Anda di halaman 1dari 17

BAB 3

ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN SYOK HIPOVOLEMIK PADA Tn.

Y DI PUSKESMAS SILO I JEMBER

Tanggal Pengkajian : 6 April 2018 Jam : 09.00 WIB

Tempat Pengkajian : Puskesmas Silo I Jember

Pengkaji : Yustianah

I. PENGKAJIAN

A. Data Subyektif

1. Biodata

Nama : Tn. Y

Umur : 30 tahun

Agama : Islam

Suku/Bangsa : Indonesia

Pendidikan : SMA

Pekerjaan : Wiraswasta

Alamat : Jln. Curah Kates Sumuran No. 20 Garahan Silo

2. Keluhan utama

22
23

Keluarga mengatakan sejak kemaren klien mengalami BAB > 10x/hari disertai

muntah-muntah lalu tadi pagi jam 06.00 klien mengalami penurunan

kesadaran.

3. Riwayat kesehatan sekarang

Keluarga mengatakan sejak kemaren klien mengalami BAB > 10x/hari disertai

muntah-muntah lalu tadi pagi jam 06.00 klien mengalami penurunan

kesadaran.

4. Riwayat kesehatan masa lalu

Klien mempunyai riwayat ISPA

5. Riwayat kesehatan keluarga

Tidak ada anggota keluarga yang menderita atau mengalami penurunan

kesadaran dan penyakit turunan.

6. Pola aktivitas sehari-hari

Pola aktivitas Sebelum sakit Saat sakit

Nutrisi Makan : 3 x 1 sehari (Nasi, Makan : 1x1 sehari

sayur, lauk) habis 1 porsi (bubur lauk) Porsi lebih

Minum : 6 – 7 gelas sehari sedikit

(air putih dan teh) Minum : 3-4 gelas sehari

(air putih dan teh)


24

Pola eliminaasi BAB normal ± 2 kali sehari, BAB sering ± 10 kali

bentuk padat, warna kuning. sehari, bentuk cair, warna

BAK normal ± 6-8 kali kuning, bau khas.

sehari, warna kekuning – BAK normal ± 6-8 kali

kuningan sehari, bau khas.

Istirahat dan tidur Pasien mengatakan sebelum Pasien mengatakan tidak

sakit tidur 7-8 jam / hari dapat tidur nyenyak

seperti sebelumnya

karena sering pergi ke

kamar mandi

Aktiftas fsik Pasien dapat Pasien sulit beraktivitas

melakukan aktivitas sehari- karena BAB terus yang

hari seperti biasa dirasakan.

Pasien sulit beraktivitas karena nyeri yang dirasakan.

7. Pola presepsi dan Kognitif

Sebelum sakit

keluarga mengatakan sebelum sakit tidak mengalami gangguan pada BAB.

Sejak sakit

Keluarga mengatakan sejak sakit Pasien tidak mampu melakukan kegiatan.


25

8. Pola konsep diri

Pasien merasa minder karena BAB terus mengeluarkan bau yang tidak sedap

dan klien merasa tidak percaya diri.

9. Pola mekanisme koping dan stress

Keluarga Pasien tampak gelisah dan sedih dikarenakan penurunan kesadaran

dan keluarga pasien tampak bertanya-tanya pada keluarga dan perawat tentang

penyakitnya

10. Interaksi Sosial

Hubungan pasien dengan keluaga baik. Pasien juga kooperatif dan dapat

berinteraksi baik dengan lingkungan

11. Data Spiritual

Klien rajin beribadah dan tetap melaksanakan ibadah seperti biasanya

B. Data Obyektif

1. Pemeriksaan Umum

Keadaan Umum : Lemah

Kesadaran : Somnolen

Tanda-tanda Vital

TD : 80/60 mmHg S : 35,5°C

N : 60 x/menit RR : 20 x/menit
26

BB : 65 kg

TB : 165 cm

2. Pemeriksaan Fisik

a. Kepala : Bersih, rambut warna hitam, tidak ada nyeri tekan

b. Wajah : Bentuk wajah simetris, tidak ada luka, tidak ada edema.

c. Mata : Simetris, konjungtiva tidak anemis, fungsi penglihatan

baik, cowong, reflek cahaya (+)

d. Hidung : bersih, tidak ada kotoran

e. Mulut : mukosa bibir lembab, tidak ada karies gigi

f. Telinga : bersih, tidak ada cairan.

