Anda di halaman 1dari 13

ONE-WAY ANOVA Statistik

Pendidikan

MAKALAH
“ One-Way ANOVA (Analysis of Variance) “

Makalah ini disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Statistik Pendidikan

Dosen pengampu : Dr. Imam Machali, M.Pd

Disusun Oleh :

Abdau Qur’ani Habib (12490128)

Isnaini Wulansari (12490126)

JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

2014
ONE-WAY ANOVA Statistik
Pendidikan

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sering kali kita menghadapi banyak rata-rata (lebih dari dua rata-rata). apabila kita
mengambil langkah pengujian perbedaan rata-rata tersebut satu persatu (dengan t test)
akan memakan waktu, tenaga yang banyak. di samping itu, kita akan menghadapi risiko
salah yang besar. untuk itu, telah ditemikan cara analisis yang mengandung kesalahan
lebih kecil da dapat menghemat waktu serta tenaga yaitu dengan ANOVA (Analisys of
variances).
Secara umum, analisis varians menguji dua varians (atau ragam) berdasarkan
hipotesis nol bahwa kedua varians itu sama. Varians pertama adalah varians antarcontoh
(among samples) dan varians kedua adalah varians di dalam masing-masing contoh
(within samples). Dengan ide semacam ini, analisis varians dengan dua contoh akan
memberikan hasil yang sama dengan uji-t untuk dua rerata (mean)

B. Rumusan Masalah
1. Definisi dari One-Way ANOVA
2. Kriteria Data One-Way ANOVA
3. Kegunaan dari One-Way ANOVA
4. Prosedur Penghitungan One-Way ANOVA menggunakan cara Manual
5. Prosedur Penghitungan One-Way ANOVA menggunakan SPSS
ONE-WAY ANOVA Statistik
Pendidikan

BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian One-Way ANOVA (Analysis of Variance)
Analisis of variance atau ANOVA merupakan salah satu teknik analisis
multivariate yang berfungsi untuk membedakan rerata lebih dari dua kelompok data
dengan cara membandingkan variansinya1. Sedangkan menurut Teguh Wahyono dalam
bukunya, One-Way ANOVA merupakan prosedur yang digunakan untuk menghasilkan
analisis variansi satu arah untuk variabel dependen dengan tipe data kuantitatif dengan
sebuah variabel independen sebagai variabel faktor.2
Analisis varians pertama kali diperkenalkan oleh Sir Ronald Fisher (Bapak
Statistika Modern). Dalam praktek, analisis varians dapat merupakan uji hipotesis (lebih
sering dipakai) maupun pendughaan (estimasi khususnya di bidang genetika terapan).3
Analisis varian dapat dilakukan untuk menganalisis data yang berasal dari berbagai
macam jenis dan desain penelitian.

B. Kriteria Data One-Way ANOVA


Sebelum menguji dengan ANOVA, data harus berdistribusi normal dan
mempunyai varians yang sama.
Data yang digunakan pada One-way Anova untuk nilai variabel pada faktor harus
integer sedangkan variabel dependen harus berupa data kuantitatif (tingkat pengukuran
interval).
Asumsi yang digunakan pada One-way Anova, yaitu setiap kelompok pada
sampel acak independen dari populasi yang normal dan bervarian homogen.
Dari output uji Anova akan diperoleh nilai F hitung. Jika nilai F hitung tidak
signifikan, berarti rata-rata variabel dependen pada tingkat faktor yang ditentukan
identik. Jika F hitung signifikan berarti terdapat perbedaan rata-rata variabel dependen
pada tingkat faktor yang telah ditentukan.4

C. Kegunaan One-Way ANOVA


Analisis varian banyak dipergunakan pada penelitian-penelitian yang banyak
melibatkan pengujian komparatif yaitu menguji variabel terikat dengan cara
membandingkannya pada kelompok-kelompok sampel independen yang diamati.

1
http://teorionline.wordpress.com/2011/02/06/one-way-anova-analysis-of-variance/Hendry/ Akses Sunday April
4, 2014. 10.45 pm
2
Teguh Wahyono, 25 Metode Anlisis dengan Menggunakan SPSS 17. (Jakarta : Gramedia, 2009), hal. 103.
3
http://solusisekripsi.blogspot.com/2012/10/pengertian-oneway-anova-analisis-varian.html/Akses , Sunday,
April 4, 2014. 10.54 pm
4
____, Pengolahan Data Statistik dengan SPSS 16.0 (Jakarta: Salemba Infotek, 2009), hal. 200.
ONE-WAY ANOVA Statistik
Pendidikan

Analisis varian saat ini banyak digunakan dalam penelitian survey dan penelitian
eksperimen.
Analisis varians relatif mudah dimodifikasi dan dapat dikembangkan untuk
berbagai bentuk percobaan yang lebih rumit. Selain itu, analisis ini juga masih memiliki
keterkaitan dengan analisis regresi. Akibatnya, penggunaannya sangat luas di berbagai
bidang, mulai dari eksperimen laboratorium hingga eksperimen periklanan, psikologi,
dan kemasyarakatan.5

5
ibid
ONE-WAY ANOVA Statistik
Pendidikan

D. Prosedur menghitung One-Way Anova menggunakan Teknik Manual


Contoh soal:

Dari suatu pengamatan didapat data sebagai berikut:

Prosedur yang dicobakan

A B C

2 8 3

Data yang 0 4 8
dihasilkan 4 5 1

7 9 4

Pertanyaannya: Apakah ketiga prosedur kerja mereka berbeda?

