Anda di halaman 1dari 10

HAND OUT

DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN

KD 3.14 Menganalisis sistem gerak translasi, rotasi dan keseimbangan benda

KD 4.14. Menghitung gerak translasi, rotasi dan keseimbangan benda tegar

KELAS X SMK / MK
SEMESTER 2

PPG SM-3T VI UNY 2018


DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN KD 3.14 & KD 4.14

GERAK TRANSLASI, ROTASI, DAN KESEIMBANGAN BENDA TEGAR

A. Pengertian Gerak Translasi dan Rotasi


1. Gerak Translasi
Gerak translasi adalah gerak suatu benda dimana setiap titik pada benda tersebut menempuh lintasan
dan bentuk yang sama. Lintasan pada gerak translasi dapat berupa garis lurus atau bukan. Hal ini
terjadi karena syarat sebuah gerak translasi adalah “setiap titik pada benda tersebut menempuh
lintasan dan bentuk yang sama”.

Contoh gerak translasi: Gerak sebuah balok di atas suatu permukaan datar tanpa mengguling, dari
kedudukan 1 ke kedudukan 2 pada jarak yang sama yaitu, s (gambar 1.1).

Gambar 1.1 Gerak Translasi sebuah Balok Dengan Lintasan Lurus

Gambar 1.2 di bawah ini juga menunjukan gerak translasi, meskipun pada lintasan melengkung, tetapi
bentuk dan panjang lintasan sama, dari kedudukan satu ke kedudukan lain.

Gambar 1.2 Gerak Translasi Sebuah Benda Dengan Lintasan Melengkung

2. Gerak Rotasi
Benda disebut melakukan gerak rotasi jika setiap titik pada benda itu, kecuali titik-titik pada sumbu putar
menempuh lintasan berbentuk lingkaran (gambar 9.3). Sumbu Putar adalah suatu garis lurus yang
melalui pusat lingkaran dan tegak lurus pada bidang lingkaran.

Gerak Translasi,Gerak Rotasi dan Keseimbangan Benda Page 1


Tegar
DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN KD 3.14 & KD 4.14

Gambar 1.3 Gerak Rotasi Setiap partikel pada benda yang berotasi bergerak melingkar
mengelilingi sumbunya

Catatan : penyebab translasi adalah gaya, sedangkan penyebab gerak rotasi adalah momen gaya.

3. Gerak Translasi dan Rotasi (Gabungan)


Gerak gabungan adalah gerak pada benda yang mengalami gerak translasi dan rotasi secara
bersamaan dalam satu waktu, benda tersebut menempuh sebuah lintasan seperti benda yang
mengalami gerak translasi sekaligus benda tersebut mengalami perputaran menempuh lintasan yang
berbentuk lingkaran.

Gambar 1.4 Gerak Gabungan merupakan gabungan dari gerak translasi dan gerak rotasi

Gerak Translasi,Gerak Rotasi dan Keseimbangan Benda Page 2


Tegar
DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN KD 3.14 & KD 4.14

B. Hubungan Antara Gerak Translasi Dengan Gerak Rotasi


Nama Dalam Gerak Dalam Gerak Hubungan Kedua
No
Besaran Translasi Rotasi Besaran
𝑋
1 Jarak Jarak linier ( x ) Sudut ( Ө ) = 𝑟

Kecepatan Kecepatan 𝑣
2 Kecepatan linier ( v ) anguler ( ω ) 𝜔=
𝑟
Percepatan Percepatan 𝑎
3 Percepatan linier ( a ) ∝=
anguler ( α ) 𝑟

Momen 𝐼 = 𝑚 . 𝑟2
4 Massa Massa ( m ) Inersia ( I )

5 Gaya Gaya (F) Torsi ( τ ) 𝜏 = 𝐹. 𝑟

1. Kecepatan Linier dan Kecepatan Sudut (Anguler)

a. Kecepatan Linier
Setiap benda yang bergerak tentu saja mempunyai kecepatan. Pada gerak translasi benda
bergerak secara lurus dan mempunyai kecepatan yang disebut dengan kecepatan linier atau biasa
disingkat dengan kecepatan (v). Untuk mencari kecepatan (v) digunakanlah rumus seperti berikut :

Persamaan: 𝐾𝑒𝑡𝑒𝑟𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛:

x 𝑣 = 𝑘𝑒𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 (𝑚/𝑠)
𝑥
𝑣= 𝑥 = 𝑗𝑎𝑟𝑎𝑘 (𝑚)
𝑡
v t 𝑡 = 𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢 (s)

Ilustrasi :

Posisi Awal Posisi Akhir

Gerak Translasi,Gerak Rotasi dan Keseimbangan Benda Page 3


Tegar
DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN KD 3.14 & KD 4.14

b. Kecepatan Anguler (sudut)


Pada gerak rotasi benda bergerak secara melingkar mengikuti garis sumbu dan mempunyai
kecepatan yang disebut dengan kecepatan anguler (sudut) atau biasa disingkat dengan kecepatan (𝜔).
Untuk mencari kecepatan (𝜔) digunakanlah rumus seperti berikut :

 t

Dimana pada rumus ini, x diperoleh dengan cara: 𝑥 = 𝜃𝑟 , sehingga didapatkan persamaan:

𝜃 .𝑟
𝜔=
𝑡
Keterangan:

𝜔 = 𝑘𝑒𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑠𝑢𝑑𝑢𝑡 (𝑟𝑎𝑑/𝑠)


