Anda di halaman 1dari 7

JOBSHEET 4.

VLAN TRUNKING PROTOKOL (VTP)


DASAR

3.1. Tujuan Pembelajaran


1. Mahasiswa dapat menghubungkan kabel berdasarkan topologi jaringan
2. Mahasiswa mampu membuat konfigurasi VTP pada semua switch

3. Mahasiswa mampu melakukan trunking antar switch

3.2. Pendahuluan
VLAN Trunking Protocol (VTP) merupakan fitur Layer 2 yang terdapat pada switch
Cisco Catalyst, yang sangat berguna terutama dalam lingkungan switch skala besar yang
meliputi beberapa Virtual Local Area Network (VLAN). Tujuan utama VTP adalah untuk
menyediakan fasilitas sehingga switch Cisco dapat diatur sebagai sebagai suatu grup.
Sebagai contoh, jika VTP dijalankan pada semua switch Cisco sebuah perusahaan,
pembuatan VLAN baru pada satu switch akan menyebabkan VLAN tersebut tersedia pada
semua switch yang terdapat VTP management domain yang sama. VTP management
domain merupakan sekelompok switch yang berbagi informasi VTP. Suatu switch hanya
dapat menjadi bagian dari satu VTP management domain, dan secara default tidak menjadi
bagian dari VTP management domain manapun.

Dari sini dapat kita lihat mengapa VTP sangat menguntungkan. Bayangkanlah suatu
lingkungan di mana administrator jaringan harus mengatur 20 switch atau lebih. Tanpa
VTP, untuk membuat VLAN baru administrator harus melakukannya pada semuanya
switch yang diperlukan secara individu. Namun dengan VTP, administrator dapat
membuat VLAN tersebut sekali dan VTP secara otomatis akan menyebarkan (advertise)
informasi tersebut ke semua switch yang berada di dalam domain yang sama. Keuntungan
VTP yang utama adalah efisiensi yang diberikan dalam menambah dan menghapus VLAN
dan juga dalam mengubah konfigurasi VLAN dalam lingkungan yang besar.
Secara umum, mengonfigurasi VTP pada switch Cisco Catalyst bukanlah pekerjaan yang
sulit. Pada kenyataannya, begitu nama VTP management domain dibuat pada setiap
switch, proses pertukaran informasi VTP antar-switch akan dilakukan secara otomatis dan
tidak memerlukan konfigurasi lebih lanjut atau pengaturan setiap hari. Namun, untuk
mendapatkan gambaran lengkap bagaimana VTP bekerja dalam suatu VTP domain,
pertama Anda harus mengetahui mode VTP.

Untuk mengkonfigurasi IOS menjadi server VTP, jalankan perintah berikut:


SwitchA# vlan database
SwitchA(vlan)# vtp domain vtpdom
SwitchA(vlan)# vtp server
SwitchA(vlan)# exit

Untuk mengkonfigurasi klien VTP, jalankan perintah berikut:


SwitchB# vlan database
SwitchB(vlan)# vtp domain vtpdom
SwitchB(vlan)# vtp client
SwitchB(vlan)# exit

Untuk menonaktifkan VTP, dengan mengatur mode VTP transparan seperti:


SwitchC# vlan database
SwitchC(vlan)# vtp transparent
SwitchC(vlan)# exit
Untuk memantau pengoperasian VTP dan status, gunakan:
SwitchA# show vtp status
SwitchA# show vtp counters
3.3. Langkah Kerja Percobaan

Tugas 1. Membuat konfigurasi switch

1. Menggunakan Packet Tracer, buatlah topologi diagram seperti gambar 1.

Gambar 1. Topologi Jaringan

Tabel 1. Tabel Alamat

Tabel 2. Tugas-tugas port (untuk switch 2 dan 3)

2. Matikanlah semua port pada semua switch


3. Konfigurasi port pada switch 2 dan 3 sesuai dengan tabel 2,

4. Konfigurasi PC1, PC2, PC3, PC4, PC5, dan PC6 dengan alamat IP dan gateway
seperti pada tabel 1.

5. Konfigurasi VTP pada masing-masing switch

a. Mengetahui kondisi switch dalam posisi default (belum dikonfigurasi)


S1#sh VTP status

S2#sh VTP status

S3#sh VTP status

b. Konfigurasi S1 untuk VTP Server, S2 untuk VTP client dan S3 untuk VTP
transparent.

c. Lihat kembali status dari S1, S2 dan S3

S1#sh VTP status

S2#sh VTP status

S3#sh VTP status

6. Konfigurasi trunking dan native VLAN untuk port tranking untuk ketiga switch
7. Konfigurasi port keamanan pada S2 dan S3

8. Konfigurasi VLAN pada VTP server (S1)

9. Periksa jika VLAN yang sudah dibuat pada S1 sudah dikirimkan ke VTP Client (S2) dan VTP
transparent (S3)

s2#show vlan brief

s3#show vlan brief


10. Buatlah VLAN pada S3

11. Konfigurasi alamat interface untuk manajemen untuk ketiga switch

12. Lakukan pinging dari S1 ke interface manajemen S2 dan S3

13. Buatlah fungsi port pada S3