Anda di halaman 1dari 5

TUGAS TRANSLATE ZEOLIT

Oleh:

Guntur Arya Perdana (1415041023)

Mata Kuliah : Teknologi Zeolit

Dosen : Darmansyah S.T.,M.T.

JURUSAN TEKNIK KIMIA


FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2017
Zeolit sebagai Penyaringan Molekular dan Agent Pengering

Chapter 3 menjelaskan karakteristik struktur dari zeolite, ditegaskan dalam kerangka 3


dimensi dimana berhubungan tiap sisi dan rongga. Pengisinya adalah intersisi dari
volume zeolite dimana kation dan molekul air.

Ketika air dihilangkan maka rongga akan membentuk rangka yang dapat diambil
molekul lain. Proses ini disebut “pemisahan” dan zeolite dikatakan “sorb” molekul ke
dalam rongga volume, seperti yang disebut “sorbents”. Seringkali terminology laju
clathrate digunakan, dimana molekul penyerap diibaratkan “tamu” dan zeolite adalah
“host”.

Sumber dari chapter 3 juga menekankan konsekuensi struktur zeolite, dimana


keduanya sintetis dan alami mineral yang diisi oleh bagian dalam yang beragam dan
rongga yang tersusun dari windows oksigen yang berdekatan dengan sisi dimensi dari
organic dan inorganic molekul.

Geometri ini bersumber dari kemampuan zeolite untuk memisahkan campuran dari
molekul (dimana keduanya fasa gas dan cair) dimana pada dasarnya dengan efektivitas
ukuran partikel, makanya disebut penyaring molecular.

Di bagian ini dibuat dua, yang sangat umum, dan akurat. Pertama, disebutkan di bagian
awal dari buku ini bahwa material dari property molecular sieves (seperti: karbon,dan
porous glass) tapi tidak ada yang punya potensi untuk fleksibvel di zeolite. Kedua, tidak
semua zeolite punya rongga yang dapat dimasuki dan tidak semua zeolite mudah untuk
kehilangan air.

Pertimbangan lebih lanjut di point kedua dalam chapter 6 mengomentari kekurangan


relative dari perpindahan kation dengan kepadatan lebih dari rangka aluminasilikat.
Kemiripan struktur dengan perpindahan molekul. Jika air berpindah dan diambil
sebagai cpontoh, kemudian difusi dari air menuju anlikm sangat tergantung dari zeolite
X. di Zeolit X, air dipindahkan melalui cairan air. Ini diilustrakin pada Gambar 66
dimana penghalang energi (Ea)ke difusi air beragam dari zeolite yang diplotjan pada
titik tersebut, sebgai contoh, difusi air melalui analcime yaitu factor dari ~ 106 m2s-1

Proses, sebagai contoh selektivitas yang naik ketika geometric spesifik digabungkan
dengan ion tyang dikendalikan dengan jangkauan konsentrasi special.

Zeolit sebagai makanan dan suplemen hewan

Keuntungan dari efek suplemen adalah 5-6% untuk diet babi telah digunakan di Jepang
sejak dahulu. Ekstensi yang mirip dari babi telah dikembangkan di USA, Kuba,
Hungary, Austria dan lain-lain. Telah dikonfirmasi umumnya babi diklinoptolit
menunjukkan keuntungan dari penambahan berat dan berkurangnya asupan makanan
dalam diet. Jangkauan dari keuntungan bervariasi antara pembelajaran tetapi semua
setuju dengan keuntungannya. Bagian dari sukses diturunkan dari pertukaran ion yang
mengendalikan ion ammonia di level usus, tetapi studi menunjukkan kenaikan protein
dalam darah, globulin dan elemen mineral yang diterima babi yaitu Ca, K dari
klinoptolit dari makanan mereka.

Suplemen diet dari zeolite ke hewan lain menunjukkan bnukti dan keuntungan yang
rendah. Percobaan telah dilakukan ke kambing, sapi, domba, lembu, ternak, ikan, tikus,
dan hamster. Semua menggunakan klipnotalit, kecuali untuk beberapa penelitian yang
berhati-hati dalam USA, yaitu tambahan Zeolit A.

Ini sangat sulit untuk merangkum keseluruhan studi, tetapi adil untuk dikatakan karena
semua hewan mengalami keuntungan dari diet zeolite. Sekarang, tidak ada bukti yang
jelek , yang membuktikan bahwa zeolite tidak beracun. Kritikan dari beberapa pakar
hewan mengatakan hewan membutuhkan nutrisi yang lebih dan perlu dites dalam
sejumlah kelompok. Selain dari komentar yang diketahui ini, penambahan klinoiptolit
ke diet hewan sapid an lembu umum dipakai di Hungaria.

Didini kembali dibutuhkan kedetailan dari studi, terutama dari fakta psikologis dari
kation yang diperkenalkan melalui zeolite ke dalam hewan yang menjadi inangnya dan
komposisi zeolite ultimate dari bahan kimia yang melewati makhluk hidup. Ini juga
memungkinkan keberadaan dari permukaan yang tinggidi areal materi yang dapat
menghentikan efek dari parasite (yang telah dilakkukan ke tikus). Hilangkan racunatau
buat pemindah enziminologi dan imunologis jawaban, data dari nreej]ka yang telah
dating secara stiml]ulus. Suplemen untuk hewan dan ikan akan terus dilanjutkan oleh
Eastern Europe,permukaan tinggi dari gedung dapat berdampak pada inang
parasite(yang telah dicoba di tikus), menghilangkan racun atau menciptakan mengubah
enziminologi dan tanggapan imunologikal. Seharusnya efeknya dapat disinergikan.
Data ini telah terkumpul secara perlahan dan satu kejanggalan adalah penggunaan
zeolite sebagai suplemen untuk hewan dan ikan yang dipesan Eropa Timur, Kuba dan
Jepang sampai waktu yang jelas kami berkumpul kea lam sebagai proses promosi

sevagai zeolite yang ditinggali sedang living host.

Sekarang juga dibutuhkan dari pertukaran ion secara hati-hati dan equilibria studi di
level terendah dan tingggikan nutrisi (seperti contoh:b untuk Na+, NH4+, dan Ca2+ .
sangat sedikit sekali informasi yang tersedia dan dideskripsi dari natural property.
Sintesis zeolite berlangsung, tetapi ini dikatakan tidak alami dan tidak beresdan
menariknya penggantiannnya sangat selektif dan kapasitasnya akan dihitung.
Informasinya di dalam Gambar 65 yang menunjukkan data untuk ferreriete (dimana
dia menjuga klinoptolit). Ini dapat dilihat darii ferrreriete yang berkapasitas tinggi
untuk kedua K+ dan NH4+, dimana keduannya adalah ion yang memiliki aktivita syang
kurang jika dibandingkan dengan konsentrasi ion pendukung. Ini sangat tidak
terprediksi untuk K+ dimana zeolite secara alami terbentuk dari keadaan potassium-rich
form. Ini membuktikan sebagai contoh yang nyata dimana faktornya tidak didengarkan
sebagai aturan dalam penukaran ion.
Gambar 6.5 Variasi kapasitas pertukaran ion untuk ferrierite; (a) variasi uptake dari
K+ dalam Na+ dan NH4+ ; (b) Variasi dalam pengambilan NH4 dalam keadaan K+ dan
Na+