Anda di halaman 1dari 31

The role of smoking cessation

in cardiovascular disease
By: Ade Meidian Ambari, MD, FIHA

Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas


Kedokteran Universitas Indonesia. Pusat Jantung Nasional. Rumah
Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita
Pendahuluan

• Kematian akibat penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian utama di


dunia dengan angka kematian (death rate) 30% atau setara dengan 17.3 juta orang
dari sebab kematian di dunia di tahun 2013.
• Diperkirakan angka ini akan meningkat mencapai 23.3 juta orang di tahun 2030
dan diprediksikan sebagai penyebab utama kematian di dunia.
• Negara dengan pendapatan rendah dan sedang seperti Indonesia memiliki
kontribusi terbesar sekitar 80% kematian penyakit kardiovaskular di dunia.
• Penyakit katastropik: berbiaya mahal dan berisiko tinggi karena membahayakan penderitanya.
• Penyakit katastropik: berbiaya mahal dan berisiko tinggi karena membahayakan penderitanya.
• Menghabiskan sekitar 25 persen dana Jaminan Kesehatan Nasional.
• Data kesehatan 2016, serangan jantung (Rp 6,9 triliun), kanker (Rp 1,8 triliun), stroke (Rp 1,5
triliun), gagal ginjal (Rp 1,5 triliun), dan diabetes melitus (Rp 1,2 triliun).
• Khusus untuk jantung dan stroke, biayanya 13 persen dari total biaya layanan.
Karakteristik pasien STEMI dari JAC registry
Frekuensi Merokok di ASIA

WHO Report on The Global Tobacco Epidemic, 2015


WHO Report on The Global Tobacco Epidemic, 2015
Beban Ekonomi terkait Tembakau
• Beban ekonomi terkait tembakau (Rp. 245,41 Trilliun) hampir 4
(empat) kali lebih besar daripada pendapatan Negara dari cukai
rokok pada tahun 2010 (Rp. 63,2 Triliun)

Kosen, S. 2012. Current Burden and


Economic Costs of Major Tobacco
Attributed Diseases in Indonesia
7.000 senyawa KIMIA
699 kimia beracun

69 zat
karsinogenik

The ESC Text Book of Preventive Cardiology.


Oxford: Oxford University Press; 2015.
Rokok Dapat Memultiplikasi Risiko Mayor
Kardiovaskular Lainnya

The ESC Text Book of Preventive Cardiology.


Oxford: Oxford University Press; 2015.
1-3% berhenti spontan
5-10% Intervensi minimal
25-30%
Intervensi optimal

46%
perokok berusaha
berhenti merokok tiap
tahunnya
The relationship between smoking and cardiovascular diseases

Pasien
Heavy Smoker

The ESC Text Book of Preventive Cardiology.


Oxford: Oxford University Press; 2015.
Hubungan antara merokok dan penyakit
kardiovaskular
Proses aterosklerosis
• Meningkatkan ketersediaan radikal bebas yang menyebabkan stres oksidatif.
• Menurunkan fungsi vasodilatasi melalui pengurangan ketersediaan nitrat
oksida (NO).
• Meningkatnya respons inflamasi. Merokok telah dikaitkan dengan
peningkatan jumlah leukosit darah perifer dan beberapa penanda inflamasi
termasuk C-reactive protein, interleukin-6 and tumour necrosis factor alpha.
• Kenaikan serum kolesterol serum, trigliserida dan low density lipoprotein
(LDL).
• Menurunkan kadar serum high density lipoprotein . Ambrose J. Journal of the American College of
Cardiology 2004; 43(10) :1731-1737
Hubungan antara merokok dan penyakit
kardiovaskular
Proses trombosis
• Meningkatkan ketersediaan radikal bebas yang menyebabkan stres
oksidatif.
• Meningkatkan aktivasi dan agregasi trombosit spontan yang dimediasi
oleh berkurangnya sensitivitas terhadap NO.
• Perubahan pada faktor antitrombotik dan prothrombotic mis.
Peningkatan kadar fibrinogen, peningkatan tissue factor (TF) and
decrease in TF pathway inhibitor-1.
• Perubahan dalam fibrinolisis. Ambrose J. Journal of the American College of
Cardiology 2004; 43(10) :1731-1737
Cardiovascular health benefits associated with
smoking cessation
Heart disorders: smoking cessation has been associated with:
• 36% risk reduction of all cause mortality after an MI (RR 0.64 (95%CI 0.58-
0.71)).
• 21% risk reduction of all cause mortality in heart failure patients (RR 0.79
(95%CI 0.63- 0.98)).
• 21% risk reduction of rehospitalisation in heart failure patients due to MI or
CHF (RR 0.79 (95%CI 0.69, 0.91)).
• Decreased risk of re-hospitalisation and all cause mortality for patients with
acute coronary syndrome or decompensation heart failure.
• After one year, the excess risk of coronary heart disease caused by smoking
is reduced by half. After 15 years of abstinence, the risk is similar to a non-
smoker. Journal of the American College of Cardiology 2001; 37(6):1677-1682.
Chest 2007; 131:446-452
DHHS Publication No. (CDC) 90-8416
Pasien

The ESC Text Book of Preventive Cardiology. Oxford: Oxford University Press; 2015.
Algoritma tatalaksana berhenti merokok

Delphi panel of international


experts. Tobacco Control.
2009;18:34–42
Delphi panel of international
experts. Tobacco Control.
2009;18:34–42
Metode Konseling untuk berhenti merokok
• Untuk pasien yang mau berhenti merokok

Ask Very Brief Advise : The ESC Text Book


Advise of Preventive
Ask Cardiology.
Assess Ask
Brief Conseling Oxford: Oxford
Assist Advise University Press;
Arrage Act 2015.
Farmakoterapi untuk berhenti merokok

Secara umum farmakoterapi untuk menghentikan kebiasaan


merokok dapat dibagi menjadi dua, yaitu lini pertama dan lini
kedua.
Tiga obat yang termasuk dalam lini pertama yaitu:
• Bupropion, antidepresan yang bekerja menghambat ambilan
kembali dopamine dan norepinephrine.
• Nicotine
• Varenicline agonis parsial reseptor nikotin.
Obat-obat yang termasuk lini kedua adalah clonidine dan
nortryptiline.1
Nicotine replacement therapy (NRT)

• Tiga mekanisme kerja utama NRT adalah mengurangi gejala putus


nikotin, mengurangi efek penguatan nikotin dan memberikan efek
yang sebelumnya didapatkan dari rokok.
• Nicotine replacement therapy terdiri dari enam bentuk sediaan, yaitu
nikotin transdermal, permen karet (gum), tablet hisap (lozenge),
tablet sublingual, inhaler dan obat semprot nasal (nasal spray).
Henningfield JE. CA Cancer J Clin.
2005;55;281-99.
Guideline for the use of nicotine
replacement therapy (NRT); 2009.
Kuisioner Fagerstrome:
Tes untuk ketergantungan Nikotin
Metode Farmakologi

>8

5-7

3-4

0-2
Gambar Treshold Trombosis

Rokok menybabkan
gangguan oksidatif
dari aktivasi protein C

Anderson JAM, Hypercoagulable states.


Clin Chest Med. 2011
Smoking