Anda di halaman 1dari 16

FORMAT PENGKAJIAN ANAK

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
MALANG
STASE : KEPERAWATAN ANAK
FORMAT PENGKAJIAN

Nama mahasiswa : ………………………………………………… Tanggal Praktek : ……………………………………….


NIM : ………………………………………………… Paraf :
Ruang : Kelas 2
Tanggal Pengkajian : ………………………………………………… ( …………………………………………)

I. IDENTITAS DATA.
Nomer Rekam Medis : …………………………………………… Tanggal masuk RS : 24 – 4 - 2013
Nama Klien :P
Nama Panggilan : ………………………………………………… …………
Tempat/tgl lahir : 25- 12- 2013
Umur : 5 Tahun 4 Bulan
Jenis Kelamin : Perampuan
Suku : ………………………………………………… …………
Bahasa yang dimengerti : Bahasa Indonesia

Orang tua / wali : ………………………………………………… …………


Nama Ayah/Ibu/Wali : ………………………………………………… …………
Pekerjaan Ayah/Ibu/wali : ………………………………………………… …………
Pendidikan : ………………………………………………… …………
Alamat ayah/ibu/wali : ………………………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………………………

II. KELUHAN UTAMA


Pasien mengatakan mengeluh nyeri perut bagian bawah sejak 12 jam sebelum masuk Rumah

Sakit, pasien merasakan nyeri terus-menerus.

III. RIWAYAT KELUHAN SAAT INI


 Pasien mengatakan demam 1 hari sebelum masuk rumah sakit dan muntah 5
kali
 Muntah terutama setelah makan atau minum.
 Buang air besar tidak ada darah maupun lendih.
IV. KEADAAN KESEHATAN SAAT INI :
a. Diagnosa medis :
 Apendiksitis
b. Tindakan operasi :
 Apendiktomy

c. Status nutrisi :

 Adekuat
d. Status cairan :
 Adekuat

e. Obat-obatan :
 Terpasang Infus

f. Aktifitas :

 Betres

g. Tindakan Keperawatan :

 Pemfis Pemfis Head to too

h. Px. Radiologi :

 Tidak Terkaji

i. Lain-lain :
 Suhu : 37,7oC
 Nadi : 136x/menit
 Frekuensi pernafasan : 28x/mnt
 Tekanan Darah : 95/70 mmHg
 CRT : > 3 detik
 Saturasi Oksigen : 98%
V. RIWAYAT KESEHATAN MASA LALU
a. Prenatal :

Tidak Terkaji

b. Peri natal dan post natal :

Tidak Terkaji

c. Penyakit yang pernah diderita :


Tidak Terkaji
d. Hospitalisasi/tindakan operasi :
Tidak Terkaji
e. Injury/kecelakaaan
Tidak Terkaji
f. Alergi
Tidak Terkaji
g. Imunisasi dan tes laboratorium
Tidak Terkaji

h. Pengobatan
Tidak Terkaji

VI. KEBUTUHAN DASAR :


a. Cairan :

 1400 ml/ jam

b. Makanan :

 Pasien Belum Mau Makan

c. Pola Tidur :

 Pasien tidak bisa tidur setelah sadar penuh karena merasa sakit dan takut
d. Mandi :
 pasien Badrest dan tidak ada mainan/ barang kesukaan pasien di dalam
ruangan
e. Aktifitas / bermain :
 Tidak terkaji
f. Lingkungan rumah :
 Tidak terkaji

