Anda di halaman 1dari 13

ANALISA DATA

Tanggal Data Fokus Etiologi Keperawatan Masalah Keperawatan Diagnosa TTD


Keperawatan

23 Maret 2018 DS: Merokok Perilaku kesehatan Perilaku kesehatan Fatia Zulfa
a. Ny.S berkata “Suami saya cenderung berisiko cenderung berisiko
adalah seorang perokok (00188) berhubungan dengan
mbak. Saya tahu mbak Merokok pada Tn. A
rokok tidak baik untuk dia. (00188)
Asap rokok juga tidak baik
untuk saya dan anak saya.”
b. Ny. S berkata: “suami saya
biasanya sehari dapat
menghabiskan 5-10 batang
rokok setiap pagi hari ( 1
batang rokok ), siang hari (
2 batang rokok ), malam
hari ( 3-4 batang rokok)
c. Ny.S berkata “Suami saya
belum memiliki keinginan
untuk mengurangi dan
berhenti untuk merokok
mbak. Suami saya belum
dapat mengontrol
kebiasaannya merokok,
sehingga sampai sekarang
Tn. A masih menjadi
perokok aktif.”
DO:
a. Tn. A tampak cuek saat
ditanya mengenai perilaku
merokoknya
b. Gigi Tn. A tampak terdapat
plak berwarna kuning
c. Bibir Tn. A tampak berwarna
hitam
d. Tercium bau rokok dari
mulut
23 Maret 2018 DS: Inverted Nipple Ketidakefektifan Ketidakefektifan Fatia Zulfa
a. Ny.S berkata “saya sudah pemberian ASI pemberian ASI
dua kali melahirkan mbak, berhubungan dengan
akan tetapi ASI susah untuk Inverted Nipple pada
keluar, dan saya langsung Ny. S (00104)
beri susu formula, karena
saya pikir susu formula
sama dengan ASI.
b. Ny. S berkata: “saya kurang
tau cara melakukan pijat
atau merawat payudara
saya mbak, “
c. Ny.S berkata “jika pada
kelahiran yang ketiga ini ASI
saya susah keluar lagi, saya
kasih susu formula juga
mbak.”
d. Ny.S berkata “Saya sudah
berusaha mengikuti
rekomendasi keluarga untuk
minum jamu mbak, tapi
masih susah keluar”
DO:
a. Puting ny. S terlihat datar
PRIORITAS MASALAH

No Hari, Dx. Prioritas Masalah Pembenaran TTD


Tanggal Keperawatn
1. 23 Maret Perilaku kesehatan High priority Diagnosa ini diambil sebagai high priority Fatia
2018 cenderung berisiko dengan pertimbangan sebagai berikut : Zulfa
berhubungan dengan Urgency:
Merokok (00188) Perilaku merokok pada Tn. A merupakan
masalah yang harus ditangani terlebih dahulu
karena ketika masalah tersebut tidak cepat
tertangani maka akan menyebabkan masalah
kesehatan yang berakibat tidak hanya pada
Tn. A namun orang lain di sekitarnya juga
akan mengalami masalah kesehatan (perokok
pasif).
Dampak:
Merokok dapat menyebabkan penyakit
kardiovaskuer (PJK), sistem pernafasan
(PPOK) juga dapat mempengaruhi munculnya
masalah lain yaitu karies gigi, plak hitam
pada gigi, dan hitam pada bibir Tn.A .
Keefektifan intervensi:
Masalah kesehatan Tn. A adalah perilaku
merokok. Intervensi yang efektif digunakan
seperti dukungan positif dari keluarga dengan
meminta Ny. A untuk mengawasi perilaku Tn.
A agar tidak merokok. Selain itu, motivasi Tn.
A untuk menguatkan niat dalam mengurangi
jumlah konsumsi rokoknya, motivasi Tn. A
untuk menghindari temannya ketika sedang
merokok, anjurkan Ny. A untuk
membuang/menyingkirkan barang-barang
yang berhubungan dengan rokok agar jauh
dari Tn. A, motivasi Tn. A untuk mengalihkan
perilaku keinginan untuk merokok dengan
cara mengobrol bersama istri atau
tetangganya.

