Anda di halaman 1dari 21

1

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES)


( INSTITUTE OF HEALTH SCIENCES )
BANYUWANGI
Jl. Letkol Istiqlah No. 40 Telp (0333) 421610 – Fax. (0333) 414070 Banyuwangi

FORMAT PENGKAJIAN
( KEPERAWATAN KELUARGA )

A. PENGKAJIAN
1. Data Umum
a. Nama Kepala Keluarga : Tn. S
b. Alamat : bulu payung 2/1
c. Telpon :-
d. Pekerjaan : Buruh pembuat sapu lidi
e. Pendidikan :-
f. Komposisi : Keluarga Inti

Hub. Pend Status Imunisasi

Nama JK Dng Umur idika Polio DPT Hepatitis Ket


BCG Campak
KK n 1 2 3 4 1 2 3 1 2 3

Tn. S L Suami 130 TS

Ny. A P Istri 80 TS

1. Genogram
2

2. Tipe Keluarga
Keluarga Tn. S termasuk keluarga Inti yang terdiri dari suami dan istri

3. Suku Bangsa
Madura, Indonesia. Pasien dan keluarga sehari-hari dalam berkomunikasi
menggunakan bahasa madura.

4. Agama
Islam dan taat beribadah, sering berdoa agar Tn. S dapat sembuh dari
penyakit yang diderita.

5. Status Sosial Ekonomi Keluarga


Menengah kebawah dgn penghasilan ± 300rb/bulan

6. Aktivitas rekreasi keluarga


Klien mengatakan setiap hari keluarga ini memenuhi kebutuhan keluarga ini
dengan berkumpul di ruang tamu untuk sekedar mengobrol dan melepas
lelah

RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA


1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga dengan usia lanjut: melanjutkan untuk memperbaharui dan
menyelesaikan kembali hubungan perkawinan, membantu orang tua lanjut
usia dan sakit-sakitan dari suami dan istri.
Keluarga Tn. S tidak mempunyai anak

2. Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi


a. membentuk hubungan dengan orang-orang seusianya
b. membentuk pengaturan kehidupan fisik yang memuaskan
c. menyesuaikan diri dengan peran social yang luwes

3. Riwayat keluarga inti


Riwayat keseh KK : Kelg berkata : sering sakit kepala dan tidak bisa tidur
kalua malam hari, dan perutnya terasa sakit
Riwayat keseh Istri : Kelg berkata : Ny. A berkata kalua kalua kakinya sering
sakit di persendiannya

4. Riwayat keluarga sebelumnya


Riwayat keseh ortu suami, Tn. S Kelg berkata : dari keluarganya tidak
mempunyai riwayat penyakit seperti TBC, HIV, Hipertensi, DM dan lain-lain
Riwayat keseh ortu Istri, Kelg berkata : dari keluarganya tidak mempunyai
riwayat penyakit seperti TBC, HIV, Hipertensi, DM dan lain-lain.
3

PENGKAJIAN LINGKUNGAN
1. Karakteristik rumah
Tipe rumah nonpermanent dengan luas tanah 4
6 m2 Lantai rumah dari berlantai dari tanah, terdapat 1 kamar, 1 WC,tidak
terdapat jendela,terdapat dapur, dan ruang tamu, atap dari genteng dan
asbes, pembungan air limbah di tanah langsung, menggunakan air bersih
PDAM, kebersihan rumah kurang bersih dan lingkungan yang berserakan.

Denah Rumah :

ruang tamu kamar 1 dapur

kamar 2 km mandi

Masalah keseh dg karakteristik rumah, Kelg berkata : ventilasi rumah tidak


ada, kebersihan rumah kurang , ketidakefektifan penatalaksanaan
lingkungan.

2. Karakteristik tetangga dan komunitas RW


Tetangga saling rukun, saling membantu dan ikut kegiatan pengajian rutin di
wilyahnya

3. Mobilitas geografis keluarga


Keluarga Tn. S sudah lam tinggal di rumah tersebut, mereka tidak pernah
pindah pindah sejak dulu.

4. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat


Ny. A mengatakan sebagai ibu rumah tangga disamping itu juga membantu
perekonomian suami dengan membantu membuat sapu lidi

5. Sistem pendukung keluarga


Keluarga selalu mendapat dukungan dari tetangga dan dari
keluarga besarnya.