VII. RIWAYAT PERTUMBUHAN


Tidak Terkaji

VIII. RIWAYAT SOSIAL


a. Yang mengasuh
Orang Tua

b. Hubungan dengan anggota keluarga


- Anak kandung
- Pasien hanya mau dirawat dengan ibunya, dan keluarga kurang memberikan dukungan
spiritual
c. Hubungan dengan teman sebaya
Tidak terkaji

d. Pembawaan secara umum


Tidak terkaji

IX. RIWAYAT KELUARGA


a. Sosial Ekonomi
Tidak Terkaji

b. Lingkungan rumah
Tidak Terkaji
c. Penyakit keluarga
Tidak Terkaji

d. Genogram

X. PENGKAJIAN TINGKAT PERKEMBANGAN SAAT INI ( gunakan format


Denver/DDST )
a. Personal social
Tidak Terkaji

b. Adaptif Motorik halus


Tidak Terkaji

c. Bahasa
Indonesia

d. Motorik kasar
Tidak Terkaji

Inteprestasi
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

XI. PENGKAJIAN POLA KESEHATAN KLIEN SAT INI


a. Pemeliharaan dan persepsi terhadap kesehatan
- Pasien takut sakit ketika akan diperiksa TTV oleh perawat
- Tidak ada keyakinan budaya yang bertentangan dengan kesehatan
b. Nutrisi
- Tidak adekuat dikarenakan berat badan 25% kurang dari berat badan ideal

c. Cairan
- Terpasang Infus
- Pasien minum 2-3 sendok
d. Aktivitas
- Pasien hanya berbaring ditempat tidur

e. Tidur dan istirahat


- Pasien tidak bisa tidur setelah sadar penuh karena merasa sakit dan takut

f. Eliminasi
- Pasien belum BAB sejak 2 hari
- BAK terpasang kateter
- Urin berwarna kuning jernih
g. Pola hubungan
- Pasien lebih dekat dan lebih nyaman dengan ibunya dari pada anggota keluarga yang
lain

h. Koping atau temperamen dan disiplin yang diterapkan


- Pasien tidak mau melihat perawat dan membelakangi perawat saat dilakukan
pendekatan.
- Pasien berteriak tidak mau ditinggal ibunya,
- Ibunya pasien sering terlihat kesal dengan sikap pasien dan beberapa kali mencubit
hidung pasien bila dianggap berlebihan
i. Kognitif dan persepsi
Pasien menolak dilakukan pemeriksaan tanda tanda vital karena takut sakit.

j. Seksual dan menstruasi


Tidak Terkaji

k. Nilai
Tidak ada budaya dan keyakinan khusus yang bertentangan dengan kesehatan.

XI. PEMERIKSAAN FISIK


a. Keadaan umum
 Tingkat kesadaran : Compos Mentis
 Nadi : 136x/mnt Suhu : 37,7 0C RR :28x/mnt TD : 95/70 mmHg
 Respon nyeri :Skala nyeri menggunakan PLACC 6 ………………………
 BB : 18 kg TB : 124 cm LLA : ……………………… LK : ………………………

b. Kulit
- CRT : > 3 detik
- Akral teraba hangat
- Warna kulit langsat
- Kulit normal
- Lemak subkutan tebal
- Sianosis (-)
- Ikterik (-)
- Kemerahan (-)
- Petekie(-)
- Lesi (-)
- Turgor kulit < 1 detik
c. Kepala
- Bentuk kepala normal
- Fontanel telah menutup
- Penyebaran rambut merata
- Warna hitam dan rambut tebal
d. Mata
- Mata simetris
- Konjugtiva tidak anemis
- Sklera tidak icterik
- Pupil isokor
- Edema pada orbita
- Mata kiri dan kanan (+)
e. Telinga
- Tulang rawan bersih
- Serumen (-)
f. Hidung
- Hidung simetris

g. Mulut
- Tidak ada kelainan pada mulut dan tenggorokan
- Bibir sedikit kering
- Bentuk normal
- Lidah bersih tampak kemerahan
h. Leher
- Kaku kuduk (-)

i. Dada
- Bentu dada normal
- Gerakan nafas teratur dan simetris
- Refleksi dinding dada (-)
j. Payudara
Tidak Terkaji

