Anda di halaman 1dari 5

RESUME PRESENTASI

MODEL PENGAMBILAN KEPUTUSAN


Resume ini diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah
metode pengambilan keputusan

Disusun Oleh :
Nur Indah Wahyuni (171111009)

Kelas B Manajemen Non Reguler


Dosen : Muzayyanah, M.Pd.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH CIREBON


2018
Resume Presentasi
Kelompok 2 “Model Pengambilan Keputusan”

1. Pengertian pengambilan keputusan


Pengambilan keputusan adalah pemilihan diantara alternatif mengenai suatu cara
bertindak yaitu inti dari perencanaan. Fungsi Pengambilan Keputusan individual atau
kelompok baik secara institusional ataupun organisasional, sifatnya futuristik. Tujuan
yang bersifat tunggal (hanya satu masalah dan tidak berkaitan dengan masalah lain).
Tujuan yang bersifat ganda (masalah saling berkaitan, dapat bersifat kontradiktif
ataupun tidak kontradiktif)
-
2. Tahap pengambilan keputusan

a) Identifikasi Masalah
b) Pengumpulan dan penganalisis data
Pada tahap ini, manajemen harus dapat mengumpulkan dan menganalisis data
yang dapat membatu memecahkan masalah yang ada.
c) Pembuatan alternatif-alternatif kebijakan
Setelah masalah dirinci dengan tepat dan tersusun baik, maka perlu dipikirkan
cara-cara pemecahannya.
d) Pemilihan salah satu alternatif terbaik
Memilih salah satu alternatif yang dianggap paling tepat untuk memecahkan
masalah tertentu dilakukan atas dasar pertimbangan yang matang atau
rekomendasi. pemilihan alternative dibutuhkan persiapan yang matang, karena
hal ini menentukan apakah solusi yang dipilih sudah tepat atau tidak.
e) Pelaksanaan keputusan
Pada tahap ini, manajemen harus mampu menerima dampak yang positif atau
negatif. Ketika menerima dampak negatif, pemimpin harus mempunyai alternatif
lain.
f) Pemantauan dan pengevaluasian hasil pelaksanaan
Manajemen harus segera melaksanakan tindakan alternatif, apabila keputusan
yang diambil tidak sesuai dengan yang diharapkan.
3. Jenis jenis Keputusan

Teknik-teknik pembuatan keputusan


Jenis - Jenis keputusan
Tradisional Modern
Diprogram: - Kebiasaan - Teknik-teknik riset
Keputusan-keputusan - Kegiatan rutin:prosedur- operasi, analisa
rutin dan berulang-ulang. prosedur pengoperasian matematik model-model
Organisasi standar simulasi computer
mengembangkan proses- - Struktur organisasi - Pengolahan data
proses khusus bagi pengharapan umum elektronik
penangannya. system tujuan saluran-
saluran informasi yang
disusun dengan baik
Tidak diprogram: - Kebijaksanaan instuisi - Penyusunan program-
Keputusan-keputusan dan kreatifitas program computer
sekali pakai, kebijakan - Coba-coba “heutistic”
disusun tidak sehat. - Seleksi dan latihan para
Ditangani dengan proses pelaksana
pemecahan masalah
umum

4. Model Pengambilan Keputusan

a) Model Pengambilan Keputusan Rasional


Adalah model pengambilan keputusan yang mengambarkan bagaimana individu
seharusnya berprilaku untuk memaksimalkan beberapa hasil. Adapun langkah-
langkahnya adalah sbb:
1. Mengenali masalah
Untuk mengenali masalah, para manajer dapat menggunakan beberapa
metode, yaitu
a. Petunjuk Historis
b. Metode Proyeksi atau skenario
c. Mengenali masalah berdasarkan persepsi orang lain
2. Menghasilkan solusi alternatif
Untuk keputusan terprogram biasanya sudah tersedia aturan atau prosedur
baku, tetapi untuk keputusan tidak terprogram manajer harus kreatif untuk
menghasilkan alternatif solusi.
3. Memilih solusi
Menetapkan nilai terhadap suatu alternatif (memilih solusi) merupakan suatu
tugas yang sulit, karena bersifat subjektif dan setiap orang berbeda-beda
dalam kesukaan terhadap resiko ketika membuat suatu keputusan.
4. Mengimplementasikan solusi
Pada tahap awal implementasi ini seringkali manajer membuat tiga
kecenderungan yang dapat mengurangi efektivitas implementasi, yaitu:
- Ada suatu kecenderungan bahwa manajer tidak memastikan kepada
orang-orang untuk memahami apa yang harus mereka lakukan.
- Ada kecenderungan untuk tidak memastikan penerimaan dan motivasi
yang harus dilakukan.
- Adanya kecenderungan untuk tidak menyediakan sumber daya yang
sesuai atau cukup. Untuk menghindari kecenderungan tersebut para
manajer sebaiknya melibatkan para pelaksana dalam proses
pengambilan keputusan dan menyediakan sumber daya yang
dibutuhkan.
5. Mengevaluasi solusi
Tujuan evaluasi ini adalah untuk meningkatkan efektivitas solusi.

b) Model Pengambilan Keputusan Administratif

Pengambilan keputusan ini memiliki pandangan yang terbatas dan tidak tidak
lengkap terhadap masalah atau kesempatan yang dihadapi. Jumlah solusi
yang dapat diimplementasikan dibatasi oleh kemampuan pengambilan
keputusan dan keterbatasan sumber daya. Informasi, data dan pengetahuan
tidak sempurna, sehingga keputusan terbaik tidak diketahui. Keputusan ini
sering juga disebut keputusan rasional terbatas/bounded rationality.

c) Model Pengambilan Intuitive

Adalah suatu proses tidak sadar, sebagai hasil dari pengalaman yang
disaring. Pengambilan keputusan berdasarkan intuisi ini biasanya
menggunakan pengalaman, kepercayaan diri/ self confidence dan motivasi
dirinya dalam memproses suatu informasi, data dan lingkungan atau
mengatasi suatu masalah atau kesempatan.
Adapun faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pengambilan keputusan
intuitive antara lain:
- Tingginya tingkat ketidakpastian/ uncertainty mengenai masalah, tujuan dan
kriteria keputusan
- Dalam situasi tertentu tidak ada pengalaman masa lalu atau sejarah yang
dapat dijadikan sebagai rujukan
- Batas waktu sangat pendek
- Jumlah alternatif banyak, sehingga tidak mungkin dianalisis secara
mendalam.