Anda di halaman 1dari 9

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Pertama (SMP)


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/ Semester : VIII/ I (Ganjil)
Materi Pokok : Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel (SPLDV)
Pertemuan Ke- : 4 (3 JP)

A. Kompetensi Inti
KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
terkait fenomena dan kejadian tampak mata
KI 4 : Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
3.5 Menjelaskan sistem persamaan Pertemuan 4
linear dua variabel dan 3.5.6 Menyelesaikan SPLDV dengan
penyelesaiannya yang menggunakan metode substitusi
dihubungkan dengan masalah
kontekstual 4.5.3 Menyelesaikan masalah kontekstual yang
berkaitan dengan SPLDV dengan metode
4.5 Menyelesaikan masalah yang substitusi
berkaitan dengan sistem
persamaan linear dua variabel

C. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan 4
Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning(PBL),
metode diskusi, tanya jawab dan penugasan serta dengan pendekatan saintifik dan
mengerjakan LKPD dengan teliti peserta didik diharapkan mampu:
1. Menyelesaikan SPLDV dengan menggunakan metode subtitusi dengan benar.
2. Menyelesaikan masalah kontekstual SPLDV dengan menggunakan metode substitusi
dengan benar.

D. Materi Pembelajaran
Pertemuan 4:
Fakta:
𝑎𝑥 + 𝑏𝑦 = 𝑐
Keterangan :
𝑎, 𝑏 = 𝑘𝑜𝑒𝑓𝑖𝑠𝑖𝑒𝑛
𝑥, 𝑦 = 𝑣𝑎𝑟𝑖𝑎𝑏𝑒𝑙
𝑐 = 𝑘𝑜𝑛𝑠𝑡𝑎𝑛𝑡𝑎
Konsep
Metode substitusi yaitu metode yang menggabungkan dua persamaan dua variabel ke
dalam persamaan tunggal dengan hanya satu variabel dengan mengganti dari satu
persamaan ke yang lain.

Prinsip

Prosedur
Langkah-langkah metode substitusi :
Langkah 1 Memodelkan permasalahan ke dalam kalimat matematika yang berupa
persamaan 1 dan persamaan 2
Langkah 2 Pilih salah satu persamaan, nyatakan salah satu variabel (misal x) dalam
bentuk variabel yang lain (misal y)
Langkah 3 Subtitusikan nilai y pada persamaan yang lain untuk mendapatkan
persamaan linear dalam x, yang dapat dicari penyelesaiannya.
Langkah 4 Subtitusikan nilai x yang diperoleh dari langkah Ke (3) persamaan yang
digunakan pada langkah (2), untuk memperoleh nilai y.
Langkah 5 Menentukan selesaian dari SPLDV tersebut dan menjawab pertanyaan
yang diberikaan soal.

E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Saintifik
2. Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)
3. Metode Pembelajaran : Diskusi, tanya jawab dan penugasan

F. Media Pembelajaran
Alat : Perangkat Tulis (Papan Tulis dan Spidol)
Media : Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Power Point (PPT)

G. Sumber Belajar
a. Kemendikbud. 2017. Buku Guru Matematika SMP/MTs Kelas VIII Kurikulum 2013.
Jakarta: Kemendikbud. (Edisi Revisi 2017)
b. Kemendikbud. 2017. Buku Siswa Matematika SMP/MTs Kelas VIII Kurikulum 2013.
Jakarta: Kemendikbud. (Edisi Revisi 2017)
c. As’ari.A.R. Buku siswa matematika SMP kelas VIII.2016. Jakarta:Kemendikbud
d. Adinawan.M.Cholik, Sugijono. Matematika untuk SMP/MTS kelas VIII semester 1.
2013.Jakarta:Erlangga.

