Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN

HASIL UMPAN BALIK MAHASISWA TERHADAP


PROSES PEMBELAJARANNYA
SEMESTER AKHIR 2010/2011

FAKULTAS PERTANIAN

Oleh
Tim Pusat Kajian Penjaminan Mutu

PUSAT KAJIAN PENJAMINAN MUTU


LEMBAGA KAJIAN DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
September 2011
RINGKASAN
Pemberian umpan balik mahasiswa kepada dosennya dalam rangka monitoring pelaksanaan
SCL berdasarkan SK Rektor No. 777/H4/O/2011 tanggal 17 Februari 2011 Tentang Instrument
Monitoring Pelaksanaan SCL.
Kegiatan monitoring sudah dilaksanakan mulai semester akhir 2010/2011. Sebelum dilakukan
monitoring, kegiatan ini telah disosialisasikan oleh Wakil Rektor I, LKPP dan Tim Kajian
Penjaminan Mutu Universitas kepada semua Wakil Dekan I dan Tim Penjaminan Mutu Internal
Fakultas. Selain itu, pelatihan juga diberikan kepada para staf administrasi fakultas yang diberi
tugas untuk memasukkan data hasil umpan balik mahasiswa.
Berdasarkan data yang sudah diterima oleh LKPP sampai dengan bulan September 2011,
kegiatan tersebut telah dilaksanakan di semua fakultas, kecuali Fakultas KedokterannGigi. Di
Fakultas Pertanian yang mempunyai 4 program studi hanya 2 program studi yang melaksanakan
kegiatan tersebut. Kedua program studi tersebut adalah Agroteknologi dan Keteknikan
Pertanian. Program Studi Agribisnis dan Ilmu dan Teknologi Pangan tidak mengirimkan hasil
umpan balik mahasiswanya. Dari kedua program studi yang melakukan umpan balik
mahasiswanya, jumlah mahasiswa yang telah memberikan umpan balik kepada 43 orang
dosennya dan 36 mata kuliah adalah 421 orang.
Di dalam setiap lembar isian umpan balik terdapat 10 item pertanyaan yang mencakup semua
aspek kegiatan dosen dalam proses pembelajaran. Setiap item pertanyaan mempunyai 4 pilihan
jawaban dengan nilai antara 1 (sangat kurang) sampai dengan 4 (sangat baik). Jawaban dari ke-
10 item tersebut kemudian dikelompokkan menjadi 4 kelompok jawaban, yaitu tentang
perencanaan perkuliahan, ketersediaan bahan ajar dari dosen, ketepatan waktu perkuliahan
yang digunakan oleh dosen dan pelaksanaan SCL. Setiap dosen juga diwajibkan untuk mengisi
lembar isian yang sama pertanyaannya dengan pertanyaan yang diberikan kepada mahasiswa.
Hal ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana kesesuaian jawaban antara mahasiswa dengan
dosen pengampunya.
Di tingkat fakultas, mahasiswa Fakultas Pertanian telah memberikan umpan balik untuk proses
pembelajarannya dengan nilai rata-rata 3.02 (baik). Dalam hal pelaksanaan SCL, nilai rata-
ratanya lebih rendah dari nilai rata-rata di atas, yaitu 2.98, namun demikian masih termasuk
kategori baik. Secara keseluruhan hasil umpan balik mahasiswa di Fakultas Pertanian
memuaskan, walaupun masih ada 9.5 % dosen yang mendapatkan umpan balik mahasiswanya
dalam kategori kurang sampai sangat kurang (<2.75).
Di tingkat program studi nilai rata-rata secara keseluruhan untuk Program studi Agroteknologi
adalah tidak berbeda dengan Program Studi Keteknikan Pertanian, yaitu masing-masing 3.02
(baik). Namun demikaian di Program Studi Agroteknologi masih terdapat 12 % orang dosen
yang mendapatkan umpan balik dalam kategori kurang sampai sangat kurang (< 2.75),
sedangkan di Program Studi Keteknikan Pertanian hanya terdapat 6 % orang dosen. Dalam hal
pelaksanaan SCL, Program Studi Agroteknologi mempunyai rata-rata yang lebih tinggi
dibandingkan dengan Program Studi Keteknikan Pertanian, namun keduanya masih termasuk
kategori baik (antara 2.76 s/d 3.49).
Sesuai dengan SK Rektor tersebut di atas, kegiatan ini akan terus dilakukan dan dilaporkan
setiap akhir semester. Untuk pelaksanaan umpan balik mahasiswa di semester awal 2011/2012
yang saat ini sedang berlangsung diharapkan akan dapat diikuti oleh semua program di
lingkungan Fakultas Pertanian.
DAFTAR ISI

RINGKASAN

A. PENDAHULUAN
B. RENCANA PEMBELAJARAN
C. BAHAN AJAR
D. WAKTU PERKULIAHAN
E. PELAKSANAAN SCL
F. PENUTUP

G. LAMPIRAN
A. PENDAHULUAN

a. Dasar Hukum dan Pelaksanaan Kegiatan


Universitas Hasanuddin telah memberikan pelatihan kepada setiap dosennya tentang
model-model pembelajaran berbasis mahasiswa (Student Center Learning (SCL)). Model-
model pembelajaran tersebut diharapkan sudah diterapkan oleh para dosen di setiap mata
kuliah yang diampunya. Untuk mengetahui sejauh mana setiap mata kuliah telah
menerapkan SCL, mahasiswa diberi kesempatan untuk memberikan umpan balik terhadap
proses pembelajaran di setiap mata kuliah yang diikutinya. Pelaksanaan kegiatan ini
didasarkan atas SK Rektor No. 777/H4/O/2011 tanggal 17 Februari 2011 Tentang
Instrument Monitoring Pelaksanaan SCL.

Pemberian umpan balik oleh mahasiswa terhadap mata kuliah yang diikutinya sudah mulai
dilaksanakan sejak di semester akhir 2010/2011. Dalam pelaksanaannya, instrument
monitoring SCL yang berupa lembar isian telah disosialisasikan oleh Wakil Rektor I dan Tim
Kajian Penjaminan Mutu kepada semua Wakil Dekan I, Tim penjaminan mutu internal
fakultas dan staf administrasi fakultas yang diberi tugas untuk memasukkan (input) data.
Untuk memudahkan pemasukan data dan analisisnya, Tim Penjaminan Mutu Universitas,
yang diberi tugas untuk mengalisis dan melaporkan hasil evaluasi, telah membuat program
komputer (software) yang kemudian telah dibagikan ke setiap program studi. Selain itu,
LKPP juga telah memperbanyak lembar-lembar isian untuk diserahkan ke setiap fakultas,
walapun jumlahnya terbatas dan diharapkan fakultas dapat memperbanyak sendiri jika
lembar isian tersebut tidak mencukupi.

