Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT

SEKRETARIAT DAERAH
Jln. H. Abdul Malik Pettana Eddeng No. Rangas, Mamuju 91512

KERANGKA ACUAN
PENYUSUNAN PERATURAN GUBERNUR TENTANG
PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH
TAHUN ANGGARAN 2011

I. LATAR BELAKANG
Di era desentralisasi ini, banyak perencanaan dan penganggaran daerah
dalam hal Pengelolaan Keuanagn Daerah mengalami perubahan dan
perkembangan regulasi, paradigma, pendekatan dan metedologi perencanaan
yang sangat dinamis menuju ke arah terwujudnya Pengelolaan Keuangan Daerah
yang strategis, partisipatif dan berbasis kinerja.
Seprti kita ketahui Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang
Pengelolaan Keuangan Daerah pasal 1 angka 5 menyebutkan bahwa "Keuangan
Daerah adalah semua hak dan kewajiban daerah dalam rangka penyelenggaraan
pemerintahan daerah yang dapat dinilai dengan uang termasuk didalamnya
segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan hak dan kewajiban daerah
tersebut."
Peraturan Menteri Dalam negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah pada pasal 1 angka 6 bahwa "Keuangan Daerah
adalah semua hak dan kewajiban daerah dalam rangka penyelenggaraan
pemerintahan daerah yang dapat dinilai dengan uang termasuk didalamnya
segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan hak dan kewajiban daerah
tersebut."

Pada tanggal 23 Mei 2011 yang lalu Kementrian Dalam Negeri menerbitkan
2 (dua) Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) tentang pengelolaan
keuangan daerah. Kedua Permendagri tersebut adalah :
1. Permendagri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Permendagri
Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
2.Permendagri Nomor 22 Tahun 2011 tentang Pedoman Penyusunan APBD
Tahun Anggaran 2012.

Dalam Permendagri Nomor 21 Tahun 2011, ada beberapa pengaturan yang


belum diatur dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 dan Permendagri Nomor
59 Tahun 2007 dan atau merupakan penegasan atas peraturan yang ada.
Pengaturan tersebut antara lain tentang Pengelolaan Dana BOS, Pejabat Pembuat
Komitmen (PPK), Pekerjaan Tahun Jamak, dan Belanja Tanggap Darurat
Bencana.

Sedangkan Permendagri Nomor 22 Tahun 2011 berisi hal-hal yang perlu


diperhatikan dalam penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2012 antara lain:
Sinkronisasi Kebijakan Pemerintah Daerah dengan Kebijakan Pemerintah, Prinsip
Penyusunan APBD, Kebijakan Penyusunan APBD, Teknis Penyusunan APBD dan
hal-hal khusus lainnya

Agar perubahan ini yang tertuang dalam Pertaturan Perundang-undangan


Pengelolaan Keuangan Daerah dari UU 32/2004 ke 13/2006 menjadi PERDA
sehingga menjadi Peraturan Gubernur yg semuanya tertuang pada Permendagri
21/2011 dapat di implementasikan secara terarah, sistematis dan berkelanjutan,
daerah perlu mengembangkan regulasi dan menguatkan kelembagaan
perencanaan dan penganggaran daerah dengan mengadakan kegiatan berupa
Sosialisasi Penyusunan Peraturan Gubernur tentang Pengelolaan Keuangan
Daerah
Progres dari diadakannya kegiatan tersebut di atas Peraturan Gubernur
tentang Pengelolaan Keuanagn Daerah umumnya dalam segala bidang dapat
menjadi alat bantú bagi pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil dalam
mengorganisasikan penyusunan peraturan gubernur tentang Pengelolaan
Keuangan Daerah

II. TUJUAN DAN SASARAN

a. Tujuan

Tujuan dari kegiatan ini ialah :

1. Terciptanya kesamaan persepsi dan pemahaman antar Satuan


Perangkat Daerah dalam rangka Manajemen Pengelolaan Kas
masing-masing SKPD .
2. Memperoleh penjelasan baik bersifat kebijakan umum maupun teknis
operasional tentang Manajemen Pengelolaan Kas SKPD.
3. Meningkatkan koordinasi dan keterpaduan antar Satuan Kerja
Perangkat Daerah dalam rangka perumusan Pengelolaan Kas yang
sejalan dengan peraturan perundang-undangan, dan aturan lainnya
yang terkait dengan Manajemen pengelolaan keuangan daerah

b. Sasaran

Sasaran dari kegiatan ini ialah agar ada kesamaan persepsi antar Satuan
Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintahan terhadap kebijakan-
kebijakan yang ditetapkan Menteri Teknis terkait tentang Manajemen
Pengelolaan Kas, sehingga dapat dijadikan sebagai acuan dan landasan
pelaksanaan bagi pejabat di lingkungan pemerintah daerah terkait.

III. RUANG LINGKUP KEGIATAN

Lingkup kegiatan ini meliputi:

a. Rapat persiapan.

b. Sosialisasi Manajemen Pengelolaan Kas Satuan Kerja Perangkat Daerah


pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

c. Dokumentasi dan pelaporan.

IV. PESERTA

- Bendahara dan Bendahara Pembantu sebanyak 72 peserta masing-masing


SKPD = 2 Orang
(2x 36 SKPD Lingkup Provinsi Sulawesi Barat)

V. HASIL YANG DIHARAPKAN

1. Terstandarisasinya Manajemen Pengelolaan Kas Satuan Kerja Perangkat


Daerah;
2. Rekomendasi sebagai bahan masukan bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah
dalam Mengatur Pengelolaan Kas .

VI. BIAYA/ANGGARAN

Pendanaan kegiatan Sosialisasi Manajemen Pengelolaan Kas SKPD didanai dari


APBD Tahun Anggaran 2011 (rincian kegiatan dan biaya terlampir)
C:DAK/TOR - RPT. EV. DAK
2
VII. WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN

Rapat Sosialisasi Manajemen Pengelolaan Kas SKPD dilaksanakan Pada Tgl....


selama 3(tiga) hari bertempat Dihotel d’Maleo Jl. Yos Sudarso No. 51 Mamuju.

VIII. JADWAL ACARA

Jadwal Acara Terlampir

IX. PENUTUP

Demikian kerangka acuan ini disusun untuk dijadikan sebagai acuan dalam
rangka pelaksanaannya.

PEJABAT PELAKSANA TEKNIS KEGIATAN

HABIBI AZIS, S.STP,MM

C:DAK/TOR - RPT. EV. DAK


3