Anda di halaman 1dari 2

SOP Myalgia

No. ICD X: M79.1 Myalgia


A. PENGERTIAN
Myalgia atau yang biasa disebut nyeri otot adalah suatu keadaan dimana badan terasa
pegal-pegal, mulai diakibatkan oleh olahraga yang menyebabkan tubuh meregang
terlalu banyak.
B. TUJUAN
Sebagai acuan dalam penatalaksanaan pasien dengan myalgia di Puskesmas.
C. KEBIJAKAN
Berdasarkan SK Kepala Puskesmas tentang Pelayanan Klinis.
D. REFERENSI
a. Buku Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas 2007
b. Soeparman, 1990, Balai Penerbitan FKUI, Ilmu Penyakit Dalam Jilid II.
E. ALAT & BAHAN
a. Alat
i. Tensi meter
ii. Stetoskop
iii. Termometer
iv. Timbangan dewasa
b. Bahan
i. Kartu Rekam medis
ii. Buku register pasien
iii. Form rujukan eksternal dan internal
F. PROSEDUR
i. Anamnesis
1. Lokasi/daerah nyeri.
2. Riwayat pemakaian otot/aktivitas berlebihan
3. Riwayat aktivitas yang membuat otot kontraksi terus menerus dalam waktu
yang singkat
4. Riwayat aktivitas berulang
ii. Pemeriksaan Fisik:
1. Nyeri tekan
2. Penekanan yang menimbulkan nyeri alih (referred pain)
3. Jika ditemukan referred pin, hal tersebut dapat berupa gejala klinis dari
penyakit lain
iii. Assesment
Diagnosis Klinis Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan
fisik.
iv. Diagnosis Banding
1. Trocanteric Bursitis
2. Piriformis Syndrome
3. Sacroiliac Joint Syndrome
4. Radiculopathy
5. Cervical Dystonia
6. Fibromyalgia
v. Planning
1. Jika merupakan suatu gejala penyakit, pengobatan utama ditujukan pada
penyakit tersebut.
2. Meningkatkan aliran darah atau suhu dalam otot, membantu untuk mengurangi
akumulasi zat metabolikyang merugikan.
3. Mengurangi aktivitas yang memperkuat timbulnya nyeri
4. Medikasi
i. NSAID
 COX-Nonselektif : Asam mefenamat, piroksikam, indometasin, aspirin,
naproksen, ibuprofen.
 COX 2 Preferential : Meloxicam, diclofenac.
ii. Ascorbic acid (vitamin C) dan antioksidan lain.