Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN KETUA TIM

RUANG RAWAT ARJUNA 1,2,3,4 lantai 2 RS BHAKTI HUSADA CIKARANG

DINAS SIANG

DISUSUN OLEH:

SYAMSUDIN

0101015058

AKADEMI KEPERAWATAN BHAKTI HUSADA BEKASI

Jl. RE Martadinata (by pass) Cikarang Bekasi

2018
LAPORAN KETUA TIM

DINAS SIANG

Nama : Syamsudin

Tingkat/Semester : III/VI

Hari/Tangga : Senin, 21 Mei 2018

Peran : Ketua Tim

Perawat Asosiet : Siti Karomah, Siti Salbiyah

Ruang : Lantai II Ruang Arjuna 1, 2, 3 dan 4

A. Perencanaan manajemen asuhan keperawatan


1. Melakukan klasifikasi pasien

Identitas pasien Keterangan

N
Klasifikasi
o
Ny. Maryati

Ny. Silvia

Tn. Andi
An. Zaki

Tn. Ali

1 Minimal/ mandiri
Dx.Pneumonia.dypepsia

√ Dx.Bacterial infection

(TTV/8 jam, terapi oral /iv/ im/


sc/ dll, kesadaran CM,
terpasang IVFD, mobilisasi
aktif)

2 Parsial
√ Dx. Hipertensi

(TTV/ 6-8 jam, terapi oral/ im/


iv/ sc/ dll, terpasang IVFD,
√ Dx. Febris

mobilisasi aktif dengan


bantuan, terpasang Oksigen/
√ Dx.

NGT/ katetr urin)

3 Total
(TTV/ 2-4 jam, terapi iv/ im/
sc/ dll, mobilisasi pasif,
penurunan kesadaran,
terpasang Oksigen/ NGT/
katetr urin)
2. Menyusun rencana harian

Waktu Kegiatan Paraf

13.00 Membaca buku operan

Klasifikasi pasien 21 Mei 2018

Jumlah perawat: 3 orang (Syamsudin, Siti Karomah, Siti

Salbiyah)

Jumlah pasien: 5 orang

1. Nn. Maryati (54 tahun) : Parsial (4 jam) = Siti


Karomah
2. An. Zaki (7 tahun) : Parsial (4 jam) = Siti Karomah
3. Ny. Silvia (21 tahun) : Parsial (4 jam) = Syamsudin
4. Tn. Ali (36 tahun) : Minimal (2 jam) = Siti Salbiyah
5. Tn. Andi (25 tahun) : Minimal (2 jam) = Siti Salbiyah

14.00
Operan dari dinas malam ke dinas pagi
14.30 Memimpin pre-conference dan membimbing perawat asosiet

membuat perencanaan

14.40 Bedmaking pasien Ny. Silvia

14.50 Melakukan personal hygine pada Ny.Silvia

15.15 Melakukan supervisi pada perawat Siti Karomah

15.30 Melakukan supervisi pada perawat Siti Salbiyah

16.00 Melakukan pemeriksaan TTV pada pasien Ny. Silvia

16.10 Mendampingi dokter Umum

16.45 Mempersiapkan untuk pemesanan obat ke apotik

17.00 Melengkapi status pasien

18.00 ISOMA

18.45 Melengkapi status pasien


19.00 Mengecek kembali rumus-rumus perhitungan infus

19.30

19.45

20.00 Memimpin post-conference

20.45 Memimpin operan dari dinas siang ke dinas malam

3. Menghitung beban kerja perawat

a. Nn. Maryati (54 tahun) : Parsial (4 jam) = Siti Karomah

b. An. Zaki (7 tahun) : Parsial (4 jam) = Siti Karomah

c. Ny. Silvia (21 tahun) : Parsial (4 jam) = Syamsudin

d. Tn. Ali (36 tahun) : Minimal (2 jam) = Siti Salbiyah

e. Tn. Andi (25 tahun) : Minimal (2 jam) = Siti Salbiyah

A. Pengorganisasian manajemen asuhan keperawatan

1. Melakukan pembagian tugas sesusai peran masing-masing

2. Melakukan pembagian tugas kepada perawat asosiet sesuai dengan beban kerja

yang ada

Total dinas kerja:

Parsial: 4 x 3 = 12 jam

Minimal: 2 x 2= 4 jam
Kepala ruangan

Nurul k S.kep Ns

Ketua tim

Syamsudin

4 jam (Ny. Silvia)

Perawat Asosiet

Siti Karomah Siti Salbiyah

8 jam 4 jam

(Ny. Maryati dan An. Zaki) (Tn Ali dan Tn.Andi)

3. Mengidentifikasi kebutuhan asuhan keperawatan yang dibutuhkan klien yang

berada di bawah tanggung jawab

4. Melakukan pre-conference kepada perawat asosiet


B. Pengarahan (actuating) manajemen asuhan keperawatan

1. Mengikuti dokter visit

a. Dokter umum

Ruang Arjuna 1 bed 1: Ny. Maryati (terapi di lanjutkan)

Ruang Arjuna 2 bed 1: An. Zaki (terapi di lanjutkan)

Ruang Arjuna 3 bed 1: Ny. Silvia (konsul penyakit dalam dr.Dendi)

Ruang Arjuna 4 Bed 1: Tn. Ali (terapi di lanjut)

Ruang Arjuna 4 Bed 2: Tn. Andi (terapi di lanjut)

2. Menerima konsultasi perawat asosiet terhadap pelaksanaan asuhan keperawatan

Menerima konsultasi dari perawat asosiet mengernai tindakan yang akan

dilakukan kepada pasien tergantung kondisi klien.