Jawab:

1) Uji atau asumsikan bahwa data masing-masing dipilih secara acak.


2) Uji atau asumsikan bahwa data masing-masing berdistribusi normal.
3) Uji atau asumsikan bahwa data masing-masing homogen.
4) Tulis Ha dan H0 dalam bentuk kalimat.
Ha : Terdapat perbedaan yang signifikan antara A, B, dan C.
H0 :Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara A, B, dan C.
5) Hipotesis statistiknya.
Ha : salah satu tanda ada yang ≠
H0 : µA = µB = µC

6) Buat tabel penolong Anova sebagai berikut:


Prosedur yang dicobakan

A B C

Data yang 2 8 3
dihasilkan 0 4 8

4 5 1
ONE-WAY ANOVA Statistik
Pendidikan

7 9 4

n1 = 4 n2 = 4 n3 = 4 N = 12

∑χ1 = 13 ∑χ2 = 26 ∑χ3 = 16 ∑χn = 55

1 = 2,35 2 = 6,5 3 =4

S2 = 8,92 S2 = 5,67 S2 = 8,67

7) Hitung jumlah kuadrat rata-rata dengan rumus:

JKR = = = 252,08

8) Hitung jumlah kuadrat antarkelompok dengan rumus:

JKA = + + + + - JKR

= + + - 252,08 = 23,17

9) Hitung jumlah kuadrat dalam kelompok dengan rumus:


JKD = ∑χ2 – JKR - JKA = 345 – 252,08 – 23,17 = 69,75
10) Hitung derajat kebebasan rata-rata dengan rumus:
dkrata-rata = 1
11) Hitung kebebasan antarkelompok dengan rumus:
dkA = k – 1 = 3 – 1 = 2
di mana k = banyak kelompok.

12) Hitung derajat kebebasan dalam kelompok dengan rumus:


dkD = N- k = 12 – 3 = 9
di mana N = jumlah seluruh anggota sampel.
13) Hitung rata-rata jumlah kuadrat dengan rumus:

RKrata-rata = = = 252,08

14) Hitung rata-rata jumlah kuadrat antar kelompok dengan rumus:

RKA = = = 11,58

15) Hitung rata-rata jumlah kuadrat dalam kelompok dengan rumus:

RKD = = = 7,75

16) Cari Fhitung dengan rumus:


ONE-WAY ANOVA Statistik
Pendidikan

Fhitung = = = 1,49

17) Taraf signifikansi (α) = 0,05


18) Ftabel dengan rumus:
Ftabel = F(1-α)(dkA, dkD)
= F(1-0,05)(2, 9)
Dengan menggunakan tabel F didapat Ftabel = 4,26
19) Masukkan semua nilai yang telah didapat ke dalam tabel anova berikut:
Rata-rata
Jumlah
Jumlah Variasi dk Kuadrat F
Kuadrat (JK)
(RK)

Rata-rata 252,08 1 252,08

Antar
23,17 2 11,58
Kelompok 1,49

Dalam
69,75 9 7,75
Kelompok

Jumlah 345 12 - -

20) Kriteria pengujiannya yaitu:


H0 = signifikan
Ha = tidak signifikan
Jika Fhitung < Ftabel, maka H0 diterima.
21) Ternyata 1,49 < 4,26, sehingga H0 diterima.
22) Buatlah kesimpulannya.
H0 yang berbunyi: “Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara A, B, dan C”,
diterima. Sebaliknya, Ha yang berbunyi: “Terdapat perbedaan yang signifikan antara
A, B, dan C”, ditolak.6

E. Prosedur menghitung One-Way Anova menggunakan Teknik SPSS


Contoh soal:
Seorang guru ingin membandingkan hasil belajar antara pembelajaran kooperatif tipe
JIGSAW, STAD, dan TAI. Untuk tujuan tersebut diambil 3 sampel yang saling bebas antara
JIGSAW, STAD, dan TAI dengan asumsi bahwa sampel berasal dari populasi yang
berdistribusi normal. Data yang diperoleh sebagai berikut:
Data JIGSAW STAD TAI

6
Husaini Usman, Pengantar Statistika (Jakarta: Bumi Aksara, 2006), hal. 154-157
ONE-WAY ANOVA Statistik
Pendidikan

1 22 25 22
2 21 29 25
3 26 28 24
4 23 30 25
5 25 25 23
6 24 27 21
7 26 26 22
8 25 25 21
9 22 27 20
10 21 28 24
Langkah-langkah pengujiannya sebagai berikut:
1) Masukkan data ke SPSS Data Editor dengan mendefinisikan variabelnya terlebih
dahulu dengan memilih layout Variable View.
2) Beri nama JIGSAW, STAD, TAI, Kelas, dan Kelompok pada kotak Name dan beri
angka 0 pada kotak Decimals untuk seluruhnya.

