Anda di halaman 1dari 13

HUBUNGAN JENIS KELAMIN TERHADAP JUMLAH MEDIA

SOSIAL PADA MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA


UNIVERSITAS MATARAM
L. Hasan N. Z., Legita Dwi Kurnianta, Bergita Vebriani C. J., Shalihah Indria I.,
Nurul Fadhilah, Nadia Utami, Raodatul Jannah, Tarita Sita F., I. Gusti Ayu S. D.,
Rahmat Hidayatullah, Baiq Fitri R. H.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

laluhasanbio16@gmail.com

Abstrak
Laki-laki dan perempuan memiliki karakteristik dan kecendrungan yang berbeda dalam
berbagai aspek pada kehidupan sehari-harinya, termasuk dalam hal jumlah kepemilikan akun
media sosial yang dimiliki. Dizaman modern ini penggunaan media sosial merupakan sesuatu
yang lazim dimiliki oleh berbagai kalangan yang tidak menganal usia, gender, maupun status
sosial dimasyarakat. Jenis kelamin memiliki kecendrungan terhadap jumlah akun media
sosial yang dimiliki. Hal tersebut dapat ditentukan oleh faktor-faktor karakteristik khas yang
dimiliki antara laki- laki dan perempuan diantaranya perempuan memiliki pola intraksi sosial
yang berbeda dengan laki-laki dan perempuan memiliki kepedulian yang berbeda terhadap
penampilanbnya baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui hubungan antara jenis kelamin terhadap jumlah kepemilikan akun media
sosial. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 92 orang. Kriteria subjek yaitu mahasiswa
semester 2,4, dan 6 FKIP Universistas Mataram berusia sekitar 19-21 tahun yang memiliki
jumlah kempemilikan akun yang berbeda. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini
adalah Claster Randem Sampling. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis chi kuadrat.
Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh hasil koefesien asosiasi (Chi hitung) = 2,568 dengan
signifikansi = 7,815 (p > 0,05). Hasil penelitian menunjukkan jenis kelamin bahwa terhadap
hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan jumlah kepemilikan akun.

Kata Kunci: abstrak, bold, italic, maksimallima kata/frase, tatatulis

HUBUNGAN JENIS KELAMIN TERHADAP JUMLAH MEDIA SOSIAL PADA MAHASISWA


PENDIDIKAN FISIKA UNIVERSITAS MATARAM

Abstract
Both men and women have different characteristics and trends in various aspects of their
daily lives, including in terms of the amount of ownership of their social media accounts. In
this modern day, the use of social media is something that is commonly held by various
circles that do not affect the age, gender, or social status in the community. Gender has a
tendency towards the number of social media accounts owned. It can be determined by the
characteristic factors that men and women have among them women have different patterns
of social interaction with men and women have different concerns for their appearance both
in the real world and in cyberspace. The purpose of this research was to determine the
relationship between the sexes against the amount of ownership of social media accounts.
Subjects in this study amounted to 92 people. Subject criteria are 2.4 and 6 Phisical
Education FKIP Universistas Mataram students aged 19-21 years who have different account
holdings. Sampling technique in this research is Cluster Randem Sampling. Data analysis was
done by chi square analysis technique. Based on the calculation results obtained association
coefficient (Chi count) = 2.568 with significance = 7,815 (p> 0.05). The results showed that
gender to a significant relationship between the sexes with the amount of account ownership.