3. Mengarahkan perawat asosiet terhadap pemenuhan kebutuahan klien

Contoh asuhan keperawatan pada An. Zaki dengan Dx Febris

a. Mengobservasi TTV

b. Mengkaji tanda-tanda

c. Memberikan terapi:

1) PCT 200 mg

C. Pengawasan manajemen asuhan keperawatan

a. Melakukan evaluasi rencana keperawatan yang telah dilakukan perawat asosiet

Perawat asosiet sudah membuat perencanaan dengan baik.

b. Evaluasi pelaksanaan asuhan keperawatan klien

Masih ada rencana keperawatan yang belum terlaksana karena keterbatasan

perawat asosiet.

c. Menerima laporan hasil asuhan keperawatan klien dari perawat asosiet


Melaporkan kondisi pasien, maslah atau kesulitan selama melakukan asuhan

keperawatan kepada pasien.

d. Melakukan operan kepada shif berikutnya.


FORM TIMBANG TERIMA (OPERAN)

PBP KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN KEPERAWATAN

AKPER BHAKTI HUSADA 2018

Hari, tanggal : Senin, 21 Mei 2018

Ruangan : Rawat inap Arjuna 1 lantai 2

SBAR Paraf &


N
Waktu/shift Nama pasien (Situation, Background, Assesment, nama
o
Recommended) jelas

1 20.45 Ny. Maryati S : Ny.Maryati 53 tahun dengan Hipertensi hari

Siang 53 tahun rawat ke 2 pasien dr. Mangarah

Masalah keperawatan: risiko perfusi jaringan

serebral,risiko kekurangan nutrisi kurang dari

kebutuhan tubuh

B: , TTV: TD= 140/80 mmHg,N= 90 x/menit,

S = 36o C, RR = 20 x/menit, makan (sedikit)1/4

porsi, minum (sedikit) 3 gelas 240 ml,terpasang

RL 20 tpm

Terapi injek:

1. Ondansentron 8 mg Drip

Terapi oral:

1. Antacid syrup 3 x 1 Sdm

2. Amplodipin 1 x 10mg

3. Newtab 3 x 2 mg
A: klien masih pusing dan badan lemas

R: - anjurkan makan sedikit tapi sering

- Penuhi kebutuhan KDM


FORM TIMBANG TERIMA (OPERAN)

PBP KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN KEPERAWATAN

AKPER BHAKTI HUSADA 2018

Hari, tanggal : Senin, 21 Mei 2018

Ruangan : Rawat inap arjuna 2 lantai 2

SBAR Paraf &


N
Waktu/shift Nama pasien (Situation, Background, Assesment, nama
o
Recommended) jelas

2 20.45 An. Zaki 7 S: An. Zaki 7 tahun dengan Hipertermi dr.

Siang tahun Mazdar Helmy, Sp. A hari rawat ke 2

Masalah keperawatan:

1. Hipertermi

2. Risiko gangguan kebutuhan nutrisi

kurang drai kebutuhan tubuh

B: orang tua mengatakan panas nya turun naik,

TTV: TD= 100/70,N= 99 x/menit, S= 36,7o C,

RR= 20 x/menit, makan minum (+), demam

(- +) terpasang KA-EN 3B 20 tpm makro

Terapi injek:

1. Ranitidin 3 x 20 mg jam 10.00

2. Cefotaxime 3 x 2 mg jam 10.00

3. Antrain ½ ampul

4. PCT 3 x 200 mg
Terapi oral: -

A: minum mau (+), turgor kulit baik, akral

dingin, demam turun naik

R: ambil hasil urin,observasi TTV, anjur kan

banyak minum,anjurkan memakai baju yang

tipis dan mudah menyerap keringat,kompres air

hangat bila demam, terapi injek lanjutkan:

1. Ranitidin 3 x 20 mg jam 10.00

2. Cefotaxime 3 x 2 mg jam 10.00

3. Antrain ½ ampul

4. PCT 3 x 200 mg

Ditambahkan dengan: -
FORM TIMBANG TERIMA (OPERAN)

PBP KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN KEPERAWATAN

AKPER BHAKTI HUSADA 2018

Hari, tanggal : Senin, 21 Mei 2018

Ruangan : Rawat inap arjuna 3 lantai 2

SBAR Paraf &


N
Waktu/shift Nama pasien (Situation, Background, Assesment, nama
o
Recommended) jelas