2. 23 Maret Ketidakefektifan Medium priority Urgency: Fatia


2018 pemberian ASI Ketidakefektifan pemberian ASI harus Zulfa
berhubungan dengan ditangani, karena berhubungan dengan
Inverted Nipple pada Ny. tumbuh kembang anak ketiga Ny. S
S (00104) kedepannya.
Dampak:
Ketidakefektifan pemberian ASI pada Ny. S
jika dibiarkan maka dapat menyebaban
riwayat pemberian ASI pada anak Ny. S
terlulang kembali.
Keefektifan intervensi:
Intervensi yang efektif digunakan adalah
mlakukan pijat payudara karena sebelumnya
Ny. S belum pernah melakukannya. Dan pijat
payudara ini diyakini dapat memperlancar
ASI.
. INTERVENSI KEPERAWATAN
Diagnosa Tujuan
No. Kode NIC Rencana Tindakan
Keperawatan Umum Khusus
1. Perilaku Setelah dilakukan tindakan Setelah dilakukan tindakan (NIC 5510) Health Education
kesehatan keperawatan selama 3 keperawatan selama 6x24 1. Bantu klien untuk memahami informasi yang
cenderung bulan, Tn. A menunjukkan jam, Tn. A menunjukkan berhubungan dengan merokok
berisiko perubahan perilaku dalam perubahan perilaku dalam 2. Jelaskan tentang bahaya merokok
berhubungan merokok, dibuktikan dengan merokok, dibuktikan dengan 3. Ajarkan program untuk mengurangi jumlah
dengan Merokok kriteria hasil : kriteria hasil : konsumsi rokok per hari
pada Tn. A 1. Tn. A sudah dapat 1. Sudah tidak tercium bau (dukungan positif dari keluarga seperti meminta Ny.
(00188) mengurangi frekuensi rokok dari Tn. A S untuk mengawasi perilaku Tn. A agar tidak
dalam merokok setiap 2. Tn. A mengurangi merokok) selain itu, motivasi Tn. A untuk
harinya. merokok dengan menguatkan niat dalam mengurangi jumlah
2. Tn. A tidak merasa frekuesni merokok sehari konsumsi rokoknya, motivasi Tn. A untuk
gelisah ketika tidak 2-4 batang rokok menghindari temannya ketika sedang merokok,
merokok anjurkan Ny. S untuk membuang/menyingkirkan
barang-barang yang berhubungan dengan rokok
agar jauh dari Tn. A, motivasi Tn. A untuk
mengalihkan perilaku keinginan untuk merokok
dengan cara mengobrol bersama istri atau
tetangganya
4. Bantu klien untuk membuat jadwal mengenai
perilaku merokok

2. Ketidakefektifan Setelah dilakukan tindakan Setelah dilakukan tindakan


pemberian ASI keperawatan selama 28x24 selama 7x24 jam masalah (NIC 5244) Lactation Counseling
berhubungan jam, ketidakefektifan Inverted Nipple pada Ny. S 1. Kaji tingkat pengetahuan ibu tentang kebutuhan
dengan Inverted pemberian ASI pada Ny. S teratasi dengan kriteria hasil: menyusui
Nipple pada Ny. teratasi dengan kriteria 1. Ny. S dapat melakukan 2. Memberi informasi kepada keluarga dan ibu
S (00104) hasil: pijat payudara dengan tentang keuntungan memberikan ASI eksklusif pada
1. ASI Ny. S keluar dengan benar bayi
lancar 2. Putting kembali menonjol 3. Tingkatkan keinginan dan motivasi ibu untuk
2. Anak ketiga Ny. S tidak menyusui
mengkonsumsi susu 4. Berikan informasi menegenai teknik relaksasi dan
formula ajarkan ibu untuk melakukan pijat payudara
3. Anak Ketiga Ny. S bisa
ASI eksklusif

