Anda di halaman 1dari 27

Soal:

Seorang peneliti ingin mengetahui pengaruh motivasi berprestasi (X1), konsep diri (X2), dan
IQ (X3) terhadap hasil belajar Fisika (Y) siswa SMA. Dalam penelitian tersebut digunakan
sampel sebanyak 20 orang siswa SMA, dan data hasil pengukuran variabel X1, X2, X3 dan Y
adalah seperti tabel berikut.

Tabel 1. Data Hasil Pengukuran 20 Orang Siswa


X1 X2 X3 Y X1 X2 X3 Y
85 56 120 80 85 58 120 80
82 58 125 85 80 54 115 70
85 58 130 90 82 55 110 65
75 56 126 80 85 58 115 75
83 48 118 70 85 55 128 90
80 48 112 68 90 58 125 85
85 48 125 85 65 46 108 50
75 45 108 55 85 55 125 85
70 46 115 65 75 55 114 65
75 57 115 70 85 56 105 55

Pertanyaan : A. Korelasi
1) Hitung koefisien korelasi antara (1) X1–X2 ; (2) X1–X3 ; (3) X2-X3 ; (4) X1-Y ; (5) X2-
Y ; (6) X3-Y ; (7) X1-Y dengan X2 dikontrol ; (8) XI-Y dengan X3 dikontrol ; (9) X2-Y
dengan X1 dikontrol ; (10) X2-Y dengan X3 dikontrol ; (11) X3-Y dengan X1 dikontrol ;
(12) X3-Y dengan X2 dikontrol ; (13) X1-Y dengan X2 dan X3 dikontrol ; (14) X2-Y
dengan X1 dan X3 dikontrol ; (15) X3-Y dengan X1 dan X2 dikontrol.

B. Regresi
1. Tentukan persamaan garis regresinya (Y) !
2. Apakah X1, X2 dan X3 berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar (Y) ?
(lakukan pengujian dengan menghitung Freg
3. Hitung kontribusi ketiga predictor (X1, X2 dan X3) secara simultan terhadap kriterium
(Y)!
4. Hitung sumbangan efektif masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat ((SE1,
SE2, dan SE3)!
5. Jika X1= 85 ; X2 = 55 dan X3 = 115, berapakah skor hasil belajarnya (Y) ?
A. KORELASI
Hitung koefisien korelasi antara
1. X1–X2
2. X1–X3
3. X2-X3
4. X1-Y
5. X2-Y
6. X3-Y
7. X1-Y dengan X2 dikontrol
8. XI-Y dengan X3 dikontrol
9. X2-Y dengan X1 dikontrol
10. X2-Y dengan X3 dikontrol
11. X3-Y dengan X1 dikontrol
12. X3-Y dengan X2 dikontrol
13. X1-Y dengan X2 dan X3 dikontrol
14. X2-Y dengan X1 dan X3 dikontrol
15. X3-Y dengan X1 dan X2 dikontrol
JAWABAN: Korelasi
Tabel Kerja Analisis Korelasi

No X1 X2 X3 Y X12 X22 X32 Y2 X1Y X2Y X3Y X1 X2 X1 X3 X2 X3


1 85 56 120 80 7225 3136 14400 6400 6800 4480 9600 4760 10200 6720
2 82 58 125 85 6724 3364 15625 7225 6970 4930 10625 4756 10250 7250
3 85 58 130 90 7225 3364 16900 8100 7650 5220 11700 4930 11050 7540
4 75 56 126 80 5625 3136 15876 6400 6000 4480 10080 4200 9450 7056
5 83 48 118 70 6889 2304 13924 4900 5810 3360 8260 3984 9794 5664
6 80 48 112 68 6400 2304 12544 4624 5440 3264 7616 3840 8960 5376
7 85 48 125 85 7225 2304 15625 7225 7225 4080 10625 4080 10625 6000
8 75 45 108 55 5625 2025 11664 3025 4125 2475 5940 3375 8100 4860
9 70 46 115 65 4900 2116 13225 4225 4550 2990 7475 3220 8050 5290
10 75 57 115 70 5625 3249 13225 4900 5250 3990 8050 4275 8625 6555
11 85 58 120 80 7225 3364 14400 6400 6800 4640 9600 4930 10200 6960
12 80 54 115 70 6400 2916 13225 4900 5600 3780 8050 4320 9200 6210
13 82 55 110 65 6724 3025 12100 4225 5330 3575 7150 4510 9020 6050
14 85 58 115 75 7225 3364 13225 5625 6375 4350 8625 4930 9775 6670
15 85 55 128 90 7225 3025 16384 8100 7650 4950 11520 4675 10880 7040
16 90 58 125 85 8100 3364 15625 7225 7650 4930 10625 5220 11250 7250
17 65 46 108 50 4225 2116 11664 2500 3250 2300 5400 2990 7020 4968
18 85 55 125 85 7225 3025 15625 7225 7225 4675 10625 4675 10625 6875
19 75 55 114 65 5625 3025 12996 4225 4875 3575 7410 4125 8550 6270
20 85 56 105 55 7225 3136 11025 4356 5610 3696 6930 4760 8925 5880
𝚺 1612 1070 2359 1468 130662 57662 279277 110474 119250 79124 174751 86555 190549 126484
Sehingga diperoleh:
X1 = 1612 Y2 = 110474
X2 = 1070 X1X2 = 86555
X3 = 2359 X1X3 = 190549
𝑋12 = 130662 X2X3 = 126484
𝑋2 2 = 57662 X1Y = 119250
𝑋3 2 = 279277 X2Y = 79124
Y = 1468 X3Y = 174751