3 20.45 Ny. Silvia S: Ny. Silvia 21 tahun dengan G1P0A0 hari

Siang 21 tahun rawat ke 1 pasien dr. Martin

Masalah keperawatan:

1. Risiko Kurang volume cairan

2. Risiko gangguan nutrisi kurang dari

kebutuhan tubuh

B: orangtua klien mengatakan muntah (2 kali

air saja dan cacing), mual (-), TTV:TD= 100/70

mmHg,N= 80 x/menit, S= 36o C, RR= 21

x/menit, terpasang infus kolf 1 d.10 loading 4:1

RL:Nacl Kolf ke 2 d.10 loading, puasa 24 jam

pertama kecuali minum obat (mulai puasa jam

12 siang)

Terapi injek:

1. Tomit 3 x 1 mg jam 10.00


2. Neurobion 1 x 5000 mg jam

3. Ranitidine 2 x 1 ampul

Terapi oral:

1. Logesy syrup 3x2 sdm

A: makan minum (-), pusing , lemas

R: obsevasi cairan, observasi muntah, Konsul

dr. Dandi penyakit dalam

Terapi injek dan oral dilanjutkan:

1. Tomit 3 x 1 mg jam 10.00

2. Neurobion 1 x 5000 mg jam

3. Ranitidine 2 x 1 ampul

4. Logesy syrup 3 x 2 sdm

Ditambahkan dengan:-
FORM TIMBANG TERIMA (OPERAN)

PBP KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN KEPERAWATAN

AKPER BHAKTI HUSADA 2018

Hari, tanggal : Senin, 21 Mei 2018

Ruangan : Rawat Arjuna 4 bed 1 lantai 2

SBAR Paraf &


N
Waktu/shift Nama pasien (Situation, Background, Assesment, nama
o
Recommended) jelas

4 20.45 Tn. Ali 25 S: Tn. Ali 25 tahun dengan pneumonia,

Siang tahun dipepsia hari rawat ke 6 pasien dr. Dendi

Masalah keperawatan:

1. Hipertermi

B: TTV:TD=100/60mmHg, N= 88 x/menit, S=

39o C, RR= 24 x/menit, terpasang infus

RL/12jam, makan habis 1 porsi

Terapi injek :

1. ceftriaxone 1 x 2 gr jam

2. ranitidine 2 x 1 ampul

terapi oral :

1. PCT 3 x 750 mg

2. Levotab 1 x 500 mg

3. Ambroxol 3 x 1 mg

4. Alfiazolam 1 x 0,5 mg
5. Donperidon 3 x 1 mg

Ro thorax = pneumonia kanan

A: demam turun naik, pusing

R: observasi TTV, kompres bila demam,

anjurkan banyak minum, terapi injek dan oral

dilanjutkan:

1. ceftriaxone 1 x 2 gr jam

2. ranitidine 2 x 1 ampul

3. PCT 3 x 750 mg

4. Levotab 1 x 500 mg

5. Ambroxol 3 x 1 mg

6. Alfiazolam 1 x 0,5 mg

7. Donperidon 3 x 1 mg

Ditambahkan dengan:-
FORM TIMBANG TERIMA (OPERAN)

PBP KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN KEPERAWATAN

AKPER BHAKTI HUSADA 2018

Hari, tanggal : Senin, 21 Mei 2018

Ruangan : Rawat Arjuna 4 bed 2 lantai 2

SBAR Paraf &


N
Waktu/shift Nama pasien (Situation, Background, Assesment, nama
o
Recommended) jelas

5 20.45 Tn. Andi 36 S: Tn. Andi 36 tahun dengan bacterial infection

Siang tahun (BP) hari rawat ke 3 pasien dr. Dendi

Masalah keperawatan:

- Gangguan pola nafas

- Risiko gangguan nuntrisi kurang dari

kebutuhan tubuh

B: TTV:TD=100/70mmHg, N= 84 x/menit, S=

36o C, RR= 22 x/menit, terpasang infus

RL/8jam, makan ¼ porsi

Terapi injek :

3. ceftriaxone 1 x 2 gr jam

4. ranitidine 2 x 1 ampul

terapi oral :

6. PCT 3 x 750 mg

7. Levotab 1 x 500 mg
8. Ambroxol 3 x 1 mg

9. Alfiazolam 1 x 0,5 mg

10. Donperidon 3 x 1 mg

Ro thorax = pneumonia kanan

A: demam turun naik, pusing

R: observasi TTV, kompres bila demam,

anjurkan banyak minum, terapi injek dan oral

dilanjutkan:

8. ceftriaxone 1 x 2 gr jam

9. ranitidine 2 x 1 ampul

10. PCT 3 x 750 mg

11. Levotab 1 x 500 mg

12. Ambroxol 3 x 1 mg

13. Alfiazolam 1 x 0,5 mg

14. Donperidon 3 x 1 mg

Ditambahkan dengan:-