IMPLEMENTASI KEPERAWATAN

Waktu Diagnosa Tujuan Implementasi Evaluasi Formatif


Keperawatan
Umum Khusus
10 Perilaku kesehatan Setelah dilakukan Setelah dilakukan Health Education (NIC 5510) S:
Maret cenderung berisiko tindakan keperawatan tindakan keperawatan 1. Bantu klien untuk Klien berkata “Iya mba, saya jadi
2016 berhubungan dengan selama 3 bulan, Tn. A selama 6x24 jam, Tn. A memahami informasi yang paham tentang pengetahuan perilaku
Merokok pada Tn. A menunjukkan perubahan menunjukkan berhubungan dengan merokok mbak,”
(00188) perilaku dalam merokok, perubahan perilaku merokok. O:
dibuktikan dengan kriteria dalam merokok, Terlihat klien mengangguk dan
hasil : dibuktikan dengan terdiam ketika dijelaskan oleh perawat
3. Tn. A sudah dapat kriteria hasil : 2. Jelaskan tentang bahaya S:
mengurangi frekuensi 3. Sudah tidak merokok Klien berkata “Iya mba, saya jadi
dalam merokok setiap tercium bau rokok paham tentang bahaya merokok
harinya. dari Tn. A mbak,”
a. Tn. A tidak merasa 4. Tn. A mengurangi O:
gelisah ketika tidak merokok dengan Klien menjelaskan lagi tentang apa
merokok frekuesni merokok yang diterangkan sebelumnya
sehari 2-4 batang 3. Ajarkan program untuk S:
rokok mengurangi jumlah Klien berkata “Iya mba, saya akan
konsumsi rokok per hari mencobanya”
(dukungan positif dari O:
keluarga seperti meminta Klien kooperatif
Ny. S untuk mengawasi
perilaku Tn. A agar tidak
merokok) selain itu,
motivasi Tn. A untuk
menguatkan niat dalam
mengurangi jumlah
konsumsi rokoknya,
motivasi Tn. A untuk
menghindari temannya
ketika sedang merokok,
anjurkan Ny. S untuk
membuang/menyingkirkan
barang-barang yang
berhubungan dengan
rokok agar jauh dari Tn. A,
motivasi Tn. A untuk
mengalihkan perilaku
keinginan untuk merokok
dengan cara mengobrol
bersama istri atau
tetangganya
Ketidakefektifan 4. Bantu klien untuk S:
pemberian ASI membuat jadwal mengenai Klien berkata “Iya mba, saya bersedia”
berhubungan dengan perilaku merokok O:
Inverted Nipple pada Klien terlihat kooperatif
Ny. S (00104)

Setelah dilakukan
tindakan keperawatan Setelah dilakukan Lactation Counseling (NIC 5244) S:
selama 28x24 jam, tindakan selama 7x24 1. Kaji tingkat pengetahuan Klien berkata “saya tidak tahu banyak
ketidakefektifan jam masalah Inverted ibu tentang kebutuhan tentang kebutuhan menyusui mbak,
pemberian ASI pada Ny. S Nipple pada Ny. S menyusui karena dua kali saya melahirkan anak
teratasi dengan kriteria teratasi dengan kriteria saya saya kasih susu formula”
hasil: hasil: O:
4. ASI Ny. S keluar 3. Ny. S dapat Klien terliat diam dan mengangguk
dengan lancar melakukan pijat saat dijelaskan oleh perawat
5. Anak ketiga Ny. S payudara dengan 2. Memberi informasi kepada S:
tidak mengkonsumsi benar keluarga dan ibu tentang Klien berkata “saya jadi lebih paham
susu formula Putting kembali keuntungan memberikan mbak tentang keuntungan untuk
6. Anak Ketiga Ny. S bisa menonjol ASI eksklusif pada bayi memberikan ASI kepada anak saya”
ASI eksklusif O:
Klien terlihat kooperatif
3. Tingkatkan keinginan dan S:
motivasi ibu untuk Klien berkata “Iya mba, saya bersedia
menyusui dan berusaha untuk menyusui anak
saya yang ketiga”.
O:
Klien terlihat kooperatif

4. Berikan informasi S:
menegenai teknik relaksasi Klien berkata “sebelumnya saya
dan ajarkan ibu untuk belum pernah melakukan pijat
melakukan pijat payudara payudara mbak, dan sekarang saya
tertarik untuk melakukannya agar ASI
saya bisa keluar mbak.”
O:
Klien kooperatif dan bersedia untuk
melakukan pijat payudara diwaktu
senggang.

