Anda di halaman 1dari 43

LAPORAN STAGE RAWAT JALAN

DISPENSING CYCLE, DISPENSING TIME, DAN CAKUPAN


PELAYANAN RESEP
PERIODE 12-17 Februari 2018

Pembimbing:

Dewi Noviyanti, S.Farm., Apt

Disusun Oleh:

Kelompok C

Yulvera Monica Selvy (UII)


Eka Novyyanti Sary (UAD)
Atmita Dwi W. (USB)
Nana Jannatin (STIFAR)
Nur Amalina Rozanah (UGM)

PRAKTEK KERJA PROFESI APOTEKER


PERIODE FEBRUARI-MARET 2018
RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
2018
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Menurut PP No 51 tahun 2009 Pekerjaan Kefarmasian adalah pembuatan
termasuk pengendalian mutu Sediaan Farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan
dan pendistribusi atau penyaluranan obat, pengelolaan obat, pelayanan obat atas resep
dokter, pelayanan informasi obat, serta pengembangan obat, bahan obat dan obat
tradisional.
Pelayanan Kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab
kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud mencapai hasil
yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Standar Pelayanan Kefarmasian
adalah tolok ukur yang dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam
menyelenggarakan pelayanan kefarmasian. Standar pellayanan di Rumah Sakit bertujuan
untuk meningkatkan pelayanan kefarmasian, menjamin kepastian hukum bagi tenaga
kefarmasian dan melindungi pasien maupun masyarakat dari penggunaan obat yang tidak
rasional dalam rangka keselamatan pasien (patient safety).
Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari sistem pelayanan kesehatan Rumah Sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien,
penyediaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai yang
bermutu dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat termasuk pelayanan farmasi
klinik. Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit meliputi 2 (dua) kegiatan, yaitu kegiatan
yang bersifat manajerial berupa pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan
Medis Habis Pakai dan kegiatan pelayanan farmasi klinik. Kegiatan tersebut harus
didukung oleh sumber daya manusia, sarana, dan peralatan. Pelayanan farmasi klinik
merupakan pelayanan langsung yang diberikan Apoteker kepada pasien dalam rangka
meningkatkan outcome terapi dan meminimalkan risiko terjadinya efek samping karena
Obat, untuk tujuan keselamatan pasien (patient safety) sehingga kualitas hidup pasien
(quality of life) terjamin. Pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis
habis pakai meliputi pemilihan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian,
pemusnahan dan penarikan, pengedalian dan administrasi. Sistem distribusi di unit
pelayanan dapat dilakukan dengan system persediaan lengkap di ruangan (floor stock),
system resep perorangan, system unit dosis dan system kombinasi.
Pelayanan Resep merupakan pekerjaan kefarmasian dimulai dari penerimaan,
pemeriksaan ketersediaan, penyiapan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis
Habis Pakai termasuk peracikan Obat, pemeriksaan, penyerahan disertai pemberian
informasi. Pada setiap tahap alur pelayanan Resep dilakukan upaya pencegahan
terjadinya kesalahan pemberian Obat (medication error).Pada laporan ini akan membahas
mengenai pelayanan kafarmasian dalam system resep perorangan
B. Tujuan
1. Dispensing Cycle
- Mampu menjelaskan dispensing cycle dalam prosedur pelayanan resep individual
- Mampu melakukan pelayanan resep berdasarkan tahap-tahap dispensing cycle (di
bawah supervise)
2. Penerimaan Resep dan Review Resep
- Mampu melakukan proses screening/review resep
- Mampu mengidentifikasi Drug Related Problem dan merancang intervensi untuk
memecahkan DRP
- Mampu berkomunikasi dengan pasien dalam memecahkan DRP (di bawah
supervise/simulasi)
- Mampu merancang komunikasi dengan penulis resep dalam memecahkan DRP (di
bawah supervise/simulasi)
3. Penyiapan Obat dan Penulisan Label / Etiket
- Mampu mengambil (fiiling), meracik dan menulis label/etiket obat dengan benar
4. Penyerahan Obat
- Mampu menyerahkan obat kepada pasien disertai instruksi yang jelas dan saran
yang adekuat (di bawah supervise/simulasi)
5. Evaluasi Mutu Pelayanan Resep
- Mengetahui indicator mutu pelayanan resep
- Mampu mengambil data yang dibutuhkan untuk mengukur mutu pelayanan resep
- Mampu mengukur mutu pelayanan resep
C. Kegiatan
1. Dispensing Cycle
- Mengamati dan melakukan pelayanan resep individu di depo farmasi rawat jalan
untuk pasien dengan system pembayaran out of pocket, asuransi (social/komersial),
system paket dan fee for service yang dilaksanakan pada tanggal 12 – 17 Februari
2018.
2. Penerimaan Resep dan Review Resep
- Melakukan penerimaan resep
- Melakukan simulasi review resep dan identifikasi DRP serta merancang
rekomendasi/intervensi pemecahan DRP terhadap resep individu pasien rawat jalan
(minimal 20 lembar resep per mahasiswa)
3. Penyiapan Obat dan Penulisan Label / Etiket
- Melakukan pengambilan obat (filling) dan menulis/membuat label/etiket obat
4. Penyerahan Obat
- Mengamati proses penyerahan obat oleh Apoteker/TTK RS
- Menilai kelengkapan informasi/instruksi obat yang diberikan oleh petugas
- Menyerahkan obat kepada pasien dibawah supervise Apoteker untuk pasien UGD
(10 pasien per mahasiswa)
5. Evaluasi Mutu Pelayanan Resep
- Mengukur dispensing time pelayanan resep individu rawat jalan
- Mengukur information time oleh Apoteker
- Mengukur kepuasan pasien rawat jalan
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Pengertian
Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan
pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat
inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Standar Pelayanan Kefarmasian adalah tolok ukur
yang dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan
pelayanan kefarmasian.
Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit meliputi standar:
a. pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai; dan
b. pelayanan farmasi klinik.
Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai harus
dilaksanakan secara multidisiplin, terkoordinir dan menggunakan proses yang efektif
untuk menjamin kendali mutu dan kendali biaya. Dalam ketentuan Pasal 15 ayat (3)
Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit menyatakan bahwa
Pengelolaan Alat Kesehatan, Sediaan Farmasi, dan Bahan Medis Habis Pakai di Rumah
Sakit harus dilakukan oleh Instalasi Farmasi sistem satu pintu. Alat Kesehatan yang
dikelola oleh Instalasi Farmasi sistem satu pintu berupa alat medis habis pakai/peralatan
non elektromedik, antara lain alat kontrasepsi (IUD), alat pacu jantung, implan, dan stent.
Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai meliputi:
a. Pemilihan
b. Perencanaan kebutuhan;
c. Pengadaan;
d. Penerimaan;
e. Penyimpanan;
f. Pendistribusian;
g. pemusnahan dan penarikan;
h. pengendalian; dan
i. administrasi.
Adapun system distribusi yang dilakukan adalah system resep perorangan atau
Individual Prescription. Menurut PMK No. 76 tahun 2016 tentang Pelayanan
Kefarmasian di Rumah Sakit, individual prescription adalah cara pendistribusian sediaan
farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai berdasarkan resep perorangan/pasien
rawat jalan dan rawat inap melalui instalasi farmasi. Individual Prescription (IP)
merupakan resep yang hanya ditujukan oleh pasien secara individu (satu orang) yang
mendapatkan assessment oleh dokter (Lord, 2017). Setelah bagian farmasi menerima
resep dan mengecek kelengkapannya, petugas menghitung harga obat dan meminta
persetujuan pasien. Petugas menyiapkan obat kemudian memberikan obat tersebut
dengan memberikan penjelasan penggunaan obat serta informasi yang berkaitan dengan
obat (Wijayanti, 2011).
Kelebihan sistem distribusi Individual Prescribing (IP)
1. Memungkinkan farmasis untuk memeriksa langsung semua peresepan obat
2. Memungkinkan farmasis untuk berinteraksi dengan pasien, dokter dan perawat
3. Lebih mudah untuk mengontrol persediaan obat
4. Memudahkan cara pembayaran obat bagi pasien.
Kekurangan IP antara lain:
1. Meningkatkan kebutuhan SDM bagian farmasi
2. Tidak ada pengawasan dalam menggunakan obat
Pelayanan farmasi klinik merupakan pelayanan langsung yang diberikan Apoteker
kepada pasien dalam rangka meningkatkan outcome terapi dan meminimalkan risiko
terjadinya efek samping karena Obat, untuk tujuan keselamatan pasien (patient safety)
sehingga kualitas hidup pasien (quality of life) terjamin. Pelayanan farmasi klinik
meliputi:
a. pengkajian dan pelayanan Resep;
b. penelusuran riwayat penggunaan Obat;
c. rekonsiliasi Obat;
d. Pelayanan Informasi Obat (PIO);
e. konseling;
f. visite;
g. Pemantauan Terapi Obat (PTO);
h. Monitoring Efek Samping Obat (MESO);
i. Evaluasi Penggunaan Obat (EPO);
j. dispensing sediaan steril; dan
k. Pemantauan Kadar Obat dalam Darah (PKOD).
B. Dispensing cycle
Pelayanan Resep dimulai dari penerimaan, pemeriksaan ketersediaan, penyiapan
Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai termasuk peracikan
Obat, pemeriksaan, penyerahan disertai pemberian informasi. Pada setiap tahap alur
pelayanan Resep dilakukan upaya pencegahan terjadinya kesalahan pemberian Obat
(medication error) (PMK 72, 2016).
Tahapan proses dispensing terdiri dari:
1. Accept and Check Prescription Details
Setelah penerimaan resep, dilakukan pengecekan kesesuaian resep mulai dari
kelengkapan dokter yang meresepkan, kelengkapan data pasien, konfirmasi obat yang
akan disiapkan.
2. Review and Process
Dilakukan pengkajian terkait obat yang diresepkan apakah tepat indikasi, tepat dosis,
tepat rute pemberian. Lalu dilakukan peninjauan terkait obat yang diresepkan kepada
pasien, apakah termasuk obat baru, apakah terdapat duplikasi obat, interaksi obat, serta
obat aman digunakan. Kemudian memastikan apakah pasien termasuk pediatrik,
geriatrik, dengan gangguan ginjal atau hati, memiliki alergi terhadap obat, hamil atau
menyusui.
3. Select/prepare and Check
Setelah itu dilanjutkan dengan menyiapkan obat berdasarkan nama obat, kekuatan
sediaan, bentuk sediaan, dan jumlah obat yang dibutuhkan. Dan dilakukan pengecekan
terhadap obat yang disiapkan, apakah telah sesuai dengan yang diresepkan atau tidak.
4. Label and Assemble
Kemudian dilakukan pelabelan pada obat yang terdiri dari nama pasien, usia, nama obat,
indikasi, kekuatan sediaan, aturan pakai, jumlah obat, dan syarat penggunaan khusus
untuk untuk antibiotik, serta masa kadaluarsa obat.
5. Supply and Counsel
Setelah itu dilakukan penyerahan obat serta pemberian informasi obat, mulai dari
pengecekan pasien, nama pasien, usia, alamat, nama obat, indikasi, aturan pakai, jumlah
obat, efek samping obat, penyimpanan obat dan meminta tanda tangan pasien sebagai
dokumentasi bahwa pasien yang menerima obat telah tepat.
C. Alur Pelayanan Resep
Prosedur umum pelayanan (individual prescription) untuk pasien rawat jalan di Farmasi
Rawat Jalan Instalasi Farmasi RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta adalah :
1. Setiap resep yang masuk dilakukan pengkajian administrasi, farmasetis dan klinis
2. Memeriksa ketersediaan obat
3. Membuat nota harga obat
4. Memberikan nomor urut resep dan nota obat
5. Membuat etiket/label obat
6. Menyiapkan/meracik obat
7. Memeriksa obat dan membuat copy resep (jika diperlukan)
8. Menyerahkan resep disertai pemberian informasi tentang obat yang diberikan/konseling bila
diperlukan oleh Apoteker yang bertugas.
Sistem pelayanan individual prescription di RS PKU Muhammadiyah dibagi menjadi
beberapa jenis pasien berdasarkan penjamin/payer. Berikut ini adalah prosedur pelayanan resep di
Unit Rawat Jalan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta:
1. Pasen Umum
2. Pasien Relasi
3. Pasien Takaful
4. Pasien BPJS/ JKN
Berikut ini adalah prosedur pelayanan resep di Unit Rawat Jalan RS PKU
Muhammadiyah Yogyakarta:
1. Pasien Umum (Pribadi)
Biaya ditanggung oleh pasien sepenuhnya dan transaksi dilakukan di kasir sebelah
loket penerimaan resep.