k. Paru-paru
- Suara ronki dan wheezing (-)
- Suara napas normal
l. Jantung
- Suara jantung normal
- Irama jantung teratur
- Murmur (-)
- Galop (-)
m. Abdomen
- Permukaan abdomen rata
- Abdomen supel
- Distensi (-)
- Lingkar perut 46cm
- Pembesaran hati dan limfe (-)
- Asites (-)
- Muntah (-)
- Bising usus normal (15-35x/menit)
- Kembung (-)
- Nyeri kanan bawah perut
n. Genetalia
- Bentuk penis normal
- Meatus uretra di ujung penis
- Bentuk skrotum simetris
- Terdapat selang kateter pada penis
o. Anus dan rectum
Tidak Terkaji

p. Musculoskeletal
- Pergerakan ekstermitas dan sendi bebas
- Tonus otot kuat
- Gerakan aktif
- Postur normal
q. Neurology
Tidak Terkaji

XII. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK PENUNJANG


- Hasil lab Natrium 135 meq/dl
- Kalium 3,8 meq/dl
- Elektrolit Darah 101,7 meq/dl
XIII. INFORMASI LAIN ( mencakup rangkuman kesehatan klien dari gizi, fisioterapis,
medis, dll )
- CRT > 3 detik
- Saturasi O2

XIII. ANALISA DATA


I. Analisa Data
No Data Penunjang Masalah Diagnosis Keperawatan masalah
Kolaboratif

DS : Respon Ketidakmampuan koping


1. DO : Koping(00073) Keluarga (00073)
1. Pasien berteriak tidak mau
ditinggal ibunya
2. ibu sering terlihat kesal dan
beberapa kali mencubit hidung anak
3. keluarga kurang memberi
dukungan spiritual seperti berdoa
4. tidak ada mainan atau barang
kesukaan pasien yang di bawa

2. DS : Kenyamanan Gangguan rasa nyaman (00214)


1. Pasien menangis dan Lingkungan
mengatakan sakit sambil
memejamkan mata dan
menekuk lutut dan tangan
dengan posisi miring
2. Keluarga mengatakan
anaknya takut apabila
didekati petugas kesehatan
baik perawat atau dokter

DO: Pasien tidak bisa tidur setelah


sadar penuh karena merasa sakit
dan takut.

3. DS : Infeksi Resiko Infeksi (00004)


DO : paska oprasi apendiktomy
tidak ada luka

4. DS : Pasien mengeluh nyeri perut Kenyamanan Nyeri Akut (00132)


bagian bawah sejak 12 jam sebelum Fisik
MRS
DO :
1. Pasien menangis dan
mengatakan sakit sambil
memejamkan mata dan
menekuk lutut dan tangan
dengan posisi miring.
2. FLACC 6
3. RR : 136x/mnt
4. TD : 95/70 mmHg

5. DS. : Respon Koping Ansietas (00146)


1. Pasien mengatakan
sakit pada perut
bagian bawah
2. Keluarga
mengatakan anaknya
takut bila di dekati
petugas kesehatan
baik dokter atau
perawat
DO :
1. Pasien menolak diberikan
TTV oleh perawat
2. Pasien membelakangi
perawat saat akan dilakukan
pemeriksaan
3. Pasien tidak bisa tidur
4. Ansietas
5. Bibir kering
6. Denyut nadi 136x/menit

XIV. PRIORITAS MASALAH


1. Nyeri Akut berhubungan dengan agen cidera fisik (prosedur oprasi)
2. Ansietas berhubungan dengan penyakit
3. Resiko Infeksi

XV. RENCANA KEPERAWATAN


Terlampir

XVI. DAFTAR PUSTAKA


Padang, M., Katuuk, M., & Kaloo, V. (2017). Pengaruh Terapi Musik Instrumental Terhadap
Perubahan Skala Nyeri Pada Pasien Pre Operasi Fraktur Di Rumkit TK. III
R.W.Monginsidi Teling dan RSU GMIM Bathesda. E-Journal Keperawatan (e-Kp), 5 (1), 1-
5.
Syamsiah, N., & Muslihat, E. (2015). Pengaruh Terapi Relaksasi Autogenik Terhadap Tingkat
Nyeri Akut Pada Pasien Abdominal Pain Di IGD RSUD Karawang 2014. Jurnal Ilmu
Keperawatan, 3 (1), 11-17.