𝜃 = 𝑠𝑢𝑑𝑢𝑡 (𝑟𝑎𝑑)
𝑟 = 𝑗𝑎𝑟𝑖 − 𝑗𝑎𝑟𝑖 (𝑚)
𝑡 = 𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢 (𝑠)

Ilustrasi:
A

r

B

Gerak Translasi,Gerak Rotasi dan Keseimbangan Benda Page 4


Tegar
DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN KD 3.14 & KD 4.14

c. Hubungan Kecepatan Linier dan Kecepatan Sudut (Anguler)


Jika suatu benda mengalami gerak translasi maupun rotasi secara bersamaan, maka benda tersebut akan
mengalami kecepatan sudut atau anguler (𝜔) seperti persamaan berikut ini:

v r

𝜔 = 𝑣 .𝑟

Keterangan:

𝜔 = 𝑘𝑒𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑠𝑢𝑑𝑢𝑡 (𝑟𝑎𝑑/𝑠)


𝑣 = 𝑘𝑒𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑙𝑖𝑛𝑖𝑒𝑟 (𝑚/𝑠)
𝑟 = 𝑗𝑎𝑟𝑖 − 𝑗𝑎𝑟𝑖 (𝑚)

A A
Ilustrasi
𝝎 𝝎

v
r r
 
B B

Posisi Awal Posisi Akhir

Gerak Translasi,Gerak Rotasi dan Keseimbangan Benda Page 5


Tegar
DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN KD 3.14 & KD 4.14

2. Gaya dan Momen Gaya

Keterangan :

F : Gaya
O : Pusat massa benda/pusat momen
ℓ : Jarak antara garis kerja gaya dengan pusat massa benda.
Gambar (a)
Gaya F yang garis kerjanya mengenai pusat massa benda (O) membuat benda bergerak Translasi.

Gambar (b)
Gaya F yang garis kerjanya mempunyai jarak tertentu (ℓ) dari pusat massa benda (O) dan menyebabkan
benda menjadi berotasi disebut momen gaya/ torsi.

a. Gaya Pada Gerak Translasi


Pada pelajaran tentang hukum Newton II diketahui bahwa benda melakukan gerak lurus (translasi)
akibat adanya gaya F yang bekerja pada benda. Gaya adalah hasil perkalian antara massa benda (Kg)
dikalikan percepatan gerak benda (m/s2). Berikut ini adalah persamaan untuk mencari gaya pada gerak
translasi:

Keterangan:
F
F = Gaya (N)
𝐹 = 𝑚 .𝑎 m = Massa Benda (Kg)
m a
a = Percepatan Gerak Benda (m/s2)

Gerak Translasi,Gerak Rotasi dan Keseimbangan Benda Page 6


Tegar
DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN KD 3.14 & KD 4.14

Ilustrasi:
a

F M

Posisi A Posisi B

b. Momen Gaya Pada Gerak Rotasi


Momen gaya () adalah hasil perkalian antara gaya (F) dengan jarak dari sumbu putar ke garis kerja gaya
(r). Berikut ini adalah persamaan untuk mencari besar momen gaya () pada gerak rotasi:


𝜏=𝐹. 𝑟
F r

Keterangan :
𝜏 = 𝑀𝑜𝑚𝑒𝑛 𝐺𝑎𝑦𝑎 (𝑁𝑚)
𝐹 = 𝐺𝑎𝑦𝑎(𝑁)
𝑟 = 𝑗𝑎𝑟𝑎𝑘 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑠𝑢𝑚𝑏𝑢 𝑝𝑢𝑡𝑎𝑟 𝑘𝑒 𝑔𝑎𝑟𝑖𝑠 𝑔𝑎𝑦𝑎 (m)
Ilustrasi:

Garis Kerja Gaya F

F

Benda

Sumbu Putar O

Gerak Translasi,Gerak Rotasi dan Keseimbangan Benda Page 7


Tegar
DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN KD 3.14 & KD 4.14

C. Latihan Soal !

1. Apa yang dimaksud dengan Gerak Translasi dan Gerak Rotasi ?


2. Sebutkan 3 kejadian gerak translasi dan rotasi di sekitar kita ?
3. Sebuah box/ kardus berisi barang yang memiliki massa sebesar 7 Kg dipindahkan dengan cara
didorong dengan percepatan 2 m/s2, maka berapakah besar gaya yang
terjadi ?
4. Sebuah batang yang memiliki panjang batang sepanjang 2 m ujungnya dipaku pada tembok dan
ujung tongkat yang lain diberi gaya secara tegak lurus sebesar 50 N, maka besarnya momen
gaya adalah ?
5. Sebuah Mobil bergerak dengan kecepatan 25 m/s mengitari suatu halaman berbentuk lingkaran
berjari-jari 10 m. Besar kecepatan sudut (anguler) yang dialami mobil tersebut adalah ?
6. Sebuah motor bergerak berputar mengelilingi suatu arena dengan kecepatan 30 m/s. Jika
kecepatan sudutnya 6 rad/s, jari-jari lintasannya adalah ?
7. Andi menaiki kemidi putar yang berputar dengan kecepatan sudut 25 rad/s. Jika jari-jari
kemidi putar tersebut 6 m, maka Andi akan merasa seperti menaiki kendaraan yang bergerak
dengan kecepatan ?

Gerak Translasi,Gerak Rotasi dan Keseimbangan Benda Page 8


Tegar
DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN KD 3.14 & KD 4.14

DAFTAR PUSTAKA

BSE Mekanika Teknik X/1 2013

Kanginan, Marthen. (2017). FISIKA 2 untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta. Penerbit
Erlangga

Gerak Translasi,Gerak Rotasi dan Keseimbangan Benda Page 9


Tegar