Pasien /keluarga pasien datang membawa resep dari dokter IGD atau poliklinik

Resep diserahkan ke petugas penerima resep, dinilai keabsahannya dan diberi harga

Petugas memberi informasi mengenai harga resep, jika disetujui


pasien bayar di kassa

Pasien diberi nomor urut antrian resep

Pasien menyerahkan nota resep kembali kepada petugas farmasi

Resep diserahkan ke Asisten Apotekeruntuk disiapkan

Resep racikan diracik Resep non racik disiapkan

Obat diberi etiket

Resep dan obat diletakkan di tempat tertentu, dicek ulang dan kemudian siap diserahkan kepada pasien

Penyerahan obat oleh Apoteker dan pemberian informasi / konseling kepada pasien

Pasien pulang

Gambar 1. Alur Pelayanan Resep Pasien Umum (Pribadi)


2. Pasien Relasi
Pasien Relasi merupakan pasien yang memiliki asuransi atas pengobatan yang
dilakukan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.Pada pasien relasi biaya pengobatan
ditanggung oleh instansi relasi sesuai kesepakatan dan transaksi pembayaran langsung ke
bagian keuangan. Adapun instansi yang berkerja sama dengan RS PKU Muhammadiyah
Yogyakarta: PT. KAI, Primisima, In Health, Madukismo, Pelni, Telkom, PLN, dll.

Pasien relasi menyerahkan resep dari dokter , dilengkapi dengan berkas relasi

Resep diserahkan ke petugas penerima resep, dinilai


keabsahannya dan diberi harga

Jika obat dalam resep ada yang tidak masuk daftar obat relasi maka penerima resep
mengkonfirmasikan pada pasien untuk persetujuan penggantian obat

Obat dientry pada komputer dan petugas menulis


nominal rupiah pada kartu kendali

Pasien diberi nomor urut antri resep

Pasien membawa berkas relasi dan kartu kendali ke bagian


relasi

Bagian relasi menyerahkan nota bukti penyelesaian administrasi untuk mengambil obat

Setelah obat selesai disiapkan, obat diserahkan kepada


pasien oleh Apoteker

Konseling / informasi

Pasien pulang

Gambar 2. Alur Pelayanan Resep Pasien Relasi


3. Pasien Takaful (pegawai Rumah Sakit)
Pasien takaful adalah pasien yang berasal dari pegawai RS PKU Muhammadiyah
Yogyakarta. Berikut adalah alur pelayanan pasien takaful

Pasien (karyawan/keluarga karyawan) datang membawa resep dari dokter IGD atau Poliklinik

Resep diserahkan ke petugas penerima resep dinilai keabsahannya dan diberi harga

Jika obat dalam resep ada yang tidak masuk daftar obat untuk karyawan, maka penerima resep
konfirmasi pada pasien utk meminta persetujuan penggantian obat