1. Koefisien Korelasi Antara X1–X2


 Hipotesis
Ho : Tidak terdapat hubungan antara motivasi berprestasi dan konsep diri siswa.
Ha : Terdapat hubungan antara motivasi berprestasi dan konsep diri siswa.
 Kriteria
Jika rhitung > rtabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak
 Menentukan rhitung
𝑛 ∑ 𝑋1 𝑋2 − (∑ 𝑋1 )(∑ 𝑋2 )
𝑟𝑋1 𝑋2 =
√(𝑛 ∑ 𝑋12 − (∑ 𝑋1 )2 )(𝑛 ∑ 𝑋2 2 − (∑ 𝑋2 )2 )

20.86555 − (1612)(1070)
𝑟𝑋1 𝑋2 =
√(20. 130662 − (1612)2 )(20.57662 − (1070)2 )
6260
𝑟𝑋1 𝑋2 =
√(14696)(8340)
6260
𝑟𝑋1 𝑋2 =
√122564640
6260
= = 0,5654468
11070,892

 Menentukan rtabel
Bila taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N=20, maka harga rtabel = 0,4227
 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai rhitung sebesar 0,5655 sedangkan rtabel
sebesar 0,4227 sehingga rhitung > rtabel. Dari kriteria yang diberikan (tolak H0 jika rhitung >
rtabel) maka H0 pada perhitungan ini ditolak. Jadi terdapat hubungan positif antara
motivasi berprestasi dan konsep diri siswa. Hal ini berarti semakin tinggi motivasi
berprestasi siswa maka konsep diri siswa semakin baik juga.

2. Koefisien Korelasi Antara X1–X3


 Hipotesis
Ho : Tidak terdapat hubungan antara motivasi berprestasi dan IQ siswa.
Ha : Terdapat hubungan antara motivasi berprestasi dan IQ siswa.
 Kriteria
Jika rhitung > rtabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak
 Menentukan rhitung
𝑛 ∑ 𝑋1 𝑋3 − (∑ 𝑋1 )(∑ 𝑋3 )
𝑟𝑋1 𝑋3 =
√(𝑛 ∑ 𝑋12 − (∑ 𝑋1 )2 )(𝑛 ∑ 𝑋3 2 − (∑ 𝑋3 )2 )

20.190549 − (1612)(2539)
𝑟𝑋1 𝑋3 =
√(20. 130662 − (1612)2 )(20.279277 − (2359)2 )
8272
𝑟𝑋1 𝑋3 =
√(14696)(20569)
8272
𝑟𝑋1 𝑋3 =
√303604664
8272
=
17424,255
= 0,4747
 Menentukan rtabel
Bila taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N=20, maka harga rtabel = 0,4227
 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai rhitung sebesar 0,4747 sedangkan rtabel
sebesar 0,4227 sehingga rhitung > rtabel. Dari kriteria yang diberikan (tolak H0 jika rhitung >
rtabel) maka H0 pada perhitungan ini ditolak. Jadi terdapat hubungan positif antara
motivasi berprestasi dan IQ (Intellegence Quotient) siswa. Hal ini berarti semakin tinggi
motivasi berprestasi siswa maka semakin tinggi IQ yang dimiliki siswa.
3. Koefisien Korelasi Antara X2–X3
 Hipotesis
Ho : Tidak terdapat hubungan antara konsep diri dan IQ siswa.
Ha : Terdapat hubungan antara konsep diri dan IQ siswa.
 Kriteria
Jika rhitung > rtabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak
 Menentukan rhitung
𝑛 ∑ 𝑋2 𝑋3 − (∑ 𝑋2 )(∑ 𝑋3 )
𝑟𝑋2 𝑋3 =
√(𝑛 ∑ 𝑋22 − (∑ 𝑋2 )2 )(𝑛 ∑ 𝑋3 2 − (∑ 𝑋3 )2 )

20.126484 − (1070)(2539)
𝑟𝑋2 𝑋3 =
√(20. 57662 − (1070)2 )(20.11805 − (2359)2 )
5550
𝑟𝑋2 𝑋3 =
√(8340)(20569)
5550
𝑟𝑋2 𝑋3 =
√172296060
5550
= = 0,4228
13126,159
 Menentukan rtabel
Bila taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N=20, maka harga rtabel = 0,4227
 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai rhitung sebesar 0,4228 sedangkan rtabel
sebesar 0,4227 sehingga rhitung > rtabel. Dari kriteria yang diberikan (tolak H0 jika rhitung >
rtabel) maka H0 pada perhitungan ini ditolak. Jadi terdapat hubungan positif antara
konsep diri dan IQ (Intellegence Quotient) siswa. Hal ini berarti semakin tinggi konsep
diri siswa menunjukkan bahwa IQ yang dimiliki siswa juga tinggi.

4. Koefisien Korelasi Antara X1–Y


 Hipotesis
Ho : Tidak terdapat hubungan antara motivasi berprestasi dan hasil belajar siswa.
Ha : Terdapat hubungan antara motivasi berprestasi dan hasil belajar siswa.
 Kriteria
Jika rhitung > rtabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak
 Menentukan rhitung
𝑛 ∑ 𝑋1 𝑌 − (∑ 𝑋1 )(∑ 𝑌)
𝑟𝑋1 𝑌 =
√(𝑛 ∑ 𝑋12 − (∑ 𝑋1 )2 )(𝑛 ∑ 𝑌 2 − (∑ 𝑌)2 )
20.119250 − (1612)(1468)
𝑟𝑋1 𝑌 =
√(20. 130662 − (1612)2 )(20.110474 − (1468)2 )
18594
𝑟𝑋1 𝑌 =
√(14696)(48659)
18594
𝑟𝑋1 𝑌 =
√8000285376
18594
=
28289,316
= 0,6569265

 Menentukan rtabel
Bila taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N=20, maka harga rtabel = 0,4227
 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai rhitung sebesar 0,6569 sedangkan rtabel
sebesar 0,4227 sehingga rhitung > rtabel. Dari kriteria yang diberikan (tolak H0 jika rhitung >
rtabel) maka H0 pada perhitungan ini ditolak. Jadi terdapat hubungan positif antara
motivasi dengan hasil belajar siswa. Hal ini berarti semakin motivasi siswa maka
semakin tinggi pula hasil belajar siswa.