Hasil pertemuan dengan para Wakil Dekan I dan Tim Penjaminan Mutu Internal Fakultas
disepakati bahwa untuk Semester Akhir 2010/2011 tidak harus semua dosen atau mata
kuliah yang dievaluasi, cukup diambil contoh (sample) beberapa mata kuliah atau dosen.
Namun demikian untuk semester-semester selanjutnya, yang dimulai dari Semester Awal
2011/2012, semua dosen dan semua mata kuliah yang disajikan di semester tersebut, wajib
diberikan umpan balik. Dalam memberikan umpan balik, disepakati untuk dipilih secara
acak minimal 5 orang mahasiswa peserta mata kuliah tersebut untuk setiap dosen
pengajarnya. Pemberian umpan balik kepada setiap dosen dilakukan setelah dosen yang
bersangkutan selesai memberikan bagian SAPnya; hal ini khusus untuk tim teaching.
Sedangkan untuk dosen pengasuh tunggal suatu mata kuliah, umpan balik diberikan setelah
perkuliahan selesai. Untuk mengetahui kesesuaian antara hasil umpan balik mahasiswa
dengan harapan dari dosen pengampunya, maka setiap dosen juga diwajibkan untuk
mengisi lembar isian tentang proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Hasil penilaian
dosen tersebut akan dibanding dengan hasil rata-rata penilaian mahasiswanya. Perbedaan
antara nilai harapan dosen dengan nilai mahasiswa akan menghasilkan 2 kelompok
penilaian, yaitu jika selisihnya antara -0.50 s/d 0.50, maka perbedaan tersebut masih Wajar
dan jika selisihnya < -0.50 atau > 0.50, maka dosen yang bersangkutan perlu untuk
mendapat perhatian, karena jika selisihnya > + 50, berarti dosen sangat percaya diri atau
jika < -0.50 berarti dosen terlalu rendah diri.
Di dalam lembar isian terdapat 10 pertanyaan, yang mencakup semua aspek yang dilakukan
oleh dosen selama proses pembelajaran, (daftar pertanyaan terlampir). Untuk setiap
pertanyaan, mahasiswa wajib memberikan nilai yang berkisar antara 1 (sangat kurang)
sampai dengan 4 (terbaik). Nilai rata-rata dari semua mahasiswa akan menghasilkan 4
kelompok penilaian, yaitu : < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang, 2.76 – 3.49 : Baik,
dan > 3.50 : Sangat baik.

b. Hasil Umpan Balik Secara Umum


Fakultas Pertanian mempunyai 3 jurusan dengan 4 program studi. Dari ke-empat program
studi tersebut hanya Program Studi Agroteknologi dan Keteknikan yang melaksanakan
kegiatan ini, sedangkan Program Studi Agribisnis dan Ilmu dan Teknologi Pangan, sampai
dengan tanggal 15 September 2011 tidak menyerahkan hasil umpan balik mahasiswanya
kepada LKPP.
Perincian jumlah mahasiswa dan dosen serta mata kuliah yang diberikan umpan balik yang
datanya sudah diserahkan ke LKPP sampai dengan tanggal 15 September 2011, dapat dilihat
pada Tabel 1.

Tabel 1. Jumlah Mahasiswa, Dosen dan Mata Kuliah yang Melaksanakan Umpan Balik
Mahasiswanya di Fakultas Pertanian
Jumlah Untuk Umpan Balik
No Fakultas/Program Studi
Mahasiswa Dosen Matakuliah
1 Agroteknologi 235 27 14
2 Keteknikan Pertanian 186 16 22
3 Agribisnis Tidak ada data
4 Teknologi Pangan Tidak ada data

Hasil nilai rata-rata umpan balik mahasiswa untuk setiap program studi untuk setiap item
pertanyaan dapat dilihat pada Tabel 2.

Tabel 2. Nilai Skor Rata-Rata untuk Setiap Pertanyaan Umpan Balik Mahasiswa dari Setiap
Program Studi
No. Item Pertanyaan Rata-
Program Studi
1* 2* 3* 4* 5* 6* 7* 8* 9* 10* rata
Agroteknologi 2.86 2.95 3.12 2.80 2.83 3.49 3.08 2.93 2.79 3.34 3.02
Keteknikan
3.03 3.51 3.22 2.74 2.71 3.42 2.87 2.87 2.72 3.13 3.02
Pertanian
*Keterangan: Nilai skor: < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang, 2.76 – 3.49 : Baik dan > 3.50 : Sangat baik
1. Seberapa jelas dosen menjelaskan rencana pembelajaran mata kuliah ini ?
2. Apakah dosen menyediakan materi/modul kuliah ?
3. Seberapa sering perkuliahan ini berlangsung tepat waktu dari awal hingga akhir ?
4. Seberapa banyak tugas-tugas mandiri yang diberikan oleh dosen ?
5. Seberapa sering dosen memberikan umpan balik terhadap tugas-tugas yang diberikan ?
6. Seberapa sering dosen memberikan kesempatan berdiskusi /tanya jawab selama perkuliahan ini berlangsung ?
7. Seberapa sering dosen memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berdiskusi secara mandiri dan
mempresentasikan tugas2-nya ?
8. Seberapa besar bentuk pembelajaran yg diterapkan dosen dapat meningkatkan minat dan semangat belajar saudara ?
9. Seberapa banyak materi pembelajaran ini yang dapat saudara serap dengan baik?
10. Seberapa banyak ragam evaluasi pembelajaran yang diberikan oleh dosen ?
Dari Tabel 1. terlihat bahwa jumlah mahasiswa yang telah mengisi umpan balik di Program
Studi Agroteknologi sebanyak 235 orang dan di Keteknikan Pertanian berjumlah 186 orang.
Jumlah dosen yang diberi umpan balik di Program Studi Agroteknologi dan di Keteknikan
Pertanian masing-masing sebanyak 27 orang dan 16 orang yang mengampu 14 mata kuliah
di Program Studi Agroteknologi dan 22 mata kuliah di Program Studi Keteknikan Pertanian.

Di tingkat fakultas, mahasiswa Fakultas Pertanian telah memberikan umpan balik untuk
proses pembelajarannya dengan nilai rata-rata 3.02 (baik). Dalam hal pelaksanaan SCL, nilai
rata-ratanya lebih rendah dari nilai rata-rata di atas, yaitu 2.98, namun demikian masih
termasuk kategori baik. Secara keseluruhan hasil umpan balik mahasiswa di Fakultas
Pertanian memuaskan, walaupun masih ada 9.5 % dosen yang mendapatkan umpan balik
mahasiswanya dalam kategori kurang sampai sangat kurang (<2.75).

Di tingkat program studi nilai rata-rata dari 10 pertanyaan yang diberikan kepada
mahasiswa menunjukkan bahwa Program studi Agroteknologi adalah tidak berbeda dengan
Program Studi Keteknikan Pertanian, yaitu masing-masing 3.02 (baik), lihat Tabel 2. Namun
demikaian di Program Studi Agroteknologi masih terdapat 12 % orang dosen yang
mendapatkan umpan balik dalam kategori kurang sampai sangat kurang (< 2.75), sedangkan
di Program Studi Keteknikan Pertanian hanya terdapat 6 % orang dosen..