Resep diganti sesuai daftar obat karyawan Dibuat nota tunai utk obat yg tdk masuk
daftar obat karyawan

Pasien diberi nomor urut antrian resep

Pasien karyawan membawa nota ke bagian keuangan

Bagian keuangan menyerahkan nota pengganti utk mengambil


obat di farmasi rawat jalan

Obat disiapkan, Apoteker menyerahkan obat

Apoteker /AA menyerahkan obat dan memberikan konseling / informasi

Pasien pulang

Gambar 3. Alur Pelayanan Resep Pasien Takaful (Pegawai Rumah Sakit)


4. Pasien BPJS/ JKN
Berikut adalah alur pelayanan resep pasien BPJS di Unit Farmasi Rawat Jalan:

Pasien datang ke bagian farmasi membawa resep dan berkas BPJS

Resep diserahkan ke petugas penerima resep dinilai keabsahannya dan diberi harga

Jika obat dalam resep ada yang tidak masuk daftar obat untuk BPJS maka penerima resep
mengkonfirmasi kepada dokter

Obat dientry pada komputer dan petugas menulis nominal rupiah


pada kartu kendali tetapi pasien tidak dikenakan biaya

Pasien diberi nomor urut antrian

Pasien membawa berkas BPJS dan kartu kendali ke bagian BPJS

Bagian BPJS meyerahkan bukti penyelesaian untuk mengambil obat

Obat
Pasien menyerahkan nota yang telah disahkan oleh bagian BPJS ke
disiapkan
farmasi rawat jalan

Obat diserahkan kepada pasien oleh Apoteker

Konseling / informasi

Pasien pulang

Gambar 4. Alur Pelayanan Resep Pasien BPJS/JKN


D. Pengukuran Dispensing Time dan Information Time
Dispensing time adalah waktu rata-rata yang diperlukan untuk melayani resep dari
resep datang sampai obat diterima oleh pasien. Indikator ini bertujuan untuk mengetahui
tingkat kecepatan pelayanan farmasi rawat jalan dan rawat inap dan menilai kinerja sumber
daya manusia yang ada di farmasi rawat jalan dan rawat inap RS PKU Muhammadiyah
Yogyakarta. Secara teoritis semakin baik kinerja SDM maka semakin cepat dispensing time,
semakin baik pelayanan, sehingga diharapkan kepuasan pelanggan semakin meningkat.
Pengukuran dispensing time dan information time secara berkala merupakan salah satu bentuk
evaluasi kinerja staf di bagian instalasi farmasi agar tetap memberikan pelayanan yang
maksimal bagi pasien. Standar dispensing time yang ditetapkan IFRS PKU Muhammadiyah
Yogyakarta yaitu resep racikan < 25 menit dan resep non racikan <10 menit. Sedangkan untuk
information time yang ideal adalah > 2 menit.
Kelompok C PKPA melaksanakan kegiatan monitoring dispensing time dan
information time di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada Unit Farmasi Rawat Jalan
pada tanggal 12-17 Februari 2018 dan Farmasi Rawat Inap dari pada tanggal 19-24 Februari
2018. Monitoring dispensing time dan information time di farmasi rawat jalan dilakukan pada
hari Selasa, Rabu dan Sabtu, serta di farmasi rawat inap dilaksanakan pada tiap hari.
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Dispensing Cycle

Tabel I. Lembar Monitoring Dispensing Time dan Infomation Time Resep Non-Racikan Farmasi Rawat Jalan

Jam Jam Jam Info Jam Dispensing Info Kesesuaian


No.
No TanggalResep Resep Resep Resep PasienPula Time Time Dispensing
Resep Info Time
datang selesai diberikan ng (menit) (menit) Time
1 2558887 10.11 10.15 10.20 10.36 4 16 S S
2 2558897 10.12 10.20 10.25 10.26 8 1 S TS
3 2558905 10.15 10.18 10.28 10.29 3 1 S TS
4 2558916 10.28 10.30 10.32 10.33 2 1 S TS
5 2558927 10.30 10.31 10.50 10.51 1 1 S TS
6 2558910 10.32 10.35 10.51 10.52 3 1 S TS
7 2558907 10.36 10.37 10.52 10.54 1 2 S TS
8 2558902 10.34 10.40 10.54 10.55 6 1 S TS
9 2558932 10.34 10.38 10.55 10.56 4 1 S TS
10 2558948 10.41 10.45 11.07 11.08 4 1 S TS
11 2558952 10.44 10.48 11.08 11.09 4 1 S TS
12 13/02/2018 2558955 10.47 10.49 11.09 11.10 2 1 S TS
13 2558950 10.48 10.49 11.10 11.11 1 1 S TS
14 2558970 10.48 10.50 11.11 11.13 2 2 S TS
15 2558974 10.53 10.55 11.13 11.14 2 1 S TS
16 2558962 10.59 11.03 11.28 11.32 6 4 S S
17 2558992 11.13 11.17 11.35 11.37 4 2 S TS
18 2558996 11.14 11.17 11.37 11.39 3 2 S TS
19 2559279 14.10 14.15 14.29 14.31 5 2 S TS
20 2559255 14.15 14.18 14.31 14.33 3 2 S TS
21 2559255 14.15 14.18 14.31 14.33 3 2 S TS
22 2559286 14.16 14.18 14.34 14.36 2 2 S TS
23 2559294 14.21 14.25 14.38 14.41 4 3 S S
24 2559308 14.37 14.43 15.08 15.10 6 2 S TS
25 2559170 14.38 14.43 15.11 15.14 5 3 S S
26 2559367 15.15 15.17 15.22 15.24 2 2 S TS
27 2559383 15.35 15.38 15.43 15.44 3 1 S TS
28 2559438 16.21 16.23 16.27 16.28 2 1 S TS
29 2559467 16.56 16.59 17.04 17.05 3 1 S TS
30 2559575 18.19 18.23 18.24 18.25 4 1 S TS
1 2559989 08.16 08.19 08.24 08.25 3 1 S TS
2 2559911 08.39 08.43 08.45 08.47 4 2 S TS
3 2559914 08.45 08.47 08.48 08.49 2 1 S TS
4 2559921 08.48 08.52 08.57 08.58 4 1 S TS
5 2559944 08.57 09.02 09.12 09.14 5 2 S TS
6 2559960 09.15 09.17 09.17 09.19 2 2 S TS
7 2559973 09.26 09.29 09.31 09.33 3 2 S TS
8 2559977 09.28 09.34 09.35 09.35 6 0 S TS
9 2560071 10.39 10.42 10.54 10.55 3 1 S TS
10 2560061 10.40 10.45 10.55 10.56 5 1 S TS
11 2560092 10.46 10.48 11.01 11.02 2 1 S TS
12 2560117 10.59 11.02 11.11 11.12 3 1 S TS
13 2560142 11.15 11.18 11.31 11.35 3 4 S S
14/02/2014
14 2560146 11.16 11.18 11.37 11.38 2 1 S TS
15 2560183 11.40 11.44 12.00 12.00 4 0 S TS
16 2560194 11.49 11.53 12.03 12.03 4 0 S TS
17 2560201 11.49 11.54 12.04 12.04 5 0 S TS
18 2560216 11.54 11.56 12.11 12.14 2 3 S S
19 2560478 14.45 14.48 15.02 15.03 3 1 S TS
20 2560506 14.52 14.54 15.03 15.04 2 1 S TS
21 2560609 14.56 14.58 15.04 15.05 2 1 S TS
22 2560511 14.59 15.00 15.05 15.05 1 0 S TS
23 2560516 15.00 15.04 15.10 15.11 4 1 S TS
24 2560525 15.12 15.13 15.16 15.17 1 1 S TS
25 2560530 15.15 15.17 15.20 15.21 2 1 S TS
26 2560730 18.47 18.50 19.06 19.06 3 0 S TS
27 2560733 18.50 18.54 19.06 19.07 4 1 S TS
28 2560739 19.02 19.05 19.08 19.10 3 2 S TS
29 2560746 19.08 19.09 19.15 19.16 1 1 S TS
30 2560752 19.10 19.13 19.20 19.21 3 1 S TS
1 2562462 06.56 06.57 07.00 07.02 1 2 S TS
2 2562493 07.23 07.25 07.26 07.27 2 1 S TS
3 2562499 07.30 07.31 07.36 07.37 1 1 S TS
4 2562502 07.33 07.35 07.38 07.39 2 1 S TS
5 2562497 07.36 07.43 07.47 07.48 7 1 S TS
6 2562505 07.36 07.38 07.49 07.50 2 1 S TS
7 2562523 07.43 07.51 07.52 07.53 8 1 S TS
8 2562525 07.44 07.50 07.53 07.54 6 1 S TS
9 256257 07.45 07.58 08.02 08.04 13 2 TS TS
10 2562530 07.52 07.54 08.37 08.40 2 3 S S
11 2562544 08.12 08.14 08.41 08.42 2 1 S TS
12 2562548 08.12 08.15 08.42 08.43 3 1 S TS
13 2562566 08.16 08.17 08.48 08.50 1 2 S TS
14 2562565 08.19 08.22 08.50 08.51 3 1 S TS
15 2562560 08.20 08.23 0852 08.53 3 1 S TS
17/02/2018
16 2562554 08.23 08.24 08.53 08.53 1 0 S TS
17 2562575 08.24 08.27 08.54 08.54 3 0 S TS
18 2562573 08.26 08.29 09.09 09.11 3 2 S TS
19 2562580 08.27 08.29 08.56 08.57 2 1 S TS
20 2562581 08.30 08.36 09.08 09.08 6 1 S TS
21 2562975 13.51 13.54 14.16 14.17 3 1 S TS
22 2563078 15.43 15.45 15.48 15.49 2 1 S TS
23 2563080 15.44 15.49 15.51 15.52 5 1 S TS
24 2563081 15.45 15.48 15.52 15.53 3 1 S TS
25 2563085 15.55 15.58 16.00 16.01 3 1 S TS
26 2563088 15.58 16.00 16.01 16.02 2 1 S TS
27 2563089 16.00 16.03 16.03 16.04 3 1 S TS
28 2563108 16.32 16.34 16.51 16.51 2 0 S TS
29 2563115 16.49 16.50 16.51 16.52 1 1 S TS
30 2563129 17.04 17.07 17.08 17.14 3 6 S S
TOTAL 291 134
RATA-RATA 3,23 1,49
* Keterangan:
Standar Dispensing time
( Jam resep selesai – jam resep datang)
1. Resep Racikan : 25 Menit
2. Resep Non-Racikan : 10 Menit
Standar Information time : > 2 Menit
( Jam pasien pulang – jam informasi mulai diberikan)
Perhitungan Kesesuaiaan Resep Non-Racikan Farmasi Rawat Jalan :