STRUKTUR KELUARGA
1. Komunikasi keluarga
Antar anggota keluarga terbina hubungan yang harmonis, dalam
menghadapi suatu permasalahan biasanya diselesaikan dengan cara
musyawarah terlebih dahulu. Komunikasi dilakukan dengan sangat terbuka
antar anggota keluarga.

2. Struktur kekuatan keluarga


Keluarga merupakan keluarga inti yang terdiri dari suami dan istri
4

3. Struktur peran
a. Formal
Tn.S bertanggung jawab sebagai kepala rumah tangga.
Ny.A bertanggung jawab sebagai ibu rumah tangga .
b. Informal
Tn. S begai pencari nafkah dengan dibantu Ny. A dengan ibu rumah
tangga
4. Norma keluarga
Nilai dan norma yang berlaku dalam keluarga Tn.S yaitu menyesuaikan
dengan nilai dan norma dalam agama yang dianut keluarga Tn.S dan sesuai
dengan yang terdapat pada lingkungan masyarakat sekitar rumah Tn.S.

FUNGSI KELUARGA
1. Fungsi afektif
Hubungan antar keluarga baik, saling mendukung, bila ada yang sakit
langsung di bawa ke pustu atau petugas kesehatan
2. Fungsi sosialisasi
Setiap hari keluarga selalu berkumpul di rumah, hubungan dalam keluarga
baik dan selalu menaati norma yang ada.
3. Fungsi perawatan kesehatan
Keluhan utama :
Kelg berkata : Tn. S mengatakan sakit kepala dan pusing.

TUGAS PERAWATAN KELUARGA


a) Mengenal masalah keluarga
1) Pengertian penyakit Hipertensi
Kelg berkata : penyakit darah tinggi kareana tensinya lebih dari 130
2) Penyebab penyakit Hipertensi
Kelg berkata : karena faktor makanan
3) Tanda adan gejala penyakit Hipertensi
Kelg berkata : sakit kepala, pusing
4) Pre dispossi/cara penularan penyakit Hipertensi
Kelg berkata : tidak tahu.

b) Mengambil keputusan
1) Tindakan yang sudah dilakukan dlm mengatasi penyakit Hipertensi
Kelg berkata : membeli obat bintang tujuh

2) Tindakan yang akan dilakukan dlm mengatasi penyakit Hipertensi


Kelg berkata : istirahat dan tidur
3) Dampak penyakit Hipertensi
Kelg berkata : sakit kepala
5

4) Komplikasi penyakit Hipertensi


Kelg berkata : stroke, sakit jantung

c) Merawat anggota keluarga yang sakit


1) Cara perawatan penyakit Hipertensi
Kelg berkata : dengan istirahat yang cukup
2) Demonstrasi perawatan penyakit Hipertensi tentang diit 3J
Kelg berkata : tidak boleh menggunakan makanan yang asin yang
mengandung banyak garam
3) Demonstrasi perawatan penyakit Hipertensi tentang pola
aktivitas/olahraga
Kelg berkata : dengan berjalan-jalan di pagi hari
4) Demonstrasi perawatan penyakit hipertensi tentang cek tekanan darah
Kelg berkata : kalau tekanan darah biasanya 140 itu sudah tinggi tapi tidak
tau cara pengukuran tekanan darahnya

d) Memelihara lingkungan
1) Cara pemeliharaan rumah sehat: ventilasi,pencahayaan,kebersihan
Kelg berkata : rumah yang sehat, rumah yang bersih, ventilasi cukuo ,
pencahayaan yang terang
2) Lingkungan pskologis/hubungan antar kelg .
Kelg berkata : hubungan antar keluarga baik dan saling membantu.

e) Menggunakan fasilitas/pelayanan kesehatan


1) Penggunaan pelayanan kesehatan
Kelg berkata : saya bila sakit pergi ke pustu untuk memeriksa dan minta
obat, dan beserta keluarga yang lain bila sakit.
2) Manfaat, macam macam layanan
Kelg berkata : gratis
3) Trauma terhadap pelayanan kesehatan
Kelg berkata : keluarga tidak pernah trauma terhadap pelayanan
kesehatan