5. Koefisien Korelasi Antara X2–Y


 Hipotesis
Ho : Tidak terdapat hubungan antara konsep diri dan hasil belajar siswa.
Ha : Terdapat hubungan antara konsep diri dan hasil belajar siswa.
 Kriteria
Jika rhitung > rtabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak
 Menentukan rhitung
𝑛 ∑ 𝑋2 𝑌 − (∑ 𝑋2 )(∑ 𝑌)
𝑟𝑋2 𝑌 =
√(𝑛 ∑ 𝑋22 − (∑ 𝑋2 )2 )(𝑛 ∑ 𝑌 2 − (∑ 𝑌)2 )
20.79124 − (1070)(1468)
𝑟𝑋2 𝑌 =
√(20. 57662 − (1070)2 )(20.110474 − (1468)2 )
11720
𝑟𝑋2 𝑌 =
√(8340)(54456)
11720
𝑟𝑋2 𝑌 =
√454163040
11720
=
21311,101
= 0,54994
 Menentukan rtabel
Bila taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N=20, maka harga rtabel = 0,4227
 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai rhitung sebesar 𝟎, 𝟓𝟒𝟗𝟗 sedangkan rtabel
sebesar 0,4227 sehingga rhitung > rtabel. Dari kriteria yang diberikan (tolak H0 jika rhitung >
rtabel) maka H0 pada perhitungan ini ditolak. Jadi terdapat hubungan positif antara
konsep diri dengan hasil belajar siswa. Hal ini berarti semakin tinggi konsep diri siswa
maka semakin tinggi pula hasil belajar siswa.

6. Koefisien Korelasi Antara X3–Y


 Hipotesis
Ho : Tidak terdapat hubungan antara IQ dan hasil belajar siswa.
Ha : Terdapat hubungan antara IQ dan hasil belajar siswa.
 Kriteria
Jika rhitung > rtabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak
 Menentukan rhitung
𝑛 ∑ 𝑋3 𝑌 − (∑ 𝑋3 )(∑ 𝑌)
𝑟𝑋3 𝑌 =
√(𝑛 ∑ 𝑋32 − (∑ 𝑋3 )2 )(𝑛 ∑ 𝑌 2 − (∑ 𝑌)2 )
20.174751 − (2539)(1468)
𝑟𝑋3 𝑌 =
√(20. 279277 − (2539)2 )(20.110474 − (1468)2 )
32008
𝑟𝑋3 𝑌 =
√(20569)(54456)
32008
𝑟𝑋3 𝑌 =
√1125006504
32008
= = 0,954291
33541,11662
 Menentukan rtabel
Bila taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N=20, maka harga rtabel = 0,4227
 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai rhitung sebesar 0,9543 sedangkan rtabel
sebesar 0,4227 sehingga rhitung > rtabel. Dari kriteria yang diberikan (tolak H0 jika rhitung >
rtabel) maka H0 pada perhitungan ini ditolak. Jadi terdapat hubungan positif antara IQ
dengan hasil belajar siswa. Hal ini berarti semakin IQ siswa maka semakin tinggi pula
hasil belajar siswa.

 Koefisien Korelasi Ganda


Tabel perolehan koefisien korelasi sederhana
X1 – X2 X1 – X3 X2 – X3 X1 – Y X2 – Y X3 – Y
0,57 0,47 0,42 0,66 0,55 0,95

Koefisien korelasi parsial (jenjang-1)


 X1 dan X2, X3 Kontrol
𝑟12 − 𝑟13 𝑟23
𝑟12−3 =
(√1 − 𝑟13 2 ) (√1 − 𝑟23 2 )

0,57 − 0,47. 0,42


𝑟12−3 =
(√1 − 0,472 ) (√1 − 0,422 )
0,3726
𝑟12−3 =
0,801041
= 0,465

 X1 dan X3, X2 kontrol


𝑟13 − 𝑟12 𝑟32
𝑟13−2 =
(√1 − 𝑟12 2 ) (√1 − 𝑟32 2 )

0,47 − 0,57. 0,42


𝑟13− =
(√1 − 0,572 ) (√1 − 0,422 )
0,2306
𝑟13−2 =
0,745662
= 0,309
 X2 dan X3, X1 kontrol
𝑟23 − 𝑟21 𝑟31
𝑟23−1 =
(√1 − 𝑟21 2 ) (√1 − 𝑟31 2 )

0,42 − 0,57. 0,47


𝑟23−1 =
(√1 − 0,572 ) (√1 − 0,472 )
0,1521
𝑟23−1 = = 0,209
0,725238
7. Koefisien Korelasi Antara X1-Y dengan X2 Dikontrol
Hipotesis:
H0 : Tidak terdapat hubungan antara motivasi dan hasil belajar siswa.
Ha : Terdapat hubungan antara motivasi dan hasil belajar siswa.
Kriteria:
Jika thitung > ttabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak.
 Menentukan rhitung
𝑟𝑦1 − 𝑟𝑦2 𝑟12
𝑟𝑦1−2 =
(√1 − 𝑟𝑦2 2 ) (√1 − 𝑟12 2 )

0,66 − 0,55.0,57
𝑟𝑦1−2 =
(√1 − 0,552 ) (√1 − 0,572 )
0,3465
= = 0,504948
0,686209

 Menentukan thitung
𝑟𝑝 √𝑛 − 3
𝑡=
(1 − 𝑟𝑝 2 )

0,587185√20 − 3 2,421026
𝑡= =
√1 − 0,5871852 √0,655214
2,421026
= = 2,99
0,809453
Jika taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N = 20, maka harga ttabel = 2,093
 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai thitung sebesar 2,99 sedangkan ttabel sebesar
2,093 sehingga thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi, terdapat hubungan
antara motivasi motivasi dan hasil belajar siswa.

