Anda di halaman 1dari 3

PEMERIKSAAN KLINIK IMS

No. Dokumen :
s No. Revisi :
o
p TanggalTerbit :
Halaman :

UPTD dr. Sugitto, M.M. Kes


PuskesmasSukarahayu NIP.19681227 200212 1 004

1.1. Melakukan pemeriksaan pada pasien dengan keluhan IMS


1. Pengertian
2. Tujuan 2.1. Untuk mengetahui hasil dari pemeriksaan IMS
3. Kebijakan 3.1. SK Kepala Puskesmas No . / Pemeriksaan Klinik IMS
3.2. Tentang pemeriksaan klinik IMS
4. Referensi 4.1. Buku Klinik IMS & VCT 2007
5. Prosedur 5.1. Persiapan alat
5.1.1. kursi
5.1.2. meja tempat alat dan bahan
5.1.3. bedgyn / tempat tidur
5.1.4. examination lamp / senter
5.1.5. speculum
5.1.6. anuskopi
5.1.7. tromol atau bak streril / DTT
5.1.8. sarung tangan bersih
5.1.9. sabun cuci tangan dan air mengalir untuk cuci tangan
5.1.10. lubricant
5.1.11. senter
5.1.12. spatel tongue
5.1.13. thermometer
5.1.14. 2 ember (untuk tempat alat bekas pakai yang telah
diisi dengan larutan hipochloride 0,5% serta larutan
air dan sabun cair)
5.1.15. tempat sampah limbah medis
5.1.16. tempat sampah

5.2. Persiapan Lingkungan:


5.2.1. Jaga privasi klien

5.3. Persiapan Klien :


5.3.1. kontrak waktu, tempat dan tujuan tindakan
5.3.2. atur posisi klien

5.4. Pelaksanaan :
5.4.1. kenalkan diri pada pasien dan jelaskan posisi Anda di
klinik IMS
5.4.2. menganamnesis keluhan pasien dan mengisi CM
5.4.3. jelaskan pada pasien prosedur yang akan dilakukan,
adalah :
i. tujuan pengambilan sediaan
ii. cara pengambilan sediaan
iii. berapa lama harus menunggu hasil
iv. pasien membuka pakaian dalamnya
v. menaiki meja pemeriksaan
5.4.4. setelah membuka pakaian dalam, mmta pasien naik
ke meja pemeriksaan, bimbing pasien untuk
mendapatkan posisi yang baik dalam melakukan
pemeriksaan
5.4.5. tutupi bagian bawah tubuh pasien dengan selimut
atau kain untuk membuat pasien lebih nyaman
5.4.6. tenangkan pasien, beri dukungan, minta pasien untuk
rileks dan petugas memulai untuk pemeriksaan fisik
5.4.7. PS Perempuan
5.4.7.1. lakukan pemeriksaan bagian mulut dan
kelenjar getah bening yang terkait,
telapak tangan dan elapak kaki
5.4.7.2. inspeksi dan palpasi perut bagian bawah,
amati ekspresi pasien apakah tampak
kesakitan
5.4.7.3. nspeksi dan palpasi kelenjar inguinal,
apakah ada pembesaran dan atau tanda
adang
5.4.7.4. inspeksi genitalia eksterna, amati adanya
kelainan atau gangguan (misal: ada
kutu, luka/ulkus, benjolan dan duh tubuh)
5.4.7.5. lakukan pemeriksaan dengan spekulum
5.4.7.6. ambil sediaan
5.4.7.7. keluarkan spekulum dan tunjukan kepada
pasien apabila ada duh tubuh
5.4.7.8. lakukan pemeriksaan Ph
5.4.7.9. lakukan pemeriksaan sniff test / whiff test
5.4.7.10. masukan spekulum yang telah dipakai ke
larutan chlorin 0,5%
5.4.7.11. lakukan vaginal toucher, rasakan adanya
kelainan atau gangguan, catat apakah
ada nyeri goyang serviks
5.4.7.12. catatan: perlakuan sebelum dan sesudah
pemeriksaan, seperti cuci tangan dll
5.4.8. PS Laki-laki atau waria
5.4.8.1. minta pasien untuk duduk di tepi tempat
tidur dan lakukan pemeriksaan bagian
mulut dan kelenjar getah bening yang
terkait, telapak tangan dan kaki
5.4.8.2. kemudian pasien diminta untuk membuka
celana/ rok dan pakaian dalamnya
5.4.8.3. setelah itu pasien diminta untuk tidur
5.4.8.4. inspeksi dan palpasi kelenjar
inguinal,amati adanya pembesaran dan
atau tanda radang
5.4.8.5. inspeksi dan palpasi penis amati adanya
duh tubuh dan kelainan atau gangguan
lain seperti kutil pada orificium uretra
eksterna, bagi yang tidak sirkumsisi buka
preputium amati sulkus apakah ada luka,
kutil
5.4.8.6. inspeksi dan palpasi skrotum amati
adanya kutu, dan kelainan atau gangguan
lain kemudian ditelusuri mulai dari testis
bandingkan besarnya antara skrotum kiri
dan kanan, epididimis, saluran sperma
5.4.8.7. bila pasien melakukan insertive, tidak
terlihat adanya duh tubuh, ajari pasien
untuk melakukan milking
5.4.8.8. ambil sediaan dari ostium uretra
eksternum
5.4.8.9. inspeksi daerah sekitar anus apakah ada
duh tubuh, luka/bekas luka, benjolan atau
kutil
5.4.8.10. bila pasien melakukan seks reseptive,
lakukan rectal toucher, lihat adanya
kelainan yang tidak memungkinkan
dilakukan anuskopi
5.4.8.11. lakukan pemeriksaan anuskopi
5.4.8.12. ambil sediaan dari anus
5.4.8.13. masukkan anuskopi ke dalam larutan
chlorin 0,5 %
5.4.9. minta pasien untuk memakai pakainnya kembali
5.4.10.minta pasien untuk menunggu hasil
5.4.11.catat semua hasil pemeriksaan dan asal spesimen
(lingkari uretra/anus/serviks) pada CM
5.4.12.bawa ke ruang laboratorium bersama slide

5.5. Sikap :
5.5.1. melakukan tindakan dengan sistematis
5.5.2. komunikatif dengan klien
5.5.3. percaya diri
6. Unit Terkait 6.1. Ruang IMS
6.2. Laboratorium
7. Tgl.mulaidiberlak
No Yang dirubah Isi Perubahan
Rekamanhistorisperubah ukan
an