4. Fungsi reproduksi
Ny.A sudah tidak menggunakan KB atau kontrasepsi pil dan suntik lagi dan
tidak memiliki anak.

5. Fungsi ekonomi
Tn.S bekerja sebagai pembuat sapu lidi untuk kehidupan sehari-harinya
untuk menafkahi keluarganya
6

STRESS DAN KOPING KELUARGA


a. Stress jangka pendek dan panjang
1) Stressor jangka pendek
Tn. S mengatakan kalau sering pusing dan sakit kepala
2) Stressor jangka panjang
Tn. S khawatir akan kesehatanya kedepan
b. Kemampuan keluarga
Keluarga memeriksa anggota keluarga yang sakit ke Pustu atau petugas
kesehatan
c. Strategi koping
Anggota keluarga selalu bermusyawarah untuk menyelesaikan masalah
yang ada
d. Strategi adaptasi
Tn. S bila sedang sakit dibelikan obat di toko

Pemeriksaan fisik , Nama : Tn. S


Keadaan Umum
a. Tanda – tanda Vital
Tensi : 160/90 Nadi : 88 x/menit
RR : 26x/menit Suhu : 37ºc
BB : 55 kg TB : 152 cm
LL : cm LK : cm

b. Pemeriksaan Cepalo Caudal


1). Kepala dan Rambut
Inspeksi: warna rambut hitam, tidak terdapat lesi, kebersihan rambut
cukup, tidak ada odem,
Palpasi: tidak terdapat nyeri tekan, tidak terdapat benjolan
2). Hidung
Inspeksi: warna kulit sama dengan sekitar, septumnasi utuh, simetris
Palpasi: tidak terdapat nyeri tekan, tidak terdapat benjolan
3). Telinga
Inspeksi: simetris kanan dan kiri, kebersihan cukup, berfungsi dengan
normal,
Palpasi: tidak terdapat nyeri tekan, tidak terdapat benjolan
4). Mata
Inspeksi: simetris kanan dan kiri, sclera putih, konjuntiva merah muda,
penglihatan berfungsi normal
Palpasi: tidak ada odem, tidak nyeri tekan
5). Mulut, Gigi, Lidah, Tonsil dan Pharing
Inspeksi: kebersihan mulut cukup, terdapat karies gigi, tidak terdapat
pembengkakan pada kelenjar tiroid, mukosa bibir kering,
7

6). Leher dan Tenggorokan


Inspeksi: warna kulit sama dengan sekitar, tidak ada pembengkakan
Palpasi: tidak ada nyeri tekan

7). Dada/ Thorak


a). Pemeriksaan Paru
(1). Inspeksi
Pergerakan dinding dada terlihat simetris.
(2). Palpasi
Vokal fremitus normal, tidak terdapat nyeri tekan
(3). Perkusi
Paru kanan paru kiri
ICS I - VI = sonor ICS I – II = sonor
VII – VIII = pekak II – V = redup
VI – VIII = sonor
(4). Auskultasi
Tidak terdapat bunyi tambahan seperti ronchi dan wezzing
b). Pemeriksaan Jantung
(1). Inspeksi
Ictus cordis tidak nampak
(2). Palpasi
Ictus cordis tidak teraba
(3). Perkusi
Batas atas ICS II
Batas bawah ICS V
Batas kanan linea sternalis dekstra
Batas kiri mid clavikula sternalis sinistra
(4). Auskultasi
Bunyi jantung 1 dan 2 tunggal tidak terdapat bunyi tambahan
8). Payudara
(a). Inspeksi
Simetris antara kanan dan kiri, terdapat dua puting dan menonjol
(b). Palpasi
Tidak terdapat nyeri tekan dan tidak terdapat benjolan yang berarti
9). Pemeriksaan Abdomen
(a). Inspeksi
Abdomen simetris, tidak terdapat lesi dan benjolan.
(b). Auskultasi
Bissing usus 6x/menit
(c). Palpasi
Tidak terdapat pembesaran hepar, dan terdapat nyeri tekan
(d). Perkusi
Kuadran 1 redup, kuadran 2-3-4 timpani
10). Ekstrimitas, Kuku dan Kekuatan Otot
8

Tidak terdapat luka pada kaki dan tangan


11). Genetalia dan Anus
Genetalia bersih, tidsak terdapat nyeri tekan, lubang anus ada

12). Pemeriksaan Neurologi


GCS 4-5-6, composmentis
7. Pemeriksaan Penunjang
-

HARAPAN KELUARGA
Keluarga Tn.S mengharapkaan agar dirinya lekas sembuh dari penyakitnya
sehingga dapat melakukan aktifitas sehari hari seperti biasanya.