. EVALUASI KEPERAWATAN

Waktu Diagnosa Keperawatan Evaluasi Sumatif

19 April Perilaku kesehatan cenderung S:


2018 berisiko berhubungan dengan a. Ny. S berkata: “ada pengurangan frekuensi rokok mbak, suami saya yang
Merokok pada Tn. A (00188) biasanya sehari dapat menghabiskan 5-10 batang rokok setiap pagi hari ( 1
batang rokok ), siang hari ( 2 batang rokok ), malam hari ( 3-4 batang rokok)
menjadi setiap pagi hari ( 1 batang rokok ), siang hari ( 1 batang rokok ),
malam hari ( 2 batang rokok)
b. Ny.S berkata “Suami saya belum memiliki keinginan untuk berhenti merokok
mbak. Sehingga sampai sekarang Tn. A masih menjadi perokok aktif.”
O:
a. Tn. A tampak cuek saat ditanya mengenai perilaku merokoknya
b. Gigi Tn. A tampak terdapat plak berwarna kuning
c. Bibir Tn. A tampak berwarna hitam
d. Tercium bau rokok dari mulut
A:
Masalah belum teratasi

P:
Lanjutkan intervensi

19 April Ketidakefektifan pemberian ASI S:


2018 berhubungan dengan Inverted a. Ny.S berkata “saya berusaha untuk menympatkan waktu melakukan pijat
Nipple pada Ny. S (00104) payudara mbak,”
b. Ny.S berkata: “saya sudah hafal langkah daam melakukan pijat payudara
mbak,”
O:
Puting ny. S terlihat menojol
A:
Masalah teratasi sebagian
P:
Pertahankan intervensi
RENCANA TINDAK LANJUT

Nama KK : Tn. A

Alamat : Jl.Baskoro Rt 03 Rw 07 Tembalang. Semarang, Jawa Tengah

Anggota Masalah Kesehatan Intervensi yang telah dilakukan RTL Paraf


Keluarga

Tn. A Perilaku kesehatan 1. Bantu klien untuk memahami informasi yang 1. Mengontrol Tn. A untuk menguatkan niat dalam Fatia
cenderung berisiko berhubungan dengan merokok mengurangi jumlah konsumsi rokoknya.
2. Jelaskan tentang bahaya merokok 2. Memotivasi Tn. A untuk menghindari temannya
3. Ajarkan program untuk mengurangi jumlah ketika sedang merokok.
konsumsi rokok per hari (dukungan positif dari 3. Menganjurkan Ny. S untuk
keluarga seperti meminta Ny. S untuk mengawasi membuang/menyingkirkan barang-barang yang
perilaku Tn. A agar tidak merokok) selain itu, berhubungan dengan rokok agar jauh dari Tn. A,
motivasi Tn. A untuk menguatkan niat dalam 4. Memotivasi Tn. A untuk mengalihkan perilaku
mengurangi jumlah konsumsi rokoknya, motivasi keinginan untuk merokok dengan cara mengobrol
Tn. A untuk menghindari temannya ketika sedang bersama istri atau tetangganya
merokok, anjurkan Ny. S untuk 5. Memantau jadwal Tn. A tentang perilaku merokok.
membuang/menyingkirkan barang-barang yang
berhubungan dengan rokok agar jauh dari Tn. A,
motivasi Tn. A untuk mengalihkan perilaku
keinginan untuk merokok dengan cara
mengobrol bersama istri atau tetangganya
4. Bantu klien untuk membuat jadwal mengenai
perilaku merokok
Ny. S Ketidakefektifan 1. Kaji tingkat pengetahuan ibu tentang kebutuhan 1. Mengingatkan Ny. S bahwa ASI lebih baik daripada Fatia
pemberian ASI menyusui susu formula.
2. Memberi informasi kepada keluarga dan ibu 1. Memberikan pengetahuan pada anggota keluarga
tentang keuntungan memberikan ASI eksklusif untuk mendukung dan selalu mengingatkan Ny. M agar
pada bayi selalu melakukan pijat payudara agar ASI Ny. S bisa
3. Tingkatkan keinginan dan motivasi ibu untuk keluar.
menyusui
4. Berikan informasi menegenai teknik relaksasi
dan ajarkan ibu untuk melakukan pijat payudara