Keywords:abstract, bold, italic, maximum five words, template

PENDAHULUAN (biasanya) diiringi dengan saling tukar


Pendidikan tinggi di Indonesia kartu nama, sekarang setiap kita bertemu
telah mengalami perubahan paradigma orang baru cenderung untuk bertukar
selama dekade terakhir ini yakni alamat akun atau membuat pertemanan
perubahan paradigma pengelolaan, dimedia sosial. Evolusi yang terjadi di
persaingan, media sosial dan sebagainya. bidang teknologi maupun inovasi internet
Perubahan paradigma media sosial dipicu menyebabkan tidak hanya memunculkan
oleh perkembangan teknologi informasi media baru saja. Berbagai macam aspek
dan komunikasi melalui internet. kehidupan manusia,seperti komunikasi
Kemudahan mengakses internet maupun interaksi, juga mengalami
memberikan kemudahan kepada individu perubahan yang sebelumnya tidak pernah
untuk melakukan berbagai inovasi. Salah diduga. Dunia seolah-olah tidak memiliki
satunya adalah berinovasi dalam informasi batasan (borderless) tidak ada kerahasiaan
dan komunikasi. Dimana internet yang bisa ditutupi. Kita bisa mengetahui
memungkinkan hampir semua orang di aktivitas orang lain melalui media sosial,
belahan dunia dapat saling terhubung dan sementara kita tidak kenal dan tidak
berkomunikasi tanpa batas (Putri dan pernah bertemu tatap muka atau berada di
Maulida, 2017). Kemunculan internet luar jaringan (luring) dengan orang
dibarengi dengan munculnya media sosial tersebut (Nasrullah, 2015).
seperti Website, Facebook, Twitter, dan Media sosial merupakan salah satu
lain-lain. hampir dapat dipastikan bahwa media online di mana para penggunanya
setiap orang yang memiliki telepon pintar, dapat melakukan beragam aktifitas di
juga mempunyai akun media sosial, seperti antaranya dapat saling berkomunikasi,
Facebook, Twitter, Path, Instagram, dan mencari informasi, dan menambah teman
sebagainya. Kondisi ini seperti sebuah baru, dengan segala fitur yang dimilikinya.
kelaziman yang mengubah bagaimana cara Komunikasi dalam media sosial menjadi
berkomunikasi pada era serba digital sangat mudah karena berkomunikasi
seperti sekarang. Jika dahulu, perkenalan menggunakan media sosial tidak lagi
dilakukan dengan cara konvensional, yakni dibatasi oleh jarak, waktu, dan ruang.
Komunikasi bisa terjadi di manapun, diminati oleh banyak khalayak. oleh
kapanpun, dan bahkan tanpa harus bertatap karena itu kami mengambil topik yaitu
muka. Akibatnya kehadiran media sosial menghubungkan antara jenis kelamin
membawa pengaruh tersendiri terhadap dengan banyak akun media sosial yang
kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat dimiliki. Dunia maya seperti layaknyanya
saat ini. Media sosial saat ini telah menjadi media sosial merupakan sebuah revolusi
tren dalam komunikasi baik untuk mencari besar yang mampu mengubah perilaku
dan mendapatkan informasi, hiburan, manusia dewasa ini, dimana relasi
silaturrahmi atau bahkan untuk bernisnis. pertemanan serba dilakukan melalui
Dalam bermedia sosial biasanya saling medium digital menggunakan media baru
berbagi ide, berkolaborasi dan (internet) yang dioperasikan melalui situs-
bekerjasama untuk menciptakan ide situs jejaring sosial. Realitas menjadi
berpikir, kreasi, inovasi, pertemanan dan bersifat augmented dan maya yang harus
membangun sebuah komunitas (Nugraha diadaptasi dan diintegrasikan dalam
dan Yuni,2017). kacamata kajian psikologi sosial
Tidak mengherankan kehadiran kontemporer yang ubiquitous (ada dimana-
media social menjadi fenomenal. Dan mana) serta pervasive (dapat menembus
banyak mahasiswa yang memiliki akun berbagai bidang ilmu dan kajian)
media social lebih dari satu akun, (Soeparno dan Sandra, 2011).
dikarenakan berbagai macam kebutuhan, Ada beberapa media sosial yang
seperti maraknya bisnis online yang digemari oleh remaja atau mahasiswa
membutuhkan akun lebih untuk keperluan pendidikan fisika Universitas Mataram,
promosi bisnisnya, untuk keperluan salah satunya adalah WhatsApp Messenger