% kesesuaian dispensing time = x 100%

= x 100% = 98,89%

% kesesuaian info time = x 100%

= x 100% = 7,78%

Hasil pengukuran dispensing time dan information time 90 resep non racikan di unit farmasi rawat jalan RS PKU
Muhammadiyah Yogyakarta diperoleh rata-rata waktu dispensing time sebesar 3 menit 14 detik dengan persentase kesesuaian
dispensing time sebesar 98,89% . Hasil tersebut menunjukkan bahwa rata-rata waktu dispensing time telah memenuhi standar yang
ditetapkan RS yakni <10 menit dan persentase kesesuaian dispensing time dapat dikatakan baik karena telah mendekati 100%.
Sedangkan rata-rata waktu information time sebesar 1 menit 29 detik dengan persentase kesesuaian information time sebesar 7,78%.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa rata-rata waktu information time belum memenuhi standar yang ditetapkan RS yakni >2 menit dan
persentase kesesuaian information time belum sesuai karena masih jauh dari capaian 100%.
Tabel II. Lembar Monitoring Dispensing Time dan Information Time Resep Racikan Farmasi Rawat Jalan

Jam Jam Jam Info Jam Kesesuaian


No Dispensing Info
No Tanggal Resep Resep Resep PasienPula Dispensing
Resep Time Time Info Time
Datang Selesai Diberikan ng Time
1 2558915 10.24 10.35 10.48 10.49 11 1 S TS
2 2558920 10.26 10.38 10.49 10.50 12 1 S TS
3 2558922 10.32 10.46 11.04 11.06 34 2 TS TS
4 2558926 10.32 10.52 11.06 11.09 20 3 S S
5 2558945 10.42 11.04 11.20 11.23 22 3 S S
13/2/2018
6 2558946 10.45 11.18 11.23 11.26 33 3 TS S
7 2558957 10.49 11.18 11.26 11.28 29 2 TS TS
8 2558987 15.40 15.46 15.53 15.53 6 0 S TS
9 2558984 17.08 17.13 17.17 17.17 5 0 S TS
10 2558986 17.09 17.21 17.24 17.24 12 0 S TS
1 2559965 09.21 09.32 09.33 09.34 11 1 S TS
2 2560011 09.57 10.46 10.22 10.23 43 1 TS TS
3 2560026 10.12 10.28 10.34 10.36 26 2 TS TS
4 2560072 10.31 10.50 10.53 10.54 19 1 S TS
5 2560077 10.38 10.54 10.57 10.58 16 1 S TS
14/2/2018
6 2560055 10.38 11.03 11.08 11.10 25 2 S TS
7 2560102 10.43 11.10 11.14 11.17 27 3 TS S
8 2560107 10.56 11.13 11.18 11.19 17 1 S TS
9 2560754 19.14 19.23 19.28 19.30 9 2 S TS
10 2560785 19.45 20.02 20.07 20.09 17 2 S TS
1 2562670 08.21 08.29 08. 43 08.45 8 2 S TS
2 2562594 08.36 08.48 09.05 09.08 12 3 S S
3 2562638 09.05 09.18 09.26 09.27 13 1 S TS
17/2/2018
4 2562639 09.05 09.10 09.28 09.29 5 1 S TS
5 2562656 09.19 09.58 10.00 10.01 39 1 TS TS
6 2562661 09.23 09.58 10.01 10.03 35 2 TS TS
7 2562678 09.46 10.01 10.15 10.17 15 2 S TS
8 2562694 09.47 10.01 10.18 10.19 14 1 S TS
9 2562979 13.58 14.13 14.17 14.19 15 2 S TS
10 2563083 15.53 16.10 16.14 16.16 17 2 S TS
TOTAL 567 48
RATA – RATA 18,9 1,6

* Keterangan:
Standar Dispensing time
( Jam resep selesai – jam resep datang)
1. Resep Racikan : 25 Menit
2. Resep Non-Racikan : 10 Menit
Standar Information time : > 2 Menit
( Jam pasien pulang – jam informasi mulai diberikan)
Perhitungan Kesesuaiaan Resep Racikan Farmasi Rawat Jalan:

% kesesuaian dispensing time = x 100%

= x 100% = 73,3%

% kesesuaian info time = x 100%

= x 100% = 16,67%

Hasil pengukuran dispensing time dan information time 10 resep racikan di unit farmasi rawat jalan RS PKU
Muhammadiyah Yogyakarta diperoleh rata-rata waktu dispensing time sebesar 18 menit 54 detik dengan persentase kesesuaian
dispensing time sebesar 73,3% . Hasil tersebut menunjukkan bahwa rata-rata waktu dispensing time telah memenuhi standar yang
ditetapkan RS yakni < 25 menit dan persentase kesesuaian dispensing time dapat dikatakan baik karena telah mendekati 100%.
Sedangkan rata-rata waktu information time sebesar 1 menit 36 detik dengan persentase kesesuaian information time sebesar
16,67%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa rata-rata waktu information time belum memenuhi standar yang ditetapkan RS yakni
>2 menit dan persentase kesesuaian information time belum sesuai karena masih jauh dari capaian 100%.
Ketidaksesuaian information time baik resep non racikan dan racikan dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain:
1. Jumlah SDM (Apoteker) tidak sebanding dengan jumlah pasien rawat jalan, dimana menurut Permenkes No72
Tahun 2016 menunjukkan bahwa idealnya rasio tenaga Apoteker dengan pasien yakni 1 : 50.
2. Keterbatasan waktu pasien
3. Tersitanya waktu ketika terjadi kesalahan dalam penyiapan obat (salah obat, salah kekuatan sediaan obat, salah
bentuk sediaan obat)
4. Terdapat banyak pasien yang menggunakan obat rutin (Hipertensi, Diabetes Melitus dan lain-lain) sehingga
Apoteker hanya memastikan penggunaan obat dari pasien dan hanya mengkonfirmasi apakah ada efek yang
tidak diinginkan dari obat tersebut.

Tabel III. Lembar Monitoring Dispensing Time Resep Non-Racikan Farmasi Rawat Inap

Kesesuaian
Jam Resep Jam Resep Dispensing
No Tanggal No. Resep Dispensing
Datang selesai Time (menit)
Time
1 2564739 09.12 09.17 5 S
2 2564748 09.26 09.31 5 S
3 2564770 10.03 10.11 8 S
4 2564809 10.27 10.28 1 S
5 19/02/2018 2564911 11.16 11.19 3 S
6 2565238 11.16 11.21 5 S
7 2565373 13.41 13.44 3 S
8 2565386 13.42 13.44 2 S
9 2565612 14.54 14.55 1 S
10 2565697 16.02 16.04 2 S
11 2565740 16.36 16.37 1 S
12 2564739 07.48 07.51 3 S
13 2564748 08.12 08.16 4 S
14 2564770 08.22 08.23 1 S
15 2564809 08.36 08.38 2 S
16 2564911 09.01 09.04 3 S
17 2565238 09.11 09.15 4 S
18 2565373 09.46 09.49 3 S
19 2565386 09.54 09.55 1 S
20 2565612 10.12 10.15 3 S
21 2565697 10.15 10.33 18 TS
22 2567251 10.49 10.49 0 S
23 2567229 10.50 10.52 2 S
24 2567162 10.51 10.52 1 S
25 2567151 10.57 10.59 2 S
26 20/02/2018 2567222 11.00 11.02 2 S
27 2567266 11.15 11.18 3 S
28 2567529 11.34 11.35 1 S
29 2565081 10.50 10.54 4 S
30 2565274 13.13 13.16 3 S
31 2565573 13.13 13.16 3 S
32 2565300 13.41 13.44 3 S
33 2565301 14.10 14.11 1 S
34 2565422 14.15 14.17 2 S
35 2565344 17.20 17.21 1 S
36 2565614 18.20 18.22 2 S
37 2566694 18.24 18.25 1 S
38 2566749 19.31 19.32 1 S
39 2566752 19.31 19.33 2 S
40 2566760 19.40 19.41 1 S
41 2564757 13.21 13.22 1 S
42 2564808 13.59 14.01 2 S
21/02/18
43 2564971 14.39 14.42 3 S
44 2564932 15.19 15.22 3 S
45 2564983 15.46 15.49 3 S
46 2564999 16.17 16.21 4 S
47 2565049 17.04 17.07 3 S
48 2565145 17.21 17.26 5 S
49 2567938 08.13 08.16 3 S
50 2567962 08.30 08.32 2 S
51 2567937 08.45 08.48 3 S
52 2567971 10.01 10.02 1 S
53 2567972 10.04 10.07 3 S
54 2567973 10.07 10.10 3 S
55 2567750 17.39 17.41 2 S
56 2567754 17.43 17.45 2 S
57 2567798 19.00 19.02 2 S
22/02/18
58 2567822 19.38 19.40 2 S
59 2567843 19.51 19.52 1 S
60 2567845 19.53 20.03 10 TS
61 2567847 19.59 19.04 5 S
62 2567854 20.06 20.07 1 S
63 2567974 07.17 07.20 3 S
64 2567968 07.35 07.39 4 S
65 2567977 08.00 08.05 5 S
66 2567600 10.19 10.23 4 S
67 2568039 10.40 10.45 5 S
68 2568036 11.03 11.05 2 S
69 2568117 11.25 11.28 3 S
70 2568082 11.27 11.30 3 S
71 23/02/2018 2568171 10.49 10.52 3 S
72 2568202 12.00 12.05 5 S
73 2568191 13.00 13.01 1 S
74 2568177 13.15 13.16 1 S
75 2568220 13.32 13.33 1 S
76 2568275 14.00 14.03 3 S
77 2568175 14.15 14.16 1 S
78 2568163 14.47 14.52 5 S
79 2568360 15.15 15.30 15 TS
80 2568656 15.45 15.48 3 S
81 2568575 15.46 15.50 4 S
82 2568662 16.00 16.03 3 S
83 2568682 16.14 16.20 6 S
84 2568740 17.15 17.20 5 S
85 2568755 17.22 17.25 3 S
86 2568744 17.23 17.26 3 S
87 2568748 17.23 17.27 4 S
88 2568761 17.29 17.32 3 S
89 2568787 17.53 17.56 3 S
90 2568799 18.32 18.34 2 S
TOTAL 280
RATA-RATA 3,11

* Keterangan:
Standar Dispensing time
( Jam resep selesai – jam resep datang)
1. Resep Racikan : 25 Menit
2. Resep Non-Racikan: 10 Menit
( Jam pasien pulang – jam informasi mulai diberikan)
Perhitungan Kesesuaiaan Resep Non-Racikan Farmasi Rawat Inap :

% kesesuaian dispensing time = x 100%

= x 100% = 96,67%

Hasil pengukuran dispensing time 90 resep non racikan di unit farmasi rawat inap RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta
diperoleh rata-rata waktu dispensing time sebesar 3 menit 6 detik dengan persentase kesesuaian dispensing time sebesar 96,67% .
Hasil tersebut menunjukkan bahwa rata-rata waktu dispensing time telah memenuhi standar yang ditetapkan RS yakni < 10 menit
dan persentase kesesuaian dispensing time dapat dikatakan baik karena telah mendekati 100%.
Tabel IV. Lembar Monitoring Dispensing Time Resep Racikan Farmasi Rawat Inap

Kesesuaian
Jam Resep Jam Resep Dispensing
No No. Resep Dispensing
datang selesai Time (menit)
Time
20/02/2 2564983
1 10.25 10.35 10 S
018
21/02/2 2566759
2 07.49 08.00 11 S
018
3 23/02/2 2568121 13.20 13.35 15 S
4 018 2568307 14.55 15.10 15 S
TOTAL 51
RATA-RATA 12,75

* Keterangan:
Standar Dispensing time
( Jam resep selesai – jam resep datang)
3. Resep Racikan : 25 Menit
4. Resep Non-Racikan: 10 Menit
( Jam pasien pulang – jam informasi mulai diberikan)
Perhitungan Kesesuaiaan Resep Racikan Farmasi Rawat Inap :

% kesesuaian dispensing time = x 100%

= x 100% = 100 %
Hasil pengukuran dispensing time 4 resep racikan di unit farmasi rawat inap RS PKU
Muhammadiyah Yogyakarta diperoleh rata-rata waktu dispensing time sebesar 12 menit 45
detik dengan persentase kesesuaian dispensing time sebesar 100% . Hasil tersebut
menunjukkan bahwa rata-rata waktu dispensing time telah memenuhi standar yang ditetapkan
RS yakni < 10 menit dan persentase kesesuaian dispensing time n baik karena telah mencapai
100%.