g. Leher : tidak ada pembesaran kelenjar tiroid, tidak ada benjolan.

h. Dada : Paru: I (simetris), Pa(tidak ada nyeri tekan), Pe(normal),

A(vesikuler), Jantung: tidak ada pembesaran

i. Abdomen : I( simetris), A(bising usus 12x/menit), Pa(tidak ada nyeri

tekan), Pe: timpani

j. Ekstermitas : tidak ada kelemahan di ekstermitas

k. Kulit : tampak sawo matang

l. Genetalia : berjenis kelamin laki-laki

3. Pemeriksaan Penunjang
27

GDA : 100 mg/dl

4. Terapi

Cairan elektrolit

Atalpulgit 3x1

oksigen

II. Analisa Data

Tgl/ jam Data ETIOLOGI MASALAH

6-04- 18 DS: Keluarga Pasien faktor mekanis Penurunan

mengatakan mengalami preload, afterload curah jantung


10.00
penurunan kesadaran mulai
wib
tadi pagi

DO:

• kesadaan : Somnolen

• KU : lemah

TD : 80/60mmHg,

N : 60x/menit,

RR: 20x/menit,

S : 35,5ºC.

Pupil : reflek caaya (+)

6-04-18 DS: keluarga pasien Diare Kurang volume


28

10.00 mengatakan klien BAB cair cairan

wib mulai kemarin lebih 10x/hari

DO:

• mata cowong

• Mukosa bibir kering

kesadaan : Somnolen

• KU : lemah

TD : 80/60mmHg,

N : 60x/menit,

RR: 20x/menit,

S : 35,5ºC.

Pupil : reflek caaya (+)

DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Penurunan curah jantung yang berhubngan dengan faktor mekanis preload,

afterload

2. Kurang volume cairan dari kebutuhan yang berhubungan dengan diare


III. INTERVENSI DAN RASIONAL

Tanggal :6 April 2018

Jam : 10.30 wib

NO DIAGNOSA RENCANA TINDAKAN


KEPERAWATAN TUJUAN INTERVENSI RASIONAL
1 Penurunan curah jantung Setelah dilakukan tindakan 1. membina hubungan saling 1. kepercayan anatara petugas dan
yang berhubngan dengan keperawatan selama 1x12 percaya dengan keluarga klien dapat membantu kelancaran
faktor mekanis preload, jam diharapakan syok dapa 2. kaji tanda-tanda vital pengobatan
afterload dengan teratasi krtiteria 3. Pertahankan posisi terbaik 2. tanda tanda vital indikator keadaan
hasil: untuk meningkatkan ventilasi umum
• kesadaran membaik optimal dengan meninggikan 3. posisi head elevasi dapat
• tanda-tanda vital dalam kepala tempat tidur 30 – 60 derajat menghindari penumpukan
batas normal 4. . Pertahankan tirah baring penuh cairan di paru
(bedrest total) 4. Rasional : bedrest dapat
5. Pantau EKG secara kontinu memperbaiki keadaan umum
6. Pertahankan cairan parenteral 5. EKG dap merekam aktivitas

22
23

sesuai dengan program terapi jantung


7. . Berikan oksigen sesuai dengan 6. cairan parentral dapat membantu
terapi dalam pemenuhan
8. kolaborasi dengan tim medis kecukupan volume cairan
tentang pemberian terapi obat 7. oksigen yang cukupm dapat
mengurangi stress pada
jaringan
8. sebagai terapi tambahan

2 Kurang volume cairan dari Setelah diakukan perawatan 1. memnbina hubungan saling 1. kepercayan anatara petugas dan
kebutuhan yang 1x12 jam kebutuhan airan percaya dengan keluarga klien dapat membantu kelancaran
berhubungan dengan diare dapat terpenuhi dengan 2. mengukur tanda-tanda vital pengobatan
kriteria hasil 3. melakukan pemasangan cairan 2. tanda-tanda vital sebagai indikator
1. mata tidak cowong parentral keadaan umum
2. tanda-tanda vital dalam 4. kolaborasi dengan tim medis 3. pemasangan cairan intravena dapat
batas normal tentang pengobatan megganti cairan yang hilang
3. tidak ada tanda-tanda 4. sebagai terapi tambhan
dehidrasi
24