H. Langkah Pembelajaran
Pertemuan Ke-4 (1 × 40 menit)
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan 10
1. Peserta didik dipersiapkan oleh guru baik secara fisik maupun psikis untuk menit
mengikuti proses pembelajaran seperti berdo’a, disapa dan ditanyakan
keadaannya serta dicek kehadirannya.
2. Melalui tanya jawab, peserta didik diminta untuk mengingat kembali materi
yang akan dipelajari dengan pelajaran yang telah dipelajari sebelumnya
tentang penyelesaian SPLDV dengan metode grafik (apersepsi).
“Ananda tentu sudah mempelajari penyelesaian SPLDV dengan metode
grafik bukan? Apa saja langkah penyelesaian SPLDV dengan metode grafik?
Jawaban yang diharapkan :
a. Menuliskan model kedua persamaan
b. Mencari titik-titik pasangan terurut (x,y) dari kedua persamaan dengan
cara mensubstitusikan bilangan-bilangan kedalam persamaan-
persamaan tersebut. Sehingga ditemukan titik potong dari kedua
persamaan tersebut
c. Titik potong tersebut merupakan selesaian dari kedua persamaan
d. Menggambar grafik persamaan-persamaan tersebut sesuai dengan titik
yang telah didapat.
Nah, pada saat mencari titik-titik untuk menggambar grafik, kita sudah
menerapkan konsep substitusi dalam memperoleh hasilnya. Konsep
substitusi ini juga akan kita gunakan dalam menyelesaikan masalah SPLDV
dengan metode subtitusi.”
3. Peserta didik mendengarkan cakupan materi yang akan dipelajari dengan
mengatakan:
“Pada pertemuan ini Ananda semua akan menyelesaikan masalah SPLDV
dengan metode substitusi”.
4. Peserta didik diberi motivasi oleh guru dengan:
 “Adapun materi yang akan kita pelajari pada pertemuan hari ini,
berkaitan dengan agama. Yang tertulis dalam Surat ke 94, Al-Insyrah (5-
7)

‫فإ ّن مع العسر يسرا‬


‫إ ّن مع العسر يسرا‬
‫فإذا فر ْغت فا نصب‬
Artinya:
5) Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
6) Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
7) Maka apabila kamu Telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah
dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain
Sesuai dengan materi SPLDV, kita dapat menyelesaikan satu persoalan
setelah menyelesaikan persoalan yang lainnya.”(integrasi agama)
 Kalau dikaitkan dengan budaya, jika terjadi kusuik atau sengketa di
minangkabau baik sekaum atau antar kaum maka harus diselesaikan
secara adat oleh kerapatan adat nagari. Cara penyelesaian kusuik
/sengketa diminang ada 4 macam yaitu:
Kusuik bulu ayam,
kusuik banang ,
kusuik rambuik, jo
kusuik sarang tampuo.
Semua nya diselesaikan dengan cara nya masing masing. Apabila tidak
terselesaikan maka baru dapat untuk mengajukan gugatan ke pengadilan
adat sebagaimana yang ditentukan oleh adat minang yang basandi sarak
,sarak basandi kitabullah. Artinya sesuai dengan konsep SPLDV kita
harus menyelesaikan permasalahan satu per satu, untuk mendapatkan
penyelesaian akhir.” (integrasi budaya)
 Jika dalam kehidupan sehari-hari, banyak masalah kontekstual SPLDV
dapat diselesaikan tanpa harus kesulitan untuk menghasikan grafik dan
memperkirakan nilai-nilai x dan y yang dibutuhkan. Salah satu metode
lain untuk menyelesaikan SPLDV dengan mudah yaitu dengan metode
substitusi.
5. Peserta didik mendengarkan aspek-aspek yang akan dinilai yakni :
 Ketertarikan peserta didik dalam menyelesaikan masalah SPLDV
dengan metode substitusi
 Sikap terbuka peserta didik dalam melakukan diskusi kelompok
 Kemampuan dalam menyelesaikan soal latihan
6. Peserta didik mendengarkan langkah-langkah pembelajaran yang akan
dilakukan:
 Peserta didik duduk dalam kelompok terdiri atas 3-4 orang per
kelompok dan berdiskusi mengenai penyelesaian SPLDV dengan metode
substitusi dengan bantuan LKPD dan buku paket matematika
 Setiap kelompok membuat laporan hasil diskusi pada kertas pada
lembar LKPD yang telah disediakan yang selanjutnya akan
dipresentasikan di depan kelas oleh perwakilan kelompok yang ditunjuk
guru
7. Peserta didik diarahkan untuk duduk secara berkelompok.
8. Peserta didik diberikan LKPD.
Kegiatan Inti 20
Fase 1 : Orientasi peserta didik terhadap masalah menit
Disajikan masalah kontekstual sebagai berikut :
Rita, Lisa dan Andi adalah teman satu kelas di SMP N 8 Padang. Pada jam
istirahat Rita dan Lisa pergi ke koperasi sekolah untuk membeli buku dan
bolpoin. Rita membayar Rp.28.500 untuk 5 buku dan 3 bolpoin. Sedangkan Lisa
membayar Rp. 20.000 untuk 4 buku dan 1 bolpoin. Andi juga ingin membeli 2
buku dan 2 bolpoin di koperasi sekolah, berapakah uang yang harus disediakan
andi untuk membeli buku dan bolpoin?
1. Peserta didik diarahkan untuk memahami dan mendiskusikan masalah yang
ada dalam LKPD secara berkelompok.(Collaborative)
2. Peserta didik mengidentifikasi dan menuliskan informasi dari masalah yang
disajikan,
Diharapkan peserta didik menulis :
 5 buku + 3 bolpoin = Rp. 28.500
 4 buku + 1 bolpoin = Rp. 20.000
 Uang yang harus disediakan Andi untuk membeli 2 buku dan 2 bolpoin?
(Mengamati/Critical Thinking)
3. Peserta didik menanyakan hal-hal yang masih belum dipahami dari masalah
yang disajikan kepada guru.
(Menanya/ Critical Thinking)

