Anda di halaman 1dari 8

SPO PEMERIKSAAN USG ABDOMEN

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN

17/SPO/JANGMED 0.0 1

STANDAR TanggalTerbit DitetapkanDirektur,


PROSEDUR
OPERASIONAL
19 April 2018 Dr. Rina Elfiani
Ultrasonografi (USG) adalah suatu pemeriksaan diagnostik non invasive
Pengertian
dengan menggunakan gelombang frekuensi tinggi ke dalam abdomen.
 Untuk mendeteksi adanya kelainan patologi pada abdomen.
 Mencari penyebab nyeri perut
 Mencari penyebab infeksi ginjal
 Mendiagnosis hernia
 Mendiagnosis dan memonitor tumor
Tujuan  Diagnosis asites (cairan di dalam rongga perut)
 Mencari penyebab pembengkakan organ di dalam perut
 Melihat adanya kerusakan organ setelah trauma.kecelakaan
 Melihat batu di kandung empedu atau ginjal
 Mencari kelainan hati atau ginjal

SK Direktur Nomor 363/SK/RS-SYAFIRA/IX/2018 tentang kebijakan


Kebijakan
Instalasi Radiologi

1. Cara Pelaksanaan USG Abdomen


 Prosedur administrasi dilakukan
Prosedur
 Siapkan alat-alat untuk pemeriksaan
 Buat identitas pasien
 Jelaskan prosedur pemeriksaan
 Pemeriksaan dilakukan dengan pasien persiapan : (puasa
+/- 6 jam) sebelum pemeriksaan :
- Posisikan supine / RLD / LLD
- Pengambilan gambar USG dengan potongan
tranversal dan longitudinal.
 Buat ekspertise USG
 Pemeriksaan USG selesai dan pasien dapat mengambil
hasil ekspertises sesuai jam yang telah ditentukan.
Unit terkait Instalasi Radiologi
Instalasi IGD
Instalasi Rawap Inap
Instalasi Rawat Jalan
SPO PEMERIKSAAN RADIOLOGI ABDOMEN 3 POSISI

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN

001/SPO/JANGMED 0.0 1

STANDAR Tanggal Terbit Ditetapkan Direktur,


PROSEDUR
OPERASIONAL
19 April 2018 Dr.Rina Elfiani
Pengertian Pemeriksaan foto rontgen rongga perut dengan posisi pasien
terlentang, duduk terlentang atau setengah duduk dan tidur miring
kiri dengan sinar horizontal
Tujuan Untuk mengetahui kelainan radiologi pada rongga abdomen, seperti:
 Perforasi
 Ileus Obstruksi
 Ileus Paralitik
 Invaginasi
Kebijakan SK Direktur Nomor 363/SK/RS-SYAFIRA/IX/2018 tentang
kebijakan Instalasi Radiologi

Prosedur
1. Persiapan alat dan bahan
 kaset ukuran 30 x 40
 pesawat rontgen dengan bucky table
 lysolm grid
 marker
2. Teknik pemeriksaan
a. BNO (Abdomen polos)
 pasien supine di atas meja pemeriksaan atau brankar
 kedua tangan di samping tubuh
 CR : Tegak lurus film
 CP : Umbillicus
 Waktu Eksposisi : pada saat ekspirasi penuh

b. Abdomen 3 posisi
 1PP (Posisi pasien) = Pasien duduk di meja pemeriksaan
dengan MSP (Mid Sagital Plane) tubuh sejajar dengan
kaset, kedua tangan lurus disamping tubuh.
 PO (Posisi Objek) = Kaset berada di belakang tubuh pasien,
aturlah batas atas procxypoid dan batas bawah sympisis
pubis, pelvis dan shoulder tidak mengalami rotasi.
 Ukuran kaset = 30x40 cm Vertikal
 CR = Tegak lurus Horizontal
 CP = pada umbilikus (Pusar) atau 3 jari di atas crista iliaca
 FFD = 100 cm
 Luas lapangan kolimasi = Batas atas T11,T12 dan Batas
bawah Sympisis pubis.
 Marker = R/L Orientasi AP
 Memakai Lysolm/grid
 Intruksi ekposi = Tarik nafas,,,,Keluarkan nafas,,,,Tahan
nafas2. LLD (Left Lateral Decubitus )

c. Posisi setengah duduk (Fowler)


 MSP tubuh tegak lurus terhadap kaset
 foto mencakup setengah thorax
 CR : tegak lurus kaset
 CP : diafragma
 exposure : saat pasien inspirasi penuh
Unit terkait Instalasi Radiologi
Instalasi IGD
Instalasi Rawap Inap
Instalasi Rawat Jalan
SPOPEMERIKSAAN USG MAMAE

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN

16/SPO/JANGMED 0.0 1

STANDAR Tanggal Terbit Ditetapkan Direktur,


PROSEDUR
OPERASIONAL
19 April 2018 Dr. Rina Elfiani
USG Mammae (payudara) merupakan salah satu pemeriksaan
Pengertian ultrasonografi yang menghasilkan gambaran struktur internal dari
payudara.
Untuk mendeteksi adanya kelainan patologi pada mammae
Tujuan

SK Direktur Nomor 363/SK/RS-SYAFIRA/IX/2018 tentang


Kebijakan
kebijakan Instalasi Radiologi

1. Cara Pelaksaan USG Mamae


 Prosedur administrasi dilakukan
 Siapkan alat-alat untuk pemeriksaan
 Buat identifikasi pasien.
Prosedur  Jelaskan prosedur dan tujuan pemeriksaan
 Pemeriksaan dilakukan dengan pasien tanpa persiapan :
 Posisikan supine
 Pengambilan gambar USG dengan potongan transversal dan
longitudinal.
 Buat ekspertise USG.
 Pemeriksaan USG selesai dan pasien dapat mengambil
ekspertise sesuai jam yang telah ditentukan.
Unit terkait Instalasi Radiologi
Instalasi IGD
Instalasi Rawap Inap
Instalasi Rawat Jalan
SPO PEMERIKSAAN RADIOLOGI RUJUKAN KELUAR

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN

11/SPO/JANGMED 0.0 1

STANDAR Tanggal Terbit DitetapkanDirektur,


PROSEDUR
OPERASIONAL
19 April 2018 Dr. Rina Elfiani
Rujuk adalah sebuah upaya pengiriman pasien rawat jalan radiologi
Pengertian
keluar rumah sakit yang memiliki fasilitas yang lebih lengkap.
Agar pasien rawat jalan mendapatkan fasilitas pelayanan yang
Tujuan
diperlukan

SK Direktur Nomor 363/SK/RS-SYAFIRA/IX/2018 tentang kebijakan


Kebijakan
Instalasi Radiologi

1. Terima pengantar untuk pemeriksaan radiodiagnostik dan imejing


2. Berikan pejelasan kepada keluarga pasien rawat jalan tentang tindak
lanjut pemeriksaan radiodiagnostik dan imaging
Prosedur
3. Hubungi Instalasi Radiologi rumah sakit yang telah memiliki MoU
dengan Instalasi Radiologi Rumah sakit rujukan.
4. Jelaskan prosedur administrasi yang akan dilakukan keluarga pasien
pada Instalasi Radiologi rumah sakit rujukan.

Unit terkait
Seluruh instalasi yang terkait dalam pelaksanaan kerja sama