8. Koefisien Korelasi Antara XI-Y dengan X3 dikontrol


Hipotesis:
H0 : Tidak terdapat hubungan antara motivasi dan hasil belajar siswa.
Ha : Terdapat hubungan antara motivasi dan hasil belajar siswa.
Kriteria:
Jika thitung > ttabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak.
 Menentukan rhitung
𝑟𝑦1 − 𝑟𝑦3 𝑟13
𝑟𝑦1−3 =
(√1 − 𝑟𝑦3 2 ) (√1 − 𝑟13 2 )

0,73 − 0,92.0,47
𝑟𝑦1−3 =
(√1 − 0,922 ) (√1 − 0,472 )
0,2976
= = 0,860
0,345933
 Menentukan thitung
𝑟𝑝 √𝑛 − 3
𝑡=
(1 − 𝑟𝑝 2 )

0,860282√20 − 3 3,547033
𝑡= =
√1 − 0,8602822 √0,259915287
3,547033
= = 6,96
0,509818877
Jika taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N = 20, maka harga ttabel = 2,093
 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai thitung sebesar 6,96 sedangkan ttabel sebesar
2,093 sehingga thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi, terdapat hubungan
antara motivasi motivasi dan hasil belajar siswa.
9. Koefisien Korelasi Antara X2-Y dengan X1 dikontrol
Hipotesis:
H0 : Tidak terdapat hubungan antara konsep diri dan hasil belajar siswa.
Ha : Terdapat hubungan antara konsep diri dan hasil belajar siswa.
Kriteria:
Jika thitung > ttabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak.
 Menentukan rhitung
𝑟𝑦2 − 𝑟𝑦1 𝑟12
𝑟𝑦2−1 =
(√1 − 𝑟𝑦1 2 ) (√1 − 𝑟12 2 )

0,61 − 0,73.0,57 0,1939


𝑟𝑦2−1 = = = 0,345294
(√1 − 0,732 ) (√1 − 0,572 ) 0,561551

 Menentukan thitung
𝑟𝑝 √𝑛 − 3
𝑡=
(1 − 𝑟𝑝 2 )

0,345294√20 − 3 1,423683
𝑡= =
√1 − 0,3452942 √0,880772169
1,423683
= = 1,517
0,938494629
Jika taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N = 20, maka harga ttabel = 2,093
 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai thitung sebesar 1,517 sedangkan ttabel sebesar
2,093 sehingga thitung < ttabel, maka H0 diterima dan Ha ditolak. Jadi, tidak terdapat
hubungan antara konsep diri dan hasil belajar siswa.

10. Koefisien Korelasi Antara X2-Y dengan X3 dikontrol


Hipotesis:
H0 : Tidak terdapat hubungan antara konsep diri dan hasil belajar siswa.
Ha : Terdapat hubungan antara konsep diri dan hasil belajar siswa.
Kriteria:
Jika thitung > ttabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak.
 Menentukan rhitung
𝑟𝑦2 − 𝑟𝑦3 𝑟23
𝑟𝑦2−3 =
(√1 − 𝑟𝑦3 2 ) (√1 − 𝑟23 2 )

0,55 − 0,95.0,42 0,151


𝑟𝑦2−1 = = = 1,88042
(0,0975) (√1 − 0,422 ) 0,080301

 Menentukan thitung
𝑟𝑝 √𝑛 − 3
𝑡=
(1 − 𝑟𝑝 2 )

0,628663√20 − 3 2,592045 2,592045


𝑡= = = = 3,3330577
√1 − 0,6286632 √0,60478261 0,7776777

Jika taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N = 20, maka harga ttabel = 2,093

 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai thitung sebesar 3,333 sedangkan ttabel sebesar
2,093 sehingga thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi, terdapat hubungan
antara konsep diri dan hasil belajar siswa.

11. Koefisien Korelasi Antara X3-Y dengan X1 Dikontrol


Hipotesis:
H0 : Tidak terdapat hubungan antara IQ dan hasil belajar siswa.
Ha : Terdapat hubungan antara IQ dan hasil belajar siswa.
Kriteria:
Jika thitung > ttabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak.
 Menentukan rhitung
𝑟𝑦3 − 𝑟𝑦1 𝑟13
𝑟𝑦3−1 =
(√1 − 𝑟𝑦1 2 ) (√1 − 𝑟13 2 )

0,92 − 0,73.0,47 0,5769


𝑟𝑦3−1 = = = 0,956311
(√1 − 0,732 ) (√1 − 0,472 ) 0,603256
 Menentukan thitung
𝑟𝑝 √𝑛 − 3
𝑡=
(1 − 𝑟𝑝 2 )

0,956311√20 − 3 3,94297
𝑡= = = 13,4870472
√1 − 0,9563112 0,29235235

Jika taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N = 20, maka harga ttabel = 2,093
 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai thitung sebesar 13,487 sedangkan ttabel
sebesar 2,093 sehingga thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi, terdapat
hubungan antara IQ dan hasil belajar siswa.

