c. Konseling dan edukasi
1) Eliminasi obat penyebab erupsi
2) Membuat catatan kecil tentang alergi obat yang dideritanya
3) Memberitahu pasien bisa sembuh dengan adanya
hiperpigmentasi pada lokasi lesi
8. Dokter memberikan rujukan untuk penanganan lebih lanjut ke fasilitas
pelayan kesehatan sekunder pada kondisi berikut :
a. Lesi luas hampir diseluruh tubuh
b. Bila tidak ada perbaikan setelah mendapatkan pengobatan standar
c. Lesi meluas
9. Dokter/Petugas menuliskan kedalam rekam medis dan buku register
harian dengan benar dan lengkap
7. Bagan Alir
-

8. Hal-hal yang perlu diperhatikan


-
9. Unit Terkait
1. Ruangan pendaftaran
2. Ruangan/pelayanan pemeriksaan
10. Dokumen terkait
1. Rekam medis
2. Buku register pelayanan
3. Lembar resep
4. Form Rujukan
5. Form pemeriksaan laboratorium

11. Rekaman historis perubahan

No. Yang Isi perubahan Tgl. Mulai


diubah Diberlakukan

2/2