pendidikan serta digunakan untuk sekedar atau WhatsApp saja merupakan
hiburan dan komunikasi. Pesatnya merupakan sosial media yang menempati
perkembangan media sosial juga urutan pertama dengan pengguna
dikarenakan semua orang memiliki media terbanyak pada kalangan mahasiswa
sendiri yang tidak membutuhkan biaya pendidikan fisika, Universitas Mataram.
yang banyak dibanding dengan mencari WhatsApp Messenger adalah aplikasi
informasi atau berbagi kabar menggunakan pesan untuk smartphone dengan basic
media tradisional seperti koran, radio, mirip BlacBerry Messenger. WhatsApp
televise, dan pos. Facebook, Messenger merupakan aplikasi pesan lintas
Twitter,YouTube, Instagram hingga Path platform yang mermungkinkan kita
adalah beberapa ragam media sosial yang bertukar pesan tanpa biaya SMS, karena
WhatsApp Messenger menggunakan paket diluncurkan, Twitter telah menjadi salah
data internet yang sama untuk email, satu dari 10 situs yang paling sering
browsing web, dan lain-lain. Aplikasi dikunjungi di internet. Twitter berfokus
WhatsApp Messenger menggunakan pada menulis pesan atau yang biasa
koneksi 3G atau WiFi untuk komunikasi disebut tweet yang dapat dikombinasi
data. Dengan menggunakan whatsApp, dengan mention (@) untuk memberi pesan
kita dapat melakukan obrolan online, kepada pengguna Twitter lain. Fitur utama
berbagi file, bertukar foto dan lain-lain dari Twitter adalah follow, follow berguna
(Wikipedia, 2017). untuk menambah teman di Twitter. Fitur
Facebook adalah media sosial selanjutnya adalah retweet (RT), retweet
paling popular di dunia. Facebook digunakan untuk menulis ulang tweet
diluncurkan Februari 2004. Hingga bulan milik orang lain. Salah satu fitur Twitter
September 2012, Facebook telah memiliki yang tidak dimiliki Facebook, yaitu
lebih dari 1 miliar pengguna aktif, di mana favorit, pengguna Twitter dapat meng klik
lebih dari separuhnya menggunakan fitur favorit pada tweet yang disukai.
telepon genggam. Facebook memiliki fitur Twitter juga memiliki fitur direct message
update status untuk menuliskan sesuatu (DM) yang berguna untuk menyampaikan
yang dapat di like maupun comment untuk pesan secara pribadi kepada pengguna
memberikan komentar, message untuk Twitter yang lain. Salah satu fitur Twitter
mengirim pesan ke pengguna Facebook yang sama dengan Facebook adalah
lainnya, chat untuk saling berbicara mengunggah foto, namun Twitter tidak
dengan pengguna Facebook lain melalui memiliki fitur untuk mengunggah video
tulisan secara langsung dan real time, (Winarno, 2015).
photos and videos untuk meng-upload Instagram berfokus pada unggah
foto-foto dan video, friends untuk foto dan video. Fitur yang membedakan
menambah teman dan masih banyak lagi Instagram dengan Facebook dan Twitter
seperti applications, games, notes, wall, bahkan menjadi fitur utama dari Instagram
poke, dan gifts (Winarno, 2015). adalah mengunggah foto. Foto yang akan
Twitter adalah layanan media diunggah dapat diedit terlebih dahulu
sosial berjenis microblog, di mana dengan efek-efek yang ada. Foto yang
pengguna bisa menuliskan pesan dengan diunggah berbentuk persegi seperti kamera
panjang terbatas dan bisa opsional polaroid untuk menunjukkan keistimewaan
dilengkapi dengan multimedia. Twitter dari Instagram sendiri. Pengguna dapat
didirikan Maret 2006, dan sejak memberi komentar maupun like kepada
foto maupun video yang diunggah oleh Path resmi diluncurkan pada 2010
pengguna lain. Fitur lain yang tidak dan berpusat di San Francisco, California,
dimiliki oleh Facebook dan Twitter adalah Amerika Serikat. Path memiliki fitur
popular, bila sebuah foto masuk ke dalam sebagai berikut, Profile, fitur profil user
halaman popular, yang di mana tempat yang disediakan Path untuk user nya ada
tersebut menjadi sebuah kumpulan dari dua tipe, yang pertama Profile picture dan
foto-foto popular dari seluruh dunia pada juga cover picture sebagai latar belakang