12. Koefisien Korelasi Antara X3-Y dengan X2 Dikontrol


Hipotesis:
H0 : Tidak terdapat hubungan antara IQ dan hasil belajar siswa.
Ha : Terdapat hubungan antara IQ dan hasil belajar siswa.
Kriteria:
Jika thitung > ttabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak.
 Menentukan rhitung
𝑟𝑦3 − 𝑟𝑦2 𝑟23
𝑟𝑦3−2 =
(√1 − 𝑟𝑦2 2 ) (√1 − 𝑟23 2 )

0,92 − 0,61.0,42 0,6638


𝑟𝑦3−2 = = = 0,923068
(√1 − 0,612 ) (√1 − 0,422 ) 0,719123

 Menentukan thitung
𝑟𝑝 √𝑛 − 3
𝑡=
(1 − 𝑟𝑝 2 )

0,923068√20 − 3 3,805908
𝑡= = = 9,894829
√1 − 0,9230682 0,384636

Jika taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N = 20, maka harga ttabel = 2,093
 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai thitung sebesar 9,895 sedangkan ttabel sebesar
2,093 sehingga thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi, terdapat hubungan
antara IQ dan hasil belajar siswa.
Koefisien Korelasi Parsial (jenjang -2)
13. Koefisien Korelasi X1-Y dengan X2 dan X3 Dikontrol
 Hipotesis:
H0 : Tidak terdapat hubungan motivasi berprestasi antara konsep diri dan IQ.
Ha : Terdapat hubungan motivasi berprestasi antara konsep diri dan IQ.
 Kriteria:
Jika Fhitung > Ftabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak.
 Menentukan rhitung
𝑟𝑦1−2 − (𝑟13−2 )(𝑟𝑦3−2 )
𝑟𝑦1−2,3 =
(√1 − 𝑟13−2 2 ) (√1 − 𝑟𝑦3−2 2 )

0,587185 − (0,309255)(0,923068)
𝑟𝑦3−2 =
(√1 − 0,3092552 ) (√1 − 0,9230682 )
0,301722
= = 0,825
0,365782

𝑅 2 /𝑘
𝐹=
(1 − 𝑅 2 )/(𝑛 − 𝑘 − 1)
0,8248682 /3 0,226803
𝐹= 2
= = 11,35459
(1 − 0,824868 )/(20 − 3 − 1) 0,019975
Jika taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N = 20, maka harga Ftabel = 3,24

 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai Fhitung sebesar 11,35 sedangkan ttabel sebesar
3,24 sehingga Fhitung > Ftabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi, terdapat hubungan
motivasi berprestasi antara konsep diri dan IQ.

14. Koefisien Korelasi X2-Y dengan X1 dan X3 Dikontrol


 Hipotesis:
H0 : Tidak terdapat hubungan konsep diri antara motivasi berprestasi dan IQ.
Ha : Terdapat hubungan konsep diri antara motivasi berprestasi dan IQ.
 Kriteria:
Jika Fhitung > Ftabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak.
 Menentukan rhitung
𝑟𝑦2−1 − (𝑟23−1 )(𝑟𝑦3−1 )
𝑟𝑦2−1,3 =
(√1 − 𝑟23−1 2 ) (√1 − 𝑟𝑦3−1 2 )

0,345294 − (0,209724)(0,956311) 0,144733


𝑟𝑦2−1,3 = = = 0,506324
(√1 − 0,2097242 ) (√1 − 0,9563112 ) 0,28585

𝑅 2 /𝑘
𝐹=
(1 − 𝑅 2 )/(𝑛 − 𝑘 − 1)
0,5063242 /3 0,085455
𝐹= 2
= = 1,838689
(1 − 0,506324 )/(20 − 3 − 1) 0,046477
Jika taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N = 20, maka harga Ftabel = 3,24
 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai Fhitung sebesar 1,84 sedangkan ttabel sebesar
3,24 sehingga Fhitung < Ftabel, maka H0 diterima dan Ha ditolak. Jadi, tidak terdapat
hubungan konsep diri antara motivasi berprestasi dan IQ.

15. Koefisien Korelasi X3-Y dengan X1 dan X2 Dikontrol


 Hipotesis:
H0 : Tidak terdapat hubungan IQ antara motivasi berprestasi dan konsep diri.
Ha : Terdapat hubungan IQ antara motivasi berprestasi dan konsep diri.
 Kriteria:
Jika Fhitung > Ftabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak.
 Menentukan rhitung
𝑟𝑦3−1 − (𝑟32−1 )(𝑟𝑦2−1 )
𝑟𝑦1−1,2 =
(√1 − 𝑟32−1 2 ) (√1 − 𝑟𝑦2−1 2 )

0,956311 − (0,209724)(0,345294) 0,853676


𝑟𝑦3−1,2 = = = 0,930312
(√1 − 0,2097242 ) (√1 − 0,3452942 ) 0,917623

𝑅 2 /𝑘
𝐹=
(1 − 𝑅 2 )/(𝑛 − 𝑘 − 1)
0,9303122 /3 0,288494
𝐹= 2
= = 34,31398
(1 − 0,930312 )/(20 − 3 − 1) 0,008407
Jika taraf kesalahan ditetapkan 5% dan N = 20, maka harga Ftabel = 3,24
 Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan diatas diperoleh nilai Fhitung sebesar 34,31 sedangkan ttabel sebesar
3,24 sehingga Fhitung > Ftabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi, terdapat IQ antara
motivasi berprestasi dan konsep diri.

JAWABAN REGRESI
Berdasarkan soal diatas, maka Persamaan Regresi Ganda dengan tiga prediktor terhadap
variabel terikat (Y) sebagai berikut:

Yˆ  a  b1 X 1  b2 X 2  b3 X 3
1. Menentukan Hipotesis Penelitian dan Hipotesis Statistik:
a. Hipotesis Penelitian
Ho : tidak terdapat pengaruh secara signifikan motivasi berprestasi (X1), konsep diri (X2),
dan IQ (X3) terhadap hasil fisika SMA (Y) siswa SMP.
Ha : terdapat pengaruh secara signifikan motivasi berprestasi (X1), konsep diri (X2), dan
IQ (X3) terhadap hasil fisika SMA (Y) siswa SMP.