B. Penyerahan Obat Kepada Pasien IGD


Kegiatan penyerahan obat dilakukan di Unit Farmasi Rawat Jalan RS PKU
Muhammadiyah Yogyakarta pada tanggal 12 -17 Februari 2018, penyerahan obat dilakukan
kepada 10 pasien Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk setiap mahasiswa. Informasi yang
diberikan meliputi nama obat, indikasi, jumlah obat, aturan pakai dan perhatian selama
minum obat dengan didampingi oleh apoteker jaga. Hal ini bertujuan untuk melatih
kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi dengan pasien sehingga informasi yang
diberikan dapat dipahami oleh pasien.Berikut adalah data penyerahan obat oleh masing-
masing mahasiswa. Adapun tahapan dalam penyerahan obat pasien IGD adalah:
1. Melakukan penyiapan obat
2. Memanggil nomor urut pasien (oleh apoteker)
3. Meminta nota pengambilan resep mengenai administrasi untuk memastikan kesesuaian
nama pasien serta obat yang dibayar dengan yang diresepkan
4. Melakukan dispensing disertai dengan memberikan informasi mengenai nama obat,
kekuatan, aturan pakai, dan informasi lain yang terkait obat yang diterima
Berikut adalah data penyerahan dan pelayanan informasi obat kepada pasien IGD :
Tabel V. PENYERAHAN DAN PELAYANAN INFORMASI OBAT OLEH: Atmita Dwi W.

Resep Informasi yang diberikan kepada pasien


Nama Pasien dan Nama
No No. Nama Jumlah Cara
Tanggal Obat Perhatian Selama Minum Obat
Resep Obat Obat Pakai
IPA
R/ Lansoprazole No X √ √ √ Diminum 1 jam sebelum atau 2
S1dd1tab jam setelah makan
25575 R/ Ondansentron 4 mg No √ √ √ Diminum 15 menit sebelum
1 12/2/2018
21 X makan
S3dd1 tab ac
R/ Sucralfat syr I √ √ √ Diminum 1 jam sebelum atau 2
S3dd10cc jam setelah makan
EFRA
R/ Cataflam drop I √ √ √
25581
2 12/2/2018 S3dd 20 tts
50
R/ Voltaren gel √ √ √ Dioleskan pada bagian yang sakit
S2dd ue
ES
R/ Scopamin Plus No X √ √ √ Bila nyeri perut
25582
3 12/2/2018 S3dd1 tab
58
R/ Ranitidin No X √ √ √ Diminum 1 jam sebelum atau 2
S2dd1 tab jam setelah makan.
P
R/ Intunal F No X √ √ √ Diminum saat flu dan batuk saja,
25578
4 12/2/2018 S3dd1 tab dapat menyebabkan mengantuk
27
R/ Cefadroxil 500 mg No X √ √ √ Diminum tiap 12 jam, harus
S2dd1 dihabiskan
R/ Amlodipin 10 mg No X √ √ √
S1dd1tab
5 13-2-2018 25586 TK
21 R/ Omeprazole No X √ √ √
S2dd tab 1
R/ Tab Ondansentron 4 mg √ √ √ Diminum 15 menit sebelum
No X makan
S3dd tab 1
R/ Tab Doloneurobion No √ √ √
X
S3dd tab 1
6 13-2-2018 25596 DC
12
R/ Ciprofloxacin 500 mg √ √ √ Diminum tiap 12 jam, antibiotik
tab No X dihabiskan
S2dd1
R/ Buscopan plus tab No X √ √ √
S3dd1
R/ Kalnex 250 mg tab No V √ √ √
S2dd1
7 13-2-2018 25593 FM
19 R/ Buscopan No X √ √ √
S3dd1tab
R/ Kalium Diclofenak No X √ √ √ Diminum bila nyeri saja
S2dd1tab
8 14-2-2018 25608 MAAM
98 R/ Lasal expectorant syr No √ √ √ Diminum bila batuk saja
I
S3ddC1
R/ Trifed syr No I √ √ √ Diminum bila pilek saja,
S2ddC1 menyebabkan mengantuk
R/ Imunos syr No I √ √ √
S1ddC1
9 15-2-2018 25617 IKN
53 R/ Cefixime No X √ √ √ Diminum tiap 12 jam, antibiotik
S2dd tab 1 dihabiskan
R/ Ambroxol syr I √ √ √
S3ddC1
R/ Sumagesic No X √ √ √ Diminum bila demam
S3ddtab 1
R/ Cetirizin syr I √ √ √ Menyebabkan mengantuk
S1ddC1
10 15-2-2018 25617 MS
58 R/ Sumagesic No X √ √ √ Diminum bila demam
S3ddtab I
R/ Methyl Prednisolon 4 mg √ √ √
No X
S3ddtab I
R/ Caviplex No V √ √ √
S1dd tab I
Tabel VI. PENYERAHAN DAN PELAYANAN INFORMASI OBAT OLEH: Eka Novyyanti Sary

Resep Informasi Yang Diberikan Kepada Pasien


Nama Pasien Dan Nama
No No. Nama Jumlah Cara
Tanggal Obat Perhatian Selama Minum Obat
Resep Obat Obat Pakai
1. 13/02/ 2018 2559455 Ny. ZAD (21 th)
R/ Analsik 500mg tab no X Dapat menyebabkan kantuk, hindari mengendarai kendaraan
√ √ √
S 3 dd 1 setelah menkonsumsi obat ini, dikonsumsi setelah makan

R/ Farbion tab no X
√ √ √ Dapat dikonsumsi bersama atau tanpa makan
S 2 dd 1

2. 13/02/ 2018 2559467 Ny. NS (56 th)


R/ Cefixime 100 mg tab no X Antibiotik diminum tiap 12 jam, sesudah makan, harus
√ √ √
S 2 dd 1 dihabiskan

R/ Vestein cap no x Diminum setelah makan, hentikan pengobatan jika muncul


√ √ √
S 3 dd 1 reaksi alergi atau hipersensitif

R/ Analsik 500 mg tab no X Dapat menyebabkan kantuk, hindari mengendarai kendaraan


√ √ √
S 3 dd 1 setelah menkonsumsi obat ini, dikonsumsi setelah makan

R/ Medixon tab no VI
√ √ √ Diminum setelah makan
S dd 1

3. 13/02/ 2018 2559594 An. DRT (7 th)

R/ Paracetamol Syr bt 1 Diminum bila demam dan hentikan konsumsi jika demam
√ √ √
S 3 dd 1 ½ cth berhenti, sesudah makan

4. 13/02/ 2018 2559625 An. AZ


R/ Vometa Syr bt 1 Diminum jika mual muntah saja, diminum 15 menit sebelum
√ √ √
S 3 dd ½ cth makan
5. 13/02/ 2018 2559679 Tn. S (46 th)
R/ Urotractin cap no x Antibiotik, diminum tiap 12 jam, sesudah makan, harus
√ √ √
S 2 dd 1 cap dihabiskan

R/ Ketorolac tab no x
√ √ √ Sesudah makan
S 3 dd 1 tab

6. 14/02/ 2018 2560300 An. SPA (5 th)


R/ Amoxan Syr 1 Antibiotik, diminum tiap 8 jam, sesudah makan, harus
√ √ √
S 3 dd 1 cth dihabiskan

R/ Proris Syr 1 Diminum bila demam dan hentikan konsumsi jika demam
√ √ √
S 3 dd 1 cth berhenti, sesudah makan