saat itu. Secara tidak langsung foto profilnya. Share Moment, selain kita bisa
tersebut akan suatu hal yang dikenal oleh mengunggah setiap momen di Path, kita
masyarakat mancanegara (Anwar, 2014). juga bisa menyambungkan momen
Line adalah sebuah aplikasi gratis tersebut ke beberapa jejaring sosial media
yang memungkinkan kita untuk mengirim lainnya. Sticker Shop, fitur berbayar ini
pesan teks, pesan suara, panggilan suara, disediakan untuk user yang menginginkan
mengirimkan gambar, video, dan lain-lain stiker lucu yang tidak ada dalam stiker
jika kita terhubung di Internet. Aplikasi bawaan. Upload Photo and Video, sama
Line dibuat dan dikembangkan oleh salah seperti halnya jejaring sosial lainnya, user
satu perusahaan dari Jepang “NHL Path juga bisa mengunggah foto atau video
Corporation”. Aplikasi ini pertama untuk berbagi dengan pengguna lainnya
diluncurkan pada pertengahan tahun 2011 yang bisa diambil dari image gallery phone
dan waktu itu terbatas hanya untuk sistem atau real time shoot. Location Update, fitur
iOS dan Android, dan beberapa waktu untuk user berbagi lokasi saat berada
kemudian Line masuk pada perangkat disuatu tempat dengan user lain.
Blackberry. Pada tahun 2012 Line telah Penandaan lokasi dilakukan dengan GPS
resmi meluncurkan aplikasi untuk bisa yang terdapat di smartphone user dan
digunakan di perangkat Windows dan mengakses data dari lokasi yang tersedia.
Mac. Remaja laki-laki menikmati Music, Film, and Book, user Path dapat
penggunaan Line untuk mengakses berbagi dengan user lain mengenai musik
berbagai permainan yang disediakannya apa yang sedang kita dengarkan, film apa
dan biasanya lalki-laki hanya memiliki yang sedang kita tonton atau buku yang
satu akun. Sementara anak perempuan sedang dibaca oleh user. Update Status,
menggunakan Line karena Line fitur yang sama halnya seperti post
menyediakan hiburan seperti stiker yang Facebook ataupun Twitter. Sleep and
menarik-menarik, informasi, dan jejaring Awake, fitur unik ini menandakan bahwa
sosial lain (Triastuti, 2017). user sedang tidur atau bangun tidur, serta
dapat menghitung jangka waktu dari saat perempuan. Dilihat dari jumlah akun
tombol tidur ditekan sampai tombol media social yang digunakan, mahasiswa
bangun ditekan. Message, fitur yang di laki-laki dan mahasiswa perempuan
mana user bisa mengirim pesan secara memiliki perbedaan yang signifikan,
pribadi dengan user lainnya. Comment, artinya antara laki-laki dan perempuan
user dapat mengirim komentar ke momen memiliki pola konsumsi yang berbeda
user lain. Emoticons, fitur yang satu ini pada media social. Berdasarkan hasil
memungkinkan pengguna untuk penelitian menggunakan teknik analisis chi
menyatakan tanggapan dari setiap momen kuadrat menggunakan tabel kontingensi
user lain. Viewer, fitur ini memberikan 4x2 dapat diketahui bahwa nilai koefisien
informasi untuk user atas berapa banyak asosiasi atau chi hitung sebesar 2,568
user lain yang sudah melihat momen yang dengan nilai signifikansi sebesar 7,815 (p
kita unggah (Efendi, 2013). > 0,05), maka H0 ditolak. Artinya terdapat
hubungan asosiasi antara jenis kelamin
METODE terhadap jumlah akun media sosial yang
Metode yang digunakan dalam dimiliki. Jadi, pola konsumsi media social
pengambilan data adalah dengan penyebaran pada mahasiswa perempuan lebih tinggi
angket (questionare) berisi pertanyaan dibandingkan mahasiswa laki-laki.
tertulis yang diberikan kepada responden. Semakin tinggi pola konsumsi atau
Angket/questionare adalah teknik kebutuhannya maka semakin banyak pula
pengumpulan data yang dilakukan dengan jumlah akun media social yang dimiliki.
cara memberikan separangkat pertanyaan
kepada orang lain. Responden memberi Tabel 1.1 Jumlah perhitungan observasi
jawaban dengan memberi tanda pada salah (fo)
satu atau beberapa jawaban yang telah Jumlah ak
Jenis kelamin
disediakan atau dengan menuliskan 1 2 3
jawabannya yang terkait Penggunaan Akun Laki-laki 1 3 4
Media Sosial. Perempuan 2 9 26

HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1.2 Jumlah hitungan yang


Hasil diharapkan (fh)
Hasil penelitian menunjukkan Jumlah ak
Jenis kelamin
bahwa mayoritas pengguna media soisal 1 2
pada penelitian ini adalah berjenis kelamin
Laki-laki 0,590909 2,363636
terdiri0,565217
dari 42 orang
6,641304
dan laki-laki sebanyak
Perempuan 5 orang.
2,576087 10,30435 3,434783 40,3587

Tabel 1.3 Perhitungan Chi kuadrat 45


40
Jumlah akun 35
Jenis kelamin
1 2 3 30 >3
25
Laki-laki 0,782887 1,003344 0,01348920 0,405625
15
Perempuan 0,12883 0,165107 0,00222 0,066748
10
5
0
Chi hitung 2,568 1 Akun 2 Akun 3 Akun
Laki-laki 1 3 4
Chi tabel 7,815
Perempuan 2 9 26

Berdasarkan hasil penelitian, Gambar 1. Perbandingan Jumlah Akun


diperoleh data bahwa responden Laki-Laki dan Perempuan
perempuan yang memiliki akun hanya satu
akun yakni sebanyak 2 orang sedangkan 1 Akun 2 Akun 3 Akun > 3 Akun
laki-laki yang memiliki satu akun hanya
satu orang. Bila dipresentasikan secara
3% 13%
keselurahannya, presentase pengguna akun
yang hanya menggunakan satu akun hanya 51%
sebesar 3%. Responden perempuan yang 33%
hanya memiliki dua akun terdiri atas 9
orang sedangkan laki-laki yang meiliki 3
akun terdiri atas 3 orang. Presentase
penggunaan jumlah akun baik perempuan
maupun laki-laki sebesar 13%. Terdapat
Gambar 2. Presentase Penggunaan Akun
26 orang perempuan dan 4 orang laki-laki
Media Sosial Responden
yang memiliki berjumlah 3 dengan
Rata-rata pengguna media social
presentasi pengguna yang memiliki tiga
dikalangan mahasiswa Pendidikan Fisika
akun sebesar 33%. Presentase pengguna
Universitas mataram memiliki lebih dari 3
media social dengan jumlah akun lebih
akun media social yang aktif. Secara umum,
dari tiga sebesar 51%, dimana perempuan
akun media social yang digunakan
yang memiliki lebih dari tiga akun sebesar
mahasiswa yaitu Facebook, Instagram, Line,
Whatsapp, Twitter dan lainnya seperti Path
Facebook Instagram Line Watshap Twitter
dan Snapchat. Gambar 3 menunjukkan
3%
bahwa pengguna Whatsapp memiliki jumlah
8% 23%
pengguna yang paling tinggi terdiri dari 15
27%
mahasiswa laki-laki dan 101 mahasiswa
23%
perempuan. Sedangkan, pengguna akun
16%
media social lainnya memiliki jumlah
pengguna paling rendah terdiri dari 3
mahasiswa laki-laki dan 9 mahasiswa
perempuan. Berdasarkan gambar 4 Gambar 3. Presentase Media Social yang
menunjukkan bahwa sebesar 27% akun Sering Digunakan Responden
Whatsapp lah yang paling sering digunakan,
kemudian disusul akun Facebook dan Pembahasan
Instagram sebesar 23% , Line sebesar 16%, Media social didefinisikan sebagai
Twitter sebesar 8%, dan akun media social sebuah media online dengan para
lainnya sebesar 3%. penggunanya bisa dengan mudah
berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan
120
(Watie, 2011:71). Berdasarkan hasil
100
penelitian menunjukkan bahwa antara jenis
80
kelamin dengan jumlah akun media social
60
40 memiliki hubungan asosiasi yang kuat.
20 Mayoritas pengguna media soisal pada
0 penelitian ini adalah berjenis kelamin
Facebo Instagr Line Watsha
ok am p perempuan Hal tersebut dikarenakan pola
Laki-laki 11 11 8 15
konsumsi media social masing- masing
Perempuan 89 88 58 101
individu berbeda. Semakin tinggi pola
Gambar 3. Perbandingan Media Social konsumsi maka semakin banyak pula
yang Sering Digunakan Laki-Laki Dan jumlah akun media social yang dimiliki.
Perempuan Pola konsumsi disini dapat diartikan