Banyuwangi, ………, ………….. 200


Mahasiswa
9

ANALISA DATA

Nama Klien : Tn. S

MASALAH : Nyeri Akut

NO KELOMPOK DATA ETIOLOGI


DATA SUBYEKTIF : KETIDAKMAMPUAN KELUARGA
Keluhan utama : MENGENAL MASALAH. KESEHATAN
Kelg berkata : Tn. S berkata kalau PADA ANGGOTA KELUARGA
menderita hipertensi DENGAN HIPERTENSI
Mengenal masalah keluarga
1) Pengertian penyakit hipertensi
Ny. A berkata : “ penyakit darah tinggi
yang di sebabkan oleh tensi yang
tinggi 140
2) Penyebab penyakit hipertensi
Kelg berkata : “ karena gaya hidup
makanan
3) Tanda adan gejala penyakit hipertensi
Kelg berkata : “ pusing, sakit kepala
4) Pre dispossi/cara penularan penyakit
Kelg berkata : saya tidak tahu awal
terkenanya hipertensi

DATA OBYEKTIF :
Pemeriksaan fisik : Tn. S sakit kepala,
pusing
Tensi : 160/90 Nadi : 88 x/mnt
RR : 26 x/mnt Suhu : 37º c
BB : 55 kg TB : 152 cm
DATA SUBYEKTIF : KETIDAKMAMPUAN KELUARGA
1) Cara perawatan penyakit Hipertensi MERAWAT ANGGOTA KELUARGA
Kelg berkata : mengonsumsi DENGAN HIPERTENSI
makanan yang rendah garam
2) Demonstrasi perawatan penyakit
hipertensi tentang garam
Kelg berkata : masak yang
menggunakan rendah garam
3) Demonstrasi perawatan penyakit
hipertensi tentang diet
Kelg berkata : tidak boleh banyak
menggunakan banyak garam
10

4) Jelaskan & Demonstrasi perawatan


penyakit hipetensi tentang pola
olahraga/aktivitas
Kelg berkata : dengan berjalan-jalan
saat pagi

DATA OBYEKTIF :
Masih menggunakan garam dan
penyedap makanan seperti MSG dan
micin.
DATA SUBYEKTIF : KETIDAKMAMPUAN KELUARGA
a) Memelihara lingkungan MEMELIHARA LINGKUNGAN.RUMAH
1) Cara memelihara rumah sehat : UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN
Ventilasi, Pencahayaan, Kebersihan ANGGOTA KELUARGA DENGAN
Kelg berkata : rumah yang sehat HIPERTENSI
ventilasinya cukup, pencahayaan
terang meskipun tidak pakai lampu
di pagi hari, keberhasihannya di
jaga tidak berantakan.
2) Lingkungan psikologis/hubungan
antar keluarga
Kelg berkata : hubungan antar
keluarga baik saling membantu satu
sama lain

DATA OBYEKTIF :
Lantai rumah dari berlantai dari
semen dan beralaskan karpet plastik,
terdapat 3 kamar, 1 kamar mandi
dan WC, terdapat 2 jendela, dapur,
dan ruang tamu, atap dari genteng,
pembungan air limbah dengan
jamban, menggunakan air bersih
PDAM, kebersihan rumah kurang
bersih dan lingkungan yang
berserakan.

DX Keperawatan Keluarga :
Nyeri akut b/d

1) KETIDAKMAMPUAN KELUARGA MENGENAL MASALAH. KESEHATAN PADA


ANGGOTA KELUARGA DENGAN HIPERTENSI
2) KETIDAKMAMPUAN KELUARGA MERAWAT ANGGOTA KELUARGA DENGAN
HIPERTENSI
3) KETIDAKMAMPUAN KELUARGA MEMELIHARA LINGKUNGAN RUMAH UNTUK
MENINGKATKAN KESEHATAN ANGGOTA KELUARGA DENGAN HIPERTENSI
11

SKALA UNTUK MENENTUKAN PRIORITAS


ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
(BAILON DAN MAGLAYA, 1978)
Masalah : Nyeri akut pada Tn S dengan penyakit Hipertensi

PERHITU PEMBENARAN
NO KRITERIA Skor BOBOT
NGAN
1. Sifat Masalah 1 3/3x1=1 Ditandai dengan:
Skala : Tidak/kurang sehat 3 Saat dilakukan kunjungan Tn. S
Ancaman kesehatan 2 mengeluh kepalanya pusing seperti
Keadaan sejahtera 1 tertusuk-tusuk