Jika dilihat nilai rata-rata per item pertanyaan, maka penilaian mahasiswa yang termasuk di
dalam kategori kurang (skor nilai antara 2.00 – 2.75) hanya terdapat di Program Studi
Keteknikan Pertanian yaitu untuk pertanyaan nomor 4 (tugas-tugas mandiri), nomor 5
(umpan balik untuk mahasiswa) dan nomor 9 (daya serap mahasiswa terhadap matakuliah
yang diikutinya). Di Program Studi Agroteknologi, semua mahasiswa memberikan umpan
balik dengan kategori baik untuk semua item pertanyaan.

Berdasarkan dosen pengampu mata kuliah, pada Tabel 3 dapat dilihat nama-nama dosen
yang mempunyai nilai rata-rata kurang dari 2.75 (termasuk kategori kurang sampai sangat
kurang) dan pada Tabel 4 dapat dilihat nama-nama dosen yang mendapat penilaian sangat
baik oleh mahasiswa dengan mendapatkan rata-rata penilaian lebih bedar dari 3.49. Secara
keseluruhan nama-nama dosen yang mendapat umpan balik dapat dilihat di Lampiran 3.

Tabel 3. Nama-nama Dosen yang mendapatkan nilai rata-rata dari umpan balik mahasiswa
kurang dari 2.75 (kategori kurang sampai sangat kurang)

Nama Dosen Jumlah Sampel Nilai Rata-rata


Agroteknologi
S a a d a h, Ir,M.Si 1 1.00
Muh. Danial Rahim, Dr,Ir,MP 1 1.00
Tigin Dariati, SP,M.Sc 10 2.67
Keteknikan Pertanian
Helmi A. Koto, Ir,MS 8 2.59
Dari Tabel 3 terlihat bahwa ada 2 orang dosen yang mendapat nilai rata-rata 1 (sangat
kurang). Penilaian tersebut kemungkinan tidak valid karena jumlah mahasiswa yang menilai
hanya 1 orang saja.
Pada Tabel 4. dapat dilihat nama-nama dosen yang mendapat umpan balik dari
mahasiswanya berada dalam kategori sangat baik. Untuk kategori tersebut hanya ada 2
orang dosen dari Program studi Agroteknologi, namun yang seorang hanya mendapat
penilaian dari seorang mahasiswanya sehingga tidak valid. Untuk Program studi Keteknikan
Pertanian, tidak ada dosen yang menurut umpan balik mahasiswanya termasuk kategori
sangat baik. Semua dosen di Program studi Keteknikan Pertanian, menurut hasil umpan
balik mahasiswanya termasuk dalam kategori baik, kecuali hanya seorang yang mendapat
kategori kurang, lihat Tabel 3.

Tabel 4. Nama-nama Dosen yang mendapatkan nilai rata-rata dari umpan balik mahasiswa
lebih besar dari 3.49 (kategori sangat baik)

Nama Dosen Jumlah Sampel Nilai Rata-rata


Agroteknologi
M a h m u d, Dr,Ir,MP 1 3.50
Kahar Mustari, Prof,Dr,Ir,MS 5 3.70
Keteknikan Pertanian
Tidak ada

Berdasarkan nama mata kuliah, hampir semua mata kuliah di Program Studi Agroteknologi
dan Keteknikan Pertanian menurut hasil umpan balik mahasiswanya termasuk kategori baik,
kecuali satu mata kuliah dari Program Studi Agroteknologi, yaitu Budidaya Tanaman Kacang-
Kacangan dan Umbi-Umbian yang menurut mahasiswanya sangat baik (3.68). Secara
keseluruhan nama-nama mata kuliah yang mendapat umpan balik dapat dilihat di Lampiran
4, sedangkan pada Lampiran 5 dan 6 dapat dilihat nilai rata-rata umpan balik mahasiswa
terhadap para dosen beserta mata kuliah yang diampunya serta nama-nama mata kuliah
beserta dosen pengampunya.
Pada Tabel 5. terdapat 2 (dua) mata kuliah di Program Studi Agroteknologi yang mempunyai
nilai rata-rata kurang atau sama dengan 2.75 (kategori kurang sampai sangat kurang),
namun mata kuliah Pengantar Biotek Pertanian tidak dapat dipertanggung jawabkan
keabsahannya karena hanya seorang mahasiswa yang menilai. Di Program Studi Keteknikan
Pertanian hanya terdapat satu mata kuliah yang kurang (2.75) menurut hasil umpan balik
mahasiswanya.
Tabel 5. Nama-nama Mata Kuliah yang mendapatkan nilai rata-rata dari umpan balik
mahasiswa kurang dari 2.75 (kategori kurang sampai sangat kurang)

Nama Mata Kuliah Jumlah Sampel Rata-rata


Agroteknologi
Identifikasi Hama 1 1.00
Pengantar Biotek Pertanian 24 2.57
Keteknikan Pertanian
Dasar - Dasar Teknologi & Mekanisasi Pertanian 10 2.75

Dari 10 items pertanyaan dalam lembar umpan balik yang diberikan kepada mahasiswa dan
kepada para dosen dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok jawaban berdasarkan
kegiatan-kegiatan dalam proses pembelajaran, yaitu 1. Kegiatan yang berhubungan dengan
penjelasan rencana pembelajaran oleh dosen kepada mahasiswanya, 2. Penyediaan bahan
ajar atau modul oleh dosen untuk mahasiswanya, 3. Seberapa sering dosen memberikan
perkuliahan berlangsung tepat waktu dari awal hingga akhir dan 4. Pelaksanaan SCL dalam
proses pembelajaran. Pada Gambar 1 dapat dilihat rata-rata keempat kelompok pertanyaan
tersebut untuk Program Studi Agroteknologi dan Keteknikan Pertanian.

Rata-rata Nilai Umpan Balik Mahasiswa


Keteknikan Pertanian Agroteknologi

3.51
3.03 3.22 3.12 3.04
2.86 2.95 2.92

Perencanaan Modul Kuliah Waktu Kuliah Pelaksanaan SCL


Keterangan: Nilai skor: < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang, 2.76 – 3.49 : Baik dan > 3.50 : Sangat baik

Gambar 1. Nilai Rata-Rata Umpan Balik Mahasiswa untuk Setiap Program Studi

Dari grafik pada Gambar 1. terlihat bahwa dalam hal perencanaan pembelajaran,
ketersediaan bahan ajar dan pelaksanaan waktu perkuliahhan yang tepat waktu, Program
Studi Keteknikan Pertanian mempunyai rata-rata yang lebih baik dari Program Studi
Agroteknologi, namun dalam pelaksanaan SCL Program Studi Agroteknologi lebih tinggi
sedikit nilainya dari Keteknikan Pertanian.
Perbedaan Penilaian Dosen - Mahasiswa
Agroteknologi Keteknikan Pertanian

0.29

0.09 0.06
0.05
0.00 0.00

Perencanaan Bahan Ajar Waktu Kuliah


-0.05 Pelaksanaan SCL Rata-Rata
-0.08 -0.06

-0.27

Keterangan : - 0.50 s/d + 0.50 : Wajar dan < - 0.50 atau > + 0.50: Perlu perhatian

Gambar 2. Nilai Perbedaan antara Penilaian Diri Sendiri oleh Dosen dengan Umpan Balik
dari Mahasiswanya dari 4 kelompok pertanyaan yang sama.