sebagai kebutuhan dalam pengungkapan
diri. Menurut Dayaksini (2006)
pengungkapan diri adalah proses
menghadirkan diri yang diwujudkan dalam
kegiatan membagi perasaan dan informasi
dengan orang lain. Hasil penelitian ini pengguna akun pada laki-laki dan
sesuai dengan penelitian Rose dan perempuan. Presentase pengguna satu
Rudolph (2006) menyatakan bahwa ada akun baik laki-laki maupun perempuan
perbedaan pengungkapan diri yang memiliki presentase yang paling kecil
konsisten dari jenis kelamin kepada teman- diantara pengguna yang memiliki jumlah
teman remaja putri mengungkapkan diri akun dua (2), tiga (3), dan lebih dari tiga.
lebih dari anak laki-laki. Cara Presentase pengguna social media yang
berkomunikasi antara laki-laki dan memiliki jumlah akun lebih dari tiga
perempuan berbeda. Perbedaan tersebut memiliki presentase paling besar diantara
menunjukkan bahwa wanita dasarnya yang lainnya.
dibiasakan untuk mengungkapkan diri. Presentasi responden yang hanya memiliki
stereotip yang menyatakan perempuan satu akun paling rendah dari yang lainnya
lebih menyenangi pembicaraan dengan dikarenakan pengaruh dari pola konsumsi
orang lain. Wanita dapat memanfaatkan responden itu sendiri. Semakin sedikit
waktu dengan bercakap-cakap bersama jumlah akun media sosialnya maka sedikit
orang lain dan dalam percakapan tersebut pula pola konsumsinya, semakin banyak
juga terkandung penyampaian pendapat, akun yang dimiliki maka semakin tinggi
perasaan, keinginan, dan ketakutan pula pola konsumsinya. Dengan kta lain,
terhadap sesuatu. Sedangkan stereotip banyaknya akun media social yang
tentang pria yang mengatakan bahwa laki- digunakan dipengaruhi oleh pola
laki harus bersikap tidak emosional, konsumtif seseorang. Prilaku konsumtif
mampu menyembunyikan emosianya dan merupakan sifat alamiah yagn dimiliki
objektif membuat laki-laki cenderung oleh semua elemen masyarakat yang
menghindari perilaku mengungkapkan diri mungkin tidak dapat dipisahkan dari
(Yulianingsih, 2015:17-18). Sehingga kehiuspan sehari-hari. Era globalissasi
berpengaruh terhadap jumlah akun media menuntut seseorang untuk menjadi lebih
social yang digunakan. konsumtif akibat disodori oleh
Terdapat perbedaan yang perkembangan teknologi, salah satunya
signifikan terhadap jumlah akun yang mediasosial (Tryaningsih,2012). Oleh
digunakan perempuan dengan jumlah akun karena itu, presentase responden yang
yang digunakan oleh laki-laki. Jumlah menggunakan akun social media lebih dari
responden perempuan lebih besar dari tiga lebih banyak daripada responden yang
responden laki-laki, hal ini menyebabkan hanya menggunakan satu akun media
perbedaan terhadap grafik jumlah social.
Responden perempuan memilki antara orang, kelovpok, dan hal lainnya (
akun yang paling banyak dari pada laki- Hansen, Shneiderman & Smith,
laki. Terdata 42 responden perempuan 2011).Berkaitan dengan hubungan jenis
memiliki akun lebih dari 3 akun sedangkan kelamin dengan jumlah akun media social,
responden laki-laki hanya 5 responden. didapatkan akun media social yang paling
Hal tersebut membuktikan bahwa pola sering digunakan adalah Whattsap.
konsumsi responden perempuan lebih Dewasa ini popularitas Whatsapp
tinggi dari pad responden laki-laki, Selain merupakan tekhnologi instan messaging
itu perempuan memiliki kemampuan seperti Sms dengan bantuan data internet
untuk mengeskpresikan diri atau berfitur pendukung yang lebih menarik.