American Music Therapy Association, 2010 dalam Padang, Katuuk & Kallo, 2017.
PROSES PERAWATAN
NAMA KLIEN : Anak P NAMA MAHASISWA :
RUANG : Kelas 2 NIM :
DIAGNOSA MEDIS : Apendiksitis PARAF :……………………………………………………………………………………….
NO DIAGNOSA TUJUAN DAN KRITERIA HASIL INTERVENSI RASIONAL IMPLEMENTASI EVALUASI
KEPERAWATAN/MASAL
AH KOLABORATIF

1. Nyeri akut Definisi: Tindakan pribadi 1. Lakukan pengkajian Penanganan nyeri Definisi: Pengurangan atau S =
berhubungan untuk mengontrol nyeri. nyeri kepada Anak P. dengan manajemen nyeri reduksi nyeri sampai pada O =
dengan cidera fisik untuk menguranginya - Mengenali kapan
Setelah dilakukan tindakan Secara komprehensif yaitu tingkat kenyamanan yang nyeri terjadi
(prosedur oprasi) analgesik,
DS : Pasien keperawatan selama 1x24 yang meliputi lokasi, imaginery, TENS dapat diterima oleh pasien. 1 2 3 4
(Transcutaneous 5
mengeluh nyeri jam, pasien tidak mengalami karakteristik, 1. Melakukan
Electrical Nerve - Menggambarkan
perit bagian bawah nyeri dengan kriteria hasil : onset/durasi, pengkajian nyeri faktor penyebab
sejak 12 jam Stimulation), teknik
Mengenali kapan nyeri frekuensi, kualitas, relaksasi, dan distraksi. kepada Anak P. 1 2 3 4
sebelum MRS
terjadi intensitas atau beratnya Salah satu metode Secara 5
DO :
1 2 3 4 5 distraksi adalah - Menggunakan
1. Pasien nyeri dan faktor komprehensif yang tindakan pencegahan
Menggambarkan faktor pengalihan fokus
menangis
penyebab pencetus. perhatian atas sesuatu meliputi lokasi, 1 2 3 4
dan
1 2 3 4 5 2. Observasi adanya selain dari nyeri. Terapi karakteristik, 5
mengatakan
Menggunakan tindakan - Menggunakan
sakit sambil petunjuk nonverbal musik.Terapi musik onset/durasi,
pencegahan adalah salah satu bentuk tindakan
memejamk mengenai frekuensi, kualitas, pengurangan
1 2 3 4 5 dari rangsangan sensorik nyeri
an mata dan
Menggunakan tindakan ketidaknyamanan yang menimbulkan intensitas atau tanpa analgesik
menekuk 1 2 3 4
pengurangan nyeri tanpa
lutut dan terutama pada Anak P. respon rasa nyaman yang beratnya nyeri dan
analgesik terkait dengan jenis 5
tangan 1 2 3 4 5 Yang tidak dapat faktor pencetus. - Menggunakan
musik. Beberapa hasil
dengan Menggunakan analgesik yang analgesik yang
penelitian dan
posisi direkomendasikan berkomunikasi secara pengalaman klinis 2. Mengobservasi direkomendasikan
miring. 1 2 3 4 5 efektif. membuktikan bahwa ada adanya petunjuk 1 2 3 4
2. FLACC 6 Melaporkan perubahan dampak positif pada 5
3. Pastikan melakukan nonverbal mengenai
3. RR : terhadap gejala nyeri pada pengguna terapi musik - Melaporkan
