Anda di halaman 1dari 4

NAMA : ISRAFIL

NIM : D41111265

SUMBER : wahyukr.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/36838/MULTIVIBRATOR.pptx

Multivibrator Monostabil

• Multivibrator monostabil adalah multivibrator yang memiliki satu kondisi stabil


dan satu kondisi tak stabil.
• Mempunyai satu buah masukan denyut pemicu (input trigger pulse) untuk
mengubah keadaan stabil dan tak stabil.
• Keadaan stabil akan menjadi tak stabil apabila diberikan suatu denyut pemicu
negatif (negative trigger pulse) pada komponen penguat yang sedang aktif.
• denyut masukan berulang-ulang yang diterapkan pada rangkaian dapat
mempertahankan kondisi tak stabil, maka rangkaian tersebut disebut
retriggerable monostable.
• Sebaliknya jika suatu denyut masukan berulang-ulang yang diterapkan pada
rangkaian tidak mempengaruhi periode kondisi tak stabil, maka rangkaian
tersebut disebut nonretriggerable monostable.

Rangkaian Multivibrator Monostabil (BJT)

Vout Vout

INPUT TRIGGER PULSE


Cara kerja :

• Keadaan stabil (Q2 aktif)

1. Jika diberi suatu denyut masukan pada basis Q2, maka kapasitor C1 akan
mengosongkan muatan karena tegangan pada titik sambungan R3 dan R4 adalah 0 V,
sehingga tegangan basis dari Q2 berada di bawah tegangan ground (0 V), yang
menyebabkan Q2 berada dalam daerah cut-off sehingga Q2 nonaktif.

2. Arus basis Q1 akan naik dengan cepat mencapai nilai 0,7 V akibat tidak adanya
kapasitor pada R3 , sehingga Q1 berada dalam daerah aktif dalam waktu yang relatif
singkat, dan keadaan ini merupakan keadaan tak stabil.

• Keadaan tak stabil

1. Kapasitor C1 akan diisi muatannya oleh R1 & R2, sehingga arus basis Q2 akan naik
mencapai 0,7 V , dan akibatnya Q2 berada dalam daerah aktif, yang menandakan
bahwa multivibrator dalam keadaan stabil.

2. Saat C2 berada dalam keadaan jenuh, jika ada suatu denyut masukan pada basis Q2,
maka siklus pengosongan dimulai kembali hingga Q1 kembali aktif.

Periode waktu di mana multivibrator berada dalam keadaan tak stabil dirumuskan
dengan t = ln(2).R2.C1.
Multivibrator bistabil

• Multivibrator bistabil adalah multivibrator yang memiliki dua keadaan stabil.

• Tidak adanya waktu pengisian/pengosongan karena tidak memiliki kapasitor, sehingga


waktu aktif dari komponen penguat diatur oleh pemicu (trigger) eksternal.

• Memiliki dua keadaan ‘set’ dan ‘reset’ yang menyebabkan pada keadaan awal
komponen-komponen aktif menghantar.

Rangkaian Multivibrator Bistabil (BJT)

SET TRIGGER PULSE RESET TEIGGER PULSE

Cara kerja:

• Pada awal rangkaian diaktifkan, kedua transistor berada dalam keadaan aktif karena tak
adanya kapasitor.

• Jika ada masukan denyut pemicu dari terminal ‘set’, maka Q1 akan berada pada daerah
aktif, sedangkan Q2 akan berada pada daerah cut-off.

• Jika ada masukan denyut pemicu dari terminal ‘reset’, maka Q2 akan berada pada
daerah aktif, sedangkan Q1 akan berada pada daerah cut-off.