Fase 2: Mengorganisasikan peserta didik


Kelompok diarahkan untuk mengidentifikasi masalah secara bersama-sama
(diskusi) dan setiap individu diharapkan untuk menyampaikan idenya kepada
seluruh anggota kelompok untuk dibahas.
 Memodelkan masalah kedalam bentuk matematika seperti memisalkan
buku = x dan bolpoin = y ataupun memisalkan dengan variabel lainnya.
 Menuliskan persamaan yang menunjukan harga 5 buah buku dan 3 buah
bolpoin dan persamaan yang menunjukan harga 4 buah buku dan 1 buah
bolpoin.
(Mengumpulkan informasi)

Fase 3: Membimbing penyelidikan individual maupun kelompok


1. Peserta didik didorong untuk menggali dan menuliskan informasi yang ada
berdasarkan masalah yang disajikan.
 Menggali informasi dari buku peserta didik halaman 24 dan 25 tentang
langkah-langkah penyelesaian SPLDV dengan metode substitusi
 Menuliskan langkah-langkah penyelesaian masalah uang yang harus
disediakan Andi untuk membeli dua buku dan dua bolpoin sesuai dengan
langkah penyelesaian SPLDV metode substitusi
2. Peserta didik yang pasif didorong untuk mengutarakan idenya
3. Pada saat diskusi kelompok, antar peserta didik diminta untuk saling
menghargai pendapat ketika ada peserta didik yang mengemukakan idenya
(Mengumpulkan Informasi)

Fase 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya


1. Peserta didik menyelesaikan masalah SPLDV yang diberikan pada lembar
LKPD sesuai dengan langkah-langkah yang telah diketahui dari proses
pengumpulan informasi tadi yaitu
Menentukan harga satuan buku dan harga satuan bolpoin sehingga dapat
dicari jumlah harga untuk dua buah buku dan dua buah bolpoin dengan
menggunakan langkah-langkah metode substitusi.
2. Peserta didik menyiapkan laporan yang telah disetujui seluruh anggota
kelompok tentang pemecahan masalah jumlah uang yang harus Andi
sediakan untuk membeli dua buku dan dua bolpoin dengan menuliskan
langkah-langkah penyelesaian masalah SPLDV tersebut pada lembar LKPD
yang telah disediakan. (Creativity and innovation)
3. Melalui perwakilan kelompok yang ditunjuk guru, peserta didik
mempersentasikan hasil diskusi di didepan kelas
4. Kelompok lain diminta untuk mengamati dan menanggapi kelompok yang
sedang presentasi di depan kelas
(Mengasosiasi dan Mengomunikasikan/Communicative)

Fase 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah


1. Peserta didik diminta untuk menyimpulkan hasil pemecahan masalah
berdasarkan hasil presentasi seluruh kelompok.
Yaitu :
Kesimpulan yang diharapkan dari kesepakatan seluruh kelompok dan dengan
bimbingan guru adalah
(misal x) untuk harga satuan buku adalah Rp. 4.500,- dan
(misal y) untuk harga satuan bolpoin adalah Rp.2.000,-
Sehingga uang yang harus disediakan Andi untuk membeli 2 buku dan 2
bolpoin adalah Rp.13000
(Mengasosiasi dan Mengomunikasikan/Communicative)
2. Guru memberikan latihan soal sebanyak 3 soal yang dikerjakan secara
individual dan dikumpul hari itu juga.
1) Himpunan penyelesaian dari sistem persamaan 𝒙 − 𝟐𝒚 = 𝟏𝟎 dan 𝟑𝒙 +
𝟐𝒚 = −𝟐 adalah ...
2) Penyelesaian sistem persamaan 𝟑𝒙 − 𝟐𝒚 = 𝟏𝟐 dan 𝟓𝒙 + 𝒚 = 𝟕 adalah
𝒙 = 𝒑 dan 𝒚 = 𝒒. Nilai 𝟒𝒑 + 𝟑𝒒 adalah ...
3) Umur Sani 7 tahun lebih tua dari umur Ari, sedangkan jumlah umur
mereka adalah 43 tahun. Berapakah umur mereka masing-masing?
Penutup
1. Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pada pertemuan 10
hari ini yaitu menyimpulkan langkah-langkah penyelesaian SPLDV dengan menit
metode substitusi, adapun langkah-langkah nya:

Langkah 1: Memodelkan permasalahan kedalam kalimat


matematika yang berupa persamaan 1 dan persamaan
2
Langkah 2: Pilih salah satu persamaan, Nyatakan salah satu
variabel (misal x) dalam bentuk variabel yang lain
(misal y)
Langkah 3: Subtitusikan nilai y pada persamaan yang lain untuk
mendapatkan persamaan linear dalam x, yang dapat
dicari penyelesaiannya.
Langkah 4: Subtitusikan nilai x yang diperoleh dari langkah Ke
(3) persamaan yang digunakan pada langkah (2),
untuk memperoleh nilai y.
Langkah 5: Menentukan selesaian dari SPLDV tersebut dan
menjawab pertanyaan yang diberikan soal.
2. Peserta didik bersama dengan guru merefleksi proses pembelajaran
pada pertemuan ini, seperti membahas kendala-kendala dan
kekurangan yang ada.
3. Peserta didik diberi pekerjaan rumah (Latihan 1.4 hal 29, no 1 dan 2)
pada buku siswa.
4. Peserta didik diinformasikan bahwa pertemuan selanjutnya akan
mempelajari mengenai menyelesaikan masalah kontekstual yang
yang berkaitan dengan SPLDV dengan metode eliminasi. Peserta
didik diminta untuk membaca materi tersebut di rumah.
5. Proses pembelajaran diakhiri dengan mengucap hamdallah dan
berharap semoga apa yang telah dipelajari dapat dipahami dengan
baik dan bermanfaat.

I. Penilaian
1. Teknik Penilaian
No Kompetensi Yang Diukur Teknik Penilaian
1 Sikap Observasi dan pengamatan
2 Pengetahuan Tes Tertulis
3 Keterampilan Portofolio
2. Intrumen dan Pedoman Penilaian
a. Penilaian Sikap
Penilaian sikap dilakukan dengan teknik observasi. Sikap yang perlu diamati
adalah sikap terhadap mata pelajaran, sikap terhadap guru, dan sikap terhadap
proses pembelajaran yang muncul dalam pembelajaran. Berikut lembar observasi
sikap siswa :
Kejadian/ Butir Positif/ Tindak
No. Tanggal Nama siswa
Prilaku Sikap Negatif Lanjut
1.
2.
...
...

b. Penilaian Pengetahuan
Penilaian yang digunakan adalah Tes Tulis. Berikut Instrumen soalnya :
Soal Kunci jawaban Skor
1) Tentukan selesaian Diketahui : 3
sistem persamaan x − 2y = 10
𝑥 − 2𝑦 = 10 dan
3x + 2y = −y
3𝑥 + 2𝑦 = −2
dengan cara Ditanya : x = ....?
substitusi... y = ....?
Jawab :
 𝑥 − 2𝑦 = 10 → 𝑥 = 10 + 2𝑦
 3𝑥 + 2𝑦 = −2
3(10 + 2𝑦) + 2𝑦 = −2
30 + 6𝑦 + 2𝑦 = −2
30 + 8𝑦 = −2
8𝑦 = −2 − 30
8𝑦 = −32
−32
y=
8
y = −4
 𝑥 = 10 + 2𝑦
𝑥 = 10 + 2(−4)
𝑥 = 10 − 8
𝑥=2
 Dari kedua sistem persamaan didapat
𝑥 = 2 dan y = −4

2) Umur Sani 7 Diketahui :


tahun lebih tua dimisalkan umur Sani = 𝑥
dari umur Ari, Umur Ari = y
sedangkan jumlah 𝑥 = 7+𝑦
umur mereka
𝑥 + 𝑦 = 43
adalah 43 tahun.
Berapakah umur Ditanya :
mereka masing-
𝑥 = ⋯?
masing ...
𝑦 = ⋯?
Jawab :
 𝑥 + 𝑦 = 43
(7 + 𝑦) + 𝑦 = 43
7 + 2𝑦 = 43
2𝑦 = 43 + 7
2𝑦 = 50
50
𝑦=
2
𝑦 = 25
 𝑥 =7+𝑦
𝑥 = 7 + 25
𝑥 = 32
 Jadi umur Sani adalah 32 tahun sedangkan umur
Ari 25 tahun
Untuk rentang nilai 1 - 100 digunakan rumus
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = × 100.
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚

c. Penilaian Keterampilan
Penilaian Keterampilan dengan menggunakan Portofolio.

Disetujui, Padang, Juni 2018


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

NIP