7. 13/02/ 2018 2559663 An. ACW (12 th)


R/ Lansoprazol cap no V
√ √ √ Diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan
S 2 dd ½ cap

R/ Ondansetron 4 mg no X
√ √ √ Diminum 15 menit sebelum makan
S 2 dd 1 tab

8. 13/02/ 2018 2558927 Ny. KK (53 th)


R/ Loratadin no X
√ √ √ Dapat diminum bersama atau tanpa makanan
S 0-0-1
R/ Ranitidin no XX Diminum jika perlu (saat nyeri lambung saja), diminum ½ jam
√ √ √
S 1-0-1 sebelum makan, obat tidak boleh dikunyah

9. 13/02/ 2018 2559239 Ny. HP (48 th)


R/ Irbesartan mg 300 no LX
√ √ √ Diminum bersama atau tanpa makanan
S 2 dd 1 tab
R/ Amlodipin mg 10 noXXX
√ √ √ Diminum bersama atau tanpa makanan
S 1 dd 1 tab

10. 13/02/2018 2559448 Tn. NFQ (17 th)


R/ Intunal F tab no X Diminum bila batuk pilek dan hentikan konsumsi jika batuk
√ √ √
S 3 dd 1 pilek berhenti, sesudah makan

R/ Cefadroxil 500 mg tab X Antibiotik, diminum tiap 12 jam, sesudah makan, harus
√ √ √
S 2 dd 1 dihabiskan

R/ Medixon tab no VIII


√ √ √ Diminum setelah makan
S 2 dd 1

R/ Zegavit cap III Diminum sesudah makan, tidak boleh dikunyah, bila
√ √ √
S 1 dd 1 suplementasi tidak diperlukan lagi, hentikan penggunaan
Tabel VII. PENYERAHAN DAN PELAYANAN INFORMASI OBAT OLEH: Nana Jannatin

Informasi yang Diberikan Kepada Pasien


Resep
Nama Pasien
No
dan Nama Nama Jumlah Cara
No.
Tanggal Obat Obat Obat Pakai Perhatian Selama Minum Obat
Resep

1 12/2/2018 2557491 MI

R/Praxion Syr √ √ √ Bila pusing / demam


no.1
S3dd cth I

R/ Amoxicillin √ √ √ Harus dihabiskan, diminum setiap 8 jam.


Syr no.1 Dikocok terlebih dahulu
S3dd cthI
2 12/2/2018 2557519 AMA
R/ Vometa Syr √ √ √ 15 menit sebelum makan
no.1
S3dd cth ½
R/ Curcuma Syr √ √ √ -
no.1
S1dd cthI
3 12/2/2018 2558233 IAB
R/ Sanmol tab √ √ √ Diminum sesudah makan, jika perlu/jika nyeri
500 mg no.X
S3ddI
R/ Cefixime tab √ √ √ Antibiotik, diminum setiap 12 jam sesudah
no.X makan, dihabiskan
S2ddI
R/ Ranitidin tab √ √ √ Diminum ½ jam sebelum makan
no. X
S2ddI
4 13/2/2018 2559714 GF
R/ Paracetamol √ √ √ Diminum sesudah makan, jika perlu saja saat
syr 125 mg no.I nyeri atau demam
S3dd C 1
R/ sefadroksil √ √ √ Diminum sesudah makan, diminum tiap 12 jam
syr no.I dan harus dihabiskan.
S2dd C ¾
5 13/2/2018 2559746 HR
R/ Vometa tab √ √ √ 15 menit sebelum makan bila sudah sembuh
no.X tetap boleh diminum.
S3ddI
R/ Lansoprazole √ √ √ Diminum 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah
kaps no.IV makan, apabila sudah tidak nyeri lambung
S1ddI dapat dihentikan
6 13/02/2018 2559747 FH
R/ Sanmol tab √ √ √ Diminum sesudah makan, jika perlu/jika nyeri
500 mg no.X
S3ddI
R/ Nalgestan √ √ √ Diminum sesudah makan, dapat mengakibatkan
tab no.X kantuk. Setelah mengkonsumsi obat ini, jangan
S3ddI mengemudi atau mengoperasikan alat berat.
7 14/2/2018 2559757 KWU
R/ Parasetamol √ √ √ Diminum sesudah makan, jika perlu saja saat
tab 500mg nyeri atau demam
no.VI
S3dd ½ tab prn
R/ Cetirizin tab √ √ √ Diminum sesudah makan, dapat mengakibatkan
no.IV kantuk. Setelah mengkonsumsi obat ini, jangan
S1ddI mengemudi atau mengoperasikan alat berat.
R/ Imboost tab √ √ √ -
no.IV
S1ddI
8 14/2/2018 2559762 S
R/ Sucralfat syr √ √ √ Diminum 1 jam sebelum makan, apabila sudah
no.I tidak nyeri lambung dapat dihentikan
S3dd C I
R/ √ √ √ Diminum 15 menit sebelum makan, jika mual
Ondansentron dan muntah sudah hilang, obat dihentikan.
tab 4 mg no.X
S3ddI prn
9 14/2/2018 2559764 PC
R/Cefadroxil √ √ √ Diminum sesudah makan, diminum tiap 12 jam
tab no.X dan harus dihabiskan.
S2ddI
R/ √ √ √ Diminum 15 menit sebelum makan, jika mual
Ondansentron 4 dan muntah sudah hilang, obat dihentikan.
mg no. VI
S2dd1
10 14/2/2018 2559771 M
R/ √ √ √ Diminum sesudah makan, diminum tiap 12 jam
Ciprofloksasin dan harus dihabiskan
tab 500mg no.X
S2ddI
R/ Asam √ √ √ Diminum jika nyeri
Mefenamat tab
500 mg no.X
S3ddI
Tabel VIII. PENYERAHAN DAN PELAYANAN INFORMASI OBAT OLEH: Nur Amalina Rozanah

Resep Informasi yang diberikan kepada pasien


Nama Pasien dan Nama
No No. Nama Jumlah Cara Perhatian Selama
Tanggal Obat
Resep Obat obat pakai Minum Obat
1 12/02/2018 2558471 FN
Dramamin tab no X √ √ √ Dapat menyebabkan
S 2 ddd tab I kantuk
Ranitidin tab no X √ √ √ Diminum ½ jam
S 2 dd tab I sebelum makan Jika
nyeri lambung saja
Ondansetron tab 4 mg √ √ √ Diminum 15 menit
S 2 dd tab I sebelum makan
2 2558141 ARA
New diatab tab no X √ √ √ Perbanyak minum air
S 2 tab post diare putih, dikurangi makan
berseratnya
Ranitidin tab no X √ √ √ Digunakan ½ jam
S 2 dd tab I sebelum makan Jika
nyeri lambung saja
Gitas plus tab no VI √ √ √
S 2 dd tab I
3 13/02/2018 255964 AI
Amoxicillin tab no XV √ √ √ Antibotik diminum riap
S 3 dd tab I 8 jam harus habis
Salep ikamicetin no I √ √ √ Dioleskan 3x sehari
S 2 dd ue pada bagian yang sakit,
BUD salep 28 hari
4 2559625 AZ
Vometa drop no I √ √ √ Diminum apabila mual
S 3 dd 1 ml muntah saja, BUD
sediaan 14 hari
5 2559612 DC
Ciprofloxacin 500 mg tab √ √ √ Antibiotic diminum tiap
no X 12 jam, harus
S 2 dd I dihabiskan
Buscopan Pluss tab no X √ √ √
S 3 dd I
Kalnex 250 mg tab no V √ √ √
S 2 dd I
6 14/02/12 2559762 S
Sucralfat Syr no I √ √ √ Diminum saat perut
S 3 dd I kosong 1 jam sebelum
makan atau 2 jam
sesudah makan
Ondansetron tab 4 mg no X √ √ √ Diminum 15 menit
S 3 dd prn sebelum makan, apabila
mual saja
7 2559757 KWU
Paracetamol tab 500 mg no √ √ √ Diminum apabila
VI demam atau nyeri saja
S 3 dd ½ tab prn
Cetirizine tab no IV √ √ √ Dapat menyebabkan
S 1 dd 1 kantuk
Imbost tab no IV √ √ √
S 1 dd I
8 15/02/2018 2561270 IILP
Ibuprofen 400 mg no X √ √ √ Diminum apabila nyeri
S 3 dd I saja
Betason no I √ √ √ Dioleskan 2x sehari
S 2 dd I ue pada benjolan (bagian
yang sakit)
9 2560930 DKW
Buscopan plus no VI √ √ √
S 2 dd I prn
Ondansetron tab 4 mg no X √ √ √ Diminum 15 menit
S 3 dd I prn sebelum makan, apabila
mual saja
Omeprazole kaps 20 mg VI √ √ √ Diminum pada saat
S 2 dd I perut kosong 1 jam
sebelum makan atau 2
jam setelah makan
10 2560932 MAH
Frego tab mg 5 no X √ √ √ Dapat menyebabkan
S 2 dd tab I kantuk
Ranitidin tab no X √ √ √ Diminum ½ jam
S 2 dd tab I sebelum makan Jika
nyeri lambung saja
Farbion tab no X √ √ √
S 1 dd tab I
Tabel IX. PENYERAHAN DAN PELAYANAN INFORMASI OBAT OLEH: Yulvera Monica Selvy