Jika dibandingkan dengan penilaian diri sendiri oleh para dosen pengampu, pada Gambar 2.
Dapat dilihat bahwa tidak ada perbedaan antara penilaian diri sendiri oleh dosen dengan
mahasiswanya. Namun demikian penilaian diri sendiri oleh para dosen di Program Studi
Agroteknologi cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan penilaian oleh mahasiswanya,
sedangkan di Program Studi Keteknikan Pertanian penilaian mahasiswa terhadap dosennya
lebih besar dari pada penilaian diri sendiri oleh para dosen.
B. RENCANA PEMBELAJARAN

Rencana pembelajaran seharusnya dijelaskan oleh dosen di awal perkuliahannya. Untuk


mengetahui, apakah dosen menjelaskan rencana pembelajarannya, maka di lembar umpan
balik mahasiswa ditanyakan hal sebagai berikut :

Seberapa jelas dosen


1. Tidak jelas (tidak pernah dijelaskan oleh dosen)
menerangkan rencana
2. Kurang jelas (dijelaskan secara singkat)
pembelajaran untuk mata kuliah 3. Dijelaskan dan ditulis di papan tulis/transparansi/power point
ini ? 4. Dijelaskan, ditulis dan dibagikan kepada mahasiswa

Pertanyaan dan pilihan jawaban yang sama juga diberikan kepada dosen pengampu mata
kuliah tersebut.
Hasil rata-rata umpan balik mahasiswa untuk Program Studi Agroteknologi dan di
Keteknikan Pertanian dapat dilihat pada Gambar 3.

Perencanaan Pembelajaran
3.03

2.86

Keteknikan Pertanian Agroteknologi


Keterangan: Nilai skor: < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang, 2.76 – 3.49 : Baik dan > 3.50 : Sangat baik

Gambar 3. Rata-rata penilaian mahasiswa terhadap perencanaan pembelajaran dosen

Dari Gambar 3 di atas terlihat bahwa kedua program studi tersebut telah menjelaskan
rencana pembelajarannya dengan baik (rata2 antara 2.76 s/d 3.49) walaupun rata-rata di
Program Studi Keteknikan Pertanian lebih baik dari Program Studi Agroteknologi. Namun
demikian jika dilihat dari nama-nama dosen pengampu yang mendapat rata-rata nilai
dibawah 2.75, maka di Program Studi Agroteknologi terdapat 6 orang dosen dan Program
Studi Keteknikan Pertanian 2 orang dosen. Sedangkan berdasarkan nama-nama mata kuliah
yang mendapat rata-rata nilai dibawah 2.75, maka di Program Studi Agroteknologi dan
Program Studi Keteknikan Pertanian masing-masing terdapat 3 mata kuliah, lihat Tabel 6
dan 7. Nama-nama semua dosen dan mata kuliah yang diberikan umpan balik untuk
perencanaan kuliah dapat dilihat pada Lampiran 7 dan 8.
Tabel 6. Nama-nama Dosen yang mempunyai nilai rata-rata < 2.75 untuk Perencanaan
Pembelajaran.
Nama Dosen
No Nilai Rata-rata
Agroteknologi
1 S a a d a h, Ir,M.Si 1.00
2 Muh. Danial Rahim, Dr,Ir,MP 1.00
3 M e l i n a, Dr, Ir,M.Si 2.00
4 Tigin Dariati, SP,M.Sc 2.70
5 Cri Wahyuni Brahmi Yanti, SP, M.Si 2.70
6 Novaty Eny Dungga, Dr, Ir,MP 2.78
Keteknikan Pertanian
1 Helmi A. Koto, Ir,MS 2.50
2 Suhardi, Dr,STP, MP. 2.69
Keterangan: Nilai skor: < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang

Tabel 7. Nama-nama Mata kuliah yang mempunyai nilai rata-rata < 2.75 untuk Perencanaan
Pembelajaran.
Nama Mata Kuliah
No Nilai Rata-rata
Agroteknologi
1 Identifikasi Hama 1.00
2 Pengantar Biotek Pertanian 2.59
3 Ilmu dan Teknologi Benih 2.68
Keteknikan Pertanian
1 Analisa Teknik 2.00
2 Hidro-informatika 2.50
3 Matematika Teknik I 2.63
Keterangan: Nilai skor: < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang

Pada Tabel 8. dapat dilihat nama-nama dosen yang mempunyai nilai rata-rata > 3.49 (sangat
baik). Di Program Studi Agroteknologi tidak ada seorang dosenpun yang memenuhi kriteria
tersebut, sedangkan di Program Studi Keteknikan Pertanian terdapat 2 orang dosen. Tidak
ada satupun mata kuliah yang mendapat penilaian sangat baik di Program Studi
Agroteknologi maupun Program Studi Keteknikan Pertanian menurut hasil umpan balik
mahasiswa.

Tabel 8. Nama-nama Dosen yang mempunyai nilai rata-rata > 3.49 (sangat baik) untuk
Perencanaan Pembelajaran

Nama Dosen
No Nilai Rata-rata
Agroteknologi
1 Tidak ada
Keteknikan Pertanian
1 Jalil Genisa, Prof,Dr,Ir,MS 3.50
2 Abdul Waris, Ir,MT 3.50
C. BAHAN AJAR

Bahan ajar yang disediakan atau diberikan oleh dosen kepada mahasiswanya sangat
diperlukan oleh mahasiswa untuk membantu lebih mudah memahami mata kuliah tersebut.
Ketersediaan bahan ajar tersebut ditanyakan kepada mahasiswa dengan pertanyaan seperti
berikut ini:

1. Tidak disediakan
Apakah dosen menyediakan 2. Ya, disediakan diktat tetapi harus dibeli
materi/modul kuliah ? 3. Ya, dalam bentuk barang cetakan yg bebas untuk diphotocopy
4. Ya, dalam bentuk file yang dapat dicopy dan/atau tersedia juga
secara online di Learning Management System (LMS) Unhas.

Rata-rata hasil umpan balik mahasiswa terhadap menyediakan bahan ajar oleh dosen
adalah sangat baik (3.51) di Program Studi Keteknikan Pertanian dan baik (2.95) di Program
Studi Agroteknologi. Dosen-dosen yang kurang atau sangat kurang menyediakan bahan ajar
kepada mahasiswanya dapat dilihat pada Tabel 9. Sedangkan untuk mata kuliah yang
kurang atau sangat kurang menyediakan bahan ajar kepada mahasiswanya dapat dilihat
pada Tabel 10.