IV. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN

Tanggal : 6 April 2018

Jam : 12.00 wib

No Diagnosa Implementasi Respon

1. Penurunan curah jantung yang 1. membina hubungan saling percaya dengan 1. Pasien Kooperatif

berhubngan dengan faktor mekanis keluarga


2. Pasien Kooperatif terhadap metode yang
preload, afterload
2. kaji tanda-tanda vital diberikan

3. Pertahankan posisi terbaik untuk 3. Pasien mengerti dengan penjelasan yang

meningkatkan ventilasi optimal dengan diberikan

meninggikan kepala tempat tidur 30 – 60


4. Pasien kooperatif
derajat
5. Pasien kooperatif
25

4. . Pertahankan tirah baring penuh (bedrest 6. Pasien kooperatif

total)
7. Pasien kooperatif

5. Pantau EKG secara kontinu

6. Pertahankan cairan parenteral sesuai

dengan program terapi

7. . Berikan oksigen sesuai dengan terapi

8. kolaborasi dengan tim medis tentang

pemberian terapi obat

2. Kurang volume cairan dari 1. memnbina hubungan saling percaya 1. pasien menerima petugas dengan baik

kebutuhan yang berhubungan dengan dengan keluarga


2. Pasien kooperatif
diare
2. mengukur tanda-tanda vital
3. pasien kooperatif
26

3. melakukan pemasangan cairan parentral 4. Pasien kooperatif

4. kolaborasi dengan tim medis tentang

pengobatan

Tanggal : 7 April 2018

Jam : 09.00 wib

No Diagnosa Implementasi Respon

1. Penurunan curah jantung yang 1. membina hubungan saling percaya dengan 1. Pasien Kooperatif

berhubngan dengan faktor mekanis keluarga


2. Pasien Kooperatif terhadap metode yang
preload, afterload
2. kaji tanda-tanda vital diberikan

3. Pertahankan posisi terbaik untuk 3. Pasien mengerti dengan penjelasan yang


27

meningkatkan ventilasi optimal dengan diberikan

meninggikan kepala tempat tidur 30 – 60


4. Pasien kooperatif
derajat
5. Pasien kooperatif
4. . Pertahankan tirah baring penuh (bedrest
6. Pasien kooperatif
total)

7. Pasien kooperatif
5. Pantau EKG secara kontinu

6. Pertahankan cairan parenteral sesuai

dengan program terapi

7. . Berikan oksigen sesuai dengan terapi

8. kolaborasi dengan tim medis tentang

pemberian terapi obat


28

2. Kurang volume cairan dari 1. memnbina hubungan saling percaya 1. pasien menerima petugas dengan baik

kebutuhan yang berhubungan dengan dengan keluarga


2. Pasien kooperatif
diare
2. mengukur tanda-tanda vital
3. pasien kooperatif

3. melakukan pemasangan cairan parentral


4. Pasien kooperatif

4. kolaborasi dengan tim medis tentang

pengobatan
29

V. EVALUASI

Tanggal/jam Diagnosa Evaluasi

6 April 2018 Dx I S : Keluarga Pasien mengatakan mengalami penurunan

kesadaran
Pukul :14.00 WIB

O : keadaan lemah

Kesadaran : somnolen

T : 80/60 mmHg

N : 60/menit

RR: 20x/menit

S : 35,5 C

dehidrasi sedang, mata cowong

A : masalah belum teratasi

P : intervensi dilanjutkan

6 April 2018 Dx II S : keluarga klien mengatakan diare mulai kemarin

pukul 14.00 WIB


O : keadaan lemah

T : 80/60 mmHg

N : 60x/menit
30

RR: 20x/menit

S : 35, 5 C

dehidrasi sedang, mata cowong

A : masalah belum teratasi

P : intervensi dilanjutkan

07 April 2018 S: Pasien mengatakan kalau sudah membaik

pukul 10.00 WIB


O : keadaan umum : baik

T : 110/80 mmHg

N : 82x/menit

RR: 20x/menit

S : 36,5 C

dehidrasi (-), mata tidak cowong

A : masalah teratasi

P : P : Intervensi dihentikan

7 April 2018 Dx II S : mengatakan sudah tidak diare

Pukul :14.00 WIB O : keadaan umum baik

Mukosa lembab
31

T : 120/80 mmHg

N : 80x/menit

RR: 20x/menit

A : masalah teratasi

P : intervensi dihentikan