b. Hipotesis Statistik
Ho : β1, β2, β3 = 0
Ha : β1, β2, β3 ≠ 0

Kriteria Pengujian
Jika Freg > Ftabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak
Tabel Bantu Analisis Regresi 3 Prediktor
No X1 X2 X3 Y X12 X22 X32 Y2 X1Y X2Y X3Y X1 X2 X1 X3 X2 X3
1 85 56 120 80 7225 3136 14400 6400 6800 4480 9600 4760 10200 6720
2 82 58 125 85 6724 3364 15625 7225 6970 4930 10625 4756 10250 7250
3 85 58 130 90 7225 3364 16900 8100 7650 5220 11700 4930 11050 7540
4 75 56 126 80 5625 3136 15876 6400 6000 4480 10080 4200 9450 7056
5 83 48 118 70 6889 2304 13924 4900 5810 3360 8260 3984 9794 5664
6 80 48 112 68 6400 2304 12544 4624 5440 3264 7616 3840 8960 5376
7 85 48 125 85 7225 2304 15625 7225 7225 4080 10625 4080 10625 6000
8 75 45 108 55 5625 2025 11664 3025 4125 2475 5940 3375 8100 4860
9 70 46 115 65 4900 2116 13225 4225 4550 2990 7475 3220 8050 5290
10 75 57 115 70 5625 3249 13225 4900 5250 3990 8050 4275 8625 6555
11 85 58 120 80 7225 3364 14400 6400 6800 4640 9600 4930 10200 6960
12 80 54 115 70 6400 2916 13225 4900 5600 3780 8050 4320 9200 6210
13 82 55 110 65 6724 3025 12100 4225 5330 3575 7150 4510 9020 6050
14 85 58 115 75 7225 3364 13225 5625 6375 4350 8625 4930 9775 6670
15 85 55 128 90 7225 3025 16384 8100 7650 4950 11520 4675 10880 7040
16 90 58 125 85 8100 3364 15625 7225 7650 4930 10625 5220 11250 7250
17 65 46 108 50 4225 2116 11664 2500 3250 2300 5400 2990 7020 4968
18 85 55 125 85 7225 3025 15625 7225 7225 4675 10625 4675 10625 6875
19 75 55 114 65 5625 3025 12996 4225 4875 3575 7410 4125 8550 6270
20 85 56 105 55 7225 3136 11025 4356 5610 3696 6930 4760 8925 5880
𝚺 1612 1070 2359 1468 130662 57662 279277 110474 119250 79124 174751 86555 190549 126484
Sehingga dengan menggunakan skor deviasi diperoleh hasil sebagai berikut.
 Menentukan  1 diperoleh hasil sebagai berikut:
2
x

(∑ 𝑋1 )2
∑ 𝑥1 2 = ∑ 𝑋1 2 −
𝑛
(1612)2
∑ 𝑥1 2 = 130662 −
20
2598544
∑ 𝑥1 2 = 130662 −
20
∑ 𝑥1 2 = 130662 − 129927,2

∑ 𝑥1 2 = 734,8

x
2
 Menentukan 2
diperoleh hasil sebagai berikut:
(∑ 𝑋2 )2
∑ 𝑥2 2 = ∑ 𝑋2 2 −
𝑛
(1070)2
∑ 𝑥2 2 = 57662 −
20
1144900
∑ 𝑥2 2 = 57662 −
20
∑ 𝑥2 2 = 57662 − 57245

∑ 𝑥2 2 = 377

Menentukan 
2
x 3
diperoleh hasil sebagai berikut
(∑ 𝑋3 )2
∑ 𝑥3 2 = ∑ 𝑋3 2 −
𝑛
(2359)2
∑ 𝑥3 2 = 279277 −
20
15564881
∑ 𝑥3 2 = 279277 −
20
∑ 𝑥3 2 = 279277 − 278244,5

∑ 𝑥3 2 = 1032,95

 Menentukan y 2
diperoleh hasil sebagai berikut:
(∑ 𝑌) 2
∑ 𝑦 2 = ∑ 𝑌2 −
𝑛
(1468) 2
2
∑ 𝑦 = 110474 −
20
2
2155024
∑ 𝑦 = 110474 −
20
2
∑ 𝑦 = 110474 − 107751,2

∑ 𝑦 2 = 2722,8
Menentukan  x y diperoleh hasil sebagai berikut:
1

(Σ𝑋1 )(Σ𝑌)
∑ 𝑥1 𝑦 = ∑ 𝑋1 𝑌 −
𝑛
(1612)(1468)
∑ 𝑥1 𝑦 = 119250 −
20
2366416
∑ 𝑥1 𝑦 = 119250 −
20
∑ 𝑥1 𝑦 = 119250 − 118320,8

∑ 𝑥1 𝑦 = 929,2

Menentukan x 2 y
diperoleh hasil sebagai berikut
(Σ𝑋2 )(Σ𝑌)
∑ 𝑥2 𝑦 = ∑ 𝑋2 𝑌 −
𝑛
(1070)(1468)
∑ 𝑥2 𝑦 = 79124 −
20
1570760
∑ 𝑥2 𝑦 = 79124 −
20
∑ 𝑥2 𝑦 = 79124 − 78538

∑ 𝑥2 𝑦 = 586

Menentukan x 3 y
diperoleh hasil sebagai berikut:
(Σ𝑋3 )(Σ𝑌)
∑ 𝑥3 𝑦 = ∑ 𝑋3 𝑌 −
𝑛
(2359)(1468)
∑ 𝑥3 𝑦 = 174751 −
20
3463012
∑ 𝑥3 𝑦 = 174751 −
20
∑ 𝑥3 𝑦 = 174751 − 173150,6

∑ 𝑥3 𝑦 = 1600,4

Menentukan x x1 2
diperoleh hasil sebagai beriku
(Σ𝑋1 )(Σ𝑋2 )
∑ 𝑥1 𝑥2 = ∑ 𝑋1 𝑋2 −
𝑛
(1612)(1070)
∑ 𝑥1 𝑥2 = 86555 −
20
1724840
∑ 𝑥1 𝑥2 = 86555 −
20
∑ 𝑥1 𝑥2 = 86555 − 86242