Ketersediaan Bahan Ajar


3.51

2.95

Keteknikan Pertanian Agroteknologi


Keterangan: Nilai skor: < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang, 2.76 – 3.49 : Baik dan > 3.50 : Sangat baik

Gambar 7. Rata-rata penilaian mahasiswa terhadap ketersediaan bahan ajar dari dosen

Dari Tabel 9. terlihat bahwa ada 6 orang dosen di Program Studi Agroteknologi yang
menurut hasil umpan balik mahasiswanya, kurang atau sangat kurang dalam penyediaan
bahan ajar, sedangkan di Program Studi Teknik Pertanian terdapat 3 orang dosen.
Berdasarkan nama-nama mata kuliah, di Program Studi Agroteknologi terdapat 6 mata
kuliah yang kurang atau sangat kurang dalam penyediaan bahan ajar menurut hasil umpan
balik mahasiswanya, sedangkan di Program Studi Teknik Pertanian hanya terdapat satu
mata kuliah, lihat Tabel 10.
Tabel 9. Nama-nama Dosen yang mempunyai nilai rata2 < 2.75 untuk Penyediaan Bahan Ajar

Nama Dosen
No Nilai Rata-rata
Agroteknologi
1 S a a d a h, Ir,M.Si 1.00
2 Muh. Danial Rahim, Dr,Ir,MP 1.00
3 Novaty Eny Dungga, Dr, Ir,MP 1.53
4 M. Amin Ishak, Ir,M.Sc 2.53
5 Fachirah Ulfa, Ir,MP 2.60
6 Tigin Dariati, SP,M.Sc 2.70
Keteknikan Pertanian
1 Jalil Genisa, Prof,Dr,Ir,MS 2.00
2 Helmi A. Koto, Ir,MS 2.25
3 Sitti Nur Faridah, Dr,Ir,MP 2.59
Keterangan: Nilai skor: < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang

Tabel 10. Nama-nama Mata kuliah yang mempunyai nilai rata-rata < 2.75 untuk Penyediaan
Bahan Ajar

Nama Mata Kuliah


No Nilai Rata-rata
Agroteknologi
1 Identifikasi Hama 1.00
2 Fisiologi Pasca Panen 2.12
3 Genetika Tanaman 2.40
4 Pengantar Biotek Pertanian 2.49
5 Ilmu dan Teknologi Benih 2.68
6 Biokimia Tanaman 2.70
Keteknikan Pertanian
1 Matematika Teknik I 2.75
Keterangan: Nilai skor: < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang

Pada Tabel 11. dapat dilihat nama-nama dosen yang menurut hasil umpan balik
mahasiswanya sangat baik dalam penyediaan bahan ajar. Dosen menyediakan bahan ajar
atau modul kuliah yang dibagikan secara gratis dan dapat diperbanyak (photo copy), bahkan
menurut mahasiswa, ada beberapa dosen yang menyediakan bahan ajarnya di LMS
(learning manajement system) yang dapat diakses secara on-line. Berdasarkan hal tersebut,
di Program Studi Agroteknologi terdapat 6 orang dosen, dan di Program Studi Keteknikan
Pertanian terdapat 12 orang dosen.
Berdasarkan nama-nama mata kuliah yang menurut mahasiswa menyediakan bahan ajar
atau modul kuliah yang dibagikan secara gratis dan dapat diperbanyak (photo copy), bahkan
ada yang menyediakan bahan ajarnya di LMS (learning manajement system) yang dapat
diakses secara on-line, maka di Program Studi Agroteknologi hanya terdapat 1 mata kuliah,
dan di Program Studi Keteknikan Pertanian terdapat 13 mata kuliah.
Tabel 11. Nama-nama Dosen yang mempunyai nilai rata-rata > 3.49 (sangat baik) untuk
Penyediaan Bahan Ajar

Nama Dosen
No Nilai Rata-rata
Agroteknologi
1 Kahar Mustari, Prof,Dr,Ir,MS 3.60
2 Nasaruddin, Ir,MS 3.80
3 Nurfaida, SP,M.Sc 3.88
4 Salengke, Prof,Dr,Ir,M.Sc 4.00
5 M u s l i m, Prof,Dr,Ir,M.Ec 4.00
6 M a h m u d, Dr,Ir,MP 4.00
Keteknikan Pertanian
1 Haerani, STP.,M.Eng.Sc. 3.50
2 Totok Prawitosari, Ir,M.Si 3.50
3 Junaedi, Dr,Ir,M.Sc 3.57
4 Inge Scorpi Tulliza, STP 3.62
5 Amran, Prof,Dr,Ir,M.Si 3.67
6 Ahmad Munir, Prof,Dr,Ir,M.En 3.67
7 Suhardi, Dr,STP, MP. 3.69
8 Salengke, Prof,Dr,Ir,M.Sc 3.70
9 Supratomo, Dr,Ir 3.83
10 Mahmud, Dr,Ir,MP 3.90
11 Daniel, Dr, Ir,M.Sc 3.92
12 Abdul Waris, Ir,MT 4.00

Tabel 11. Nama-nama Mata kuliah yang mempunyai nilai rata-rata > 3.49 (sangat baik)
untuk Penyediaan Bahan Ajar

Nama Mata Kuliah


No Nilai Rata-rata
Agroteknologi
1 Agribisnis Tanaman Perkebunan 3.90
Keteknikan Pertanian
1 Termodinamika dan Perpindahan Panas 3.50
2 Statistika Terapan 3.67
3 Ekologi Industri 3.67
4 Teknik Pengolahan Pangan 3.67
5 Ekonomi Teknik 3.75
6 Perancangan Teknik II 3.78
7 Teknik Simulasi dan Permodelan 3.78
8 Pengantar Analisa Sistem 3.78
9 Ilmu Ukur Wilayah 3.83
10 Bahasa Inggris Keteknikan 3.83
11 Perbengkelan Pertanian 4.00
12 Analisa Teknik 4.00
13 Instrumentasi Teknik 4.00
D. WAKTU PERKULIAHAN

Jadwal perkuliahan sudah ditetapkan oleh universitas dengan waktu pelaksanaan sesuai
dengan bobot SKS mata kuliah. Waktu yang tersedia dalam perkuliahan seharusnya
dimanfaatkan oleh dosen dengan semaksimal mungkin. Untuk mengetahui penggunaan
waktu perkuliahan, khususnya ketepatan waktu pembelajaran, mahasiswa diberi
pertanyaan berikut ini.

Seberapa sering perkuliahan ini 1. Tidak pernah tepat waktu (< 25 % dari waktu yang ada)
berlangsung tepat waktu dari awal 2. Jarang sesuai tepat waktu l (25 - 50 % dari waktu yang ada)
hingga akhir ? 3. Sering sesuai tepat waktu (50 - 75 % dari waktu yang ada)
4. Selalu sesuai tepat waktu (> 75 % dari waktu yang ada)

Berdasarkan umpan balik dari mahasiswa, rata-rata tingkat kesesuaian waktu perkuliahan di
Program Studi Agroteknologi dan di Program Studi Keteknikan Pertanian berada pada
jawaban “Sering sesuai tepat waktu” yang berarti bahwa antara 50 s/d 75 % waktu
perkuliahan berlangsung tepat waktu dari awal sampai akhir perkuliahan, lihat Gambar 8.