136x/mnt professional kesehatan pemantauan yang ketat bahkan pada klien yang ketidaknyamanan perubahan terhadap
4. TD : 95/70 1 2 3 4 5 pada anak P saat sudah resisten terhadap terutama pada Anak gejala nyeri pada
mmHg Mengenali apa yang terkait pengobatan lainnya professional
perawatan analgesik P. Yang tidak dapat
dengan gejala nyeri (American Music kesehatan
1 2 3 4 5 diberikan Therapy Association, berkomunikasi 1 2 3 4
Melaporkan nyeri yang 4. Gunakan komunikasi 2010 dalam Padang, secara efektif. 5
terkontrol Katuuk & Kallo, 2017). - Mengenali apa
terapeutik untuk 3. Memastikan
1 2 3 4 5 yang terkait dengan
mengetahui melakukan gejala nyeri
pengalaman nyeri dan pemantauan yang 1 2 3 4
menyampaikan ketat pada anak P 5
- Melaporkan nyeri
penerimaan nyeri pada saat perawatan yang terkontrol
Anak. P. analgesik diberikan 1 2 3 4
5. Gali bersama Anak.p 4. Menggunakan 5
tentang faktor – faktor komunikasi
pemberat terjadinya A = masal Belum
terapeutik untuk teratasi
nyeri.
mengetahui P = lanjutkan
6. Bantu keluarga Anak P
intervensi 1-5
dalam mencari dan pengalaman nyeri
menyediakan
dan menyampaikan
dukungan kepada
Anak.P. penerimaan nyeri
7. Tentukan kebutuhan pada Anak. P.
frekuensi untuk
5. Menggali bersama
melakukan pengkajian Anak.p tentang
ketidaknyamanan pada faktor – faktor
anak p dan
pemberat terjadinya
mengimplementasikan
rencana monitor nyeri.
8. Berikan terapi 6. Menbantu keluarga
nonfarmakologi seperti Anak.P dalam
penggunaan musik mencari dan
dalam menurunkan menyediakan
tingkat nyeri (Padang, dukungan kepada
Katuuk & Kallo, 2017). Anak.P.
9. Implementasikan 7. Menentukan
menggunakan pasien- kebutuhan frekuensi
terkontrol (PCA), jika untuk melakukan
sesuai (Syamsiah & pengkajian
Muslihat, 2015). ketidaknyamanan
10. Monitor kepuasan pada anak.P dan
pasien terhadap mengimplementasik
manajemen nyeri an rencana monitor.
dalam interval yang 8. Memberikan terapi
spesifik nonfarmakologi
seperti penggunaan
musik dalam
menurunkan tingkat
nyeri (Padang,
Katuuk & Kallo,
2017).
9. Mengimplementasik
an menggunakan
pasien-terkontrol
(PCA), jika sesuai
(Syamsiah &
Muslihat, 2015.
10. Memonitor
kepuasan pasien
terhadap
manajemen nyeri
dalam interval yang
spesifik.
PROSES PERAWATAN
NAMA KLIEN : ………………………………………………………………………………………. NAMA MAHASISWA :
RUANG : ………………………………………………………………………………………. NIM :
DIAGNOSA MEDIS : ………………………………………………………………………………………. PARAF :……………………………………………………………………………………….
DIAGNOSA KEPERAWATAN/MASALAH TUJUAN DAN KRITERIA
NO KOLABORATIF
INTERVENSI RASIONAL IMPLEMENTASI EVALUASI
HASIL

