Anda di halaman 1dari 2

BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Laparotomi merupakan suatu proses insisi bedah kedalam rongga abdomen yang
dilakukan dengan berbagai indikasi seperti trauma abdomen, penanganan obstetric
(sectio saesaria) infeksi pada rongga abdomen, perdarahan saluran cerna, sumbatan
pada usus halus dan usus besar serta masa pada abdomen tindakan laparotomi dapat
menimbulkan berbagai komplikasi pasca bedah antara lain gangguan perfusi jaringan,
infeksi pada luka yang menyebabkan buruknya integritas kulit serta terjadinya burst
abdomen. Burst abdomen dipengaruhi oleh faktor-faktor pre operatif, operati dan post
operatif.

Ibu nifas khususnya ibu post SC sangat penting mendapatkan makanan yang
seimbang, khususnya makanan yang mengandung lebih zat protein seperti daging,
ayam, ikan, telur dan sumber makanan yang mengandung banyak vitamin seperti buah-
buahan dan sayur-sayuran dan pada.Proses Penyembuhan Luka Penyembuhan luka
adalah suatu kualitas dari kehidupan jaringan hal ini juga berhubungan dengan
regenerasi jaringan terbagi menjadi 3,yaitu:

1. Fase Peradangan, fase ini berlangsung selama 3 sampai 4 hari


2. Fase Proliferasi (tahapan pertumbuhan sel dengan cepat), memerlukan
waktu 3 hari sampai sekitar 21 hari setelah terjadinya luka
3. Fase Maturasi, Biasanya dimulai pada hari ke-21 dan muncul setengah
tahun setelah perlukaan

B. Saran
1. Bagi Pasien

penelitian ini sebaiknya menjadi sumber pengetahuan mengenai pola diet post SC yang
baik serta hubungannya dengan kadar serum albumin paska bedah. Selain itu, pasien
paska bedah disarankan untuk menerapkan pola diet post SC yang baik mengingat
masih banyaknya responden pada penelitian ini yang mengalami kekurangan total
asupan kalori dan protein.

2. Bagi Peneliti
Dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan bagi para mahasiswi, dapat
memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswi dalam melakukan kegiatan lapangan
yang sesuai dengan teori yang ada.

3. Bagi Rumah Sakit

penelitian ini sebaiknya menjadi bahan acuan dan pembelajaran sebagai sumber
informasi dan pengetahuan agar pihak rumah sakit dapat memberikan edukasi yang
baik tentang pola makan yang benar terhadap pasien post SC di RSUD Tangerang
Selatan.