∑ 𝑥1 𝑥2 = 313
 Menentukan x x1 3
diperoleh hasil sebagai berikut:
(Σ𝑋1 )(Σ𝑋3 )
∑ 𝑥1 𝑥3 = ∑ 𝑋1 𝑋3 −
𝑛
(1612)(2359)
∑ 𝑥1 𝑥3 = 190549 −
20
3802708
∑ 𝑥1 𝑥3 = 190549 −
20
∑ 𝑥1 𝑥3 = 190549 − 190135,4

∑ 𝑥1 𝑥3 = 413,6

 Menentukan x x2 3
diperoleh hasil sebagai berikut:
(Σ𝑋2 )(Σ𝑋3 )
∑ 𝑥2 𝑥3 = ∑ 𝑋2 𝑋3 −
𝑛
(1070)(2359)
∑ 𝑥2 𝑥3 = 126484 −
20
2524130
∑ 𝑥2 𝑥3 = 126484 −
20
∑ 𝑥2 𝑥3 = 126484 − 126206.5

∑ 𝑥2 𝑥3 = 277,5

Kemudian menentukan koefisien regresi b1, b2, dan b3 diperoleh dengan menggunakan
persamaan-persamaan sebagai berikut:

x y b x  b2  x1 x 2  b3  x1 x3
2
1 1 1
(1)

x y  b1  x1 x 2  b2  x 2  b3  x 2 x3
2
2
(2)

x y  b1  x1 x3  b2  x 2 x3  b3  x3
2
3
(3)
Sehingga hasil perhitungan dengan menggunakan metode skor deviasi dimasukkan ke
persamaan 1, 2, dan 3, maka diperoleh hasil sebagai berikut.

x y b x  b2  x1 x 2  b3  x1 x3
2
1 1 1

929,2 = 𝑏1 743,8 + 𝑏2 313 + 𝑏3 413,6


2,25 = 1,79𝑏1 + 0,76𝑏2 + 𝑏3 (4)

x y  b1  x1 x 2  b2  x 2  b3  x 2 x3
2
2

586 = 𝑏1 313 + 𝑏2 377 + 𝑏3 277,5


2,11 = 1,23𝑏1 + 1,36𝑏2 + 𝑏3 (5)
x y b x x  b2  x2 x3  b3  x3
2
3 1 1 3

1600,4 = 𝑏1 413,6 + 𝑏2 277,5 + 𝑏3 1032,95


1,55 = 0,40𝑏1 + 0,27𝑏2 + 𝑏3 (6)

Selanjutnya melakukan eliminasi terhadap persamaan 4 dengan 5 , sehingga diperoleh


hasil sebagai berikut
(4) 2,25 = 1,79𝑏1 + 0,76𝑏2 + 𝑏3
(5) 2,11 = 1,23𝑏1 + 1,36𝑏2 + 𝑏3
_____________________________ -
0,14 = 0,56 𝑏1 − 0,60𝑏2
Dibagi dengan = 0,60
0,23 = 0,93 𝑏1 − 𝑏2
−0,23 = −0,93 𝑏1 + 𝑏2 Dikalikan dengan (-1) (7)
Selanjutnya melakukan eliminasi terhadap persamaan 5 dengan 6, sehingga diperoleh hasil
sebagai berikut:
(5) 2,11 = 1,23𝑏1 + 1,50𝑏2 + 𝑏3
(6) 1,55 = 0,40𝑏1 + 0,27𝑏2 + 𝑏3
_________________________________ -
0,56 = 0,83 𝑏1 + 1,23 𝑏2
Dibagi dengan: 1,23
0,45 = 0,67 𝑏1 + 𝑏2 (8)

Selanjutnya melakukan eliminasi terhadap persamaan 7 dengan 8, sehingga diperoleh hasil


sebagai berikut:
(7) −0,23 = −0,93 𝑏1 + 𝑏2
(8) 0,45 = 0,67 𝑏1 + 𝑏2
___________________ -
−0,7 = −1,6𝑏1
𝑏1 = −0,7/−1,6
𝑏1 = 0,437
Berdasarkan hasil perhitungan di atas, maka diperoleh nilai koefisien regresi b1 yaitu 0,44.

Selanjutnya melakukan substitusi nilai b1 ke persamaan 8, sehingga diperoleh hasil sebagai


berikut:
0,45 = 0,67 𝑏1 + 𝑏2
0,45 = 0,67 (0,44) + 𝑏2
0,45 = 0,29 + 𝑏2
0,45 − 0,29 = 𝑏2
0,16 = 𝑏2
Berdasarkan hasil perhitungan di atas, maka di peroleh nilai koefisien regresi b2 yaitu 0,16.

Selanjutnya melakukan substitusi nilai b1 dan b2 ke persamaan 4, sehingga diperoleh hasil


sebagai berikut:
2,25 = 1,79𝑏1 + 0,76𝑏2 + 𝑏3 (4)
2,25 = 1,79(0,44) + 0,76(0,16) + 𝑏3 (4)
2,25 = 0,7876 + 0,1216 + 𝑏3
2,25 = 0,9092 + 𝑏3
2,25 − 0,9092 = 𝑏3
𝑏3 = 1,34
Berdasarkan hasil perhitungan di atas, maka diperoleh nilai koefisien regresi b3 yaitu 1,34.

