Anda di halaman 1dari 4

1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) adalah unit pelaksana

teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggung jawab terhadap

pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya. Puskesmas berperan

menyelenggarakan upaya kesehatan untuk meningkatkan kesadaran,

kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar

memperoleh derajat kesehatan yang optimal. Dengan demikian puskesmas

berfungsi sebagai pergerak pembangunan berwawasan kesehatan, pusat

pemberdayaan keluarga dan masyarakat serta pusat kesehatan strata

pertama.

Upaya kesehatan yang diselenggarakan di puskesmas terdiri dari

Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP), Upaya Kesehatan Masyarakat

(UKM) yang terdiri dari Upaya Kesehatan Masyarakat Ensensial dan Upaya

Kesehatan Masyarakat Pengembangan. Upaya Kesehatan Masyarakat

Esensial yang diselenggarakan di seluruh puskesmas di Indonesia terdiri

atas promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan ibu anak dan

keluarga berencana, perbaikan gizi masyarakat, pencegahan dan

pemberantasan penyakit menular. Sedangkan upaya kesehatan

pengembangan ditetapkan berdasarkan permasalahan kesehatan setempat

dan ditetapkan bersama dinas kesehatan kabupaten/kota, antara lain: upaya

kesehatan sekolah, upaya kesehatan olahraga, upaya kesehatan usia lanjut,


2

pembinaan pengobatan tradisional, perawatan kesehatan masyarakat, dan

sebagainya.

Promosi kesehatan adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan

masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat,

agar mereka dapat menolong diri sendiri, serta mengembangkan kegiatan

yang bersumber daya masyarakat, sesuai sosial budaya setempat dan

didukung kebijakan publik yang berwawasan kesehatan. (Kemenkes RI,

2011)

Cakupan pemeberian ASI ekslusif pada 0-6 bulan berfluktuatif.

Hasil survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007

menunjukkan cakupan ASI eksklusif bayi 0-6 bulan sebesar 32% yang

menunjukkan kenaikan yang bermakna menjadi 42% pada tahun 2012.

Cakupan ASI ekslusif pada bayi 0-6 bulan sebesar 54,3% ( Riskesdes,

2013). Pada tahun 2012 angka cakupan tercatat sebesar 30,05% dengan

target sebesar 80% data tersebut tampak bahwa cakupan ASI Ekslusif di

Provinsi Lampung belum mencapai target yang ditetapkan provinsi (Dinkes

Provinsi Lampung, 2009).

Sedangkan pencapaian ASI ekslusif di Kota Bandar Lampung dari

tahun ke Tahun menunjukkan hasil yang fluktuatif. Pada tahun 2011 tercatat

pencapaian ASI eksklusif di Kota Bandar Lampung sebesar 65,1% dan di

Tahun berikutnya, 2012 terjadi peningkatan pencapaian ASI eksklusif di

Kota Bandar Lampung yaitu sebesar 67,93% namun di tahun 2013 sampai

bulan Agustus pencapaian pemberian ASI eksklusif mengalami penurunan


3

yaitu hanya sebesar 64,55%. Angka ini bila dibandingkan dengan target

Nasional masih dibawah dari target yang di inginkan (80%) (Dinas

Kesehatan. Kota Bandar Lampung, 2013).

Sebagai mahasiswa Kedokteran Umum yang kelak bertugas di

puskesmas maka sangat penting untuk terlibat dalam kegiatan puskesmas.

Dalam kegiatan PBL ini, kami mendapat kesempatan yang seluas – luasnya

untuk menimba ilmu di Puskesmas Simpur yang akan sangat berguna

sebagai bekal kelak ketika bertugas di Puskesmas daerah. Di Puskesmas

Simpur, kami mencoba untuk menganalisa dan mencari solusi dari

permasalahannya yang timbul dalam pelaksanaan program Puskesmas

Simpur khususnya dalam Program Promosi Kesehatan (PROMKES).

1.2. Tujuan Penelitian

1.2.1. Tujuan Umum

Untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa terutama dalam memahami

prinsip dasar kedokteran komunitas, serta mampu melakukan identifikasi masalah

kesehatan yang ada di suatu daerah.

1.2.2. Tujuan Khusus

1. Mengetahui dan ikut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan di dalam

gedung meliputi : Promosi Kesehatan

2. Mengetahui kegiatan dan ikut serta dalam kegiatan yang ada di luar gedung

meliputi : Penyuluhan, Posyandu dan Poskeskel

3.1. Manfaat Kegiatan

1.3.1. Bagi Mahasiswa


4

1. Diharapkan dapat memberikan informasi mengenai dasar-dasar kedokteran

komunitas.

2. Menambah pengetahuan mahasiswa mengenai penerapan langsung program

kerja di Puskesmas.

1.3.2. Bagi Puskesmas

Sebagai sumbangan pemikiran dan sebagai bahan evaluasi bagi petugas

kesehatan di Puskesmas Simpur.

1.3.3 Bagi Masyarakat

Memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai asi ekslusif

1.4 Ruang Lingkup Kegiatan

1.4.1. Tempat

Bertempat di Puskesmas Simpur Bandar Lampung.

1.4.2 Waktu

Dimulai sejak tanggal 14 Mei-8 Juni 2018..