3) Masukkan data untuk variabel JIGSAW, STAD, dan TAI dalam satu kolom pada
variabel Kelas.
4) Beri angka 1 untuk data JIGSAW, angka 2 untuk data STAD, dan angka 3 untuk data
TAI pada kolom Kelompok. Tampilannya seperti berikut:
ONE-WAY ANOVA Statistik
Pendidikan

5) Klik Analyze  Compare Means  One-Way Anova sehingga muncul kotak


dialog One-Way Anova.
ONE-WAY ANOVA Statistik
Pendidikan

6) Masukkan variabel Pembelajaran pada kotak Dependent List dan variabel Kelompok
pada kotak Factor.

7) Klik tombol Options sehingga muncul kotak dialog Options. Pilih Descriptive dan
Homogeneity of variance test pada kotak Statistics. Pilih Exclude cases analysis by
analysis pada kotak Missing value. Klik Continue.

8) Klik OK untuk menampilkan output berikut:

Oneway
[DataSet0]
ONE-WAY ANOVA Statistik
Pendidikan

Descriptives

Pembelajaran

95% Confidence Interval for


Mean

N Mean Std. Deviation Std. Error Lower Bound Upper Bound Minimum Maximum

JIGSAW 10 23.50 1.958 .619 22.10 24.90 21 26

STAD 10 27.00 1.764 .558 25.74 28.26 25 30

TAI 10 22.70 1.767 .559 21.44 23.96 20 25

Total 30 24.40 2.594 .474 23.43 25.37 20 30

Pada gambar di atas diperoleh rata-rata pembelajaran dengan JIGSAW adalah 23,50 dengan
deviasi standar 1,958. Rata-rata pembelajaran dengan STAD adalah 27,00 dengan deviasi
standar 1,764. Dan rata-rata pembelajaran dengan TAI adalah 22,70 dengan deviasi standar
2,594.

Test of Homogeneity of Variances

Pembelajaran

Levene Statistic df1 df2 Sig.

.321 2 27 .728

Pada Test of Homogeneity of Variances diperoleh nilai Sig. 0,728. Nilai ini lebih dari 0,05
sehingga H0 diterima yang berarti ketiga varians adalah identik. Dengan demikian, uji
kesamaan varians untuk uji Anova sudah terpenuhi.
ANOVA

Pembelajaran

Sum of Squares df Mean Square F Sig.

Between Groups 104.600 2 52.300 15.586 .000

Within Groups 90.600 27 3.356

Total 195.200 29

Pada tabel ANOVA diperoleh nilai Sig. Adalah 0,000 < 0,05 sehingga H 0 ditolak yang berarti
rata-rata ketiga metode pembelajaran (JIGSAW, STAD, dan TAI) adalah berbeda (tidak
identik).7

7
_____, Pengolahan Data Statistik dengan SPSS 16.0 (Jakarta: Salemba Infotek, 2009), hal.203-208
ONE-WAY ANOVA Statistik
Pendidikan

BAB III
PENUTUP
 Kesimpulan

Analisis of variance atau ANOVA merupakan salah satu teknik analisis multivariate

yang berfungsi untuk membedakan rerata lebih dari dua kelompok data dengan cara

membandingkan variansinya. Sebelum menguji dengan ANOVA, data harus

berdistribusi normal dan mempunyai varians yang sama serta diambil dari populasi

yang homogen. One-way Anova digunakan untuk menganalisis varians variabel

dependen yang kuantitatif dari satu faktor yang bervariabel independen. Dalam teknik

One-Way ANOVA menggunakan metode pengujian hubungan antara satu variabel

tergantung yang berskala interval atau rasio (parametrik) dengan satu atau lebih

variabel berskala nominal (non-parametrik).


ONE-WAY ANOVA Statistik
Pendidikan

Daftar Pustaka

________. 2009. Pengolahan Data Statistik dengan SPSS 16.0. Jakarta: Salemba Infotek.

Usman, Husaini. 2006. Pengantar Statistika. Jakarta: Bumi Aksara.

Wahyono, Teguh. 2009. 25 Metode Anlisis dengan Menggunakan SPSS 17. Jakarta :

Gramedia.

http://solusisekripsi.blogspot.com/2012/10/pengertian-oneway-anova-analisis-varian.html

http://teorionline.wordpress.com/2011/02/06/one-way-anova-analysis-of-variance/Hendry/