2. Ansietas berhubungan Tingkat kecemasan 1. Gunakan Pengurangan Kecemasan S=


dengan penyakit Definisi: Keparahan pendekatan yang Definisi: Mengurangi tekanan, O=
DS. : dari tanda - tanda tenang dan ketakutan, firasat, maupun
1. Distress (5)
1. Pasien ketakutan, menyakinkan ketidaknyamanan terkait dengan
2. Rasa takut yang
mengatakan ketegangan,atau sumber-sumber bahaya yang tidak
2. Jelaskan semua disampaikan
sakit pada perut kegelisahan yang teridentifikasi
prosedur termasuk secara lisan (5)
bagian bawah berasal dari sumber 1. Menggunakan pendekatan
sensasi yang akan 3. Gangguan tidur
2. Keluarga yang tidak dapat yang tenang dan
dirasakan yang (5)
mengatakan diidentifikasi menyakinkan
mungkin akan dialami 4. Perubahan Pola
anaknya takut
klien selama prosedur 2. Menjelaskan semua BAB (5)
bila di dekati
prosedur termasuk sensasi 5. Perubahan Pola
petugas Setelah dilakukan 3. Berada di sisi klien yang akan dirasakan yang makan (5)
kesehatan baik tindakan keperawatan untuk meningkatkan
dokter atau selama 2x24 Jam, mungkin akan dialami klien
rasa aman dan selama prosedur A = Masalah teratasi
perawat tingkat kecemasan mengurangi ketakutan P = Pertahankan
DO : pasien menurun. 3. Berada di sisi klien untuk intervensi
1. Pasien menolak Ditandai dengan 4. Dorong keluarga meningkatkan rasa aman
diperiksa TTV indikator : untuk mendampingi dan mengurangi ketakutan
oleh perawat 1. Distress (5) klien dengan cara
2. Pasien yang tepat 4. Mendorong keluarga untuk
membelakangi 2. Rasa takut yang mendampingi klien dengan
disampaikan secara 5. Berikan objek yang
perawat saat
akan dilakukan lisan (4) menunjukkan cara yang tepat
pemeriksaan perasaan aman
3. Pasien tidak 3. Gangguan tidur (4) 5. Memberikan objek yang
bisa tidur 6. Jauhkan peralatan menunjukkan perasaan
4. Perubahan Pola perawatan dari aman
4. Ansietas BAB (4)
5. Bibir kering pandangan An. P
6. Menjauhkan peralatan
6. Denyut nadi 5. Perubahan Pola 7. Dorong verbalisasi perawatan dari pandangan
136x/menit makan (5) perasaan, persepsi dan An. P
ketakutan
7. Mendorong verbalisasi
8. Berikan aktivitas perasaan, persepsi dan
pengganti yang ketakutan
bertuuan untuk
mengurangi tekanan Memberikan aktivitas
pengganti yang bertuuan
9. Banti An.P untuk untuk mengurangi tekanan
mengidentifikaasi
situasi yang memicu 8. Membantu An.P untuk
kecemasan mengidentifikaasi situasi
yang memicu kecemasan
10. Dukung
penggunaan 9. Mendukung penggunaan
mekanisme koping mekanisme koping yang
yang tepat. tepat

11. Kaji tanda verbal 10. Kaji tanda verbal dan non
dan non verbal verbal kecemasan
kecemasan
PROSES PERAWATAN
NAMA KLIEN : ………………………………………………………………………………………. NAMA MAHASISWA :
RUANG : ………………………………………………………………………………………. NIM :
DIAGNOSA MEDIS : ………………………………………………………………………………………. PARAF :……………………………………………………………………………………….
DIAGNOSA TUJUAN DAN
NO KEPERAWATA
INTERVENSI RASIONAL IMPLEMENTASI EVALUASI
KRITERIA
N/MASALAH
KOLABORATIF HASIL

3. .……………… .…………………… .……………………………………… .…………………………………………… .…………………………………………………………………………………………………………………………………… .…………………………………………………


………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………

………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………

………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………… ……………..……………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………

………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………

………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………

………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………

………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………

………………… ……………………… ……………………………………… ………………………………..…………… ………………………………………………………………………………………… ………………………………………… ………..…………………………………………

………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………

………………… ……………………… ……………..………………………… ……………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………..……………… …………………………………………………

………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………

………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………

………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………

………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………………


.
……………………………… …………………
………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………………
.
………………………… ………………
………………… ……………………… ……………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………

………………… ………..…………… ……………………………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………..………………………………………………………… …………………………………………………

………………… ……………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………


.
…………………… …………………
………………… ……………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… ……………… .………………………………

………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………

………………… ……………………… ……………………………………… ……………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………