2. Kemungkinan masalah 2 2/2x2=2 Ditandai dengan :


dapat diubah  Pemberdaya keluarga baik,
Skala : Mudah 2 dukungan dan motivasi keluarga
Sebagian 1 baik
Tidak dapat 0  Pemberdaya petugas baik,
pelayanan yang tepat dari
petugas.
 Obat dan pelayanan gratis

3. Potensial masalah untuk 1 1/3x1=1/3 Ditandai dengan :


dicegah Ditandai dengan Tn. S sangat
Skala : Tinggi 3 mendukung pendidikan kesehatan
Cukup 2 tentang hipertensi yang telah
Rendah 1 diberikan. Cara pengolahan garam
yang terkontrol dan sering periksa
ke puskesmas atau pustu terdekat
4. Menonjolnya masalah 1 2/2x1=1 Ditandai dengan :
Skala : Harus segera ditangani ditandai
 Masalah berat, harus 2 penyakit hipertensi. Tn. S dirasakan
segera ditangani seluruh keluarga, keputusan
 Ada masalah tetapi tidak keluarga, masalah berat harus segera
perlu ditangani
1 ditangani.
 Masalah tidak dirasakan

JUMLAH 4 1/3
12

Skoring :
1. Tentukan skore untuk setiap criteria
2. Skore dibagi dengan angka tertinggi dan kalikanlah

Skore X bobot
Angka tertinggi

3. Jumlahkanlah skore untuk semua kriteria


19

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

Nama anggota kelg yang sakit : Tn.S


Diagnosa keperawatan kelg yaitu : Nyeri akut

TGL NO TUJUAN UMUM TUJUAN KHUSUS KRITERIA HASIL INTERVENSI TT


RESPON STANDART
Setelah dilakukan Verbal  Tn.S tampak sehat Intervensi mengikuti T.U.K
tindakan dan
keperawatan selama psikom  Tn.S tampak rileks
2 minggu maka nyeri otor
berkurang ditandai
dengan : pasien
tampak rileks dan
tidak mengeluh sakit
kepala
Setelah dilakukan VERBAL Keluarga mampu a. BHSP
tindakan menjelaskan kembali b. Jelaskan pada /diskusikan
keperawatan selama tentang hipertensi: dengan keluarga tentang
7 X kunjungan, a. Definisinya hipertensi hipertensi yaitu :
keluarga mampu yaitu peningkatan definisi : peningkatan tekanan
mengenal masalah tekanan darah darah diatas 140 sistol dan diatas
pada anggota diatas 140 sistol dan 90 diastol
keluarga dengan diatas 90 diastol c. tanda dan gejala : hipertensi
penyakit hipertensi sakit kepala, gelisah, jantung
b. Tanda dan berdebar, perdarahan hidung,
gejalanya hipertensi
20

sakit kepala, gelisah, sulit tidur, sesak nafas, cepat


jantung berdebar, marah, telinga berdenging,
perdarahan hidung, tekuk terasa berat, berdebar
sulit tidur, sesak dan sering kencing di malam
nafas, cepat hari
marah, telinga
d. Penyebab : keturunan, usia,
berdenging, tekuk
makanan, tidak berolahraga,
terasa berat, obesitas
berdebar dan e. Predisposisi/ penularan : Tn. S
sering kencing di kurang pengetahuan dan
malam hari lingkungan yang kurang baik
f. Motivasi keluarga untuk
c. Penyebabnya
mengulang penjelasan
hipertensi
g. Berikan pujian atas kemampuan
keturunan, usia, keluarga mengenal masalah
makanan, tidak h. Evaluasi penjelasan perawat
berolahraga,
obesitas.

d. Cara penularannya
/predisposisi
hipertensi Tn.S
kurang
pengetahuan dan
lingkungan yang
kurang baik
Setelah dilakukan Verbal Keluarga mampu : a. Jelaskan dan demontrasikan
tindakan & Mendemontrasikan perawatan penyakit hipertensi :
21