pengungkapan diri lebih tinggi dari laki- Aplikasi Whatsapp sangat potensial untuk
laki. Menurut Devito (2011), dimanfaatkan sebagai alat pembelajaran.
pengungkapan diri adalah jenis Sehingga penggunaan akun ini sangat
komunikasi dan informasi tentang diri diminati oleh mahasiswa di Pendidikan
sendri, tentang pikiran, perasaan dan fisika Universitas mataram. Layanan yang
perilaku seseorang atau tentang orang lain paling banyak digunakan melalui aplikasi
yang sangat dekat dan yang sangat whatsapp adalah percakapan kelompok
dipikirkan. Jenis kelamin merupakan atau group discussion. Para anggotanya
factor terpenting yang mempengaruhi dapat saling berbagi diskusi dan informasi
pengungkapan diri. Umumnya, pria lebih secara online melalui ruang virtual
kurang terbuka daripada wanita. Oleh tersebut. Grup ini memungkinkan para
sebab itu perempuan memiliki akun yang pengguanya untuk menyampaikan
lebih banyak dari laki-laki. pengumuman tertentu, berbagai ide dan
Mewabahnya era keterbukaan sumber pembelajaran, serta mendukung
informasi membuat semakin mudah terjadinya diskusi secara online
seseorang mengakses informasi dimedia (Jumiatmoko, 2016:54).
social. Baik melalui Whatsapp, Facebook,
Line, dan media social lainnya. Media PENUTUP
social merupakan suatu relasi seperti suatu Berdasarkan uraian yang telah dijabarkan
blok bangunan dari dunia social, setiap bahwa jenis kelamin memiliki hubungan
rangkaian didalamnya memiliki suatu asosiasi terhadap jumlah kepemilikan akun
hubungan relasi yang dikombinasikan media social. Hal tersebut didasari oleh
untuk membuat suatu pola jaringan, hal beberapa factor diantaranya pola konsumsi
tersebut muncul dari koneksi yang terjalin media social, pengungkapan diri,
perbedaan streotip, dan pola interaksi. Dasar yaitu Dr. H. Imam Bachtiar, M.Sc.
Kebanyakan laki-laki memiliki jumlah yang telah memberi arahan untuk
kepemilikan akun lebih dari 3 dan hanya menyelesaikan tugas ini. Semoga Allah
sedikit yang hanya memiliki 1 akun media senantiasa memberikan beliau rezeki dan
social, hal yang sama ditunjukkan oleh usia yang berkah, sehingga beliau bisa
pengguna perempuan. Akan tetapi, terus berkarya dan bermanfaat. Amin.
presentase antara laki-laki dan perempuan Kepada narasumber Prodi Pendidikan
sangat berbeda. Media social yang paling Fisika terimakasih telah meluangkan waktu
banyak digunakan adalah Whatsapp dan untuk menjawab pertanyaan yang
yang paling sedikit adalah akun media diberikan, tanpa adanya kerjasama yang
social lainnya seperti path dan snapchat. baik dari kalian tugas ini tidak dapat
terselesaikan dengan baik. Terimakasih
UCAPAN TERIMAKASIH juga kepada Kakak tingkat dari Prodi
Segala puji bagi Allah SWT., Tuhan Pendidikan Fisika dan teman-teman yang
semesta alam yang tak pernah henti telah membantu dan mengarahkan dalam
melimpahkan karunia, ridho, dan nikmat- penyebaran angket, semoga apa yang
Nya kepada makhluk hidup dan mati atas dilakuakan dihitung sebagai amal shaleh
kehendak-Nya. Tak lupa pula sholawat dan oleh Allah SWT., kepada kelompok
salam yang tercurahkan kepada baginda penyusunan tugas Statistika Dasar
Muhammad Rasulullah SAW. Beserta terimakasih atas kerjasama yang sangat
keluarga dan para sahabatnya, yang telah baik dalam penyusunan tugas ini, semoga
menjadi suri tauladan yang baik bagi apa yang kita kerjakan bermanfaat bagi diri