Waktu Pembelajaran
3.22

3.12

Keteknikan Pertanian Agroteknologi


Keterangan: Nilai skor: < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang, 2.76 – 3.49 : Baik dan > 3.50 : Sangat baik

Gambar 8. Rata2 penilaian mahasiswa terhadap ketepatan waktu pembelajaran dosen

Nama-nama dosen yang menurut hasil umpan balik mahasiswa berada pada kategori “tidak
pernah atau jarang tepat waktu perkuliahan” dapat dilihat pada Tabel 12. Di Program Studi
Agroteknologi terdapat 6 orang dosen, dan di Program Studi Keteknikan Pertanian terdapat
12 orang dosen, sedangkan di Tabel 13. Dapat dilihat nama-nama mata kuliah yang
termasuk dalam kategori “tidak pernah atau jarang tepat waktu perkuliahan”. Berdasarkan
kategori tersebut di Program Studi Agroteknologi terdapat 3 mata kuliah, dan di Program
Studi Keteknikan Pertanian terdapat 2 mata kuliah.
Tabel 12. Nama-nama dosen yang mempunyai nilai rata-rata < 2.75 dalam hal penggunaan
waktu perkuliahan
Nama Dosen
No Nilai Rata-rata
Agroteknologi
1 S a a d a h, Ir,M.Si 1.00
2 Muh. Danial Rahim, Dr,Ir,MP 1.00
3 Rialid Halide, Ir,M.Sc 2.20
4 Tigin Dariati, SP,M.Sc 2.70
5 Muh. Farid BDR., Dr, Ir,MP 2.74
6 Novaty Eny Dungga, Dr, Ir,MP 2.75
Keteknikan Pertanian
1 Jalil Genisa, Prof,Dr,Ir,MS 2.00
2 Mursalim, Prof,Dr,Ir 2.43
3 Amran, Prof,Dr,Ir,M.Si 2.67
4 Haerani, STP.,M.Eng.Sc. 2.75
Keterangan: Nilai skor: < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang

Tabel 13. Nama-nama mata kuliah yang mempunyai nilai rata-rata < 2.75 dalam hal
penggunaan waktu perkuliahan
Nama Mata Kuliah
No Nilai Rata-rata
Agroteknologi
1 Identifikasi Hama 1.00
2 Pengantar Biotek Pertanian 2.34
3 Genetika Tanaman 2.60
Keteknikan Pertanian
1 Dasar - Dasar Teknologi & Mekanisasi Pertanian 2.38
2 Manajemen Agroindustri 2.50
Keterangan: Nilai skor: < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang

Tidak semua dosen atau mata kuliah yang termasuk dalam kategori “tidak pernah atau
jarang tepat waktu perkuliahan” menurut mahasiswanya. Seperti terlihat pada tabel 14, di
Program Studi Agroteknologi terdapat 8 orang dosen, dan di Program Studi Keteknikan
Pertanian terdapat 5 orang dosen yang menurut hasil umpan balik mahasiswa adalah nama-
nama dosen yang selalu sesuai tepat waktu (> 75 % dari waktu yang ada) dalam
melaksanakan perkuliahan. Dari 8 orang dosen di Program Studi Agroteknologi, terdapat 2
orang dosen yang bukan dosen di program studi tersebut, yaitu Prof.Dr.Ir. Muslim, M.Ec dan
Dr.Ir. Mahmud, MP, sedangkan ke-5 dosen yang terdapat di Program Studi Keteknikan
adalah dosen-dosen program studi tersebut.
Nama-nama mata kuliah yang termasuk di dalam kategori “selalu sesuai tepat waktu (> 75
% dari waktu yang ada)” dalam melaksanakan perkuliahan, dapat dilihat pada Tabel 15. Dari
tabel tersebut terlihat bahwa di Program Studi Agroteknologi terdapat 2 mata kuliah, dan di
Program Studi Keteknikan Pertanian terdapat 9 mata kuliah.
Tabel 14. Nama-nama dosen yang mempunyai nilai rata-rata >3.49 (sangat baik) dalam hal
penggunaan waktu perkuliahan

Nama Dosen
No Nilai Rata-rata
Agroteknologi
1 Feranita, Ir,MP 3.50
2 Syatrianti Andi Syaiful, Dr,Ir,MS, 3.50
3 M. Amin Ishak, Ir,M.Sc 3.56
4 Katriani Mantja, Ir 3.60
5 M u s l i m, Prof,Dr,Ir,M.Ec 4.00
6 M a h m u d, Dr,Ir,MP 4.00
7 Kahar Mustari, Prof,Dr,Ir,MS 4.00
8 Rafiuddin, Ir,MP 4.00
Keteknikan Pertanian
1 Helmi A. Koto, Ir,MS 3.50
2 Abdul Waris, Ir,MT 3.50
3 Supratomo, Dr,Ir 3.62
4 Salengke, Prof,Dr,Ir,M.Sc 3.63
5 Mahmud, Dr,Ir,MP 3.67

Tabel 15. Nama-nama mata kuliah yang mempunyai nilai rata-rata >3.49 (sangat baik)
dalam hal penggunaan waktu perkuliahan

No Nama Mata Kuliah Nilai Rata-rata


Agroteknologi
1 Pengantar Patogen Tumbuhan 3.50
2 Budidaya Tanaman Kacang-Kacangan dan Umbi-Umbian 4.00
Keteknikan Pertanian
1 Matematika Teknik I 3.50
2 Perbengkelan Pertanian 3.50
3 Riset Operasional 3.50
4 Hidro-informatika 3.50
5 Termodinamika dan Perpindahan Panas 3.50
6 Manajemen Sumberdaya Air 3.56
7 Ekonomi Teknik 3.75
8 Pengantar Analisa Sistem 3.78
9 Analisa Teknik 4.00
E. PELAKSANAAN SCL

Universitas Hasanuddin telah mencanangkan metode pembelajaran berbasis mahasiswa


(SCL) untuk diterapkan dalam proses pembelajaran di tingkat program studi. Para dosen dan
pimpinan institusi telah diberikan pemahanan, pelatihan-pelatihan dan hibah-hibah
kompetisi untuk mengembangkan model-model pembelajaran berbasis SCL serta
pembuatan modul-modul untuk menunjang pelaksanaan SCL. Ada beberapa indikator yang
menunjukkan bahwa dosen dalam memberikan pembelajarannya menggunakan metode
SCL. Untuk mengetahui hal tersebut telah ditanyakan kepada mahasiswa pertanyaan-
pertanyaan berikut ini yang berkaitan dengan pelaksanaan SCL. Adapun pertanyaan-
pertanyaan tersebut adalah :

1. Seberapa banyak tugas-tugas mandiri yang diberikan oleh dosen ?


2. Seberapa sering dosen memberikan umpan balik terhadap tugas-tugas yang diberikan ?
3. Seberapa sering dosen memberikan kesempatan berdiskusi /tanya jawab selama
perkuliahan berlangsung ?
4. Seberapa sering dosen memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berdiskusi
secara mandiri dan mempresentasikan tugas2-nya ?
5. Seberapa besar bentuk pembelajaran yang diterapkan oleh dosen dapat meningkatkan
minat dan semangat belajar mahasiswa ?
6. Seberapa banyak materi pembelajaran ini yang dapat diserap oleh mahasiswa dengan
baik?
7. Seberapa banyak ragam evaluasi pembelajaran yang diberikan oleh dosen ?