keperawatan selama psikom perawatan angg kelg 1) Diit 3 J : Jumlah kalori sesuai BB,
7 X kunjungan, otor dengan hipertensi jadwal 3X makan utama,3X
keluarga mampu yaitu : makan selingan, selang 3 jam,
merawat pada hindari makanan yang
anggota keluarga a. Diit 3 J (jadwal, jenis mengandung garam, msg, atau
dengan penyakit jumlah kalori) penyedap rasa lainnya.
hipertensi b. Olahraga: berjalan 2) Olahraga yaitu 1,5 jam setelah
santai makan, : senam kaki, jalan, +/-
c. Pengobatan 30 mnt
3) Obat menurunkan tekanan
hipertensi
darah
d. Prosedur periksaan 4) Komplikasi penyakit ginjal, arteri
tekanan darah koronaria, stroke.
dengan 5) Cara pemeriksaan TD dengan
spiknomanometer spiknomanomaeter (tensi)
(tensi) b. Berikan kesempatan keluarga
mendemonstrasikan perawatan
peny hipertensi
c. Berikan pujian atas keberhasilan
memberikan perawatan
Setelah dilakukan Verbal Keluarga mampu : a. Jelaskan lingkungan fisik rumah
tindakan & a. Menyebutkan yaitu : kriteria rumah sehat yaitu :
keperawatan selama psikom kembali cara 1) Ventilasi rumah > 10 % luas
7x kunjungan keluarga otor menciptakan/mem lantai, dan jendela di buka
mampu menciptakan stiap hari
elihara lingkungan
/ memelihara 2) Pencahayaan rumah
lingkungan yang rumah yg dapat terang/bisa baca dengan
dapat menunjang menunjang jelas
22

kesehatan pada kesehatan pd 3) Penataan ruangan baik,


anggota keluarga anggota kelg dgn rumah bersih
dengan penyakit penyakit Hipertensi 4) Kamar mandi bersih dan tidak
hipertensi. licin serta dikuras minimal 1
b. Mendemonstrasika
mgg sekali
n lingkungan 5) Ada SPAL, lancar dan ada
rumah yg dpt septitank
menunjang 6) Ada jamban, tempat
kesehatan pd sampah
anggota kelg dgn 7) Rumah dengan kandang >
penyakit Hipertensi 10 meter
b. Jelaskan ling psikologis rumah
Lingkungan rumah yg
yaitu : hubungan yg harmonis
sehat ditandai antar anggota kelg , selalu ada
dengan : komunikasi setiap hari, dengan
a. Penataan membiasakan makan bersama
perabotan rumah c. Bantu & demontrasikan
baik menciptakan lingkungan rumah
b. Lingkungan rumah yg dapat menunjang kesehatan
bersih dan sehat pd angg kelg dengan peny
c. Mempunyai hipertensi
d. Motivasi keluarga untuk
jendela
menciptakan/memelihara
d. Mempunyai saluran
lingkungan rumah yg dapat
pembuangan air
menunjang kesehatan pd angg
limbah kelg dengan peny hipertensi
Berikan pujian atas pelaksanaan
yg dilakukan keluarga
19

CATATAN KEPERAWATAN

Nama klien : Tn.S


Nama KK : Tn. S
Diagnosa Kep Kelg : Nyeri akut

NO
TANGGAL JAM TINDAKAN KEPERAWATAN TT
TUK

18/4/2018 11.00 1  BHSP


19/4/2018 12.00  Menjelaskan /mendiskusikan dengan
keluarga tentang hipertensi yaitu :
definisi : peningkatan tekanan darah
diatas 140 sistol dan diatas 90 diastol
tanda dan gejala : hipertensi sakit kepala,
gelisah, jantung berdebar, perdarahan
hidung, sulit tidur, sesak nafas, cepat
marah, telinga berdenging, tekuk terasa
berat, berdebar dan sering kencing di
malam hari
Penyebab : keturunan, usia, makanan,
tidak berolahraga, obesitas
Predisposisi/ penularan : Ny. A kurang
pengetahuan dan lingkungan yang
kurang baik
Motivasi keluarga untuk mengulang
penjelasan
Berikan pujian atas kemampuan keluarga
21/4/2018 12.00 2 mengenal masalah
22/4/2018 Evaluasi penjelasan perawat
24/4/2018
 Menjelaskan dan demontrasikan
perawatan penyakit hipertensi :
Diit 3 J : Jumlah kalori sesuai BB, jadwal 3X
makan utama,3X makan selingan, selang
3 jam, hindari makanan yang
mengandung garam, msg, atau
penyedap rasa lainnya.
Olahraga yaitu 1,5 jam setelah makan, :
senam kaki, jalan, +/- 30 mnt
Obat menurunkan tekanan darah
Komplikasi penyakit ginjal, arteri koronaria,
stroke.
Cara pemeriksaan TD dengan
25/4/2018 11.30 4 spiknomanomaeter (tensi)
 Memberikan kesempatan keluarga
mendemonstrasikan perawatan peny
hipertensi
Berikan pujian atas keberhasilan
memberikan perawatan
20