ummat islam di seluruh dunia. pribadi kita masing-masing dan sekitar
Setelah berhasil menyelesaikan tugas serta dihitung sebagai catatan amal shaleh
kuliah Statistika Dasar, peneliti bermaksud oleh Allah SWT, dan yang terakhir kepada
untuk mengucapkan terimakasih kepada semua kelas A semester IV Pendidikan
orang-orang yang selama ini memberi Biologi angkatan 2016 jalan kita masih
bantuan, dukungan serta motivasi sehingga panjang, untuk itu semangat dan kerjasama
tugas ini bisa terpenuhi. Kepada kedua dari kita semua harus ditingkatkan lagi.
orang tua tercinta dengan penuh kasih Terimakasih pula kepada semua yang telah
sayang dan kesabaran telah membesarkan membantu dari hal-hal terkecil dalam
dan mendidik kami hingga dapat penyusunan tugas ini yang tidak dapat
menempuh pendidikan yang layak. Kepada kami sebutkan satu-persatu.
dosen pengampu mata kuliah Statistika
DAFTAR PUSTAKA McQuail, D. 2003. Teori Komunikasi
Massa. Jakarta: Erlangga.
Anwar, K. 2014. Fitur Fitur Aplikasi Nasrullah, R. 2015. Media Sosial
Instagram. Diakses dari http://www. (Perspektif Komunikasi, Budaya, Dan
magaziana.my. id/2014/09/fitur- Sosioteknologi). Jakarta:
fitur-instagram.html. Pada tanggal 31 Mei Simbiosa Rekatama Media.
2018, pukul 16.00 WITA. Nugraheni, Yuli dan Anastasia Yuni W.
Dayakisni, tri & hudaniah (2006) psikologi 2017. Sosial Media Habitat Remaja
social. Malang: umm press Surabaya. Jurnal
Devito, Joseph A. 2011. Komunikasi potential trade trade-offs for the
Antarmanusia. Jakarta: Professional Book. emotional and behavioral development of
ditinjau dari jenis kelamin. Salatiga: girls and boys.
universitas Kristen satya wacana. Psychological Bulletin. 132, 89-131.
Efendi, A. (2013). Panduan Menggunakan Putri, Dita Mulya dan Maulida De
Path. Diakses dari Mormes. 2017. Analisis Strategi
http://informasikomputer.com/ Perencanaan Pesan pada Akun Instagram
panduanmenggunakan-path/. Pada E-Commerce @ the laufed. The
tanggal 31 Mei 2018, pukul 16.15 WITA. Messenger.Volume 9. Nomor 1. Hal. 70.
Fuchs, C. 2014. Social Media A Critical Rose, a., j., & Rudolph, k. h. 2006. A review
Introduction. Los Angeles: SAGE of sex differences in peer relationship
Publication, Ltd. processes:
Hansen, D., Shneiderman, B., Smith, m. A., Soeparno, Koentjoro dan Sandra, L. 2011.
2011. Analyzing social media network with Social Psychology: The Passion Of
nodeXL: Psychology. Buletin Psikologi, 19(1),
Insights from a connected world 1628.
(Istiqomah). Burlington, usa: Elsevier. Triastuti, Endah, Dimas Adrianto, Nurul
Jumiatmoko. 2016. Whatsapp messenger Akmal. 2017. Kajian Dampak
dalam tinjauan manfaat dan adab. Wahana Penggunaan Media Sosial Bagi Anak
akademika. Dan Remaja. Jakarta: PUSKAKOM.
Komunikatif. Vol 1. Hal 17. Tryaningsih, S.L. (2012). Dampak Online
Konsumtif Masyarakat. Ekonomi Marketing Melalui Facebook terhadap
dan Kewirausahaan, 11(2). Perilaku
Laughey, D. 2007. Themes In Media Volume 3 nomor 1, 51-66.
Theory. New York: Open University Press.
Watie, errika dwi setya. 2011. Komunikasi Winarno, Edy., Zaki, Ali., Community,
dan media social. The messenger. Volume SmitDev. 2015. Panduan Lengkap
III, Nomor Berinternet. Jakarta: PT Elex Media
Wikipedia. 2017. WhatsApp. Diakses dari Komputindo.
https://id.wikipedia.org/wiki/WhatsApp. Yulianingsih, ratih tri. 2015. Perbedaan
Pada tanggal 31 Mei 2018, pukul 16.44 pengungkapan diri dalam media social
WITA. online( facebook)