Anda di halaman 1dari 4

1.

Dinding plat pondasi

Slump 50 – 125 mm

2. Ukuran agregat nominal maximum

19 mm

Maka

3. Perkirakan estimasi jumlah air pengaduk

Slump 75 – 100 dan jumlah air / m3 = 205 kg

Kadar udara perkiraan 2%

4. Hitung besar kuat tekan rata rata

Fcr = fc’ + k. Sd

=X

5. Tentukan perbandingan antara berat air pengaduk dengan berat semen yang aan digunaan
(W/c)

Kuat tekan 35 mpa

Maka

FAS = 0,47

6. Hitung kadar semen yang dibutuhkan

Semen = 205 / 0,47

Semen = 436,17 kg

7. Estimasi volume agregat kasar

Ukuran butir max 19 dan fines modulus 2,41

Maka didapat

2.4/2.41=0.6625
Berat kering agregat kasar (bobot isi) = 0.6625 x 1,488 kg

= 985,8 kg

Estimasi kadar agregat halus

a. Atas dasar perhitungan berat

Besar butir 19 mm,

Berat awal = 2345 kg/m3

b. Volume absolut beton

Dengan memperkirakan volume udar dalam beton sebesar 2 % maka

Air = 205/1000 = 0,205 m3

Semen = 436 / (2,83 x 1000) = 0,154 m3

Agregat kasarr = 985,8 /(2,697*100) = 0,365 m3

Volume udara 2% = 0,02 m3

Volume beton tanpa agregat = 0,744 m3

Volume agregat halus = 1,00 – 0,744 = 0.256 m3

Berat agregat halus = 0,256*2,405*1000 = 615,68 kg

Estimasi berat beton : 205 + 436 + 985,8 + 615,68 = 2242,48 kg

8. Koreksi proporsi campuran oleh kadar air lapagan meliputi :

Agregat kasar : 1,009 * 985,8 = 995,672 kg

Agregat Halus : 1,075 * 615,68 =661,856 kg

9. persentasi dapet dari mana?


1. Pc = 436 kg
2. Air = 205 + (0.0404*661,856)-( 0,009*995,67) 8.961 = 227.7 kg

SETELAH KOREKSI :

- 995,672+661,856+436+227.7 = 2321,228 kg
10. Dinding plat pondasi

Slump 50 – 125 mm

11. Ukuran agregat nominal maximum

19 mm

Maka

12. Perkirakan estimasi jumlah air pengaduk

Slump 75 – 100 dan jumlah air / m3 = 205 kg

Kadar udara perkiraan 2%

13. Hitung besar kuat tekan rata rata

Fcr = fc’ + k. Sd

=X

14. Tentukan perbandingan antara berat air pengaduk dengan berat semen yang aan digunaan
(W/c)

Kuat tekan 35 mpa

Maka

FAS = 0,47

15. Hitung kadar semen yang dibutuhkan

Semen = 205 / 0,47

Semen = 436,17 kg

16. Estimasi volume agregat kasar

Ukuran butir max 19 dan fines modulus 2,41

Maka didapat

2.4/2.41=0.6625
Berat kering agregat kasar (bobot isi) = 0.6625 x 1,488 kg

= 985,8 kg

Estimasi kadar agregat halus

c. Atas dasar perhitungan berat

Besar butir 19 mm,

Berat awal = 2345 kg/m3

d. Volume absolut beton

Dengan memperkirakan volume udar dalam beton sebesar 2 % maka

Air = 205/1000 = 0,205 m3

Semen = 436 / (2,83 x 1000) = 0,154 m3

Agregat kasarr = 985,8 /(2,697*100) = 0,365 m3

Volume udara 2% = 0,02 m3

Volume beton tanpa agregat = 0,744 m3

Volume agregat halus = 1,00 – 0,744 = 0.256 m3

Berat agregat halus = 0,256*2,405*1000 = 615,68 kg

Estimasi berat beton : 205 + 436 + 985,8 + 615,68 = 2242,48 kg

17. Koreksi proporsi campuran oleh kadar air lapagan meliputi :

Agregat kasar : 1,009 * 985,8 = 995,672 kg

Agregat Halus : 1,075 * 615,68 =661,856 kg

18. persentasi dapet dari mana?


3. Pc = 436 kg
4. Air = 205 + (0.0404*661,856)-( 0,009*995,67) 8.961 = 227.7 kg

SETELAH KOREKSI :

- 995,672+661,856+436+227.7 = 2321,228 kg