 Menjelaskan pentingnya memelihara


lingkungan dan mendemonstrasikan
lingkungan rumah yang dapat
menunjang kesehatan pada anggota
keluarga dengan penyakit hipertensi
 Lingkungan rumah sehat ditandai
dengan : penataan perabotan rumah
baik, lingkungan rumah yg bersih dan
sehat, mempunyai jendela ventilasi yg
cukup dan pencahayaannya terang.
21

CATATAN PERKEMBANGAN

Nama Pasien : Tn. S


Nama kk : Tn. S
Diagnosa Kep Kelg : Nyeri Akut

NO
TANGGAL TANGGAL TANGGAL
TUK
1 S : Tn. S mengetahui S : Tn. S mengetahui S : Tn. S mengetahui
sedikit tentang sedikit tentang pengertian,
penyakitnya penyakitnya penyebab, tanda
dan gejala, dan
predisposisi
penyakitnya
O : TD : 160/90 O : TD : 150/80 mmhg
mmhg N : 88 x/menit O : TD : 140/80
N : 88 x/menit RR : 22x/menit mmhg
RR : 26x/menit S : 36,6ºc N : 86 x/menit
S : 37ºc BB : 55 kg RR : 22x/menit
BB : 55 kg TB : 152 cm S : 36,6ºc
TB : 152 cm BB : 55 kg
A : masalah teratasi TB : 152 cm
A : masalah belum sebagian
teratasi A : maslah teratasi

P : melanjutkan P : melanjutkan
intervensi intervensi P : menghentikan
menjelaskan memberikan intervensi
pengertian, pujian dan
penyebab, mengevaluasi
tanda gejala,
dan predisposisi
22

CATATAN PERKEMBANGAN

Nama Pasien : Tn. S


No. Register :

NO
TANGGAL TANGGAL TANGGAL
TUK
2 S : Tn. S belum bisa S : Tn. S sedikit S : Tn. S mengetahui
cara merawat mengetahui cara cara merawat
merawat penyakit hipertensi
O : TD : 160/90 dan menjelaskan
mmhg serta
N : 88 x/menit mendemonstransika
RR : 26x/menit O : TD : 150/80 n perawatan
S : 37ºc mmhg penyakit hipertensi
BB : 55 kg N : 88 x/menit O : TD : 140/80
TB : 152 cm RR : 22x/menit mmhg
A : masalah belum S : 36,6ºc N : 86 x/menit
teratasi BB : 55 kg RR : 22x/menit
TB : 152 cm S : 36,6ºc
P : melanjutkan A : masalah teratasi BB : 55 kg
intervensi jelaskan sebagian TB : 152 cm
cara perawatannya A : masalah teratasi
Jelaskan demonstrasi
perawatan P : melanjutkan
Berikan kesempatan intervensi pujian P : menghentikan
pada anggota dan intervensi
keluarga untuk mengevaluasi
mendemonstrasikan
Berikan pujian
Evaluasi keberhasilan
keluarga dalam
melakukan
perawatan
23

CATATAN PERKEMBANGAN

Nama Pasien : Tn. S


No. Register :

NO
TANGGAL TANGGAL TANGGAL
TUK
4 S : Tn. S belum bisa S : Tn. S sedikit S : Tn. S mengetahui
memlihara mengetahui kriteria rumah
lingkungan pemeliharaan sehat
lingkungan
O : - penataan O : - penataan
perabotan O : - penataan perabotan
rumah kurang perabotan rumah baik
baik rumah cukup - Lingkungan
- Lingkungan baik rumah bersih
rumah tidak - Lingkungan dan sehat
bersih dan rumah kurang - Akan
tidak sehat bersih dan menambah
- Jendela 2 kurang sehat jendela
buah - Jendela 2 buah
A : maslah teratasi
A : masalah belum A : masalah teratasi
teratasi sebagian
P : melanjutkan P : menghentikan
intervensi P : melanjutkan intervensi
menjelaskan intervensi pujian
rumah sehat dan
Mendemonstrasik mengevaluasi
an penataan
rumah sehat
Berikan pujian
Evaluasi
keberhasilan
keluarga dalam
mendemonstrasik
an

Anda mungkin juga menyukai