Berdasarkan hasil umpan balik mahasiswa, kedua program studi, yaitu Program Studi
Agroindustri dan Program Studi Keteknikan Pertanian berada dalam kategori baik dalam
menjalankan SCL, walapun Program Studi Agroindustri mempunyai rata-rata lebih tinggi
dari Program Studi Keteknikan Pertanian.

Rata-rata Skor Pelaksanaan SCL


3.04

2.92

Keteknikan Pertanian Agroteknologi


Keterangan: Nilai skor: < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang, 2.76 – 3.49 : Baik dan > 3.50 : Sangat baik

Gambar 9. Rata2 hasil umpan balik mahasiswa terhadap pelaksanaan SCL oleh dosen
Di Program Studi Agroteknologi masih terdapat 6 orang dosen yang mendapat nilai umpan
balik mahasiswa dibawah 2.75 atau kurang, bahkan dua diantaranya sangat kurang.
Sedangkan di Program Studi Keteknikan Pertanian hanya seorang dosen yang masih
mendapat nilai dibawah 2.75, lihat Tabel 16. Namun jika dilihat dari jumlah mata kuliah,
maka jumlah mata kuliah yang mendapat nilai dibawah 2.75 di Program Studi Agroteknologi
lebih sedikit dibanding dengan jumlah mata kuliah di Program Studi Keteknikan Pertanian.
Di Program Studi Agroteknologi masih terdapat 2 mata kuliah sedangkan di Program Studi
Keteknikan Pertanian terdapat 6 mata kuliah.

Tabel 16. Nama-nama dosen yang mempunyai nilai rata-rata < 2.75 dalam hal pelaksanaan
SCL

No Nama Mata Kuliah Nilai Rata-rata


Agroteknologi
1 S a a d a h, Ir,M.Si 1.00
2 Muh. Danial Rahim, Dr,Ir,MP 1.00
3 Hermazye, Dr.Ir.HL.MSc 2.64
4 Tigin Dariati, SP,M.Sc 2.66
5 Salengke, Prof,Dr,Ir,M.Sc 2.71
6 Enny Lisan Sengin, Prof,Dr,Ir,MS 2.74
Keteknikan Pertanian
1 Helmi A. Koto, Ir,MS 2.52
Keterangan: Nilai skor: < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang

Tabel 17. Nama-nama mata kuliah yang mempunyai nilai rata-rata < 2.75 dalam hal
pelaksanaan SCL

No Nama Mata Kuliah Nilai Rata-rata


Agroteknologi
1 Identifikasi Hama 1.00
2 Pengantar Biotek Pertanian 2.61
Keteknikan Pertanian
1 Ilmu Ukur Wilayah 2.63
2 Dasar - Dasar Teknologi & Mekanisasi Pertanian 2.67
3 Matematika Teknik I 2.70
4 Statistika Terapan 2.73
5 Ekologi Industri 2.74
6 Ekonomi Teknik 2.75
Keterangan: Nilai skor: < 1.99 : Sangat kurang, 2.00 – 2.75 : Kurang

Jumlah dosen yang menurut umpan balik mahasiswa telah menjalankan SCL sangat baik
(>3.49) di Program Studi Agroteknologi ada 2 orang, yaitu , Dr,Ir. Syatrianti Andi Syaiful, MS.
dan Prof,Dr,Ir. Kahar Mustari, MS, sedangkan di Program Studi Keteknikan Pertanian tidak
ada seorangpun yang memenuhi kriteria tersebut, lihat Tabel 18. Untuk mata kuliah, di
Program Studi Agroteknologi juga terdapat 2 mata kuliah yang telah menjalankan SCL
sangat baik menurut mahasiswanya, yaitu mata kuliah Genetika Tanaman dan Budidaya
Tanaman Kacang-Kacangan dan Umbi-Umbian, sedangkan di Program Studi Keteknikan
Pertanian tidak ada mata kuliah yang memenuhi kriteria tersebut.

Tabel 18. Nama-nama dosen yang mempunyai nilai rata-rata > 3.49 (sangat baik) dalam hal
pelaksanaan SCL

No Nama Mata Kuliah Nilai Rata-rata


Agroteknologi
1 Syatrianti Andi Syaiful, Dr,Ir,MS, 3.51
2 Kahar Mustari, Prof,Dr,Ir,MS 3.77
Keteknikan Pertanian
Tidak ada

Tabel 19. Nama-nama mata kuliah yang mempunyai nilai rata-rata > 3.49 (sangat baik)
dalam hal pelaksanaan SCL

No Nama Mata Kuliah Nilai Rata-rata


Agroteknologi
1 Genetika Tanaman 3.54
2 Budidaya Tanaman Kacang-Kacangan dan Umbi-Umbian 3.74
Keteknikan Pertanian
Tidak ada
F. PENUTUP

Sebagai awal dari pelaksanaan SK Rektor No. 777/H4/O/2011 tanggal 17 Februari 2011
Tentang Instrument Monitoring Pelaksanaan SCL, hasil yang didapatkan belum memuaskan
karena dari 4 program studi yang ada di Fakultas Pertanian hanya 2 program studi (50 %)
yang telah melaksanakan SK Rektor tersebut. Kedua program studi tersebut adalah Program
Studi Agroindustri dan Program Studi Keteknikan Pertanian. Dari kedua program studi
tersebut telah melibatkan 421 orang mahasiswa yang telah memberikan umpan balik
kepada 43 orang dosennya dan 36 mata kuliah yang diikutinya.
Secara keseluruhan, mahasiswa Fakultas Pertanian yang hanya diwakili oleh 2 program
studinya, telah memberikan umpan balik dengan nilai rata-rata 3.02 (baik). Dalam hal
pelaksanaan SCL, nilai rata-ratanya lebih rendah dari nilai rata-rata di atas, yaitu 2.98,
namun demikian masih termasuk kategori baik.
Sesuai dengan SK Rektor tersebut di atas, kegiatan ini akan terus dilakukan dan dilaporkan
setiap akhir semester. Untuk pelaksanaan umpan balik mahasiswa di semester awal
2011/2012 yang saat ini sedang berlangsung diharapkan akan dapat diikuti oleh semua
program di lingkungan Fakultas Pertanian.
LAMPIRAN 1. Daftar pertanyaan umpan balik untuk mahasiswa peserta mata kuliah