Kemudian dilanjutkan dengan menentukan nilai a dari nilai-nilai di bawah ini:


Rata-rata X1 = 80,60 b1 = 0,44
Rata-rata X2 = 53,50 b2 = 0,16
Rata-rata X3 = 117,95 b3 = 1,34
Rata-rata Y = 73,40

Hasil perhitungan nilai a, maka diperoleh hasil sebagai berikut:


𝑌̅ = 𝑎 + 𝑏1 ̅̅̅
𝑋1 + 𝑏2 ̅̅̅ ̅̅̅3
𝑋2 + 𝑏3 𝑋
73,40 = 𝑎 + 0,44(80,60) + 0,16(53,50) + 1,34(117,95)
73,40 = 𝑎 + 35,464 + 8,560 + 158,053
73,40 = 𝑎 + 202,077
73,40 − 202,077 = 𝑎
𝑎 = −128,677
Selanjutnya menghitung nilai Ry(123), sehingga diperoleh hasil sebagai berikut:

b1  x1 y  b2  x2 y  b3  x3 y
R y (123) 
y 2

(0,44)977,6   0,16613,5  1,341457,95


R y (123) 
2722,8
408,848  93,76  2144,536
R y (123) 
2722,8
2647,144
R y (123) 
2722,8
R y (123)  0,972
R y (123)  0,98

Selanjutnya menghitung nilai Freg , sehingga diperoleh hasil sebagai berikut:


R 2  N  m  1

Freg

m 1  R2 
0,98 20  3  1
2
Freg 

3 1  0,98 2 
0,9616 
Freg 
31  0,96 
15,36
Freg 
0,12
Freg  128

Berdasarkan hasil perhitungan di atas, maka dari nilai Ftabel dapat ditentukan dengan dk
pembilang K-1 (jumlah variabel dikurangi 1), maka dk pembilang diperoleh hasil yaitu 4-1
= 3 dan dk penyebut N - K (jumlah sampel dikurangi jumlah variabel), maka dk penyebut
diperoleh hasil yaitu 20–4 = 16. Sehingga diperoleh dk pembilang sama dengan 3 dan dk
penyebutnya sama dengan 16 dengan taraf signifikansi sebesar 5%, maka harga Ftabel
adalah 246,5. Kriteria pengujian yang digunakan adalah jika Freg > Ftabel, maka Ha
diterima dan Ho ditolak. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa nilai Freg > Ftabel
(128>3,63), sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat
pengaruh secara signifikan antara motivasi berprestasi (X1), konsep diri (X2), dan IQ
(X3) terhadap hasil belajar fisika SMA (Y) siswa SMP.
3. Selanjutnya menentukan kontribusi masing-masing variabel terhadap prestasi belajar
siswa, sehingga diperoleh hasil sebagai berikut:
 Menentukan JKreg, sehingga diperoleh hasil sebagai berikut:

𝐽𝐾𝑟𝑒𝑔 = 𝑏1 ∑ 𝑥1 𝑦 + 𝑏2 ∑ 𝑥2 𝑦 + 𝑏3 ∑ 𝑥3 𝑦

𝐽𝐾𝑟𝑒𝑔 = 0,44(929,2) + 0,16(586) + 1,34(1600,4)


𝐽𝐾𝑟𝑒𝑔 = 408,848 + 93,761 + 2144,536
𝐽𝐾𝑟𝑒𝑔 = 2647,144

 Menetukan kontribusi motivasi berprestasi (X1), konsep diri (X2), dan IQ (X3)
terhadap hasil belajar fisika SMA (Y), sehingga diperoleh hasil sebagai berikut:
a) Menetukan kontribusi motivasi berprestasi (X1) terhadap hasil belajar fisika SMA
(Y), yaitu:
b1  x1 y
SR1 
JK reg
0,44(929,2)
SR1 
2647,144
408,848
SR1 
2647,144
SR1  0,15

b) Menetukan kontribusi konsep diri (X2) terhadap hasil belajar fisika SMA (Y), yaitu:
b2  x2 y
SR2 
JK reg
0,16(586)
SR2 
3647,144
93,76
SR2 
2392,81
SR2  0,035

c) Menetukan kontribusi IQ (X3) terhadap hasil belajar fisika SMA (Y), yaitu:
b3  x3 y
SR3 
JK reg
1,34(1600,4)
SR3 
2647,144
2144,536
SR3 
2647,144
SR3  0.81
4. Selanjutnya menentukan nilai sumbangan efektif masing-masing variabel bebas
terhadap varibel terikat, diperoleh hasil sebagai berikut:
a. Menetukan sumbangan efektif motivasi berprestasi (X1) terhadap hasil belajar Fisika
SMA (Y), yaitu:
SE1 = SR1 × R2 × 100%
SE1 = 0,15 × 0,98 × 100%
SE1 = 0,147×100% = 14,70%
b. Menetukan sumbangan efektif konsep diri (X2) terhadap hasil belajar belajar Fisika
SMA (Y), yaitu:
SE2 = SR2 × R2 × 100%
SE2 =0,035 × 0,98 × 100%
SE2 = 0,0343 × 100% = 3,43%
c. Menetukan sumbangan efektif IQ (X3) terhadap hasil belajar belajar Fisika SMA (Y),
yaitu:
SE3 = SR3 × R2 × 100%
SE3 = 0,81 × 0,98 × 100%
SE3 = 0,7938 × 100% = 79,38%

5. Selanjutnya menentukan skor prestasi belajar (Y) jika motivasi berprestasi (X1) = 85,
konsep diri (X2) = 55, dan IQ (X3) = 115, sehingga diperoleh hasil sebagai berikut:
𝑌̂ = 𝑎 + 𝑏1 𝑋1 + 𝑏2 𝑋2 + 𝑏3 𝑋3
𝑌̂ = −128,677 + 0,44(85) + 0,16(55) + 1,34(115)
𝑌̂ = −128,677 + 200,3
𝑌̂ = 71, 62
Berdasarkan hasil perhitungan di atas, diperoleh hasil skor prestasi belajar (Y), motivasi
berprestasi (X1) = 85, konsep diri (X2) = 55, dan IQ (X3) = 115, maka skor prestasi
belajar adalah sebesar 71,62.