Resep Informasi yang diberikan kepada pasien


No Nama pasien dan nama obat
Nama Cara
Tgl No R/ Indikasi Perhatian setelah minum obat
obat pakai

1 12-02-2018 2558468 Nn. H


R/ Novalgin tab no. X Diminum sesudah makan
√ √ √
S 3 dd tab I
R/ Ranitidin tab no. X Diminum ½ jam sebelum makan
S 2 dd tab I √ √ √

R/ Neurodex tab no X Diminum sesudah makan


S 1 dd tab I √ √ √

2 12-02-2018 2558585 Tn. W


R/ Lansoprazole no X Diminum saat perut kosong (1
S 2 dd tab I √ √ √ jam sebelum makan atau 2 jam
sesudah makan)
R/ Proneuron no X Antibiotik diminum bersama
S 2 dd tab I √ √ √ Diminum sesudah makan, dapat
menyebabkan kantuk

R/ Doloneurobion no X Diminum sesudah makan


√ √ √
S 3 dd tab I
R/ Tab Cefixim 100 mg no X Antibiotik diminum sesudah
S 2 dd tab I √ √ √ makan, dihabiskan tiap 12 jam

3 13-02-2018 2559646 Tn. A

R/ Amoxicillin no XV Antibiotik diminum sesudah


S 3 dd tab I makan atau tiap 8 jam,
√ √ √
dihabiskan
R/ Ikamicetin no. I Dioleskan pada bagian yang
√ √ √
S 2 dd ue sakit
4 14-02-2018 2550880 Tn. S
R/ Sanmol tab 500 mg no. X Diminum pada saat
S 4 dd tab I √ √ √ demam/nyeri, sesudah makan

R/ Ranitidin tab no. X Diminum ½ jam sebelum makan


√ √ √
S 2 dd tab I
R/ Cefixim tab100 mg no X Diminum bersama atau tanpa
S 2 dd tab I √ √ √ makanan, dihabiskan

R/ Imunos tab no. V Diminum bersama makan


√ √ √
S 1 dd I
5 14-02-2018 2559841 Ny. SW

R/ Paracetamol tab 500 mg no. X Diminum pada saat


S 3 dd 1 prn √ √ √ demam/nyeri, sesudah makan

R/ N. Asetilsistein tab 200 mg Diminum bila batuk, sesudah


no. X √ √ √ makan
S 3 dd 1 prn
R/ Metilprednisolon tab 4 mg Diminum sesudah makan, bila
no. VI √ √ √ perlu
s 2 dd 1 prn
R/ Imboost tab no. IV Diminum sesudah makan
√ √ √
S 1 dd 1
R/ Tramenza tab no. X Diminum bersama atau tanpa
S 3 dd I prn √ √ √ makanan, bila flu

6 14-02-2018 2550892 An. AN

R/ New diatab no. X Diminum bersama makan,


S 3 dd 2 prn √ √ √ setelah BAB/diare

R/ Domperidone no. X √ √ √ Diminum 15-30 menit sebelum


S 3 dd 1 prn makan

R/ Omeprazol kaps 20 mg no. X Diminum 2 jam sesudah makan


S 2 dd 1 prn
7 15-02-2018 2560940 Tn. CK

R/ Sumagesic tab no. X Diminum pada saat


√ √ √
S 3 dd I prn demam/nyeri, sesudah makan
R/ Metilprednisolon tab 4 mg Diminum sesudah makan
no. VI √ √ √
s 2 dd I
R/ Tramenza tab no. X Diminum bersama atau tanpa
S 3 dd I prn √ √ √ makanan, bila flu

R/ N. Asetilsistein tab 200 mg Diminum bila batuk, sesudah


no. X √ √ √ makan
S 3 dd 1 prn
8 15-02-2018 2561212 Nn. NK

R/ Sumagesic tab no. X Diminum pada saat


√ √ √
S 3 dd I demam/nyeri, sesudah makan
R/ Imboost tab no. IV Diminum sesudah makan
√ √ √
S 1 dd 1
R/ Amoxicillin 500 mg no X Antibiotik diminum sesudah
S 3 dd tab I √ √ √ makan atau tiap 8 jam,
dihabiskan
9 15-02-2018 2561160 Ny. V
R/ Meloxicam 7,5 mg no. X Diminum bila nyeri, sesudah
√ √ √
S 2 dd I makan
R/ Myonep tab no. X Diminum sesudah makan
√ √ √
S 2 dd I
R/ Lansoprazole tab no. X Diminum saat perut kosong (1
√ √ √
S 1 dd I jam sebelum makan atau 2 jam
sesudah makan)
10 15-02-2018 2561317 Ny. SA

R/ Meloxicam 7,5 mg no. X Diminum bila nyeri, sesudah


√ √ √
S 2 dd I makan
R/ Myonep tab no. X Diminum sesudah makan
√ √ √
S 2 dd I
R/ Neurodex tab no X Diminum sesudah makan
√ √ √
S 1 dd tab I
BAB IV
KESIMPULAN

1. Hasil evaluasi dispensing time pada tanggal 12-17 Februari 2018 di Instalasi Farmasi Rawat
Jalan dan Rawat Inap RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada resep racikan dan non
racikan telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Rumah Sakit.
2. Hasil evaluasi information time pada tanggal 12-17 Februari 2018 di Instalasi Farmasi Rawat
Jalan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada resep racikan dan non racikan belum
memenuhi standar yang ditetapkan oleh Rumah Sakit.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 2016, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016,
tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit.Jakarta, Depkes.
Anonim, 2009, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009, tentang Rumah
Sakit.Jakarta, Depkes.
Anonim, 2009, Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2009, tentang Pekerjaan
Kefarmasian.Jakarta, Depkes.
Lord, Odette, 2017, Individual Prescription Written by A Physician, Communication
Department, French.
The Pharmacy Guild of Australia, May 2016, Dispensing Your Prescription Medicine: More
Than Sticking A Label On A Bottle, Australia
Wijayanti, T., Danu,S.S., &Inayati, 2011, Analisis Sistem Distribusi Obat di Instalasi Rawat Inap
Jogja Internasional Hospital, Jurnal Farmasi Indonesia, Volume 5 No 1.
.