NO PERTANYAAN PILIHAN JAWABAN

Seberapa jelas dosen menjelaskan 1. Tidak jelas (tidak pernah dijelaskan oleh dosen)
1. rencana pembelajaran mata kuliah 2. Kurang jelas (dijelaskan secara singkat)
ini ? 3. Dijelaskan dan ditulis di papan tulis/transparansi/power point
4. Dijelaskan, ditulis dan dibagikan kepada mahasiswa
1. Tidak disediakan
Apakah dosen menyediakan 2. Ya, disediakan diktat tetapi harus dibeli
2.
materi/modul kuliah ? 3. Ya, dalam bentuk barang cetakan yg bebas untuk diphotocopy
4. Ya, dalam bentuk file yang dapat dicopy dan/atau tersedia juga
secara online di Learning Management System (LMS) Unhas.
Seberapa sering perkuliahan ini 1. Tidak pernah tepat waktu (< 25 % dari waktu yang ada)
3. berlangsung tepat waktu dari awal 2. Jarang sesuai tepat waktu l (25 - 50 % dari waktu yang ada)
hingga akhir ? 3. Sering sesuai tepat waktu (50 - 75 % dari waktu yang ada)
4. Selalu sesuai tepat waktu (> 75 % dari waktu yang ada)
1. Tidak pernah
Seberapa banyak tugas-tugas
4. 2. Tidak banyak
mandiri yang diberikan oleh dosen ? 3. Cukup banyak
4. Selalu
Seberapa sering dosen memberikan 1. Tidak pernah
5. umpan balik terhadap tugas-tugas 2. Kadang-kadang (< 25 % dari tugas2/evaluasi2 yang diberikan)
yang diberikan ? 3. Sering (25 - 75 % dari tugas2/evaluasi2 yang diberikan)
4. Selalu (> 75 % dari tugas2/evaluasi2 yang diberikan)
Seberapa sering dosen memberikan 1. Tidak pernah
6. kesempatan berdiskusi /tanya jawab 2. Sangat jarang (< 25 % dari pelaksanaan pembelajaran)
selama perkuliahan ini berlangsung ? 3. Jarang (25 - 50 % dari pelaksanaan pembelajaran)
4. Sering (> 50 % dari pelaksanaan pembelajaran)
Seberapa sering dosen memberikan
1. Tidak pernah
kesempatan kepada mahasiswa
7. 2. Sangat jarang (< 25 % dari pelaksanaan pembelajaran)
untuk berdiskusi secara mandiri dan
3. Jarang (25 - 50 % dari pelaksanaan pembelajaran)
mempresentasikan tugas2-nya ? 4. Sering (> 50 % dari pelaksanaan pembelajaran)

Seberapa besar bentuk


1. Tidak berminat dan bersemangat
pembelajaran yang diterapkan oleh
8. 2. Kurang berminat dan bersemangat
dosen dapat meningkatkan minat
3. Berminat dan bersemangat
dan semangat belajar saudara ? 4. Sangat berminat dan bersemangat

Seberapa banyak materi 1. Sangat sedikit (< 25 %)


9. pembelajaran ini yang dapat saudara 2. Sedikit (25 % - 50 %)
serap dengan baik? 3. Banyak (50 % - 75 %)
4. Hampir seluruhnya (> 75 %)
Seberapa banyak ragam evaluasi 1. Tidak tahu
10. pembelajaran yang diberikan oleh 2. Hanya ujian tertulis saja
dosen ? 3. Hanya tugas-tugas dan ujian tertulis saja
4. Banyak, seperti : kuis, tugas-tugas, presentasi dan ujian tertulis
LAMPIRAN 2. Daftar pertanyaan penilaian diri untuk dosen pengampu mata kuliah

NO PERTANYAAN PILIHAN JAWABAN

Seberapa jelas saudara menjelaskan 1. Tidak jelas (tidak pernah dijelaskan oleh dosen)
1. rencana pembelajaran mata kuliah ini 2. Kurang jelas (dijelaskan secara singkat)
kepada mahasiswa ? 3. Dijelaskan dan ditulis di papan tulis/transparansi/power point
4. Dijelaskan, ditulis dan dibagikan kepada mahasiswa
Apakah saudara menyediakan 1. Tidak disediakan
2. Ya, disediakan diktat tetapi harus dibeli
2. materi/modul kuliah untuk
3. Ya, dalam bentuk barang cetakan yg bebas untuk diphotocopy
mahasiswa peserta mata kuliah ? 4. Ya, dalam bentuk file yang dapat dicopy dan/atau tersedia secara
online di Learning Management System (LMS) Unhas
Seberapa sering saudara 1. Tidak pernah tepat waktu (< 25 % dari waktu yang ada)
3. melaksanakan perkuliahan ini tepat 2. Jarang sesuai tepat waktu l (25 - 50 % dari waktu yang ada)
waktu dari awal hingga akhir ? 3. Sering sesuai tepat waktu (50 - 75 % dari waktu yang ada)
4. Selalu sesuai tepat waktu (> 75 % dari waktu yang ada)
Seberapa banyak saudara 1. Tidak pernah
4. memberikan tugas-tugas mandiri 2. Tidak banyak
kepada mahasiswa saudara ? 3. Cukup banyak
4. Selalu
Seberapa sering saudara memberikan
1. Tidak pernah
umpan balik terhadap tugas2 mandiri
5. 2. Kadang-kadang (< 25 % dari tugas2/evaluasi2 yang diberikan)
yang saudara diberikan kepada
3. Sering (25 - 75 % dari tugas2/evaluasi2 yang diberikan)
mahasiswa? 4. Selalu (> 75 % dari tugas2/evaluasi2 yang diberikan)

Seberapa sering saudara memberikan


1. Tidak pernah
kesempatan kepada mahasiswa untuk
6. 2. Sangat jarang (< 25 % dari pelaksanaan pembelajaran)
berdiskusi/ tanya jawab selama
3. Jarang (25 - 50 % dari pelaksanaan pembelajaran)
perkuliahan ini berlangsung ? 4. Sering (> 50 % dari pelaksanaan pembelajaran)

Seberapa sering saudara memberikan


1. Tidak pernah
kesempatan kepada mahasiswa untuk
7. 2. Sangat jarang (< 25 % dari pelaksanaan pembelajaran)
berdiskusi secara mandiri dan 3. Jarang (25 - 50 % dari pelaksanaan pembelajaran)
mempresentasikan tugas2-nya ? 4. Sering (> 50 % dari pelaksanaan pembelajaran)

Menurut saudara, seberapa besar


bentuk pembelajaran yang saudara 1. Tidak banyak mahasiswa yang berminat dan bersemangat
8. terapkan dapat meningkatkan minat 2. Cukup banyak mahasiswa yang berminat dan bersemangat
dan semangat belajar mahasiswa 3. Banyak mahasiswa yang berminat dan bersemangat
saudara ? 4. Sangat banyak mahasiswa yang berminat dan bersemangat

Menurut saudara, seberapa banyak


1. Sangat sedikit (< 25 %)
materi pembelajaran ini yang dapat
9. 2. Sedikit (25 % - 50 %)
diserap dengan baik oleh mahasiswa 3. Banyak (50 % - 75 %)
saudara? 4. Hampir seluruhnya (> 75 %)

Seberapa banyak ragam evaluasi 1. Tidak tahu


10. pembelajaran yang saudara terapkan 2. Hanya ujian tertulis saja
dalam pembelajaran ini ? 3. Hanya tugas-tugas dan ujian tertulis saja
4. Banyak, seperti : kuis, tugas-tugas, presentasi dan ujian tulis.